Big Days · Contemplation · Zilko's Life

#1970 – Seven Years in Europe

ENGLISH

My life in Europe, well, the Netherlands 😛 , started on this day seven years ago, when I got off Garuda Indonesia’s Airbus A330-200 reg PK-GPI at Schiphol Airport as flight GA88 from Jakarta (via Dubai). A total random note: PK-GPI no longer flies for Garuda and is now operated by Chinese’s Beijing Capital Airlines with reg B-8221 😛 .

The seventh year in retrospect

If last year I mentioned my sixth year was a big one for me, then the seventh year was even a bigger one!

I completed my PhD research this year and so now I can attach the title “PhD” or “Doctor” next to my name if I want to (Well, I earned this 😛 ). I have also decided to leave academia and switch to industry, with me starting my new job in Amsterdam last October. On top of that, I bought myself an apartment earlier this year!

So I guess I do not need to explain why I say my seventh year was bigger than my sixth. In fact, it might be the biggest one since seven years ago. So maybe it is not really an exaggeration to say that I now feel the most “fulfilled” since the day I moved to Europe.

Travelling

Unsurprisingly, I also travelled a lot in the seventh year. I added two new European countries to my list this year, bringing the total to 25 with the addition of Romania and Greece. I also explored further several European countries I had visited before, with my visit to the German’s famous Christmas Market and the wonderful Cinque Terre in Italy. There were also several city trips which I did throughout the year.

I also went on two intercontinental trips this past year. The first one was to my dream destination: Sint Maarten in the Caribbean; and the second one was to Indonesia for Christmas and New Year, the first time I was in Indonesia for both events since I moved to Europe. Both trips were so much fun!

Going to the eighth

My eighth year appears to be like an exciting one at this point. I learned a lot during my seventh year, mainly because of my switch to industry, and I expect to learn even more in this coming year. Oh, and I also already have a few fun trips planned out at this point 😛 .

So yeah, the eighth year indeed sounds like going to be an exciting one!! 😀

I got my PhD degree in my seventh year in Europe.

BAHASA INDONESIA

Kehidupanku di Eropa, ehm, di Belanda 😛 , dimulai di hari ini tujuh tahun lalu, ketika aku turun dari pesawat Airbus A330-200nya Garuda Indonesia dengan rego PK-GPI di Bandara Schiphol sebagai penerbangan GA88 dari Jakarta (via Dubai). Btw, info random nih: PK-GPI tidak lagi terbang untuk Garuda loh dan sekarang dioperasikan oleh maskapai China, Beijing Capital Airlines, dengan rego B-8221 😛 .

Refleksi tahun ketujuh

Jika tahun lalu aku sebutkan bahwa tahun keenam adalah tahun yang besar untukku, artinya tahun ketujuh ini adalah tahun yang lebih besar lagi!

Riset PhD (S3)-ku resmi aku selesaikan di tahun ini jadi sekarang aku bisa menambahkan gelar “PhD” atau “Doktor” ke namaku suka-suka gitu deh kalau aku mau (Jelas dong aku berhak untuk melakukan ini 😛 ). Aku juga sudah memutuskan untuk meninggalkan dunia akademia dan pindah ke industri (dunia kerja “reguler”), dengan pekerjaan baru yang aku mulai bulan Oktober lalu di Amsterdam. Di atas itu semua, aku juga membeli sebuah apartemen awal tahun ini!

Jadi aku rasa aku tidak perlu menjelaskan mengapa aku bilang tahun ketujuh ini lebih besar daripada tahun keenam yah. Malahan, mungkin tahun ini adalah yang terbesar semenjak tujuh tahun yang lalu lho. Jadi mungkin tidak berlebihan pula jika kubilang aku merasa paling “komplit” semenjak aku pindah ke Eropa.

Jalan-jalan

Tidak mengherankan, aku juga banyak jalan-jalan dong di tahun ketujuh ini. Aku menambahkan dua negara Eropa baru ke daftarku tahun ini, sehingga totalnya menjadi 25 dengan tambahan Romania dan Yunani. Aku juga mengeksplor lebih dalam beberapa negara Eropa lainnya yang sudah pernah kukunjungi, dengan kunjunganku ke Christmas Market di Jerman yang terkenal banget itu dan Cinque Terre yang kece di Italia. Ada juga beberapa perjalanan city trips ke beberapa kota di sepanjang tahun.

