EuroTrip, Vacation, Weekend Trip

#2087 – A Weekend in Beautiful Bordeaux

ENGLISH

I went on a weekend trip to Bordeaux in a weekend in early March. Not too long ago I shared about the transportation part of the trip; and now is the time for the trip itself ๐Ÿ™‚ .

Bordeaux

In one sentence, Bordeaux turned out to be a really beautiful city!! I actually couldn’t believe I “waited” this long to finally go there, haha ๐Ÿ˜† . It was also big (for European standard) that I walked really, really a lot that weekend to get around (I could have bought a daily pass for the public transport, which I now recommend, haha; but at the time I honestly thought I wouldn’t need it as I (wrongly) assumed the city center would not be that big).

Porte Cailhau in Bordeaux

As with other (typical) European cities, the most beautiful area of Bordeaux was definitely the city centre. The buildings were just very beautiful with amazing architecture, and were well preserved! I mean, look at Porte Cailhau in the photo above, isn’t it charming and gives away an awesome castle vibe? ๐Ÿ˜€ You could just walk around the city center and got awed by the buildings!

Cathedrale St. Andre in Bordeaux

The city lied on the Garonne River, that was very big. The quayside of this river was really magnificent. I strolled along the river there all the way from Pont de Pierre to Pont Jacques Chaban-Delmas, which was about 3.5 km long (Remember when I mentioned above that the city was big? Haha ๐Ÿ˜€ ). Closer to Pont De Pierre, the buildings were from the 18th century thus providing classic beautiful look; and got more and more modern towards Pont Jacques Chaban-Delmas.

Pont Jacques Chaban-Delmas in Bordeaux

It also helped that the weather was great too when I was there (even though the forecast wasn’t great). The sun was shining and it was actually quite warm with temperature ranging in the 15ยฐ – 20ยฐC scale! So indeed it was very comfortable! Thankfully I brought my sunglasses this time as it was the perfect time for it to come out of hibernation, haha ๐Ÿ˜†

A Bordeaux selfie, an opportunity for my sunglasses to come out of hibernation.

To some degree the beautiful city was, sort of kinda, expected (Well, this was Europe! Duh!). However, Bordeaux surprised me big time with the … very beautiful sunset!! I mean, here is the sunset moment on my Saturday there:

Incredibly beautiful sunset in Bordeaux

Like, seriously, it was perhaps the prettiest sunset I had ever witnessed especially in a city! I mean, just look at that sky and the light pattern!! The beauty was just ridiculous, wasn’t it?

The Food

Aside from the beautiful city, Bordeaux (and the region) was very famous for its:

Red wine because Bordeaux

Yep, wine! Haha ๐Ÿ˜†ย So coming to this trip indeed I made wine as a “priority”, where I would drink wine whenever I could, haha ๐Ÿ˜› . And so I did, except on my last dinner where I opted for a cocktail because happy hour in Bordeaux was between 5 and 8 PM! Lol ๐Ÿ˜† . Anyway, Bordeaux wine was indeed special!

As for the food, I couldn’t really find any local dishes during my research period so I didn’t go on a mission to try out something. But despite this, though, the food did not disappoint. Well, this was how I always expected from French cuisine anyway, as they always delivered in my experience!

Magret de Canard in Bordeaux

***

So yeah, I guess you can tell from this post that I really loved Bordeaux. And so indeed this means that it is likely that I will come back there in the future! Haha ๐Ÿ˜† .

BAHASA INDONESIA

Aku pergi dalamย sebuah perjalanan akhir pekan ke Bordeauxย di satu akhir pekan di awal Maret. Belum lama yang lalu aku ceritakan mengenai transportasiku ke sana; sekarang adalah waktunya untuk cerita dari perjalanannya itu sendiri ๐Ÿ™‚ .

