General Life, working life, Zilko's Life

#2109 – This Week’s Story

ENGLISH

This week at work I have been … really busy! Yeah I have said something about this before as indeed this time of the year is pretty much the “busy season” in my office. But I felt like this was even more true this week! I mean, this was to the degree that I felt like I needed a weekend already … by Tuesday; and this was considering that we were just emerging from a “long” weekend at that point. Haha 😆

Though, perhaps pretty much starting the week with a drama played a role as well in this perception of mine, haha. But objectively, indeed this week was quite “unique” in the sense that there were more “varieties” in what I needed to do. I started to work on a new project this week, had several routine “mini” tasks that needed to be done, and also so many meetings and discussions over various topics. On top of that, I was scheduled to give a presentation too this Thursday! Haha 😆

Moving on to a non-work related topic, physically this week was also quite strange where for a few days, I had insomnia! Lol 😆 . Anyway, I was excited for my tennis lesson this week because my last lesson was … four weeks ago! Haha 😆 . You know, three weeks ago I went on a long weekend trip to Switzerland. There was no lesson two weeks ago because it was the “Tennis Camp” week. And last week was another “long” weekend in the Netherlands.

And so it had been almost one month of no tennis for me. Understandably because of the long recess and insomnia which led to me being quite tired already by the time the lesson started in the evening, my tennis game was so lethargic. Well, the windy condition didn’t help too, though I still won two of the three super tiebreaks we played at the end of the lesson, haha 😛 .

Yeah, this is all for today. Just a short post this time around 😛 .

BAHASA INDONESIA

DI kantor minggu aku … sibuk dah! Iya, ini sudah kusebutkan sih sebelumnya karena memang sekarang ini lagi musim sibuk di kantor. Tapi kok rasanya minggu ini lebih intense gitu! Maksudku, sibuknya ini sampai-sampai membuatku merasa aku butuh akhir pekan … di hari Selasa; dan ini dengan mempertimbangkan bahwa kita baru saja melewati sebuah “long” weekend kan ya waktu itu. Haha 😆

Walaupun, memang sih mungkin drama di awal minggu ini berperan dalam persepsiku ini juga, haha. Tapi sebenarnya sih, memang kok minggu ini “unik” dalam artian apa yang aku kerjakan di kantor “bermacam-macam” banget. Aku mulai mengerjakan proyek baru, di samping tugas-tugas “mini” tapi rutin yang perlu dikerjakan, dan juga banyaknya meeting dan diskusi tentang berbagai macam hal. Di atas itu semua, kok ya kebetulan aku dijadwalkan untuk memberikan sebuah presentasi di hari Kamis! Haha 😆

Anyway, mari kita berganti topik ke yang tidak berhubungan dengan urusan kantor. Secara fisik minggu ini juga cukup aneh dimana selama beberapa hari aku insomnia dong! Haha 😆 Oh iya, aku merasa excited dengan les tenisku minggu ini karena les terakhirku adalah … empat minggu yang lalu! Haha 😆 . Tahu kan, tiga minggu lalu aku pergi dalam sebuah perjalanan long weekend ke Swiss. Lalu dua minggu lalu lesnya libur karena adalah minggu “Tennis Camp”. Dan minggu lalu adalah “long” weekend lagi di Belanda.

Jadi ya gitu deh, nyaris sebulan lho aku hidup tanpa tenis! Yang mana jelas akibat dari absen yang berkepanjangan itu dan insomnianya yang membuat badanku merasa sudah capek ketika lesnya dimulai di malam hari, permainan tenisku parah banget deh. Yah, memang sih kondisinya yang waktu itu berangin juga tidak membantu, haha, walaupun aku masih memenangi dua dari tiga game “super tiebreak” yang dimainkan di akhir les, haha 😛 .

Ya segini dulu deh untuk sekarang. Kali ini pendek aja posting-nya, haha 😛 .

Advertisements
PhD Life, Zilko's Life

#1686 – A Couple of Recent Stories

ENGLISH

A Seminar

One of the (many) things that had kept me busy in the past a few weeks was my group’s weekly seminar earlier this week. So, a few months ago, my big boss (read: the professor who was the head of my research group) said that maybe it was a good idea for me to give a talk (about my research, of course) in one of our group’s weekly seminars. Translation: he asked me to do so, lol 😆 . After coordinating with the seminar’s organizer last year, I got this week slot.

