#1924 – My Favorite Season: Spring


I have shared before that I do not like Fall. So a relevant follow-up question is “What is your favorite, then?“.ย Well, to that, the answer is: definitely Spring! Haha ๐Ÿ˜† .

First of all, here is a (good) Spring day in the Netherlands:

Yep, those are all flowers, not carpets! Lol ๐Ÿ˜†

Anyway, Spring is the opposite of Fall in many different levels, from the clear-cut scientific definition to how (my) life here is in general.

It is true, though, thatย even in Spring, the weather isn’t always perfect like in the video above. In fact, it is not most of the time. However, despite that, overall it is stillย “net positive”.

I think the fact that Winter preceeds Spring helps a lot. First of all, days are getting longer and longer each day. And I personally like longer days. Secondly, the same temperature as in Fall is perceived as “warmer”, haha.

This alsoย affects people too. I observe that people are more in cheerful mood during the Spring, which sometimes is also reflected inย how they dress. Ultimately, life feels much better and, as a consequence, I feel more productive at work too, which is always a good thing, haha ๐Ÿ˜› .

Yeah, so, indeed, Spring is my most favorite season!!


Sebelumnya telah kubagikan bahwa aku tidak suka musim gugur. Jadi pertanyaan berikutnya yang memang relevan adalah “Kalau begitu musim favoritmu musim apa dong?“. Untuk itu, jawabannya jelas adalah: musim semi! Haha ๐Ÿ˜† .

Pertama-tama, hari (baik) musim semi di Belanda itu kayak gini:

Iyaa, itu semua bunga loh, bukan karpet! Haha ๐Ÿ˜†

Anyway, musim semi itu kebalikan dari musim gugur di banyak sisi, mulai dari definisi ilmiahnya yang jelas hingga bagaimana kehidupan(ku) secara umum di sini.

Memang sih, cuaca musim semi itu tidak selalu sempurna seperti di video di atas. Malahan, seringnya sih cuacanya nggak oke, haha. Toh walaupun begitu, secara keseluruhan masih “positif”.

Aku kira musim dingin yang mendahului musim semi jelas membantu banget. Pertama-tama, siang hari bertambah panjang terus setiap harinya. Dan aku sendiri suka banget dengan siang hari yang panjang. Yang kedua, suhu udara yang sama dengan di musim gugur jadi terasa “lebih hangat” gitu deh, haha.

Ini juga mempengaruhi orang-orang. Aku amati orang-orang ber-mood lebih ceria di musim semi, yang mana terkadang terpancar juga di pemilihan pakaiannya, haha. Jelas, ini membuat hidup terasa lebih enak dan, sebagai akibatnya, aku lebih produktif di kantor juga, yang mana jelas bagus dong ya, haha ๐Ÿ˜› .

Jadi, iya, musim semi adalah musim favoritku!!

#1920 – Meet … Sucker ๐Ÿ™Š


One matter I needed to think about after buying an apartment, which obviously came empty, was the maintenance. And one of the many aspects of maintenance was how to keep it clean.

And I know myself. I know thatย cleaning my apartment regularly is not a hobby of mine, lol ๐Ÿ˜† , as I would rather use the time and energy for something else (travelling, for instance ๐Ÿ˜› ). On the other hand, at the moment I do not feel like hiring someone to regularly clean the apartment in relatively high frequency (It is quite expensive in the Netherlands).

And you don’t think there is any solution for this dilemma, then? Well, welcome to the 21st century because there is:

Yep, a solution for that is: a cleaning ROBOT!! And I named it Sucker (for the obvious reason)ย ๐Ÿ™Š.

So what Sucker does is to roam around the apartment and suck stuffsย ๐Ÿ™Š. In simple terms, it is an automated vacuum cleanerย that is really smart. Say it is in the middle of sucking something (๐Ÿ™ˆ) and it is low on energy, it will stop and return to its station to recharge. And, of course, it is programmable too where I can schedule when it should work. It also comes with a “Virtual Wall Lighthouse”, a device which as a beacon can assist Sucker in cleaning multiple rooms (in Lighthouse mode) and can block an area that we don’t want to be cleaned (in Virtual Wall mode).

