#2057 – Recapping Last Week

ENGLISH

Last week was, indeed, a unique week for me because I had … two separate trips within the week! Lol 😆 .

I already mentioned that I was in Copenhagen in Denmark on Tuesday for the PhD defense of a good friend of mine. And of course this trip had to last until Wednesday because a reception and a party followed the defense which I definitely would not miss, haha.

Copenhagen, Denmark

And later on in the week, as my Instagram (@azilko) followers have known, I went on a weekend trip! And this time, I went to … Bologna in Italy! This weekend trip was one of the longer one where I departed on Friday, instead of Saturday, and went back to Amsterdam on Sunday. I chose to depart on Friday mainly because I found an interesting routing from Amsterdam to Bologna via Lyon on that day, haha 😛 .

A tortellini bolognese with ragu in Bologna!

It was a coincidence that these two trips were so close to each other. I already planned my Bologna trip since months ago while I planned my Copenhagen trip just about three weeks ago, haha. I still got myself a return Air France/KLM ticket to Copenhagen (with a routing via Paris on the way back 😛 ), even though it was not the cheapest flight ticket per se. However, the cheapest return flight (with Norwegian) would require me to stay an extra night in Copenhagen plus an extra half a day off of my holiday allowance. So I figured that all things considered, my trip would cost “less” in total if I bought the seemingly more expensive Air France/KLM ticket. And so as a bonus, I also got quite some miles from this ticket, haha. Anyway, so in the end here is the route map of the flights I did last week.

My routing last week. Created with gcmap.com

Work-wise, indeed it was an interesting week for me last week; because I only worked on Monday and Thursday! You see, I had a weekend, then a day of work (Monday), then two days of vacation, then a day of work (Thursday), then a “long” weekend! It indeed felt a little bit like I was taking two breaks from vacation for work! Lol 😆

To sum it up, it was indeed such a fun week. Here are some photos from the two trips as teasers:

BAHASA INDONESIA

Minggu lalu adalah minggu yang unik untukku karena aku … pergi dalam dua perjalanan yang berbeda dalam satu minggu! Hahaha 😆 .

Sudah kusebutkan di sini bahwa aku berada di Kopenhagen di Denmark di hari Selasa untuk menghadiri sidang dan wisuda PhD (S3)-nya seorang teman baikku. Dan tentu saja perjalanan ini harus berlanjut sampai hari Rabu karena wisudanya diikuti dengan resepsi dan pesta yang mana jelas aku nggak mau lewatkan dong ya.

Kopenhagen, Denmark

Dan kemudian, seperti yang followers Instagramku (@azilko) ketahui, aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan! Dan kali ini, aku pergi ke … Bologna di Italia! Perjalanan akhir pekan ini tergolong yang cukup panjang karena aku berangkat di hari Jumat, bukannya Sabtu, dan kembali ke Amsterdam di hari Minggu. Aku memutuskan untuk berangkat di hari Jumat karena aku menemukan penerbangan yang rutenya unik dari Amsterdam ke Bologna, yaitu via Lyon hari itu, haha 😛 .

Tortellini bolognese dengan ragu di Bologna!

Kebetulan banget dua perjalanan ini berlangsung dalam waktu yang berdekatan begini. Perjalanan ke Bologna sudah kurencanakan semenjak berbulan-bulan lalu sementara perjalananku ke Kopenhagen baru kurencanakan tiga minggu yang lalu, haha. Aku membeli tiket pp dengan Air France/KLM ke Kopenhagen (dengan rute via Paris di perjalanan kembalinya), walaupun tiket ini bukanlah tiket pesawat yang termurah. Namun dengan tiket yang termurah (dengan Norwegian), aku harus menginap semalam ekstra di Kopenhagen plus aku harus mengambil cuti setengah hari lebih panjang. Jadilah ketika semuanya aku hitung, total biaya perjalananku justru akan “lebih rendah” apabila aku membeli tiket pesawat Air France/KLM yang dari luarnya nampak lebih mahal ini, haha. Dan sebagai bonus, miles yang kudapat dari tiket ini juga tergolong banyak! Haha 😆 . Ngomong-ngomong, pada akhirnya berikut ini deh peta rute penerbangan yang aku naiki minggu lalu.

Ruteku minggu lalu. Dibuat dengan gcmap.com

Dari segi kerjaan, minggu lalu menjadi minggu yang menarik untukku; karena aku hanya masuk kerja di hari Senin dan Kamis! Iya kan, weekend, kemudian aku masuk satu hari (Senin), lalu liburan dua hari, lalu masuk sehari (Kamis), lalu “long” weekend! Jadilah minggu lalu sedikit terasa seperti aku mengambil dua cuti dari liburan untuk bekerja! Huahaha 😆

Jadi sebagai kesimpulannya, minggu lalu memang adalah minggu yang amat seru bagiku. Di atas juga aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari dua perjalanan ini.

