General Life · Zilko's Life

#1941 – Summer Solstice 2017

ENGLISH

This Wednesday was the summer solstice this year, i.e. the longest day of the year.

You see, one feature of summer that I really like is the longer days. And this Wednesday was the peak for that, when it looked like this at 10:30 PM:

10:30 PM in Amsterdam during summer solstice this year

Since then, the days are getting shorter and shorter until we hit the winter solstice in December.

So naturally, the day of the summer solstice is one of my most favorite days in a year. You can even trace that here in this blog where I write about it every year, haha 😆 . Which brings me to last year’s summer solstice because for whatever reason, I feel nostalgic for this day last year. Even though that day was just a regular day in my life.

At the time I was very busy working on my PhD dissertation and preparing my sabbatical month in September. I decided to make that day my cardio day where I went biking in the evening to the Delftse Hout. Yeah, for whatever reason, I remembered that day. Well, probably because a lot have happened in my life in between, haha.

One of which was getting my PhD degree 😀

Anyway, yeah, so we have now just entered the less favorite half of the year for me where days are getting shorter and shorter each day. Haha…

Speaking of the weather, though, there was a yellow warning for hot temperature in the Netherlands earlier this week. Apparently, a heat wave is striking the country (and Europe) now. And this is the reason why summer cannot be my most favorite season of all, haha (I hate the heat 😛 ).

BAHASA INDONESIA

Hari Rabu ini adalah summer solstice tahun ini, yaitu hari dengan siang terpanjang dalam satu tahun.

Jadi salah satu karakteristik musim panas yang kusukai adalah siangnya yang lama. Dan hari Rabu kemarin ini adalah puncaknya, dimana suasana jam 10:30 malam adalah seperti ini:

Jam 10:30 malam di Amsterdam di waktu summer solstice tahun ini

Semenjak itu, setiap hari siang selalu bertambah pendek hingga kita mencapai winter solstice bulan Desember nanti.

Nah, jadi jelas dong hari summer solstice adalah salah satu hari terfavoritku dalam satu tahun. Ini juga nampak kok di blog ini dimana aku selalu menuliskannya setiap tahun, haha 😆 . Yang mana membawaku ke hari summer solstice tahun lalu karena, entah mengapa, aku merasa nostalgia banget dengan hari ini tahun lalu. Padahal sebenarnya hari itu adalah hari yang biasa-biasa saja.

Waktu itu aku sedang sibuk-sibuknya menyelesaikan disertasi PhD/S3ku dan juga mempersiapkan acara sabatikalku di bulan September. Hari itu aku tetapkan sebagai hari kardio dimana aku bersepeda di malam harinya ke Delftse Hout. Iya, entah mengapa, aku teringat hari itu deh. Yah, mungkin karena banyak yang terjadi di hidupku selama satu tahun belakangan ini ya, haha.

Yang mana salah satunya adalah mendapatkan gelar PhD (S3)-ku 😀 .

Anyway, iya, jadi sekarang kita sudah memasuki periode setengah tahun yang bukan favoritku dimana siang bertambah pendek terus setiap hari. Haha…

Ngomongin cuaca, minggu ini ada peringatan kuning untuk suhu udara yang sangat panas di Belanda. Ternyata, gelombang panas sedang menerjang negeri ini (dan Eropa) sekarang. Dan ini lah alasan mengapa musim panas bukan lah musim favoritku, haha (Aku benci cuaca panas 😛 ).

Life in Holland · Zilko's Life

#1850 – Winter Solstice

ENGLISH

If I mentioned one of the reasons I do not like Fall was the shorter days, then I must also not like Winter as well from this perspective. In fact, today is the Winter solstice, i.e. the shortest day and longest night of the year.

