General Life · Zilko's Life

#1983 – Finally, Tennis!

ENGLISH

Finally, this week the tennis lesson at my new tennis club started! “Finally” because, you know, I have been a member of the club since June but the lesson starts just now, haha 😆 . Plus, the last time I played tennis was actually back in December 2016 in Delft, meaning that prior to this week I literally had not played at all this year!! On top of that, I mistakenly thought the tennis lesson would have started two weeks ago. And so it felt like I had been waiting for even longer! Haha 😆

Obviously I was really rusty during my first lesson this week. This was unsurprising as this was the longest “tennis-free” streak I have had since I first picked up a tennis racket in 2011, haha. I am sure I am going to (maybe slowly) get my rhythm back, I just need more time. Even though admittedly it was quite frustrating to miss a lot of easy shots, haha.

I am really glad, though, that finally the tennis lesson has started. To be honest, I have been feeling quite worried with my exercise routine because before this week, I only went to the gym. This meant the lack of variety and I actually went to the gym about four to five times a week. While it was working fine this past a few months, I was slightly concerned with how this would pan out in the longer term. Of course, occassionally I also jogged or biked on weekends, which added some variety, but these activities could not be done regularly given my frequent weekend trips ( 😛 ) and that sometimes I felt the need to just rest and recharge myself on weekends.

I am quite confident this tennis lesson will help a lot. Not only that I get to regularly do a sport exercise that I love, this also provides me the opportunity of meeting other tennis enthusiasts nearby and hence perhaps even more occassional friendly tennis activities outside of the lesson hour! 🙂

So, yeah, I am excited about this! 🙂

BAHASA INDONESIA

Akhirnya, minggu ini les tenis di klub tenis baruku dimulai juga! “Akhirnya” karena, tahu lah, aku sudah mendaftar menjadi anggota klubnya semenjak Juni kemarin tetapi lesnya baru dimulai sekarang, haha 😆 . Ditambah lagi, terakhir kali aku main tenis adalah di bulan Desember 2016 di Delft, artinya sebelum minggu ini aku belum pernah sekali pun bermain tenis tahun ini dong!! Apalagi, awalnya aku salah ingat dimana kukira lesnya bakal dimulai dua minggu yang lalu. Jadilah “penantianku” semakin panjang rasanya ya, haha.

Tentu saja permainanku karatan banget di les pertamaku minggu ini. Nggak mengherankan lah karena ini adalah “tennis-freestreak terpanjang semenjak aku pertama kali belajar les tenis di tahun 2011, haha. Aku yakin kok aku akan (perlahan-lahan) mendapatkan ritmeku kembali, aku hanya butuh waktu saja. Walaupun harus kuakui, sebal banget rasanya ketika membuat kesalahan sendiri di banyak pukulan-pukulan yang sebenarnya gampang, haha 😛 .

Aku lega lho akhirnya les tenis ini dimulai juga. Sejujurnya, aku sudah mulai merasa agak khawatir dengan rutinitas olahragaku karena sebelum minggu ini, aku hanya pergi ke gym saja. Ini berarti tidak ada banyak varietas dan aku pergi ke gym sebanyak empat sampai lima kali seminggu. Walaupun kondisi ini bukanlah masalah selama beberapa bulan terakhir ini, aku sedikit khawatir bagaimana rutinitas semacam ini bisa bertahan dalam jangka panjang. Memang sih, kadang-kadang aku jogging atau sepedaan juga di akhir pekan, yang mana lumayan dalam hal varietas. Masalahnya, aktivitas-aktivitas ini tidak bisa kulakukan secara rutin akibat perjalanan akhir pekanku yang sering itu ( 😛 ) dan terkadang aku merasa perlu untuk beristirahat saja di akhir pekan.

Jadi aku merasa percaya diri les tenis ini akan membantu banget. Selain aku jadi bisa berolahraga permainan favoritku secara reguler, les ini juga memberiku kesempatan untuk berkenalan dengan beberapa penyuka tenis lainnya di dekatku sehingga mungkin kadang-kadang kan bisa main tenis sendiri di luar jam les gitu! 🙂

Jadi, ya, aku sungguh bersemangat akan hal ini! 🙂

Advertisements
General Life · Zilko's Life

#1976 – Some Summer Stories

ENGLISH

Overall, we in the Netherlands have been quite lucky with the weather this summer. It feels like there have been quite a lot of days (for Dutch standards) where the weather is really, really nice; and also only a few rains. Even though one of those few days was yesterday when it rained for the entire day thus creating this gloomy atmosphere. The tram service in Amsterdam was also disturbed yesterday, though I am not sure if this had something to do with the rain or not 😣.