Advertisements

#2056 – Some Leftover Stories from January

ENGLISH

A Conference

About three weeks ago an internal conference was held in my office which, for me, brought me up to speed with what my colleagues had been working on in a fun set up. It also provided me with an oppotunity to meet other people; and realized how fast we were growing! So yeah, indeed it was such a nice conference! Btw, I also liked the conference venue because it was in between my apartment and my office, so that day I slashed like half of my commute time! Lol 😆 .

Of course I did not dress like this for the conference. Btw, this was the “costume” some of you asked some weeks ago 😛 .

Two Big Trips

Anyway, in January, KLM also had what they called the “Werelddeal Weken” promotion!

Well, darn! 🙈

You know, I mentioned at the end of December last year that I would to “spice” things up with my flights this year. And then in January KLM had this promotion! Lol, what a timing 😆 . And so consequently, two big trips are already planned for this year!! Hahaha 🙈. This is not yet the right time to reveal the details, but as usual, I will do when the time comes!! :mrgreen:

BAHASA INDONESIA

Sebuah Konferensi

Sekitar tiga minggu yang lalu, ada sebuah konferensi internal yang diadakan oleh kantorku yang, bagiku, menjadi sebuah platform untuk mengetahui apa yang kolega-kolegaku kerjakan dalam sebuah set up yang asyik. Ini juga memberikanku kesempatan untuk bertemu orang lain; dan menyadari bahwa kami berkembang dengan pesat! Ya, jadi konferensi ini memang lah sebuah konferensi yang seru! Btw, aku juga suka lokasi konferensinya yang berada di antara apartemen dan kantorku, sehingga hari itu waktu nglaju-ku terpotong sebanyak setengahnya, haha 😆

Yang mana jelas dong ya aku tidak berpenampilan begini di konferensinya. Btw, ini adalah “kostum” yang ditanyakan oleh beberapa dari kalian beberapa minggu yang lalu 😛 .

Dua perjalanan besar

Ngomong-ngomong, di bulan Januari kemarin ini KLM juga menggelar promo “Werelddeal Weken” nih!

Hmm, sialan! 🙈

Tahu kan, di akhir Desember tahun kemarin aku bilang aku ingin membuat penerbanganku tahun ini “lebih seru”. Dan kemudian di bulan Januarinya kok KLM menggelar promosi ini! Timing-nya kok bisa pas gitu ya, haha 😆 . Dan jadilah sebagai akibatnya, dua perjalanan besar sudah terencanakan dong untuk tahun ini!! Hahaha 🙈. Sekarang masih belum waktunya untuk aku ungkap lebih jauh sih, tetapi seperti biasa nanti pasti aku ceritakan kalau waktunya tiba!! :mrgreen:

#2033 – 2017 Year End Trip (The Destination)

ENGLISH

This year, it turns out I am going on another big trip at year end!! Yeay!! 😀 So indeed the streak continues where every year since I moved to the Netherlands, with 2011 being an exception, I have always gone on a trip at this time of the year: 2010 (Italy), 2012 (France and Italy), 2013 (England), 2014 (India), 2015 (USA and Mexico), and 2016 (Indonesia).

Anyway, in a way this trip is going to be a “redemption” of last year, because I am going to:

Yess!! California, here I come!! 😀

Learning from my experience last year, where I felt like it was already too late when I started looking for a possible return ticket there (thus resulting in expensive-already options left), this year I started looking really early. And by early, I mean February, haha 😛 .

But looking early was not my only plan for this trip. I also understood that my travel wish would coincide with the high-demand dates of Christmas and New Year holiday season anyway. So I might in the end be left with expensive tickets regardless, or at least tougher competition. And so I decided to also implement the same strategy as during my year end 2015 trip where I had to travel from the States to Mexico and back: I would use my accumulated frequent flyers miles for this trip!

Strategy chosen, it was execution time and I started to monitor Flying Blue’s award flights availability. After some scouting, long story short finally I got my return tickets. And so it is official that I am flying from Amsterdam to:

That is San Francisco in case you can’t tell, haha 😛 . And then I would come back to Europe from:

Feeling like American Idol now? Haha 😛 Well, obviously not just Hollywood, but Los Angeles (Hollywood is one of Los Angeles’ districts)!! Yeay!!

