#2066 – Some Random Stuffs

ENGLISH

Longer days

I am happy the day has since been getting longer and longer since the Winter Solstice in December, haha (I like longer days much more than shorter days). This means that, nowadays, it is still bright when I leave my office after work! Hahaha ๐Ÿ˜† .

Speaking of the last Winter Solstice, the last one was a unique one for me. In theory, we in the Northern Hemisphere were supposed to have the least amount of daylight that day. However, I was flying from Amsterdam to San Francisco that day and so actually I had a lot of daylight! In fact, my Winter Solstice day was actually 33 hours long thanks to the time difference between the Netherlands and California. And I spent most of that day during the day because my flight left Schiphol in the morning! Hahaha ๐Ÿ˜€

I was flying over Greenland during the last Winter Solstice ๐Ÿ˜› .

Shift in passengers distribution

Anyway, last year I shared my observation about the passengers distribution and load on the tram ride during my morning commute. At the time I noticed that going to work earlier than my usual time was not a good idea because the tram was usually really full thanks to the rush hour. However, since then it appears that there has been a shift in the distribution and load.

A few times recently I actually got up a little bit “too early” and I decided to go to work also a little bit earlier, of course expecting a busy tram each time. However, it turned out that the tram ride was fine. It was quite full, but not that full as most of the time I still got a seat. On the other hand, a few other times when I actually left for work at my usual time, the tram was actually really full and I had to stand all the way!

A full tram in Amsterdam.

I am actually wondering if there really is a shift or this is just merely a seasonality effect. You see, I haven’t lived in Amsterdam for a year now so I can’t tell from experience whether this “shift” that I observe is a real shift (for whatever reason) or because of the winter where people behave differently in their morning commute from the summer. So we will see, I guess ๐Ÿ˜› .

BAHASA INDONESIA

Siang yang lebih panjang

Aku senang siang hari sekarang bertambah panjang setiap harinya semenjak Winter Solstice Desember kemarin, haha (Aku lebih suka siang yang lama daripada malam yang lama). Ini berarti, sekarang-sekarang ini, masih terang loh ketika aku pulang kerja! Hahaha ๐Ÿ˜† .

Ngomongin Winter Solstice, yang terakhir kemarin cukup unik bagiku. Secara teori, kami di belahan Bumi utara seharusnya mendapatkan sinar matahari paling sedikit dalam satu tahun hari itu. Namun, aku terbang dari Amsterdam ke San Franciscoย hari itu sehingga aku malah mendapatkan banyak sinar matahari! Malahan, hari Winter Solstice-ku memiliki panjang 33 jam loh karena perbedaan waktu antara Belanda dan California. Dan siang di hariku itu lama dan panjang banget karena penerbanganku berangkat dari Schiphol di pagi hari! Hahaha ๐Ÿ˜€

Aku terbang di atas Greenland ketika Winter Solstice yang lalu :P.

Pergeseran distribusi penumpang

Anyway, tahun lalu aku membagikanย observasiku akan distribusi penumpang dan tingkat kepenuhanย tram yang kunaiki untuk berangkat kerja di pagi hari. Waktu itu, aku perhatikan bahwa berangkat kerja lebih pagi dari jadwalku biasanya bukan lah ide yang baik karena tramnya penuh gara-garaย rush hour. Namun, semenjak waktu itu sepertinya ada pergeseran di distribusi dan tingkat kepenuhannya deh.

Beberapa kali baru-baru ini aku bangun “kepagian” sehingga aku juga memutuskan untuk berangkat kerja lebih awal, tentu saja aku juga bersiap-siap akan menaiki tram yang penuh. Namun, ternyata tramnya oke-oke saja kok. Memang sih penuh, tapi nggak sepenuh itu karena seringnya aku masih dapat tempat duduk. Di sisi lain, beberapa kali di kesempatan lain ketika aku berangkat di jadwalku yang biasanya, tramnya justru penuh banget sehingga aku harus berdiri di sepanjang jalan!

Tram yang penuh di Amsterdam.

Nah aku jadi penasaran apakah memang ada pergeseran distribusi penumpang atau ini hanya efek musiman saja. Maksudku, aku kan tinggal di Amsterdam belum ada satu tahun ya sekarang sehingga aku tidak bisa menggunakan observasi dan pengalamanku untuk menyimpulkan apakah “pergeseran” ini nyata atau semata-mata karena pola orang-orang untuk berangkat kerja di musim dingin berbeda dari musim panas. Jadi kita lihat saja deh, hahaha ๐Ÿ˜› .