This was how it looked like outside when I was on my way to work at around 07:45 AM:

07:45 during winter solstice
07:45 during winter solstice

And here is how it was when I was on my way back from work at around 05:00 PM in Amsterdam:

5 PM during winter solstice
5 PM during winter solstice

Yep, technically I did not work overtime today but I went to work before the sun rose and left after the sun set! Lol 😆 . In fact, there was only 7 hours and 40 minutes of sunlight today:

Only 7 hours and 40 minutes of daylight today
Only 7 hours and 40 minutes of daylight today

And to top it off, the cloud cover was 99% above Amsterdam today! Yep, those little amount of sunlight was even covered by (thick) cloud! Haha 😦 .

From the perspective of length of day, today is the most depressing day of the year, haha 😆 . On the flip side, though, this means that it is going to get better from now on, where the days are getting longer and longer, until we hit the Summer solstice in June.

This reminds me, though, that it has been exactly half a year since this year’s Summer solstice. Wow, time really went by really, really fast!!

Santa selfie
At least I met Santa today :mrgreen:

BAHASA INDONESIA

Jika aku menyebutkan bahwa salah satu alasan aku tidak suka musim gugur adalah siang hari yang pendek, maka aku semestinya tidak suka musim dingin juga dari sudut pandang ini. Malahan, hari ini adalah Winter solstice loh, yaitu hari dengan siang terpendek dan malam terpanjang tahun ini.

Begini lah suasana di luar ketika aku dalam perjalanan ke kantor sekitar jam 07:45 pagi:

07:45 during winter solstice
Jam 7:45 pagi ketika winter solstice

Dan begini lah suasananya ketika aku pulang kerja, sekitar jam 05:00 sore di Amsterdam:

5 PM during winter solstice
Jam 5 sore ketika winter solstice

Yep, secara teknis aku tidak bekerja lembur hari ini tetapi aku berangkat kerja sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam! Haha 😆 . Malahan, hari ini Belanda hanya mendapatkan sinar matahari selama 7 jam 40 menit saja loh:

Only 7 hours and 40 minutes of daylight today
Hari ini matahari cuma bersinar selama 7 jam 40 menit saja.

Dan yang semakin melengkapinya lagi, langit Belanda hari ini adalah 99% berawan dong! Yep, sinar matahari yang cuma sedikit itu pun ditutupi oleh awan (tebal)! Haha 😦

Dari sudut pandang lamanya siang, hari ini adalah hari paling memuramkan tahun ini, haha 😆 . Sisi positifnya sih ini berarti situasi akan menjadi semakin dan semakin enak dari sekarang, dimana siang akan bertambah panjang setiap hari, hingga kita mencapai Summer solstice di bulan Juni.

Wah, jadi teringat nih, artinya sekarang sudah tepat setengah tahun semenjak Summer solstice tahun ini. Wow, waktu benar-benar cepat berlalu!!

Life in Holland · Zilko's Life

#1837 – Why I Don’t Like Fall

ENGLISH

A lot of people say they love Fall/Autumn, mainly because of something like this:

Autumn in Delft Schie
Autumn in Delft five years ago (I am too lazy to take a more recent picture this year 😛 )
, which is correct, btw, and I agree with this particular condition. However, I actually put this season as my least favorite of the four. Here is why. (#antimainstream #SEO)

One word which, to me now, describes this season the best is: gloomy.

And it applies to many things.

In the Netherlands, Fall weather usually means a lot of cloud and, sometimes, mist and, thus, it is wet too. Just like what I recently shared. Therefore, if you look outside, usually what you see is grayness. Dark cloudy sky with thick cloud hanging and people walking with their umbrellas or coat.

The fact that Summer precedes the season also does not help. While usually it also rains quite a lot in the Netherlands in Summer too (this year was an exception though, it was pleasantly rainless! 😛 ), at least the days are longer. And personally, I like longer days. I like it when the sun is up from 5 AM to 10 PM.I feel more energized.

