EuroTrip · Vacation · Weekend Trip

#1943 – Early Summer 2017 Weekend TripS (Part II: Bremen)

ENGLISH

Posts in the Early Summer 2017 Weekend TripS series:
1. Introduction
2. Part I: Lyon
3. Part II: Bremen
4. Part III: Thalys and Paris
5. Part IV: Roland Garros 2017

Getting to/from Bremen

The routing this long weekend to Bremen. Created with: gcmap.com

To get to Bremen, I transitted in Paris, haha 😆 . Even, I actually spent a night there where I arrived late in the afternoon and my flight to Bremen was scheduled on Sunday morning. I flew KLM’s Boeing 737-800 reg PH-BXY to get to Paris. It was a regular short-haul KLM flight so I wouldn’t get to too much details. Only that it was delayed but this, obviously, did not bother me that much.

Air France’s new lounge at Terminal 2G of Paris-CDG

Another reason I chose this routing was that my flight to Bremen would depart from Terminal 2G. A few months back, I read that Air France had just opened a new lounge in this terminal. Their old lounge there was very small and felt cramped; so I was curious how the new lounge was. And, wow, I was actually impressed!

The lounge was much more spacious than the old one!

For once, it was much more spacious than the old one. The food, drinks, etc were pretty much as per the standard of their other lounges at Paris-CDG, though. However, one feature made this lounge my favorite one at the airport: the unobstructed view towards runway 26L and 26R, making it a perfect (and comfortable) planespotting spot! 😍

Spotting a Vietnam Airlines’ Airbus A350-900 landing at runway 26L

Anyway, my AF1324 flight to Bremen was operated by HOP! Regional’s Embraer ERJ170 reg F-HBXN today. The flight was not busy at all, with load factor I estimated to be at around 25-30% only.

From Bremen, I went straight to Amsterdam. And as I mentioned, one factor I chose this flight was because KLM Cityhopper deployed one of their remaining Fokker 70s, which was PH-KZL today! KLM Cityhopper is retiring this type this Fall, and so I get to catch them while I can!! 😀 Btw, I arrived at the airport too early today and so when I went to the lounge, I was the only passenger there! Yes, the entire lounge was for myself! Haha 😛

I will definitely miss this Fokker 70’s unique 2-3 layout AND spacious legroom (an expensive commodity when flying in economy these days)!!

Bremen

The first thing I noticed about Bremen was that, apparently it was a city of tram! How did I notice? Well, it was literally stated at the tram stop at the airport, haha 😆

Bremen – City of Trams

Anyway, overall I found Bremen to be a nice little town. So actually, as a tourist, I don’t think you would need trams to go around the city center, where most of the city attractions are located. Well, probably unless you stay somewhere quite far away.

The Altstadt of Bremen

Bremen was the setting (sort of) of a popular German fairy tale, Die Bremer Stadtmusikanten (The Town Musicians of Bremen). I was introduced to this story when I was in elementary school, through one of my good friends back then who was really good at drawing (Once he made some comic strips based on this story). The story was so popular that it became the “symbol” of the city. And even there was a famous bronze statue there by the Rathaus, which I obviously took a selfie with 😛 . I was really happy that I could visit it, especially that it reminisced me about my childhood as well 🙂 . Btw there is a statue based on the same story in Riga, Latvia. So I guess the story is indeed famous in Eastern Europe as well.

The mandatory Bremen selfie with Die Bremer Stadtmusikanten

In my opinion, the most interesting part of Bremen was the Altstadt (Old Town) with all the beautiful old German buildings. Probably because I was there during a national holiday, I only saw people (possibly tourists) in the Altstadt. Everywhere else I went to, I saw no people and most shops appeared to be closed! Haha…

It was not a busy day in Bremen

As for the food, unfortunately I did not have a lot of opportunity to explore, haha. I had steak as my first lunch there. Then, I went to a tapas bar for dinner because thick cloud was hanging low appearing like it was going to rain so that I would not have the privilege to choose my restaurant, lol 😆 . Well, at least the bar was still having its happy hour for their cocktails (40% discount! 😛 ), which I ordered a good glass of long island ice tea, and the paella was good! And as my last brunch there, I had a Viennese schnitzel, haha 😆 .

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri Early Summer 2017 Weekend TripS:
1. Introduction
2. Part I: Lyon
3. Part II: Bremen
4. Part III: Thalys and Paris
5. Part IV: Roland Garros 2017

Pergi ke/dari Bremen

Ruteku long weekend ini ke Bremen. Dibuat dengan: gcmap.com

Untuk berangkat ke Bremen, aku transit dulu di Paris, haha 😆 . Bahkan, aku menginap semalam loh di sana dimana aku tiba di malam hari dan penerbanganku ke Bremen dijadwalkan berangkat Minggu pagi. Aku terbang dengan Boeing 737-800nya KLM dengan rego PH-BXY ke Paris. Ini adalah penerbangan standar jarak dekatnya KLM sehingga aku nggak akan bercerita tentangnya. Hanya saja penerbangannya sedikit terlambat sih tetapi jelas ini tidak mempengaruhiku.

Lounge barunya Air France di Terminal 2G Bandara Paris-CDG

Satu alasan lain aku memilih rute ini adalah karena penerbanganku ke Bremen akan berangkat dari Terminal 2G. Beberapa bulan sebelumnya, aku membaca bahwa Air France baru saja membuka lounge baru di terminal ini. Lounge lamanya mereka di sana berukuran kecil banget dan, karenanya, terasa amat sesak; jadi jelas lah ya aku penasaran dengan yang baru ini. Dan, wow, aku sungguh terkesan lho!

Lounge barunya jauh lebih luas dan lapang daripada yang lama!

Pertama-tama, ukurannya jauh lebih luas dan lapang daripada yang lama. Makanan dan minumannya sih berstandar kurang lebih sama lah dengan lounge-lounge lain mereka di Paris-CDG. Namun, ada satu fitur yang membuat lounge ini menjadi favoritku di bandara ini: pandangan tak terhalang ke landasan pacu 26L dan 26R, sehingga tempat ini menjadi tempat yang sempurna (dan nyaman) untuk planespotting! 😍

Spotting sebuah Airbus A350-900nya Vietnam Airlines mendarat di landasan pacu 26L

Anyway, penerbanganku ke Bremen dioperasikan oleh Embraer ERJ170nya HOP! Regional dengan rego F-HBXN. Penerbangan hari ini sama sekali tidak penuh, aku perkirakan kursinya hanya terisi sekitar 25-30% saja.

Dari Bremen, aku langsung kembali ke Amsterdam. Seperti yang kusebutkan, satu alasan aku memilih penerbangan ini adalah karena KLM Cityhopper menggunakan salah satu Fokker 70nya, yang mana hari ini adalah PH-KZL! KLM Cityhopper akan memensiunkan tipe ini musim gugur ini sehingga aku harus sebisa mungkin terbang dengannya dulu dong ya! 😀 Btw, aku tiba di bandara agak awal hari ini sehingga ketika aku pergi ke lounge-nya, aku adalah satu-satunya penumpang di sana loh! Iyaa, satu lounge buat aku sendiri! Haha 😛 .

Aku jelas akan kangen dengan layout 2-3nya Fokker 70 yang unik ini DAN legroom-nya yang lega banget (sebuah komoditas mahal ketika terbang di kelas ekonomi sekarang ini)!!

Bremen

Hal pertama yang aku tangkap dari Bremen adalah, ternyata kota ini adalah kota tram loh! Kok tahu? Yaa, soalnya tertulis begitu sih di halte tram di bandaranya, haha 😆 .

Bremen – Kota Tram

Anyway, secara keseluruhan Bremen adalah kota kecil yang cantik. Jadi sebenarnya, sebagai turis, aku rasa kita tidak membutuhkan tramnya sih untuk berkeliling pusat kotanya, dimana kebanyakan atraksinya berada. Eh, mungkin kecuali kalau kita menginap agak di luar kotanya ya.