Aku juga pergi dalam dua perjalanan antar-benua setahun belakangan ini. Yang pertama adalah ke tempat impianku: Sint Maarten di Karibia; dan yang kedua ke Indonesia untuk Natal dan Tahun Baru, pertama kalinya aku berada di Indonesia untuk Natal dan Tahun Baru semenjak pindah ke Eropa. Jelas keduanya seru banget!

Masuk ke tahun kedelapan

Sekarang, tahun kedelapan nampak akan menjadi tahun yang seru. Aku banyak belajar di tahun ketujuh, terutama karena kepindahanku ke industri, dan aku yakin aku akan belajar lebih banyak lagi di tahun yang akan datang ini. Oh, dan juga aku sudah merencanakan beberapa perjalanan yang seru nih 😛 .

Jadi, ya, tahun kedelapan memang sepertinya akan menjadi tahun yang amat seru!! 😀

Advertisements
General Life · Zilko's Life

#1944 – End of June

ENGLISH

Oh wow it is the end of June already! The start of the month felt like just yesterday but of course it wasn’t and, as usual, time flew by really fast.

Overall June has been a good month for me here. First of all, the Dutch weather turned out to be, in general, surprisingly great, haha 😆 . My work was also fine and I actually felt quite satisfied about it. My office also organized some really fun events during the month. More on this on a latter post, though. I also did quite some travels, two trips to be precise. But both of them took place in the first half of the month. To even things out, I took it slowly and just stayed in Amsterdam in its second half, haha.

Anyway, to make it a full circle (sort of), if I started June by being excited about the French Open (well, the tournament actually started a week before that, haha 😛 ), now I am ending June by being excited about Wimbledon! This week the qualifying stage takes place with the main events starting next week. I always love this time of the year in tennis season. For whatever reasons, seeing a green grass tennis court on TV with a match being played on it makes me really happy!

So, how was June for you?

Wimbledon 2017 has started!!

BAHASA INDONESIA

Oh wow tiba-tiba sekarang sudah akhir bulan Juni aja! Rasanya seperti baru kemarin kita masuk ke bulan ini tetapi tentu saja seperti biasa, waktu berlalu dengan cepat.

Secara keseluruhan, Juni adalah bulan yang baik untukku. Pertama-tama, cuaca di Belanda ternyata, secara umum, kece loh dan ini mengejutkan, haha 😆 . Kerjaan di kantor juga baik-baik saja dan aku merasa puas dengannya. Apalagi, kantorku mengadakan beberapa acara seru juga di bulan ini. Cerita ini aku simpan untuk posting nanti-nanti yah. Dan tentu saja aku juga jalan-jalan dong, di dua perjalanan tepatnya. Tetapi keduanya berlangsung di setengah pertama bulan ini. Jadi biar seimbang, aku santai-santai saja di Amsterdam di setengah keduanya, haha.

Anyway, agar siklusnya komplit (kurang lebih begitu), jika bulan Juni aku mulai dengan merasa senang karena French Open dimainkan (yah, sebenarnya turnamennya dimulai sekitar seminggu sebelum itu sih), sekarang aku mengakhiri Juni dengan merasa senang karena Wimbledon sudah dimulai loh! Minggu ini babak kualifikasinya dimulai dan babak utama akan dimulai minggu depan. Aku suka deh waktu-waktu sekarang ini dalam hal jadwal turnamen tenis. Entah mengapa, melihat lapangan tenis berpermukaan rumput di TV dimana sebuah pertandingan dimainkan itu membuatku senang!

Nah, bagaimanakah bulan Juni untukmu?

Wimbledon 2017 sudah dimulai!!
Life in Holland · Zilko's Life

#1924 – My Favorite Season: Spring

ENGLISH

I have shared before that I do not like Fall. So a relevant follow-up question is “What is your favorite, then?“. Well, to that, the answer is: definitely Spring! Haha 😆 .