10:30 PM in Delft on 21 June 2015
10:30 PM in Delft on 21 June 2015
And my conjecture is (I haven’t bothered looking for actual research on this 😛 ) that this has some collective effect on the people as well. Consciously or not, the gloomy weather affects people’s mood. When many of these people are together (like, e.g. at work), the gloominess radiates in many different forms.

I have only started my current job this October, which was Fall already, so I cannot really say anything about it. However, I have had four Falls during the course of my PhD; and in my experience, this season had always consistently been the most “depressing” periods of my PhD years. Specifically, the toughest period of my PhD years (so far) was the Fall of 2014, i.e. the Fall of my third PhD year, many referred to as the toughest year of PhD in the Netherlands. More or less, this was radiated into some posts in this blog as well.

One of those misty mornings in Delft lately
One of those Fall days here.
It might be a spurious correlation we are observing here; as there are other factors as well which can influence this as well, for instance the end of the year is near so the higher workload, no public holiday (while there are Christmas and New Year in the winter), etc.

As I said, I haven’t bothered looking deepert into this matter. So for this post, it would do even if a spurious correlation, haha 😆 . What is important is, this is generally what I feel about Fall 😛 .

Piles of fallen leaves
Piles of fallen leaves in October, 2011
BAHASA INDONESIA

Banyak orang berkata bahwa mereka suka banget dengan yang namanya Musim Gugur, terutama karena pemandangan kayak begini:

Autumn in Delft Schie
Musim gugur di Delft lima tahun yang lalu (tahun ini malas nih mengambil foto yang lebih up-to-date kekinian gitu 😛 )
, yang mana benar juga sih, btw, dan aku sendiri setuju dengan satu kondisi khusus ini. Namun, sebenarnya secara umum aku harus bilang bahwa musim ini adalah musim yang paling tidak aku sukai dari empat musim yang ada loh. Berikut ini alasannya. (#antimainstream #SEO)

Satu kata yang, untukku saat ini, mendeskripsikan musim ini dengan paling baik adalah: muram (gloomy).

Dan ini mewakili banyak sekali hal loh.

Di Belanda, cuaca musim gugur itu biasanya berarti awan mendung tebal dan, kadang-kadang, berkabut yang mana artinya juga basah. Yah, seperti apa yang aku ceritakan beberapa waktu lalu lah. Makanya, jika kita melihat ke luar, yang terlihat biasanya adalah suasana abu-abu. Langit yang mendung dengan awan-awan tebal dan orang-orang berjalan-kaki dengan payung atau mantelnya.

Kondisi dimana musim panas mendahului musim ini juga tidak membantu. Walaupun di musim panas juga banyak hujan sih di Belanda (tahun ini pengecualian sih, hujannya sedikit! 😛 ), setidaknya hari-harinya kan panjang gitu. Dan untukku pribadi, aku suka dengan hari yang panjang. Kan asyik ya matahari bersinar dari jam 5 subuh sampai jam 10 malam gitu. Aku merasa sungguh berenergi.

10:30 PM in Delft on 21 June 2015
Jam 10:30 malam di Delft tanggal 21 Juni 2015
Dan konjekturku adalah (malas nih untuk meriset lebih mendalam 😛 ), ini mempengaruhi manusia juga. Sadar ataupun tidak, cuaca yang muram ini mempengaruhi mood orang-orang. Dan ketika banyak orang-orang ini berdekatan (misalnya di kantor), kemuramannya cenderung tersebar dalam berbagai macam bentuk.

Aku baru saja memulai pekerjaanku saat ini di bulan Oktober, yang mana artinya sudah masuk musim gugur, makanya aku tidak bisa menyimpulkan apa pun darinya. Namun, aku sudah melalui empat musim gugur sepanjang masa studi PhD (S3)-ku; dan dari pengalamanku, musim ini terus-terusan menjadi bagian dari periode paling “memuramkan” dari tahun-tahun PhD-ku itu. Lebih spesifik lagi, periode tersulit dari tahun-tahun PhD-ku (sejauh ini) adalah musim gugur 2014, yaitu musim gugur dari tahun ketiga PhDku, yang banyak disebut orang-orang sebagai tahun tersulit dari sebuah studi PhD di Belanda. Sedikit banyak, ini teradiasikan di beberapa posting di blog ini juga.

