#2125 – Luzern vs Laussane

ENGLISH

Here is a tip for a train trip in the expensive European country of Switzerland. If you look for the ticket in advance, you can potentially snatch a “saver” ticket where you can benefit a 70% discount of the regular price! This saver price comes with a restriction, though, where it is only valid on the specified train service with specific schedule; as opposed to the regular “open” ticket that is valid on any trains on a given date. But a 70% discount, especially in Switzerland, is a lot that this restriction, to me, is worth the inflexibility! Haha 😆

A Swiss train

And so as a preparation for my trip to Luzern, I was actively looking for a train ticket to get there from Zürich Airport and another one to go to Zürich from there since way before the trip. I started looking a little bit too early where tickets for trip on my travel dates were not for sale yet. Even though I couldn’t buy the tickets at the time, at least this gave me the impression of how much the tickets would cost me (by checkin the other dates).

Fast forward a few weeks later about two weeks before the trip, I started looking again. After entering Laussane, I was shocked to see that the ticket price appeared to have gone up by 2.5x fold! For some moment I couldn’t believe what I saw, as I found it strange for the price difference to be of that magnitude. Sure I could still find some saver tickets, but this would still mean that the after-discount saver price also increased by 2.5x fold. I also considered the possibility that perhaps I remembered the price wrong. And, if this were the case, this would mean that the regular return train ticket would cost almost as much as my return flight ticket from Amsterdam to Zürich! Haha 😆

… and not to mention that I would end up getting upgraded to Europe Business Class on the flight to Zürich.

Thankfully I wasn’t rushing in buying the ticket. For whatever reason, I decided to open Google Map as I would like to locate where Laussane was with respect to Zürich. And I noticed something strange: the town appeared to be much further away that it was “supposed to”; as I strongly remembered that the reason I chose to fly to Zürich was because this was the closest city with an international airport to it.

And then I realized what was going on!! I was looking for the wrong city! Lol 😆 . My destination was Luzern, NOT Laussane! Lol 😆 . Here is the map showing where the two towns are in Switzerland:

Luzern and Laussane in Switzerland

You see, Laussane was much further away from Zürich than Luzern, which explained the much more expensive train ticket! In fact, if I would like to go to Laussane (which I do actually, I have heard it to be a beautiful town too), I would fly to Geneva, not Zürich 😛 .

In fact, I was still under the influence of this mistake when I was preparing the Introduction post of the trip. In the draft, I wrote “Laussane” instead of “Luzern” and so I had to do a lot of cleaning up afterwards, haha 😆 .

Well, but in my defense, the name “Luzern” and “Laussane” are, indeed, quite similar, aren’t they? 😛

This was Luzern, not Laussane

BAHASA INDONESIA

Berikut ini satu tips untuk bepergian dengan kereta api di Swiss, sebuah negara Eropa yang mahal. Jika kita mencari tiketnya cukup awal, kita bisa mendapatkan diskon 70% loh dari harga normalnya! Tiket diskonan ini ada batasannya sih, dimana tiketnya hanya berlaku di layanan kereta yang disebutkan dengan jadwal dan jam keberangkatan yang ditentukan; tidak seperti tiket dengan harga normal yang berlaku “terbuka” alias bisa digunakan di kereta yang mana pun di tanggal yang sudah ditentukan. Tapi diskon sebesar 70%, apalagi di Swiss, membuat batasan ini sepadan dengan infleksibilitasnya lah ya! Haha 😆 .

Sebuah kereta di Swiss

Dan jadilah sebagai bentuk persiapan perjalananku ke Luzern, aku mencari-cari tiket untuk pergi kesana dari Bandara Zürich Airport dan tiket lain untuk kembali ke Zürich semenjak lama sebelum perjalanannya. Ternyata waktu pencarianku ini terlalu awal sehingga tiket untuk kereta di waktu perjalananku masih belum dijual. Biarpun demikian, setidaknya aku jadi mendapatkan gambaran akan harga tiketnya lah ya (dengan mengecek tanggal-tanggal lain).

Fast forward beberapa minggu kemudian, kira-kira dua minggu sebelum perjalanannya, aku mulai mencari tiketnya lagi. Setelah memasukkan Laussane, aku dikejutkan dengan harga tiketnya yang nampak sudah naik sekitar 2,5 kali lipat! Selama beberapa waktu aku tidak mempercayai apa yang aku lihat, karena aku merasa aneh kenaikannya kok bisa sebesar itu. Memang sih aku masih bisa menemukan tiket diskonannya, tetapi ini tetap berarti harga tiket setelah diskonnya pun lebih tinggi sekitar 2,5 kali lipat daripada apa yang aku ingat. Aku juga mempertimbangkan kemungkinan aku salah ingat harganya sih, haha. Dan jika memang demikian, artinya harga normal tiket kereta pp-nya hampir sama dong dengan harga tiket pesawat pp-ku dari Amsterdam ke Zürich! Haha 😆

… yang mana padahal di penerbanganku ke Zürich aku kan di-upgrade ke kelas bisnis Eropa ya.