Bordeaux

Dalam satu kalimat, Bordeaux itu ternyata indah dan kece banget lho!! Aku sampai heran sendiri deh mengapa kok aku baru sekarang pergi kesananya, haha ๐Ÿ˜† . Kotanya sendiri juga berukuran besar (untuk standar Eropa) yang mana aku berjalan-kaki banyaak banget di akhir pekan itu untuk mengelilinginya (Sebenarnya aku bisa saja sih membeli pass transportasi umum satu hari di sana, yang mana aku rekomendasikan btw, haha; tapi waktu itu beneran aku kira aku tidak akan membutuhkannya karena aku asumsikan (yang mana ternyata salah) bahwa pusat kotanya nggak besar-besar amat).

Porte Cailhau di Bordeaux

Seperti (tipikal) kota-kota Eropa lainnya, bagian paling indah dari Bordeaux adalah pusat kotanya. Gedung-gedungnya kece banget dengan arsitektur yang keren-keren, dan semuanya terawat dengan baik! Maksudku, coba deh lihat Porte Cailhau di foto di atas, bagus kan dan ada kesan-kesan kastilnya gitu! ๐Ÿ˜€ Berjalan-kaki mengelilingi pusat kotanya saja sudah membuatku terpana oleh bangunan-bangunannya!

Cathedrale St. Andre di Bordeaux

Kota ini berada di Sungai Garonne, yang mana merupakan sungai yang besar. Di sisi sungai ini juga terdapat boulevard yang besar banget untuk pejalan-kaki yang keren banget. Aku berjalan menyusuri sungai ini dari Pont de Pierre hingga Pont Jacques Chaban-Delmas, yang mana kira-kira sepajang 3,5 km loh (Masih ingat kan aku sebutkan di atas kalau kota ini besar? Haha ๐Ÿ˜€ ). Di area di sekitar Pont De Pierre, bangunan-bangunannya berasal dari abad ke-18 sehingga penampilannya klasik kece gitu; dan aksennya berubah menjadi semakin modern ketika kita semakin mendekat Pont Jacques Chaban-Delmas.

Pont Jacques Chaban-Delmas di Bordeaux

Beruntung juga cuacanya oke ketika aku disana (walaupun ramalannya jelek). Matahari bersinar cerah dan suhu udaranya juga hangat di 15ยฐ – 20ยฐC! Jadi nyaman banget kan ya! Untungnya aku tidak lupa membawa kacamataku kali ini sehingga sudah saatnya untuk aku keluarkan dari hibernasinya, haha ๐Ÿ˜† .

Bordeaux selfie, kesempatan bagi kacamata hitamku untuk keluar dari hibernasi.

Kotanya yang kece mungkin masih bisa dibilang sesuai dengan dugaan ya (Namanya aja Eropa! Gimana sih? Haha). Namun, Bordeaux mengejutkanku dengan … sunset-nya yang ternyata kece banget doooong!! Berikut ini waktu matahari terbenam di hari Sabtuku di sana:

Matahari terbenam di Bordeaux

Beneran deh, rasanya ini adalah sunset paling kece yang pernah aku lihat terutama dari kota! Maksudku, lihat deh langitnya dan juga pola-pola semburat cahayanya!! Kecantikannya cetar banget kan ya?

Makanannya

Di samping kotanya, Bordeaux (dan area sekitarnya) terkenal akan:

Red wine karena Bordeaux

Iya, anggur (wine)-nya! Haha ๐Ÿ˜† . Jadilah di perjalanan ini anggur aku buat sebagai “prioritas” dimana aku akan meminumnya ketika ada kesempatan, haha ๐Ÿ˜› . Dan ini beneran aku lakukan, kecuali di makan malam terakhirku dimana aku memesan cocktail soalnya happy hour di Bordeaux itu ternyata antara jam 5 dan jam 8 malam dong! Huahaha ๐Ÿ˜† . Anyway, anggur Bordeaux memang spesial!

Untuk urusan makanan, aku tidak berhasil menemukan menu khas dari daerah ini di risetku sehingga aku tidak menargetkan apa-apa dalam hal ini. Biarpun begini, makanannya tidak mengecewakan. Yah, memang begini sih yang namanya masakan Prancis, selalu enak dari pengalamanku!

