General Life, Zilko's Life

#2127 – This Year’s Summer Solstice

ENGLISH

This year’s summer solstice took place this Thursday, which means today is day two of my less favorite half of a year, where the day is getting shorter and shorter as days go by until we reach the winter solstice this December, haha ๐Ÿ˜† .

Being a Thursday, obviously I worked during the solstice. And my working day that day turned out rather unique. My team went on a half-day off-site in the afternoon. While off-site is a common activity in my office, now that I think about it this was actually my first off-site ever! Haha ๐Ÿ˜† . Anyway, as it was an off-site, it was held not in our office but at a hotel in Amsterdam Centrum. I am not going to discuss what we did during the off-site, haha, but it was fun, and interesting; as it wasn’t really about what we did day to day at the office.

The off-site was actually followed, as usual, with a social gathering for drinks, snacks, and even a barbeque. Though, unfortunately I decided to skip this part because … I did not want to miss my tennis lesson! Haha ๐Ÿ˜† . Yeah, I mean, had it been on any other regular day with a gym session, I would have been willing to rearrange my gym schedule, but not my tennis lesson! (Well, a gym session was much more flexible schedule-wise than a tennis lesson anyway ๐Ÿ˜› )

Beside, the lesson was an opportunity to finally test my new racket! ๐Ÿ˜€

Anyhow, yeah this year’s summer solstice turned out to be quite an interesting and rather unusual regular day to me. Even though now we are already in my less favorite half of the year, at least the day will still be long for a couple of months to come :mrgreen: .

10:30 PM in Amsterdam during summer solstice in 2018

BAHASA INDONESIA

Summer solstice tahun ini berlangsung di hari Kamis yang lalu, yang mana artinya hari ini adalah hari kedua dari paruh tahun yang lebih tidak aku sukai tahun ini, dimana siang hari terus memendek setiap harinya sampai kita mencapai winter solstice Desember nanti, haha ๐Ÿ˜† .

Yang namanya hari Kamis, jelas aku bekerja di hari itu. Dan hari kerjaku yang ini kemarin ternyata adalah hari yang cukup unik. Timku pergi dalam sebuah acara off-site selama setengah hari di siangnya.ย Walaupun off-site adalah aktivitas yang lumayan umum di kantorku, aku ingat-ingat lagi ini adalah off-site-ku yang pertama loh! Haha ๐Ÿ˜† . Anyway, karena namanyaย offsite, jelas acaranya tidak diadakan di gedung kantor melainkan di sebuah hotel di centrum-nya Amsterdam. Aku tidak akan mendiskusikan apa yang kami kerjakan di acaranya sih, haha, tapi seru kok, dan menarik juga; karena topik utamanya bukanlah mengenai apa yang kami kerjakan setiap hari di kantor.

Off-site-nya kemudian diikuti dengan, seperti biasa, acara kumpul-kumpul sosial gitu untuk minum, nge-snack, dan bahkan barbeque juga. Tapi, sayangnya bagian ini harus aku lewatkan karena … aku nggak mau melewatkan les tenisku! Haha ๐Ÿ˜† . Iyaa, maksudku, andaikata acaranya adalah di hari biasa lain dengan sebuah sesi gym, aku bakal mau banget untuk mengatur ulang jadwalku nge-gym, tetapi kalau les tenis mah lain cerita ya! (Yah, lagian kan jadwal nge-gym itu lebih fleksibel daripada yang namanya les tenis kan ๐Ÿ˜› ).

Apalagi les ini adalah kesempatan untuk mengetes raket tenis baruku kan ya.

Anyhow, jadi summer solstice tahun ini adalah hari biasa yang menarik dan agak tidak biasa untukku, haha. Walaupun sekarang kita sudah memasuki paruh tahun yang lebih tidak aku sukai, setidaknya sekarang ini siangnya kan masih lama ya sampai dua bulanan ke depan :mrgreen: .