A Virtual Wall Lighthouse

Isn’t it really awesome? Haha ๐Ÿ˜†

Obviously it does not tackle all aspects of cleaning, mopping for instance. There is another type of robot that is designed for that actually. However, given that I have wooden floor that should not be mopped that often anyway, I choose not to get that one, haha ๐Ÿ˜† .

Overall, so far I am quite impressed with my new robot :P. It does help me a lot by tacklingย the one cleaning action that needs to be done most frequently! It is much easier to maintain it once in a while than having to actually vacuum the entire apartment myself, regularly, haha ๐Ÿ˜› .

I would rather empty its dustbin than having to do all the vacuuming myself ๐Ÿ˜›


Satu hal yang perlu kupikirkan setelah membeli apartemenku sendiri, yang mana jelas aku dapatkan nyaris kosong, adalah perawatannya. Dan satu dari banyak aspek perawatan adalah bagaimana menjaga kebersihannya.

Dan aku kenal diriku sendiri. Aku tahu membersihkan apartemen secara reguler bukanlah hobiku, haha ๐Ÿ˜† , aku lebih suka memanfaatkan waktu dan energiku untuk yang lain (jalan-jalan misalnya, haha ๐Ÿ˜› ). Di sisi lain, saat ini aku juga tidak ingin membayar seseorang untuk membersihkan apartemenku secara reguler dengan frekuensi cukup sering (Kan mahalย di Belanda).

Dan apakah kemudian artinya tidak ada solusi untuk dilema ini? Hmm, selamat datang di abad ke-21, karena ada loh solusinya:

Yep, solusinya adalah:ย ROBOTย bersih-bersih!! Dan robotnya akuย namai “Sucker” (untuk alasan yang jelas) ๐Ÿ™Š.

Jadi yang Sucker lakukan adalah berkeliling apartemen dan menyedot-nyedot gitu deh ๐Ÿ™Š. Secara sederhananya, ia adalah vacuum cleaner otomatis yang amat pintar. Misalnya nih ia sedang menyedot apa kek gitu dan kemudian merasa lemas (energinya hampir habis ๐Ÿ™ˆ), ia akan berhenti dan otomatis kembali ke stasiunnya untuk me-recharge dirinya. Dan, tentu saja, ia bisa diprogram juga dimana aku bisa menjadwalkan kapan ia harus bekerja. Aku juga mendapatkan sebuah “Virtual Wall Lighthouse”, sebuah alat yang bisa menuntun Sucker untuk membersihkan beberapa ruangan dengan sinyal (dalam mode Mercusuar) dan juga bisa memblok satu area yang tidak ingin kita bersihkan (dalam mode Virtual Wall).

Sebuahย Virtual Wall Lighthouse

Keren ya? Haha ๐Ÿ˜†

Jelas ia tidak mengerjakan semua aspek dari bersih-bersih, mengepel misalnya. Nah, sebenarnya ada loh robot lain yang didisain untuk mengepel. Namun, dengan mengingat lantai apartemenku adalahย dari kayu yang mana toh tidak boleh sering-sering dipel, aku tidak membelinya deh, haha.

Secara keseluruhan, aku cukup terkesan dengan robot baruku ๐Ÿ˜› . Ia sangat membantuku dengan mengerjakan satu aktivitas bersih-bersih yang memang harus dikerjakan paling sering! Aku rasa sih lebih mudah untuk merawat robotnya sesekali ya daripada harus mengerjakan sendiri pekerjaan mem-vacuum seluruh apartemenku dengan reguler, haha ๐Ÿ˜› .

Aku lebih memilih untuk mengosongkan penampungan debunya ini daripada harus mem-vacuum sendiri apartemenku ๐Ÿ˜›

#1914 – My Koningsdag 2017 Story


This Thursday was King Willem Alexander II’s birthday so itย was a public holiday in the entire country of the Netherlands, yeay!!