And wow, I have to say that my preparation for this seminar felt really intense. To be honest, somehow I was feeling nervous about this talk. I don’t know, it was really weird. I mean, I have presented in several international conferences in front of international audiences before (in London, in Corsica, and in Tokyo last year where some famous professors and researchers from all around the world were in the mix in the audience) and I was totally fine. Of course there was some nerves[1] but it was not overwhelming and I could manage it all. But this time, somehow, this group seminar, whose attendances were mostly other people in my own group, felt more “intimidating”. Strange, I know, haha 😆 .

But anyway, it turned out that my presentation went really well. I could compose myself and did a good job in presenting my research (well, not that I am self-praising myself, but I got good feedbacks from everyone regarding my talk so that was definitely relieving 😛 ). I also handled all the questions being asked well, I think, haha. Ah, finally it is done now. Phew… . On to the next task…

Can’t wait for longer days

Now that the year 2016 has started and we have passed 21 December 2015, days are getting longer and longer here in the Northern hemisphere. And to be honest, I can’t wait for this to have some significant effect soon. Yes, I cannot wait for the sun to rise early and set really really late!! Haha 😆 .

At the moment, as it is still winter here, the sun rises at around 8:30 AM and sets at around 5:15 PM. I know it is not the worst (the further north, the worse it gets 😛 ) but still! Haha 😆 .

My seminar earlier this week
My seminar earlier this week

BAHASA INDONESIA

Sebuah Seminar

Satu dari (banyak) tugas yang membuatku sibuk beberapa minggu belakangan ini adalah seminar mingguannya grupku awal minggu ini. Jadi ceritanya, beberapa bulan yang lalu, bos besarku (baca: profesor yang merupakan kepala grup risetku) bilang bahwa mungkin ide yang baik untukku memberikan sebuah seminar (tentang risetku, tentu saja) di salah satu seminar mingguan grupku. Baca: ia menyuruhku melakukannya, haha 😆 . Nah, setelah berkoordinasi dengan koordinator seminarnya tahun lalu, aku mendapatkan jatah slot minggu ini.

Dan wow, harus aku bilang bahwa persiapan untuk seminar ini rasanya cukup intens untukku lho. Sejujurnya, entah mengapa aku merasa grogi banget kali ini. Nggak tahu, aneh banget deh. Maksudku, aku sudah pernah harus presentasi di beberapa konferensi internasional di depan penonton internasional sebelumnya (di London, di Corsica, dan di Tokyo tahun lalu dan di antara penontonnya itu ada profesor-profesor dan peneliti-peneliti ternama dari seluruh dunia) dan aku sama sekali tidak apa-apa. Jelas sih ada sedikit perasaan deg-degan[1] tetapi perasaan itu tidaklah terlalu menggebu-gebu dan masih bisa aku handle. Tapi kali ini, entah mengapa ya, seminar grupku sendiri, yang mana penontonnya sebagian besar ya orang-orang di grupku sendiri, terasa lebih “mengintimidasi”. Aneh memang, haha 😆 .

Ngomong-ngomong, pada akhirnya presentasiku berjalan dengan lancar. Aku tenang dan kalem sepanjang presentasi dan ternyata performaku bagus dalam presentasi ini (bukannya nyombong atau gimana, tapi aku mendapatkan umpan balik yang positif dari semuanya mengenai presentasiku jadi rasanya melegakan banget deh 😛 ). Aku juga bisa menjawab semua pertanyaan yang muncul dengan baik, haha. Ah, yang penting akhirnya semua itu sudah terlewati deh. Fiuh… . Akhirnya aku bisa fokus ke tugasku selanjutnya deh…

Nggak sabar untuk hari yang panjang

Karena sudah tahun 2016 yang mana artinya tanggal 21 Desember 2015 sudah lewat, siang hari disini di belahan Bumi utara akan menjadi semakin panjang setiap harinya. Dan sejujurnya, aku nggak sabar nih menunggu efeknya terasa. Iya, aku sudah nggak sabar menunggu matahari yang terbit awal dan terbenam di malam hari banget!! Haha 😆 .

Kalau sekarang sih, karena secara teknis masih masuk musim dingin, matahari terbit jam 8:30an pagi dan terbenam sekitar jam 5:15 sore. Memang sih ini bukan yang terburuk (semakin ke utara, semakin parah deh :P) tetapi tetap aja lah ya! Haha 😆 .

PhD Life, Zilko's Life

#1563 – Work Story This Week

ENGLISH

Main Duty

Same old, same old, I was very busy at work this week, haha 😆 . From my project, I am still busy finishing a paper up. There has been visible progress since the last time though where now I feel that it is much closer to being done. So it is good! I just want this paper to leave my office building (read: being submitted) as soon as possible! 😀

From my teaching duty this semester, these past two weeks I have been busy preparing the final exam of a Master-level course with a professor. We have to make two sets of exam though, one for the main one and the other for the resit exam. For the moment both sets have been ready but I still need to reread everything to make sure the quality is good and what we ask are clear enough, haha.