Altstadt di Bremen

Bremen adalah setting (kurang lebih) dari sebuah cerita rakyat Jerman yang terkenal, Die Bremer Stadtmusikanten (Para Musisi Kota Bremen). Aku mengenal cerita ini ketika masih SD dulu melalui seorang teman baikku waktu itu yang jago menggambar (Sekali waktu ia membuat comic strips gitu berdasarkan cerita ini). Ceritanya populer banget sampai-sampai menjadi “simbol” dari kota ini loh. Bahkan ada sebuah patung perunggu yang terkenal banget yang berlokasi di sebelahnya Rathaus, yang mana jelas aku selfie di situ dong 😛 . Senang sekali rasanya aku bisa mampir di sana, sedikit mengingatkanku akan masa kecil dulu 🙂 . Btw ada sebuah patung berdasarkan cerita yang sama juga loh di Riga, Latvia. Jadi sepertinya ceritanya populer juga ya di Eropa Timur.

Selfie wajib di Bremen dengan Die Bremer Stadtmusikanten

Menurutku, bagian paling menarik dari Bremen adalah Altstadt-nya (Kota Tua) dimana terdapat bangunan-bangunan tua ala Jerman. Mungkin karena aku di sana ketika tanggal merah, aku hanya melihat keramaian (mungkin oleh turis) di Altstadt. Selebih dari itu, di lokasi-lokasi lain aku nyaris tidak melihat orang loh, bahkan kebanyakan tokonya pun tutup! Haha…

Ini bukanlah hari yang ramai di Bremen

Untuk urusan makanan, sayangnya aku tidak memiliki banyak kesempatan untuk mencoba ini-itu, haha. Aku makan steak sebagai makan siang pertamaku di sana. Lalu, aku pergi ke sebuah bar tapas untuk makan malam karena awan tebal menggantung sehingga nampak seperti akan hujan deras sehingga aku tidak memiliki kebebasan untuk pilih-pilih restoran, haha 😆 . Setidaknya waktu itu masih happy hour sih di barnya untuk cocktail (diskon 40% loh, lumayan!), yang mana aku memesan segelas long island ice tea, dan paellanya juga enak! , Dan untuk brunch keesokan harinya, aku makan schnitzel ala Vienna, haha 😆 .

EuroTrip · Vacation · Weekend Trip

#1932 – Another Long Weekend Story

ENGLISH

Yeay for two consecutive long weekends! After last weekend, this weekend was also a long weekend in the Netherlands with this Monday being the “Whitmonday”.

As my Instagram followers (@azilko) would have known by now, just like last weekend when I went to Lyon, I also made use of this long weekend for a short weekend trip! This time, though, I went to a new destination: Bremen, in Germany! Haha 😛 .

The mandatory Bremen selfie with Die Bremer Stadtmusikanten

When checking the list of this year’s Dutch public holiday about a month ago, I realized that this Whitmonday would be the last one in the Netherlands before Christmas. That would mean a period of 6+ months without any public holiday! So I figured I needed to make use of this opportunity! Haha 😛 .

At the time I found a good deal with flights to Bremen (with an overnight transit in Paris on the way out and a Fokker 70 flight on the way in). As I had never been to Bremen before, I quickly booked the tickets, haha.

The routing this long weekend. Created with: gcmap.com

And I am really glad I went on this trip! Bremen, while being a not so big city, was pretty! It was really fun! Here are a few photos as teasers from this trip! 🙂

BAHASA INDONESIA

Hore dua long weekend berturutan! Setelah akhir pekan kemarin, akhir pekan ini juga lah long weekend di Belanda dimana hari Senin ini adalah “Whitmonday”.

Dan seperti yang followers Instagramku (@azilko) sudah ketahui sekarang, seperti akhir pekan kemarin yang kumanfaatkan dengan pergi ke Lyon, aku juga memanfaatkan long weekend yang ini untuk jalan-jalan! Kali ini tujuannya adalah tujuan baru untukku: Bremen, di Jerman! Haha 😛 .

The mandatory Bremen selfie with Die Bremer Stadtmusikanten

Ketika melihat daftar tanggal merah di Belanda tahun ini sekitar satu bulan yang lalu, aku menyadari bahwa Whitmonday ini adalah tanggal merah terakhir di Belanda sebelum Natal. Iya dong artinya sekarang kita sudah masuk ke dalam periode 6 bulan lebih tanpa tanggal merah sama sekali! Makanya aku perlu memanfaatkan kesempatan ini kan! Haha 😛 .

Waktu itu aku menemukan sebuah deal yang oke untuk penerbangan ke Bremen (dengan transit satu malam di Paris di perjalanan keberangkatan dan penerbangan dengan Fokker 70 sewaktu pulangnya). Karena aku belum pernah ke Bremen sebelumnya, langsung dong tiketnya aku beli, haha.

Rute long weekend kali ini. Dibuat dengan: gcmap.com

Dan aku senang sekali akhir pekan ini kumanfaatkan untuk jalan-jalan! Bremen, walaupun nggak besar-besar amat, lumayan cakep juga! Seru banget rasanya! Dan di atas, seperti biasa, aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari perjalanan ini! 🙂

Aviation · EuroTrip · Trip Report · Vacation · Weekend Trip

#1927 – AvGeek Weekend Trip #8 (AMS – BOD – CDG – AMS)

ENGLISH

Posts in the AvGeek Weekend Trip series:
1. AvGeek Weekend Trip #1 (AMS-CDG-STR-AMS)
2. AvGeek Weekend Trip #2 (AMS-MAD-FRA-AMS)
3. AvGeek Weekend Trip #3 (AMS-LYS-NCE-AMS)
4. AvGeek Weekend Trip #4 (AMS–CDG, ORY–LYS–AMS)
5. AvGeek Weekend Trip #5 (AMS-CPH-ARN-AMS)
6. AvGeek Weekend Trip #6 (AMS-CDG, ORY-MRS-BOD-AMS)
7. AvGeek Weekend Trip #7 (AMS–CDG–LYS–AMS)
8. AvGeek Weekend Trip #8 (AMS–BOD–CDG–AMS)

Twelve days ago I went on another AvGeek Weekend Trip. As I said, at some point I hesitated going on this trip but in the end, and I am glad I did this, I decided to put aside the hesitation and still went. And here is the story of the trip 🙂 .

***

My first flight was scheduled to depart at 14:30, but I arrived at Schiphol at around 11:00 so that it was on time for brunch at KLM’s Crown Lounge, haha 😆 .


Flight: KLM Royal Dutch Airlines KL 1317
Equipment: Boeing 737-700 reg PH-BGP (“Pelicaan”)
ATD: 15:05 CET (Runway 18L of AMS)
ATA: 16:25 CET (Runway 23 of BOD)

At 13:45 I went to the gate only to find out that a Transavia’s Boeing 737 (in SunWeb livery) was still there but was already ready for pushback. However, this was a sign that my flight would be delayed. This was not the best circumstance especially for today where my connecting time in Bordeaux was quite tight, so I got a little bit anxious, haha 😣.

Well, at least about two minutes after the Transavia flight’s departure, the KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGP that would operate my flight parked at the gate. Indeed it was really quick! Good job, Schiphol!! Haha 😆 .

A KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGP named “Pelicaan” arrived at the gate some two minutes after the departure of the Transavia flight.

Nonetheless, boarding commenced about 20 minutes behind schedule. There was also a queue for take-off at runway 18L so the plane left the ground 35 minutes after the scheduled departure time, haha.

There was nothing I could do at this point beside to just be in the moment and enjoy. So along with my complimentary snack, I ordered white wine (and this was after a couple glasses of sparkling wine earlier in the lounge). This worked, though, as I felt calmer afterwards.

The complimentary snack service on board KLM’s flight KL1317 to Bordeaux.

Anyway, at 16:25 we landed at runway 23 of Bordeaux Airport. We parked at the gate next to an easyJet’s flight that just arrived from the UK. Knowing there would likely be a border control at the airport, I rushed after deboarding. Indeed there were already quite many people forming lines at the border control, but luckily the lines went quite fast, haha.

I had to change terminals in Bordeaux because I was transferring to a domestic flight but luckily the airport was not really big. I could immediately went to the security check because I already had my boarding pass. And guess what, it was still 10 minutes ahead of boarding time! I made it! Haha 😆 .

Air France’s Airbus A321-200 reg F-GTAK at Bordeaux Airport

Of course, though, I had no time to drop by at Air France’s lounge there as boarding started not long after. Interestingly (I had never experienced this before), we were told to board as quick as possible because the airport would be closed for two hours starting from 17:30 for a training. So we had to make our 17:25 departure otherwise we would be delayed at least until 19:30.


