Miscellaneous, Photo Tales

#1371 – Photo Tales (3)


Photo #4

Stairs in TU Delft Library
Stairs in TU Delft Library

If you are afraid of height (acrophobia), probably TU Delft library is not an ideal place for you, lol 😆 . So last week I had to borrow a book from the library. I already checked the shelf code of the book prior to coming to the library so once I arrived there I just went to the shelf area to get my book. The thing is, there are so many book shelves that there are, literally, four floors of book shelves! And it happened that my book was in the shelf on the top floor. So I had to climb the narrow stairs (photo above) which were a little bit minimalist that it was shaking a little bit everytime someone was moving; and remember, I was in the fourth (well, third in the Dutch floor numbering system) floor.

Photo #5

Tennis courts without the net and poles
Tennis courts without the net and poles

Winter is gone already so it is also that time of the year again where the tennis courts balloon is taken down. Well, they did this last week actually and this photo was taken, I think, a couple of days before they scrapped down the balloon.


Foto #4

Stairs in TU Delft Library
Tangga di perpustakaan TU Delft

Perpustakaan TU Delft mungkin bukanlah tempat ideal bagi mereka yang takut ketinggian (acrophobia), huahaha 😆 . Jadi ceritanya minggu lalu aku perlu meminjam buku dari perpustakaan. Sebelum berangkat kesana, aku sudah mengecek kode rak bukunya jadi begitu sampai aku tinggal langsung ke area raknya untuk mengambil buku itu. Masalahnya, ada banyak banget rak buku disana sampai-sampai raknya memakan tempat sebanyak empat lantai loh! Dan kebetulan buku yang aku cari berada di rak di lantai paling atas. Jadilah aku harus menaiki tangga yang sempit itu (di foto atas) dan minimalis dimana tangganya goyang-goyang loh setiap kita bergerak; dan ingat, aku berada di lantai empat (eh, lantai tiga sih kalau menurut sistem penomoran lantainya Belanda :D).

Foto #5

Tennis courts without the net and poles
Lapangan tenis tanpa net dan tiang 

Musim dingin sudah berlalu sehingga sekarang sudah waktunya dimana balon yang menaungi lapangan tenis dibongkar. Eh sebenarnya mereka membongkarnya minggu lalu sih dan foto ini diambil sekitar dua hari, kalau nggak salah, sebelum itu.

Miscellaneous, Random Things, Tennis, TV Show

#1227 – The Apprentice and Blue Clay


The Apprentice

I just found out yesterday that the ninth series of The Apprentice UK was premiered last week with two back to back episodes. As usual, I love this UK version of the series because it is purely business; and I think this season is going to be another interesting season. Anyway, I am quite disappointed that Jaz was fired in the first episode though, even though I did understand the reason behind that decision and she was, indeed, jumping to be the project manager too soon.

Speaking of The Apprentice, the US version is going to have its season finale next week. This year’s season is an All Stars season where the contestants are previously contestants on the previous seasons of The Celebrity Apprentice. It was quite clear from the beginning though that Trace Adkins and Penn Jillette would likely to be the final two. And they were. About this season, I like the fact that they invited Omarosa back; but I was a bit disappointed that she was fired in week five. I think she should have stayed a bit longer as she made the show more interesting.

Back to Red Clay

Anyway, let us switch the topic to one of my favorites now, tennis. As Roland Garros is going to start in less than two weeks ( 😯 ), a lot of clay tennis tournaments have been played where the players are preparing themselves for this second grandslam tournament of the year. One of the biggest one was the Madrid Masters which was held last week. On the side note, Rafael Nadal and Serena Williams showed their mastery on clay by winning the title there (defeating Stanislas Wawrinka and Maria Sharapova, respectively, in the final).

But this is now what I want to write here now. I want to make a comment on the color. Last year, I was really aesthetic to find out the organizer decided to make the debut of blue clay as the surface of the tournament. I found blue clay really refreshing and nice on the eyes. However, a lot of top (male) players (read: Novak Djokovic and Rafael Nadal) were against this blue clay and threatened to boycott the tournament this year if the tournament would still use blue clay. Facing pressure from all directions (including the ATP), the tournament decided to switch back to the traditional red clay for this year’s edition of the tournament.

IMO, it was an unfortunate fate to the blue clay though. This is because the players were against the blue clay last year because it was too slippery. So it had (to have) nothing to do with the color, in my opinion. But they are the players, who actually play on the court, so obviously they are more qualified to assess the situation than me. What I am saying is, to me, it is quite a shame that the color blue is gone from clay tournaments.

Serena Williams won her 50th singles title in Madrid in 2013 on red clay. Yes Serena, you are the number 1 tennis player in the world. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe
Serena Williams won her 50th singles title in Madrid in 2013 on red clay. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe
Venus Williams playing on blue clay. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe
Venus Williams playing on blue clay in Madrid in 2012. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe


The Apprentice

Aku baru tahu kemarin bahwa seri kesembilan dari The Apprentice UK mulai tayang minggu lalu loh dengan dua episode berturutan. Seperti biasanya, aku suka banget dengan versi UK ini karena acaranya benar-benar murni bisnis; dan aku rasa musim ini akan menjadi musim yang menarik lagi. Anyway, aku sedikit kecewa sih Jaz dipecat di episode pertama, walaupun aku mengerti alasan di balik keputusan ini dan dia, memang, memilih untuk menjadi project manager terlalu cepat.