A Course

Speaking of which, this week I also decided to take a self development course (which I was mandated by the university to take a few during the course of my PhD study). The course was a “self presentation” course where the goal was to equip us with a few techniques to enhance our presentation skill.

To me, I feel quite confident with my presentation skill if I prepare myself well. And obviously usually I do especially for important presentations like in a conference or so. But of course there is nothing wrong to get some more feedback and suggestion to even improve it.

And I am glad that I did because the teacher was an actor. So he taught us a few techniques from his acting experience which would be helpful for our presentation. For instance, how to communicate with the eyes, how to use our body language to convey the message, etc. Quite cool stuff.

Late Salary

Anyway, yesterday was supposed to be the salary day for us. But then, for the first time in almost three years of working here in TU Delft, there was a problem where the salary was transferred late! Damn, haha. And what made it even a little bit more annoying was the fact that this was the May salary where we were supposed to also receive the holiday allowance bonus (not the yearly bonus which is paid in December) this month. And because of this problem, the bonus was paid late too, haha 😦 .

BAHASA INDONESIA

Pekerjaan Utama

Cerita lama lah, minggu ini aku sibuk di kantor, haha 😆 . Dari risetku, aku masih sibuk menyelesaikan satu paper yang masih belum rampung juga itu. Memang sudah ada progress yang nampak nyata sih semenjak terakhir kali sehingga memang rasanya sekarang sudah hampir beres deh. Bagus lah ya! Soalnya rasanya aku sudah pengen banget paper ini untuk segera meninggalkan gedung kantorku (baca: di-submit) sesegera mungkin! 😀

Dari tugas mengajarku semester ini, dua minggu belakangan ini aku sibuk mempersiapkan sebuah ujian akhir (UAS) untuk sebuah kuliah level Master (S2) bersama dengan seorang profesor. Kami harus mempersiapkan dua set ujian nih, satu untuk yang utama dan satu lagi untuk ujian resit. Sekarang ini kedua setnya sudah siap sih tetapi aku perlu membaca ulang semuanya untuk memastikan kualitasnya oke dan yang ditanyaka cukup jelas, haha.

Sebuah Kelas

Ngomong-ngomong, minggu ini aku juga memutuskan untuk mengambil sebuah kelas pengembangan diri (yang mana diwajibkan oleh universitas untuk mengambil beberapa kelas ini di masa studi PhD (S3)-ku ini). Kelas yang aku ambil adalah kelas “self presentation” dimana tujuannya adalah untuk melengkapi diri kami dengan beberapa teknik untuk meningkatkan kemampuan presentasi kami.

Untukku pribadi sih aku merasa cukup percaya diri dengan kemampuan presentasiku kok kalau aku mempersiapkan diriku dengan baik. Dan tentu saja biasanya juga begitu apalagi untuk presentasi-presentasi penting semacam di konferensi dan sebagainya lah ya. Tetapi tentu saja tidak ada salahnya untuk mendapatkan masukan dan saran untuk membuatnya lebih baik lagi.

Dan aku lega aku memutuskan untuk mengambil kelas ini karena dosennya adalah seorang aktor. Jadilah ia mengajarkan beberapa teknik dari pengalaman beraktingnya yang bisa membantu presentasi kami. Misalnya saja, bagaimana cara untuk berkomunikasi dengan mata, bagaimana cara menggunakan bahasa tubuh untuk membantu kita menyampaikan pesan, dsb. Keren dah.

Gajian Telat

Anyway, seharusnya kemarin adalah hari gajian disini. Tetapi ya, untuk pertama kalinya setelah hampir tiga tahun bekerja di TU Delft, ada masalah dong dimana gajinya telat! Sial, haha. Dan yang lebih menyebalkan lagi adalah ini adalah gaji bulan Mei dimana gajinya juga termasuk bonus holiday allowance (bukan bonus tahunan yang biasanya diberikan di bulan Desember). Dan karena masalah ini, bonusnya jadi masuknya telat juga deh, haha 😦 .

PhD Life, Zilko's Life

#1549 – The Story This Week

ENGLISH

Let me bore you by sharing that this week has been another super busy week for me at work, haha 😆 . But since being super busy at work seems to have become the norm now, so I can also say that this week has been a normal week for me at work, haha 😆 .