Magret de Canard di Bordeaux

***

Yep, dari posting ini jelas ya aku menikmati waktu dan perjalananku di Bordeaux. Jadi memang sepertinya bisa dibilang aku akan kembali ke sana nanti! Haha ๐Ÿ˜†

Advertisements
Aviation, EuroTrip, Trip Report, Vacation, Weekend Trip

#2083 – The Flights to Bordeaux

ENGLISH

I went on a weekend trip to Bordeaux in a weekend in early March. I have decided to split the story into two parts; with this post being the first one covering the part of the trip about the flights, haha…

First of all, unsurprisingly,ย I took an interesting routing on this trip. Here it was:

The routing to Bordeaux. Created with gcmap.com

Getting to Bordeaux

The first leg of the trip was with a KLM’s Boeing 737-800 reg PH-BGB flight KL1263 to Nice. The flight was delayed by almost half an hour due to, apparently, a shortage of grounds baggage handlers today. I had quite a tight connection in Nice but half an hour wasn’t that much of a problem, as usually there was some buffer time already included in the schedule so there was some room for recovery.

Anyway, it was a pleasant KLM flight to Nice. Nice Cote D’Azur was one of my most favorite airports in the world mainly because of the beautiful scenery around it. On this flight, here was a view at one point just before landing:

Monaco

Yep, the entire country of Monaco! Hahaha ๐Ÿ˜† . Anyway, as I thought, we recovered from the departure delay and actually landed at Nice Cote D’Azur Airport on time.

The inconvenient thing about having a connection in France, other than Paris-Charles De Gaulle, was that I had to exit the terminal and cleared security again, which took some time. I had about 10 minutes in the terminal which I spent at the Infinity Lounge. Then I went to the gate to board my second flight.

A HOP! Regional’s Embraer ERJ190 reg F-HBLC

My flight to Bordeaux was operated with a HOP! Regional’s Embraer ERJ190 reg F-HBLC. I was assigned seat 22C, which I initially wasn’t super happy about given it was an aisle seat AND at the back of the plane. But then, it turned out that somehow the entire rear cabin, from row 23 to 26, were literally empty, so I could move to whichever seat I would like! I found it quite strange though because all seats from row 1 to 22 were occupied! Anyway, so I moved to seat 23A.

An empty rear section on board HOP! Regional’s ERJ190 F-HBLC

Again, it was a pleasant short domestic flight with HOP!. I managed to sleep a little bit during the flight; and about one hour later we were flying above the city of Bordeaux and landed at runway 23.

Back to Amsterdam

The Air France Lounge at Bordeaux Airport turned out to be quite nice and comfortable, certainly much better than their lounge at Lyon Airport! And most appropriately, they served these as well:

Bordeaux red wine at Salon Air France at Bordeaux Airport

Haha ๐Ÿ˜›

Anyway, my Air France’s AF5372 flight to Lyon turned out to be quite unique and interesting. It would be operated by Air Explore, a Slovakian airlineย wet-leased by Air France to operate some of their domestic routes for HOP!. Today, this flight would be operated by their Boeing 737-800 reg OM-GEX which looked like this:

An Air Explore’s Boeing 737-800 reg OM-GEX in plain white livery

Yeah, a very boring plain white livery, haha ๐Ÿ˜† . But I guess itย wasn’t that unreasonable given Air Explore’s business model in the wet-leasing market. As Air France wet-leased this plane, the flight was operated by Air Explore’s crews even though the service was as per HOP!’s standard.

We were delayed by about 50 minutes, though. The flight itself was pleasant even though we encountered minor turbulences along the way due to the weather. The crews were nice but I could see they were still not quite used to with HOP!’s service standard yet. Well, I checked that it appeared to be their third day operating for HOP! so it wasn’t surprising to be honest.

Anyway, we landed about 45 minutes at Lyon but this wasn’t a problem to me because I had a 3 hour transit, haha. But not for some other passengers though who had to run to try to catch their connections.

KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGU

My last flight of this trip would be with a KLM’s Boeing 737-700 reg PH-BGU to Amsterdam. Upon boarding, I was told by the gate agent that I had been upgraded to Europe Business Class, again! Haha ๐Ÿ˜† . I was assigned an aisle seat, though.

After all passengers boarded, the captain announced that we were asked to remain on the ground for 30 minutes more due to poor weather condition at Schiphol which forced them to reduce the airport’s capacity. About 30 minutes later we were finally allow to depart, indeed the crew tried their best to make up the lost time as much as possible. The Boeing 737-700 didn’t need the entire runway length for take-off so we saved some time by taking off from about 1/3 into the 4,000 meter runway.

Anyway, after take-off, the dinner service was provided. The menu was quite “vegetarian” today where the main dish was a salad with beetroot burger. It was quite nice, though, and helped me fill my stomach as it was dinner time. I accompanied it with a bottle of sparkling wine (of course), haha ๐Ÿ˜€ .

The dinner service in Europe Business Class on board KLM flight KL1416

After dinner, a warm drink service was provided and, as usual, I asked for a green tea. Not long after, we were approaching Schiphol and landed at runway 18C. We parked at Gate D2, and I took the train to go back to Amsterdam.

BAHASA INDONESIA

Aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan ke Bordeauxย di awal Maret. Aku putuskan untuk membagi ceritanya menjadi dua bagian; dengan posting ini adalah bagian yang pertama dimana aku fokus pada penerbangan-penerbangannya, haha…

Pertama-tama, tidak mengherankan, aku mengambil rute yang menarik untuk perjalanan ini. Berikut ini rutenya:

Rute ke Bordeaux. Dibuat dengan gcmap.com

Berangkat ke Bordeaux

Bagian pertama dari perjalanan ini adalah dengan Boeing 737-800nya KLM dengan rego PH-BGB penerbangan KL1263 ke Nice. Penerbangannya terlambat sekitar setengah jam karena, ternyata, adanya kekurangan staf bagasi hari ini. Waktu transitku di Nice cukup ketat tetapi delay setengah jam tidak begitu masalah lah, apalagi kan di jadwal penerbangannya toh sudah dimasukkan buffer time sehinggaย penerbangannya masih bisa pulih dari delay ini.

Anyway, penerbangannya sendiri nyaman kok dengan KLM. Bandara Nice Cote D’Azur masih lah salah satu bandara terfavoritku di dunia karena pemandangan alam di sekitarnya yang kece banget. Di penerbangan ini, di satu waktu sebelum mendarat pemandangannya kayak gini loh:

Monako

Iya, satu negara Monako! Hahaha ๐Ÿ˜† . Anyway, seperti yang kukira, kami beneran pulih dari keterlambatan tadi dan mendarat di Bandara Nice Cote D’Azur masih tepat waktu.

Nggak nyamannya dari transit di Prancis selain di Paris – Charles De Gaulle adalah aku harus keluar gedung terminalnya dan melewati pemeriksaan sekuriti lagi, yang mana tentu juga memakan waktu. Aku akhirnya hanya memiliki waktu 10an menit saja di terminalnya yang mana kuhabiskan di Infinity Lounge. Setelahnya aku langsung pergi ke gate untuk menaiki penerbangan lanjutanku.

Embraer ERJ190nya HOP! Regional rego F-HBLC

Penerbanganku ke Bordeaux dioperasikan dengan Embraer ERJ190nya HOP! Regional dengan rego F-HBLC. Aku diberi kursi 22C, yang mana awalnya tidak begitu aku suka karena adalah kursi lorong dan lokasinya di bagian belakang pesawat. Tetapi ternyata malah bagian belakang kabinnya, dari baris 23 hingga 26, itu kosong melompong dong sehingga aku bisa pindah ke kursi mana pun yang kusuka! Rasanya aneh lho karena baris 1 hingga 22 di pesawatnya itu penuh! Anyway, jadilah aku memindahkan diri ke kursi 23A, haha.

