#1925 – A Saturday Story

ENGLISH

Time for a haircut

The time has come for me to have another haircut. There was, however, one problem: I have just moved to Amsterdam, meaning that I had to start from scratch in the quest of finding my “perfect” barbershop, hahaha 😆 .

You see, after 6.5 years living in Delft, about three years ago I finally found my “perfect” barbeshop. It was in Den Haag, lol 😆 . It was cheap but the quality was really, really good (for me). So no wonder I always went there everytime I needed a haircut.

However, it is obviously no longer feasible to go to this barbershop in Den Haag given that I now live in Amsterdam. The almost one hour (one-way) trip and train ticket cost certainly do not justify it. Not to mention it sounds ridiculous to not be able to find another “perfect” barbershop in Amsterdam, haha 😆 .

So yesterday I went to a barbershop nearby my place. It was a bit of a gamble because I would never know whether a barbershop was a “perfect” one for me or not until I paid a visit, haha. It was a busy place, which was a good sign; but then I had to wait for about 3.5 hours before they had a vacant slot. Obviously I did not just sit there waiting for 3.5 hours (I went back home and hit the gym). Anyway, it turned out that I really liked their work and result. It was significantly more expensive than my “perfect” Den Haag barbershop, though, but the service was also much better and the assistant consulted me often throughout the work to make sure that I really liked the result.

So overall, I guess I like this barbershop.

More Apartment Stuffs

The quest for furnitures for my apartment has not ended, yet. I actually doubt that it will eventually end, to be honest, haha.

Anyway, the next urgent thing in my list to buy was a coat hanger. And so earlier this week I bought it online at IKEA, along with a kitchen carpet, an anti-slip carpet for the kitchen carpet, a trash can, a big mirror, and a package of wardrobe organizer mini boxes, lol 😆 . I calculated my order placement to be at the right time so that they would get delivered on Saturday, much to my convenience, haha 😛 .

More stuffs!

Well, now I feel like I have already had most of the stuffs that I want for my apartment. But I don’t know if within the coming days, suddenly something else pop out in my mind, haha 😆 .
BAHASA INDONESIA

Waktunya potong rambut

Waktunya sudah tiba untukku potong rambut. Namun, ada satu masalah: aku baru saja pindah ke Amsterdam, yang mana artinya petualangan pencarian tempat potong rambut yang “sempurna” harus kumulai dari nol, hahaha 😆 .

Setelah tinggal selama 6,5 tahun di Delft, sekitar tiga tahun yang lalu aku telah menemukan tempat potong rambut yang “sempurna”. Lokasinya di Den Haag, hahaha 😆 . Harganya murah tetapi kualitas potongannya oke banget (untukku sih). Jadi tidak heran aku selalu pergi kesana setiap kali potong rambut

Masalahnya, jelas tidak lagi memungkinkan lah ya untukku pergi ke tempat potong rambut di Den Haag ini mengingat aku kini tinggal di Amsterdam. Perjalanan sekitar satu jam (satu arah) plus harga tiket keretanya jelas tidak membuatnya worth it. Tentu saja di samping pemikiran: masa iya sih tidak ada tempat potong rambut yang juga “sempurna” di Amsterdam? Haha 😆

Jadilah kemarin aku pergi ke sebuah tempat potong rambut di dekat apartemen. Untung-untungan sih karena yang namanya tempat potong rambut kan mesti dicobain dulu ya untuk tahu apakah “sempurna” atau tidak? Haha. Tempatnya ramai banget, yang mana pertanda baik nih; tetapi juga akibatnya aku harus menunggu 3,5 jam dong sebelum mereka memiliki slot waktu yang kosong. Jelas aku tidak duduk menunggu selama 3,5 jam di sana (aku pulang dan nge-gym), haha. Anyway, ternyata aku suka dengan hasil potongannya. Jauh lebih mahal daripada tempat potong rambut “sempurna”-ku di Den Haag sih, tetapi pelayanannya juga lebih baik dan asistennya juga rajin mengonsultasikan model potongannya di sepanjang waktu untuk memastikan aku suka dengan hasilnya, haha.