On Thursday, the sponsor of my PhD project arranged a one day symposium in Utrecht, just like last year, which I had to attend. Well, what I had to do more than just attending it actually; in fact, I had to give a poster presentation during one session of the symposium.

Having to give a poster presentation meant that I had to prepare the poster before the symposium. There was a deadline for the poster which was on 8 April. But I would still be in Japan on 8 April for my conference and spring trip this year which basically meant that my deadline was actually before my departure day to Japan at the end of March. Which was fine. Except that at that time I also had to, obviously, prepare for my presentation in the conference while at the same time I was loaded with tons of TA duties in March as well. Oh, and I had a weekend trip in March too (the trip was fun of course) 😛 . This made my March extremely hectic! Haha 😆

Anyway, the presentation went okay. Btw now I feel like I like giving oral presentation better than poster presentation, haha 😆 . With oral presentation I only need to go through the entire presentation once whereas with poster presentation, most of the time for sure I have to reexplain my poster many times, haha 😆 .

Oh, one more thing that I learn from this symposium (and some incidents which occurred beforehand) is that sometimes we cannot be too nice, especially at work which involves several different parties each with their own interest. And I have a lot to improve in this department.

BAHASA INDONESIA

Aku akan menulis hal yang agak membosankan sekarang dengan menulis bahwa minggu ini telah menjadi minggu yang amat menyibukkan untukku di kantor, haha 😆 . Tetapi karena kesibukan di kantor itu sepertinya sudah menjadi norma di kantor sekarang, jadi bisa juga sih aku tulis bahwa minggu ini adalah minggu yang biasa saja di kantor, haha 😆 .

Di hari Kamis, sponsor proyek PhD (S3)-ku mengadakan sebuah seminar selama satu hari di Utrecht, ya sama lah seperti tahun lalu, yang harus aku hadiri. Ya, yang harus aku lakukan bukanlah sekedar menghadirinya sih; malahan, sebenarnya aku harus mempresentasikan sebuah poster di seminar ini.

Karena harus mempresentasikan sebuah poster, artinya posternya harus aku persiapkan dulu sebelum seminarnya dong ya. Ada deadline untuk posternya yaitu tanggal 8 April. Nah, masalahnya tanggal 8 April itu aku akan masih di Jepang untuk perjalanan konferensi dan musim semiku tahun ini yang mana artinya deadline untukku adalah sebelum keberangkatanku ke Jepang di akhir Maret dong ya. Nggak masalah sih. Masalahnya, waktu itu aku juga harus, jelas lah ya, mempersiapkan presentasiku di konferensinya sementara pada saat yang sama aku kebanjiran buanyak kewajiban TA (asistensi) di bulan Maret juga. Oh, dan tentu saja aku ada sebuah perjalanan akhir pekan di bulan Maret juga (perjalanannya sih seru banget) 😛 . Jadi semua hal ini membuat bulan Maretku kemarin itu hectic banget deh! Haha 😆

Anyway, presentasinya sih berlangsung lancar. Btw, sekarang rasanya aku lebih suka memberikan presentasi oral deh daripada poster, haha 😆 . Setidaknya dengan presentasi oral aku hanya perlu melakukan presentasinya satu kali saja sementara dengan presentasi poster, seringnya aku harus mengulang-ulang penjelasan tentang posternya berkali-kali, haha 😆 .

Oh, dan satu hal lagi yang aku pelajari dari seminar ini (dan beberapa kejadian yang terjadi sebelumnya) adalah bahwa terkadang kita tidak bisa bersikap baik, ramah, dan sopan loh, terutama di pekerjaan yang melibatkan beberapa pihak yang masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Dan aku masih harus banyak belajar deh di bidang ini.

PhD Life, Zilko's Life

#1376 – Work This Week

ENGLISH

Monday

You know I came back to the Netherlands from my conference trip on Sunday evening. So obviously it meant that (onf of) the most important jobdesk for me to do on Monday was to complete the final business trip declaration form to get the reimbursement, lol :lol:. So this was, obviously, what I did meticulously on Monday; arranging and scanning the receipts and stuffs as the proof also 😀 .

Wednesday

The sponsor of my PhD project organized a symposium on Wednesday that I had to attend. Well, actually they required me to do more than just attending though, but to also present some results of my work thus far in the form of a poster. I already finished the poster two weeks ago before leaving for the conference, obviously, btw.

So, yeah, it has been such busy weeks for me. If last week I had to present in front of an international audience, this week I had to present in front of many more internal people related to my field in the Netherlands. I was very looking forward to this presentation because I believed it should speed up the progress of my research by providing the networking platform for all relevant people to be present and meet at the same place (they are all busy people with their own responsibility, including me; so sometimes it is difficult to arrange a face to face meeting). And this goal was met 😉 , so I am feeling really satisfied.