Jam 10:30 malam di Amsterdam ketika summer solstice di tahun 2018
Advertisements
My Interest, Tennis, Zilko's Life

#2126 – A Tennis Racket Story

ENGLISH

During my tennis lesson last week, this happened:

A broken tennis racket string

Yep, for the first time ever since I picked up a tennis racket, I had a broke string during play! Haha ๐Ÿ˜† . Thankfully it was during a tennis lesson so I could borrow a racket from the coach for the reminder of the session. Even though of course it wasn’t “optimal” for my game because, you know, every tennis player was accustomed to a certain “feel” of the racket (the grip, the stringing tension, the racket surface size, the presence of a damper, etc). And so it was unlikely that a borrowed racket would be a perfect match to one’s “feel”. But this was, of course, a much better situation than not having a racket to play tennis, haha ๐Ÿ˜› .

Anyway, I bought this racket in October 2015. Actually the racket still felt fine up to last week’s lesson, as since I started working in Amsterdam I haven’t been able to play as often as like when I was still in the university; so the racket hadn’t been *that* worn out. So this made me think that perhaps broken string had little to do with the “weariness” of a racket, haha.

Though, I’m not sure about Agnieszka Radwanska’s racket here ๐Ÿ˜†

This experience made me feel like a “professional player” though, in a way, who quite often had a broken string while playing a match! (Actually I had wondered why I had not had a broken string as I had played for years, whereas it felt like at least in one of two or three professional matches that I watched a string of one of the players’ rackets broke, haha).

Anyway so of course I could have had the racket restrung. But my last experience with racket restringing wasn’t the bestest one. At the time I felt like the string tension after restringing wasn’t the same and it didn’t “feel” right. Okay, a logical explanation for that was perhaps the tension was “wrong”.ย However, as Barney Stinson said…

and so I decided to just go with the easiest option and buy a new racket, haha ๐Ÿ˜› .

I went to a store in Amsterdam Centrum after work on Friday, though before that I already browsed for some options at an online tennis store. I knew that I would like a Wilson racket because Wilson was the brand the Williams sisters used, lol ๐Ÿ˜› (#truefans). I almost bought one at the store, but then I didn’t because at the very last second I decided to choose the model I had seen earlier online: the Blade 104 model used by Venus Williams, haha ๐Ÿ™ˆ. The store in Amsterdam didn’t have this particular model in stock at the time. And yesterday, my new racket was delivered to me ๐Ÿ˜€ . Btw, the nice thing about this online store was that they were able to customize the string too to my own specification! ๐Ÿ™‚

My new Wilson Blade 104 tennis racket

BAHASA INDONESIA

Di les tenisku minggu lalu, ini terjadi:

Senar raket tenis yang putus

Iya dong, untuk pertama kalinya semenjak aku mulai bermain tenis, aku mengalami yang namanya senar raketnya putus ketika aku bermain! Haha ๐Ÿ˜† . Untungnya kejadiannya adalah ketika les sih sehingga aku bisa meminjam raket dari pelatihnya untuk sisa dari sesi les kali itu. Walaupun jelas ini nggak “optimal” karena setiap pemain itu memiliki “feeling“-nya sendiri dengan raketnya (pegangannya, tegangan senarnya, luas permukaan raketnya, apakah pakai damper atau tidak, dll). Dan jadilah raket pinjaman itu seringnya tidak memiliki “feel” yang pas banget dengan kita. Ah, tapi ini adalah situasi yang lebih baik ya daripada main tenis tapi nggak punya raketnya, iya kan, haha ๐Ÿ˜› .

Anyway, raket ini aku beli di bulan Oktober 2015. Sebenarnya raketnya masih baik-baik saja kok sampai sesi les minggu lalu itu, karena toh semenjak aku mulai bekerja di Amsterdamย aku tidak bisa bermain tenis sesering dulu ketika masih di universitas; jadilah raketnya masih belum se-“usang” itu. Ini membuatku berpikir mungkin yang namanya senar yang putus itu tidak ada hubungannya dengan “keusangan” sebuah raket, haha.