Kabin bagian belakang ERJ190nya HOP! Regional rego F-HBLC yang kosong

Lagi, penerbangan ini adalah penerbangan domestik jarak pendek yang nyaman dengan HOP!. Aku tertidur sedikit di penerbangan ini; dan sekitar satu jam kemudian kami sudah terbang di atas kota Bordeaux dan kemudian mendarat di landasan pacu 23.

Kembali ke Amsterdam

Lounge Air France Lounge di Bandara Bordeaux ternyata cukup nyaman, dan jelas jauh lebih bagus daripada yang di Bandara Lyon! Dan selayaknya, mereka menyajikan ini juga:

Anggur merah Bordeaux di Salon Air France di Bandara Bordeaux

Haha ๐Ÿ˜› .

Anyway, penerbangan Air France AF5372ku ke Lyon hari ini unik dan menarik loh. Penerbangannya akan dioperasikan oleh Air Explore, sebuah maskapai Slowakia yang di-wet-lease Air France untuk mengoperasikan beberapa rute domestik mereka untuk HOP!.ย Hari ini, pesawat Boeing 737-800 rego OM-GEX mereka digunakan, yang mana penampakannya kayak gini:

Boeing 737-800 rego OM-GEX milik Air Explore dengan livery putih polos.

Iya, livery pesawatnya putih polos yang mana boring abis ya, haha ๐Ÿ˜† . Tapi aku rasa ini masuk akal juga sih mengingat model bisnisnya Air Explore yang memang bergerak di pasar wet-leasing pesawat. Karena Air France meng-wet-lease pesawat ini, penerbangannya juga dioperasikan oleh krunya Air Explore walaupun layanannya sih sesuai dengan standarnya HOP!. A

Penerbangannya terlambat sekitar 50 menit. Penerbangannya sendiri sih cukup nyaman walaupun penuh turbulensi kecil di sepanjang jalan karena alasan cuaca. Krunya sendiri oke tetapi bisa kulihat mereka masih belum terbiasa dengan standar layanannya HOP!. Yah, aku cek sepertinya memang hari itu baru lah hari ketiga mereka dengan HOP! sehingga nggak mengherankan sih ya.

Anyway, kami mendarat terlambat sekitar 45 menit di Lyon tetapi ini bukanlah masalah untukku karena waktu transitku 3 jam, haha. Tetapi tidak demikian bagi beberapa penumpang lain yang harus berlari mencoba mengejar penerbangan lanjutan mereka.

Boeing 737-700nya KLM dengan rego PH-BGU

Penerbangan terakhirku di perjalanan ini adalah dengan Boeing 737-700nya KLM dengan rego PH-BGU ke Amsterdam. Ketika naik pesawat, aku diberi-tahu bahwa aku di-upgrade ke Kelas Bisnis Eropa lagi! haha ๐Ÿ˜† . Tetapi sayangnya aku diberikan kursi lorong sih.

Setelah semua penumpang naik, kapten penerbangan memberi-tahu bahwa sayangnya kami telah diminta untuk tidak berangkat dulu selama 30 menit karena cuaca buruk di Schiphol yang memaksa mereka untuk mengurangi kapasitas bandara. Sekitar 30 menit kemudian ketika kami diizinkan berangkat, krunya kemudian berusaha untuk mengurangi waktu keterlambatan ini semaksimal mungkin. Boeing 737-700 tidak membutuhkan keseluruhan panjang landasan pacunya Bandara Lyon untuk lepas landas sehingga kami menghemat waktu dengan mulai lepas landas dari sekitar 1/3 dari ujung landasan pacu sepanjang 4.000 meter itu.

Anyway, setelah lepas landas, layanan makan malam disajikan. Menu kali ini agak “vegetarian” dimana makanan utamanya adalah salad dengan burger beetroot.Rasanya lumayan juga sih dan cukup mengganjal perut di waktu makan malam ini. Oh, dan jelas untuk minumnya aku meminta sparkling wine lah ya, haha ๐Ÿ˜† .