For awhile I was toying with the idea of adding a third destination in between, perhaps Las Vegas or San Diego. But in the end, I decided to drop the idea because I did not want to “rush” too much on this trip. I would want to be able the relax and enjoy my time on the trip. And so with only two destinations instead of three, I felt like I would have a higher chance of accomplishing that, haha 😛 .

The route map of this year end trip. Created with gcmap.com

To go from San Francisco to Los Angeles, obviously I chose to fly! Lol 😛 . I have bought my ticket with Delta and this was after being unsure for a few weeks as I was also curious of trying Virgin America who at the time offered really attractive fare on this route. But in the end I chose Delta because it was a member of SkyTeam and I needed the benefits which I could get for free with Delta through my Flying Blue status.

So in the end, my flying map became quite “efficient” and ended up looking like the above. Oh, and btw while we are still on the flights matter, on my returning flight to Amsterdam, I would sit here:

KLM Boeing 747 World Business Class

Yep, not only that I have accumulated enough miles to travel intercontinentally for “free”, but also the flight would be in business class!! 🙈 Yeay!! 😀 Not only that, the flight would be with a KLM’s Boeing 747-400!! And I would get to sit in the legendary nose section!! Double yeay!!

Yeah, so I guess Phantom Planet’s “California” is quite appropriate for me now 😀

BAHASA INDONESIA

Tahun ini, ternyata aku akan pergi dalam sebuah perjalanan besar lagi loh di akhir tahun!! Hore!! 😀 Iya, jadi streak-nya masih berlanjut dimana setiap tahun semenjak aku pindah ke Belanda, tahun 2011 adalah pengecualian, aku selalu pergi dalam sebuah perjalanan gitu untuk pergantian tahun ini: 2010 (Italia), 2012 (Prancis dan Italia), 2013 (Inggris), 2014 (India), 2015 (Amerika Serikat dan Meksiko), dan 2016 (Indonesia).

Anyway, di satu sisi perjalanan ini akan menjadi “pembalasan” untuk tahun lalu sih, karena aku akan pergi ke:

Iyaa!! California, here I come!! 😀

Belajar dari pengalamanku tahun lalu, dimana aku merasa sudah terlalu terlambat ketika aku mulai mencari tiket pp ke sana (sebagai akibatnya pilihan yang tersisa tinggal yang mahal-mahal), tahun ini aku mulai pencariannya awal. Dan dengan awal, maksudku adalah di bulan Februari, haha 😛 .

Tetapi pencarian tiket awal bukanlah strategiku satu-satunya untuk perjalanan ini. Aku juga paham bahwa waktu perjalanan yang kuinginkan ini akan bertepatan dengan musim ramai liburan Natal dan Tahun Baru kan. Jadi bisa aja toh aku tetap akan menemukan tiket yang cenderung mahal, atau setidaknya persaingannya lebih ketat lah. Jadilah aku memutuskan untuk menggunakan strategi yang sama seperti di perjalanan akhir tahun 2015ku untuk pergi dari Amerika ke Meksiko pp: aku akan menggunakan poin frequent flyer-ku yang sudah terkumpulkan untuk perjalanan ini!

Strategi terpilih, saatnya untuk dieksekusi dong ya sehingga aku mulai mengecek ketersediaan tiket award Flying Blue. Setelah aku cek terus-terusan, singkat cerita aku berhasil mendapatkan tiket pp-ku. Jadilah resmi aku akan terbang dari Amsterdam ke:

Di atas adalah San Francisco btw andaikata ada yang tidak ngeh, haha 😛 . Dan aku akan pulang ke Eropa dari:

Hahaha, berasa kayak American Idol gak ini? Yah, jelas bukan cuma Hollywood aja ya, tetapi Los Angeles (Hollywood adalah satu distrik Los Angeles)!! Hore!!

Selama beberapa waktu aku sempat berpikir untuk menambahkan destinasi ketiga di antaranya, mungkin Las Vegas atau San Diego gitu. Tetapi pada akhirnya, ide ini aku urungkan karena aku tidak mau merasa “diburu-buru” di perjalanan ini. Aku ingin untuk dapat bersantai dan menikmati perjalanan ini. Nah, dengan hanya dua destinasi dan bukannya tiga, aku rasa kemungkinanku untuk mencapai tujuan ini menjadi semakin besar kan ya.