First of all, here is a (good) Spring day in the Netherlands:

Yep, those are all flowers, not carpets! Lol 😆

Anyway, Spring is the opposite of Fall in many different levels, from the clear-cut scientific definition to how (my) life here is in general.

It is true, though, that even in Spring, the weather isn’t always perfect like in the video above. In fact, it is not most of the time. However, despite that, overall it is still “net positive”.

I think the fact that Winter preceeds Spring helps a lot. First of all, days are getting longer and longer each day. And I personally like longer days. Secondly, the same temperature as in Fall is perceived as “warmer”, haha.

This also affects people too. I observe that people are more in cheerful mood during the Spring, which sometimes is also reflected in how they dress. Ultimately, life feels much better and, as a consequence, I feel more productive at work too, which is always a good thing, haha 😛 .

Yeah, so, indeed, Spring is my most favorite season!!

BAHASA INDONESIA

Sebelumnya telah kubagikan bahwa aku tidak suka musim gugur. Jadi pertanyaan berikutnya yang memang relevan adalah “Kalau begitu musim favoritmu musim apa dong?“. Untuk itu, jawabannya jelas adalah: musim semi! Haha 😆 .

Pertama-tama, hari (baik) musim semi di Belanda itu kayak gini:

Iyaa, itu semua bunga loh, bukan karpet! Haha 😆

Anyway, musim semi itu kebalikan dari musim gugur di banyak sisi, mulai dari definisi ilmiahnya yang jelas hingga bagaimana kehidupan(ku) secara umum di sini.

Memang sih, cuaca musim semi itu tidak selalu sempurna seperti di video di atas. Malahan, seringnya sih cuacanya nggak oke, haha. Toh walaupun begitu, secara keseluruhan masih “positif”.

Aku kira musim dingin yang mendahului musim semi jelas membantu banget. Pertama-tama, siang hari bertambah panjang terus setiap harinya. Dan aku sendiri suka banget dengan siang hari yang panjang. Yang kedua, suhu udara yang sama dengan di musim gugur jadi terasa “lebih hangat” gitu deh, haha.

Ini juga mempengaruhi orang-orang. Aku amati orang-orang ber-mood lebih ceria di musim semi, yang mana terkadang terpancar juga di pemilihan pakaiannya, haha. Jelas, ini membuat hidup terasa lebih enak dan, sebagai akibatnya, aku lebih produktif di kantor juga, yang mana jelas bagus dong ya, haha 😛 .

Jadi, iya, musim semi adalah musim favoritku!!

Life in Holland · my apartment · Zilko's Life

#1920 – Meet … Sucker 🙊

ENGLISH

One matter I needed to think about after buying an apartment, which obviously came empty, was the maintenance. And one of the many aspects of maintenance was how to keep it clean.

And I know myself. I know that cleaning my apartment regularly is not a hobby of mine, lol 😆 , as I would rather use the time and energy for something else (travelling, for instance 😛 ). On the other hand, at the moment I do not feel like hiring someone to regularly clean the apartment in relatively high frequency (It is quite expensive in the Netherlands).

And you don’t think there is any solution for this dilemma, then? Well, welcome to the 21st century because there is:

Yep, a solution for that is: a cleaning ROBOT!! And I named it Sucker (for the obvious reason) 🙊.

So what Sucker does is to roam around the apartment and suck stuffs 🙊. In simple terms, it is an automated vacuum cleaner that is really smart. Say it is in the middle of sucking something (🙈) and it is low on energy, it will stop and return to its station to recharge. And, of course, it is programmable too where I can schedule when it should work. It also comes with a “Virtual Wall Lighthouse”, a device which as a beacon can assist Sucker in cleaning multiple rooms (in Lighthouse mode) and can block an area that we don’t want to be cleaned (in Virtual Wall mode).

A Virtual Wall Lighthouse

Isn’t it really awesome? Haha 😆

Obviously it does not tackle all aspects of cleaning, mopping for instance. There is another type of robot that is designed for that actually. However, given that I have wooden floor that should not be mopped that often anyway, I choose not to get that one, haha 😆 .