Ngomongin tentang The Apprentice, versi Amerikanya akan mencapai episode final minggu depan. Musim kali ini dari The Apprentice adalah musim All Stars dimana pesertanya adalah peserta dari musim-musim The Celebrity Apprentice yang sebelumnya. Sudah cukup jelas dari awal musim ini bahwa kemungkinan besar Trace Adkins and Penn Jillette akan menjadi dua kandidat terakhir. Dan mereka beneran menjadi dua kandidat terakhir. Tentang musim ini, aku senang sekali ketika mereka mengumumkan bahwa Omarosa akan diundang kembali; tetapi agak kecewa juga ketika ia dipecat di minggu kelima. Menurutku seharusnya ia dipertahankan agak lebih lama karena ia membuat acara ini lebih menarik.

Kembali ke Tanah Liat Merah

Anyway, mari berganti topik ke salah satu topik yang paling kufavoritkan nih, tenis. Karena Roland Garros akan dimulai dalam waktu kurang dari dua minggu ( 😯 ), banyak turnamen tenis di lapangan tanah liat telah diadakan dimana para pemain menggunakan turnamen-turnamen ini sebagai ajang pemanasan untuk mempersiapkan diri di turnamen grandslam kedua tahun ini. Salah satu turnamen terbesarnya adalah Madrid Masters yang diadakan minggu lalu. Catatan samping nih, Rafael Nadal dan Serena Williams menunjukkan kehebatan mereka di tanah liat dengan menjuarai turnamen Madrid itu (dengan mengalahkan Stanislas Wawrinka dan Maria Sharapova, berturutan, di final).

Tapi bukanlah ini yang ingin aku tulis sekarang. Aku hanya ingin membuat komentar mengenai warna. Tahun lalu, aku bahagia banget waktu mengetahui bahwa panitia turnamennya akan mulai menggunakan tanah liat berwarna biru di turnamen ini. Menurutku, tanah liat biru itu sangat menyegarkan dan enak di mata. Namun, banyak pemain top (putra) (baca: Novak Djokovic dan Rafael Nadal) amat menentang tanah liat biru ini dan mengancam akan memboikot turnamen ini tahun ini apabila turnamen masih menggunakan tanah liat biru. Menghadapi tekanan dari segala jurusan (termasuk ATP), turnamennya akhirnya memutuskan untuk kembali ke tanah liat merah tradisional di edisi tahun ini.

IMO, ini hanyalah nasib sial tanah liat biru sih. Ini karena para pemain top menentang tanah liat biru tahun lalu karena tanah liatnya itu terlalu licin. Jadi (seharusnya) tidak ada hubungannya dengan warnanya dong ya, menurutku sih. Tetapi mereka adalah para pemain tenis profesional, yang memang beneran bermain di lapangannya itu, sehingga tentu pendapat mereka lebih bisa dipercaya daripada pendapatku. Hanya saja, yang ingin aku katakan adalah, bagiku, agak sayang juga warna biru hilang dari turnamen tanah liat.

General Life, Zilko's Life

#1176 – The Story This Week


Lock-Down Mode

Actually, I have been in a “lock down mode” the whole week this week. I decided to take an exam which was held earlier today, which meant that I had to prepare myself for it this week (the preparation even already started last week actually). Just like this time, actually I do not need the grade from this exam as I am a PhD Candidate now; but I (and my supervisors as well) thought it would be beneficial if I took the exam as I would pressurize myself even more to study the subject. Fair enough, so doing the exam I did.

Nevertheless, an exam is an exam, regardless the grade matters or not; well, this is true at least for me 🙂 . I am never the type of dropping something off when there is no direct consequence in doing so. No. When something is thrown at me and I accept it, I feel like it is my responsibility to do my best on it. So, the point is, I am glad that it is already the weekend now so I can relax, hahaha 😆 .

Anyway, the exam went pretty well I think.

Freezing the Whole Week

Speaking of the weather, it has literally been freezing the whole week this week. So, the hottest temperature in Delft at any point this week was, I think, around –3ºC. Well, the same pond that was frozen last year so we could literally go skating on it hasn’t frozen to the point we can safely skate on it yet though, but some other ponds have.

It also means that the snow that started falling this time hasn’t gone yet. Okay, as much as I am (still) fascinated with snow, it is now getting a little bit more annoying. For one, it becomes very slippery everywhere so we have to be extra cautious when walking or biking somewhere. And secondly, it sucks that ten of the fourteen tennis courts in the Sports Center are still covered with snow so we cannot play on any of them, huahaha 😆 . It also resulted in the cancellation of two tennis courses I was supposed to have in the past two weeks. Okay, there are still four courts inside the balloon; but still, it means less capacity so there is more chance for reservation conflict.

The temperature is expected to rise to between 2–12ºC starting this Sunday and so I am looking forward to it, hahaha.