Ruteku di perjalanan akhir tahun ini. Dibuat dengan gcmap.com

Untuk pergi dari San Francisco ke Los Angeles, jelas dong aku naik pesawat! Huahaha 😛 . Tiketku dengan Delta di rute ini juga jelas sudah kubeli terpisah, setelah sempat galau juga selama beberapa minggu karena pengen nyobain Virgin America yang mana waktu itu menjual tiket promo di rute ini. Tetapi pada akhirnya aku memilih Delta yang merupakan anggota SkyTeam karena aku membutuhkan beberapa fasilitas yang kudapatkan dengan Delta gratis berkat status Flying Blue-ku.

Jadilah pada akhirnya, peta terbangku kali ini sungguh “efisien” dan terlihat seperti di atas. Oh, dan mumpung ngomongin penerbangan nih, di penerbanganku kembali ke Amsterdam, aku akan duduk di sini loh:

KLM Boeing 747 World Business Class

Iyaa, tidak hanya aku punya cukup miles untuk terbang antar-benua “gratis”, tetapi juga salah satu penerbangannya adalah di kelas bisnis!! 🙈 Hore!! 😀 Tidak hanya itu, penerbangannya pun akan dioperasikan dengan Boeing 747-400nya KLM!! Dan aku akan duduk di bagian hidungnya yang legendaris itu!! Hore lagi!!

Jadi ya gitu deh, aku rasa lagu “California”-nya Phantom Planet cocok untukku sekarang ini ya 😀

#2010 – A Weekend Story, Again

ENGLISH

Yep, as my Instagram followers (@azilko) have known, I went on another weekend trip this weekend! And the destination was Newcastle upon Tyne!! :mrgreen:

Newcastle has been a bit of a bittersweet destination for the travel planning stage this year. You know, because last September I decided to cancel my non-refundable return flight ticket there due to the lack of hotel room availability that weekend possibly because of a special event or something. Consequently, I felt a sense of “unfinished business” with this city, haha 😆 . And so in late September I was looking for another possibility to plan another weekend trip there. I found a reasonable return ticket with KLM for this weekend, and I decided to buy it; but of course after confirming that there was still good hotel room availability for the weekend! Haha 😛 .

A KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGN at Newcastle International Airport

Anyway, Newcastle was, well, interesting, let’s put it this way. The old town area was quite beautiful (but so are other English cities), especially the part by the River Tyne with all the bridges. I didn’t go partying while I was there though, while the city was famous for this department. Nevertheless, I still quite enjoyed my time while I was there, which is the most important. And here are some teasers from the trip:

BAHASA INDONESIA

Seperti yang followers Instagram-ku (@azilko) ketahui, aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan lagi kemarin ini! Dan tujuannya adalah: Newcastle upon Tyne!! :mrgreen:

Jadi ceritanya Newcastle telah menjadi tujuan yang agak “pahit” begitu untuk tahap perencanaan jalan-jalanku tahun ini. Masih ingat kan, karena September kemarin aku memutuskan untuk membatalkan tiket pp non-refundable kesana akibat ketiadaan ketersediaan kamar hotel di akhir pekan ini yang mana sepertinya disebabkan oleh ada acara apa gitu. Sebagai akibatnya, aku jadi ada perasaan “penasaran yang belum tertuntaskan” gitu deh dengan kota ini, haha 😆 . Dan jadilah di akhir September aku mencari kemungkinan untuk mengadakan perjalanan akhir pekan kesana. Aku menemukan tiket pp yang oke dengan KLM di akhir pekan ini dan memutuskan untuk membelinya; tentu setelah memastikan bahwa ketersediaan kamar hotelnya masih bagus ya untuk kali ini! Haha 😛 .

Sebuah Boeing 737-700 rego PH-BGN milik KLM di Bandara Internasional Newcastle

Anyway, Newcastle itu ternyata, hmm, interesting, kita sebut begini saja ya. Bagian kota tuanya lumayan indah sih (tetapi mah kota-kota lain di Inggris juga begitu, haha), terutama bagian di sisi sungai Tyne dengan semua jembatannya itu. Aku nggak pergi partying di sana padahal kota ini kan terkenal untuk party-nya, haha. Toh walaupun begitu, aku masih lumayan menikmati waktuku di sana kok, yang mana ini adalah yang paling penting dong ya. Di atas aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari perjalanan ini.

#1953 – An Impulsive Weekend To … London

ENGLISH

Posts in the An Impulsive Wimbledon 2017 Trip series:
1. Introduction
2. Part I: Getting to London and Back
3. Part II: Wimbledon 2017

As my Instagram followers (@azilko) have known now, I went to … Wimbledon in London this weekend!! Yeay!! 😎

This trip was extremely impulsive because I just started to prepare for everything literally on Friday morning. I used the same strategy as two years ago when I went on a similar trip to watch Serena Williams completed the second Serena Slam. I was super, super lucky to get a last-minute official ticket for the ladies’ final this year :mrgreen: .