One of those misty mornings in Delft lately
Kadang suasana musim gugur disini itu begini
Memang bisa jadi ini adalah sebuah korelasi palsu (spurious correlation); karena bisa saja kan ada faktor yang juga mempengaruhi ini, misalnya akhir tahun yang dekat sehingga banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tidak adanya hari libur (kalau di musim dingin setidaknya kan ada Natal dan Tahun Baru), dll.

Seperti yang kubilang, aku malas untuk melihat hal ini lebih jauh. Jadi untuk posting ini, andaikata benar pun korelasi palsu mah nggak apa-apa ya, haha 😆 . Intinya adalah, ini lah yang kurasakan secara umum tentang musim gugur 😛 .

Life in Holland · Zilko's Life

#1836 – My Luck with Rain Lately

ENGLISH

Let’s just say, it has not been great.

Weather-wise, this Fall has not been that great in the Netherlands. It has been a bit colder than usual, really gloomy, and, worst of all, really wet!

Raining in Delft
Raining in Delft

And the last one really annoyed me, be when it happened or when it did not. Two times, recently, I had to soldier through the rain because I forgot to bring an umbrella. When this happened, of course, it reminded me of the old Indonesian saying which roughly translates to “Prepare an umbrella before it starts to rain“. The meaning of this saying can be both figurative or literal; but in this case of course the literal one was applicable 😛 . So the next days, I decided to bring an umbrella just in case it would rain. And guess what? It did not. Moreover, it was sunny! Lol 😆 .

Speaking of rain, one app which I find really useful for living peacefully in handling the rain is the Buienalarm. The app provides prediction of the rain precipitation in your chosen area for the coming hour so. This really helps me in my decision-making process. For instance, I did not just blindly “soldier through” the rain in the previous paragraph. I decided to based on the information that I got from the app, as follows:

Buienalarm
Buienalarm

It was about 6:02 PM in Delft station. A lot of people were stuck due to heavy rain (well, the app said moderate; but from my perspective, moderate rain was basically heavy when I did not have an umbrella with me 😛 ), including myself. It was predicted that the rain would last for the next 45 minutes or so. However, I saw a small opening there. For about five minutes starting from 6:05 PM, the rain would die down a little bit (it would still be raining, but not as hard). So I had an option to make use of this five minutes time-window or to wait 45 minutes before the rain was predicted to completely stop. Well, I chose the former 😛 .

So what I did was just to wait for three minutes more at Delft station. And at 6:05 PM, when the rain died down a little, I soldiered through the rain and ran to my apartment. I was still quite wet, of course, but not as much and I certainly did not have to get stuck at Delft station for another 45 minutes. In my opinion, that helped a lot! 😀

BAHASA INDONESIA

Begini aja deh ya, keberuntunganku dengan hujan akhir-akhir ini tidak lah begitu baik.

Dalam hal cuaca, musim gugur kali ini tidak lah begitu mengasyikkan di Belanda. Suhu udaranya lebih dingin daripada biasa, cuacanya sungguh gloomy, dan, yang paling nyebelin nih, sering hujan!

Raining in Delft
Hujan di Delft

Dan yang terakhir ini sungguh menyebalkanku, baik ketika terjadi maupun tidak. Dua kali, akhir-akhir ini, aku harus berjalan-kaki nekad menembus hujan karena aku lupa membawa payung. Ketika ini terjadi, tentu saja dong aku langsung teringat pepatah “Sedia payung sebelum hujan“. Haha, dalam kasus ini makna pepatah ini mah tersurat banget ya 😛 . Jadilah keesokan harinya, aku memutuskan untuk membawa payung unuk jaga-jaga andaikata hujan. Dan apa yang terjadi? Nggak hujan dong. Malahan, cuacanya cerah! Huahaha 😆 .