Mode Mengunci Diri

Sebenarnya, aku berada dalam “mode mengunci diri” sepanjang minggu di minggu ini. Aku memutuskan untuk mengambil satu ujian yang diadakan hari ini, yang mana artinya aku harus mempersiapkan diriku untuk itu sepanjang minggu ini dong ya (sebenarnya persiapannya juga sudah dimulai semenjak minggu lalu sih). Seperti waktu ini, sebenarnya aku tidak membutuhkan nilai dari ujian ini karena aku kan kandidat PhD (S3) sekarang; tetapi aku (dan pembimbingku juga) merasa bahwa mungkin akan berguna jika aku mengambil ujian ini karena aku memberikan tekanan lebih kepada diriku untuk belajar materinya. Benar juga kan, jadilah aku mengikuti ujiannya.

Walaupun begitu, yang namanya ujian itu ya ujian ya, tidak peduli apakah kita butuh nilainya atau tidak; yah, setidaknya ini berlaku untukku sih 🙂 . Aku bukanlah tipe yang suka melepas sesuatu walaupun tidak ada konsekuensi langsung darinya. Bukan. Ketika sesuatu diberikan kepadaku dan aku menerimanya, aku merasa bahwa adalah tanggung-jawabku untuk melakukan yang terbaik untuknya. Jadi, intinya adalah, aku sekarang merasa cukup lega bahwa sekarang sudah akhir pekan sehingga aku bisa bersantai-santai, hahaha 😆 .

Anyway, rasa-rasanya ujiannya berlangsung dengan lancar sih.

Membekukan Sepanjang Minggu

Ngomongin cuaca, cuaca satu minggu ini benar-benar membekukan dalam artian sebenarnya loh. Jadi, suhu udara terpanas di Delft di semua waktu minggu ini, rasa-rasanya, adalah sekitar –3ºC. Yah, kolam yang sama yang membeku tahun lalu sehingga kita bisa main ice-skating di permukaannya belum sepenuhnya membeku sih, tapi beberapa kolam lain sudah loh.

Ini juga berarti bahwa salju yang mulai turun waktu ini juga masih belum hilang. Oke, walaupun aku (masih) suka dengan yang namanya salju, tapi kok makin kesini rasanya makin menyebalkan saja ya salju itu. Pertama, sekarang ini jadi licin banget gitu dimana-mana jadi kita harus berhati-hati kalau sedang berjalan-kaki atau bersepeda. Dan yang kedua, nyebelin kan kalau sepuluh dari empat belas lapangan tenis di Sports Center masih tertutupi salju sehingga nggak bisa main disana, huahaha 😆 . Ini juga mengakibatkan dibatalkannya dua kelas tenis yang seharusnya aku ikuti dua minggu belakangan ini. Oke, masih ada empat lapangan di dalam balon sih; tapi tetap saja ya, karena berarti kapasitasnya juga berkurang, kemungkinan konflik jadwal reservasi jadi semakin tinggi deh.

Suhu udara diramalkan naik ke rentang 2–12ºC mulai hari Minggu ini; dan aku tunggu-tunggu aja deh ya, hahaha.

General Life, Zilko's Life

#1133 – Ballooned Courts, New Computer, and Approved Leave


Ballooned Court

Okay, it is already that time of the year again. Summer is officially gone this year, and the weather has not been that nice (read: it has been raining a lot 😦 ). This all means that the balloon is back in the Sports Centre. After being disassembled last spring, now four courts are covered which means that basically we have four indoor clay courts now, hahaha 😆 .

Actually, my tennis lesson this quarter is held on these four courts so I was quite excited for this week’s lesson because I thought we would play indoor (which was nice because the weather has been getting colder, sub 10°C in the evening). But apparently, this week the court wasn’t ready yet. The balloon was erect but the lighting wasn’t done yet on the day of my lesson, so we still had the lesson outdoor this week, haha. But I checked earlier today that some people were already playing inside the balloon though, so I think it is ready now. Having the balloon is very nice as it means that we don’t really have to worry about the weather if we want to play.

New Computer

I did mention this time that I would get a brand new computer in my office but it would take a while before the new computer is actually installed in my office. And finally, this week, I got the new computer! Yay! 🙂 Well, actually the temporary computer that I had been using was already really fast though, much faster than the previous computer I had in my previous old office for my Master study (that one was very old and very slow anyway, I couldn’t even work (for my thesis) with the pace that I wanted with that computer as it was too slow, huahaha 😆 ). And this new one is even faster!

Holiday Leave Approved

Anyway, as I said previously, I will be travelling to southern France and Austria in less than two weeks from now. I applied for holiday leave last week. Earlier this week, it was approved. Yay! So all I need to do in this less than two weeks is to finish as much work as I can, as I have set myself a lot of works for this period of time, hmm. I am not sure if I can finish all of them, but let’s hope so.

