#1890 – Obsessed with Tataki and A Vacation Season?


Beef Tataki

The tataki beef dish I had during a night out last weekend with some friends in Rotterdam made a huge impression on me. It was so good that I became quite obsessed with it that I was looking for its recipe online just the day after 😆 .

And so, I made this week my experiment week on it, haha 😆 . I didn’t have that many trials because I don’t cook that often during the week anymore. So from this point of view of course I am still far away from producing great tataki. Nonetheless, overall I am quite happy with what my kitchen produced so far 😛 . Okay, the presentation could definitely improve a lot. But given that these were only for personal consumption (literally), that was not such a big deal, I guess 😛 .

A Vacation Season?

Anyway, for whatever reason it appeared that this week was a vacation season at my office. Most of my colleagues were gone on a week vacation! Haha 😆 . So as a result it felt a little bit quiet at the office. Though, for my work, this brought some extra advantage, on the other hand this was also a little bit frustrating because I had many questions on a problem I was working on because there were less people to ask! Haha 😆


Tataki Daging Sapi

Menu tataki daging sapi yang kumakan ketika pergi makan malam di Rotterdam bersama beberapa teman akhir pekan yang lalu benar-benar meninggalkan kesan yang positif banget bagiku. Saking enaknya, aku menjadi cukup terobsesi dengannya sampai-sampai keesokan harinya aku langsung mencari resepnya di internet, haha 😆 .

Dan jadilah minggu ini aku jadikan minggu eksperimen untuknya, haha 😆 . Aku tidak bisa melakukan banyak percobaan karena memang akhir-akhir ini aku tidak memasak sesering dulu lagi. Jadi dari sudut pandang ini mah jelas lah ya masakan tatakiku masih jauh banget dari yang namanya oke. Toh walaupun begitu, secara umum aku cukup puas kok dengan apa yang keluar dari dapurku sejauh ini 😛 . Oke, memang sih presentasinya bisa jauh lebih baik. Tetapi karena toh ini hanya untuk konsumsi sendiri aja, jadi presentasi mah nggak terlalu penting-penting amat ya 😛 .

Musim Liburan?

Anyway, entah apa alasannya tetapi sepertinya minggu ini adalah musim liburan deh di kantorku. Banyak dari kolegaku yang pergi liburan seminggu! Haha 😆 . Jadi sebagai akibatnya di kantor terasa sedikit sepi deh. Walaupun, untuk pekerjaanku, ini membawa sedikit keuntungan ekstra juga, di sisi lain ini agak menyebalkan karena aku sedang memiliki banyak banget pertanyaan untuk sebuah masalah yang sedang aku kerjakan karena artinya lebih sedikit orang yang bisa kutanyai! Haha 😆 .

#1885 – March 1st


TU Delft

Since the day I arrived in the Netherlands in August 2010, I have always been affiliated with TU Delft. I started as an international Master student back then, a status I held for exactly two years until August 2012. Immediately in September 2012, I started my PhD, which contract ended in August 2016. At the time, though, I was immediately given the hospitality contract because I hadn’t yet had my PhD thesis defense and graduation. So while I was not working for TU Delft anymore (I didn’t receive any salary, bonus, etc), I was still affiliated with TU Delft by this hospitality contract that was meant to support me to my defense. And as you know, I had my PhD defense and graduation at the end of January. So there was no more reason to renew my hospitality contract at the university, which expired this February.

Dusk and EWI building

The EEMCS Faculty at TU Delft

And as today is March 1st, it means that for the first time ever in more than 6.5 years, I am no longer affiliated to TU Delft. Well, of course I still am as an alumni; and TU Delft fills a huge part in my CV now, haha 😛 . But what I mean is, at any given time now I am not officially affiliated to TU Delft.

And for whatever reason, it feels … different! Haha


Anyway, last weekend I was finally able to have some much-needed rest! Haha 😆 . I had been travelling non-stops the past four weekends before that (preparing for my defense, to Italy, to Marseille, and to Marseille again, haha). While those were certainly fun, realistically my body also needed some rest. And the fact that I had to spend three hours every single working day commuting now certainly did not help.

I felt a little bit sleep-deprived and I was glad I could catch up on that last weekend, haha.