Ngomongin hujan, satu app yang aku rasa sungguh berguna untuk hidup damai tentram di Belanda dalam menghadapi hujan adalah Buienalarm. App ini memberikan prediksi curah hujan di tempat pilihan kita sepanjang satu jam-an ke depan. Ini sungguh membantu proses pembuatan-keputusanku. Contohnya, sebenarnya aku nggak hanya sekedar modal nekad aja sih dalam menembuh hujan yang kuceritakan di paragraf sebelumnya. Aku memutuskan begitu berdasarkan informasi yang kudapatkan dari app ini, sebagai berikut:

Buienalarm
Buienalarm

Waktu itu jam 6:02 sore di stasiun Delft. Banyak orang terjebak di sana karena hujan yang deras (yah, menutup app hujannya cuma sedang aja sih; tetapi dari sudut pandangku, hujan yang sedang aja mah sudah aku anggap deras ya soalnya aku kan harus berjalan-kaki dan aku tidak membawa payung 😛 ), termasuk aku. Hujannya diprediksi akan berlangsung selama 45an menit ke depan. Namun, aku melihat sebuah celah di sana. Selama sekitar lima menit mulai dari jam 6:05 sore, hujannya akan sedikit mereda (masih hujan sih, tapi nggak deras). Aku memiliki pilihan untuk menggunakan waktu lima menit ini atau menungguh 45 menit hingga hujannya diprediksikan berhenti. Aku memilih pilihan pertama 😛 .

Jadilah aku memutuskan untuk menunggu selama tiga menitan di Stasiun Delft. Jam 6:05 sore, ketika hujannya sedikit mereda, baru deh aku menembus hujan dan berlari menuju apartemenku. Jelas lah aku masih basah, tetapi nggak parah-parah amat dan jelas aku jadi tidak harus terjebak di Stasiun Delft selamat 45 menit kan. Menurutku, ini mah membantu banget! 😀

General Life · Zilko's Life

#1791 – Heatwave and (Almost) A New Academic Year

ENGLISH

This is pretty much the headline here in the Netherlands this week:

Extreme heat warning 😲
Extreme heat warning 😲

😲😲😲😲😲

Yes, there is a warning of extreme heat!! 😱😱😱😱😱

Yes, we are, currently, being struck by a heatwave causing the temperature to be really hot at the moment. Okay, still in the low 30s (Celsius), though, but still, it has been really hot!! This is actually one aspect I don’t really like from summer (aside from the frequent rain; it is a toss up for me between extreme heat or frequent rain).

The forecast says it should be over by weekend; so let us hope it is right, haha 😆 . And at least sometimes the wind blows too and it is not the typical hot wind; so the breeze still feels quite nice 😀 .

Anyway, speaking of this time of the year, it is almost the new academic year here in TU Delft. Six years ago, I arrived in Delft also at around this time. This means that new batches of students have arrived; and Delft has become a much livelier city than it has been the past two months. There were a lot of events going on; not only in the university but also in the city itself. A lot of associations/groups organized an open-house introducing themselves to the new residents of the city.

While I think it is cool, on the other hand I also feel a little bit of inconvenience because of this, to be honest. First of all, with more people, the road becomes more crowded. Second of all, a lot of paths have been blocked to make rooms for these events; and this is on top of the never-ending construction works in the city.

***

But this also reminds me that my time in TU Delft as a PhD student will also come to an end, really soon; as my contract will end just before the new academic year starts.