Untungnya aku tidak terburu-buru membeli tiketnya. Entah mengapa, aku memutuskan untuk membuka Google Map karena aku ingin melihat lokasi Laussane di sebelah mananya Zürich. Dan aku melihat sesuatu yang aneh; kotanya kok nampak lebih jauh daripada yang “seharusnya” ya; karena aku juga ingat jelas bahwa alasan aku memilih terbang ke Zürich adalah karena ini adalah kota dengan bandara internasional terdekat darinya.

Dan baru lah aku menyadari apa yang terjadi!! Aku salah kota dong! Huahahaha 😆 . Tujuanku kan Luzern ya, BUKAN Laussane! Hahaha 😆 . Berikut ini peta yang menunjukkan lokasi dua kota ini di Swiss:

Luzern dan Laussane di Swiss

Seperti yang bisa dilihat, Laussane itu berlokasi lebih jauh dari Zürich daripada Luzern, yang menjelaskan mengapa harga tiket keretanya juga lebih mahal! Malahan, jika aku ingin pergi ke Laussane (yang mana memang aku ingini sih, aku dengar kotanya juga indah), aku bakal terbang ke Jenewa (Geneva) deh, bukannya Zürich 😛 .

Bahkan aku masih dipengaruhi oleh kesalahan ini loh ketika aku mempersiapkan posting Introduction dari perjalanan ini. Di draft-nya, aku menulis “Laussane” bukannya “Luzern” sehingga aku harus membenarkan banyak kesalahan ini setelahnya, haha 😆 .

Ya tapi in my defense, nama “Luzern” dan “Laussane” kan memang mirip, iya kan? 😛

Ini Luzern, bukan Laussane

Advertisements

#2121 – A Tennis Weekend Story

ENGLISH

Posts in the Tennis Weekend in Roland Garros 2018 series:
1. Introduction
2. Part I: Roland Garros 2018
3. Part II: Paris

So the main draw of this year’s French Open started about two weeks ago, which means this weekend was, finally, the time for my annual trip to Paris for the tournament this year. Yeay!! 😀

At Court Philippe Chatrier again this year

As my ticket this year was for Philippe Chatrier on Saturday, I would get the women’s singles final and men’s doubles final. The “fun” thing was that these two events were, perhaps, the most “unpredictable” ones of all based on the current dynamic of professional tennis. In other words, when the tournament started it was very difficult to predict which players I would watch in both finals! Haha 😆 .

At last Simona Halep won a grandslam title!

In the end, it turned out the current world no.1, Simona Halep, and the reigning US Open champion, Sloane Stephens, made the women’s singles final. And the teams of Pierre-Hugues Herbet/Nicolas Mahut and Oliver Marach/Mate Pavic made the men’s doubles final. So it turned out both matches would be very interesting, and I was excited for these! 😀

Anyway, how was Paris? Well, I didn’t have a lot of time to spend in the city itself, but it was beautiful as always! Haha.

This year I visited Notre Dame in Paris

Btw, as I mentioned before, since the beginning I already knew that I would like to fly for this year’s trip to Paris. And of course I would like to, as much as possible, avoid direct return flights! Haha 😆 . And so I made myself the following routing:

My routing this weekend. From gcmap.com

Haha 😛 . Yep, I was back in Toulouse (Airport) for the first time since 2012! 😛 There was actually another routing with cheaper fare which also was more interesting as it (1) involved an airport I had never used before (Clermont-Ferrand); (2) involved a flight with an airline I had never flown before (Trade Air, which was leased by Air France this summer); and (3) involved a Fokker 100, which would have been my first time flying this type in the 21st century (As a kid, I had flown this type with Sempati Air, haha). But this routing only spared a 25 minutes of transfer tim at Clermont-Ferrand, which was really tight and I was not comfortable with. And so I decided to set aside this otherwise fun routing.

Anyway, so yeah, my weekend was fun! 😀 As usual, here are some teasers from the trip:

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri Tennis Weekend in Roland Garros 2018:
1. Introduction
2. Part I: Roland Garros 2018
3. Part II: Paris

Jadi babak utama turnamen tenis French Open tahun ini dimulai sekitar dua minggu yang lalu, yang mana berarti, akhirnya, akhir pekan kemarin adalah waktunya untuk perjalanan tahunanku ke Paris untuk turnamen ini tahun ini. Hore!! 😀

Di Lapangan Philippe Chatrier lagi tahun ini.

Karena tiketku tahun ini adalah Philippe Chatrier di hari Sabtu, aku akan mendapatkan pertandingan final tunggal putri dan final ganda putra. “Keseruan” dari dua pertandingan ini adalah dua events ini adalah yang paling “sulit diprediksi” dari semua events yang dimainkan berdasarkan dinamika dunia tenis profesional saat ini. Dengan kata lain, sebelum turnamen ini dimulai, sulit sekali untuk memprediksikan siapa yang akan aku tonton di kedua final! Haha 😆 .