Jadi secara keseluruhan, kayaknya aku suka deh dengan tempat potong rambut ini.

Barang-barang untuk apartemen lagi

Perburuan mebel untuk apartmenku masih belum berakhir. Sekarang aku malah jadi ragu sendiri apakah ini ada akhirnya, haha.

Anyway, barang super penting berikutnya di dalam daftar untuk dibeliku adalah gantungan mantel. Jadilah awal minggu ini aku membelinya online dari IKEA, sekalian dengan karpet untuk dapur, lapisan anti-slip untuk karpet untuk dapur itu, tempat sampah, cermin yang besar, dan satu paket kotak-kotak kecil untuk mengatur lemari pakaian, haha 😆 . Waktu pembelianku sudah kuhitung agar barang-barangnya diantarkan di hari Sabtu, sehingga enak kan waktunya untukku, haha 😛 .

Barang-barang baru lagi!

Lumayan deh. Rasanya sekarang hampir semua yang aku butuhkan sudah kumiliki. Tapi ntah deh jika dalam beberapa hari ke depan, tiba-tiba aku ingin apa lagi gitu, haha 😆 .

#1917 – TV Shopping

ENGLISH

After living in the apartment for about two weeks, I noticed that I needed a (smart) TV. Actually I don’t watch TV that often anyway in the last a few years, but it is still nicer to have the option to do so and choose to not do it than not having the option in the first place, haha 😆 .

So last weekend I went to an electronic shop and purchased a smart 43-inch Ultra HD LG one that was really cool! Haha.

TV shopping

There was a problem with the delivery because of the store’s fault, though, which annoyed me. I wasted literally one day of my time because of this, where I spent the whole day waiting for the delivery and installation on the promised date, but noone came. I tried to call the store but noone answered, and the general call centre could not help me because I made the transaction in a store, not online. 😣 So I went to the store that evening to complain and ask for a solution; and we found out the fault the store made. Consequently, I should have received my TV by the weekend but I just got it delivered this Wednesday!

Anyway, I still need to decide whether I want to subscribe to a cable TV provider, though (I can add that on top of my internet subscription), but I guess I will play around with it first! Haha 😆

BAHASA INDONESIA

Setelah dua mingguan tinggal di apartemenku, aku perhatikan aku ternyata membutuhkan (smart) TV, haha. Sebenarnya aku nggak sering nonton TV sih beberapa tahun belakangan, tetapi tentu lebih baik memiliki opsi untuk menonton TV dan kemudian memilih untuk tidak menontonnya daripada tidak memiliki opsinya kan ya, haha 😆 .

Jadilah akhir pekan kemarin aku pergi ke sebuah toko elektronik dan membeli sebuah smart TV Ultra HD-nya LG berukuran 43 inci yang mana keren banget dah! Haha.

Belanja TV

Ada satu masalah dengan pengantarannya akibat kesalahan tokonya, sih, yang mana membuatku jengkel. Aku jadi menyia-nyiakan satu hari waktuku karena ini, dimana aku menghabiskan sepanjang hari menunggu pengiriman dan pemasangan TVku di hari yang dijanjikan tetapi tidak ada yang datang. Aku mencoba menelepon tokonya tetapi tidak ada yang mengangkat, dan call centre umumnya juga tidak bisa membantuku karena transaksiku berlangsung di toko, bukan online. 😣 Malamnya aku pergi ke tokonya untuk komplain; dan akhirnya kesalahan yang dibuat pihak toko itu ditemukan. Sebagai akibatnya, yang mana seharusnya aku sudah memiliki TV di akhir pekan, aku baru mendapatkan TVnya di hari Rabu kemarin!

Anyway, aku masih harus memutuskan apakah aku ingin berlangganan tv kabel juga sih (Aku bisa menambahkan paket itu ke paket internetku), tetapi aku akan mencoba TVnya dulu deh! Haha 😆

#1916 – A Weekend Story

ENGLISH

Decorating

The grand theme of my weekend was still “decorating” my new apartment in Amsterdam.