Yeah…

BAHASA INDONESIA

Yang berikut ini cukup merangkumkan topik utama di Belanda minggu ini:

Extreme heat warning 😲
Peringatan cuaca panas ekstrim  😲

😲😲😲😲😲

Iya, ini adalah peringatan akan datangnya cuaca panas ekstrim!! 😱😱😱😱😱

Iya, sekarang ini Belanda sedang diterjang heatwave (gelombang panas) sehingga suhu udaranya panas banget deh sekarang. Oke, masih di 30an (Celsius) bawah sih, tapi tetap aja, rasanya panas bangettt!! Ini nih satu aspek yang tidak kusukai dari musim panas (selain hujan yang sering sih; susah deh menentukan mana yang lebih tidak kusukai, suhu panas banget atau hujan).

Menurut ramalan cuaca sih seharusnya gelombang panasnya selesai akhir pekan ini; jadi mudah-mudahan ramalannya benar ya, haha 😆 . Setidaknya kadang-kadang angin masih bertiup juga sih; dan untungnya anginnya bukan lah angin yang panas, sehingga hembusan anginnya terasa nyaman 😀 .

Anyway, ngomongin waktu sekarang ini, saat ini sudah hampir waktunya tahun akademik baru dimulai di TU Delft. Enam tahun lalu, aku juga tiba di Delft di tanggal-tanggal segini. Ini artinya, sekarang ini sudah ada banyak kloter mahasiswa baru yang datang; dan Delft menjadi lebih ramai deh daripada dua bulan belakangan ini. Ada banyak acara yang berlangsung; tidak hanya di universitas tetapi juga di kotanya itu sendiri. Ada banyak asosiasi/grup yang mengadakan open-house memperkenalkan diri mereka ke penduduk baru kota ini.

Walau menurutku ini keren, di sisi lain aku juga merasakan sedikit ketidak-nyamanan karenanya sih, sejujurnya. Pertama-tama, dengan ada banyaknya orang, jalanan menjadi semakin ramai. Yang kedua, banyak jalan yang ditutup untuk mengadakan acara-acara ini; dan ini di atas pekerjaan konstruksi yang nggak akan pernah beres disini.

***

Ah, tetapi ini juga mengingatkanku bahwa waktuku di TU Delft sebagai mahasiswa PhD (S3) juga akan berakhir, segera; karena kontrakku akan habis sebelum tahun akademik baru dimulai.

Ya gitu deh…

Life in Holland · Zilko's Life

#1731 – Koningsdag 2016

ENGLISH

Today, King Willem-Alexander of the Netherlands is celebrating his 49th birthday and, consequently, today is a national holiday in the Netherlands! Yeaaay!! 😀

“Too bad” though today is a Wednesday which means it is literally in the middle of the week so there is no reason to make it a long weekend, lol 😝😝😝. Last year, the Koningsdag (the King’s birthday) fell on Monday so a long weekend from Saturday all the way to Monday was observed in the Netherlands, lol 😆 . Actually this may work in my favor though because now I am very busy at work anyway so long weekend is something which I actually don’t really need. Moreover, this means next year, it will be a long weekend when the Koningsdag falls on a Thursday! Haha 😆 .

#KoningsdagSelfie
#KoningsdagSelfie
Anyway, this year’s Koningsdag is quite unique to me. Technically this is my sixth Koningsdag/Koninginnedag in the Netherlands. However, this is actually the first Koningsdag while I actually live in the centrum! And so I have been expecting today would be super busy and crowded in the city center (not that I was looking forward to it)

However, in a way the weather lately has been a little bit on my side for this matter. While the Spring has been around in the Netherlands for almost a month now, the trend stopped in the past week and it felt like we are moving backwards a little bit towards winter. Yes, the temperature in the Netherlands (and Europe in general) has been dropping! Even I heard it was snowing a little bit in Delft on Monday (too bad I had a meeting in Eindhoven that day so I did not experience it). As a result, while obviously the Koningsdag celebration was still going on, it was not nearly as crowded or busy as it usually is!