Anyway, enough for the boring talk about the weather. Another aspect that is tightly related to summer is the summer bugs. As this is my first summer in Amsterdam, I just realized that despite Delft is not that far away, the summer bugs situation is actually quite different here, haha. I feel like there is much less fly flying around here than in Delft, which I find really, really nice. However, there is something else which I have encountered more here in Amsterdam: spiders! Yeah, I feel like there are more spiders here than in Delft! At least I have killed three (big-ish) spiders at home in the past month or so.

Speaking of summer in Amsterdam, now I do have the first-hand experience of the busy tourist season, that is the summer, haha 😛 . Indeed Amsterdam feels different in the summer than in the winter, in the sense that there are more tourists flocking the city, even during the weekdays! The direct result which affects me is that the more crowded public transportation these days! Lucky I have moved to Amsterdam so that I do not have to deal with this potential problem while commuting between Delft and Amsterdam! Hahaha 😆

A crowded tram in a summer afternoon

BAHASA INDONESIA

Secara umum, kami di Belanda cukup beruntung dalam hal cuaca di musim panas kali ini. Rasanya ada cukup banyak hari (untuk standar Belanda) dimana cuacanya asyik banget; dan cuma relatif sedikit hari dimana hujan turun. Walaupun salah satu dari sedikit hari itu kemarin sih dimana hujan turun seharian sehingga suasananya juga jadi gloomy gitu. Layanan tram di Amsterdam juga lumayan kacau lah kemarin, walaupun aku nggak yakin sih ini ada kaitannya dengan cuaca atau tidak 😣.

Anyway, cukup deh dengan omongan cuaca yang membosankan itu. Satu aspek lain yang berkaitan dengan musim panas adalah serangga musim panas. Karena ini adalah musim panas pertamaku di Amsterdam, ternyata walaupun Delft itu nggak jauh-jauh amat, situasinya berbeda banget loh, haha. Rasanya ada jauh lebih sedikit lalat di sini daripada di Delft, yang mana tentu situasi ini aku syukuri banget (Aku sebal banget sama lalat, haha 😆 ). Namun, ada satu makhluk lain yang sepertinya ada lebih banyak di Amsterdam: laba-laba! Iya, rasanya kok ada lebih banyak laba-laba gitu di sini daripada di Delft! Setidaknya aku sudah membunuh tiga (ekor?) laba-laba deh di rumah selama sebulanan terakhir ini.

Ngomongin musim panas di Amsterdam, sekarang aku sudah memiliki pengalaman langsung dengan musim padat turis, yaitu musim panas, haha 😛 . Memang Amsterdam terasa banget berbeda di musim panas daripada di musim dingin, dimana rasanya ada jauh lebih banyak turis yang mengunjungi kota ini, bahkan di hari-hari kerja! Akibat yang aku rasakan langsung adalah transportasi umum yang jadi jauh lebih ramai sekarang ini! Untung deh aku sudah pindah ke Amsterdam sehingga aku tidak perlu menghadapi situasi ini untuk nglaju dari Delft ke Amsterdam! Hahaha 😆 .

General Life · Zilko's Life

#1964 – The First Weekend of August

ENGLISH

Saturday was a very busy day for me. After breakfast, I went to the gym at around 11 AM for my leg day. It was quite early (for me) to go to the gym on Saturday, actually. And this was because I had something planned for the rest of the day.

About two months ago, some friends and I decided that we would like to catch up some time. So after looking for weekend possibilities (It could be tricky especially with my “busy” period with lots of weekend trips 😛 ), we chose this first weekend of August, haha. And because the last time was in Rotterdam, this time we would catch up in Eindhoven in the southern part of the Netherlands.

So after my gym session, I showered and then went to the centraal station. We would meet at 4 PM but I departed at 1:15 PM because a one-way trip to Eindhoven would take about 2 hr 40 minutes from my place (Well, Eindhoven is about 130 km from Amsterdam anyway). Especially that it was quite unfortunate there was a planned railway maintenance today so there would be no train running between Boxtel and Eindhoven. And so I had to transfer three times (at Amsterdam Centraal to an Intercity, at Utrecht Centraal to another Intercity, and at Boxtel to the replacement bus service).