Back at Wimbledon Centre Court this year.

I already toyed with the idea of this spontaneous trip since I was applying for a UK visa this May actually. I told myself that if Venus Williams made the final, no matter what I would go (provided that I got the ticket, of course). I mean, this would certainly a once in a lifetime opportunity (Serena Williams did not play Wimbledon this year because of her pregnancy). I already checked everything (how to get there, accommodation, etc) and I knew this would be a costly trip given the last-minute nature. But it was worth the attempt if it was for a possibility to see Venus Williams contesting for a singles grandslam title!! I knew I must try to grab this if I was presented the chance!!

Venus Williams started the match with an ace.

And then on Tuesday, Venus Williams won her quarterfinals match against the reigning French Open champion, Jelena Ostapenko (coincidentally, that day I also posted the Roland Garros part of my 2017 Early Summer Weekend TripS series where I watched Jelena Ostapenko won that title 😛 ). So suddenly, it appeared to me that I might actually need to execute this plan! Haha 😆

The ladies’ singles draw of Wimbedon 2017, after the semifinals. Venus Williams was playing really, really well. Source: Wikipedia

I tried to get the ticket on Thursday but unfortunately I was unsuccessful. However, I still had a second chance which was the last official sales on Friday morning. This time, luckily I got one!! This was actually the better scenario in the sense that I already knew Venus Williams would play Garbine Muguruza on Saturday by this time. Had I bought the ticket on Thursday, it would have been a gamble because the semifinals still had not yet been played at that point, haha. It is quite funny, though, that two years ago I bought the ticket after knowing Serena Williams would play Garbine Muguruza. So is Muguruza my lucky charm? Hmm. Anyway, after getting the ticket, I quickly arranged everything else (how to get there and back, accommodation, etc). And in the evening, I left for London! This was also good as it meant I would end my flight-free streak a little bit sooner, haha 😛 .

Come on, Venus!! We all know you CAN do it!!

Obviously, this was a super fun last-minute weekend trip. As you (might) know, Garbine Muguruza ended up winning the title. As a fan, I cannot say that I did not feel sad with Venus’ loss, especially I was present there witnessing it. It was the classic mental match where one point determined the fate for the rest of the match. The point was 4*-5 (15-40) on Muguruza’s serve in the first set. Nonetheless, I still had fun in the tournament, as I love Wimbledon!! And adding that I finally got to see a Venus Williams’ official singles match (an exhibition match against Kim Clijsters in 2012 doesn’t count 😛 ), despite the outcome was not ideal to me, made it even better! I hope Venus will bounce back from this loss, as she has been showing great tennis form this year.

This is all I have for now. As usual, here are some teasers from the trip:

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri An Impulsive Wimbledon 2017 Trip:
1. Introduction
2. Part I: Getting to London and Back
3. Part II: Wimbledon 2017

Seperti yang followers Instagram-ku (@azilko) ketahui, aku pergi ke … Wimbledon di London akhir pekan ini!! Hore!! 😎

Jadi begini, perjalanan ini adalah perjalanan super dadakan dimana segalanya baru aku persiapkan hari Jumat paginya. Aku menggunakan strategi yang sama seperti dua tahun lalu ketika aku pergi dalam perjalanan yang serupa untuk menonton Serena Williams menorehkan prestasi Serena Slam keduanya. Aku sungguh beruntung banget bisa mendapatkan tiket resmi last-minute untuk final tunggal putri tahun ini :mrgreen: .

Kembai di Centre Court-nya Wimbledon tahun ini.

Aku sudah bermain dengan ide perjalanan dadakan ini semenjak aku mengajukan permohonan visa UK-ku Mei ini. Aku berjanji kepada diriku bahwa jika Venus Williams main di final, pokoknya aku harus pergi (dengan catatan aku mendapatkan tiketnya sih, tentu saja). Maksudku, ini pasti adalah kesempatan super langka (Serena Williams tidak bermain tahun ini karena sedang hamil). Aku juga sudah mengecek semuanya (cara pergi kesana, akomodasi, dll) dan aku tahu ini akan menjadi perjalanan cukup mahal karena dadakan banget. Tapi jelas worth banget untuk dicoba dong untuk kemungkinan menonton Venus Williams berjuang memenangi gelar tunggal grandslam!! Aku tahu kesempatan ini harus aku ambil jika kesempatannya ada!!