Akhirnya Simona Halep menjuarai gelar grandslam juga!

Pada akhirnya, petenis yang saat ini menduduki peringkat 1 dunia, Simona Halep, dan juara bertahan US Open tahun lalu, Sloane Stephens, masuk final tunggal putri. Dan Pierre-Hugues Herbert/Nicolas Mahut dan Oliver Marach/Mate Pavic memasuki final ganda putra. Jadi ternyata kedua pertandingannya akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, dan aku merasa sangat excited untuk menonton keduanya!

Anyway, Parisnya sendiri bagaimana? Ya, nggak banyak sih waktu yang bisa aku habiskan di kotanya ini sendiri, tetapi kotanya masih indah kok seperti biasanya! Haha.

Tahun ini aku mengunjungi Notre Dame di Paris

Btw, seperti yang aku sebutkan sebelumnya, sejak awal untuk tahun ini aku sudah tahu aku akan naik pesawat untuk pergi ke Paris. Dan tentu saja sedapat mungkin aku menhindari penerbangan pp kan ya! Haha 😆 . Dan jadilah pada akhirnya aku memilih rute berikut ini:

Ruteku akhir pekan ini. Dari gcmap.com

Haha 😛 . Iya, akhirnya aku kembali juga di (Bandara) Toulouse untuk pertama kalinya semenjak 2012! 😛 Sebenarnya ada rute lain dengan harga tiket yang lebih murah dan lebih menarik sih karena (1) melibatkan bandara baru yang belum pernah aku lalui sebelumnya (Clermont-Ferrand); (2) melibatkan satu penerbangan dengan maskapai baru yang belum pernah aku terbangi sebelumnya (Trade Air, yang mana disewa oleh Air France musim panas ini); dan (3) melibatkan pesawat Fokker 100, yang mana akan menjadi kali pertama aku terbang dengan pesawat ini lagi di abad ke-21 (Sewaktu kecil aku pernah terbang dengan pesawat ini dengan maskapai Sempati Air, haha). Namun dengan rute ini, waktu transitku di Clermont-Ferrand hanya lah 25 menit, yang mana mepet banget dan membuatku tidak merasa sreg dengannya. Jadilah rute yang sebenarnya menarik ini aku kesampingkan.

Anyway, jadi ya gitu deh, akhir pekanku kemarin ini seru banget! Seperti biasa, di atas aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari perjalanan ini.

#2081 – This Year’s Annual Trip to Paris

ENGLISH

Every year since 2012, I always arrange a trip to Paris to watch the French Open (Roland Garros) tennis tournament. This year, obviously, is no difference.

Earlier this week the tickets for this year’s tournament was sold to the general public. Of course I had marked this date since months before (lol) and scheduled my working day accordingly 😀 .

As usual since 2015, the ticketing website was scheduled to be opened at 10 AM so I had been prepared in front of my screen since minutes before that, haha 😆 . However when the clocked striked 10, I had a similar encounter as last year where I got a “502 Bad Gateway” error message when trying to access the website. At least it wasn’t as bad as last year, as I finally established the access about two minutes later. But this meant that my position in the queue was not nearly as great as two years ago, as this year I was:

My position in the queue this year

Yep, the 12,545th person in it, haha. However, the queue went much faster than last year, though; as I got to the front of the line in only a little over half an hour (compared to last year’s 2+ hours after being place 35,476th).

Anyway, originally I had a plan to visit the tournament during the middle weekend, when the 3rd and 4th round stages of the tournament. This would be a change after going only for the finals in the last three years (Thus witnessing Serena Williams, Garbine Muguruza, Novak Djokovic, and Jelena Ostapenko won the singles titles). There would be more matches in the middle weekend, as more players would still be “alive” in the tournament.

However, I quickly realized that the tickets for the middle week were much higher than I anticipated, haha. Under the usual circumstances, this would not have been that problematic to me, though. However, considering that I would have another big trip planned for later in the year, I felt like it would actually be better and more optimal if I … would go for the women’s singles final again this year! Haha 😆 .

At Court Philippe Chatrier last year

Yeah, so exciting! Though with the current state of women’s tennis, it is very difficult to predict which two players I would watch in this year’s final. At least, Serena Williams is in the mix after her maternity leave which caused her to miss last year’s tournament 😀 .

I haven’t fully finalized the trip yet, btw, even though I have booked a hotel. Having said that, I have decided that this year I will, unsurprisingly, just fly to Paris, haha. It is just that I haven’t found an exciting return flight combination yet so I am still playing the wait and see game at the moment, haha 😀 .

Anyway, yeah, this is exciting!! 😀

BAHASA INDONESIA

Setiap tahun semenjak tahun 2012, aku selalu membuat perjalanan ke Paris untuk menonton turnamen tenis French Open (Roland Garros). Nah, tahun ini juga jelas sama dong ya.