Flight: Air France AF 7637
Equipment: Airbus A321-200 reg F-GTAK
ATD: 17:29 CET (Runway 23 of BOD)
ATA: 18:27 CET (Runway 27L of CDG)

Boarding went efficiently where I settled onto my comfortable seat 1A. I found it quite funny that at 17:19, when boarding was still ongoing, the captain announced we had 11 minutes for departure, lol 😆 . We took off at 17:29, just in time before the airport closure!! 😀

A few of these planes were already in position as we were taking off from Bordeaux

It was a pleasant domestic flight with Air France; and I especially enjoyed seat 1A! Haha 😛 . About one hour later, we landed at runway 27L of Charles De Gaulle Airport in Paris.

After getting my boarding pass back to Amsterdam, I went to an Air France’s lounge. I came in with no expectation after my latest experience there just one month earlier where I was very disappointed with the meal offers. This time, though, Air France redeemed itself and the service went back to pretty much how it was before. Phew!!

The meal service at Salon Air France
The meal service at Salon Air France

Btw, the brownies in the right picture above was really, really good!


Flight: KLM Royal Dutch Airlines KL 1246
Equipment: Boeing 737-700 reg PH-BGX (“Scholekster”)
ATD: 20:29 CET (Runway 27L of CDG)
ATA: 21:10 CET (Runway 18R of AMS)

At 19:45, I left the lounge and went to the gate nearby. Not long after, boarding started for flight KL1246, which would be operated by a KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGX. The flight was not full today so boarding went quite quickly.

Boarding a KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGX as flight KL1246 to Amsterdam.

This was a normal Paris – Amsterdam flight. Probably because it was a late flight, KLM only served a small bag of crackers instead of the usual sandwich/wrap. At least it tasted good, though. Anyway, at 21:10 we landed at the Polderbaan in Schiphol, just six hours after taking off to Bordeaux!! Hahaha 😆 .

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri AvGeek Weekend Trip:
1. AvGeek Weekend Trip #1 (AMS-CDG-STR-AMS)
2. AvGeek Weekend Trip #2 (AMS-MAD-FRA-AMS)
3. AvGeek Weekend Trip #3 (AMS-LYS-NCE-AMS)
4. AvGeek Weekend Trip #4 (AMS–CDG, ORY–LYS–AMS)
5. AvGeek Weekend Trip #5 (AMS-CPH-ARN-AMS)
6. AvGeek Weekend Trip #6 (AMS-CDG, ORY-MRS-BOD-AMS)
7. AvGeek Weekend Trip #7 (AMS–CDG–LYS–AMS)
8. AvGeek Weekend Trip #8 (AMS–BOD–CDG–AMS)

Dua belas hari yang lalu aku pergi dalam rangka AvGeek Weekend Trip lagi. Seperti yang waktu itu kuceritakan, aku sedikit ragu untuk pergi dalam perjalanan ini tetapi akhirnya, dan aku lega aku memutuskan ini, aku tetap pergi. Dan berikut ini ceritanya 🙂 .

***

Penerbangan pertamaku dijadwalkan berangkat jam 14:30, tetapi aku tiba di Schiphol sekitar jam 11:00 supaya waktunya pas untuk brunch di Crown Lounge-nya KLM, haha 😆 .


Penerbangan: KLM Royal Dutch Airlines KL 1317
Pesawat: Boeing 737-700 reg PH-BGP (“Pelicaan”)
ATD: 15:05 CET (Runway 18L of AMS)
ATA: 16:25 CET (Runway 23 of BOD)

Jam 13:45 aku menuju ke gate dimana ternyata sebuah Boeing 737nya Transavia (dengan livery Sunweb) masih terparkir tetapi sudah siap untuk pushback. Hanya saja, ini adalah pertanda bahwa penerbanganku akan terlambat. Dan ini bukanlah situasi terbaik untuk hari ini dimana waktu transitku di Bordeaux amat singkat, jadilah aku sedikit merasa khawatir, haha 😣.

Yah, setidaknya sih sekitar dua menit setelah pesawatnya Transavia berangkat, sebuah Boeing 737-700nya KLM dengan rego PH-BGP, yang akan mengoperasikan penerbanganku, langsung parkir di gate-ku. Sigap dan cepat banget ya! Good job, Schiphol!! Haha 😆 .

Sebuah Boeing 737-700nya KLM dengan rego PH-BGP bernama “Pelicaan” tiba di gate sekitar dua menit setelah keberangkatan pesawatnya Transavia.

Toh walaupun begitu, boarding berlangsung 20 menit di belakang jadwal. Kebetulan juga ada antrian untuk lepas landas dari landasan pacu 18L sehingga pesawatnya baru terbang 35 menit terlambat dari jadwal, haha.

Nggak ada yang bisa kulakukan di waktu ini kecuali untuk be in the moment dan menikmatinya. Jadilah untuk menemani snack komplimennya, aku memesan anggur putih (dan ini setelah dua gelas sparkling wine di lounge, haha). Dan trik ini bekerja loh, aku merasa kalem setelahnya.

Layanan snack komplimen di penerbangan KL1317nya KLM ke Bordeaux.

Jam 16:25, kami mendarat di landasan pacu 23 Bandara Bordeaux. Kami parkir di sebelah sebuah pesawatnya easyJet yang baru saja tiba dari Inggris. Karena aku tahu akan ada pemeriksaan paspor di bandara ini, aku berjalan cepat-cepat setelah turun dari pesawat. Benar saja, sudah ada banyak orang di pemeriksaan imigrasi sehingga antrian panjang terbentuk. Untungnya sih pemeriksaannya berlangsung cepat, haha.

Aku harus pindah terminal di Bordeaux karena aku transit ke penerbangan domestik. Untungnya sih bandaranya kecil. Aku dapat langsung menuju pemeriksaan sekuriti karena aku sudah mendapatkan boarding pass. Dan ternyata waktu itu masih 10 menit sebelum jadwal boarding dong! Aku berhasil dan ternyata tidak terlambat! Haha 😆 .

Sebuah Airbus A321-200 reg F-GTAK milik Air France di Bandara Bordeaux

Tentu saja tidak ada waktu untukku mampir di lounge-nya Air France di sana karena boarding berlangsung tak lama kemudian. Menariknya (belum pernah kejadian kepadaku sebelumnya), penumpang diminta untuk naik pesawat secepat mungkin karena bandaranya akan ditutup jam 17:30 selama sekitar dua jam untuk latihan penerbangan. Jadi kami harus berangkat tepat waktu yaitu jam 17:25 sesuai jadwal. Jika tidak, kami harus menunggu setidaknya sampai jam 19:30.


Penerbangan: Air France AF 7637
Pesawat: Airbus A321-200 reg F-GTAK
ATD: 17:29 CET (Runway 23 of BOD)
ATA: 18:27 CET (Runway 27L of CDG)

Boarding berlangsung efisien dan aku duduk nyaman di kursi 1Aku. Lucu juga rasanya jam 17:19, ketika sebagian penumpang masih boarding, kapten mengumumkan bahwa kami memiliki waktu 11 menit untuk berangkat, haha 😆 . Akhirnya, kami lepas landas jam 17:29, pas banget sebelum penutupan bandaranya!! 😀

Beberapa pesawat ini sudah berbaris ketika kami lepas landas dari Bordeaux.

Ini adalah penerbangan domestik dengan Air France yang nyaman; dimana aku terutama menikmati kursi 1A! Haha 😛 . Sekitar satu jam kemudian, kami mendarat di landasan pacu 27L Bandara Charles De Gaulle di Paris.

Setelah mendapatkan boarding pass-ku untuk kembali ke Amsterdam, aku pergi ke sebuah lounge-nya Air France. Aku masuk tidak dengan ekspektasi apa-apa akibat pengalaman terakhirku kesana sekitar satu bulan sebelumnya dimana aku dikecewakan dengan layanan makanannya. Kali ini, Air France menebus dirinya kembali dan level layanannya kembali ke sedia kala. Fiuh!!

Layanan makan malam di Salon Air France
Layanan makan malam di Salon Air France

Btw, brownies di foto sebelah kanan enak banget loh!


Penerbangan: KLM Royal Dutch Airlines KL 1246
Pesawat: Boeing 737-700 reg PH-BGX (“Scholekster”)
ATD: 20:29 CET (Runway 27L of CDG)
ATA: 21:10 CET (Runway 18R of AMS)

Jam 19:45, aku beranjak dari lounge dan berjalan menuju gate tidak jauh dari sana. Tak lama kemudian, boarding penerbangan KL1246 dimulai, yang mana akan dioperasikan dengan Boeing 737-700nya KLM dengan rego PH-BGX. Penerbangan ini tidak penuh hari ini sehingga boarding berlangsung cepat.