I had to take the replacement bus service between Boxtel and Eindhoven. The good part of this was that it was free, so I “only” had to pay for a return fare from Amsterdam Centraal and Boxtel instead of Eindhoven, haha 😆 .

Anyway, we met at around 4 PM at a cafe slash bar slash club, haha 😆 . Then at 6:30 PM we went to a burger place in the centrum. It was a small place but (or “and so”?) was always very crowded, a good sign of a restaurant though, and apparently it had been like that since they opened like three years ago. We also had to wait for a bit before we got our table. I ordered a lamb burger with extra truffle chips and a side salad, which was really tasty!

A tasty lamb burger in Eindhoven (the side salad had not been served yet).

It was very nice and fun to catch up with some good friends. Though us living in different cities now make it not quite as easy to organize a meet up or anything. Even though still in the same country, certainly it cannot be as spontaneous and have to be planned in advance! Haha 😆 . An extra constraint also surfaced from this situation. I had to leave at 9:20 PM on Saturday so I could still avoid the much less frequent night train service (that would have prolonged my trip back to Amsterdam). And so I took the replacement bus to Boxtel, changed to an Intercity to Utrecht Centraal, then changed to another Intercity to Amsterdam Centraal, and then took the tram home.

I used Sunday as my resting day, haha. I had been working all week with a packed Saturday, and I was travelling to Berlin all weekend the weekend before. So clearly my body started to scream for some rest 😀 . Well, but still a grocery shopping was essential because I was running out of food 😛 .

BAHASA INDONESIA

Sabtu kemarin adalah hari yang cukup menyibukkan untukku. Setelah sarapan, aku pergi ke gym sekitar jam 11 pagi untuk latihan leg day hari itu. Pergi ke gym jam segini di hari Sabtu bisa dibilang cukup awal sih (untukku). Dan ini dikarenakan aku sudah ada rencana lain untuk sepanjang sisa hari itu.

Sekitar dua bulan yang lalu, beberapa teman dan aku memutuskan untuk catch up gitu kapan-kapan. Nah, setelah melihat weekend-weekend yang mungkin (Ini bisa menjadi cukup tricky karena aku sedang berada di periode “sibuk” dengan banyak perjalanan akhir pekan 😛 ), akhirnya kami memilih akhir pekan pertama di bulan Agustus ini, haha. Dan karena kali terakhir adalah di Rotterdam, kali ini kami akan ketemuan di Eindhoven di Belanda bagian selatan.

Jadilah setelah dari gym, aku mandi dan kemudian pergi ke stasiun Amsterdam Centraal. Kami baru akan ketemua jam 4 sore tetapi aku harus berangkat jam 1:15 siang untuk itu karena perjalanan satu arah ke Eindhoven memakan waktu sekitar 2 jam 40 menit dari tempatku (Yah, Eindhoven sendiri berjarak sekitar 130 km gitu dari Amsterdam). Kebetulan pula hari ini sedang ada maintenance di jalur rel kereta api antara Boxtel dan Eindhoven sehingga tidak ada layanan kereta yang dijalankan di antara dua kota ini. Sebagai akibatnya aku harus transit tiga kali deh (di Amsterdam Centraal untuk naik kereta Intercity, di Utrecht Centraal untuk berganti kereta Intercity, dan di Boxtel untuk berganti ke layanan bus pengganti akibat maintenance ini).

Aku harus menaiki layanan bus pengganti di antara Boxtel dan Eindhoven. Sisi positif dari ini adalah layanannya gratis, jadi aku “hanya” perlu membayar harga tiket pp dari Amsterdam Centraal ke Boxtel bukannya Eindhoven, haha 😆 .

Anyway, kami bertemu sekitar jam 4 sore di sebuah kafe-bar-club, haha 😆 . Lalu jam 6:30 sore kami pergi ke sebuah restoran burger di centrumnya. Restorannya berukuran mini tetapi (atau “sehingga”?) tempatnya ramai banget, yang mana pertanda baik untuk sebuah restoran sih ya, dan ternyata memang restorannya sudah selalu ramai seperti ini semenjak pertama kali buka tiga tahunan yang lalu. Kami harus menunggu sebentar sebelum ada meja yang kosong. Aku memesan burger daging domba dengan ekstra keripik truffle plus side salad, yang mana rasanya enak!

Seporsi burger domba yang enak di Eindhoven (side salad belum diantarkan).