Coincidentally, this Koningsdag (King’s Day) took place right after I completely moved to Amsterdam earlier this week, so it was really nice, haha. And because Koningsdag just started in 2014 (before that year, this festivity was known as the Koninginnedag (Queen’s Day) because it was Queen Beatrix’s reign), technically this was my first ever Koningsdag in Amsterdam (in 2011 I went to the Koninginnedag in Amsterdam, though).

Koninginnedag in Amsterdam in 2011

Last year, I was quite looking forward to this year’s Koningsdag for the fact that it would take place on a Thursday so a long weekend would follow. While the Thursday part was a fact, the long weekend part would only be true if I did something forย it, i.e. I took a Friday off. But this would take one day of my (now relatively limited) holiday allowances. Considering my upcoming plans for the rest of the year, I refrained myself from it and so: I worked on Friday! Lol ๐Ÿ˜† .

However, on Thursday I felt really tired for whatever reason; possibly because of all the moving and my new apartment related activities I had been busy with in the past two months or so (I used almost every weekend in March to do furniture shopping). I guess my body was screaming for a well-deserved rest it was craving for, haha.ย It also turned out that the weather was not very cooperative during the day as well. And soย I did not feel like going out and decided to just rest and stay at home for the entire day, haha.

Next year maybe I will go, as I do think it is excitingย to experienceย this event in Amsterdam again. But next year it will be on a Friday so I might plan a weekend trip somewhere, though, as it will be an uninterrupted long weekend, then, haha ๐Ÿ˜† . Well, we will see…

Koninginnedag in Amsterdam in 2011



Hari Kamis ini adalah hari ulang-tahunnya Raja Willem Alexander II jadilah satu negara Belanda libur karenanya, hore!!

Kebetulan, Koningsdag (Hari Raja) ini berlangsung setelah pindahanku ke Amsterdam selesai awal minggu ini, jadi kan asyik gitu ya, haha. Dan karenaย Koningsdag baru dimulai tahun 2014 (sebelum tahun itu, acara ini dikenal dengan nama Koninginnedag (Hari Ratu) karena Ratu Beatrix yang masih sedang berkuasa), secara teknis ini adalah Koningsdag pertamaku di Amsterdam (di tahun 2011 aku pergi ke Koninginnedag di Amsterdamย sih).

Koninginnedag di Amsterdam di tahun 2011

Tahun lalu, aku cukup menantikan Koningsdag tahun iniย karena akan berlangsung di hari Kamis, sehingga akan diikuti long weekend kan ya. Walaupun libur di hari Kamisnya itu adalah fakta, long weekend-nya hanya akan terjadiย apabila aku menjadikannya demikian, yaitu dengan mengambil cuti di hari Jumat. Tapi ini akan mengurangi satu hari jatah cutiku (yang kini relatif terbatas). Dengan mempertimbangkan rencana-rencanaku di sepanjang sisa tahun ini, aku memutuskan untuk tidak melakukannya sehingga: aku masuk kerja dong di hari Jumat! Haha ๐Ÿ˜† .

Nah, di hari Kamis itu aku merasa capek banget entah mengapa; mungkin akibat kesibukanku dengan pindahan dan urusan apartemen dua bulan belakangan ini ya (Aku menggunakan hampir setiap akhir pekan di bulan Maret untuk belanja mebel). Jadi aku duga tubuhku sedang berteriak meminta istirahat yang memang ia butuhkan, haha. Kebetulan juga cuaca seharian itu juga kurang begitu kooperatif sih. Jadilah aku merasa malas keluar dan memutuskan untuk beristirahat di rumah saja seharian, haha.

Tahun depan mungkin aku akan mengunjunginya deh, karena aku kira seru aja untuk berpartisipasi di acara ini di Amsterdam lagi. Tetapi tahun depan acaranya jatuh di hari Jumat nih sehingga mungkin aku akan merencanakan perjalanan akhir pekan kemana gitu, karena long weekend yang tidak terputusย kan, haha ๐Ÿ˜† . Yah, kita lihat saja deh…

Koninginnedag di Amsterdam di tahun 2011

#1883 – Wintery February


As usual, this February has been the coldest month this winter ๐Ÿ˜› . While in Amsterdam it was also snowing in January (only for a little bit, though), it was much more frequent in February. In fact, it was more than enough for the snow to pile up!