The balloon is now erect


Lapangan Berbalon

Oke, sudah waktu-waktu ini lagi dalam setahun ya. Musim panas telah berlalu tahun ini, dan cuacanya akhir-akhir ini juga agak menyebalkan gitu deh (baca: sering hujan 😦 ). Jadilah ini berarti balon kembali di Sports Centre. Setelah dibongkar musim semi lalu, kini empat lapangan itu kembali ditutupi balon besar yang mana pada dasarnya kini kami memiliki empat lapangan tanah liat indoor gitu deh, hahaha 😆 .

Sebenarnya, les tenis yang kuikuti kuarter ini biasanya diadakan di empat lapangan ini sehingga minggu ini aku excited gitu karena aku mengira kami akan berlatih indoor (yang mana asyik ya soalnya temperatur udaranya juga sudah menjadi semakin dingin nih, di bawah 10°C gitu deh kalau malam). Tapi ternyata, hari itu lapangan indoor-nya masih belum siap. Balonnya sih sudah berdiri tapi pencahayaannya belum selesai, jadilah latihan minggu ini dipindah ke lapangan lain yang tentunya outdoor, haha. Eh, tapi aku cek siang tadi beberapa orang sudah main di dalam balonnya sih, jadi kayaknya sudah siap deh sekarang. Ada balon gini jadi lebih enak nih soalnya jadi nggak harus terlalu khawatir dengan cuaca kalau pas mau main.

Komputer Baru

Aku sebutkan waktu ini bahwa aku akan mendapatkan komputer baru di kantorku tetapi sampai komputernya siap masih akan membutuhkan waktu. Dan akhirnya, minggu ini, komputernya datang loh! Yay! 🙂 Ya, sebenarnya sih komputer sementara yang sudah kupakai juga sudah cepat loh, jauh lebih cepat daripada komputer sebelumnya yang kumiliki di kantorku yang lama ketika masih menjalani program S2 (komputer yang itu sih memang sudah tua banget dan lelet banget sih, jadi aku juga nggak bisa mengerjakan kerjaanku (tesis) dengan kecepatan yang aku inginkan dengan komputer itu saking leletnya, huahaha 😆 ). Dan komputer yang baru ini bahkan lebih cepat lagi!

Cuti Disetujui

Anyway, seperti yang kubilang sebelumnya, aku akan jalan-jalan ke Prancis selatan dan Austria dalam waktu kurang dari dua minggu lagi. Nah, aku mengajukan cuti gitu deh minggu lalu. Awal minggu ini cutinya diterima loh. Yay! Jadi yang tinggal harus kulakukan selama dua minggu kurang ke depan ini adalah menyelesaikan sebanyak mungkin kerjaan deh, karena aku sudah memberi diriku sendiri target untuk menyelesaikan banyak pekerjaan dalam kurun waktu ini, hmm. Aku nggak tahu sih apakah semuanya bisa terselesaikan atau tidak, tapi mudah-mudahan saja ya.

General Life, Zilko's Life

#1073 – What A Thursday


Okay, it is now time to write about a little bit of my recent life. It has been awhile since the last time I did that because lately I have just posted posts about my trips to Scotland and my excursion trip last week, hahaha 🙂


It has also been quite awhile since the last time I talked about tennis. So, this week, there is a big tournament held in Madrid. It is a joint tournament (between men (ATP) and women (WTA)), the Madrid Masters. It is categorized as one of the ATP Masters 1000 tournaments in the men’s tour and one of the WTA Premier Mandatory tournaments in the women’s tour. Both categories are the highest categories (below grandslam and the year-end championship) in their respective tours. I have been excited for this one particular tournament since months before. Me being excited for this tournament is quite “unique” btw because this is not one of the grandslams. So what made me so excited? Well, it is because they start using a new type of courts in this year’s edition of the tournament: BLUE clay! Yes, BLUE clay courts!! 😯

Those who have watched tennis to some extent should know that most clay courts are red (though they appear a bit of orange-ish). True some of the courts are green (in Northern America clay courts) and there are a few other varieties; but blue is definitely a new one, and it is a bold decision. A lot of top players raised their concerns about this change of color (though the tournament director insisted that this court played the same as traditional red clay courts), something that was not surprising, actually. A drastic measure will always receive pros and cons, right? 🙂

But what do I think? Well, I LOVE the decision! I mean, blue is my favorite color; and it does make the ball easier to see in a match (from spectators’ point of view)! Plus, I have always found the color of traditional clay courts a little bit dull, somehow. So, seeing something “fresh” like blue clay court is, for me, like finding an oasis in the middle of a desert, hehe 🙂


Speaking of tennis, this quarter, I have a tennis lesson every Thursday at 9 AM. Of course there was also a lesson last Thursday. The problem was, it was damn raining!! But it was alright though, I still practiced with rain falling down and it went quite well. But one thing that annoyed me a little bit was that it did not rain after that! Even, at one point the sun was shining (though only for like 10 minutes)!! 

Ik heb m’n pas kwijt

I got a bad news yesterday. Somehow, I lost my bank card!  I don’t know, it was really weird as I had never had this kind of problem with cards in my life ever. I don’t know, maybe actually because of that, I kinda took things for granted and was careless at one point. The thing was, I think I lost it on Wednesday and I just realized this Thursday afternoon!! I tracked everything I did on Wednesday and my best guess was that somehow I left my card at the coffee vending machine (I bought a cup of coffee using my card by inserting it to the machine and maybe I forgot to take it back). But this way, it meant that someone must have found it and probably he/she gave it to the service desk or lost/found. But when I asked the desk, they said they didn’t receive anything and they would contact me if they found something.