While I was glad that it was not as crowded as it could be, on the other hand I missed the festivity though…

BAHASA INDONESIA

Hari ini, Raja Willem-Alexandernya Belanda merayakan hari ulang-tahun ke-49nya. Sebagai akibatnya, hari ini adalah tanggal merah loh di Belanda! Yeaaay!! 😀

“Sayang” sih hari ini hari Rabu yang mana artinya benar-benar di pertengahan minggu sehingga tidak ada alasan untuk membuat liburan ini menjadi long weekend ya, haha 😝😝😝. Tahun lalu, Koningsdag (hari ulang tahunnya Raja) jatuh di hari Senin sehingga waktu itu long weekend deh dari hari Sabtu hingga Senin di Belanda, haha 😆 . Sebenarnya mungkin ini menguntungkanku sih karena toh sekarang aku sibuk banget di kantor jadi sebenarnya aku nggak begitu membutuhkan long weekend deh. Lebih jauh lagi, ini artinya tahun depan Koningsdag akan jatuh di hari Kamis kan! Haha 😆

#KoningsdagSelfie
#KoningsdagSelfie
Anyway, Koningsdag cukup unik untukku. Secara teknis ini adalah Koningsdag/Koninginnedag-ku yang keenam di Belanda. Namun, ini adalah Koningsdag pertama dimana aku tinggal di centrum! Jadi jelas aku sudah bersiap-siap bahwa pusat kota akan ramai banget nih (dan aku nggak begitu menantikannya)

Namun, bisa dibilang cuaca memihakku sedikit di sisi ini. Walau ceritanya Belanda sudah memasuki musim semi satu bulan terakhir ini, trennya berhenti seminggu terakhir dimana rasanya cuaca justru bergerak mundur ke musim dingin. Iya, suhu udara di Belanda (dan Eropa sih) turun dong! Bahkan aku dengar di Delft sedikit bersalju loh hari Senin kemarin (sayangnya waktu itu aku sedang ada meeting di Eindhoven sehingga aku melewatkannya). Sebagai akibatnya, walau jelas perayaan Koningsdag masih berlangsung seperti biasa, perayaannya jadi tidak seramai atau sesibuk biasanya!

 

Walau aku lega bahwa pusat kotanya nggak ramai-ramai amat, tapi di sisi lain kok aku merindukan kemeriahannya ya, hahaha…

General Life · Zilko's Life

#1722 – The Dutch Spring and Red Rice

ENGLISH

The Dutch Spring

It is April already. So if last month I still kinda understood it that maybe Spring had not yet arrived, at this point it would better have been, lol 😆 . And I was not the only one thinking this way, it seems the sakura trees around TU Delft also think the same. They have started blossoming!! 😍😍😍😍😍🌸🌸🌸🌸🌸

But then, when you think of the Dutch Spring, do not picture beautiful sunny picturesque view across the country. For sure you would end up disappointed most of the time! Lol 😆 . The Dutch weather is unpredictable, more in a not pleasant way unfortunately, where most of the time it is cloudy, windy, and rains a lot in Spring, with occassional sunny days (a day or two).

The following two pictures illustrate how this week has been regarding this. The left picture pretty much illustrates just another “regular” Spring day in the Netherlands while the right one, though nicer,  illustrates one of the few days where the weather is beautiful 🙂 .

Typical Dutch spring
Typical Dutch spring
Not typical Dutch spring
Not typical Dutch spring

Red Rice

Anyway, finally this week I finished my 4.5 kg basmati rice and so I could start consuming the healthier red and brown rice!! :mrgreen:

After coming back from my one month vacation in Indonesia in the summer last year, I was determined to live a healthier life. One of the many things that I do to reach that goal is watching what I eat. And one even more specific things about watching what I eat is to minimize my consumption of rice.