And those who have experienced snow would fully understand that, indeed, this is the best feeling ever:

Haha ๐Ÿ˜†

This winter is my seventh winter in the Netherlands. Even then, I still find snow to be really beautiful and magical! Haha ๐Ÿ˜† And so obviously I am glad that the winter of 2013/2014 still remains as my only snowless winter ๐Ÿ˜› .


Seperti biasa, Februari ini adalah bulan terdingin di musim dingin kali ini ๐Ÿ˜› . Walaupun di Amsterdam juga bersalju sih Januari lalu (sedikit doang sih tapinya), saljunya lebih banyak turun di bulan Februari. Dan banyaknya cukup loh untuk saljunya cukup menumpuk gitu! Jadi kan kece ya.

Dan mereka yang memiliki pengalaman dengan salju, pasti memahami banget deh bahwa yang berikut ini adalah best feeling ever:

Haha ๐Ÿ˜†

Musim dingin kali ini adalah musim dingin ketujuhku di Belanda. Walaupun begitu, bagiku salju itu masih nampak indah, keren, dan kece banget! Haha ๐Ÿ˜† Jadi jelas lah ya tentu aku merasa lega bahwa musim dingin tahun 2013/2014 masih bertahan sebagai satu-satunya musim dinginku yang tanpa salju ๐Ÿ˜› .

#1841 – Winter Is Here


I guess it is official now:

Well, it is December already so it might not be that surprising actually, lol ๐Ÿ˜† .

Earlier this week, this was the weather forecast in the Netherlands:

Weather forecast earlier this week

Weather forecast earlier this week

Yeah, the temperature has officially gone subzero now; though as usual, we just get the cold here in winter and not the snow, lol ๐Ÿ˜† (Ignore the warning, it did not happen). Consequently, I had to finally admit the situation and openย my winter wardrobe and take my winter coat with me; along with my scarves, gloves, and flappy winter hat.

Normal winter ammunition

Normal winter ammunition (from 2014)

On the not so goodย news, I also did not feel that well earlier this week too. I think I caught a flu. Well, I was not sick per se, but I felt like I was not 100% fit. Maybe somewhere around 75-80%. I combatted that with vitamin C,ย consuming some soups, and limitted my physical exercises (I skipped my tennis lesson this week (also partly due to the subzero temperature, though ๐Ÿ˜› ) and a gym session). This way, I was able to maintain my level of fitness to not drop into the “being sick” category, which was, in my opinion, very important.

A teapot of ginger tea

Some warm tea also tastes better in winter!

Anyway, I feel much better now already, so I am happy about that! ๐Ÿ™‚ Well, as I implied in this post, winter is not the season I do not like the most. In fact, I actually quite like it, especially the December part of it where people are already preparing for the Christmas and New Year holiday season!! ๐Ÿ™‚


Aku rasa sudah resmi deh sekarang:

Iya sih, sudah bulan Desember jadi memang tidak mengherankan ya, haha ๐Ÿ˜† .

Awal minggu ini, ramalan cuaca di Belanda itu seperti ini:

Weather forecast earlier this week

Ramalan cuaca awal minggu ini

Iya, suhu udaranya sudah resmi turun ke angka negatif nih; walaupun seperti biasa sih, Belanda mah cuma kebagian dinginnya doang, saljunya engga, ahahah ๐Ÿ˜† (Abaikan peringatan di ramalan cuaca itu, nggak kejadian kok). Sebagai akibatnya, mau tidak mau aku harus takluk pada situasi ini dan mulai membuka lemari pakaian musim dinginku dan pergi ke luar dengan mengenakan mantel musim dingin; eh, dan juga syal, sarung tangan, dan kupluk musim dingin dengan flap.