Seru dan asyik rasanya untuk catch up dengan beberapa teman baikku. Hanya saja sekarang kami tinggal di kota-kota yang berlainan membuat situasi menjadi tidak mudah untuk ketemuan gitu. Walaupun masih di satu negara yang sama, tetap aja sulit dan tidak bisa spontan seperti dulu ya; harus direncanakan jauh-jauh hari! Haha 😆 . Satu batasan lain yang muncul akibat situasi ini adalah: aku harus pulang jam 9:20 malam di hari Sabtu supaya aku bisa menghindari jadwal layanan kereta malam hari yang mana jauh lebih jarang (yang mana artinya waktu tempuhku kembali ke Amsterdam akan menjadi berkali-lipat lebih lama). Jadilah aku menaiki layanan bus pengganti itu ke Boxtel lagi, lalu naik Intercity ke Utrecht Centraal, berganti Intercity ke Amsterdam Centraal, dan kemudian naik tram untuk kembali ke rumah.

Hari Minggu aku gunakan sebagai hari istirahat dah, haha. Aku sudah bekerja terus di sepanjang minggu dan hari Sabtuku juga padat, apalagi seminggu sebelumnya aku jalan-jalan ke Berlin di sepanjang akhir pekan. Jadilah badanku kemudian mengkode minta istirahat gitu, haha 😀 . Ah, tetapi aku masih tetap harus belanja kebutuhan sehari-hari juga sih soalnya aku mulai kehabisan bahan-bahan makanan di rumah 😛 .

General Life · Zilko's Life

#1963 – The Nutrition App and Morning Tram

ENGLISH

The Nutrition App – The Aftermath

In July I shared about an app nutrition I downloaded in June which helped me track my daily consumption of food. At the time, I already had doubts on my usage of this app in the long run due to the tedious amount of work required to make it work, haha. And this turned out to be true. I stopped using it just a few weeks after I published that post, haha 😆 .

But as I said there, what I actually needed from the app was not the actual daily intake of what I ate everyday, as the data “noise” appeared to be great anyway. The main usage of the app was to provide an overview of my eating habit, broken down by the nutrients. With this, I would be able to analyze my habit and make some needed adjustments to reach my goal. And for this, a few days of data would have been enough anyway, haha.

So while I would guess that my daily intake now might not be as “efficient” as back then when I was still using the app everyday, at the very least I hope it is still better than how it was before the app! Haha 😛

Though, yesterday I succumbed to the temptation of this dessert at the office. But a cheat day once in awhile never hurts, right? Haha 😆

Tram

Anyway, let’s move on to a completely different subject. One day not too long ago I got up a little bit earlier than usual and so I decided to also go to work a little bit earlier as well. And that day, I learned that it would actually be better for me to go to work at my normal time, haha. As it turned out, going to work earlier would coincide with the busier part of the rush hour where the tram to the city center was really full. At my usual time, I always find a vacant seat so it is really convenient. But that day, I had to stand all the way! Haha 😆

Ok then, lesson learned.

BAHASA INDONESIA

App Nutrisi – Pada Akhirnya

Juli kemarin aku bercerita mengenai sebuah app nutrisi yang aku unduh di bulan Juni yang membantuku merekam apa saja makanan yang aku konsumsi setiap harinya. Waktu itu, aku sudah memiliki keraguan akan penggunaan app ini dalam jangka panjang karena ribet dan banyaknya hal yang harus dilakukan agar app-nya bekerja, haha. Dan ternyata ini benar kok. Aku berhenti menggunakannya hanya beberapa minggu setelah posting itu aku publikasikan, haha 😆 .

Tapi seperti yang kubilang di sana, yang sebenarnya aku butuhkan dari app-nya bukanlah rekaman apa yang aku konsumsi setiap hari, karena toh datanya juga “noisy” banget. Kegunaan utama app-nya untukku adalah rangkuman mengenai kebiasaan makanku, lengkap dengan nutrisi-nutrisinya. Dengan ini, aku bisa menganalisa kebiasaanku dan membuat perubahan untuk mencapai tujuanku. Dan untuk ini, sebenarnya data dari beberapa hari saja toh sudah cukup lah ya, haha.

Jadi walaupun aku rasa apa yang kumakan sekarang tidak “seefisien” kemarin ketika app-nya masih aku gunakan, setidaknya aku berharap ini masih lebih baik daripada sebelum aku memiliki app itu! Haha 😛

Walaupun kemarin aku jatuh ke dalam godaan dessert ini di kantor sih. Eh, tapi kan cheat day sekali-sekali nggak papa lah ya, haha 😆 .