Eh tapi kalau apa yang terjadi dengan raketnya Agnieszka Radwanska ini aku nggak tahu juga sih, haha ๐Ÿ˜†

Pengalaman ini membuatku merasa seperti “petenis profesional” nih, di satu sisi, yang mana nampak sering mengalami kejadian senar putus ketika bermain suatu pertandingan! (Sebenarnya sempat terpikirkan olehku lho mengapa kok aku tidak pernah mengalami senar raket tenis yang putus padahal aku sudah main tenis bertahun-tahun, sementara rasanya setidaknya di satu dari dua atau tiga pertandingan profesional yang aku tonton, senar dari salah satu raket yang digunakan pemainnya itu putus, haha).

Anywayย jelas sebenarnya bisa saja raketku di-restring. Tapi pengalaman terakhirku dengan me-restring raketkuย ternyata bukan pengalaman yang terbaik. Maksudnya, waktu itu rasanya tegangan senarnya setelah di-restring nggak sama sehingga “feel” raketnya rasanya jadi aneh gitu. Iya, iya, penjelasan logisnya adalah kemungkinan besar memang tegangannya aja yang waktu itu “salah”. Tapi, seperti katanya Barney Stinson kan…

dan jadilah aku memutuskan mengambil pilihan yang mudah aja dan membeli raket tenis baru, haha ๐Ÿ˜› .

Aku pergi ke sebuah toko peralatan olahraga di Amsterdam Centrum sepulang kerja di hari Jumat; eh tapi sebelumnya aku sudah mengecek satu toko online juga sih. Aku sih sudah tahu aku akan membeli raketnya Wilson lagi karena merk ini adalah merk yang dipakai Williams bersaudari, haha ๐Ÿ˜› (#truefans). Aku nyaris membeli satu raket di tokonya, tapi kemudian last minute aku membatalkan niatan itu karena aku memutuskan untuk membeli model yang sudah aku lihat di internet sebelumnya: model Blade 104ย yang dipakai oleh Venus Williams, haha ๐Ÿ™ˆ. Btw tokonya di centrum pas kebetulan tidak memiliki stok model yang ini waktu itu.ย Dan kemarin, raket baruku akhirnya tiba di tanganku ๐Ÿ˜€ . Btw, asyiknya toko online ini adalah mereka bisa meng-customize string-nya sesuai dengan spesifikasi yang aku inginkan lho! ๐Ÿ™‚

Raket tenis Wilson Blade 104 baruku
General Life, Zilko's Life

#2118 – Some Recent Health Stories

ENGLISH

The title sounds dramatic I know, and it brings the impression that sounds much worse than it actually is, haha. So first of all, let me first state that I am fine. I am not ill or anything, haha ๐Ÿ˜› .

Anyway having said that, currently I have a slight knee injury. Well, it is not the knee itself, though, but the muscle just slightly lower to the side of the knee (so I’m not sure if this counts as a “knee” injury? ๐Ÿ˜› ). Perhaps I inadvertently pulled the muscle or something not too long ago, hmm.ย I understand that a way to treat this is by to let it heal naturally. And this can be accelerated by not forcing too much pressure on it. In other words, I need to be easy on my knee, haha.

In a way, this has been slightly frustrating because it has hindered my exercise rhythm and plan. So not too long ago I have decided that I would like to intensify my cardio training a little bit to lower my body fat percentage a bit faster, haha. But most cardio trainings which I have access to depend so much on the use of knees (running/biking/stairs climbing/etc). Of course some are less demanding on the knees than the others. But still, this narrows down the list of options and this is quite challenging ๐Ÿ˜› .

Though, I have learned that I need to listen to my body in order to optimally achieve my goal without sacrificing my health, haha. So I guess this is the instance where I need to watch my exercise and be mindful of the current situation.

Having said that, of course I still go to my weekly tennis lesson; and tennis, to me, is also a form of cardio because I need to move and run a lot during the lesson, haha ๐Ÿ˜› . But the running is less demanding on the knee because the lesson is on a clay court, where the surface is softer. Though, of course tennis is more than just the running as we need to use and control our body weight on each shot; and the knees are actually under higher pressure because some shots would require you to pivot most of your body weight on one of your knees, haha. For instance, as a right-handed player, I pivot my body weight on my right knee when I hit a backhand, and on my left knee when hitting a forehand or a serve.