I did not estimate everything accurately during the planning stage, because I was just using the floormap at the time, so I ended up with two extra roll curtains that were too long for two of my windows and so these two windows were “curtainless”, haha.

And so I ordered two more roll curtains, with the correct size which I measured during the execution, along with some other extra furnitures: a shoe rack and a carpet (because those apparently did not add to the delivery cost so why not, haha). They got delivered this weekend. I assembled and put them in the right place.

IKEA shoe rack: before

IKEA shoe rack: after

One thing confused me, though. I am sure some weeks ago I saw a few different models of wall clothes hanger in a shop that I visited. Well, this weekend I could not find them anymore. It was weird because I went to all the shops that I had visited in the last a few weeks to make sure. Was it possible, though, that all of them had been sold? Haha 😆

A Catch Up

About two weeks ago, an old friend of mine messaged me that she was going on a short tour to Europe, including a stop in Amsterdam. So she asked if possible maybe we could catch up. Her schedule was quite convenient as she would be in Amsterdam on Sunday. So I said yes.

We knew each other from Junior High School and I think the last time we met was actually in Senior High School, so that was like 12 years ago or so (#feelingold). Anyway, so we met at the Rijksmuseum and went around the park. Then we sat down at cafe, where unexpectedly the waiter was a Balinese, haha 😆 . We parted away just before her dinner at an Indonesian restaurant with her tour group.

A catch up with an old friend in Amsterdam

It was always very nice to catch up with an old friend!! 😀

BAHASA INDONESIA

Mendekorasi

Tema utama akhir pekan kemarin masih lah “mendekorasi” apartemen baruku di Amsterdam.

Aku tidak mengestimasi segalanya dengan akurat di waktu perencanaan, karena waktu itu aku hanya lah menggunakan sebuah denah. Jadilah aku kelebihan dua gorden rol yang ukurannya terlalu panjang untuk dua jendelaku dan dua jendela ini “tanpa korden” deh selama beberapa waktu, haha.

Jadilah aku memesan dua gorden rol lagi, kali ini dengan ukuran yang benar yang aku ukur ketika aku memasang yang lain, sekalian beberapa furnitur lainnya: rak sepatu dan karpet (soalnya ongkos kirimnya masih sama sih, jadi sekalian dong ya, haha). Barang-barang itu diantar akhir pekan kemarin dan langsung aku pasang dan letakkan di tempat yang tepat.

Rak sepatu IKEA: sebelum

Rak sepatu IKEA: sesudah

Yang membuatku heran, aku yakin beberapa minggu yang lalu aku melihat beberapa model gantungan baju dinding dijual di salah satu toko yang aku kunjungi. Nah, sekarang kok gantungan bajunya nggak bisa aku temukan ya? Padahal aku sudah kembali ke semua toko yang aku kunjungi selama beberapa minggu belakangan ini loh. Masa sih semuanya sudah laku? Hahaha 😆 .

Catch Up

Sekitar dua minggu yang lalu, seorang teman lamaku mengabariku bahwa ia akan ikutan tur singkat ke Eropa, kebetulan dengan satu perhentian di Amsterdam. Jadi kalau sempat, siapa tahu bisa catch up gitu. Jadwal turnya cukup enak dimana ia akan berada di Amsterdam di hari Minggu. Jadilah aku iyakan.

Kami sudah mengenal satu sama lain semenjak SMP dan kalau nggak salah terakhir kali bertemu adalah sewaktu SMA, yang mana artinya sekitar 12 tahunan yang lalu tuh ya (#merasatua). Anyway, kami bertemu di Rijksmuseum dan berkeliling tamannya. Lalu kami duduk-duduk di sebuah kafe di sana, dimana tidak disangka-sangka waiter-nya ternyata orang Bali loh, haha 😆 . Kami berpisah sebelum ia makan malam di sebuah restoran Indonesia bersama dengan grup turnya.