Awal minggu ini tiket untuk edisi tahun ini dari turnamennya mulai dijual untuk umum. Tentu saja tanggal ini sudah kutandai semenjak berbulan-bulan yang lalu (haha) dan jadwal kerjaku kemarin juga sudah kususun untuk menyesuaikan dengannya 😀 .

Seperti biasa semenjak 2015, tiketnya dijadwalkan untuk mulai dijual jam 10 pagi dan jadilah semenjak beberapa menit sebelumnya aku sudah duduk siap di depan layar komputer, haha 😆 . Namun, ketika jam tepat menunjukkan pukul 10, aku mendapati situasi yang mirip seperti tahun lalu dimana aku mendapatkan pesan error “502 Bad Gateway” ketika mencoba mengakses website-nya. Setidaknya masalahnya tidak separah tahun lalu, dimana aku berhasil mendapatkan akses sekitar dua menit kemudian. Tetapi ini artinya posisiku di antriannya tidak semengasyikkan dua tahun yang lalu deh, karena kali ini:

Nomor antrianku tahun ini

Yep, aku adalah orang ke 12.545 di antriannya, haha. Namun, antriannya bergerak dengan cepat sih untungnya; dimana aku sampai di depan antrian dalam waktu setengah jam lebih sedikit saja (nggak seperti tahun lalu yang mana aku harus menunggu 2 jam lebih setelah berada di posisi 35.476 di antriannya).

Anyway, awalnya aku berencana untuk mengunjungi turnamen ini di middle weekend, di babak ketiga dan keempat turnamennya. Ya kan supaya ada pergantian suasana begitu ya setelah hanya pergi ke finalnya sama selama tiga tahun belakangan (Yang mana membuatku menyaksikan Serena Williams, Garbine Muguruza, Novak Djokovic, dan Jelena Ostapenko memenangi gelar tunggalnya). Di middle weekend, ada lebih banyak pertandingan yang dimainkan karena bakal ada lebih banyak petenis yang masih “hidup” di turnamennya.

Namun, aku amati ternyata harga tiket untuk middle week itu lebih mahal daripada sangkaanku, haha. Sebenarnya ini nggak begitu masalah sih. Namun, dengan mempertimbangkan rencana perjalanan besar berikutnya di paruh kedua tahun ini nanti, aku merasa akan lebih baik dan optimal jika … aku pergi untuk menonton final tunggal putri lagi tahun ini! Haha 😆 .

Di Court Philippe Chatrier tahun lalu

Iya, seru deh! Walaupun sulit sekali sih untuk memprediksi tenis putri sekarang. Sulit untuk memprediksi siapa dua pemain yang akan kutonton di final tahun ini. Setidaknya, Serena Williams termasuk di dalamnya lah setelah “cuti” hamil yang menyebabkannya melewatkan turnamen ini tahun lalu 😀 .

Perjalanan kali ini belum aku finalisasi sih, walaupun aku sudah booking hotel. Walaupun begitu, aku sudah memutuskan bahwa tahun ini, tidak mengherankan tentunya, aku ingin naik pesawat untuk pergi ke Parisnya. Hanya saja aku belum menemukan kombinasi pp yang seru nih sehingga aku masih wait and see saat ini, haha 😀 .

Anyway, ini akan menjadi perjalanan yang seru!! 😀

#2079 – 2018 Spring Trip (The Destinations)

ENGLISH

While recapping my flights of 2017, I mentioned that I would like to “spice things up” for my flights of 2018. In an attempt to do so and thanks to KLM’s Werelddeal weken” in January, I have since decided to go on a unique trip this coming Spring!

Clearly I was thinking of going somewhere not in Europe to make the trop more exciting. And it wasn’t difficult for me to decide that I would like to go to some new destinations in the US! 😀

At first I was thinking to go to Niagara and would plan from there. But after some research and discussion with friends, I decided that this Spring would not be the best time for me to visit the waterfall. And so I had further discussions and did more research, including taking into considerations the implications of the new revamped Flying Blue programme Air France and KLM would implement per 1 April 2018. Finally, I came to a decision. I would visit two cities on this trip, and they are:

1. New Orleans, Louisiana

I actually got the idea to visit New Orleans from a friend of mine, who reminded me that this city was the birthplace of the jazz music! And so a trip to New Orleans would be super “cultural” 😛 . Beside, the city center looked beautiful as well! 😀

2. Chicago, Illinois

What can I say, I love cities. And Chicago is one big American city I haven’t yet visited so I thought why not 😛 . Beside, the city appears to have good public transport network which really entices me! 🙂

***

And now as per usual, a big part of a Zilko’s trip is the flights! And this trip is no exception, where I am taking six flights on four different airlines. Here is the routing this time:

The route of this trip. Created with gcmap.com

Haha 😆 .