A Raise

And also, this March means that … I get a raise! Yeay! Haha 😆 . Last week my team leader invited me for a talk and informed me that based on my performance, I deserved a raise. And this raise will kick into effect starting from this March. Haha! 😛


TU Delft

Semenjak aku pindah ke Belanda di bulan Agustus 2010, aku telah selalu terafiliasi dengan TU Delft. Waktu itu aku mulai sebagai mahasiswa internasional Master/S2, dimana status ini kupegang selama tepat dua tahun hingga Agustus 2012. Langsung di bulan September 2012, aku memulai PhD/S3-ku, yang mana kontraknya berakhir Agustus 2016. Waktu itu, aku langsung diberikan kontrak hospitality karena aku masih belum menjalani sidang dan wisuda PhDku. Jadi walaupun aku tidak lagi bekerja untuk TU Delft (artinya aku tidak lagi menerima gaji, bonus, dll), aku masih terafiliasi dengan TU Delft berdasarkan kontrak hospitality ini yang memang dimaksudkan untuk sebatas membantuku menjalani sidangku. Dan seperti yang telah diketahui, aku menjalani sidang dan wisuda PhDku akhir Januari lalu. Jadilah perpanjangan kontrak hospitality di TU Delft ini tidak diperlukan, yang mana kontraknya berakhir di bulan Februari.

Dusk and EWI building

Fakultas EEMCSnya TU Delft

Dan karena sekarang adalah tanggal 1 Maret, artinya untuk pertama kalinya dalam 6,5 tahun, aku tidak lagi terafiliasi dengan TU Delft. Eh, tentu saja masih sih sebagai alumni; dan TU Delft sekarang mengisi cukup banyak bagian dari CVku, haha 😛 . Tetapi maksudku adalah, di setiap waktu sekarang, aku tidak secara resmi terafiliasi dengan TU Delft lagi.

Dan entah mengapa, rasanya itu … berbeda! Haha

Akhir Pekan

Anyway, di akhir pekan kemarin akhirnya aku bisa beristirahat nih! Haha 😆 . Ceritanya aku kan sudah terus-terusan jalan-jalan di empat akhir pekan sebelumnya (mempersiapkan sidang, ke Italia, ke Marseille, dan ke Marseille lagi, haha). Walaupun jelas yang namanya jalan-jalan itu selalu seru dan asyik, secara realistis jelas dong ya badanku membutuhkan istirahat juga. Dan kondisi dimana aku harus menghabiskan tiga jam setiap hari kerja untuk nglaju jelas tidak membantu.

Aku sedikit merasa kekurangan-tidur kemarin ini; dan jadilah aku lega aku bisa menebusnya di akhir pekan kemarin, haha.

Kenaikan Gaji

Dan juga, Maret ini berarti … gajiku naik! Yeay! Haha 😆 . Minggu lalu, team leader-ku mengajakku berbincang dan memberi-tahuku bahwa berdasarkan performaku, aku berhak mendapatkan kenaikan gaji. Dan kenaikan ini akan berlaku mulai dari bulan Maret ini. Haha! 😛

#1865 – Some Stories From Work



Last week, my office organized a bowling event for new hires. By that, my company booked the entire bowling arena for us, the employees, for two hours and it also included free drinks and snacks! Lol 😆 So obviously, I RSVPed the event!! 😀

It had been awhile since the last time I played bowling (it was in Malaysia 😛 ); and actually, it would be my first time playing bowling in Europe! Haha 😛 .

It's bowling time in Amsterdam

It’s bowling time in Amsterdam

So how was it? Well, unsurprisingly, I was a little bit “rusty”; but overall, it was fine and, more importantly, really fun! As during the event the arena was turned into a disco arena along with 1980s disco music! Haha 😀

A Boat Tour!

Earlier this week, my group was able to secure a spot on our company’s private boat for an evening tour in the canals of Amsterdam. It also happened that the famous Amsterdam Light Festival was still on! And I heard the best way to enjoy the festival was by taking a boat tour!! And now I got to do that for free (it was even including some pizzas for dinner 😛 )!!