Overall, so far I am quite impressed with my new robot :P. It does help me a lot by tackling the one cleaning action that needs to be done most frequently! It is much easier to maintain it once in a while than having to actually vacuum the entire apartment myself, regularly, haha 😛 .

I would rather empty its dustbin than having to do all the vacuuming myself 😛

BAHASA INDONESIA

Satu hal yang perlu kupikirkan setelah membeli apartemenku sendiri, yang mana jelas aku dapatkan nyaris kosong, adalah perawatannya. Dan satu dari banyak aspek perawatan adalah bagaimana menjaga kebersihannya.

Dan aku kenal diriku sendiri. Aku tahu membersihkan apartemen secara reguler bukanlah hobiku, haha 😆 , aku lebih suka memanfaatkan waktu dan energiku untuk yang lain (jalan-jalan misalnya, haha 😛 ). Di sisi lain, saat ini aku juga tidak ingin membayar seseorang untuk membersihkan apartemenku secara reguler dengan frekuensi cukup sering (Kan mahal di Belanda).

Dan apakah kemudian artinya tidak ada solusi untuk dilema ini? Hmm, selamat datang di abad ke-21, karena ada loh solusinya:

Yep, solusinya adalah: ROBOT bersih-bersih!! Dan robotnya aku namai “Sucker” (untuk alasan yang jelas) 🙊.

Jadi yang Sucker lakukan adalah berkeliling apartemen dan menyedot-nyedot gitu deh 🙊. Secara sederhananya, ia adalah vacuum cleaner otomatis yang amat pintar. Misalnya nih ia sedang menyedot apa kek gitu dan kemudian merasa lemas (energinya hampir habis 🙈), ia akan berhenti dan otomatis kembali ke stasiunnya untuk me-recharge dirinya. Dan, tentu saja, ia bisa diprogram juga dimana aku bisa menjadwalkan kapan ia harus bekerja. Aku juga mendapatkan sebuah “Virtual Wall Lighthouse”, sebuah alat yang bisa menuntun Sucker untuk membersihkan beberapa ruangan dengan sinyal (dalam mode Mercusuar) dan juga bisa memblok satu area yang tidak ingin kita bersihkan (dalam mode Virtual Wall).

Sebuah Virtual Wall Lighthouse

Keren ya? Haha 😆

Jelas ia tidak mengerjakan semua aspek dari bersih-bersih, mengepel misalnya. Nah, sebenarnya ada loh robot lain yang didisain untuk mengepel. Namun, dengan mengingat lantai apartemenku adalah dari kayu yang mana toh tidak boleh sering-sering dipel, aku tidak membelinya deh, haha.

Secara keseluruhan, aku cukup terkesan dengan robot baruku 😛 . Ia sangat membantuku dengan mengerjakan satu aktivitas bersih-bersih yang memang harus dikerjakan paling sering! Aku rasa sih lebih mudah untuk merawat robotnya sesekali ya daripada harus mengerjakan sendiri pekerjaan mem-vacuum seluruh apartemenku dengan reguler, haha 😛 .

Aku lebih memilih untuk mengosongkan penampungan debunya ini daripada harus mem-vacuum sendiri apartemenku 😛
Life in Holland · Zilko's Life

#1914 – My Koningsdag 2017 Story

ENGLISH

This Thursday was King Willem Alexander II’s birthday so it was a public holiday in the entire country of the Netherlands, yeay!!

Coincidentally, this Koningsdag (King’s Day) took place right after I completely moved to Amsterdam earlier this week, so it was really nice, haha. And because Koningsdag just started in 2014 (before that year, this festivity was known as the Koninginnedag (Queen’s Day) because it was Queen Beatrix’s reign), technically this was my first ever Koningsdag in Amsterdam (in 2011 I went to the Koninginnedag in Amsterdam, though).

Koninginnedag in Amsterdam in 2011

Last year, I was quite looking forward to this year’s Koningsdag for the fact that it would take place on a Thursday so a long weekend would follow. While the Thursday part was a fact, the long weekend part would only be true if I did something for it, i.e. I took a Friday off. But this would take one day of my (now relatively limited) holiday allowances. Considering my upcoming plans for the rest of the year, I refrained myself from it and so: I worked on Friday! Lol 😆 .