Surprisingly, I was quite calm when I found out about this. I am so proud of myself, hahaha 🙂 😎 . And so what I did was that I went to the bank (calling the customer service sucked; it was an automatic line and I had to pay like €1,75 per minute. I would have spent a lot on my phone credit and so it was better just to go to the bank) and blocked that card (it was basically a debit card so it was quite “safer” in the sense that if someone tried to use it and inputted the wrong pin code three times, it would automatically be blocked anyway, right?). And of course I also asked for a new card which the bank will send to me next week. In the meantime, well, I guess I have to deal with paying everything with cash, hahaha 😆 .

Venus Williams playing on blue clay. How can I hate this color? 🙂 Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe


Oke, sekarang saatnya untuk sedikit meng-update tentang kehidupanku akhir-akhir ini deh ya. Belakangan ini kan posting-ku bercerita tentang perjalananku ke Skotlandia dan studi ekskursiku minggu lalu, hahaha 🙂


Sudah lama juga ya semenjak terakhir kali menulis tentang tenis. Jadi, minggu ini, ada turnamen besar yang diadakan di Madrid. Turnamen ini adalah turnamen gabungan (antara tur putra (ATP) dan tur putri (WTA)), Madrid Masters. Turnamen ini dikategorikan sebagai turnamen ATP Masters 1000 di tur putra dan WTA Premier Mandatory di tur putri. Kedua kategori ini merupakan kategori tertinggi (setelah grandslam dan turnamen tutup tahun) di kedua tur. Nah, aku sudah nggak sabar banget menunggu turnamen ini semenjak berbulan-bulan sebelumnya. Ini adalah sesuatu yang ‘unik’ juga karena turnamen ini kan bukan grandslam. Nah, lantas mengapa aku sampai sebegitu excited-nya? Yah, jawabannya adalah karena mulai di edisi turnamen tahun ini, mereka menggunakan tipe lapangan yang baru loh: tanah liat BIRU! Ya, lapangan tanah liat BIRU!! 😯

Mereka yang sudah pernah menonton tenis pasti setidaknya tahu bahwa lapangan tanah liat kebanyakan berwarna merah (walau penampilannya sebenarnya agak oranye gitu sih). Benar bahwa memang ada beberapa lapangan yang berwarna hijau (di lapangan tanah liat di Amerika Utara) dan ada beberapa jenis lainnya; tapi biru jelas adalah sebuah hal yang baru, dan ini adalah keputusan yang sangat berani loh. Banyak pemain top yang menentang keputusan penggantian warna ini (walau direktur turnamennya bersikukuh bahwa tidak ada karakteristik permainan yang berbeda dari lapangan ini dengan lapangan tanah liat tradisional). Ini nggak mengejutkan sih. Suatu tindakan drastis pasti akan menimbulkan reaksi pro dan kontra kan? 🙂

Bagaimanakah menurutku sendiri? Hmm, aku SUKA BANGET sama keputusan ini! Maksudku, biru kan warna favoritku gitu ya; dan lagi warna ini juga membuat bolanya jadi lebih mudah dilihat loh (dari sudut pandang penonton)! Plus, entah kenapa aku selalu merasa bahwa warna lapangan tanah liat tradisional itu agak membosankan gimana gitu. Jadilah melihat sesuatu yang “menyegarkan” semacam lapangan tanah liat biru itu, untukku, bagaikan menemukan oasis di tengah gurun, hehe 🙂


Sekalian ngomongin tentang tenis, kuarter ini aku memiliki jadwal les tenis setiap hari Kamis jam 9 pagi. Tentu saja Kamis kemarin juga ada kelas. Cuma masalahnya, waktu itu sedang hujan dong!! Tapi nggak papa sih, aku tetap latihan dengan diguyur hujan dan latihannya berjalan dengan baik kok. Cuma yang menyebalkan adalah setelah les beres, hujannya berhenti dong! Malah di satu waktu matahari bersinar cerah juga loh (walau cuma sekitar 10 menit aja)!! 

Ik heb m’n pas kwijt

Aku juga mendapatkan kabar buruk kemarin. Entah bagaimana, aku kehilangan bank-card-ku!   Nggak tahu ya, aneh banget deh karena seumur-umur aku nggak pernah mengalami masalah semacam ini dengan kartu loh. Nggak tahu deh, mungkin justru karena itu ya aku jadi lengah dan ceroboh. Masalahnya, aku rasa aku kehilangannya di hari Rabu dan aku baru menyadari ini hari Kamis siang!! Aku kemudian mereka-ulang apa yang aku lakukan di hari Rabu dan tebakan terbaikku adalah aku kelupaan mengambil kartuku itu di vending machine kopi (aku membeli secangkir kopi dengan kartuku dengan memasukkan kartuku itu ke mesinnya dan mungkin aku kelupaan mengambil kartuku gitu). Tapi kalau ini kejadiannya, seharusnya seseorang menemukannya dan mungkin ia akan menyerahkannya ke service desk atau bagian lost/found gitu kan. Tapi ketika aku bertanya ke mereka, mereka menjawab bahwa mereka tidak menerima apa pun dan katanya mereka akan menginformasikan kepadaku andai mereka menemukan sesuatu.