Tulip lights for the Amsterdam Light Festival

Tulip lights for the Amsterdam Light Festival

But then, in the morning there was a major power outage in Amsterdam which affected all public transportation around the capital 😦 . By “affecting”, I mean no train running at all which made it impossible for me to go to my office. Well, unless I wanted to bike which probably would have taken four hours one way, lol 😆 .

It was so bad that the impact lasted the entire day so that NS even suggested people not to travel to the area of Amsterdam, Utrecht, or Schiphol if possible 😖. You could imagine, a calamity like this would propagate so fast (and so bad) in the busy and highly-utilized Dutch railway network.

So unfortunately, I had to skip the boat tour this time 😩. But it is okay, I am sure there will be another opportunity for a boat tour later on. But still, I am still a little bit disappointed as the timing of this one was so perfect! 😦



Minggu lalu, kantorku mengadakan acara bowling untuk karyawan-karyawan baru. Maksudnya, kantorku menyewa keseluruhan arena bowling untuk kami, para karyawan, gitu deh selama dua jam dan ini semua termasuk minuman dan snack gratis! Haha 😆 . Jelas dong ya aku ikutan!! 😀

Sudah lama juga semenjak terakhir kali aku main bowling (terakhir kali adalah di Malaysia 😛 ); dan sebenarnya, ini akan menjadi kali pertama aku main bowling di Eropa loh! Haha 😛 .

It's bowling time in Amsterdam

Saatnya main bowling di Amsterdam

Bagaimana kah acaranya? Yah, tak mengherankan, permainanku sedikit “karatan”; tetapi secara umum sih oke-oke saja kok dan, yang penting, seruu! Haha 😀 . Apalagi sewaktu main arenanya dibuat bersuasana disko lengkap dengan lagu-lagu disko tahun 1980an pula gitu 😛 . Semakin seru deh, haha 😀 .

Tur Kapal!!

Awal minggu ini, grupku berhasil mendapatkan jatah untuk menggunakan kapal pribadi perusahaan kami untuk sebuah tur kapal malam-malam di kanal-kanalnya Amsterdam. Kebetulan juga Amsterdam Light Festival yang terkenal itu juga masih berlangsung kan! Dan dengar-dengar nih cara terbaik untuk menikmati festival ini adalah dengan ikutan tur kapal!! Nah kan, sekarang aku malah mendapatkan kesempatan untuk melakukannya dengan gratis, dan ini pun termasuk makan malam berupa pizza pula loh!! Hahaha #pecintagratisan

Tulip lights for the Amsterdam Light Festival

Lampu-lampu tulip di acara Amsterdam Light Festival

Tetapi kemudian, di pagi harinya ada kejadian mati lampu yang parah dong di Amsterdam yang mempengaruhi semua transportasi umum di sekitar ibukota 😦 . Dengan “mempengaruhi”, maksudku adalah sama sekali tidak ada kereta api yang bisa beroperasi sehingga tidak memungkinkanku untuk berangakt ke kantor. Yah, kecuali aku mau bersepeda ke sana sih yang mana sekali jalan bakal memakan waktu empat jam kali, haha 😆 .

Saking parahnya, pengaruhnya berlangsung sepanjang hari bahkan NS menyarankan penumpang untuk tidak pergi ke area Amsterdam, Utrecht, atau pun Schiphol jika bisa 😖. Bisa dibayangkan kan, efek bencana transportasi semacam ini jelas akan tersebar dengan amat cepat di jaringan kereta api Belanda yang memang pada dasarnya sudah sibuk dan padat banget.

Jadi sayangnya, aku harus melewati tur kapal ini deh kali ini 😩. Tetapi nggak apa-apa sih, toh aku yakin akan ada kesempatan untuk tur kapal lagi nanti-nanti. Tapi tetap aja sih aku agak kecewa karena timing tur kali ini kan sempurna banget sebenarnya! 😦

#1845 – Photo Tales (37)


It has really been awhile since my last Photo Tales post! So here is a new one!! 🙂


Photo #82

Working on a Sunday

Working on a Sunday

While technically my PhD contract at TU Delft has ended this August, I have been given the hospitality contract while not officially being employed by the university (I no longer receive salary from TU Delft). This is to facilitate me to get my PhD degree, eventually. This means that I still get to keep my TU Delft office for a little bit longer.