Advertisements

#2063 – More IKEA Stuffs

ENGLISH

Last year I mentioned my strategy with the furniture for my apartment, where I chose to take it slowly and so I could afford good products without having to blow my budget at once. One side advantage of this strategy was that I had the capacity (in terms of space) to buy things that became needed along the way (As, obviously my need for furniture was not static over time); which also meant that my apartment was not full of stuffs I did not need, haha ๐Ÿ˜† .

My new wall cabinet

Anyway, in the last a few months or so, I realized that one thing has become needed: a bathroom wall cabinet to store my bathroom-related stuffs stock (shampoo, soap, toothpaste, toothbrush, etc). Thus far I stored those in a cabinet in the other room and I realized this was quite inconvenient, haha. And so I decided to browse IKEA’s product, and decided to order one which design I liked. While doing so, I also decided to buy a new hat/coat rack for the hallway because I felt like it was kind of needed for its practicality and to make my hallway looked “busier”, haha. What I liked was that the rack was hanging on the wall, so it did not make the hallway feel uncomfortably “narrower” for people to pass.

And while browsing through IKEA’s online catalogue, I also spotted a cool series of prints of water colour paintings depicting Paris’ Eiffel Tower and New York’s Brooklyn Bridge with cheerful colour. And so I decided to buy the series too!! In terms of colours, it pretty much went along with the print I bought the other day too, I thought. You know, as I said back then I have been looking for things to accessorize my apartment, haha. And this attempt is still not complete yet, btw. And as with my furniture strategy, I choose to take things slowly; though I already have things in mind on what I would like next in terms of these accessories ๐Ÿ˜€ .

Adding pieces of New York and Paris with cheerful mood to my place

Anyway, last week all these stuffs were delivered. And so my Saturday was quite busy assembling the new bathroom cabinet and the hallway hat/coat rack; plus putting the prints on the wall. You know, IKEA’s stuffs were affordable partly because the customers had to assemble the furniture themselves. While it was not that many stuffs that I bought, it was actually still quite tiring, to be honest! Haha ๐Ÿ˜† .

So, yeah, my apartment has just got a little bit “busier”, and I like it! ๐Ÿ™‚

Assembling IKEA’s cabinet

BAHASA INDONESIA

Tahun lalu, kuceritakanย strategiku mengenai mebelย untukย apartemenku, dimana aku memutuskan untuk tidak terburu-buru dalam memenuhi apartemenku sehingga aku mampu untuk membeli produk-produk yang baik tanpa harus membuat budget-ku membengkak parah. Satu keuntungan sampingan dari strategi ini adalah aku jadi memiliki kapasitas (dalam hal ruangan) untuk membeli barang-barang yang kemudian menjadi dibutuhkan sewaktu-waktu (Karena jelas kan kebutuhan kita akan mebel itu tidak statik terhadap waktu); yang mana artinya juga apartemenku tidak jadi penuh oleh barang-barang yang tidak aku butuhkan, haha ๐Ÿ˜† .

Lemari dinding baruku

Anyway, beberapa bulan belakangan ini aku baru menyadari bahwa satu mebel menjadi kubutuhkan: lemari yang digantung di dinding untuk kamar mandi untuk menyimpang barang-barang yang berkaitan dengan kamar mandiku (maksudnya kayak stok shampoo, sabun, sikat gigi, pasta gigi, dll gitu). Sebelum ini, stoknya aku simpan di rak di ruangan lain yang mana baru aku sadar ternyata nggak praktis ya (Menurut ngana? Haha ๐Ÿ˜† ). Dan jadilah aku mulai melihat-lihat katalognya IKEA, dan memutuskan untuk memesan satu yang disainnya aku suka. Sembari melihat-lihat itu, aku juga memutuskan untuk sekalian memesan rak mantel/topi untuk koridor apartemenku karena memang aku butuhkan juga sih untuk kepraktisan dan juga sekalian berfungsi membuat koridornya lebih “ramai”, haha. Yang aku suka, raknya yang model digantung begitu jadi nggak membuat koridornya terasa lebih sempit untuk jalan.