What excites me the most, flight-wise, from this trip is that I am adding three new airplane types to my logbook: a McDonnell Douglas MD88, a Boeing 717-200, and a Bombardier CRJ700!! They are all rare birds, especially the MD series and Boeing 717 which are basically almost extinct creatures nowadays!

A Delta’s McDonnell Douglas MD88 at Boston Logan Airport.

A Delta’s Boeing 717 at San Francisco International Airport.

And of course I am quite excited that I am going to step my foot on the busiest airport in the world in terms of total passengers air traffic: the Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport!

***

I am also experimenting a little bit with this trip too, btw. In total, this trip will be one week in length. And FYI, there are seven hours of time difference between Amsterdam and both New Orleans and Chicago. So let’s see how my body would react to this jetlag-wise, hahaha 😆 .

But either way, I know that this trip is going to be fun!! 😀

BAHASA INDONESIA

Ketika merekap penerbanganku di tahun 2017, aku sebutkan bahwa aku ingin lebih “bertualang” dalam hal penerbangan di tahun 2018. Nah, untuk membuat keinginan ini menjadi kenyataan dan berkat promo “Werelddeal weken“-nya KLM di bulan Januari kemarin, aku telah memutuskan untuk pergi dalam sebuah perjalanan yang unik di Musim Semi ini!

Jelas dong dari awal aku berkeinginan untuk pergi ke suatu tempat di luar Eropa untuk bertualang. Dan tidak sulit untukku memutuskan bahwa aku ingin mengunjungi tempat baru di Amerika! 😀

Awalnya terpikir untukku pergi ke Niagara dan menyusun rencana dari sana. Tapi setelah riset lebih jauh dan diskusi dengan beberapa teman, aku berkesimpulan bahwa Musim Semi tahun ini bukanlah waktu terbaik bagiku untuk mengunjungi air terjunnya ini. Dan jadilah aku berdiskusi lebih lanjut lagi dan tentu saja riset tempat-tempat lain, dan tidak lupa juga mempertimbangkan program Flying Blue yang dirombak total oleh Air France dan KLM mulai tanggal 1 April 2018. Pada akhirnya, aku berakhir pada sebuah keputusan. Aku akan mengunjungi dua kota di perjalanan ini, dan dua kota itu adalah:

1. New Orleans, Louisiana

Sebenarnya aku mendapatkan ide untuk mengunjungi New Orleans dari seorang temanku, yang mengingatkanku bahwa kota ini adalah tempat lahirnya musik jazz! Dan jadilah perjalanan ke New Orleans itu bakal “kultural” banget kan ya 😛 . Di samping itu, pusat kotanya nampak cantik! 😀

2. Chicago, Illinois

Ya mau gimana lagi, aku memang orangnya suka dengan kota. Dan Chicago adalah kota besar di Amerika yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya jadi mengapa tidak 😛 . Di samping itu, kotanya juga sepertinya memiliki transportasi umum yang jaringannya oke yang mana sangat menarik bagiku! 🙂

***

Dan seperti biasa, sebuah bagian utama dari acara jalan-jalannya Zilko adalah naik pesawatnya! Dan perjalanan ini juga lah begitu dimana aku akan menaiki enam penerbangan dengan empat maskapai yang berbeda. Berikut ini ruteku di perjalanan yang akan datang ini:

Peta rute kali ini. Dibuat dengan gcmap.com

Haha 😆 .

Yang paling membuatku excited, dari segi penerbangan, dari perjalanan ini adalah aku akan menambahkan tiga jenis pesawat baru ke dalam logbook-ku: McDonnell Douglas MD88, Boeing 717-200, dan Bombardier CRJ700!! Mereka semua adalah pesawat yang terbilang langka ya, apalagi pesawat seri MD dan Boeing 717 kan bisa dibilang sudah nyaris punah sekarang!

Sebuah McDonnell Douglas MD88 milik Delta di Bandara Boston Logan.

Sebuah Boeing 717-200 milik Delta di Bandara Internasional San Francisco.

Dan tentu saja aku juga merasa excited akan menginjakkan kaki di bandar udara paling sibuk di dunia dalam hal total jumlah penumpang: Bandara Internasional Hartsfield-Jackson di Atlanta!

***

Perjalanan ini jugalah sebuah eksperimen nih bagiku, btw. Totalnya, panjang perjalanan ini adalah satu minggu. Dan FYI, perbedaan waktu antara Amsterdam dan New Orleans dan Chicago adalah tujuh jam. Jadi aku penasaran bagaimana badanku akan bereaksi dengan ini dalam hal jetlag, hahaha 😆 .

Tapi bagaimanapun juga, aku tahu perjalanan ini akan menjadi perjalanan yang seru!! 😀

#2057 – Recapping Last Week

ENGLISH

Last week was, indeed, a unique week for me because I had … two separate trips within the week! Lol 😆 .