But well, I find tennis super fun and the “fun” is what I am after from this lesson as well. My mental well being feeds on the “fun”, and this is also important to take care of, haha ๐Ÿ˜† .

Tennis is fun

BAHASA INDONESIA

Judulnya drama banget memang, dan memang memberikan impresi yang lebih buruk daripada kenyataannya, haha. Jadi pertama-tama, aku sebutkan dulu bahwa aku tidak apa-apa kok. Aku tidak sakit atau apa lah, haha ๐Ÿ˜› .

Anywayย walaupun begitu, saat ini aku sedang agak cedera lutut, haha. Eh, bukan lututnya sih sebenarnya, tetapi otot di sebelah samping dan agak ke bawah dari lututnya (jadi ini termasuk cedera “lutut” bukan sih? ๐Ÿ˜› ). Mungkin tidak sengaja beberapa waktu yang lalu ototnya tertarik atau bagaimana gitu, hmm. Aku paham bahwa satu cara perawatannya sih adalah dengan membiarkannya sembuh sendiri. Dan ini bisa dipercepat dengan tidak terlalu banyak memberikan tekanan kepadanya. Dengan kata lain, aku mesti membiarkan lututku beristirahat, haha.

Di satu sisi, kondisi ini agak menyebalkan karena terus-terang ini mengganggu ritme dan rencana latihan olahragaku. Belum lama ini sudah kuputuskan aku ingin sedikit meningkatkan intensitas latihan cardio-ku untuk mempercepat penurunan body fat percentage-ku, haha. Tapi kebanyakan jenis latihan cardio yang bisa kulakukan membutuhkan kondisi lutut yang prima nih (lari/sepedaan/naik tangga/dll). Memang sih sebagian lebih ramah lutut daripada yang lainnya. Tapi ini mengakibatkan pilihan jenis latihan yang lebih sedikit dan situasi ini agak challenging ๐Ÿ˜›

Tapi aku sudah belajar bahwa aku perlu untukย mendengarkan tubuhku sendiriย untuk mencapai tujuanku secara optimal tanpa mengorbankan kesehatanku, haha. Jadi aku rasa ini adalah kasus dimana aku perlu berhati-hati dengan olahraga yang aku lakukan dan paham akan situasinya saat ini ya.

Walaupun begitu, tentu saja aku tetap pergi ke les tenisku setiap minggu, haha; dan tenis, untukku, adalah satu bentuk cardio juga karena aku harus banyak bergerak dan berlari di sepanjang lesnya, haha ๐Ÿ˜› . Tapi larinya sedikit lebih ramah di lutut sih karena lesnya diadakan di lapangan tanha liat, yang mana permukaannya lebih empuk. Walaupun begitu, tentu saja tenis itu lebih dari sekedar lari dimana kita harus menggunakan dan mengontrol berat badan di setiap pukulan; dan sebenarnya justru lutut berada dalam tekanan yang lebih besar sih karena untuk beberapa jenis pukulan kita harus mem-pivot-kan berat badan di salah satu lutut, haha. Misalnya, karena aku adalah pemain non-kidal, aku mem-pivot-kan berat badanku di lutut kanan ketika memukul backhand, dan di lutut kiri ketika memukul forehand atau serve.

Ah, tapi kan tenis itu super seru ya dan “keseruan” ini yang aku cari dari les tenis ini. Kesehatan mentalku kan terjaga dengan adanya “keseruan” ini dalam aktivitasku, dan ini juga penting untuk dijaga dong ya, haha ๐Ÿ˜† .