Nah ketika melihat-lihat katalognya itu, kebetulan aku juga melihat seri prints dari lukisan cat airnya Menara Eiffelnya Paris dan Jembatan Brooklyn-nya New York dengan warna yang ceria. Dan jadilah serinya sekalian aku beli!! Dari segi warna, prints ini serasi denganย print yang kapan hari aku beli, menurutku. Masih ingat kan, waktu itu aku ceritakan bahwa aku sedang mencari hal-hal untuk mendekorasi apartemenku gitu, haha. Dan upaya ini masih belum selesai loh. Dan seperti dengan strategiku untuk mebel, aku juga memutuskan untuk santai-santai saja dalam hal ini; walaupun aku sudah ada bayangan sih mengenai apa yang aku inginkan selanjutnya dalam hal dekorasi ๐Ÿ˜€ .

Menambahkan potongan-potongan New York dan Paris dengan mood ceria ke apartemenku

Anyway, minggu lalu semua pesananku ini diantar. Jadilah hari Sabtu kemarin aku sibuk memasang lemari kamar mandi dan rak mantel/topi koridorku itu; ditambah juga menggantung prints-nya di dinding. Ya tahu kan, barang-barangnya IKEA itu harganya cukup terjangkau setengahnya karena customer harus memasang sendiri mebelnya. Walaupun nggak banyak yang aku beli, tetapi ternyata masih cukup melelahkan juga loh sejujurnya! Haha ๐Ÿ˜† .

Jadi, ya, apartemenku sudah menjadi agak “ramean” sedikit nih, dan aku suka! ๐Ÿ™‚

Memasang lemari IKEAku

#2059 – Sporting in January

ENGLISH

Needless to say that January was quite an eventful month for me. While it was certainly fun, the downside of that was that it was a little bit challenging to get my “sporting rhythm” back! Lol ๐Ÿ˜† .

The month started off with the terrible jetlag I got after coming back from my year end trip to California. It took awhile before my body adjusted to the Central European Time (CET). Once it did, some interesting special events took place at work, haha. And then of course there was the two trips in a week I did at the end of the month to two places with great food like the following ๐Ÿ˜› .

Another amazing brunch in Copenhagen

A tortellini bolognese with ragu in Bologna!

All of these made my sporting pattern to be quite “sporadic”. It was a little bit annoying because a few times I felt like I started to get some of the “groove” back (via the combination of my visit to the gym and a new tennis lesson season (which will be longer this season)), but then an “elongated break” must follow hence killing off some of the groove, haha ๐Ÿ˜› . But hey, a sporadic pattern was better than nothing, right? Beside, looking at the positives, it was actually really nice to have these events “spicing up” what otherwise would have been a dull winter month of January (a cold winter month following a festive Christmas and New Year holiday season), haha ๐Ÿ˜› .

Nonetheless, I am glad that my schedule in February thus far and what have been planned ahead seem to look more “regular”. And so I hope I would get my rhythm back as soon as possible!

BAHASA INDONESIA

Sudah jelas ya bulan Januariku kemarin adalah bulan yang cukup berwarna untukku. Walaupun jelas seru, di sisi lain warna-warna itu menjadi tantangan tersendiri untukku mendapatkan kembali “ritme berolahraga”-ku! Hahaha ๐Ÿ˜† .

Bulan kemarin ini aku mulai denganย jetlag parahย akibat dari perjalanan akhir tahunku ke California. Badanku membutuhkan waktu cukup lama untuk membiasakan kembali dengan zona waktu Central European Time (CET). Begitu adaptasinya selesai, beberapa acaraย menarik diadakan di kantor, haha. Dan tentu saja adanya dua perjalanan dalam seminggu di akhir bulan ke dua tempat yang makanannya enak-enak seperti berikut ini ๐Ÿ˜› .

Brunch yang enak banget di Kopenhagen

Tortellini bolognese dengan ragu di Bologna!

Semua ini membuat pola olahragaku di bulan ini “sporadis”. Rasanya sedikit menyebalkan soalnya beberapa kali begitu aku merasa mulai mendapatkan “groove“-nya kembali (melalui kunjunganku ke gym dan kelas les tenis baru (yang mana kali ini akan lebih panjang dari semester yang lalu)), eh aku harus “absen lumayan panjang” yang mana mengurangi level groove-nya, haha ๐Ÿ˜› . Ah, tetapi pola yang sporadis masih mendingan daripada tidak berolahraga sama sekali kan ya? Di samping itu, kalau dilihat dari sisi positifnya, sebenarnya acara-acara itu justru membuat Januari menjadi seru sih, bukannya bulan yang menyebalkan di musim dingin (bulan musim dingin yang, hmm, dingin setelah musim liburan Natal dan Tahun Baru yang seru), haha ๐Ÿ˜› .