Boarding sebuah Boeing 737-700nya KLM dengan rego PH-BGX sebagai penerbangan KL1246 ke Amsterdam.

Ini adalah penerbangan normal Paris – Amsterdam. Mungkin karena penerbangan malam, KLM hanya memberikan satu bungkus kecil crackers bukannya sandwich/wrap seperti biasanya itu. Tetapi crackers-nya enak sih, haha. Anyway, jam 21:10 pesawat mendarat di Polderbaan di Schiphol, hanya sekitar enam jam setelah aku lepas landas ke Bordeaux!! Hahaha 😆 .

EuroTrip · Vacation · Weekend Trip

#1922 – An AvGeek Saturday Story

ENGLISH

My Instagram followers (@azilko) would have known by now that I went on another AvGeek Weekend Trip this Saturday! Haha 😆 . Here is the routing this weekend:

The routing this weekend. Created with: gcmap.com

I arranged this trip back when I still lived in Delft so at the time I was still influenced by my three-hour daily commute and consequently I preferred to not get up too early on a Saturday. So as a result this was a day trip (I would be back home in the same evening) with a departure in the afternoon, haha.

To be honest, after some time, a little bit of hesitation grew in my mind because the transits in Bordeaux and Paris-CDG were quite “tight”. I mean, if the Amsterdam – Bordeaux and Bordeaux – Paris CDG flights were on time, then there would be no problem. But the margin of error for any delay was quite small. And guess what? The first flight from Amsterdam to Bordeaux got delayed! 😣

Anyway, I decided to put aside my hesitation. Overall, despite the departure delay, everything turned out to be fine, haha 😆 . And so as usual, it was overall a fun trip on a Saturday for me! :mrgreen: . Here are some teasers:

BAHASA INDONESIA

Followers Instagramku (@azilko) tentu sudah tahu sekarang bahwa hari Sabtu ini aku pergi dalam sebuah AvGeek Weekend Trip lagi! Haha 😆 . Berikut ini rutenya kali ini:

Rute akhir pekan ini. Dibuat dengan gcmap.com

Perjalanan ini aku susun ketika aku masih tinggal di Delft jadi waktu itu aku masih terpengaruh oleh nglaju tiga jamku dan karenanya aku lebih suka untuk tidak harus bangun pagi di hari Sabtu. Jadilah sebagai akibatnya ini adalah perjalanan satu hari (aku sudah pulang di malam harinya) dengan keberangkatan di siang hari, haha.

Sejujurnya setelah beberapa waktu sedikit perasaan ragu mulai muncul karena waktu transit di Bordeaux dan Paris-CDGnya cukup “mepet”. Jika penerbangan Amsterdam – Bordeaux dan Bordeaux – Paris CDGnya tepat waktu sih tidak masalah. Tetapi margin of error untuk delay juga jadinya kecil banget. Dan apa yang terjadi? Penerbangan pertama di rute Amsterdam – Bordeaux-nya kena delay dong! 😣

Anyway, akhirnya aku memutuskan untuk mengesampingkan perasaan ragu itu. Secara keseluruhan, walau ada delay di penerbangan pertama, ternyata toh semuanya baik-baik saja, haha 😆 . Dan seperti biasa, ini adalah perjalanan seru di hari Sabtu untukku! :mrgreen: . Di atas aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari perjalanan ini.

EuroTrip · Trip Report · Vacation · Weekend Trip

#1915 – 2017 Easter Long Weekend Trip (The Transport)

ENGLISH

Posts in the 2017 Easter Long Weekend Trip series:
1. Introduction
2. The Transport
3. Zürich

My routing to get to/back from Zurich was quite interesting:

The routing this long weekend. Created with gcmap.com

Yep, I flew Amsterdam – Paris CDG – Rome FCO – Amsterdam, haha 😆 .

Departure to Zurich

My KLM Amsterdam – Paris flight departed from an “unusual” gate at Schiphol. Usually, an Air France/KLM Amsterdam – Paris vv flight uses a gate in Pier C of Schiphol. This one, though, used gate D61, thus indicating (to me) that the plane was used from a non-Schengen route before my KL1233 flight to Paris.

Delayed flight to Paris

Anyway, the flight was delayed today due to its late arrival from Birmingham (See, my guess was correct 😀 ). I wasn’t worried with my connection as the delay wasn’t that bad and I had enough transit time in Paris.

It was another full flight today with a Boeing 737-800 reg PH-BXE that was named “Havik”. It was a regular Amsterdam – Paris flight where we took off from Polderbaan and landed at runway 27R of Paris – Charles De Gaulle.

A KLM’s Boeing 737-800 reg PH-BXE

Obviously, I waited at a Salon Air France in Paris. During my latest AvGeek Weekend Trip, the lounge was closed for a renovation. So obviously I was quite excited to see the “new” lounge.

I was disappointed with the renovation result. The small alley connecting the two sides of the lounge was removed and I only noticed minor changes with the furniture. What disappointed me the most was, however, the food service. Only few things were served in the food area. Considering this was an Air France lounge in their main hub (Paris – Charles De Gaulle Airport), this was sad.

The food service at an Air France’s lounge in Paris. This looked sad to me.

My flight AF1814 to Zurich departed on time. It was operated with an Airbus A318 reg F-GUGK. We took off from runway 26R of Paris – CDG and then headed east towards Zurich. As before, I felt like the complimentary snack quality in Air France decreased this year. They served vegetarian sandwich in this flight. While it was bigger than KLM’s sandwich, it was much less tasty to me; which was a shame considering they were French 😦 .

A vegetarian sandwich as a complimentary snack

Anyway, about one hour later, we landed at runway 28 of Zurich – Kloten Airport. Here is the landing video:

To my liking, we parked at a remote stand upon arrival, where the passengers were, then, brought by a bus to the terminal building, haha.

An Air France’s Airbus A318 reg F-GUGK

Back to the Netherlands

I was excited especially for my first flight because: (1) it would be operated with an airline I had never tried before (Alitalia CityLiner) and (2) it would be operated with an airplane type I had never tried before (Embraer ERJ175). Yeay!! 😀

I arrived at Zurich – Kloten Airport about two hours before the flight. After checking-in and passing security, I headed to a Dnata lounge. The lounge was nice enough for an “off airport” SkyTeam lounge (Zurich Airport was more of a Star Alliance Airport, given that it was the main hub of Swiss International Air Lines). I was still full with my complimentary breakfast at the hotel, though, so I was not really in the mood of eating anything in the lounge anyway.

Dnata Lounge at Zurich – Kloten

Boarding went quite smoothly, where the 88-seater Alitalia CityLine Embraer ERJ175 reg EI-RDG was ready to take us to Rome – Fiumicino. It was a regular Alitalia flight, where a bag of mini chocolate biscuits was served with some limited selection of drinks. The weather in Rome was also nice today, as we were landing in runway 34R of Fiumicino Airport. Here is the landing video:

Again, I was happy that the plane parked at a remote stand today, haha 😛 .

An Alitalia CityLiner’s Embraer ERJ175 reg EI-RDG upon arrival in Rome-Fiumicino

My transit time was not very long today and I knew that Alitalia’s lounge was quite far away. So I decided to walk briskly there, had a quick lunch for 15 minutes, then went back to the departure area, haha 😛 . The food in the lounge was quite good, though, in my opinion. The lounge lady was also super friendly. Yeah, still pretty much the same impression of the last time 🙂 .

The food service at Alitalia’s Schengen lounge

My AZ110 flight back to Amsterdam was operated with an Airbus A320-200 reg EI-DTA. Here is a timelapsed video of the departure from Rome-Fiumicino:

It was an uneventful flight with Alitalia. This flight made me realize that, indeed, Alitalia had cut “cost” big time with their services on board. When I asked the flight attendant what they served as drinks, it turned out that they only had water, tea, coffee, and cola. Yep, that was all. No juice, no beer/wine. For snacks, on the 2 hours and 15 minutes flight to Amsterdam, the choices were only biscuits or crackers. Given that Alitalia has been struggling financially, this might not be of a big surprise, though.