General Life, working life, Zilko's Life

#2109 – This Week’s Story

ENGLISH

This week at work I have been … really busy! Yeah I have said something about this beforeย as indeed this time of the year is pretty much the “busy season” in my office. But I felt like this was even more true this week! I mean, this was to the degree that I felt like I needed a weekend already … by Tuesday; and this was considering that we were just emerging from a “long” weekend at that point. Haha ๐Ÿ˜†

Though, perhaps pretty much starting the week with aย drama played a role as well in this perception of mine, haha. But objectively, indeed this week was quite “unique” in the sense that there were more “varieties” in what I needed to do. I started to work on a new project this week, had several routine “mini” tasks that needed to be done, and also so many meetings and discussions over various topics. On top of that, I was scheduled to give a presentation too this Thursday! Haha ๐Ÿ˜†

Moving on to a non-work related topic, physically this week was also quite strange where for a few days, I had insomnia! Lol ๐Ÿ˜† . Anyway, I was excited for my tennis lesson this week because my last lesson was … four weeks ago! Haha ๐Ÿ˜† . You know, three weeks ago I went on a long weekend trip to Switzerland. There was no lesson two weeks ago because it was the “Tennis Camp” week. And last week was another “long” weekend in the Netherlands.

And so it had been almost one month of no tennis for me. Understandably because of the long recess and insomnia which led to me being quite tired already by the time the lesson started in the evening, my tennis game was so lethargic. Well, the windy condition didn’t help too, though I still won two of the three super tiebreaks we played at the end of the lesson, haha ๐Ÿ˜› .

Yeah, this is all for today. Just a short post this time around ๐Ÿ˜› .

BAHASA INDONESIA

DI kantor minggu aku … sibuk dah! Iya, ini sudah kusebutkan sih sebelumnyaย karena memang sekarang ini lagi musim sibuk di kantor. Tapi kok rasanya minggu ini lebih intense gitu! Maksudku, sibuknya ini sampai-sampai membuatku merasa aku butuh akhir pekan … di hari Selasa; dan ini dengan mempertimbangkan bahwa kita baru saja melewati sebuahย “long” weekend kan ya waktu itu. Haha ๐Ÿ˜†

Walaupun, memang sih mungkin drama di awal minggu ini berperan dalam persepsiku ini juga, haha. Tapi sebenarnya sih, memang kok minggu ini “unik” dalam artian apa yang aku kerjakan di kantor “bermacam-macam” banget. Aku mulai mengerjakan proyek baru, di samping tugas-tugas “mini” tapi rutin yang perlu dikerjakan, dan juga banyaknya meeting dan diskusi tentang berbagai macam hal. Di atas itu semua, kok ya kebetulan aku dijadwalkan untuk memberikan sebuah presentasi di hari Kamis! Haha ๐Ÿ˜†

Anyway, mari kita berganti topik ke yang tidak berhubungan dengan urusan kantor. Secara fisik minggu ini juga cukup aneh dimana selama beberapa hari aku insomnia dong! Haha ๐Ÿ˜† Oh iya, aku merasa excited dengan les tenisku minggu ini karena les terakhirku adalah … empat minggu yang lalu! Haha ๐Ÿ˜† . Tahu kan, tiga minggu lalu aku pergi dalamย sebuah perjalanan long weekend ke Swiss. Lalu dua minggu lalu lesnya libur karena adalah minggu “Tennis Camp”. Dan minggu lalu adalah “long” weekendย lagi di Belanda.

Jadi ya gitu deh, nyaris sebulan lho aku hidup tanpa tenis! Yang mana jelas akibat dari absen yang berkepanjangan itu dan insomnianya yang membuat badanku merasa sudah capek ketika lesnya dimulai di malam hari, permainan tenisku parah banget deh. Yah, memang sih kondisinya yang waktu itu berangin juga tidak membantu, haha, walaupun aku masih memenangi dua dari tiga gameย “super tiebreak” yang dimainkan di akhir les, haha ๐Ÿ˜› .

Ya segini dulu deh untuk sekarang. Kali ini pendek aja posting-nya, haha ๐Ÿ˜› .

General Life, Life in Holland, Zilko's Life

#2059 – Sporting in January

ENGLISH

Needless to say that January was quite an eventful month for me. While it was certainly fun, the downside of that was that it was a little bit challenging to get my “sporting rhythm” back! Lol ๐Ÿ˜† .