I already mentioned that I was in Copenhagen in Denmark on Tuesday for the PhD defense of a good friend of mine. And of course this trip had to last until Wednesday because a reception and a party followed the defense which I definitely would not miss, haha.

Copenhagen, Denmark

And later on in the week, as my Instagram (@azilko) followers have known, I went on a weekend trip! And this time, I went to … Bologna in Italy! This weekend trip was one of the longer one where I departed on Friday, instead of Saturday, and went back to Amsterdam on Sunday. I chose to depart on Friday mainly because I found an interesting routing from Amsterdam to Bologna via Lyon on that day, haha 😛 .

A tortellini bolognese with ragu in Bologna!

It was a coincidence that these two trips were so close to each other. I already planned my Bologna trip since months ago while I planned my Copenhagen trip just about three weeks ago, haha. I still got myself a return Air France/KLM ticket to Copenhagen (with a routing via Paris on the way back 😛 ), even though it was not the cheapest flight ticket per se. However, the cheapest return flight (with Norwegian) would require me to stay an extra night in Copenhagen plus an extra half a day off of my holiday allowance. So I figured that all things considered, my trip would cost “less” in total if I bought the seemingly more expensive Air France/KLM ticket. And so as a bonus, I also got quite some miles from this ticket, haha. Anyway, so in the end here is the route map of the flights I did last week.

My routing last week. Created with gcmap.com

Work-wise, indeed it was an interesting week for me last week; because I only worked on Monday and Thursday! You see, I had a weekend, then a day of work (Monday), then two days of vacation, then a day of work (Thursday), then a “long” weekend! It indeed felt a little bit like I was taking two breaks from vacation for work! Lol 😆

To sum it up, it was indeed such a fun week. Here are some photos from the two trips as teasers:

BAHASA INDONESIA

Minggu lalu adalah minggu yang unik untukku karena aku … pergi dalam dua perjalanan yang berbeda dalam satu minggu! Hahaha 😆 .

Sudah kusebutkan di sini bahwa aku berada di Kopenhagen di Denmark di hari Selasa untuk menghadiri sidang dan wisuda PhD (S3)-nya seorang teman baikku. Dan tentu saja perjalanan ini harus berlanjut sampai hari Rabu karena wisudanya diikuti dengan resepsi dan pesta yang mana jelas aku nggak mau lewatkan dong ya.

Kopenhagen, Denmark

Dan kemudian, seperti yang followers Instagramku (@azilko) ketahui, aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan! Dan kali ini, aku pergi ke … Bologna di Italia! Perjalanan akhir pekan ini tergolong yang cukup panjang karena aku berangkat di hari Jumat, bukannya Sabtu, dan kembali ke Amsterdam di hari Minggu. Aku memutuskan untuk berangkat di hari Jumat karena aku menemukan penerbangan yang rutenya unik dari Amsterdam ke Bologna, yaitu via Lyon hari itu, haha 😛 .

Tortellini bolognese dengan ragu di Bologna!

Kebetulan banget dua perjalanan ini berlangsung dalam waktu yang berdekatan begini. Perjalanan ke Bologna sudah kurencanakan semenjak berbulan-bulan lalu sementara perjalananku ke Kopenhagen baru kurencanakan tiga minggu yang lalu, haha. Aku membeli tiket pp dengan Air France/KLM ke Kopenhagen (dengan rute via Paris di perjalanan kembalinya), walaupun tiket ini bukanlah tiket pesawat yang termurah. Namun dengan tiket yang termurah (dengan Norwegian), aku harus menginap semalam ekstra di Kopenhagen plus aku harus mengambil cuti setengah hari lebih panjang. Jadilah ketika semuanya aku hitung, total biaya perjalananku justru akan “lebih rendah” apabila aku membeli tiket pesawat Air France/KLM yang dari luarnya nampak lebih mahal ini, haha. Dan sebagai bonus, miles yang kudapat dari tiket ini juga tergolong banyak! Haha 😆 . Ngomong-ngomong, pada akhirnya berikut ini deh peta rute penerbangan yang aku naiki minggu lalu.

Ruteku minggu lalu. Dibuat dengan gcmap.com

Dari segi kerjaan, minggu lalu menjadi minggu yang menarik untukku; karena aku hanya masuk kerja di hari Senin dan Kamis! Iya kan, weekend, kemudian aku masuk satu hari (Senin), lalu liburan dua hari, lalu masuk sehari (Kamis), lalu “long” weekend! Jadilah minggu lalu sedikit terasa seperti aku mengambil dua cuti dari liburan untuk bekerja! Huahaha 😆

Jadi sebagai kesimpulannya, minggu lalu memang adalah minggu yang amat seru bagiku. Di atas juga aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari dua perjalanan ini.

#2056 – Some Leftover Stories from January

ENGLISH

A Conference

About three weeks ago an internal conference was held in my office which, for me, brought me up to speed with what my colleagues had been working on in a fun set up. It also provided me with an oppotunity to meet other people; and realized how fast we were growing! So yeah, indeed it was such a nice conference! Btw, I also liked the conference venue because it was in between my apartment and my office, so that day I slashed like half of my commute time! Lol 😆 .