Venus Williams memulai pertandingan dengan pukulan as.

Dan di hari Selasa, Venus Williams memenangi pertandingan babak perempat-finalnya melawan juara French Open, Jelena Ostapenko (kebetulan, hari itu aku juga mem-posting cerita bagian Roland Garros dari seri 2017 Early Summer Weekend TripS-ku dimana aku menonton langsung Jelena Ostapenko menjuarai gelar itu 😛 ). Jadi tiba-tiba saja, kok kayaknya aku harus mengeksekusi rencana ini ya! Haha 😆

Undian tunggal putri turnamen Wimbedon 2017, setelah babak semifinal. Venus Williams bermain dengan sangat amat baik. Sumber: Wikipedia

Aku mencoba untuk mendapatkan tiketnya di hari Kamis tetapi sayangnya aku gagal. Namun, masih ada kesempatan kedua di penjualan terakhir di Jumat pagi. Beruntung banget, kali ini aku mendapatkannya!! Ini sebenarnya adalah skenario yang lebih baik sih karena di waktu ini aku sudah tahu Venus Williams akan bermain di babak final melawan Garbine Muguruza di hari Sabtu. Andaikata tiketnya kubeli di hari Kamis, itu masih gambling karena pertandingan semifinalnya masih belum dimainkan waktu itu. Lucu juga btw, dimana dua tahun lalu aku mendapatkan tiketnya setelah tahu Serena Williams akan main melawan Garbine Muguruza di babak final. Apakah ini artinya Garbine Muguruza itu membawa keberuntungan untukku? Haha 😛 . Anyway, setelah mendapatkan tiketnya, langsung aku mengurus semua hal lainnya (bagaimana pergi kesana, akomodasi, dll). Dan malamnya, aku langsung berangkat ke London! Ini juga oke sih karena artinya flight-free streak-ku akan berakhir sedikit lebih cepat, haha 😛 .

Ayo, Venus!! Kita semua tahu kamu BISA!!

Jelas, ini adalah perjalanan akhir bekan dadakan yang seru banget. Seperti yang (mungkin) pada tahu, Garbine Muguruza menjuarai turnamen ini. Sebagai fans, tidak bisa dipungkiri bahwa aku sedih dengan kekalahannya Venus, terutama aku berada di sana menyaksikannya sendiri. Ini adalah pertandingan mental yang klasik dimana satu poin menentukan nasib dari sisa pertandingan. Poin itu adalah 4*-5 (15-40) di servisnya Muguruza di set pertama. Toh walaupun begitu, aku masih menikmati turnamennya kok, karena aku memang suka Wimbledon!! Dan apalagi ditambah bahwa pada akhirnya aku bisa menonton langsung pertandingan tunggal resminya Venus Williams (pertandingan ekshibisi melawan Kim Clijsters di tahun 2012 tentu tidak dihitung yah 😛 ), walaupun hasilnya tidaklah ideal untukku, membuatnya semakin seru lagi! Aku sungguh berharap Venus akan segera bangkit kembali dari kekalahan ini, karena sebenarnya dia sudah bermain tenis dengan level yang menakjubkan di tahun ini.

Segini dulu deh untuk saat ini. Seperti biasa, di atas adalah beberapa teasers dari perjalanan ini.

#1949 – The Longest “Flight-Free” Streak

ENGLISH

As my last flight was almost five weeks ago when I flew KLM Cityhopper’s KL 1758 from Bremen to Amsterdam, this means that I am currently in the longest “flight-free” period since November 2014. At the time, I went flight-free for about 12 weeks between my Garuda Indonesia’s GA 88 from Jakarta to Amsterdam and KLM Cityhopper’s KL 1413 from Amsterdam to Lyon. Yep, since then, I have at least flown once every five weeks, haha 😛 .

KLM Cityhopper’s Fokker 70 reg PH-KZL which brought me to Amsterdam almost five weeks ago

The reasons for this were my UK visa application and also my decision to take Thalys to go to Paris about four weeks ago. I know, a total random information indeed, hahaha 😆 .

So obviously (or more like “understandably”), I miss flying, lol 😆 . And consequently, I have made a lot of future flying plans. In fact, just like last year, this past week I really felt like what is portrayed in the following (edited) Sarah Andersen’s (@sarahandersencomics on Instagram) comic strip:

Oh well…

Haha 🙈.

And to be honest, even at this point I know that I haven’t booked all the flights I will, for sure, take before the end of the year 🙈. Yep, indeed that I have some big trips coming up this year. But this is still not the right time to reveal those, yet. 😛

Anyway, everyone has their own way to indulge themselves. I guess I can say that, for now, this is mine, haha 😛 .