Tapi bagaimana pun juga, sekarang aku merasa lega dengan jadwalku di bulan Februari ini yang sejauh ini dan ke depannya nampak akan lebih “reguler”. Jadi mudah-mudahan ritmeku segera aku dapatkan kembali!

#2056 – Some Leftover Stories from January

ENGLISH

A Conference

About three weeks agoย an internal conference was held in my office which, for me, brought me up to speed with what my colleagues had been working on in a fun set up. It also provided me with an oppotunity to meet other people; and realized how fast we were growing! So yeah, indeed it was such a nice conference! Btw, I also liked the conference venue because it was in between my apartment and my office, so that day I slashed like half of my commute time! Lol ๐Ÿ˜† .

Of course I did not dress like this for the conference. Btw, this was the “costume” some of you asked some weeks ago ๐Ÿ˜› .

Two Big Trips

Anyway, in January, KLM also had what they called theย “Werelddeal Weken” promotion!

Well, darn!ย ๐Ÿ™ˆ

You know, I mentioned at the end of December last year that I would to “spice” things up with my flights this year. And then in January KLM had this promotion! Lol, what a timing ๐Ÿ˜† . And so consequently, two big trips are already planned for this year!! Hahahaย ๐Ÿ™ˆ. This is not yet the right time to reveal the details, but as usual, I will do when the time comes!! :mrgreen:

BAHASA INDONESIA

Sebuah Konferensi

Sekitar tiga minggu yang lalu, ada sebuah konferensi internal yang diadakan oleh kantorku yang, bagiku, menjadi sebuah platform untuk mengetahui apa yang kolega-kolegaku kerjakan dalam sebuah set up yang asyik. Ini juga memberikanku kesempatan untuk bertemu orang lain; dan menyadari bahwa kami berkembang dengan pesat! Ya, jadi konferensi ini memang lah sebuah konferensi yang seru! Btw, aku juga suka lokasi konferensinya yang berada di antara apartemen dan kantorku, sehingga hari itu waktu nglaju-ku terpotong sebanyak setengahnya, haha ๐Ÿ˜†

Yang mana jelas dong ya aku tidak berpenampilan begini di konferensinya. Btw, ini adalah “kostum” yang ditanyakan oleh beberapa dari kalianย beberapa minggu yang laluย ๐Ÿ˜› .

Dua perjalanan besar

Ngomong-ngomong, di bulan Januari kemarin ini KLM juga menggelar promo “Werelddeal Weken” nih!

Hmm, sialan!ย ๐Ÿ™ˆ

Tahu kan, di akhir Desember tahun kemarin aku bilang aku ingin membuat penerbanganku tahun ini “lebih seru”. Dan kemudian di bulan Januarinya kok KLM menggelar promosi ini! Timing-nya kok bisa pas gitu ya, haha ๐Ÿ˜† .ย Dan jadilah sebagai akibatnya, duaย perjalanan besar sudah terencanakan dong untuk tahun ini!! Hahahaย ๐Ÿ™ˆ. Sekarang masih belum waktunya untuk aku ungkap lebih jauh sih, tetapi seperti biasa nanti pasti aku ceritakan kalau waktunya tiba!! :mrgreen:

#2049 – A Story of Fire Alarm Battery

ENGLISH

Here is an experience of mine which shows that the internet is a powerful tool in empowering people by providing information which, in the pre-internet era, could be difficult to get.

***

Not too long ago, the fire alarm in my room started to beep in periodic interval. I remembered facing a similar situation years ago in my first studio (student) apartment in Delft; and if I recalled correctly, it was because the battery would need to be replaced soon. I googled it (just to make sure), and this seemed to be the case.

So that evening I tried to take the fire alarm off to see which battery type it used. But somehow, I couldn’t take the fire alarm off its base. I knew there must be a “trick” to do it but I just couldn’t figure it out. So I went back to Google and I quickly learned how to do it (using a screwdriver (the tool btw not the drink ๐Ÿ˜› )). And so I got to see the battery type. A few days later I went to a store to buy a new one and re-installed the fire alarm back on its base.