Tram

Anyway, mari ngomongin topik lain. Suatu hari belum beberapa lama ini aku bangun lebih pagi dari biasanya dan aku memutuskan untuk berangkat kerja juga lebih pagi. Dan hari itu, aku baru menyadari bahwa sebaiknya aku tetap berangkat kerja di waktu seperti biasa saja, haha. Ternyata, berangkat kerja lebih awal itu justru akan bertepatan dengan periode rush hour yang lebih sibuk sehingga tram ke pusat kotanya ramai banget. Di waktu keberangkatan biasaku, aku selalu menemukan setidaknya satu kursi kosong jadi enak lah ya. Tapi di hari itu, aku harus berdiri di sepanjang jalan! Haha 😆 .

Ok deh, lesson learned!

General Life · working life · Zilko's Life

#1956 – Some Stories This Week

ENGLISH

A Team Outing

On Tuesday, my team organized a team outing, which I obviously joined. I was quite excited because I had to miss the previous opportunity due to a power outage which crippled the entire Dutch railway network. Mind that back then I was still living in Delft and obviously the power outage had to happen on that day of all time, haha 😆 .

Anyway, the activity for the team outing this time was a GPS augmented reality city game in Amsterdam. We were split into several (six) teams and each team was given an iPad and a bag of tools to solve several puzzles. The puzzles were spread throughout the city of Amsterdam and we had to physically go these spots as indicated in the map. In some sense it was like a combination of Pokemon Go and The Amazing Race, haha 😆 . The teams were also competing against each other and we also could check our current standing at any time, haha.

It was fun! Though we (my team) felt like we were being cheated because the answer of one puzzle was wrong gramatically, so our grammatically correct answer was marked as wrong. Though, to be fair, every team got the same set of questions so at least it was wrong for everyone, haha. My team did not do quite well during the game, so our goal was not to come in last. And in the end, we came in fifth, which had it been a leg on The Amazing Race, at least we would have not gotten eliminated, hahaha 😆 .

A team outing like this was fun, though. Beside the, obviously, fun, I felt like I could learn about the characters and personalities of some of my team members, hehe 🙂 . I felt like I could get to know them better.

A haircut

Anyway, it has been more than two months since I got a haircut so it was time for another one. I felt like my hair had been a bit too long anyway.

Actually, a few weeks back I got a flyer in my mailbox about a new barbershop  that was giving away some discount. But I did not feel like trying a new place this time, plus I really liked the last result of the other barbershop. So I decided to come back. This time, though, I learned from my last visit and made an appointment online since a few days before so I wouldn’t need to wait for too long, haha.

I am satisfied with the result, again, but of course no photo (yet 😛 ). Though, this second trip to the barbershop makes me miss the “complimentary” head massage in many Indonesian barbershops when you get your hair washed, haha. In this barbershop, hair wash is already included in the price (whereas in my previous favorite barbeshop in Den Haag, it was separate and I always chose not to use it, haha 😛 ). But from my two visits (and based on some people’s stories in other barbershops here), it appears that hair wash means only hair wash, here. No head massage, haha 😛 .

BAHASA INDONESIA

Sebuah Team Outing

Di hari Selasa, timku mengadakan acara team outing, yang mana jelas aku ikutan. Aku cukup bersemangat soalnya aku kan terpaksa melewatkan kesempatan sebelumnya karena padamnya listrik yang melumpuhkan jaringan kereta api Belanda. Waktu itu kan aku masih tinggal di Delft dan jelas dong ya mati lampunya harus terjadi di hari team outing bukannya di waktu lain kek, haha 😆 .

Anyway, aktivitas team outing kali ini adalah permainan augmented reality dengan GPS di Amsterdam. Kami dibagi ke beberapa (enam) tim dan masing-masing tim diberikan sebuah iPad dan satu tas berisi barang-barang untuk memecahkan beberapa teka-teki. Nah, teka-tekinya tersebar di seluruh penjuru Amsterdam gitu dan kami harus berjalan-kaki menuju lokasi-lokasinya yang ditunjukkan di peta. Yaa, kurang lebih seperti kombinasi Pokemon Go dan The Amazing Race lah, haha 😆 . Tim-tim ini juga berkompetisi satu sama lain dan kami juga bisa melihat posisi sementara di setiap waktu, haha.