Meanwhile, since then I have been busy with the (long bureaucratic) process of graduating. My dissertation is ready (I literally finished it at the end of August) and is now being accessed by my seven dissertation committee members. I have received feedbacks from some of the committee, mostly minor “cosmetic” feedbacks. Even though “minor”, it still means I need to invest some time in assessing it and revise my dissertation if I agree with those feedbacks (I do not need to, btw; and for this reason I do not incorporate all of the feedbacks as I disagree with some of them 😛 ).

For this reason, today I went to the university to do some of this work, haha 😛 . There was one feedback that was rather “major”, though, and I fully understood why the committee thought so. I revised my dissertation accordingly, and the committee has told me that he is now satisfied with the change (Yeay luckily he checked his email on a Sunday afternoon so the response was immediate! 😀 ).

Photo #83

A jumping rope as a present from Sinterklaas

A jumping rope as a present from Sinterklaas

Speaking of my TU Delft office, I found that I got a present (from the Sinterklaas) in my mailbox. It was a jump-rope along with a note mentioning it was meant to improve the health of the TU Delft people. The note was cute though as it was in the form of a poem, haha 😆 .

Speaking of the poetic note, this was one of the verses:

Each jump is burning calories
You see, the more the better:
2000 jumps and I’m allowed
An extra chocolate letter!

Yes, apparently to burn one piece of a chocolate letter, we need to jump TWO THOUSAND times!! 9gagSHOCK

This present made sense, though. Four and three years ago, the Sinterklaas gave us chocolate letters as our present. Now, we got a jump rope to burn the calories from those chocolate, lol.

Lol, well, now I will think 2000 times first before deciding to bite an extra piece of chocolate, I guess 😅.


Sudah lama ya semenjak posting Photo Tales terakhirku! Ya sudah deh, berikut ini yang baru!! 🙂


Foto #82

Working on a Sunday

Bekerja di hari Minggu

Walaupun secara teknis kontrak PhD/S3-ku di TU Delft telah berakhir Agustus lalu, aku masih diberikan kontrak hospitality biarpun secara resmi aku tidak lagi dipekerjakan oleh universitas (aku tidak lagi menerima gaji dari TU Delft maksudnya). Kontrak ini diberikan untuk memfasilitasiku dalam mendapatkan gelar PhD, pada akhirnya. Ini artinya aku masih memiliki ruangan kantor di TU Delft deh sekarang.

Sementara itu, semenjak waktu itu aku telah disibukkan dengan proses (birokratis nan panjang) untuk lulus. Disertasiku sih sudah beres (yang mana baru beneran selesai di akhir bulan Agustus) dan sekarang ini sedang diperiksa oleh anggota komite disertasiku. Aku telah menerima masukan dari beberapa dari antara mereka, kebanyakan sih masukan “kosmetik” minor gitu sih. Walaupun “minor”, ini tetap saja berarti aku mesti menghabiskan waktu untuk mempelajarinya dan merivisi disertasiku jika aku setuju dengan masukan-masukan itu (Aku tidak harus setuju kok, btw; dan karena ini pula lah tidak semua masukannya aku masukkan ke disertasiku karena aku tidak setuju dengan sebagian di antaranya 😛 ).

Oleh karena alasan ini lah hari ini aku pergi ke universitas untuk melakukan pekerjaan ini, haha 😛 . Ada satu masukan yang cukup “major” sih, btw, dan aku sungguh mengerti mengapa anggota komite ini berpendapat demikian. Jadilah disertasiku sedikit aku revisi untuk menampung masukan ini, dan anggota komitenya kini puas dengan versi yang baru (Untungnya ia mengecek email-nya di hari Minggu siang sehingga aku bisa langsung mendapatkan responnya! 😀 ).

Foto #83

A jumping rope as a present from Sinterklaas

Sebuah lompat tali sebagai hadiah dari Sinterklas

Ngomongin kantor TU Delft-ku, aku baru tahu aku mendapatkan hadiah (dari Sinterklas) di kotak suratku loh ternyata. Hadiahnya berupa lompat tali beserta sebuah pesan yang intinya menyebutkan bahwa hadiah ini dipilih untuk meningkatkan kesehatan orang-orang TU Delft. Pesannya lucu juga karena dituliskan dalam bentuk puisi gitu, haha 😆 .