Btw, for the occasion of course I also suited up, hahaha 😆 . And the venue of the symposium was super cool; as, for example, I had to do my presentation in this room:

The aula in Utrecht Academiegebouw
The aula in Utrecht Academiegebouw

😯

Friday

Friday was Good Friday and this coming Monday will be the Second Easter day so actually I am on a long weekend now. What do I do? Well, stay tuned! (even though you people in Instagram may already know it though, haha 😆 ).

BAHASA INDONESIA

Senin

Aku baru kembali ke Belanda dari perjalanan konferensiku di hari Minggu malam. Jadi tentu saja (salah satu) tugas terpentingku di hari Senin adalah melengkapi formulir perjalanan dinas untuk mendapatkan reimbursement-nya, huahaha 😆 . Dan ini, tentu saja, yang aku lakukan dengan cermat di hari Senin; termasung merapikan dan meng-scan nota-nota dan lain sebagainya sebagai bukti pembayaran 😀 .

Rabu

Sponsor proyek PhD-ku mengadakan sebuah simposium di hari Rabu dimana aku harus hadir. Oke, mereka tidak hanya mewajibkanku untuk sekedar hadir sih, tetapi juga mempresentasikan beberapa hasil risetku sejauh ini dalam bentuk poster. Aku sudah menyelesaikan posterku dua minggu yang lalu sebelum aku berangkat ke konferensi tentu saja.

Jadi, beberapa minggu ini beneran minggu-minggu yang menyibukkan banget deh untukku. Jika minggu lalu aku harus melakukan presentasi di depan penonton internasional, minggu ini aku harus presentasi di depan penonton yang lebih internal dan berhubungan dengan bidang ini di Belanda. Aku sudah sangat menanti-nantikan presentasi ini lho sebenarnya karena aku percaya ini akan mempercepat proses kemajuan risetku dengan menyediakan sarana networking dimana orang-orang penting hadir dan bertemu di satu tempat yang sama (mereka semua kan orang-orang sibuk yang memiliki pekerjaannya masing-masing, termasuk aku; jadi seringkali sulit rasanya untuk membuat janji meeting face to face). Dan memang tujuan ini tercapai 😉 , makanya aku merasa senang sekali.

Btw, untuk acara ini tentu saja aku juga suiting up, hahaha 😆 . Dan tempat diadakannya symposium ini keren bener loh; karena, misalnya, presentasiku diadakan di ruangan ini loh:

The aula in Utrecht Academiegebouw
Aula di Utrecht Academiegebouw

😯

Jumat

Karena Jumat adalah Jumat Agung dan Senin besok ini adalah Paskah hari Kedua, jadi saat ini aku sedang menikmati long weekend loh. Aku ngapain aja long weekend kali ini? Ya, tunggu aja deh! (Walaupun mereka di Instagram mungkin sudah tahu sih apa rencanaku ini, haha 😆 ).

Conference Trip, PhD Life, Travelling, Zilko's Life

#1373 – The Story from Ajaccio

ENGLISH

So, as I said before, I am in Ajaccio, Corsica this week for work to attend an international conference. And so here is the story about my week in Ajaccio…

Corsica & The Restaurants

First of all, the reason for me being here is for the conference which was held from Wednesday until Friday. And I just arrived in Ajaccio on Tuesday evening. I quite regretted my decision to leave the island tomorrow (Saturday) morning at first because I thought then I would not have any time at all to explore the island whose, allegedly, beaches are beautiful. But then, apparently on Friday the presentation session finished earlier than the previous two days, so I had the time to go to one beautiful beach near Ajaccio (about 15 km away), La Parata. And, indeed, it was so beautiful!! 😀

The beautiful La Parata
The beautiful La Parata

Btw, as usual, before leaving, I did a small survey about the local Corsican dish and I got a few names. However, it turned out to be quite difficult to find a restaurant that sold those things! I mean, it is much much much easier to find a pizzeria here! 😯 But on Friday evening I went out with some other participants for a dinner; and one of the professors had a list of restaurants that he heard were nice Corsican restaurants so we went to one. And it was, indeed, delicious!

The Presentation

First of all, when I received the conference schedule a few weeks ago, I was very happy that my presentation was assigned in day one so I could be stress-free for the rest of the conference, hahaha 😆 . And how did it go? It went pretty well I think. I knew I prepared myself pretty well so I was feeling quite confident. The allocated time for the presentation was super short btw, only 15 minutes including Q&A; so the preparation was actually quite a challenge since I had to pack everything I wanted to say in just around 12 minutes of presentation!