***

You see, not in a million years I would claim that I was a “mechanical” person with this kind of work. Even to be honest, I don’t enjoy doing this kind of work. However, of course there would be times where I would have to do it, like this time with the fire alarm battery situation for instance, so I just got to suck it up and do it.

To be honest, without the internet, this would have been more difficult (and exponentially more frustrating) to do! For sure. The internet allows me to learn useful information much faster, which enables me to finish a task I don’t enjoy doing before I get too frustrated and perhaps even give up on doing, haha.

So, yeay to the internet!!

Btw, back then in Delft I just asked the caretaker of my apartment to fix it for me ๐Ÿ˜› .

BAHASA INDONESIA

Berikut ini sebuah pengalaman yang menunjukkan bahwa internet adalah alat yang ampuh untuk memberdayakan manusia dengan menyediakan informasi yang, di masa-masa sebelum internet, cukup sulit didapatkan.

***

Belum lama ini, alarm kebakaran di kamarku mulai berbunyi dengan interval periodik. Aku ingat aku pernah mengalami situasi serupa dulu di apartemen (mahasiswa) studio pertamaku di Delft. Dan jika ingatanku benar, kemungkinan ini disebabkan karena baterainya sudah mau habis. Aku meng-google-nya untuk memastikan bahwa ingatanku ini benar, dan sepertinya memang demikian.

Jadilah malamnya aku mencoba melepas alarmnya untuk mengecek tipe baterainya. Tetapi entah bagaimana, aku tidak bisa melepaskan alarmnya dari alasnya. Aku tahu pasti ada “trik” untuk melakukannya tetapi aku tidak kepikiran sama sekali. Jadilah aku kembali lagi ke Google dan dengan cepat aku mendapatkan informasi mengenai caranya (yang mana ternyata mesti menggunakan obeng). Jadilah aku bisa melihat tipe baterainya dan beberapa hari kemudian aku bisa mampir ke toko untuk membelinya dan memasang kembali alarmnya di alasnya.

***

Aku tidak akan pernah melabeli diriku sebagai seseorang yang “mekanikal” dalam urusan beginian. Bahkan, aku sama sekali tidak menikmati pekerjaan semacam ini. Hanya saja, jelas lah ya bakal ada waktu-waktu dimana aku tetap harus melakukannya, seperti misalnya situasi baterai alarm ini, jadi ya aku tetap harus memaksakan diri untuknya.

Sejujurnya, tanpa internet, pekerjaan ini bakal jauh lebih sulit dilakukan (dan akan jauh, jauh lebih menyebalkan)! Pasti banget ini. Internet memungkinkanku mendapatkan informasi dengan cepat, sehingga aku bisa menyelesaikan pekerjaan ini sebelum aku mencapai titik dimana aku merasa amat sebal dan mungkin menyerah, haha.

Jadi, hore untuk internet!!

Btw, dulu ketika di Delft sih aku tinggal meminta caretaker dari apartemenku untuk memperbaikinya untukku, haha ๐Ÿ˜›

#2046 – A Boat Trip and Star Trek: Discovery

ENGLISH

Boat Trip

Last week’s Monday, my team at the office (well, not officially a “team”, but I won’t get too much to details here as that is not point, haha) was able to secure our company’s private boat for an evening tour in the canal of Amsterdam. Last year we had the same event at around the same time but I had to miss it because of a major train disruption; which prevented me from going to Amsterdam as I still lived in Delft at the time. And so obviously I was never going to miss this event this year! Haha ๐Ÿ˜† . And also especially becauseย the Amsterdam Light Festival was still on, making the trip even more exciting!

The tour departed at 4 PM where we boarded the company’s private boat in front of the office. Even boxes of pizzas and drinks (including glรผhwein!ย ๐Ÿ˜) were already prepared on the boat! We were quite lucky that the weather was great that day, despite it being quite cold with temperature at around 1ยฐC, haha. The tour lasted for about 2.5 hours, and so indeed it was really nice!!

Star Trek: Discovery

Speaking of that Monday, the second part of Star Trek: Discovery was also finally released! Yep, after a (short-ish) break from mid-November, finally I got to watch the continuation!!