However, on Thursday I felt really tired for whatever reason; possibly because of all the moving and my new apartment related activities I had been busy with in the past two months or so (I used almost every weekend in March to do furniture shopping). I guess my body was screaming for a well-deserved rest it was craving for, haha. It also turned out that the weather was not very cooperative during the day as well. And so I did not feel like going out and decided to just rest and stay at home for the entire day, haha.

Next year maybe I will go, as I do think it is exciting to experience this event in Amsterdam again. But next year it will be on a Friday so I might plan a weekend trip somewhere, though, as it will be an uninterrupted long weekend, then, haha 😆 . Well, we will see…

Koninginnedag in Amsterdam in 2011

 

BAHASA INDONESIA

Hari Kamis ini adalah hari ulang-tahunnya Raja Willem Alexander II jadilah satu negara Belanda libur karenanya, hore!!

Kebetulan, Koningsdag (Hari Raja) ini berlangsung setelah pindahanku ke Amsterdam selesai awal minggu ini, jadi kan asyik gitu ya, haha. Dan karena Koningsdag baru dimulai tahun 2014 (sebelum tahun itu, acara ini dikenal dengan nama Koninginnedag (Hari Ratu) karena Ratu Beatrix yang masih sedang berkuasa), secara teknis ini adalah Koningsdag pertamaku di Amsterdam (di tahun 2011 aku pergi ke Koninginnedag di Amsterdam sih).

Koninginnedag di Amsterdam di tahun 2011

Tahun lalu, aku cukup menantikan Koningsdag tahun ini karena akan berlangsung di hari Kamis, sehingga akan diikuti long weekend kan ya. Walaupun libur di hari Kamisnya itu adalah fakta, long weekend-nya hanya akan terjadi apabila aku menjadikannya demikian, yaitu dengan mengambil cuti di hari Jumat. Tapi ini akan mengurangi satu hari jatah cutiku (yang kini relatif terbatas). Dengan mempertimbangkan rencana-rencanaku di sepanjang sisa tahun ini, aku memutuskan untuk tidak melakukannya sehingga: aku masuk kerja dong di hari Jumat! Haha 😆 .

Nah, di hari Kamis itu aku merasa capek banget entah mengapa; mungkin akibat kesibukanku dengan pindahan dan urusan apartemen dua bulan belakangan ini ya (Aku menggunakan hampir setiap akhir pekan di bulan Maret untuk belanja mebel). Jadi aku duga tubuhku sedang berteriak meminta istirahat yang memang ia butuhkan, haha. Kebetulan juga cuaca seharian itu juga kurang begitu kooperatif sih. Jadilah aku merasa malas keluar dan memutuskan untuk beristirahat di rumah saja seharian, haha.

Tahun depan mungkin aku akan mengunjunginya deh, karena aku kira seru aja untuk berpartisipasi di acara ini di Amsterdam lagi. Tetapi tahun depan acaranya jatuh di hari Jumat nih sehingga mungkin aku akan merencanakan perjalanan akhir pekan kemana gitu, karena long weekend yang tidak terputus kan, haha 😆 . Yah, kita lihat saja deh…

Koninginnedag di Amsterdam di tahun 2011
Life in Holland · Zilko's Life

#1883 – Wintery February

ENGLISH

As usual, this February has been the coldest month this winter 😛 . While in Amsterdam it was also snowing in January (only for a little bit, though), it was much more frequent in February. In fact, it was more than enough for the snow to pile up!

And those who have experienced snow would fully understand that, indeed, this is the best feeling ever:

Haha 😆

This winter is my seventh winter in the Netherlands. Even then, I still find snow to be really beautiful and magical! Haha 😆 And so obviously I am glad that the winter of 2013/2014 still remains as my only snowless winter 😛 .

BAHASA INDONESIA

Seperti biasa, Februari ini adalah bulan terdingin di musim dingin kali ini 😛 . Walaupun di Amsterdam juga bersalju sih Januari lalu (sedikit doang sih tapinya), saljunya lebih banyak turun di bulan Februari. Dan banyaknya cukup loh untuk saljunya cukup menumpuk gitu! Jadi kan kece ya.