Catch up dengan seorang teman lama di Amsterdam

Seru rasanya bisa catch up dengan seorang teman lama!! 😀

#1904 – A (Long) Weekend Story

ENGLISH

The theme of this weekend of mine was to make my apartment in Amsterdam habitable, haha.

The apartment comes “empty”, i.e. I have to fill it in with furnitures so that it becomes livable. Well, at least I am “lucky” that I already get the flooring (in many cases in the Netherlands, often an apartment/house does not come with flooring, even the rental ones!) and the walls are already painted (plain white, though, but I am fine with that 😛 ). So these two factors definitely help a lot!

By furnitures, btw, those are not only the bed, tables, sofa (I ended up getting a sofa bed, btw 😛 ), cupboards, chairs, fridge, washing machine, etc; but also the curtains, lamps, etc that need to be taken care of, haha. Many of my weekends in March were filled with preparing for these stuffs; and I was able to get them all delivered this weekend, haha 😛 .

The delivery of some of my furnitures

I took a special day off on Friday (it did not take away from my regular holiday allowance 😀 ), so that I would have a lot of time for this. Obviously, knowing myself I also arranged for some helpers from the stores to help me set up many of those furnitures. Of course I had to pay extra for these services but to me this was super worth it.

So this weekend I was, basically, supervising these works. And of course I helped myself too, so that more work would be finished. Yep, the hammer drill I bought two weeks ago was for this purpose indeed.

Obviously I had to selfie

So is the work finished already? No, not at all, lol 😆 . Quite far from it, actually, lol 😆 . First of all, I just realized I did not properly measure all the dimensions in my apartment and so I bought the wrong stuffs, lol 😆 . This means there are a few things I still need to buy. Secondly, as expected, though, the work took so much time and energy; especially for me who do not do (nor like doing) this kind of activities in a regular basis, haha. And third of all, especially with the ceiling lamps, I find some of the cabling quite confusing and difficult to handle. It needed lots of creativity.

As a result, I am physically very exhausted, now. I actually don’t think this is a good use of my free time and weekend, both for my physical and mental well-being, lol 😆 . And so I am thinking of getting a handyman’s help to do the rest of the work for me, hahaha 😆 . This might cost some fortune (Obviously. What is expensive in the Netherlands is the wage!), but it is worth it!

The assembly extra service was so worth it!!

Nonetheless, at least I can say I learned a few new skills over this (long) weekend. While, to be honest, I didn’t really enjoy it a lot, at least I felt the joy and satisfaction when the stuffs I assembled worked! Lol 😆 .

BAHASA INDONESIA

Tema akhir pekanku kali ini adalah membuat apartemenku di Amsterdam bisa dihuni, haha.

Jadi ceritanya apartemenku ini aku dapatkan “kosong”, artinya aku harus mengisinya dengan mebel-mebel agar bisa aku tempati. Yah, setidaknya aku “beruntung” sih apartemennya sudah berlantai (cukup umum di Belanda, apartemen/rumah itu belum ada lantainya, termasuk yang untuk disewakan!) dan temboknya juga sudah dicat (putih polos sih, tapi aku nggak apa-apa sih dengan warna ini 😛 ). Jadi kedua faktor ini jelas membantu banget!

Dengan mebel-mebel, btw, bukan hanya ranjang, meja-meja, sofa (akhirnya aku membeli sofa bed sih, 😛 ), kursi-kursi, lemari, kulkas, mesin cuci, dll; tetapi juga gorden, lampu-lampu, dll yang juga harus diurus kan, haha. Nah, kebanyakan akhir pekanku bulan Maret lalu aku gunakan untuk mengurus ini nih. Dan aku meminta semuanya untuk diantar akhir pekan ini, haha 😛 .

Pengantaran sebagian dari mebel-mebelku

Aku mengambil cuti spesial di hari Jumat (jadi jatah cuti biasaku tidak berkurang 😀 ), sehingga aku memiliki banyak waktu untuk ini. Jelas, dengan mengetahui diriku sendiri, aku juga membayar jasa beberapa orang untuk membantuku memasang barang-barang ini. Jelas aku harus membayar ekstra tetapi bagiku ini worth it banget.