Normal winter ammunition

Amunisi standar di musim dingin (foto tahunย 2014)

Berita kurang menyenangkannya, aku juga merasa agak kurang enak badan awal minggu ini. Kayaknya aku terkenal flu deh. Yah, aku nggak sampai sakit sih untungnya, tetapi aku merasa tidak dalam konfisi fit 100% gitu. Mungkin sekitar 75-80% lah. Aku berusaha melawannya dengan vitamin C, makan sup, dan membatasi aktivitas fisikku (aku absen dari les tenis-ku minggu ini (ini juga sebagian karena suhu udara di bawah nol derajat itu sih ๐Ÿ˜› ) dan meloncati satu jadwal gym-ku). Dengan begini, aku bisa menjaga level kesehatanku untuk tidak sampai jatuh ke level “sakit”, yang mana bagiku penting banget deh ini.

A teapot of ginger tea

Minum teh hangat juga terasa lebih nikmat loh di musim dingin!

Anyway, sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik kok, dan aku senang karenanya! ๐Ÿ™‚ Dan, seperti yang aku siratkan di posting ini,ย musim dingin bukanlah musim yang paling tidak aku sukai. Malahan, sebenarnya aku cukup menyukainya lho, terutama bagian bulan Desembernya dimana orang-orang sudah mulai bersiap-siap menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru kan!! ๐Ÿ™‚

#1837 – Why I Don’t Like Fall


A lot of people say they love Fall/Autumn, mainly because of something like this:

Autumn in Delft Schie

Autumn in Delft five years ago (I am too lazy to take a more recent picture this year ๐Ÿ˜› )

, which is correct, btw, and I agree with this particular condition. However, I actually put this season as my least favorite of the four. Here is why. (#antimainstream #SEO)

One word which, to me now, describes this season the best is: gloomy.

And it applies to many things.

In the Netherlands, Fall weather usually means a lot of cloud and, sometimes, mist and, thus, it is wet too. Just like what I recently shared. Therefore, if you look outside, usually what you see is grayness. Dark cloudy sky with thick cloud hanging and people walking with their umbrellas or coat.

The fact that Summer precedes the season also does not help. While usually it also rains quite a lot in the Netherlands in Summer too (this year was an exception though, it was pleasantly rainless! ๐Ÿ˜› ), at least the days are longer. And personally, I like longer days. I like it when the sun is up from 5 AM to 10 PM.I feel more energized.

10:30 PM in Delft on 21 June 2015

10:30 PM in Delft on 21 June 2015

And my conjecture is (I haven’t bothered looking for actual research on this ๐Ÿ˜› ) that this has some collective effect on the people as well. Consciously or not, the gloomy weather affects people’s mood. When many of these people are together (like, e.g. at work), the gloominess radiates in many different forms.

I have only started my current job this October, which was Fall already, so I cannot really say anything about it. However, I have had four Falls during the course of my PhD; and in my experience, this season had always consistently been the most “depressing” periods of my PhD years. Specifically, the toughest period of my PhD years (so far) was the Fall of 2014, i.e. the Fall of my third PhD year, many referred to as the toughest year of PhD in the Netherlands. More or less, this was radiated into some posts in this blog as well.

One of those misty mornings in Delft lately

One of those Fall days here.

It might be a spurious correlation we are observing here; as there are other factors as well which can influence this as well, for instance the end of the year is near so the higher workload, no public holiday (while there are Christmas and New Year in the winter), etc.

As I said, I haven’t bothered looking deepert into this matter. So for this post, it would do even if a spurious correlation, haha ๐Ÿ˜† . What is important is, this is generally what I feel about Fall ๐Ÿ˜› .

Piles of fallen leaves

Piles of fallen leaves in October, 2011


Banyak orang berkata bahwa mereka suka banget dengan yang namanya Musim Gugur, terutama karena pemandangan kayak begini:

Autumn in Delft Schie

Musim gugur di Delft lima tahun yang lalu (tahun ini malas nih mengambil foto yang lebih up-to-date kekinian gitu ๐Ÿ˜› )

, yang mana benar juga sih, btw, dan aku sendiri setuju dengan satu kondisi khusus ini. Namun, sebenarnya secara umum aku harus bilang bahwa musim ini adalah musim yang paling tidak aku sukai dari empat musim yang ada loh. Berikut ini alasannya. (#antimainstream #SEO)

Satu kata yang, untukku saat ini, mendeskripsikan musim ini dengan paling baik adalah: muram (gloomy).