The month started off with the terrible jetlag I got after coming back from my year end trip to California. It took awhile before my body adjusted to the Central European Time (CET). Once it did, some interesting special events took place at work, haha. And then of course there was the two trips in a week I did at the end of the month to two places with great food like the following ๐Ÿ˜› .

Another amazing brunch in Copenhagen
A tortellini bolognese with ragu in Bologna!

All of these made my sporting pattern to be quite “sporadic”. It was a little bit annoying because a few times I felt like I started to get some of the “groove” back (via the combination of my visit to the gym and a new tennis lesson season (which will be longer this season)), but then an “elongated break” must follow hence killing off some of the groove, haha ๐Ÿ˜› . But hey, a sporadic pattern was better than nothing, right? Beside, looking at the positives, it was actually really nice to have these events “spicing up” what otherwise would have been a dull winter month of January (a cold winter month following a festive Christmas and New Year holiday season), haha ๐Ÿ˜› .

Nonetheless, I am glad that my schedule in February thus far and what have been planned ahead seem to look more “regular”. And so I hope I would get my rhythm back as soon as possible!

BAHASA INDONESIA

Sudah jelas ya bulan Januariku kemarin adalah bulan yang cukup berwarna untukku. Walaupun jelas seru, di sisi lain warna-warna itu menjadi tantangan tersendiri untukku mendapatkan kembali “ritme berolahraga”-ku! Hahaha ๐Ÿ˜† .

Bulan kemarin ini aku mulai denganย jetlag parahย akibat dari perjalanan akhir tahunku ke California. Badanku membutuhkan waktu cukup lama untuk membiasakan kembali dengan zona waktu Central European Time (CET). Begitu adaptasinya selesai, beberapa acaraย menarik diadakan di kantor, haha. Dan tentu saja adanya dua perjalanan dalam seminggu di akhir bulan ke dua tempat yang makanannya enak-enak seperti berikut ini ๐Ÿ˜› .

Brunch yang enak banget di Kopenhagen
Tortellini bolognese dengan ragu di Bologna!

Semua ini membuat pola olahragaku di bulan ini “sporadis”. Rasanya sedikit menyebalkan soalnya beberapa kali begitu aku merasa mulai mendapatkan “groove“-nya kembali (melalui kunjunganku ke gym dan kelas les tenis baru (yang mana kali ini akan lebih panjang dari semester yang lalu)), eh aku harus “absen lumayan panjang” yang mana mengurangi level groove-nya, haha ๐Ÿ˜› . Ah, tetapi pola yang sporadis masih mendingan daripada tidak berolahraga sama sekali kan ya? Di samping itu, kalau dilihat dari sisi positifnya, sebenarnya acara-acara itu justru membuat Januari menjadi seru sih, bukannya bulan yang menyebalkan di musim dingin (bulan musim dingin yang, hmm, dingin setelah musim liburan Natal dan Tahun Baru yang seru), haha ๐Ÿ˜› .

Tapi bagaimana pun juga, sekarang aku merasa lega dengan jadwalku di bulan Februari ini yang sejauh ini dan ke depannya nampak akan lebih “reguler”. Jadi mudah-mudahan ritmeku segera aku dapatkan kembali!

General Life, Zilko's Life

#2027 – A Very “Colorful” Week

ENGLISH

It has been a full working week since I got back home from my November 2017 Trip to Indonesia. So how has this week been?

Well, as in any other week following a long-haul flight crossing several different time zones, the week started with my body fighting the jetlag, haha. I went to work on Monday and it was quite annoying because the jetlag was still quite strong while at the same time I was tuning back to where I left off at work and tried to catch up on what has been going on while I was away.

Speaking of work, there was a track outing event this Thursday where we went: karaoke-ing after work! Haha ๐Ÿ˜› . Btw it surprised me that karaoke won the votes (We voted for what activity we would like for the track outing). Anyway, it turned out to be really fun! ๐Ÿ˜›

Yeah, so my theme this week was, indeed, mainly about recovery. While generally I was getting better as the week passed by, I wasn’t feeling particularly well in the middle of the week. I think I caught a flu because of the jetlag and also the sudden switch of climate from tropical rainy season to European winter. While the flu wasn’t that bad, it was enough to affect my fitness that day a little bit.