BAHASA INDONESIA

Karena penerbangan terakhirku adalah hampir lima minggu yang lalu ketika aku terbang dengan penerbangan KL 1758-nya KLM Cityhopper dari Bremen ke Amsterdam, ini artinya sekarang aku berada dalam periode “tanpa-terbang” terpanjang nih semenjak bulan November 2014. Waktu itu, aku tidak terbang selama sekitar 12 minggu di antara penerbangan Garuda Indonesia GA 88 dari Jakarta ke Amsterdam dan KLM Cityhopper KL 1413 dari Amsterdam ke Lyon. Iya, semenjak waktu itu, aku selalu terbang setidaknya satu kali dalam selang lima minggu, haha 😛 .

Fokker 70nya KLM Cityhopper dengan rego PH-KZL yang menerbangkanku ke Amsterdam hampir lima minggu lalu

Alasan di balik ini adalah permohonan visa UK-ku dan juga keputusanku untuk naik Thalys di perjalananku ke Paris sekitar empat minggu yang lalu. Iya, iya, memang informasi random ini, hahaha 😆 .

Jadi jelas dong (atau mungkin “maklum”), aku kangen terbang, hahaha 😆 . Dan sebagai akibatnya, aku sudah membuat banyak rencana terbang nih ke depannya. Sampai-sampai, seperti tahun lalu, seminggu terakhir ini aku merasakan apa yang digambarkan oleh komik (yang telah ku-edit sedikit) buatan Sarah Andersen (@sarahandersencomics di Instagram) berikut ini:

Ya gitu deh…

Haha 🙈.

Dan sejujurnya nih, bahkan saat ini aku tahu pasti loh aku masih belum memesan semua penerbangan yang, pasti, akan kuterbangi sebelum akhir tahun 🙈. Yep, memang aku memiliki beberapa rencana jalan-jalan besar tahun ini. Tapi sekarang ini masih belum saatnya untuk aku bagikan ceritanya 😛 .

Anyway, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk memanjakan dirinya. Aku rasa bisa kubilang bahwa, untuk saat ini, ini lah caraku ya, haha 😛 .

#1896 – My 2017 Annual Trip to Paris

ENGLISH

Every year since 2012, I always go to Paris to watch the French Open (Roland Garros). It turns out that this year, it will be no difference 🙂 .

Last week I got a reminder that the regular tickets would be sold to public this Wednesday. So I marked my calendar around the time of the sales opening and scheduled no meeting during the day, haha 😛 (While waiting for my turn, obviously I could work).

How was it? Well, in short, it did not go as smooth as last year, haha 😆 . I was already ready with everything since minutes before the opening. When the sales website went open, however, it crashed! 😣

I could not access it for minutes and I tried to open it via a few different sources. Only in my last trial, from a link they provided in their official Facebook account, worked. But I did this about five minutes since the official opening time. As a result, I was already number 35,000-ish in the queue 😣.

This year I was the 35K-something-th person in the queue 😣

Understandably, I felt super annoyed by this. Number-wise, this was indeed not as bad as two years ago, when I was at 50,000 something in the queue. However, it turned out to be “worse” than two years ago as I only finally got my access to the sales page after 135 minutes, or 30 minutes longer than two years ago WHILE my position in the queue was about 15,000 more to the front.

The situation inside the sales page was, therefore, quite similar to two years ago. There was no ticket left for the men’s singles semifinals and final on Friday and Sunday. Luckily, I was able to snatch a ring 1 ticket for the women’s singles final on Saturday! Haha 😆 . The seat was located at different tribune of Court Philippe Chatrier in comparison to last year and two years ago, so it would be interesting, I guess!

At Court Philippe Chatrier last year

Anyway, yeah, my amazing experience last year and two years ago made me want to go to the final again this year! Haha 😆 . Only getting the women’s singles final ticket was not all bad, though, as this meant I could go back to the Netherlands on Sunday; meaning I would not need to take any of my holiday allowances for this trip! Haha 😆 .

Btw, in 2014, 2015, and 2016, I flew to go to Paris for this annual trip. I actually was thinking to do the same this year, given my well-documented love for flying. However, after some consideration (mainly involving the time I would need to leave my office on Friday afternoon, haha, and a quick research), I decided to take Thalys’ high-speed train service this year. Yep, the last time I took Thalys was for the Roland Garros 2013 trip. That was four years ago! 😲

The last time I caught a Thalys train was in 2013.