Dan ini mewakili banyak sekali hal loh.

Di Belanda, cuaca musim gugur itu biasanya berarti awan mendung tebal dan, kadang-kadang, berkabut yang mana artinya juga basah. Yah, seperti apa yang aku ceritakan beberapa waktu lalu lah. Makanya, jika kita melihat ke luar, yang terlihat biasanya adalah suasana abu-abu. Langit yang mendung dengan awan-awan tebal dan orang-orang berjalan-kaki dengan payung atau mantelnya.

Kondisi dimana musim panas mendahului musim ini juga tidak membantu. Walaupun di musim panas juga banyak hujan sih di Belanda (tahun ini pengecualian sih, hujannya sedikit! ๐Ÿ˜› ), setidaknya hari-harinya kan panjang gitu. Dan untukku pribadi, aku suka dengan hari yang panjang. Kan asyik ya matahari bersinar dari jam 5 subuh sampai jam 10 malam gitu. Aku merasa sungguh berenergi.

10:30 PM in Delft on 21 June 2015

Jam 10:30 malam di Delft tanggal 21 Juni 2015

Dan konjekturku adalah (malas nih untuk meriset lebih mendalam ๐Ÿ˜› ), ini mempengaruhi manusia juga. Sadar ataupun tidak, cuaca yang muram ini mempengaruhi mood orang-orang. Dan ketika banyak orang-orang ini berdekatan (misalnya di kantor), kemuramannya cenderung tersebar dalam berbagai macam bentuk.

Aku baru saja memulai pekerjaanku saat ini di bulan Oktober, yang mana artinya sudah masuk musim gugur, makanya aku tidak bisa menyimpulkan apa pun darinya. Namun, aku sudah melalui empat musim gugur sepanjang masa studi PhD (S3)-ku; dan dari pengalamanku, musim ini terus-terusan menjadi bagian dari periode paling “memuramkan” dari tahun-tahun PhD-ku itu. Lebih spesifik lagi, periode tersulit dari tahun-tahun PhD-ku (sejauh ini) adalah musim gugur 2014, yaitu musim gugur dari tahun ketiga PhDku, yang banyak disebut orang-orang sebagai tahun tersulit dari sebuah studi PhD di Belanda. Sedikit banyak, ini teradiasikan di beberapa posting di blog ini juga.

One of those misty mornings in Delft lately

Kadang suasana musim gugur disini itu begini

Memang bisa jadi ini adalah sebuah korelasi palsu (spurious correlation); karena bisa saja kan ada faktor yang juga mempengaruhi ini, misalnya akhir tahun yang dekat sehingga banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tidak adanya hari libur (kalau di musim dingin setidaknya kan ada Natal dan Tahun Baru), dll.

Seperti yang kubilang, aku malas untuk melihat hal ini lebih jauh. Jadi untuk posting ini, andaikata benar pun korelasi palsu mah nggak apa-apa ya, haha ๐Ÿ˜† . Intinya adalah, ini lah yang kurasakan secara umum tentang musim gugur ๐Ÿ˜› .

#1836 – My Luck with Rain Lately


Let’s just say, it has not been great.

Weather-wise, this Fall has not been that great in the Netherlands. It has been a bit colder than usual, really gloomy, and, worst of all, really wet!

Raining in Delft

Raining in Delft

And the last one really annoyed me, be when it happened or when it did not. Two times, recently, I had to soldier through the rain because I forgot to bring an umbrella. When this happened, of course, it reminded me of the old Indonesian saying which roughly translates to “Prepare an umbrella before it starts to rain“. The meaning of this saying can be both figurative or literal; but in this case of course the literal one was applicable ๐Ÿ˜› . So the next days, I decided to bring an umbrella just in case it would rain. And guess what? It did not. Moreover, it was sunny! Lol ๐Ÿ˜† .