Layanan makan malam di Kelas Bisnis Eropa di penerbangan KL1416nya KLM

Setelah makan malam, layanan minuman hangat dibagikan dan, seperti biasa, aku meminta teh hijau. Tak lama setelahnya, kami mulai turun menuju Schiphol dan mendarat di landasan pacu 18C. Pesawat diparkir di gerbang D2, dan kemudian aku menaiki kereta kembali ke Amsterdam.

EuroTrip, Vacation, Weekend Trip

#2075 – A Weekend Story

ENGLISH

As my Instagram (@azilko) followers have known now, I went on a weekend trip this past weekend!! And this time, I went to Bordeaux in France!

A Bordeaux selfie

Under some obscure definition, this was not my “first time” to Bordeaux.ย The TGV train I took to go to Lourdes from Paris in October 2012 passed Bordeaux’s Saint Jean Station; and last year I was transitting at Bordeaux – Merignac Airport twice on two Avgeek Weekend Trips. Lol. But of course under the most commonly used definition, those “visits” did not count ๐Ÿ˜› .

Considering that Bordeaux was famous for the wine, I figured that I should arrange an actual weekend trip there. And so I did!

Red wine because Bordeaux

As for how to get to Bordeaux, of course I chose to fly (duh!); and of course I booked myself non-direct return flights ticket with interesting routing. Here it was this weekend:

The routing to Bordeaux. Created with gcmap.com

Hahaha ๐Ÿ˜† .What even more interesting was that my Air France’s Bordeaux – Lyon flight was operated by HOP! with an … Air Explore’s Boeing 737-800! Yep, a new airline for my logbook thanks to Air France wet-leasing thisย plane from Air Explore! ๐Ÿ˜€ Oh, and also, I got upgraded to Europe Business Class on KLM’s Lyon – Amsterdam flight ๐Ÿ˜€ .

Anyway, Bordeaux turned out to be magnificent!! I actually can’t believe I waited this “long” to go there! Here are some photos from the trip as teasers:

BAHASA INDONESIA

Seperti yang followers Instagram-ku (@azilko) ketahui, aku pergi dalam perjalanan akhir pekan lagi akhir pekan kemarin!! Dan kali ini, aku pergi ke Bordeaux di Prancis!

Bordeaux selfie

Berdasarkan definisi aneh dan anti-mainstream, sebenarnya ini bukan lah “kali pertama” aku ke Bordeaux. Kereta TGV yang aku naiki untukย pergi ke Lourdes dari Paris di bulan Oktober 2012ย kan lewat Stasiun Saint Jean di Bordeaux; dan tahun lalu aku transit dua kali di Bandara Bordeaux – Merignacย dalam dua Avgeek Weekend Trips. Huahaha. Tapi tentu saja berdasarkan definisi yang umumnya digunakan, “kunjungan-kunjungan” itu tidak dihitung lah ya ๐Ÿ˜› .

Dengan mempertimbangkan Bordeaux itu terkenal akan minuman anggur (wine)-nya, aku tahu aku harus merancang sebuah perjalanan akhir pekan kesana. Jadilah aku rancang beneran!

Anggur merah karena Bordeaux

Untuk masalah bagaimana pergi ke Bordeaux-nya, jelas lah ya aku maunya naik pesawat (menurut ngana?); dan tentu saja aku membeli tiket pesawat pp yang pakai transit dengan rute yang menarik. Berikut ini rutenya kemarin:

Rute ke Bordeaux. Dibuat dengan gcmap.com

Hahaha ๐Ÿ˜† . Yang lebih menarik lagi adalah penerbangan Air France Bordeaux – Lyon-ku dioperasikan oleh HOP! dengan … Boeing 737-800nya Air Explore! Iya, maskapai baru untukย logbook-kuย berkat Air France yang meng-wet-leaseย pesawat ini dari Air Explore! ๐Ÿ˜€ Oh iya, aku juga di-upgrade ke kelas bisnis Eropa loh di penerbangan KLM Lyon – Amsterdam.

Anyway, Bordeaux ternyata bagus banget lho!! Aku terheran-heran sendiri mengapa baru sekarang aku pergi kesananya!! Di atas adalah beberapa foto dari perjalanan ini sebagai teasers.