Complimentary snack and drink on board Alitalia’s AZ110

We landed at runway 36R of Schiphol Airport. This was a convenient runway where the taxi time to the terminal building was very short, haha. I got off the plane, and then took the train back to Amsterdam. Here, my short long weekend ended 🙂 .

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri 2017 Easter Long Weekend Trip:
1. Introduction
2. The Transport
3. Zürich

Ruteku untuk pergi ke/kembali dari Zurich cukup menarik:

Ruteku long weekend ini. Dibuat dengan gcmap.com

Yep, aku terbang Amsterdam – Paris CDG – Rome FCO – Amsterdam, haha 😆 .

Keberangkatan ke Zurich

Penerbangan KLM Amsterdam – Parisku berangkat dari gate yang agak “nggak biasa” di Schiphol. Biasanya, penerbangan Air France/KLM rute Amsterdam – Paris pp menggunakan sebuah gate di Pier C Schiphol. Kali ini, yang digunakan adalah gate D61, yang mana (untukku) mengindikasikan pesawatnya digunakan di rute non-Schengen di penerbangan sebelumnya.

Penerbangan ke Paris terlambat

Anyway, penerbangannya sedikit terlambat hari ini akibat pesawatnya terlambat tiba dari Birmingham (Nah kan, tebakanku benar 😀 ). Aku sih tidak khawatir dengan keterlambatan sebentar ini karena waktu transitku di Paris cukup panjang.

Penerbangan ini penuh dengan pesawat Boeing 737-800 dengan rego PH-BXE dan bernama “Havik”. Ini adalah penerbangan biasa di rute Amsterdam – Paris dimana kami lepas landas dari Polderbaan dan mendarat di landasan pacu 27R Bandara Paris – Charles De Gaulle.

Sebuah Boeing 737-800nya KLM dengan rego PH-BXE

Jelas, aku menunggu di Salon Air France di Paris. Nah, di waktu AvGeek Weekend Trip terakhirku, lounge-nya sedang ditutup akibat pekerjaan renovasi. Jelas dong kali ini aku penasaran dengan lounge “baru”-nya.

Aku sungguh kecewa dengan hasil renovasinya. Gang kecil yang menghubungkan dua sisi lounge-nya kini tidak ada lagi dan aku hanya melihat adanya sedikit perubahan saja dengan mebel-mebelnya. Yang paling mengecewakan adalah layanan makanannya. Hanya sedikit sekali yang disajikan hari itu. Dengan mempertimbangkan ini adalah lounge-nya Air France di bandara yang merupakan markas mereka sendiri (Paris – Charles De Gaulle), menurutku ini menyedihkan.

Layanan makanan di lounge-nya Air France di Paris. Untukku, ini nampak menyedihkan.

Penerbangan AF1814ku ke Zurich berangkat tepat waktu. Penerbangan ini dioperasikan dengan sebuah Airbus A318 dengan rego F-GUGK. Kami lepas landas dari landasan pacu 26R Bandara Paris – CDG dan kemudian bergerak menuju arah timur. Seperti yang lalu, aku merasa layanan snack di penerbangannya Air France juga menurun kualitasnya. Mereka menyajikan sandwich vegetarian di penerbangan ini. Walaupun ukurannya lebih besar daripada sandwichnya KLM, rasanya lebih tidak enak untukku; yang mana sungguh disayangkan dengan mengingat mereka kan maskapai Prancis ya 😦 .

Sandwich vegetarian sebagai layanan snack

Anyway, sekitar satu jam kemudian, kami mendarat di landasan pacu 28 Bandara Zurich – Kloten. Berikut ini video pendaratannya:

Yang aku suka, kami parkir di sebuah tempat parkir remote loh, dimana penumpang dibawa dengan bus ke gedung terminal, haha.

Sebuah Airbus A318 milik Air France dengan rego F-GUGK

Kembali ke Belanda

Aku merasa bersemangat terutama dengan penerbangan pertama hari ini karena (1) akan dioperasikan dengan maskapai yang belum pernah kunaiki sebelumnya (Alitalia CityLiner) dan (2) akan dioperasikan dengan tipe pesawat yang belum pernah kunaiki sebelumnya (Embraer ERJ175). Hore! 😀

Aku tiba di Bandara Zurich – Kloten sekitar dua jam sebelum keberangkatan. Setelah check-in dan melewati sekuriti, aku menuju ke Lounge Dnata. Lounge-nya cukup oke untuk ukuran lounge SkyTeam “airport luar” (Bandara Zurich adalah bandara Star Alliance karena merupakan markasnya Swiss International Air Lines). Aku masih kenyang sih dari sarapanku di hotel, sehingga aku sedang tidak ingin makan apa-apa di lounge-nya.

Lounge Dnata di Zurich – Kloten

Boarding berlangsung lancar, dimana Embraer ERj175nya Alitalia CityLiner yang berkursi 88 buah itu siap mengantarkan kami ke Roma – Fiumicino. Ini adalah penerbangan reguler dengan Alitalia, dimana sebungkus biskuit coklat disajikan dengan pilihan minuman yang terbatas. Cuaca di Roma juga sedang baik hari ini, seperti yang nampak ketika mendarat di landasan pacu 34 Bandara Roma – Fiumicino seperti di video berikut:

Lagi, aku senang pesawatnya parkir di tempat parkir remote, haha 😛 .

Sebuah Embraer ERJ175 milik Alitalia CityLiner dengan rego EI-RDG ketika tiba di Roma-Fiumicino

Waktuku transit tidak terlalu lama sementara aku tahu lounge-nya Alitalia cukup jauh. Jadilah aku berjalan cepat kesana, makan siang cepat-cepat selama 15 menit, dan kembali ke area keberangkatan, haha 😛 . Makanan di lounge-nya lumayan oke, menurutku. Petugas lounge-nya juga ramah banget. Ya, impresi positifku masih seperti ketika terakhir kali aku ke sana 🙂 .

Layanan makanan di lounge Schengen-nya Alitalia

Penerbangan AZ110ku kembali ke Amsterdam dioperasikan dengan pesawat Airbus A320-200 dengan rego EI-DTA. Berikut ini video timelapse keberangkatan dari Roma-Fiumicino:

Ini adalah penerbangan uneventful dengan Alitalia. Di penerbangan ini, aku disadarkan dengan pemotongan “biaya” besar-besarannya Alitalia dengan layanan mereka di pesawat. Ketika aku bertanya ke salah seorang pramugara mengenai pilihan minuman, dijawab mereka hanya menyediakan air putih, teh, kopi, atau cola. Iya, itu doang. Nggak ada jus, nggak ada bir/anggur. Untuk snack, di penerbangan 2 jam 15 menit ke Amsterdam ini hanya diberikan pilihan biskuit atau crackers. Yah, dengan mempertimbangkan kesulitan finansialnya Alitalia, ini tidak lah begitu mengherankan sih ya.

Layanan snack dan minuman di penerbangan AZ110nya Alitalia

Kami mendarat di landasan pacu 36R Bandara Schiphol. Landasan pacu yang nyaman banget dimana waktu taxiing-nya singkat, haha. Aku keluar dari pesawat, dan kemudian menaiki kereta kembali ke Amsterdam. Di sini, perjalanan singkat long weekend-ku berakhir 🙂 .

Aviation · EuroTrip · Trip Report · Vacation · Weekend Trip

#1906 – AvGeek Weekend Trip #7 (AMS – CDG – LYS – AMS)

ENGLISH

In mid-March, I went on another Avgeek Weekend Trip. At the time I wasn’t sure whether I would write the story or not. Well, as it turned out, I have decided that I would 😀 .

My routing this weekend. Created with gcmap.com

Posts in the AvGeek Weekend Trip series:
1. AvGeek Weekend Trip #1 (AMS-CDG-STR-AMS)
2. AvGeek Weekend Trip #2 (AMS-MAD-FRA-AMS)
3. AvGeek Weekend Trip #3 (AMS-LYS-NCE-AMS)
4. AvGeek Weekend Trip #4 (AMS–CDG, ORY–LYS–AMS)
5. AvGeek Weekend Trip #5 (AMS-CPH-ARN-AMS)
6. AvGeek Weekend Trip #6 (AMS-CDG, ORY-MRS-BOD-AMS)
7. AvGeek Weekend Trip #7 (AMS–CDG–LYS–AMS)

***

While boarding for my Amsterdam-Paris flight AF1341 was on time, I felt a little bit anxious today because it took awhile to complete. You see, my connecting time in Paris was only 50 minutes and two years ago this short transit time backfired on me. At the time I missed my connecting flight in Paris due to delayed departure from Amsterdam (because of de-icing).