Seru! Walaupun kami (timku) merasa sedikit tercurangi sih karena satu jawaban dari teka-tekinya itu salah dong secara tata bahasa, jadilah jawaban kami yang bertata-bahasa benar justru dianggap salah! Walaupun, untuk fair-nya sih, setiap tim mendapatkan set pertanyaan yang sama sehingga setidaknya kesalahan ini juga diderita semua tim, haha. Timku tidak bermain dengan begitu baik kali ini, jadilah tujuan kami adalah jangan sampai menjadi tim yang paling terakhir. Dan akhirnya, kami menyelesaikan permainan ini di urutan kelima. Yah, setidaknya andaikata ini satu leg The Amazing Race, yang penting kami nggak akan tereliminasi lah ya, hahaha 😆 .

Acara team outing ini memang seru. Selain keasyikannya, aku juga merasa aku bisa lebih membaca karakter dan kepribadian beberapa anggota timku yang lain, hehe 🙂 . Ya rasanya jadi lebih kenal gitu.

Potong rambut

Anyway, sudah lebih dari dua bulan semenjak aku potong rambut sehingga sudah saatnya untuk potong lagi lah ya. Memang toh rasanya rambutku sudah agak panjang nih.

Sebenarnya, beberapa minggu yang lalu aku mendapatkan brosur di kotak posku yang berisi iklan sebuah salon baru yang sedang memberikan diskon. Tetapi aku sedang malas untuk mencoba tempat baru kali ini, apalagi aku juga suka hasil potong salonku yang sebelumnya. Jadilah aku memutuskan untuk kembali ke salon yang kemarin aja. Kali ini, aku belajar dari pengalaman waktu itu dimana aku sudah membuat janji dulu online semenjak beberapa hari sebelumnya sehingga aku nggak perlu menunggu lama, haha.

Aku cukup puas dengan hasilnya, tapi jelas belum foto-foto 😛 . Walaupun kunjungan keduaku ke salon ini membuatku kangen akan pijat kepala “gratisan” yang diberikan di banyak salon di Indonesia sih ketika rambut kita dicuci. Di salon ini, cuci rambut sudah termasuk di dalam harga potong rambutnya (sementara di salon favoritku yang sebelumnya di Den Haag, cuci rambut itu terpisah dan aku selalu memilih untuk tidak cuci rambut, haha 😛 ). Nah, dari dua kunjungan ini (dan berdasarkan cerita beberapa teman lain di salon-salon lain), kayaknya di sini ya cuci rambut itu ya berarti cuci rambut doang. Nggak ada deh itu yang namanya pijat kepala, haha 😛

General Life · Zilko's Life

#1949 – The Longest “Flight-Free” Streak

ENGLISH

As my last flight was almost five weeks ago when I flew KLM Cityhopper’s KL 1758 from Bremen to Amsterdam, this means that I am currently in the longest “flight-free” period since November 2014. At the time, I went flight-free for about 12 weeks between my Garuda Indonesia’s GA 88 from Jakarta to Amsterdam and KLM Cityhopper’s KL 1413 from Amsterdam to Lyon. Yep, since then, I have at least flown once every five weeks, haha 😛 .

KLM Cityhopper’s Fokker 70 reg PH-KZL which brought me to Amsterdam almost five weeks ago

The reasons for this were my UK visa application and also my decision to take Thalys to go to Paris about four weeks ago. I know, a total random information indeed, hahaha 😆 .

So obviously (or more like “understandably”), I miss flying, lol 😆 . And consequently, I have made a lot of future flying plans. In fact, just like last year, this past week I really felt like what is portrayed in the following (edited) Sarah Andersen’s (@sarahandersencomics on Instagram) comic strip:

Oh well…

Haha 🙈.

And to be honest, even at this point I know that I haven’t booked all the flights I will, for sure, take before the end of the year 🙈. Yep, indeed that I have some big trips coming up this year. But this is still not the right time to reveal those, yet. 😛

Anyway, everyone has their own way to indulge themselves. I guess I can say that, for now, this is mine, haha 😛 .

BAHASA INDONESIA

Karena penerbangan terakhirku adalah hampir lima minggu yang lalu ketika aku terbang dengan penerbangan KL 1758-nya KLM Cityhopper dari Bremen ke Amsterdam, ini artinya sekarang aku berada dalam periode “tanpa-terbang” terpanjang nih semenjak bulan November 2014. Waktu itu, aku tidak terbang selama sekitar 12 minggu di antara penerbangan Garuda Indonesia GA 88 dari Jakarta ke Amsterdam dan KLM Cityhopper KL 1413 dari Amsterdam ke Lyon. Iya, semenjak waktu itu, aku selalu terbang setidaknya satu kali dalam selang lima minggu, haha 😛 .