I still managed to go to myย tennis lesson this week but conflicting agenda and the flu prevented me from going to the gym. I actually thought of fighting through the flu and went to the gym in the middle of the week. But I have learned thatย I needed to listen to my body and to think of the bigger picture that is my work and upcoming personal plans. So I cancelled my gym plan and tried to not be too harsh on myself, haha. My health is a priority, right? ๐Ÿ˜›

Speaking of the European winter, this happened yesterday:

Yes, it was snowing!! No matter how many times before I have experienced snow, I still find it very beautiful!!ย ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

So, yeah, this week indeed has been a really “colorful” week for me!!

BAHASA INDONESIA

Sudah satu minggu kerja penuh sekarang semenjak aku kembali dariย perjalanan November 2017ku ke Indonesia. Jadi bagaimanakah mingguku ini?

Yah, seperti minggu-minggu lainnya setelah sebuah penerbangan jarak jauh melintasi beberapa zona waktu yang berbeda, minggu ini dimulai dengan badanku melawan efek jetlag yang masih kuat, haha. Aku pergi ke kantor di hari Senin dan hari itu cukup menyebalkan karena jetlagnya masih kuat sementara aku berusaha untuk mencoba mendapatkan ritme pekerjaanku kembali seperti sebelumnya dan di saat yang sama juga berusaha untuk catch up dengan semua perkembangan yang terjadi ketika aku sedang pergi.

Ngomongin kerjaan, ada acara track outing hari Kamis kemarin ini dimana kami pergi: karaokean sepulang kerja doong! Haha ๐Ÿ˜› . Btw, tidak kusangka-sangka lho bahwa karaoke akan menang dalam voting (Sebelumnya kami voting aktivitas apa yang ingin kami lakukan di track outing). Anyway, ternyata seru banget lho! ๐Ÿ˜›

Ya, jadi ya memang begitu deh temaku minggu ini, pemulihan diri. Walaupun secara umum aku semakin pulih seiring dengan berlalunya minggu ini, aku sempat merasa kurang fit di pertengahan minggu. Kayaknya aku kena flu gitu deh karena kombinasi jetlag dan perubahan cuaca dari musim hujan tropis ke musim dingin Eropa. Walaupun nggak terlalu parah, flunya cukup mempengaruhi fitness-ku hari itu.

Aku masih sempat pergi ke les tenisku minggu ini sih tetapi jadwal agendaku yang tubrukan dan flunya itu membuatku sama sekali tidak bisa pergi ke gym minggu ini. Sebenarnya sempat terbesit pikiran untuk tidak menghiraukan flunya dan tetapi memaksakan diri untuk ke gym di pertengahan minggu itu. Tapi aku sudah belajar bahwa aku perlu untuk mendengarkan tubuhkuย dan memikirkan the bigger picture yaitu pekerjaanku dan rencanaku ke depan ini dalam waktu dekat. Jadilah rencanaku ke gym hari itu kubatalkan dan aku berusaha untuk tidak terlalu kerasa kepada diriku sendiri. Yang namanya kesehatan adalah nomor satu kan? ๐Ÿ˜›

Ngomongin musim dingin di Eropa, kemarin ini terjadi lhoo:

Iyaa, turun salju dooong!! Nggak peduli sudah berapa kali sebelumnya aku bersentuhan dengan yang namanya salju, bagiku salju itu masih indah bangettt!!ย ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Jadi, ya begitu lah. Minggu ini memang telah menjadi minggu yang sungguh “berwarna” bagiku!!

General Life, Zilko's Life

#1983 – Finally, Tennis!