Btw, of course I had to dress accordingly for the occasion; and this was one of the reasons why I bought a new suit a few weeks ago.

Suit up!
Suit up!

The Conference

The conference was a nice conference. Okay, obviously I won’t talk about the topic nor the research presented in the conference here; and I will just talk about the more general ambience of it.

I must say that upon finding out the registration fee, I thought it was quite expensive (well, in the end TU Delft paid for it though so I didn’t have to pay for it myself; but still, from what I knew, this price was amongst the quite expensive price for a conference). But apparently it came with a reason: partially because the conference provided lunch for the entire duration of three days; and by lunch they were actual proper three course meal of French food! 😯 Okay, even though it wasn’t the best French food I had ever had, it was still not bad…

Then on Thursday evening, they organized an optional conference dinner (for an extra fee). And of course I joined the dinner as it provided a good opportunity to talk with other participants.

Also, apparently, some of my colleagues (who are working on different projects but are funded through the same research funding) were also going to the same conference! Hahaha 😆 . We did not plan to submit our papers to this conference together but apparently we did! So it was quite a nice coincidence! Haha 😀 . Furthermore, what was even much stranger than that, some people from my tennis lesson this period apparently also went to the conference! 😯 I mean, what are the odds? Out of all possible research fields in TU Delft, out of all possible conferences in the entire world, out of all possible tennis lessons, we met in the tennis lesson and actually went to the same conference! Hahaha 😆 . It was so weird!

 

BAHASA INDONESIA

Jadi, seperti yang aku ceritakan sebelumnya, minggu ini aku berada di Ajaccio, Korsika dalam rangka urusan kerjaan untuk menghadiri sebuah konferensi internasional. Dan berikut ini cerita mengenai mingguku di Ajaccio…

Korsika & Restoran

Pertama-tama, alasan aku pergi kesini adalah untuk menghadiri konferensi yang diadakannya dari hari Rabu sampai Jumat. Padahal aku baru tiba di Ajaccio-nya aja di hari Selasa sore banget. Aku awalnya agak menyesali keputusanku dimana aku akan meninggalkan pulau ini besok (hari Sabtu) pagi karena aku jadi tidak memiliki waktu sama sekali untuk menjelajahi pulaunya yang mana, katanya, pantai-pantainya bagus-bagus. Tetapi kemudian, ternyata jadwal presentasi untuk hari Jumat selesai lebih cepat daripada dua hari sebelumnya, sehingga aku jadi memiliki waktu untuk mengunjungi satu pantai yang indah yang lokasinya nggak terlalu jauh dari Ajaccio (sekitar 15 km aja), La Parata. Dan pantainya ternyata memang indah banget!! 😀

The beautiful La Parata
La Parata yang indah banget!

Btw, seperti biasa, sebelum berangkat, aku survey sedikit mengenai makanan khas Korsika dan aku mendapatkan beberapa nama. Namun, ternyata susah loh mencari restoran yang menyediakan makanan-makanan itu! Maksudku, jauh jauh jauh lebih gampang untuk menemuka pizzeria disini! 😯 Tetapi di hari Jumat malamnya aku pergi makan malam bersama satu grup partisipan konferensi lainnya; dan kebetulan salah satu profesornya memiliki daftar restoran yang, dia dengar, merupakan restoran Korsika yang oke. Jadilah kami mengunjungi satu di antaranya. Dan ternyata memang beneran enak!

Presentasi

Pertama-tama, ketika aku menerima jadwal konferensinya beberapa minggu yang lalu, aku senang banget begitu melihat bahwa presentasiku dijadwalkan di hari pertama karena ini berarti di sepanjang sisa konferensinya aku sudah nggak perlu stress mikirin presentasi dong ya, huahaha 😆 . Dan bagaimanakah presentasiku? Presentasiku berjalan lancar kok menurutku. Aku tahu bahwa aku mempersiapkan diri dengan baik sehingga aku merasa percaya diri. Btw, waktu yang disediakan untuk masing-masing presentasinya singkat banget lho, cuma 15 menit aja termasuk waktu tanya-jawab. Jadi persiapan presentasinya lumayan menantang juga karena aku harus pandai-pandai mengatur semua yang ingin aku presentasikan hanya dalam waktu sekitar 12 menit saja!

Btw, tentu saja aku berpakaian yang cocok untuk acara ini; dan inilah salah satu alasan mengapa aku membeli jas baru beberapa minggu yang lalu.