In short, I enjoyed the episode and thought that as a show, it was written well. Even though as I said before, indeed the whole series now has dropped the interpersonal/intrapersonal/social conflict aspect, which was core in many episodes of the other previous series, at the most part. Having said that, I am still excited to watch the coming episodes which shows that for whatever reason, this writing works on me!

Glad that this was settled right away.

BAHASA INDONESIA

Tur Kapal

Hari Senin minggu lalu, timku di kantor (eh, bukan “tim” resmi sih sebenarnya, tapi ini tidak akan aku bahas sekarang deh karena bukan ini intinya, haha) bisa mem-bookingย kapal milik kantor untuk tur malam di kanalnya Amsterdam. Tahun lalu, kami juga mengadakan acara serupa di tanggal-tanggal seginian juga tetapi acaranya harus aku lewatkan karena gangguan besar di jaringan kereta api di Belanda hari itu; yang mana membuatku tidak bisa pergi ke Amsterdam (karena waktu itu aku masih tinggal di Delft). Jadi jelas dong ya aku nggak ingin melewatkan acara ini tahun ini! Haha ๐Ÿ˜† . Dan apalagi jugaย Amsterdam Light Festivalย kan masih berlangsung, sehingga jelas turnya akan menjadi lebih seru!

Tur dimulai jam 4 sore dimana kami menaiki kapal kantor kami di depan kantor. Bahkan beberapa kotak pizza dan minuman (termasuk glรผhwein juga dong!ย ๐Ÿ˜) sudah disiapkan di dalam kapal! Kami juga beruntung hari itu dimana cuacanya sedang kebetulan oke juga, walaupun dingin sih dengan temperatur sekitar 1ยฐC, haha. Turnya mengambil waktu 2,5 jam-an, jadi memang seru banget!!

Star Trek: Discovery

Ngomongin hari Senin itu, bagian kedua dari Star Trek: Discoveryย juga akhirnya dirilis lho! Iya, setelah adaย jeda (sejenak) semenjak pertengahan November, akhirnya aku berkesempatan menonton kelanjutannya!!

Secara singkat, aku menikmati episodenya sih dan sebagai sebuah acara, bagiku naskahnya ditulis dengan baik. Walaupun seperti yang kubilang sebelumnya, memang seri ini secara keseluruhan sudah sangat amat mengurangi aspek konflik interpersonal/intrapersonal/sosial, sebuah aspek yang menjadi inti di banyak episode seri-seri lainnya. Walaupun begitu, toh aku masih excited menunggu episode-episode berikutnya nih jadi pada akhirnya, strategi penulisan naskah seperti ini ternyata berhasil juga ya untuk menarik minatku!

Dan aku juga lega hal ini langsung dijelaskan dari awal.

#2045 – Jetlag, Utrecht, and A Saturday

ENGLISH

Jetlag

My big theme this week was definitely recovery. You know, trying to get back to my normal daily routine after my two weeks vacation in California which ended last week. And the biggest recovery challenge which I must face this week was definitely the jetlag! Haha ๐Ÿ˜† .

It was probably one of the worst jetlag I have ever faced. I guess the nine hours of time difference between California and Amsterdam played a big role in that! It was the worst early this week close to the weekend but got better and better everyday as the week went on. I am not fully recovered yet now, though, but the jetlag is no longer that bad, haha…

Utrecht

This Wednesday a friend of mine and I decided to catch up in Utrecht. She has decided not to extend her work contract there so we felt like we should meet in Utrecht before her contract would end. It was also because there was this awesome Belgian restaurant/bar called Olivier in the centrum which we had wanted to try for ages but hadn’t got the chance to because it was always very busy!

Olivier in Utrecht

So we went to Olivier at 6 PM and it was, as usual, very busy. The waiter told us we would need to wait for like 20-30 minutes. Well, we were fine with it as we could already start ordering some drinks from the bar anyway. We concluded that the place used to be a small church as indicated by the large organ at one side of the room and statues of Joseph and Mary at the other, haha.

Anyway, indeed Olivier was a great place (a millions time better than where we went to on our last dinner outing in Utrecht). I ordered the beef tenderloin medallions which was really good! The beer was great as well, though this was unsurprisingย  from Belgian beers.