The first flight today was with this Air France’s Airbus A321-200 reg F-GTAD

Anyway, the flight today was operated with Air France’s Airbus A321-200 reg F-GTAD. And, as usual, it was a regular pleasant Amsterdam – Paris flight. As the last time, I felt like the complimentary snack service on board an Air France’s mainline short-haul European flight had decreased in quality a little bit.

The complimentary snack on board flight AF1341. The snack used to be better. This was like HOP!’s level of service last year.

Thank to the buffer time in the schedule, we only got in Paris 5 minutes late. It was not bad at all given that my connecting flight would depart from the same pier.

But then, as it turned out, my connecting Paris – Lyon flight AF7644 was delayed for about 1 hour due to technical problem! Lol 😆 . They had to find a replacement aircraft, which meant they would have to “downgrade” the flight from an A321 to an A320 that was smaller. Consequently, a few passengers were called in the gate, presumably because they needed to be moved to some other flights because of this downgrade. Thankfully, I wasn’t one of them.

Lunch at Air France’s Lounge at Paris-CDG

Anyway, I used this now extra time to have lunch at an Air France’s lounge. The lounge at the pier was closed due to some renovation work so I had to go to the lounge in the next pier. Due to capacity constraint, they did not let qualified passengers to invite guests into the lounge, which infuriated one guy in front of me.

When it was boarding time, I went to the gate. And for the first time ever, my flight would depart from a remote stand of Paris – Charles De Gaulle Airport!! 😍 So they had to take the passengers to the plane with buses, and we got to board via stairs! 😀

Second flight today with this Air France’s Airbus A320-200 reg F-GKXO. We gotta board via stairs!

The flight today would be operated with an Air France’s Airbus A320-200 reg F-GKXO. I was originally seated in seat 1A but I was asked to move to seat 1C because I had two toddlers and their mother sitting next to me, and the older toddler would need to sit in a window seat 😣. Anyway, it was another regular flight to Lyon.

At Lyon Airport, I checked-in for my flight back to Amsterdam. After passing security, I went to an Air France’s salon there. I just intended to ask whether the lounge after immigration still welcomed SkyTeam Elite Plus passengers (It did in August, see AvGeek Weekend Trip #4). Luckily I asked because apparently it did not anymore, even though the attendant did not seem to be really sure about it.

Artsy stuff at Lyon – St. Exupery Airport

I waited there a little bit, but then I was bored. You see, Air France’s lounge at Lyon Airport was really underwhelming (read AvGeek Weekend Trip #3). And so I decided to leave, pass the immigration, and try my luck at the lounge after that. It turned out the attendant was correct, the lounge no longer took SkyTeam Elite Plus passengers 😦 . As there was no way to go back to Air France’s lounge, I just waited at the departure hall.

Third flight today with this KLM Cityhopper’s Embraer ERJ190 reg PH-EZB.

The flight back to Amsterdam would be operated with a KLM Cityhopper’s Embraer ERJ190 reg PH-EZB. It went on time, really smooth, very efficient, and pleasant; just like any other typical KLM flight 🙂 . Just after 19:30, I was already back at Schiphol, haha 😆 .

I had dinner at the airport before heading back to Delft. And here, this short AvGeek Weekend Trip of mine ended 🙂 .

BAHASA INDONESIA

Pertengahan Maret lalu, aku pergi dalam sebuah Avgeek Weekend Trip yang lain. Waktu itu aku nggak yakin apakah ceritanya akan kutulis atau tidak. Ternyata, aku ada waktu sekarang sehingga aku akan menceritakannya 😀 .

Ruteku akhir pekan ini. Kubuat dengan gcmap.com

Posting-posting dalam seri AvGeek Weekend Trip:
1. AvGeek Weekend Trip #1 (AMS-CDG-STR-AMS)
2. AvGeek Weekend Trip #2 (AMS-MAD-FRA-AMS)
3. AvGeek Weekend Trip #3 (AMS-LYS-NCE-AMS)
4. AvGeek Weekend Trip #4 (AMS–CDG, ORY–LYS–AMS)
5. AvGeek Weekend Trip #5 (AMS-CPH-ARN-AMS)
6. AvGeek Weekend Trip #6 (AMS-CDG, ORY-MRS-BOD-AMS)
7. AvGeek Weekend Trip #7 (AMS–CDG–LYS–AMS)

***

Walaupun boarding penerbangan AF1341 Amsterdam-Parisku berlangsung tepat waktu, aku sedikit merasa was-was karena prosesnya berlangsung lama. Begini, waktu transitku di Paris hanya 50 menit saja dan dua tahun lalu waktu transit yang singkat ini membawa pengalaman buruk. Waktu itu, aku ketinggalan penerbangan koneksiku di Paris akibat terlambatnya keberangkatan dari Amsterdam (akibat de-icing).

Penerbangan pertama hari ini adalah dengan Airbus A321-200nya Air France dengan rego F-GTAD ini

Anyway, penerbangan hari ini akan dioperasikan dengan Airbus A321-100nya Air France dengan rego F-GTAD.Dan, seperti biasa, ini adalah penerbangan yang nyaman dari Amsterdam ke Paris. Seperti yang lalu sih, aku merasa layanan snack di kelas ekonominya Air France di penerbangan jarak pendek intra-Eropa kok sedikit menurun ya kualitasnya.

Layanan snack di penerbangan AF1341. Snack-nya dulu lebih oke nih. Ini sih seperti level layanannya HOP! tahun lalu.

Untung akibat buffer time di jadwal, pesawat hanya terlambat 5 menit saja di Paris. Nggak masalah lah karena penerbangan lanjutanku kan dijadwalkan berangkat di pier yang sama.

Tetapi kemudian, ternyata penerbangan lanjutan AF7644 Paris – Lyonku terlambat 1 jam dong karena masalah teknis, haha 😆 . Mereka harus mencari pesawat pengganti, yang mana artinya pesawatnya harus di-“downgrade” dari A321 ke A320 yang lebih kecil. Sebagai akibatnya, ada beberapa penumpang yang dipanggil ke gerbang, aku duga sih mereka harus dipindahkan ke penerbangan lain karena downgrade ini. Untungnya, aku bukan lah salah satu dari mereka.

Makan siang di Lounge Air France di Paris-CDG

Anyway, waktu ekstra ini kumanfaatkan untuk makan siang di lounge-nya Air France. Lounge di pier-ku sedang ditutup karena sedang direnovasi sehingga aku harus pergi ke lounge di pier sebelah. Karena keterbatasan kapasitas, kali ini mereka tidak mengizinkan penumpang dengan akses ke lounge untuk membawa tamu ke dalam, yang mana membuat bapak-bapak di depanku marah besar.

Waktu naik pesawat, aku pergi ke gerbang. Dan untuk pertama-kalinya, penerbanganku akan diberangkatkan dari tempat parkir remote di bandara Paris – Charles De Gaulle!! 😍 Jadi mereka harus membawa penumpang dengan bus dan kami naik pesawat melalui tangga gitu deh! 😀

Penerbangan kedua hari ini dengan pesawat Airbus A320-200nya Air France dengan rego F-GKXO. Naik pesawatnya dengan tangga!

Penerbangan hari ini dioperasikan dengan Airbus A320-200nya Air France dengan rego F-GKXO. Awalnya aku diberikan kursi 1A tetapi aku kemudian dipindah ke kursi 1C karena dua batita dan ibunya yang duduk di sebelahku. Dan batita yang besar mesti duduk di kursi jendela gitu deh 😣. Anyway, penerbangannya sendiri adalah penerbangan reguler ke Lyon.

Di Bandara Lyon, aku check-in untuk penerbanganku ke Amsterdam. Setelah melewati sekuriti, aku pergi ke lounge-nya Air France. Aku hanya berniat untuk bertanya apakah lounge yang berlokasi setelah imigrasi masih menerima penumpang SkyTeam Elite Plus (Agustus lalu sih iya, baca AvGeek Weekend Trip #4). Untung aku bertanya karena ternyata tidak lagi demikian, walaupun petugasnya juga nampak kurang yakin sih.