Yang mengejutkan, aku kalem loh ketika aku tahu tentang ini. Aku bangga deh sama diriku sendiri, hahaha 🙂 😎 . Dan jadilah yang kulakukan adalah aku pergi ke bank (menelepon customer service-nya nyebelin banget sih; yang menerima mesin otomatis gitu dan aku harus membayar €1,75 per menit. Bisa-bisa bangkrut deh pulsaku kalau aku menelepon. Jadi mending pergi ke kantornya aja deh) dan memblokir kartu itu (pada dasarnya kartunya itu kartu debit sih jadi “lebih aman” dalam artian kalau ada orang yang mau menyalah-gunakannya dan memasukkan pin yang salah tiga kali, toh kartunya otomatis terblokir kan? ). Dan tentu saja aku meminta kartu yang baru deh yang akan dikirim bank minggu depan. Sementara itu, yah, aku harus membayar segala sesuatu dengan uang kontan aja deh, hahaha 😆 .

Life in Holland, Zilko's Life

#1052 – Spring Time, No More Problem, and Spaghetti


No More Balloon

Now that winter is really almost over, there has been some adjustment to life here in the Netherlands. One of them is the disassembly of the balloon that covered four tennis courts in my campus during the winter. Yeah, so, no more ballooned courts now, and all courts are outdoor, hahaha. In a way, playing outdoor is quite more fun though (when the weather is nice of course) as we get to see other things surrounding the courts :D.

Perfect Weather

Lately, the weather here has been perfect (for me). It has been sunny the whole day, and it is not that hot either! The temperature stays around 15 – 20°C. Hence, not too cold and not too hot either. A not too cold temperature is, of course, a good relief just coming out of winter, but not too hot is definitely the winner for me. I am never a fan of hot temperature, hahaha :D.

Problems Fixed

Many weeks ago I wrote about water leakage problem in my apartment. Some time later I wrote that the problem was already fixed. Well, actually, it was not entirely true. All this time, the pipe was still leaking quite a little bit, but I found a temporary solution to deal with it: shutting the hot water’s pipe’s faucet when I did not need hot water (to prevent water overflow) and just opened it (so the water was leaking) when I needed hot water. Day after day, week after week, somehow it became quite a habitual thing to do. As you know, I was also quite busy in the campus and because this problem did not seem to be a major one (I still could deal with keep turning on and off the pipe every time I needed hot water), somehow I stopped complaining (yeah, silly me).

However, earlier this week, there was another problem that triggered me to file a complaint: the hot water stopped running. Well, I hate having to shower in cold water (even though if it is summer, 😆 ). Along in that complaint letter, I reminded them about this pipe leakage thing. And finally, they fixed both! Now, hot water is running in my apartment, and no more leakage problem (they finally changed the faucet to a new one). Yeaaah!!!


Lately, I have got an idea to incorporate cheese to spaghetti that I cook. All this time, I never really used cheese. I tried it yesterday, and it worked really well! I added some extra mozzarella cheese to the sauce and, in my opinion, it at least doubled the tastiness!! hahaha 😛


Anyway, tomorrow (or tonight), my less favorite DST will take place. So, this Sunday we will only have 23 hours in one day here in Europe 😦 Daaang, less night sleep time!

Pomodoro Spaghetti + Bacon and Extra Mozzarella I cooked yesterday


Nggak ada balon lagi

Karena sekarang musim dingin sudah hampir benar-benar berakhir, jadilah ada beberapa penyesuaian dalam hidup di Belanda ini. Salah satunya adalah pembongkaran balon yang menutupi empat lapangan tenis di kampusku selama musim dingin. Ya, nggak ada lagi lapangan di dalam balon lagi deh sekarang, dan semua lapangannya menjadi lapangan outdoor, hahaha. Di satu sisi, main outdoor itu asyik loh (kalau cuacanya pas bagus sih) soalnya kan pandangan kita jadi lebih lapang gitu dengan segala yang ada di sekeliling lapangan. 😀

Cuaca yang Sempurna

Akhir-akhir ini, cuaca disini sempurna banget nih (untukku ya). Selama beberapa hari ini cuacanya cerah terus, dan nggak panas loh! Suhunya stabil di antara 15 – 20°C kalau siang. Jadi, nggak terlalu dingin dan nggak terlalu panas kan. Suhu yang nggak terlalu dingin, tentu saja, melegakan untuk kita yang baru saja kelar musim dingin, tapi suhu yang nggak terlalu panas inilah yang menjadi favoritku. Aku kan nggak suka banget sama suhu yang panas, hahaha :D.