Fokker 70nya KLM Cityhopper dengan rego PH-KZL yang menerbangkanku ke Amsterdam hampir lima minggu lalu

Alasan di balik ini adalah permohonan visa UK-ku dan juga keputusanku untuk naik Thalys di perjalananku ke Paris sekitar empat minggu yang lalu. Iya, iya, memang informasi random ini, hahaha 😆 .

Jadi jelas dong (atau mungkin “maklum”), aku kangen terbang, hahaha 😆 . Dan sebagai akibatnya, aku sudah membuat banyak rencana terbang nih ke depannya. Sampai-sampai, seperti tahun lalu, seminggu terakhir ini aku merasakan apa yang digambarkan oleh komik (yang telah ku-edit sedikit) buatan Sarah Andersen (@sarahandersencomics di Instagram) berikut ini:

Ya gitu deh…

Haha 🙈.

Dan sejujurnya nih, bahkan saat ini aku tahu pasti loh aku masih belum memesan semua penerbangan yang, pasti, akan kuterbangi sebelum akhir tahun 🙈. Yep, memang aku memiliki beberapa rencana jalan-jalan besar tahun ini. Tapi sekarang ini masih belum saatnya untuk aku bagikan ceritanya 😛 .

Anyway, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk memanjakan dirinya. Aku rasa bisa kubilang bahwa, untuk saat ini, ini lah caraku ya, haha 😛 .

General Life · Zilko's Life

#1948 – A Visa and More Expenses

ENGLISH

A Visa

Aside from recovering my body after my three consecutive weekend trips, there was actually another reason why I have been “taking a break” from travelling lately. It was because I did not have my passport with me as I was applying for a visa!! Btw, of course, yes, travelling domestically within the Netherlands did not count 😛 .

Anyway, I have been to the country which visa I was applying for a few times, though, so it was nothing new. And the country was: the United Kingdom 😀 .

In the past year or so, I notice there are quite a lot of flight tickets deals to the UK from the Netherlands. Of course, this was quite possibly related to Brexit, which made UK and its poundsterling suddenly cheaper to visit (mainly for mainland Eurozone Europeans). Btw, I last visited the UK in 2015, way before the Brexit, haha. But of course I could not immediately “take advantage” of this currency situation because I would need to submit a visa application first. So finally, this May I decided to just submit one, had my biometric information appointment in mid-June, and last week, I got my passport back with a visa stamped in it!

London, I am back this year!!

Yeay! Now I can start making plans for some visits there! You see, the UK is one of my most favorite European countries: I find it beautiful, (almost) everyone there speaks English (lol 😆 ), generally I like the food, and London (which people speak with really sexy accent 🙈 ) is my most favorite European city. There are a few places I haven’t visited in the country and there are a few other places I would like to revisit. Even though too bad Singapore Airlines terminated its Munich – Manchester route last year. This fifth freedom route would have been a good opportunity for me to finally try Singapore Airlines. Well, we will see, I guess 😀 .

More Expenses

A mini renovation in the shower room not too long ago.

Anyway, do you remember how not too long ago I sighed about the flow of expenses (related to my apartment) that seemed to be never ending? At the moment, it still feels like so, haha 😆 .

You see, as of recently I had to “splurge” some expenses on mini-renovating my shower room (though this can actually be seen as a future investment as well, preventing me from a much worse situation and there were signs it was going down there at that time) and getting a new locking system (though this was totally my fault and was more of an emergency). The other day I also got the bill to pay this year’s waste and water-waste tax of my apartment to the tax department, haha.

And also, I just decided to enroll myself in a tennis club nearby, haha 😛 . There were, of course, the membership fee, the registration fee, and the training fee. Though, again, this could be seen as a future investment for my health and sanity, lol 😆 .

It has been a while since the last time I played tennis.

Okay, okay, to be honest I did feel like I made good expenses, i.e. they were all necessary and served for the better good. I even made a Spreadsheet program to accurately monitor how I was doing financially, and it turned out healthy and really fine. So I am okay about it. But still, at the same time I would also like to save and to, at least, “recover” my life savings to as how it was before the purchase of my apartment! Haha 😆 .