At that time I got an idea to switch to the healthier red or brown rice. So I bought a 1 kg package of brown rice and this was all my rice consumption in the entire September. I felt great afterwards and I planned to keep continuing doing so. However, at that time I also still had a full 4.5 kg package of basmati rice. So I thought I would finish the basmati rice first and then switch to brown or red rice afterwards.

Here is the thing, over the years here, to live healthier I have trained myself to consume much less rice. Five years ago, just after arriving in the Netherlands, I finished a 4.5 kg package of rice in just under a month. But now, it took me more than six months to finish this 4.5 kg package of basmati rice! Haha 😆 .

Anyway, finally now I can execute this plan of mine! And I start with red rice 🙂 .

Red rice
Red rice

BAHASA INDONESIA

Musim Semi di Belanda

Sudah bulan April sekarang. Jika satu bulan lalu aku masih lumayan memahami bahwa musim semi masih belum tiba, kalau sekarang mah sebaiknya musim seminya sudah tiba ya, haha 😆 . Dan bukan aku saja loh yang berpikir demikian, sepertinya pohon-pohon sakura di sekitar kampus TU Delft juga berpikiran sama. Mereka sudah mulai berbunga!! 😍😍😍😍😍🌸🌸🌸🌸🌸

Eh, tetapi kalau ingin membayangkan musim semi di Belanda, jangan membayangkan sebuah pemandangan yang indah dimana matahari bersinar cerah yah. Pasti akan kecewa deh, haha 😆 . Cuaca di Belanda itu amat tidak bisa diprediksi, sayangnya tidak bisa diprediksi dalam artian yang kurang menyenangkan sih, karena seringnya berawan tebal, berangin kencang, dan hujan di musim semi. Cuaca cerahnya mah kadang-kadang aja (sehari atau dua hari gitu).

Dua foto berikut ini menggambarkan minggu ini deh mengenai cuaca ini. Foto di kiri kurang lebih menggambarkan sebuah hari “biasa” di musim semi di Belanda sementara yang kanan, walaupun nampak kece, sebenarnya tidak sering terjadi 🙂 .

Typical Dutch spring
Tipikal musim semi di Belanda
Not typical Dutch spring
Bukan tipikal musim semi di Belanda

Nasi Merah

Ngomong-ngomong, akhirnya minggu ini beras basmati sebanyak 4,5 kg aku habiskan juga sehingga aku bisa mulai mengonsumsi beras merah atau coklat yang lebih sehat itu!! :mrgreen:

Ceritanya setelah kembali dari liburan satu bulanku di Indonesia musim panas yang lalu, aku bertekad untuk hidup lebih sehat lagi. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan apa yang aku makan. Lebih spesifik lagi, aku berusaha sekali mengurangi konsumsi nasi.

Waktu itu, aku mendapatkan ide untuk beralih ke beras merah atau coklat yang lebih sehat itu. Jadilah aku membeli satu bungkus 1 kg beras coklat dan ini lah konsumsi nasiku di sepanjang bulan September. Aku suka sekali dengan manfaat yang aku rasakan sehingga aku berencana untuk melanjutkannya. Masalahnya, waktu itu aku masih memiliki satu bungkus 4,5 kg beras basmati. Jadilah aku pikir aku akan menghabiskan beras basmatinya dulu dan baru kemudian beralih ke beras coklat atau merah.

Nah, ini nih masalahnya. Beberapa tahun terakhir, untuk hidup lebih sehat, aku sudah melatih diriku untuk tidak banyak mengonsumsi nasi. Lima tahun yang lalu, tidak lama setelah tiba di Belanda, aku menghabiskan satu bungkus 4,5 kg beras dalam waktu kurang dari satu bulan. Sekarang ini, aku membutuhkan lebih dari enam bulan untuk menghabiskan satu bungkus 4,5 kg beras basmati! Haha 😆

Ngomong-ngomong, akhirnya sekarang aku bisa melaksanakan rencana ini juga! Dan ini aku mulai dengan beras merah 🙂 .

Red rice
Red rice