Suit up!
Suit up!

Konferensi

Konferensinya adalah konferensi yang bagus. Tentu saja aku tidak akan menulis mengenai topik ataupun riset yang dipresentasikan disana; dan aku hanya akan menulis hal-hal umum tentangnya aja.

Harus aku bilang bahwa ketika melihat biaya pendaftarannya, aku merasa biayanya mahal juga (oke, akhirnya memang biaya pendaftarannya dibayarin TU Delft sih jadi aku kan nggak perlu merogoh kantong sendiri gitu; tetapi tetap aja lah, dari apa yang aku tahu, harga segitu itu termasuk mahal untuk ukuran konferensi). Tapi ternyata ada harga ada rupa deh: sebagian karena konferensinya juga menyediakan makan siang di ketiga hari itu; dan yang dimaksud dengan makan siang adalah makan siang tiga menu (three course) berupa makanan Prancis! 😯 Eh, walaupun makanan Prancisnya bukanlah yang terenak yang pernah aku makan, tapi tetap lumayan lah ya, hehe 🙂

Lalu di Kamis malamnya, mereka mengadakan conference dinner (harus membayar lebih sih untuk ini). Dan tentu saja aku ikutan karena acara beginian kan adalah kesempatan baik untuk berbincang-bincang dengan peserta konferensi lainnya.

Juga, ternyata, beberapa kolegaku (yang bekerja di proyek yang berbeda tetapi sumber pendanaan risetnya sama sepertiku) juga ternyata datang ke konferensi ini! Hahaha 😆 . Kami nggak janjian loh untuk meng-submit paper ke konferensi ini tetapi ternyata kok samaan gitu ya! Kebetulan yang menyenangkan deh! Haha 😀 . Lebih jauh lagi, yang lebih aneh daripada kebetulan itu, kok bisa-bisanya lho beberapa peserta les tenisku periode ini juga ternyata pergi ke konferensi yang sama! 😯 Hah, kok bisa ya? Dari semua bidang riset di TU Delft, dari semua konferensi yang ada di seluruh dunia, dari semua les tenis yang diadakan di kampus, kok bisa-bisanya kami bertemu di les tenis yang sama dan ternyata pergi ke konferensi yang sama! Hahaha 😆 . Sumpah ini beneran aneh banget rasanya!

Conference Trip, PhD Life, Travelling

#1241 – Live from London (Part 2)

ENGLISH

So, this is the second part of the Live from London posts series. After posting the previous post, I went to South Kensington to meet up with my friend who now lives in London and had dinner together. We had dinner at the Comptoir restaurant, a nice Lebanese restaurant (but it was quite unique in the sense that the name of the restaurant was so “French” while it was actually in London, haha 😆 ). I ordered a mixed grill and it was really nice. We didn’t stay there for too long because I had to go back to my hotel soon because the next morning I had to get up early for the conference.

These past two days, I have spent most of my time at the conference. I don’t think I should write in a lot of details about the conference here though, hahaha 😆 . But it has been nice. The entire theme of the conference is not really my cup of tea but there are several presentations that are quite related to what I am doing. So it has been nice. And one important thing for now is that I have done my presentation this afternoon. Yay! So now I am pretty much free (from pressure)! Huahaha 😆

How was my presentation? Well, it went extremely well. (I think) I prepared myself well so I was quite confident going into the conference. I did not feel nervous at all (for presenting in front of international audiences from all over the world 😀 ), but I thought the nervousness would come several minutes before my presentation time. It did a little bit (which was normal, I think), but it did not overwhelm me. And one thing I really like was that there was actually a lot of time for the Q&A session after my presentation, and there were many questions coming in (and the time wasn’t actually enough to accommodate all the questions :D), which means that my presentation was well-received and people were actually curious about my project. Our (my supervisor’s and mine) big goal was achieved as well where we got some feedbacks that we hoped we would get. So, I am really really happy now 🙂 .

Anyway, in my trip to London last year, I had such a nice dining experience at a Jamie Oliver’s restaurant, Jamie’s Italian. That is why in this trip I would really like to come back there. So, yesterday for dinner I went to one of the restaurants (there are a few Jamie’s Italians in London). I did not go to the one I went to last year (Covent Garden) because it was kinda far away and also there was a restaurant that was much closer to my hotel, in Canary Wharf. This time, I ordered posh chips (my favorite from my previous visit) and a turkey Milanese. Btw, I noticed that they changed some of the menu though. There were a few new menus while some older menus (that I ordered last year) were gone. The posh chips was nice and the turkey Milanese was okay even though it did taste, generally, like a German schnitzel.