Dan mereka yang memiliki pengalaman dengan salju, pasti memahami banget deh bahwa yang berikut ini adalah best feeling ever:

Haha 😆

Musim dingin kali ini adalah musim dingin ketujuhku di Belanda. Walaupun begitu, bagiku salju itu masih nampak indah, keren, dan kece banget! Haha 😆 Jadi jelas lah ya tentu aku merasa lega bahwa musim dingin tahun 2013/2014 masih bertahan sebagai satu-satunya musim dinginku yang tanpa salju 😛 .

General Life · Zilko's Life

#1841 – Winter Is Here

ENGLISH

I guess it is official now:

Well, it is December already so it might not be that surprising actually, lol 😆 .

Earlier this week, this was the weather forecast in the Netherlands:

Weather forecast earlier this week
Weather forecast earlier this week

Yeah, the temperature has officially gone subzero now; though as usual, we just get the cold here in winter and not the snow, lol 😆 (Ignore the warning, it did not happen). Consequently, I had to finally admit the situation and open my winter wardrobe and take my winter coat with me; along with my scarves, gloves, and flappy winter hat.

Normal winter ammunition
Normal winter ammunition (from 2014)

On the not so good news, I also did not feel that well earlier this week too. I think I caught a flu. Well, I was not sick per se, but I felt like I was not 100% fit. Maybe somewhere around 75-80%. I combatted that with vitamin C, consuming some soups, and limitted my physical exercises (I skipped my tennis lesson this week (also partly due to the subzero temperature, though 😛 ) and a gym session). This way, I was able to maintain my level of fitness to not drop into the “being sick” category, which was, in my opinion, very important.

A teapot of ginger tea
Some warm tea also tastes better in winter!

Anyway, I feel much better now already, so I am happy about that! 🙂 Well, as I implied in this post, winter is not the season I do not like the most. In fact, I actually quite like it, especially the December part of it where people are already preparing for the Christmas and New Year holiday season!! 🙂

BAHASA INDONESIA

Aku rasa sudah resmi deh sekarang:

Iya sih, sudah bulan Desember jadi memang tidak mengherankan ya, haha 😆 .

Awal minggu ini, ramalan cuaca di Belanda itu seperti ini:

Weather forecast earlier this week
Ramalan cuaca awal minggu ini

Iya, suhu udaranya sudah resmi turun ke angka negatif nih; walaupun seperti biasa sih, Belanda mah cuma kebagian dinginnya doang, saljunya engga, ahahah 😆 (Abaikan peringatan di ramalan cuaca itu, nggak kejadian kok). Sebagai akibatnya, mau tidak mau aku harus takluk pada situasi ini dan mulai membuka lemari pakaian musim dinginku dan pergi ke luar dengan mengenakan mantel musim dingin; eh, dan juga syal, sarung tangan, dan kupluk musim dingin dengan flap.

Normal winter ammunition
Amunisi standar di musim dingin (foto tahun 2014)

Berita kurang menyenangkannya, aku juga merasa agak kurang enak badan awal minggu ini. Kayaknya aku terkenal flu deh. Yah, aku nggak sampai sakit sih untungnya, tetapi aku merasa tidak dalam konfisi fit 100% gitu. Mungkin sekitar 75-80% lah. Aku berusaha melawannya dengan vitamin C, makan sup, dan membatasi aktivitas fisikku (aku absen dari les tenis-ku minggu ini (ini juga sebagian karena suhu udara di bawah nol derajat itu sih 😛 ) dan meloncati satu jadwal gym-ku). Dengan begini, aku bisa menjaga level kesehatanku untuk tidak sampai jatuh ke level “sakit”, yang mana bagiku penting banget deh ini.

A teapot of ginger tea
Minum teh hangat juga terasa lebih nikmat loh di musim dingin!

Anyway, sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik kok, dan aku senang karenanya! 🙂 Dan, seperti yang aku siratkan di posting ini, musim dingin bukanlah musim yang paling tidak aku sukai. Malahan, sebenarnya aku cukup menyukainya lho, terutama bagian bulan Desembernya dimana orang-orang sudah mulai bersiap-siap menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru kan!! 🙂