Masalah Teratasi

Banyak minggu yang lalu aku menulis mengenai masalah air bocor di apartemenku. Beberapa waktu kemudian aku menulis bahwa masalahnya telah teratasi. Nah, sebenarnya, ini nggak sepenuhnya benar. Selama ini, pipanya itu masih bocor sedikit, tetapi aku menemukan solusi sementara untuk mengatasinya: menutup keran pipa air panas ketika aku tidak membutuhkan air panas (jadi airnya nggak akan mem-bludak) dan baru membukanya (sehingga airnya bocor) hanya ketika aku memang membutuhkan air panas. Nah, hari demi hari, minggu demi minggu berlalu, sehingga lama-kelamaan ini kok menjadi kayak semacam kebiasaan gitu ya. Dan lagi, tahulah, kebetulan aku juga sibuk sekali di kampus dan toh aku tidak merasa bahwa ini adalah masalah yang parah (aku masih bisa mentolerir lah harus membuka dan menutup keran itu setiap kali aku membutuhkan air panas), jadi entah bagaimana aku nggak komplain lagi (ya, memang konyol sih).

Namun, awal minggu ini, ada masalah lain yang muncul yang membuatku melayangkan komplain: air panas nggak mengalir di apartemenku. Hmm, aku kan nggak suka nih kalau harus mandi dengan air dingin (walau pas musim panas juga, 😆 ). Nah, di surat komplain itu, sekalian aja aku sebutkan kembali masalah pipa bocor ini. Dan akhirnya, mereka memperbaiki dua-duanya loh! Sekarang, air panas sudah kembali mengalir di apartemenku dan nggak ada lagi masalah kebocoran pipa (mereka akhirnya mengganti si keran pipa air panas itu). Yeaaah!!!


Akhir-akhir ini, aku mendapatkan ide untuk memasukkan keju ke spaghetti yang aku masak. Selama ini kan aku nggak memakai keju gitu ya. Aku mencobanya kemarin, dan memang oke banget loh! Aku menambahkan keju mozzarella ke spaghetti yang kumasak, dan, menurutku sih, rasanya jadi lebih enak setidaknya dua kali lipat! hahaha 😛


Anyway, besok (nanti malam tepatnya), DST yang bukan favoritku akan berlangsung. Jadi, hari Minggu ini, dalam sehari di Eropa hanya akan ada 23 jam deh 😦 Arrrgggghhh, waktu tidur jadi berkurang deh!

General Life, Zilko's Life

#1036 – This Week


Outdoor tennis at 8 PM in the winter

Out of the three tennis courses I have each week now, one of them is held on one of the outdoor courts (read: courts outside of the ballooned courts). And it is held at 8 PM every Wednesday. Last week, the class was cancelled due to snow. Earlier this week, all snow was gone from Delft which meant that we had class for this week. And this was very exciting.

I went to the class last Wednesday. At that time, the weather was “perfect” *sarcastic mode on* : it was super windy and chilly (probably around 2°C). During the course, I had to wear three layers of clothes (my sport tee, my long-sleeved sport top, and my sport jacket (usually I don’t need to wear my jacket if I play inside the balloon))!! 😯 Yeah, it was that chilly. However, one that frustrated me more was the wind. It was so strong that it disturbed the trajectory of the balls! :shock:Yeah, no wonder professional players do not like to play in the wind, hahaha 😆 .

Anyway, but it was a really nice class. The trainer was very funny, talkative, and discipline. And he will make up for one class that we missed last week with an extra one in the end of the period. Nice!

Long-Sleeve Sport Top

That class made me think that I needed to buy one more long-sleeve sport t-shirt. I only had one and so I definitely needed more as my frequency of wearing it was higher this quarter. So, I went to Den Haag today to do t-shirt hunting, huahaha 😆 (I could actually do it online; but I do not really like shopping for clothes online as I prefer to try them first before actually buying them; to see if the models are good on me and if the sizes fit me). Anyway, after comparing some products at two stores, I decided to get one. It is Nike’s and the color is red, hahaha.

Delft Zuid

My trip to Den Haag today made me realize that actually I should get off at Delft Zuid Station instead of Delft station every time I am catching a train back to Delft and when I plan to go back to my apartment right away. It is because Delft Zuid is a bit closer to my apartment than Delft station, hahaha 😆 . All this time, I always got off at Delft Station as it was the bigger station. Damn, seriously Zilko? After more than 18 months you just realized this now? Damn! However, trains that stop at Delft Zuid are slower trains (sprinter and stoptrein), so there are not that many options (compared to Delft station), hmmm. Ah, maybe sometime in the future I will write a bit more about trains in the Netherlands, haha 🙂


This Bebe’s post a few weeks ago made me feel that I wanted to make pancake! So last week I decided to buy pannenkoeken flour (pancake flour) in the supermarket. I did not have the urge to cook one (mostly because I was always full when I was at home; as I was at home usually around brunch time and after dinner time, huahaha 😆 ) until today. After coming back from Den Haag at around 4.30 PM, somehow I felt soo hungry. And it was a perfect timing to (finally) cook this pancake. I was, of course, not that ambitious to make a fancy one. I just aimed to make a plain one (with just eggs and milk) and ate it with Nutella (I tried my friend’s pancake with Nutella during my birthday’s celebration and it was awesome! ).