Of course I did not dress like this for the conference. Btw, this was the “costume” some of you asked some weeks ago 😛 .

Two Big Trips

Anyway, in January, KLM also had what they called the “Werelddeal Weken” promotion!

Well, darn! 🙈

You know, I mentioned at the end of December last year that I would to “spice” things up with my flights this year. And then in January KLM had this promotion! Lol, what a timing 😆 . And so consequently, two big trips are already planned for this year!! Hahaha 🙈. This is not yet the right time to reveal the details, but as usual, I will do when the time comes!! :mrgreen:

BAHASA INDONESIA

Sebuah Konferensi

Sekitar tiga minggu yang lalu, ada sebuah konferensi internal yang diadakan oleh kantorku yang, bagiku, menjadi sebuah platform untuk mengetahui apa yang kolega-kolegaku kerjakan dalam sebuah set up yang asyik. Ini juga memberikanku kesempatan untuk bertemu orang lain; dan menyadari bahwa kami berkembang dengan pesat! Ya, jadi konferensi ini memang lah sebuah konferensi yang seru! Btw, aku juga suka lokasi konferensinya yang berada di antara apartemen dan kantorku, sehingga hari itu waktu nglaju-ku terpotong sebanyak setengahnya, haha 😆

Yang mana jelas dong ya aku tidak berpenampilan begini di konferensinya. Btw, ini adalah “kostum” yang ditanyakan oleh beberapa dari kalian beberapa minggu yang lalu 😛 .

Dua perjalanan besar

Ngomong-ngomong, di bulan Januari kemarin ini KLM juga menggelar promo “Werelddeal Weken” nih!

Hmm, sialan! 🙈

Tahu kan, di akhir Desember tahun kemarin aku bilang aku ingin membuat penerbanganku tahun ini “lebih seru”. Dan kemudian di bulan Januarinya kok KLM menggelar promosi ini! Timing-nya kok bisa pas gitu ya, haha 😆 . Dan jadilah sebagai akibatnya, dua perjalanan besar sudah terencanakan dong untuk tahun ini!! Hahaha 🙈. Sekarang masih belum waktunya untuk aku ungkap lebih jauh sih, tetapi seperti biasa nanti pasti aku ceritakan kalau waktunya tiba!! :mrgreen:

#2033 – 2017 Year End Trip (The Destination)

ENGLISH

This year, it turns out I am going on another big trip at year end!! Yeay!! 😀 So indeed the streak continues where every year since I moved to the Netherlands, with 2011 being an exception, I have always gone on a trip at this time of the year: 2010 (Italy), 2012 (France and Italy), 2013 (England), 2014 (India), 2015 (USA and Mexico), and 2016 (Indonesia).

Anyway, in a way this trip is going to be a “redemption” of last year, because I am going to:

Yess!! California, here I come!! 😀

Learning from my experience last year, where I felt like it was already too late when I started looking for a possible return ticket there (thus resulting in expensive-already options left), this year I started looking really early. And by early, I mean February, haha 😛 .

But looking early was not my only plan for this trip. I also understood that my travel wish would coincide with the high-demand dates of Christmas and New Year holiday season anyway. So I might in the end be left with expensive tickets regardless, or at least tougher competition. And so I decided to also implement the same strategy as during my year end 2015 trip where I had to travel from the States to Mexico and back: I would use my accumulated frequent flyers miles for this trip!

Strategy chosen, it was execution time and I started to monitor Flying Blue’s award flights availability. After some scouting, long story short finally I got my return tickets. And so it is official that I am flying from Amsterdam to:

That is San Francisco in case you can’t tell, haha 😛 . And then I would come back to Europe from:

Feeling like American Idol now? Haha 😛 Well, obviously not just Hollywood, but Los Angeles (Hollywood is one of Los Angeles’ districts)!! Yeay!!

For awhile I was toying with the idea of adding a third destination in between, perhaps Las Vegas or San Diego. But in the end, I decided to drop the idea because I did not want to “rush” too much on this trip. I would want to be able the relax and enjoy my time on the trip. And so with only two destinations instead of three, I felt like I would have a higher chance of accomplishing that, haha 😛 .

The route map of this year end trip. Created with gcmap.com

To go from San Francisco to Los Angeles, obviously I chose to fly! Lol 😛 . I have bought my ticket with Delta and this was after being unsure for a few weeks as I was also curious of trying Virgin America who at the time offered really attractive fare on this route. But in the end I chose Delta because it was a member of SkyTeam and I needed the benefits which I could get for free with Delta through my Flying Blue status.