ENGLISH

Finally, this week the tennis lesson at my new tennis clubย started! “Finally” because, you know, I have been a member of the club since June but the lesson starts just now, haha ๐Ÿ˜† . Plus, the last time I played tennis was actually back in December 2016 in Delft, meaning that prior to this week I literally had not played at all this year!! On top of that, I mistakenly thought the tennis lesson would have started two weeks ago. And so it felt like I had been waiting for even longer! Haha ๐Ÿ˜†

Obviously I was really rusty during my first lesson this week. This was unsurprising as this was the longest “tennis-free” streak I have had since I first picked up a tennis racket in 2011, haha. I am sure I am going to (maybe slowly) get my rhythm back, I just need more time. Even though admittedly it was quite frustrating to miss a lot of easy shots, haha.

I am really glad, though, that finally the tennis lesson has started. To be honest, I have been feeling quite worried with my exercise routine because before this week, I only went to the gym. This meant the lack of variety and I actually went to the gym about four to five times a week. While it was working fine this past a few months, I was slightly concerned with how this would pan out in the longer term. Of course, occassionally I also jogged or biked on weekends, which added some variety, but these activities could not be done regularly given my frequent weekend trips ( ๐Ÿ˜› ) and that sometimes I felt the need to just rest and recharge myself on weekends.

I am quite confident this tennis lesson will help a lot. Not only that I get to regularly do a sport exercise that I love, this also provides me the opportunity of meeting other tennis enthusiasts nearby and hence perhaps even more occassional friendly tennis activities outside of the lesson hour! ๐Ÿ™‚

So, yeah, I am excited about this! ๐Ÿ™‚

BAHASA INDONESIA

Akhirnya, minggu iniย les tenis di klub tenis barukuย dimulai juga! “Akhirnya” karena, tahu lah, aku sudah mendaftar menjadi anggota klubnya semenjak Juni kemarin tetapi lesnya baru dimulai sekarang, haha ๐Ÿ˜† . Ditambah lagi, terakhir kali aku main tenis adalah di bulan Desember 2016 di Delft, artinya sebelum minggu ini aku belum pernah sekali pun bermain tenis tahun ini dong!! Apalagi, awalnya aku salah ingat dimana kukira lesnya bakal dimulai dua minggu yang lalu. Jadilah “penantianku” semakin panjang rasanya ya, haha.

Tentu saja permainanku karatan banget di les pertamaku minggu ini. Nggak mengherankan lah karena ini adalah “tennis-freestreakย terpanjang semenjakย aku pertama kali belajar les tenis di tahun 2011, haha. Aku yakin kok aku akan (perlahan-lahan) mendapatkan ritmeku kembali, aku hanya butuh waktu saja. Walaupun harus kuakui, sebal banget rasanya ketika membuat kesalahan sendiri di banyak pukulan-pukulan yang sebenarnya gampang, haha ๐Ÿ˜› .

Aku lega lho akhirnya les tenis ini dimulai juga. Sejujurnya, aku sudah mulai merasa agak khawatir dengan rutinitas olahragaku karena sebelum minggu ini, aku hanya pergi ke gym saja. Ini berarti tidak ada banyak varietas dan aku pergi ke gym sebanyak empat sampai lima kali seminggu. Walaupun kondisi ini bukanlah masalah selama beberapa bulan terakhir ini, aku sedikit khawatir bagaimana rutinitas semacam ini bisa bertahan dalam jangka panjang. Memang sih, kadang-kadang aku jogging atau sepedaan juga di akhir pekan, yang mana lumayan dalam hal varietas. Masalahnya, aktivitas-aktivitas ini tidak bisa kulakukan secara rutin akibat perjalanan akhir pekanku yang sering itu ( ๐Ÿ˜› ) dan terkadang aku merasa perlu untuk beristirahat saja di akhir pekan.

Jadi aku merasa percaya diri les tenis ini akan membantu banget. Selain aku jadi bisa berolahraga permainan favoritku secara reguler, les ini juga memberiku kesempatan untuk berkenalan dengan beberapa penyuka tenis lainnya di dekatku sehingga mungkin kadang-kadang kan bisa main tenis sendiri di luar jam les gitu! ๐Ÿ™‚

Jadi, ya, aku sungguh bersemangat akan hal ini! ๐Ÿ™‚