It turned out fine. It still tasted a little bit “weird” though in my opinion and I definitely missed something, hmmm. But overall it was fine.

My new red long-sleeve t-shirt (picture intentionally cropped, lol)
Experimenting with Pancake. It tasted a little weird, but okay overall


Tenis Outdoor jam 8 malam di musim dingin

Satu dari tiga les tenis yang kuambil tiap minggu sekarang diadakan di lapangan outdoor (baca: lapangan di luar balon). Dan kelas ini diadakannya jam 8 malam setiap hari Rabu. Minggu lalu, kelasnya dibatalkan karena salju. Awal minggu ini, salju enyah dari Delft yang mana artinya kelasnya ada minggu ini. Dan tentu saja ini mengasyikkan buatku.

Aku pergi ke kelasnya Rabu kemarin. Waktu itu, cuacanya “sempurna” loh *sarkastik ya ini maksudnya*: berangin kencang dan dingin gitu deh (mungkin sekitar 2°C). Selama kelas berlangsung, aku harus memakai tiga lapis baju gitu deh (kaus olahragaku, atasan olahraga lengan panjang, dan jaket olahraga (biasanya kan aku nggak perlu pakai jaket gitu kalau bermain di dalam balon)!! 😯 Ya, memang sedingin itu. Namun, yang lebih menyebalkan bagiku adalah anginnya! Anginnya kencang banget sampai-sampai lintasan pergerakan bola yang dimainkan terpengaruh dong! 😯 Ya, nggak heran deh pemain profesional pun nggak suka kalau harus bermain di cuaca yang berangin, hahaha 😆 .

Anyway, tapi kelas yang satu ini asyik sih. Pelatihnya juga lucu, cerewet (baca: hobi bercerita), dan disiplin. Dan ia juga akan menggantikan satu kelas yang bolong minggu lalu nanti di akhir periode. Bagus deh!

Atasan Olahraga Lengan Panjang

Satu kelas itu membuatku berpikir bahwa mungkin aku perlu deh beli satu lagi kaus olahraga lengan panjang. Selama ini aku hanya punya satu saja, sementara aku membutuhkan lebih kan ya soalnya frekuensiku memakainya juga menjadi makin sering kuarter ini. Jadi, aku pergi ke Den Haag deh tadi buat mencari kaus ini, huahaha 😆 (aku bisa saja sih mencarinya online gitu. Namun, aku nggak suka belanja pakaian online karena aku lebih suka untuk mencobanya dulu sebelum membeli; kan perlu dilihat apakah modelnya cocok dan ukurannya pas dipakai kan). Anyway, setelah membandingkan beberapa produk di dua toko, akhirnya aku membeli satu deh. Merknya adalah Nike dan warnanya merah, hahaha

Delft Zuid

Perjalananku ke Den Haag tadi membuatku menyadari bahwa seharusnya tuh aku kalau turun di Stasiun Delft Zuid dan bukannya di Stasiun Delft setiap kali aku naik kereta ke Delft dan jika berencana langsung balik ke apartemen. Ini karena Delft Zuid itu sedikit lebih dekat ke apartemenku gitu deh daripada stasiun Delft, hahaha 😆 . Selama ini, aku kan turunnya di stasiun Delft gitu ya karena stasiun ini kan lebih besar. Payah ah, masa baru sadarnya setelah lebih dari 18 bulan tinggal disini sih? Grrr! Eh, tapi kereta yang berhenti di Delft Zuid itu cuma kereta-kereta yang pelan aja sih (sprinter dan stoptrein), jadi pilihannya nggak terlalu banyak (jika dibandingkan dengan stasiun Delft), hmmm. Ah, kapan-kapan mungkin aku akan menulis tentang kereta api di Belanda deh, haha 🙂


Postingnya Bebe yang ini beberapa minggu yang lalu membuatku ingin membuat pancake! Jadilah minggu lalu aku membeli tepung pannenkoeken (tepung buat pancake) di supermarket. Hanya saja, aku kemudian malah tidak merasakan dorongan untuk membikinnya (karena aku selalu merasa kenyang gitu kalau di rumah; soalnya aku di rumahnya kan ya sekitar waktunya makan pagi dan setelah waktu makan malam gitu deh, huahaha 😆 ), sampai sore tadi. Setelah balik dari Den Haag sekitar jam 4.30 sore, entah kenapa aku merasa lapar. Ah, waktu yang tepat deh untuk (akhirnya) memasak pancake ini. Aku nggak seambisius itu ya dengan menargetkan untuk memasak pancake yang aneh-aneh gitu. Aku cuma ingin membuat pancake biasa polos (dengan telur dan susu saja) dan memakannya dengan Nutella (aku mencoba pancake-nya temanku dengan Nutella di perayaan ulang tahunku dan enak banget loh! ).

Jadinya oke sih. Walau menurutku rasanya masih agak sedikit “aneh” gitu dan sepertinya aku melewatkan sesuatu deh, hmm. Tapi secara keseluruhan sih masih oke lah.