So in the end, my flying map became quite “efficient” and ended up looking like the above. Oh, and btw while we are still on the flights matter, on my returning flight to Amsterdam, I would sit here:

KLM Boeing 747 World Business Class

Yep, not only that I have accumulated enough miles to travel intercontinentally for “free”, but also the flight would be in business class!! 🙈 Yeay!! 😀 Not only that, the flight would be with a KLM’s Boeing 747-400!! And I would get to sit in the legendary nose section!! Double yeay!!

Yeah, so I guess Phantom Planet’s “California” is quite appropriate for me now 😀

BAHASA INDONESIA

Tahun ini, ternyata aku akan pergi dalam sebuah perjalanan besar lagi loh di akhir tahun!! Hore!! 😀 Iya, jadi streak-nya masih berlanjut dimana setiap tahun semenjak aku pindah ke Belanda, tahun 2011 adalah pengecualian, aku selalu pergi dalam sebuah perjalanan gitu untuk pergantian tahun ini: 2010 (Italia), 2012 (Prancis dan Italia), 2013 (Inggris), 2014 (India), 2015 (Amerika Serikat dan Meksiko), dan 2016 (Indonesia).

Anyway, di satu sisi perjalanan ini akan menjadi “pembalasan” untuk tahun lalu sih, karena aku akan pergi ke:

Iyaa!! California, here I come!! 😀

Belajar dari pengalamanku tahun lalu, dimana aku merasa sudah terlalu terlambat ketika aku mulai mencari tiket pp ke sana (sebagai akibatnya pilihan yang tersisa tinggal yang mahal-mahal), tahun ini aku mulai pencariannya awal. Dan dengan awal, maksudku adalah di bulan Februari, haha 😛 .

Tetapi pencarian tiket awal bukanlah strategiku satu-satunya untuk perjalanan ini. Aku juga paham bahwa waktu perjalanan yang kuinginkan ini akan bertepatan dengan musim ramai liburan Natal dan Tahun Baru kan. Jadi bisa aja toh aku tetap akan menemukan tiket yang cenderung mahal, atau setidaknya persaingannya lebih ketat lah. Jadilah aku memutuskan untuk menggunakan strategi yang sama seperti di perjalanan akhir tahun 2015ku untuk pergi dari Amerika ke Meksiko pp: aku akan menggunakan poin frequent flyer-ku yang sudah terkumpulkan untuk perjalanan ini!

Strategi terpilih, saatnya untuk dieksekusi dong ya sehingga aku mulai mengecek ketersediaan tiket award Flying Blue. Setelah aku cek terus-terusan, singkat cerita aku berhasil mendapatkan tiket pp-ku. Jadilah resmi aku akan terbang dari Amsterdam ke:

Di atas adalah San Francisco btw andaikata ada yang tidak ngeh, haha 😛 . Dan aku akan pulang ke Eropa dari:

Hahaha, berasa kayak American Idol gak ini? Yah, jelas bukan cuma Hollywood aja ya, tetapi Los Angeles (Hollywood adalah satu distrik Los Angeles)!! Hore!!

Selama beberapa waktu aku sempat berpikir untuk menambahkan destinasi ketiga di antaranya, mungkin Las Vegas atau San Diego gitu. Tetapi pada akhirnya, ide ini aku urungkan karena aku tidak mau merasa “diburu-buru” di perjalanan ini. Aku ingin untuk dapat bersantai dan menikmati perjalanan ini. Nah, dengan hanya dua destinasi dan bukannya tiga, aku rasa kemungkinanku untuk mencapai tujuan ini menjadi semakin besar kan ya.

Ruteku di perjalanan akhir tahun ini. Dibuat dengan gcmap.com

Untuk pergi dari San Francisco ke Los Angeles, jelas dong aku naik pesawat! Huahaha 😛 . Tiketku dengan Delta di rute ini juga jelas sudah kubeli terpisah, setelah sempat galau juga selama beberapa minggu karena pengen nyobain Virgin America yang mana waktu itu menjual tiket promo di rute ini. Tetapi pada akhirnya aku memilih Delta yang merupakan anggota SkyTeam karena aku membutuhkan beberapa fasilitas yang kudapatkan dengan Delta gratis berkat status Flying Blue-ku.

Jadilah pada akhirnya, peta terbangku kali ini sungguh “efisien” dan terlihat seperti di atas. Oh, dan mumpung ngomongin penerbangan nih, di penerbanganku kembali ke Amsterdam, aku akan duduk di sini loh:

KLM Boeing 747 World Business Class

Iyaa, tidak hanya aku punya cukup miles untuk terbang antar-benua “gratis”, tetapi juga salah satu penerbangannya adalah di kelas bisnis!! 🙈 Hore!! 😀 Tidak hanya itu, penerbangannya pun akan dioperasikan dengan Boeing 747-400nya KLM!! Dan aku akan duduk di bagian hidungnya yang legendaris itu!! Hore lagi!!

Jadi ya gitu deh, aku rasa lagu “California”-nya Phantom Planet cocok untukku sekarang ini ya 😀