Speaking of rain, one app which I find really useful for living peacefully in handling the rain is the Buienalarm. The app provides prediction of the rain precipitation in your chosen area for the coming hour so. This really helps me in my decision-making process. For instance, I did not just blindly “soldier through” the rain in the previous paragraph. I decided to based on the information that I got from the app, as follows:



It was about 6:02 PMย in Delft station. A lot of people were stuck due to heavy rain (well, the app said moderate; but from my perspective, moderate rain was basically heavy when I did not have an umbrella with me ๐Ÿ˜› ), including myself. It was predicted that the rain would last for the next 45 minutes or so. However, I saw a small opening there. For about five minutes starting from 6:05 PM, the rain would die down a little bit (it would still be raining, but not as hard). So I had an option to make use of this five minutes time-window or to wait 45 minutes before the rain was predicted to completely stop. Well, I chose the former ๐Ÿ˜› .

So what I did was just to wait for three minutes more at Delft station. And at 6:05 PM, when the rain died down a little, I soldiered through the rain and ran to my apartment. I was still quite wet, of course, but not as much and I certainly did not have to get stuck at Delft station for another 45 minutes. In my opinion, that helped a lot! ๐Ÿ˜€


Begini aja deh ya, keberuntunganku dengan hujan akhir-akhir ini tidak lah begitu baik.

Dalam hal cuaca, musim gugur kali ini tidak lah begitu mengasyikkan di Belanda. Suhu udaranya lebih dingin daripada biasa, cuacanya sungguh gloomy, dan, yang paling nyebelin nih, sering hujan!

Raining in Delft

Hujan diย Delft

Dan yang terakhir ini sungguh menyebalkanku, baik ketika terjadi maupun tidak. Dua kali, akhir-akhir ini, aku harus berjalan-kaki nekad menembus hujan karena aku lupa membawa payung. Ketika ini terjadi, tentu saja dong aku langsung teringat pepatah “Sedia payung sebelum hujan“. Haha, dalam kasus ini makna pepatah ini mah tersurat banget yaย ๐Ÿ˜› . Jadilah keesokan harinya, aku memutuskan untuk membawa payung unuk jaga-jaga andaikata hujan. Dan apa yang terjadi? Nggak hujan dong. Malahan, cuacanya cerah! Huahaha ๐Ÿ˜† .

Ngomongin hujan, satu app yang aku rasa sungguh berguna untuk hidup damai tentram di Belanda dalam menghadapi hujan adalah Buienalarm. App ini memberikan prediksi curah hujan di tempat pilihan kita sepanjang satu jam-an ke depan. Ini sungguh membantu proses pembuatan-keputusanku. Contohnya, sebenarnya aku nggak hanya sekedar modal nekad aja sih dalam menembuh hujan yang kuceritakan di paragraf sebelumnya. Aku memutuskan begitu berdasarkan informasi yang kudapatkan dari app ini, sebagai berikut:



Waktu itu jam 6:02 sore di stasiun Delft. Banyak orang terjebak di sana karena hujan yang deras (yah, menutup app hujannya cuma sedang aja sih; tetapi dari sudut pandangku, hujan yang sedang aja mah sudah aku anggap deras ya soalnya aku kan harus berjalan-kaki dan aku tidak membawa payung ๐Ÿ˜› ), termasuk aku. Hujannya diprediksi akan berlangsung selama 45an menit ke depan. Namun, aku melihat sebuah celah di sana. Selama sekitar lima menit mulai dari jam 6:05 sore, hujannya akan sedikit mereda (masih hujan sih, tapi nggak deras). Aku memiliki pilihan untuk menggunakan waktu lima menit ini atau menungguh 45 menit hingga hujannya diprediksikan berhenti. Aku memilih pilihan pertama ๐Ÿ˜› .

Jadilah aku memutuskan untuk menunggu selama tiga menitan di Stasiun Delft. Jam 6:05 sore, ketika hujannya sedikit mereda, baru deh aku menembus hujan dan berlari menuju apartemenku. Jelas lah aku masih basah, tetapi nggak parah-parah amat dan jelas aku jadi tidak harus terjebak di Stasiun Delft selamat 45 menit kan. Menurutku, ini mah membantu banget! ๐Ÿ˜€