Ngomongin pesan puitisnya, berikut ini satu baitnya:

Each jump is burning calories
You see, the more the better:
2000 jumps and I’m allowed
An extra chocolate letter!

Iya dong, ternyata untuk membakar kalorinya satu potong cokelat (berbentuk) huruf, kita harus loncat-loncat sebanyak DUA RIBU kali!! 9gagSHOCK

Hadiah ini masuk akal sih sebenarnya. Kan empat dan tiga tahun yang lalu, Sinterklas memberikan cokelat (berbentuk) huruf sebagai hadiah. Nah, jadilah tahun ini hadiahnya adalah lompat tali untuk membakar kalori dari cokelat-cokelat itu kan, haha.

Ih, tapi sekarang aku akan berpikir 2000 kali dulu nih sebelum memutuskan untuk memakan satu potong ekstra cokelat! 😅.

#1825 – One Month Work Anniversary


As today is November the first, today marks the first month anniversary of my new job in Amsterdam. Job-wise, I think the first month went well where mainly my task was to get used to with the company. Not only that, I also needed to switch my working mindset from academia to industry, as I mentioned after the first week. It feels like there are still a lot to learn, as the company I work for is a big global company; but this is what makes my job exciting! 🙂

Speaking of my contract, I was very lucky and received some good surprises as well during the first month. Last week, I mentioned there was an adjustment with my salary; where in a way, this could be seen as a raise. And a raise in salary is always a good thing, especially when it comes in the first month of employment? Haha 😆 .

A day after I got my first pay slip, I also received a document from the HR manager. Its content surprised me big time, because I was offered the permanent contract! 😮😮😮

You see, the original agreement was that, as pretty much the norm in the Dutch labour market, I would be under a temporary contract for one year. After which, an evaluation would follow and if the outcome were positive, I would be given the permanent contract. But then, last week, three weeks in since I started the job, I got this offer!! I could not believe it that I even asked my colleague to read the letter as well. It was in English and I read English well (I got 9 for reading in my IELTS test years ago *ahem*); however, I could not believe my eyes that I felt like I needed an extra pair of eyes to make sure that this was true! Hahaha 😆 . Well, I couldn’t help but to smile for the rest of the day that day.

Anyway, as a company, we are doing well. So on the last Friday of every month, the company rents out several bars in Amsterdam only for the employees in the evening after working hours! 😮😮😮 Yes people, renting out bars on Friday evening in Amsterdam, arguably the busiest time for bars in the city! And they rent the entire bars, so normal visitors are not allowed to come in. There, we could drink and eat with no limit “for free” (the company pays); and this applied to everything! Including every single drink in the bar, including the expensive ones! 😮😮😮

It also happened that because it was October, they decided to throw the Halloween theme as well for the evening! There was even a face-painting event!! Haha 😆 . Too bad that I already arranged my Avgeek Weekend Trip the next day so I could not stay that late! 😟 In my defense, I arranged this trip in July so how would I know about this event! Haha 😆 . But it is noted now! In the future I will arrange my plans accordingly 😛 .

Anyway, yeah, it was so much fun!!


Karena hari ini adalah tanggal satu November, hari ini adalah ulang bulan pertama dari pekerjaan baruku di Amsterdam. Secara pekerjaan, aku rasa bulan pertama ini berlangsung dengan baik dimana tugas utamaku memang adalah membiasakan-diri dengan perusahaan ini. Tidak hanya itu, aku juga perlu untuk mengubah pola pikirku dari mindset akademia ke industri, seperti yang kusebutkan di minggu pertama. Rasanya masih ada banyak yang mesti kupelajari, karena memang perusahaanku bekerja sekarang ini adalah perusahaan besar yang mendunia; yang mana oleh karenanya lah pekerjaanku ini seruu! 🙂

Ngomongin masalah pekerjaan, aku sungguh beruntung dan mendapatkan beberapa kejutan manis juga di bulan pertama ini. Minggu lalu, aku sebutkan bahwa ada penyesuaian dengan gajiku; dimana dari satu sudut pandang, bisa dibilang aku mendapatkan kenaikan gaji. Dan yang namanya kenaikan gaji mah selalu adalah sesuatu yang positif kan ya, apalagi terjadinya di bulan pertama kerja? haha 😆 .