Jadilah akhir pekan ini aku mengawasi pekerjaan ini. Dan tentu saja aku juga ikutan membantu, sehingga semakin banyak pekerjaan yang terselesaikan. Iya, memang bor perkusi yang kubeli dua minggu yang lalu untuk ini kok.

Jelas mesti selfie dulu dong

Apakah sekarang pekerjaannya sudah selesai? Ya belum lah! Haha 😆 . Masih jauh dari selesai, haha 😆 . Pertama-tama, aku baru menyadari bahwa aku tidak mengukur dengan benar semua dimensi dari apartemenku sehingga beberapa barang yang kubeli salah dong, haha 😆 . Ini artinya ada beberapa barang lain yang masih mesti aku beli. Yang kedua, sesuai dugaanku sih, kegiatan ini sungguh memakan banyak waktu dan energi; terutama untukku yang memang nggak pernah melakukan (dan memang nggak suka) aktivitas beginian, haha. Dan yang ketiga, untuk lampu plafon, aku merasa beberapa kabelnya agak membingungkan dan sulit untuk dikerjakan. Butuh kreativitas banget!

Sebagai akibatnya, sekarang aku merasa lelah banget secara fisik. Aku rasa ini bukanlah ide yang baik untuk menghabiskan waktu senggang dan akhir pekanku, baik untuk kesehatan fisik dan mentalku, haha 😆 . Jadilah sekarang aku berniat untuk memanggil tukang aja untuk menyelesaikan semua sisa pekerjaannya untukku, hahaha 😆 . Mahal sih (Ya iya lah, di Belanda yang mahal kan memang biaya tenaga kerja!) tapi memang worth it!

Layanan ekstra pemasangannya worth it banget!!

Toh walaupun begitu, setidaknya sekarang aku bisa bilang bahwa aku mempelajari ilmu baru akhir pekan (panjang) ini. Walaupun, jujur, aku nggak begitu menikmatinya, setidaknya aku juga merasakan kebahagiaan dan kepuasan ketika aku berhasil memasang sesuatu dan itu bekerja dengan baik! Hahaha 😆 .

#1902 – TAR 29 and Google’s Video

ENGLISH

The Amazing Race 29

Last week, The Amazing Race 29 was premiered. It had really been awhile since the previous season (28th), that was premiered in February 2016 meaning it had been more than one year since the last season! And I missed this show! Especially that geographical reason prevented me from following (thus enjoying the “hype”) of The Amazing Race Asia 5 at the end of last year (even though I managed to watch its first episode that was held in Jakarta).

Anyway, TAR 29 is another “unique” installment of the show where, this season, all participants were strangers and they had to form their own teams at the starting line. To be honest I am not 100% super enthusiastic about this change because this would mean all the team relationships we would see during the show would still be in the “outer” level. Though, on the other hand, I am also interested to see how it would play out throughout the race, haha…

Yeah, I am just excited that The Amazing Race is, finally, back!!

Google’s Video

Anyway, last week, Google Nederland released this video:

They “took credit” of the amazing weather in the Netherlands in the second half of March. Apparently, we all had to thank “Google Wind” whom had repurposed the 1170 windmills in the whole Netherlands to generate wind so strong that it literally blew all cloud away from the country. As a result, per 1 April 2017, they could guarantee clear sky for everyone, lol 😆 .

***

Haha, in my opinion, this was another really smart April Fool’s video by Google; especially for the Dutch market. You know, in the Netherlands pretty much everyone agrees to hate the weather (as Armin van Buuren said in the beginning of the video, apparently for 145 days every year, it rains in the Netherlands *nodding my head*). And I really liked the video because it was really “smooth”, where some actually irrelevant but relevant-sounding terms were thrown in, like Google Cloud and machine learning, haha 😛 .

Though, now that I think about it, indeed in those two weeks when the weather was awesome, it was really windy, hmmm 🤔.