Hiasan berseni di Bandara Lyon – St. Exupery

Aku menunggu di sana sebentar dan kemudian merasa bosan. Jadi lounge-nya Air France di bandara Lyon memang kurang oke gitu deh (baca AvGeek Weekend Trip #3). Jadilah aku memutuskan untuk keluar, melewati imigrasi, dan untung-untungan dengan lounge setelahnya. Ternyata petugasnya benar, lounge ini tidak lagi menerima penumpang SkyTeam Elite Plus 😦 . Karena tidak mungkin lagi kembali ke lounge-nya Air France, aku menunggu di gerbang keberangkatan saja.

Penerbangan ketiga hari ini dengan Embraer ERJ190nya KLM Cityhopper dengan rego PH-EZB.

Penerbangan kembali ke Amsterdam dioperasikan dengan Embraer ERJ190nya KLM Cityhopper dengan rego PH-EZB. Penerbangan ini tepat waktu, mulus, efisien, dan nyaman lah; sama seperti standar penerbangannya KLM lainnya 🙂 . Sekitar jam 7:30 malam, aku sudah kembali lagi di Schiphol, haha 😆 .

Aku makan malam di bandara sebelum pulang ke Delft. Dan di sini, perjalanan AvGeek Weekend Trip singkat ini berakhir 🙂 .

Aviation · Trip Report · Weekend Trip

#1894 – AvGeek Weekend Trip #6 (AMS – CDG, ORY – MRS – BOD – AMS)

ENGLISH

In mid-February, I did my first Avgeek Weekend Trip of 2017 to Marseille (via Paris on the outbound and via Bordeaux in the inbound 😛 ). At the time I wasn’t sure whether I would write the story or not. Well, as it turned out, I have decided that I would 😀 .

The routing this weekend :P . Created with gcmap.com
The routing this time 😛 . Created with gcmap.com

***

Posts in the AvGeek Weekend Trip series:
1. AvGeek Weekend Trip #1 (AMS-CDG-STR-AMS)
2. AvGeek Weekend Trip #2 (AMS-MAD-FRA-AMS)
3. AvGeek Weekend Trip #3 (AMS-LYS-NCE-AMS)
4. AvGeek Weekend Trip #4 (AMS–CDG, ORY–LYS–AMS)
5. AvGeek Weekend Trip #5 (AMS-CPH-ARN-AMS)
6. AvGeek Weekend Trip #6 (AMS-CDG, ORY-MRS-BOD-AMS)

AF 1341 (Amsterdam – Paris CDG)

AF Logo
Flight: Air France AF1341
Equipment: Airbus A321-200 reg F-GTAM
ATD: 11:42 CET (Runway 09 of AMS)
ATA: 12:30 CET (Runway 09L of CDG)

The weather in Amsterdam was not quite cooperative this morning. The fog was quite thick which limited Schiphol’s runways use for safety reason. Consequently, my 10:40 flight was delayed to 11:30. Luckily I spared quite a lot of transit time in Paris so I wasn’t worried at all. I just enjoyed my now extra time at KLM Crown Lounge, haha.

Air France's Airbus A321-200 reg F-GTAM
A foggy morning at Schiphol and an Air France’s Airbus A321-200 reg F-GTAM

Anyway, today’s flight was operated with Air France’s Airbus A321-200 reg F-GTAM. It was a regular Air France’s Amsterdam-Paris flight so I wouldn’t get to too much details here. However, I did feel that the quality of the complimentary snack they served on the flight had been reduced, though.

Landing at runway 09L of Paris - Charles De Gaulle Airport
Landing at runway 09L of Paris – Charles De Gaulle Airport

Paris – Orly

Just like in my 4th AvGeek Weekend Trip, I had to change airports in Paris, haha. Thank to my Flying Blue Gold membership, I was entitled for free transfer between the two airports with Le Bus Direct (one way journey would have cost €21).

Salon Air France at Orly Airport
Salon Air France at Orly Airport

Unlike in my 4th AvGeek Weekend Trip, this time my flight was scheduled to depart from Hall 20 of Orly Airport. And there was an Air France lounge in this hall, yeay! Haha 😆 . Anyway, the lounge was descent, though the food selection could have been more substantial especially given that it was the after lunch-time period, in my opinion.

AF 6016 (Paris ORY – Marseille)

AF Logo
Flight: Air France AF6016
Equipment: Airbus A319-100 reg F-GPMF
ATD: 16:18 CET (Runway 08 of ORY)
ATA: 17:19 CET (Runway 31L of MRS)

My flight AF6016 departed on time today. It was operated with an Air France’s Airbus A319-100 reg F-GPMF. After boarding, I settled onto my 1F seat. It wasn’t a full flight today. In fact, the two seats next to me were empty, so it was really nice! Haha 😛

Taking off from runway 08 of Paris - Orly Airport
Taking off from runway 08 of Paris – Orly Airport

We took off from runway 08 of Paris – Orly Airport, and then made a southward turn towards Marseille. Again, it was a pleasant uneventful flight with Air France. A mini snack and drink service was provided about halfway through to Marseille. About an hour later, we landed at runway 31L of Marseille Provence Airport.

Marseille

As you know, just a week before, I also spent my weekend in Marseille. So it indeed felt quite “weird” for me to be back there this weekend, haha 😆 .

Today was a super beautiful day in Marseille as well!!
A beautiful sunny day in Marseille!!

Obviously there was not much difference; but the weather was much better this weekend. There was almost no cloud and on Sunday, the sun was shining and it was about 16°C!!

AF 7017 (Marseille – Bordeaux)

AF Logo
Flight: Air France AF7017
Equipment: Airbus A320-200 reg F-GXG
ATD: 15:15 CET (Runway 31R of MRS)
ATA: 16:04 CET (Runway 23 of BOD)

The lounge at Marseille Provence Airport was small but, in my opinion, provided really good service. I really loved it! 🙂

Air France's Airbus A320-200 reg F-GKXG
Air France’s Airbus A320-200 reg F-GKXG

Anyway, the flight today was operated by Air France’s Airbus A320-200 reg F-GKXG. Luckily, it departed on time (I had quite a tight connection time in Bordeaux). I settled onto my bulkhead 2A seat after boarding. Again, the domestic flight was not full this afternoon.

As before, this as another pleasant and uneventful flight with Air France. At 16:04, we landed at runway 23 of Bordeaux–Mérignac Airport. Here is the landing video:

Quick Transit in Bordeaux

My domestic flight from Marseille parked at Terminal B while my connecting international flight to Amsterdam was scheduled to depart from Terminal A at 17:00. So I was quite in a rush to move between the two terminals given my quite tight transit time. Having said that, I found our gate in Terminal B to be super convenient as it was basically next to the airport exit door! Lol 😆

KL 1318 (Bordeaux – Amsterdam)

KLM Cityhopper logo

Flight: KLM KL1318 operated by KLM Cityhopper
Equipment: Embraer ERJ190 reg PH-EZF
ATD: 17:07 CET (Runway 23 of BOD)
ATA: 18:46 CET (Runway 36C of AMS)

This flight to Amsterdam was quite a full flight with a lot of connecting passengers (out of Amsterdam). So no wonder the crew tried to leave Bordeaux as soon as possible given the headwind to Amsterdam we would face today.

KLM Cityhopper's Embraer 190 reg PH-EZF
KLM Cityhopper’s Embraer 190 reg PH-EZF at Bordeaux Airport

Anyway, the flight would be operated with KLM Cityhopper’s Embraer ERJ190 reg PH-EZF. Not long after settling in my seat 9A, we departed and took off from runway 23.

At around 17:30, the complimentary snack service (a wrap, which was quite nice) was distributed. Overall it was a pleasant flight with KLM, as usual. Btw, this flight also highlighted the noisiness of an Embraer ERJ190, hence enhancing further my take on ERJ190 vs CRJ1000, haha.

Sunset on board flight KL1318
Sunset on board flight KL1318

At 18:46, we landed at Schiphol Airport. The taxiing was quite long today, despite we were not landing in the Polderbaan, haha. We parked at the famous Fokker Farm and were taken by a bus to the airport terminal. I had my dinner at a restaurant at the airport before heading back to Delft with train.

BAHASA INDONESIA

Di pertengahan Februari, aku pergi dalam rangka Avgeek Weekend Trip pertama tahun 2017 ke Marseille (via Paris sewaktu berangkat dan via Bordeaux pulangnya, haha 😛 ). Waktu itu aku tidak yakin apakah aku akan menulis ceritanya atau tidak. Nah, ternyata, aku sudah memutuskan aku akan menuliskannya 😀 .