This year, however, it will still slightly be different, though; because my return Thalys rides will be in FIRST CLASS!! Hahaha 😆 . Yep, I found a good deal for Thalys’ first class with the schedule that I preferred. In fact, for my return trip, my first class ticket was €18 cheaper than the second class ticket! Lol!

So, yeah, I am excited to be back in Paris, again!! 🙂

BAHASA INDONESIA

Setiap tahun semenjak 2012, aku selalu pergi ke Paris untuk menonton French Open. Ternyata, tahun ini tradisi ini masih akan berlangsung 🙂 .

Minggu lalu aku mendapatkan reminder mengenai tiket reguler yang akan mulai dijual untuk umum hari Rabu ini. Jadilah kalenderku kutandai di sekitar waktu pembukaan penjualannya dan aku tidak merencanakan meeting apa pun sepanjang hari, haha 😛 (Sembari menunggu giliranku, jelas aku masih bisa bekerja).

Bagaimanakah perburuan tiketnya? Secara singkat, tidak semulus tahun lalu, haha 😆 . Ceritanya aku sudah siap semenjak beberapa menit sebelum penjualan tiket di website resminya dimulai. Ketika jam penjualannya dimulai, website-nya crash dong!! 😣

Aku tidak bisa membukanya selama beberapa menit dan aku mencoba mengaksesnya melalui beberapa sumber. Baru di usaha terakhirku, melalui link yang diberikan di laman Facebook resminya, aku bisa masuk. Sebagai akibatnya, aku sudah berada di urutan ke 35.000an deh di antriannya 😣.

Tahun ini aku adalah orang ke-35000-sekian di antriannya 😣

Jelas, aku merasa sebal karena ini. Memang sih secara angka, tidak seburuk dua tahun yang lalu kok, dimana waktu itu aku berada di urutan ke-50.000an. Namun, ternyata tahun ini toh masih “lebih buruk” daripada dua tahun yang lalu karena aku baru bisa beneran masuk ke halaman penjualan tiketnya setelah mengantri 135 menit, alias 30 menit lebih lama dari dua tahun yang lalu PADAHAL posisiku di antrian adalah lebih di depan sebanyak 15.000an posisi.

Situasi di halaman penjualan tiketnya, akibatnya, juga mirip-mirip lah seperti dua tahun yang lalu. Tiket untuk babak semifinal dan final tunggal putra di hari Jumat dan Minggu sudah ludes. Untungnya, aku masih bisa mendapatkan tiket ring 1 untuk final tunggal putri di hari Sabtu. Haha 😆 . Kursinya berada di tribun yang berbeda di Lapangan Philippe Chatrier dibandingkan tahun lalu dan dua tahun yang lalu, sehingga bakal menarik, sepertinya!

Di Lapangan Philippe Chatrier tahun lalu.

Anyway, iya kok, pengalaman seruku tahun lalu dan dua tahun lalu membuatku ingin menonton finalnya lagi tahun ini! Haha 😆 . Hanya mendapatkan tiket final tunggal putri juga nggak jelek-jelek amat kok sebenarnya, karena artinya aku bisa pulang ke Belanda di hari Minggu; artinya aku tidak harus menggunakan jatah cutiku untuk perjalanan ini! Hore! Haha 😆 .

Btw, di tahun 2014, 2015, dan 2016, aku pergi ke Paris dengan pesawat untuk perjalanan tahunan ini. Sebenarnya, tahun ini aku sempat berpikir untuk terbang lagi, nggak mengherankan lah jika mempertimbangkan kecintaanku untuk naik pesawat yang sudah banyak banget ceritanya di sini, haha. Namun, setelah beberapa pertimbangan (utamanya sih waktu dimana aku harus meninggalkan kantor di hari Jumat sore, haha, dan riset kilat), aku memutuskan untuk menaiki kereta super cepat Thalys tahun ini. Yep, terakhir kali aku naik Thalys adalah untuk perjalanan Roland Garros tahun 2013ku. Dan itu kan empat tahun yang lalu! 😲

Terakhir kali aku naik Thalys adalah di tahun 2013.

Tahun ini, tapinya, akan sedikit berbeda loh; karena perjalananku pulang pergi dengan Thalys kali ini adalah di FIRST CLASS!! Hahaha 😆 . Yep, aku menemukan promo oke first class-nya Thalys dengan jadwal yang aku suka. Malahan, tiket first class kepulanganku itu lebih murah €18 (sekitar Rp 270 ribu) daripada tiket second class-nya loh! Haha!

Anyway, iyaa, senang rasanya aku akan kembali ke Paris lagi!! 🙂