BAHASA INDONESIA

The Amazing Race 29

Minggu lalu, The Amazing Race 29 mulai tayang. Sudah lumayan lama loh semenjak musim sebelumnya (ke-28), yang mulai ditayangkan di bulann February 2016 yang mana artinya sudah satu tahun lebih! Dan aku kangen dengan acara ini! Terutama akibat geografi yang menyulitkanku untuk mengikuti (dan ikut menikmati hingar-bingarnya) The Amazing Race Asia 5 akhir tahun lalu (walaupun aku sempat menonton episode pertamanya yang diadakan di Jakarta sih).

Anyway, TAR 29 ini adalah musim yang “unik” lagi dari acara ini dimana, kali ini, semua pesertanya adalah orang asing dan mereka harus membentuk tim mereka sendiri di garis start. Sejujurnya sih aku nggak terlalu antusias 100% dengan perubahan ini karena artinya semua hubungan yang akan dilihat di acara ini masih berada di level “kulit” aja. Walaupun, di sisi lain, menarik juga sih bagaimana ini akan berkembang di sepanjang race, haha…

Ya, pokoknya sih, aku merasa senang The Amazing Race, akhirnya, kembali!!

Videonya Google

Minggu lalu, Google Nederland merilis video berikut:

Mereka bercerita bahwa mereka lah “biang keladi” dari cuaca di Belanda yang oke banget di dua minggu terakhir bulan Maret. Ternyata, kita semua harus berterima-kasih terhadap produk “Google Wind” yang telah mengalih-fungsikan 1170 kincir angin di seluruh Belanda untuk kini memproduksi angin yang kuat banget sampai-sampai semua awannya ditiup menjauh dari Belanda. Sebagai akibatnya, per 1 April 2017, mereka bisa menjamin langit yang cerah bagi semua penduduk Belanda, huahaha 😆 .

***

Haha, menurutku, ini adalah video April Mop yang cerdas dari Google; terutama untuk pasar Belanda. Tahu lah, di Belanda itu semua orang setuju untuk sama-sama membenci cuacanya (seperti yang disebutkan Armin van Buuren di awal video, ternyata 145 hari dalam setahun itu hujan loh di Belanda *mengangguk-angguk setuju*). Dan aku suka video ini karena “mulus” banget, dimana beberapa istilah yang terdengar relevan padahal sebenarnya tidak juga dimasukkan, misalnya Google Cloud atau machine learning, haha 😛 .

Walaupun, kalau dipikir-pikir lagi, memang di dua minggu ketika cuacanya oke itu angin bertiup kencang sih, hmmm 🤔.

#1897 – A DST Weekend

ENGLISH

Spring DST

Today the Spring DST (Daylight Saving Time) takes place in the Netherlands, meaning today only consists of 23 hours instead of 24. Of the two DSTs within a year, this one is my less favorite. But well, I just have to suck it up and deal with it, haha 😆 .

A Saturday Story

Anyway, so how was Saturday? Well, it went quite well where I was actually quite productive (i.e. some things I needed to take care of were taken care of).

I spent a good part of it in Den Haag where I (finally) got a haircut. “Finally” because the last time I got a haircut was back in mid-January, two weeks before my PhD defense, haha. So I felt like my hair has been a little bit too long lately but I could not find the right time yet in previous weekends to get a haircut 😦 (I had other more urgent stuffs to take care of and, of course, my AvGeek Weekend Trip this month 🙈).

From the barbershop, I went to Gamma to buy:

A hammer drill

Yep, a hammer drill, lol 😆 .

So it turned out that for a big plan of mine (I promise I will share the story here when the right time comes, which is actually quite soon 😛 , and it is related to the “more urgent stuffs” I mentioned above), I would need to have a hammer drill, lol 😆 . So, I got one! Haha 😆

BAHASA INDONESIA

DST Musim Semi

Hari ini, DST (Daylight Saving Time) musim semi berlangsung di Belanda, artinya hari ini hanya terdiri atas 23 jam saja bukannya 24. Dari dua DST dalam satu tahun, DST yang ini adalah yang tidak aku sukai. Ah, tapi ya mau bagaimana lagi ya, mesti dijalani aja! Haha 😆

Cerita Sabtu

Anyway, bagaimanakah Sabtu kemarin? Yah, berlangsung cukup baik kok dimana aku cukup produktif (baca: beberapa hal yang memang mesti aku urus beneran aku urus).