Sehari setelah aku mendapatkan slip gaji pertamaku, aku mendapatkan sebuah dokumen dari manajer HR. Isi dari dokumen ini sungguh mengejutkanku sekali, karena aku mendapatkan tawaran berupa kontrak kerja permanen! 😮😮😮

Ceritanya di perjanjian awal, seperti sebagaimana pasar tenaga-kerja di Belanda, kontrak kerjaku adalah kontrak sementara selama satu tahun. Setelah itu, akan ada evaluasi dan jika hasilnya positif, aku akan diberikan kontrak kerja permanen. Tetapi minggu lalu, tiga minggu setelah aku mulai bekerja, lha kok aku mendapatkan tawaran ini!! Aku tidak percaya lho waktu itu sehingga aku sampai meminta kolegaku untuk membaca suratnya juga. Suratnya sih dalam bahasa Inggris dan kemampuan reading bahasa Inggris-ku baik-baik saja sih sebenarnya (nilai IELTS-ku 9 dulu di bagian reading *pamer*); tetapi aku tidak percaya dengan apa yang dibaca mataku sehingga aku membutuhkan sepasang mata ekstra untuk memastikan bahwa ini beneran terjadi! Hahaha 😆 . Haha, sepanjang sisa hari itu aku tidak bisa menyembunyikan senyuman dari wajahku deh saking senangnya.

Anyway, sebagai sebuah perusahaan, performa kami cukup baik. Jadilah di hari Jumat terakhir setiap bulan, perusahaan menyewa beberapa bar di Amsterdam hanya untuk karyawan setelah jam kerja! 😮😮😮 Iya loh, menyewa beberapa bar di hari Jumat malam di Amsterdam, padahal ini kan jam-jam sibuknya bar di kota ini kan ya! Dan yang disewa itu keseluruhan barnya gitu, jadi pengunjung biasa tidak boleh masuk. Di sana, kami boleh minum dan makan tanpa batas “dengan gratis” (yang bayar kantor maksudnya); dan ini berlaku untuk semuanya loh! Termasuk segala jenis minumannya, termasuk yang mahal-mahal! 😮😮😮

Kebetulan juga bulan lalu adalah bulan Oktober kan, jadilah acaranya sekalian diberi tema Halloween malam itu! Bahkan sampai ada acara face-painting segala loh!! Haha 😆 . Sayang banget aku sudah terlanjur ada rencana Avgeek Weekend Trip keesokan harinya sehingga aku nggak bisa pulang malam-malam banget! 😟 Ya gimana, acaranya kan aku susun di bulan Juli dan waktu itu kan meneketehe ya ada acara seseru ini! Haha 😆 . Tetapi sekarang aku sudah tahu deh! Jadi nanti-nanti aku menyusun rencananya juga menyesuaikan dengan ini 😛 .

Ya gitu deh, seru banget lah pokoknya!!

#1814 – The First Week


I started my new job in Amsterdam this Monday, which means it has been one week of normal working-life, haha 😆 . So what do I take from this week?

The Commute

First of all, so far the commute has been “more” than what I expected. “More” in two ways:

  1. I mention last week that I expected the door-to-door travel time to be 1.5 hour one hour, max. Based on my experience this week though, well, 1.5 hour was more like the expected door-to-door travel time! 😦 This implies that now I expect to spend three hours every day just to commute, hmm. On top of that, one aspect I forgot to factor in was that I would be travelling during the rush hours!
  2. Consequently, it has also been more tiring than I thought it would be. For this, though, I am still not sure whether it was actually tiring or that I was just still not used to it.
Commuting during rush hour

Commuting during rush hour

So we will see, I guess. The consequence is, I might need to change my decision again regarding what I live, depending on how I feel in the coming weeks/months, haha 😆 .