BAHASA INDONESIA

Sebuah Visa

Di samping untuk memulihkan badan setelah tiga perjalanan akhir pekan berturutan, sebenarnya ada alasan lain mengapa aku “beristirahat” dari jalan-jalan akhir-akhir ini. Ini karena pasporku sedang tidak bersamaku karena aku sedang mengurus permohonan visa!! Btw, jelas dong, jalan-jalan di dalam negeri Belanda mah nggak aku hitung ya 😛 .

Anyway, sebenarnya aku sudah pernah pergi beberapa kali ke negara yang visanya aku urus ini sih, jadi memang bukan negara baru. Dan negara ini adalah: Inggris Raya (United Kingdom/UK) 😀 .

Setahun belakangan ini, aku amati ada banyak promo tiket ke UK dari Belanda. Memang mungkin ini berkaitan dengan Brexit yah, yang membuat UK dengan poundsterling-nya tiba-tiba lebih murah untuk dikunjungi (terutama bagi negara-negara Eurozone di daratan Eropa). Btw, terakhir kali aku ke UK adalah di tahun 2015, sebelum Brexit, haha. Tetapi jelas aku tidak dapat langsung “menikmati” situasi nilai tukar mata uang ini karena aku harus mengurus permohonan visa dulu kan sebelum pergi ke sana. Nah, jadilah bulan Mei ini aku memutuskan untuk memasukkan satu, kemudian mengurus informasi biometriknya di pertengahan Juni, dan minggu lalu, aku mendapatkan pasporku kembali dengan visa tertempel di dalamnya!!

London, aku akan kembali tahun ini!!

Hore! Sekarang aku bisa mulai membuat rencana untuk pergi ke sana nih! Jadi, UK adalah salah satu negara Eropa favoritku: bagiku negaranya indah, (hampir) semua orang di sana bisa berbahasa Inggris (ya iya lah 😆 ), secara umum aku juga suka makanannya, dan London (yang mana orang-orangnya berbicara dengan aksen yang seksi banget 🙈 ) adalah kota yang paling kusukai di Eropa. Ada beberapa tempat di sana juga yang belum pernah aku kunjungi dan ada beberapa lainnya yang ingin aku kunjungi kembali. Walaupun sayang banget nih Singapore Airlines menutup rute Munich – Manchester-nya tahun lalu. Rute kebebasan kelima ini padahal adalah satu kesempatan yang oke untukku akhirnya mencoba terbang dengan Singapore Airlines. Yah, kita lihat saja deh, hehe 😀 .

Pengeluaran Lagi

Sebuah renovasi mini di kamar mandiku belum berapa lama lalu.

Anyway, mungkin pada ingat tidak seberapa lama yang lalu aku mengeluh mengenai arus pengeluaran (yang berkaitan dengan apartemen milikku ini) yang nampaknya tidak berakhir? Yah, sekarang ini rasanya masih sama nih, haha 😆 .

Jadi belum lama ini aku harus “berhura-hura” dengan melakukan renovasi mini kamar mandiku (walaupun ini bisa dipandang sebagai investasi masa depan sih, mencegah situasi yang lebih buruk dari kejadian dan sudah ada tanda-tanda ke sana waktu itu) dan juga mengganti sistem kunci apartemenku (walaupun ini adalah salahku sendiri sih dan lebih ke situasi darurat yah, haha). Selain itu, beberapa waktu yang lalu aku juga mendapat tagihan untuk membayar pajak limbah dan limbah air ke departemen perpajakan, haha.

Oh iya, aku baru saja memutuskan untuk bergabung di sebuah klub tenis di dekat apartemenku, haha 😛 . Dan tentu saja ada yang namanya biaya keanggotaan, biaya registrasi, dan juga biaya latihan. Walaupun, lagi, ini bisa dipandang sebagai investasi masa depan sih untuk kesehatan dan kewarasanku, haha 😆 .

Sudah lumayan lama nih nggak main tenis.

Oke, oke, sejujurnya aku merasa pengeluaran-pengeluaranku itu adalah pengeluaran yang baik sih, yaitu pengeluaran yang perlu dan toh semuanya demi kebaikan dan ada tujuannya. Plus, aku juga sampai-sampai membuat sebuah program di Excel untuk memonitor arus finansialku secara akurat, dan hasilnya toh masih sehat dan baik-baik saja kok. Jadi aku sebenarnya tidak begitu masalah deh dengannya. Hanya saja, di waktu yang sama kan aku juga ingin menabung ya dan “memulihkan” life savings-ku setidaknya seperti sedia kala sebelum membeli apartemen ini! Haha 😆 .