Btw, now, I just got back from a conference evening (basically a party) in the Natural History Museum which was A BLAST!! Btw, yes, the sponsor is so rich that they rent the big and famous Natural History Museum for a party, hahaha 😆 . I am so tired now so I think I will keep this part of the story for later 😛 .

BAHASA INDONESIA

Jadi, ini adalah bagian kedua dari rangkaian posting Live from London. Setelah mem-posting posting sebelumnya, aku pergi ke South Kensington untuk bertemu temanku yang kini tinggal di London dan sekalian makan malam bersama. Kami makan malam di restoran Comptoir, sebuah restoran Lebanon yang oke (tapi agak unik juga dalam artian nama restorannya kan “Prancis” banget gitu padahal restorannya ada di London, hahaha 😆 ). Aku memesan mixed grill dan rasanya enak loh. Kami disana tidak lama-lama amat karena aku harus kembali ke hotel segera karena keesokan paginya aku harus bangun pagi untuk konferensiku.

Dua hari belakangan ini, aku menghabiskan waktuku di konferensi. Aku rasa aku tidak perlu menulis tentang konferensinya disini dengan terlalu mendetail yah, hahaha 😆 . Tapi sejauh ini oke sih. Secara keseluruhan, tema konferensinya memang bukanlah makananku sehari-hari tetapi ada beberapa presentasi yang cukup nyambung dengan apa yang aku lakukan. Jadi oke juga lah. Dan yang terpenting sekarang adalah aku sudah melakukan presentasiku siang tadi. Yess! Jadi sekarang bisa dikatakan aku bebas (dari tekanan) deh! Huahaha 😆

Nah, bagaimana presentasiku? Ya, presentasiku berjalan dengan amat lancar loh. (Aku rasa) aku mempersiapkan diri dengan baik sehingga aku merasa percaya diri ketika pergi ke konferensi ini. Aku tidak merasa grogi sama sekali (untuk melakukan presentasi di hadapan penonton internasional yang datang dari seluruh penjuru dunia 😀 ), tetapi aku kira kegrogian ini baru akan muncul beberapa menit sebelum waktunya presentasi sih. Dan memang perasaan grogi itu ada sedikit muncul (yang mana wajar-wajar aja lah ya, menurutku), tetapi aku masih bisa meng-handle-nya dengan baik. Dan satu hal yang aku suka adalah ada banyak sekali waktu untuk sesi tanya-jawab sesudah presentasiku, dan ada banyak sekali pertanyaan yang masuk (dan malah waktunya tidak cukup untuk menampung semua pertanyaan 😀 ), yang mana artinya presentasiku diterima dengan baik dan para penonton tertarik dengan materi proyekku kan. Sasaran/tujuan utama kami (pembimbingku dan aku) juga tercapai karena kami mendapatkan beberapa umpan balik yang memang sangat kami nantikan dan inginkan. Jadi sekarang aku senang sekali deh 🙂 .

Ngomong-ngomong, di perjalananku ke London tahun lalu, aku mendapatkan pengalaman santap makanan yang oke banget di salah satu restorannya Jamie Oliver, Jamie’s Italian. Makanya di kunjungan kali ini aku ingin untuk kembali kesana. Nah, jadilah kemarin aku pergi ke salah satu restorannya (ada beberapa Jamie’s Italian di London). Aku tidak pergi ke restoran yang kukunjungi tahun lalu (di Covent Garden) karena lokasinya agak jauh dan juga karena ada satu cabang yang lokasinya tidak terlalu jauh dari hotelku, di Canary Wharf. Kali ini, aku memeasn posh chips (favoritku dari kunjunganku sebelumnya) dan kalkun ala Milan. Btw, aku menyadari bahwa ada sedikit pergantian menu loh. Ada beberapa menu baru sementara beberapa menu lama (yang kupesan tahun lalu) sudah nggak ada lagi. Posh chips-nya masih enak-enak aja dan kalkun ala Milannya lumayan lah walaupun rasanya, secara umum, mirip seperti schnitzel-nya Jerman gitu.

Btw, sekarang ini, aku baru saja kembali dari conference evening nih (pada dasarnya sebuah party gitu sih) di Museum Sejarah Alam (Natural History Museum) yang mana SUPER KEREN BANGET!! Btw, iya loh, sponsornya tajir bener memang, sampai-sampai Natural History Museum yang segede dan seterkenal itu disewa buat party dong, hahaha 😆 . Tapi sekarang rasanya sudah capek banget nih jadi ceritanya aku simpan untuk posting selanjutnya aja yah 😛 .