Team Work

One aspect I learned from the first week was that I needed to shift my working paradigm in the independence-teamwork scale. During my PhD years, it lied more in the independence spectrum. Here in the company, I need to shift it to more in the teamwork spectrum. And I can tell you that shifting this paradigm is not a super easy manner. This is because the independence spectrum has been “my comfort zone”. However, I believe it is important for me to adjust, and I am sure I will, but I understand that it will take some time too. Just hopefully not too long, haha 😆 .

Adapting and Exciting

The theme of my first week was to adapt to the new company and environment. One key aspect was to get to know the system and, more pragmatically, to get used to work with Mac, haha 😆 . Btw, I finally got RStudio in my office laptop two days after I started! Haha 😆 .

Another aspect was the excitement. I really, really like my new office in Amsterdam (Seriously, it is awesome!), one of the many reasons would be the awesome canteen where lunch was all-you-can-eat buffet with lots of options, including healthy options! Haha 😆 . About the work, I have not done anything significant, yet, but based on what my team shared to me, what await me sound super interesting. It also happened that they stationed me in an area which I have a lot of curiosity about! Yeah, super exciting!

Flat tummy smoothie

Earlier this week, one healthy drink option was this “flat tummy smoothie”. It was not sweet at all, though that was probably implied by the name, lol 😆


Aku memulai pekerjaan baruku di Amsterdam hari Senin yang lalu, yang mana artinya kehidupan normalku sudah berlangsung selama satu minggu dong ya ini. Nah, apa saja yang kupelajari seminggu ini?


Pertama-tama, acara nglaju-nya sejauh ini “lebih” daripada apa yang kusangka-sangka deh. “Lebih” dalam dua hal:

  1. Kusebutkan minggu lalu bahwa aku menjangka bahwa waktu perjalanan dari pintu ke pintu adalah 1,5 jam satu arah, maksimal. Nah, berdasarkan pengalamanku minggu ini, 1,5 jam itu ternyata adalah ekspektasi lama waktunya loh! 😦 Ini artinya, sekarang aku bisa berharap aku menghabiskan waktu sekitar tiga jam deh setiap hari untuk nglaju saja, hmm. Selain itu, satu aspek yang lupa kufaktorkan sebelumnya adalah aku akan bepergian di jam-jam padat alias rush hour!
  2. Sebagai akibatnya, rasanya juga lebih melelahkan daripada yang kukira sebelumnya. Untuk ini sih, aku masih belum benar-benar yakin apakah memang sebenarnya melelahkan atau semata-mata hanya karena aku masih belum terbiasa saja.
Commuting during rush hour

Nglaju di jam-jam rush hour

Jadi kita lihat saja deh. Hanya saja sebagai konsekuensinya, ada kemungkinan aku harus mengubah lagi keputusanku mengenai dimana aku tinggal, tergantung dari pengalamanku beberapa minggu/bulan ke depan, haha 😆

Kerjasama Tim

Satu aspek yang kupelajari dari minggu pertamaku adalah aku perlu menggeser paradigma kerjaku di skala independen-kerjasama. Di masa-masa PhD (S3)-ku, paradigmanya lebih berada di dalam spektrum independen. Di perusahaan ini, aku perlu menggesernya untuk lebih masuk di spektrum kerjasama. Dan bisa kubilang bahwa menggeser paradigma kerja ini tidak lah mudah loh. Ini karena ternyata spektrum independen telah menjadi “zona nyaman”-ku. Namun, aku sadari bahwa penting bagi diriku untuk menyesuaikan diri dengannya, dan aku yakin aku akan terbiasa juga, hanya saja mungkin memang aku membutuhkan waktu untuk itu. Ya, mudah-mudahan saja waktunya tidak terlalu lama ya, haha 😆 .

Beradaptasi dan memang seru banget!

Tema minggu pertamaku adalah beradaptasi dan membiasakan-diri dengan perusahaan dan lingkungan baruku. Satu aspek penting adalah membiasakan-diri dengan sistemnya dan, lebih pragmatis lagi nih, membiasakan-diri untuk bekerja dengan Mac, haha 😆 . Btw, akhirnya aku berhasil mendapatkan RStudio di laptop kantorku setelah dua hari loh! Haha 😆 .