Hari itu aku habiskan di Den Haag dimana (akhirnya) aku potong rambut. “Akhirnya” karena terakhir kali aku potong rambut adalah pertengahan Januari lalu, dua minggu sebelum sidang PhDku, haha. Jadi memang rasanya rambutku sudah agak kepanjangan gitu deh akhir-akhir ini. Masalahnya, sebelum ini aku tidak memiliki waktu senggang di akhir pekan yang lalu untuk potong rambut 😦 (Ada beberapa urusan lebih penting dan, tentu saja, AvGeek Weekend Trip-ku bulan ini 🙈).

Dari salon, aku pergi ke Gamma untuk membeli:

Sebuah bor

Iya, aku membeli sebuah bor perkusi (hammer drill), huahaha 😆 .

Jadi ternyata untuk sebuah rencana besarku (aku janji ceritanya akan kubagikan di sini ketika waktunya tepat, yang mana sebenarnya tidak terlalu lama lagi kok 😛 ), aku akan membutuhkan bor perkusi gitu deh, haha 😆 .

#1890 – Obsessed with Tataki and A Vacation Season?

ENGLISH

Beef Tataki

The tataki beef dish I had during a night out last weekend with some friends in Rotterdam made a huge impression on me. It was so good that I became quite obsessed with it that I was looking for its recipe online just the day after 😆 .

And so, I made this week my experiment week on it, haha 😆 . I didn’t have that many trials because I don’t cook that often during the week anymore. So from this point of view of course I am still far away from producing great tataki. Nonetheless, overall I am quite happy with what my kitchen produced so far 😛 . Okay, the presentation could definitely improve a lot. But given that these were only for personal consumption (literally), that was not such a big deal, I guess 😛 .

A Vacation Season?

Anyway, for whatever reason it appeared that this week was a vacation season at my office. Most of my colleagues were gone on a week vacation! Haha 😆 . So as a result it felt a little bit quiet at the office. Though, for my work, this brought some extra advantage, on the other hand this was also a little bit frustrating because I had many questions on a problem I was working on because there were less people to ask! Haha 😆

BAHASA INDONESIA

Tataki Daging Sapi

Menu tataki daging sapi yang kumakan ketika pergi makan malam di Rotterdam bersama beberapa teman akhir pekan yang lalu benar-benar meninggalkan kesan yang positif banget bagiku. Saking enaknya, aku menjadi cukup terobsesi dengannya sampai-sampai keesokan harinya aku langsung mencari resepnya di internet, haha 😆 .

Dan jadilah minggu ini aku jadikan minggu eksperimen untuknya, haha 😆 . Aku tidak bisa melakukan banyak percobaan karena memang akhir-akhir ini aku tidak memasak sesering dulu lagi. Jadi dari sudut pandang ini mah jelas lah ya masakan tatakiku masih jauh banget dari yang namanya oke. Toh walaupun begitu, secara umum aku cukup puas kok dengan apa yang keluar dari dapurku sejauh ini 😛 . Oke, memang sih presentasinya bisa jauh lebih baik. Tetapi karena toh ini hanya untuk konsumsi sendiri aja, jadi presentasi mah nggak terlalu penting-penting amat ya 😛 .

Musim Liburan?

Anyway, entah apa alasannya tetapi sepertinya minggu ini adalah musim liburan deh di kantorku. Banyak dari kolegaku yang pergi liburan seminggu! Haha 😆 . Jadi sebagai akibatnya di kantor terasa sedikit sepi deh. Walaupun, untuk pekerjaanku, ini membawa sedikit keuntungan ekstra juga, di sisi lain ini agak menyebalkan karena aku sedang memiliki banyak banget pertanyaan untuk sebuah masalah yang sedang aku kerjakan karena artinya lebih sedikit orang yang bisa kutanyai! Haha 😆 .