The routing this weekend :P . Created with gcmap.com
Rute kali ini 😛 . Dibuat dengan gcmap.com

***

Posting-posting dalam seri AvGeek Weekend Trip:
1. AvGeek Weekend Trip #1 (AMS-CDG-STR-AMS)
2. AvGeek Weekend Trip #2 (AMS-MAD-FRA-AMS)
3. AvGeek Weekend Trip #3 (AMS-LYS-NCE-AMS)
4. AvGeek Weekend Trip #4 (AMS–CDG, ORY–LYS–AMS)
5. AvGeek Weekend Trip #5 (AMS-CPH-ARN-AMS)
6. AvGeek Weekend Trip #6 (AMS-CDG, ORY-MRS-BOD-AMS)

AF 1341 (Amsterdam – Paris CDG)

AF Logo
Penerbangan: Air France AF1341
Pesawat: Airbus A321-200 reg F-GTAM
ATD: 11:42 CET (Runway 09 of AMS)
ATA: 12:30 CET (Runway 09L of CDG)

Cuaca di Amsterdam sedang kurang bersahabat pagi ini. Kabutnya cukup tebal sehingga penggunaan landasan pacunya Schiphol jadi terbatas untuk alasan keamanan. Akibatnya, penerbangan jam 10:40ku jadi ditunda hingga jam 11:30. Untungnya, aku memiliki waktu transit yang lumayan lama sih di Paris sehingga aku tidak khawatir. Jadilah aku menikmati waktu ekstraku di KLM Crown Lounge ini, haha.

Air France's Airbus A321-200 reg F-GTAM
Pagi yang berkabut di Schiphol dan Airbus A321-200nya Air France dengan rego F-GTAM

Anyway, penerbangan hari ini dioperasikan dengan Airbus A321-200nya Air France dengan rego F-GTAM. Ini adalah penerbangan regulernya Air France di rute Amsterdam-Paris sehingga aku tidak akan menuliskan banyak detail. Hanya saja, aku merasa bahwa kualitas snack yang dibagikan di penerbangan ini kok agak menurun yah, hmm.

Landing at runway 09L of Paris - Charles De Gaulle Airport
Mendarat di landasan pacu 09L Bandara Paris – Charles De Gaulle

Paris – Orly

Seperti di AvGeek Weekend Trip ke-4ku, aku harus berganti bandara di Paris, haha. Berkat keanggotaan Flying Blue Gold-ku, aku bisa mendapatkan transfer gratis di antara dua bandara ini dengan Le Bus Direct (tiket satu arahhnya dijual normal dengan harga €21).

Salon Air France at Orly Airport
Salon Air France di Bandara Orly

Tidak seperti di AvGeek Weekend Trip ke-4ku, kali ini penerbanganku dijadwalkan di Hall 20 Bandara Orly. Dan di sana ada lounge-nya Air France loh, hore! Haha 😆 . Lounge-nya cukup nyaman, walaupun pilihan makanannya terlalu ringan sih apalagi waktu itu kan setelah jam makan siang ya, menurutku loh.

AF 6016 (Paris ORY – Marseille)

AF Logo
Penerbangan: Air France AF6016
Pesawat: Airbus A319-100 reg F-GPMF
ATD: 16:18 CET (Runway 08 of ORY)
ATA: 17:19 CET (Runway 31L of MRS)

Penerbangan AF6016ku berangkat tepat waktu. Airbus A319-100nya Air France dengan rego F-GPMF digunakan hari ini. Setelah naik pesawat, aku duduk di kursi 1F-ku. Penerbangan hari ini tidak penuh. Malahan, dua kursi di sebelahku kosong dong. Asyik ya! Haha 😛 .

Taking off from runway 08 of Paris - Orly Airport
Lepas landas dari landasan pacu 08 Bandara Paris – Orly

Kami lepas landas dari landasan pacu 08 Bandara Paris – Orly, dan kemudian berbelok ke arah selatan menuju Marseille. Lagi, ini adalah penerbangan yang nyaman dan uneventful dengan Air France. Layanan snack mini dan minuman juga dibagikan di tengah perjalanan. Sekitar satu jam kemudian, kami mendarat di landasan pacu 31L Bandara Marseille Provence.

Marseille

Seperti yang sudah pada tahu, seminggu sebelumnya juga aku menghabiskan akhir pekan di Marseille. Jadi memang “aneh” rasanya aku kembali lagi ke sana akhir pekan ini, haha 😆 .

Today was a super beautiful day in Marseille as well!!
Hari yang indah dan cerah di Marseille!!

Jelas tidak ada banyak perbedaan; tetapi cuaca kali ini jauh lebih enak nih. Hampir tidak ada awan dan di hari Minggu, matahari bersinar cerah dengan suhu udara 16°C!!

AF 7017 (Marseille – Bordeaux)

AF Logo
Penerbangan: Air France AF7017
Pesawat: Airbus A320-200 reg F-GXG
ATD: 15:15 CET (Runway 31R of MRS)
ATA: 16:04 CET (Runway 23 of BOD)

Lounge di Bandara Marseille Provence kecil tetapi, menurutku, layanannya oke banget loh. Aku sukaa! 🙂

Air France's Airbus A320-200 reg F-GKXG
Sebuah Airbus A320-200nya Air France dengan rego F-GKXG

Anyway, penerbangan hari ini dioperasikan dengan Airbus A320-200 reg F-GKXG milik Air France. Untungnya, penerbangannya tepat waktu (waktu transitku cukup ketat di Bordeaux). Aku duduk di kursi 2Aku setelah naik pesawat. Lagi, penerbangan domestik ini tidaklah penuh.

Seperti yang lalu, ini adalah penerbangan nyaman dan uneventful dengan Air France. Jam 16:04, kami mendarat di landasan pacu 23 Bandara Bordeaux–Mérignac. Berikut ini video pendaratannya:

Transit Kilat di Bordeaux

Penerbangan domestikku dari Marseille diparkir di Terminal B sementara penerbangan koneksi internasionalku dijadwalkan di Terminal A jam 5 sore. Jadilah aku agak terburu-buru untuk pindah terminal akibat waktu transitku yang mepet. Eh, walaupun begitu, aku merasa gerbangku di Terminal B itu nyaman banget loh karena pada dasarnya berada tepat di sebelahnya pintu keluar bandara! Haha 😆 .

KL 1318 (Bordeaux – Amsterdam)

KLM Cityhopper logo

Penerbangan: KLM KL1318 dioperasikan oleh KLM Cityhopper
Pesawat: Embraer ERJ190 reg PH-EZF
ATD: 17:07 CET (Runway 23 of BOD)
ATA: 18:46 CET (Runway 36C of AMS)

Penerbangan ke Amsterdam ini cukup penuh dan ada banyak penumpang transitnya (via Amsterdam). Jadi tidak heran krunya berusaha untuk berangkat dari Bordeaux secepat mungkin akibat headwind yang akan kami hadapi di perjalanan ke Amsterdam hari ini.

KLM Cityhopper's Embraer 190 reg PH-EZF
Embraer 190nya KLM Cityhopper rego PH-EZF di Bandara Bordeaux

Anyway, penerbangan hari ini dioperasikan dengan Embraer ERJ190nya KLM Cityhopper dengan rego PH-EZF. Tak lama setelah duduk di kursi 9Aku, kami berangkat dan lepas landas dari landasan pacu 23.

Sekitar jam 5:30 sore, layanan snack dibagikan (berupa sebuah wrap, yang mana cukup enak juga). Secara umum, ini adalah penerbangan yang nyaman dengan KLM, seperti biasanya. Btw, penerbangan ini juga menggaris-bawahi keberisikan Embraer ERJ190, sehingga memang mempertegas pendapatku akan ERJ190 vs CRJ1000, haha.

Sunset on board flight KL1318
Senja di penerbangan KL1318

Jam 18:46, kami mendarat di Bandara Schiphol. Taxiing-nya lumayan lama hari ini, padahal kami tidak mendarat di Polderbaan, haha. Kami parkir di Fokker Farm dan kemudian dibawa bus ke gedung terminal bandara. Aku makan malam di sebuah restoran di sana sebelum kembali ke Delft dengan kereta.