Satu aspek lain adalah excitement. Aku benar-benar suka banget kantor baruku di Amsterdam (Beneran deh, kantornya keren banget!), salah satu dari banyak alasannya adalah kantinnya dimana makan siangnya bermodel buffet all-you-can-eat dengan banyak pilihan gitu, termasuk pilihan makanan sehat! Haha 😆 . Mengenai pekerjaan, belum banyak pekerjaan penting yang kukerjakan minggu ini, tetapi berdasarkan cerita-cerita kolegaku, apa yang menungguku terdengar seru banget. Kebetulan, mereka juga menempatkanku di bagian bisnisnya dimana aku memang memiliki banyak sekali rasa penasaran di dalamnya! Iyaa, seruu!

Flat tummy smoothie

Awal minggu ini, satu pilihan minuman sehat adalah “smoothie perut rata” ini. Dan ternyata rasanya gak ada manis-manisnya sama sekali dong, ya iya lah ya, hahaha 😆

#1811 – The Real First Day


If officially my first day in my new office in Amsterdam was this Saturday, the real first day was actually today, haha 😆 .

How was it?

Well, it was fine. As it was my first day, there was not that much actual work that was done. Mostly I spent the day setting-up my new office (a new office card, meetings with IT people, getting to know my new team, setting up my computer and account, etc), getting used to with the company’s IT system, and enrolling myself in a few trainings to speed up my adaptation process. Speaking of getting-to-know my office, I also need to get used to work with an iOS computer now, haha 😆 . Actually I was asked whether I wanted Windows, Apple, or Linux ( 😆 ). However, the company only has a support system for Apple and most people work with it anyway; so I decided to work with that. We will see, hopefully it won’t take long for me to get used to it 🙂 . At least it was okay today 😆 .

How about the commute? Well, it was fine. I mentioned on Saturday that it should take 1.5 hours (max) one way door to door. Today, it took 88 minutes in the morning (due to longer waiting time) and 85 minutes on the way back. It was not bad; but we will see how I fare with doing this daily, haha 😆 .

Okay, that is all I have for now; as I want to hit the gym soon! 🙂 Yeah, just a short post for today 😉 .

A new start in Amsterdam.

A new start in Amsterdam.


Jika secara resmi hari pertamaku di kantor baruku di Amsterdam adalah Sabtu kemarin ini, sebenarnya harus pertamaku adalah hari ini, haha 😆 .

Bagaimanakah hari ini?

Hmm, baik-baik saja sih secara umum. Namanya juga hari pertama, masih belum banyak yang dikerjakan tadi. Seharian dihabiskan untuk menata kantor baruku (kartu kantor baru, meeting dengan orang-orang IT, berkenalan dengan timku, mempersiapkan komputer dan akunku, dll), mulai membiasakan diri dengan sistem ITnya perusahaan, dan mendaftarkan diri di beberapa training untuk mempercepat proses adaptasi. Ngomongin adaptasi terhadap kantor baru, aku juga perlu beradaptasi untuk bekerja dengan komputer dengan iOS nih, haha 😆 . Sebenarnya sebelumnya aku ditanya sih mau menggunakan Windows, Apple, atau Linux (lol 😆 ). Namun, perusahaanku hanya memiliki sistem pendukung untuk Apple dan toh kebanyakan kolegaku menggunakan Apple juga; jadi lah aku memilih itu. Kita lihat saja deh, mudah-mudahan sih tidak membutuhkan waktu lama bagiku untuk terbiasa dengannya 🙂 .

Bagaimanakah dengan acara nglaju-nya? Hari ini sih oke-oke saja sih. Seperti yang kuceritakan di hari Sabtu, seharusnya aku hanya membutuhkan (maksimal) 1,5 jam sekali jalan dari pintu ke pintu. Hari ini, aku memakan waktu 98 menit di pagi hari (gara-gara lama waktu menunggunya nih) dan 85 menit untuk pulangnya. Masih oke lah; tetapi kita lihat saja deh ke depannya dimana setiap hari aku harus begini, haha 😆 .

Oke, segitu dulu deh untuk sekarang; karena aku ingin ke gym dulu! 🙂 Iya, hari ini mah posting singkat aja ya 😉 .