Delicious beef tenderloin medallions at Olivier

A Saturday

My office is organizing a themed party next week and as per this morning I had not yet got a costume, which partly was because the especially difficult and rather unintriguing theme this year to me, haha. Anyway, so I went shopping today. Luckily, I got some idea on what to wear while I was at H&M today, and I decided to buy the “costume”. Well, it was more like an “outfit” than a “costume”, though, but whatever ๐Ÿ˜› .

While in the centrum, I also decided to actually start buying stuffs to accessorize my apartment. For a really long time now I have had an idea to put some paintings/prints/photos on the wall. But thus far this idea never materialized because I was too lazy to shop around, haha. And so today I decided to actually start implementing this idea as I was already in the centrum anyway. I decided to buy a print of Joop Plasmeijer’s cheerful “Havengezicht” (Harbour View).

A print of Joop Plasmeijer’s paintings of Amsterdam

BAHASA INDONESIA

Jetlag

Tema utamaku minggu ini adalah pemulihan. Ya begitu deh, berusaha untuk kembali ke ritme harianku setelahย liburan dua minggu di Californiaย yangย berakhir minggu lalu. Dan tantangan pemulihan terbesar yang harus aku hadapi minggu ini adalah jetlag! Haha ๐Ÿ˜† .

Mungkin ini adalah jetlag terparah yang pernah aku hadapi deh. Aku rasa perbedaan waktu sebanyak sembilan jam antara California dan Amsterdam berperan di sini! Jetlagnya parah banget terutama awal minggu ini tetapi semakin membaik kok setiap harinya. Sekarang pun sebenarnya aku masih belum 100% pulih sih tetapi jetlag-nya sudah nggak separah itu lah, haha…

Utrecht

Hari Rabu kemarin aku dan seorang teman memutuskan untuk catch up di Utrecht. Ia telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerjanya sehingga kami merasa perlu untuk ketemuan di Utrecht sebelum kontrak kerjanya berakhir. Ini juga karena kebetulan ada restoran/bar Belgia bernama Olivier yang terkenal banget di centrum dan kami belum pernah berkesempatan mencobanya sebelumnya karena tempatnya selalu ramai banget!

Olivier di Utrecht

Jadilah kami pergi ke Olivier jam 6 sore dan, seperti biasa, rame banget! Menurut pelayannya, kami harus menunggu 20-30 menitan sebelum ada meja yang tersedia. Kami nggak masalah dengan ini sih karena toh kami juga sudah bisa mulai memesan minum dari barnya kok sembari menunggu. Nah, kami berkesimpulan bahwa tempat ini dulunya gereja gitu karena ada piano organ besar di satu sisi ruangan dan patung Yosef dan Maria di sisi lainnya, haha.

Anyway, memang Olivier adalah tempat yang oke banget (jauuh lebih oke daripada restoran yang kami kunjungi di acara makan malam kami sebelumnya di Utrecht). Aku memesan menu daging sapi tenderloin medallions yang mana enak banget lho! Birnya juga enak, walaupun ini tentu tidak mengherankan karena namanya aja bir Belgia kan.

Beef tenderloin medallions-nya Olivier yang enak banget.

Sebuah hari Sabtu

Kantorku akan mengadakan pesta bertema minggu depan dan per pagi ini aku masih belum punya kostum untuk itu dong, yang mana setengahnya karena tema tahun ini agak sulit dan tidak begitu membuat excited sih, haha. Anyway, jadilah karena ini aku pergi shopping hari ini. Untungnya, aku mendapatkan ide untuk apa yang akan aku pakai di pestanya di H&M, dan “kostum”-nya langsung aku beli. Eh, sebenarnya lebih ke “outfit” sih daripada “kostum”, tapi ya biar aja lah ya ๐Ÿ˜› .

Nah, selagi di centrum, aku juga memutuskan untuk akhirnya beneran memulai mendekorasi apartemenku. Sudah lama banget aku memiliki ide untuk menggantung lukisan/prints/foto-foto gitu di dinding.ย Tetapi selama ini ide ini belum terealisasikan sama sekali karena aku malas untuk keluar dan melihat-lihat, haha. Dan makanya hari ini ide ini aku materialisasikan karena toh sekalian aku sudah berada di centrum juga. Aku memutuskan untuk membeli sebuah print dari lukisan Havengezicht (Pandangan Pelabuhan)-nya Joop Plasmeijer yang warnanya ceria dan aku suka.

Sebuah print dari lukisan Amsterdamnya Joop Plasmeijer.