#2120 – Photo Tales (47)

ENGLISH

The theme of this edition of Photo Tales post is new(-ish) things which I just bought recently.

Photo #102

A new mp3 player

On my way to Munich for a weekend trip back in April, I had a problem with my mp3 player which, at the time, I thought was the usual earphone problem (where suddenly one of the two speakers did not work anymore); as it had been awhile since the last time I bought the earphone. So at Schiphol I decided to buy a new earphone which, at first, appeared to fix the problem. And so my trip and life moved on as usual…

But then at one point in Munich, the same problem reappeared! I found it strange and highly unlikely that I just bought a defect earphone, which would lead to the conclusion that the problem was in the mp3 player itself, not the earphone. And so once I was back in the Netherlands, I decided to order online a new mp3 player, which was delivered to me the day after. This time, thankfully I was correct as this solved the problem.

As a side note, I was slightly annoyed that I just wasted a perfectly-fine earphone (and some money for a new one, which apparently I hadn’t yet needed at the time). But well, what could I do? Haha…

Photo #103

Two new airplane models, an Air France’s A320-200 F-GKXU and A380-800 F-HPJA

In May, I decided to add two new plane models to my collection. This time, I got myself an Air France’s Airbus A320-200 reg F-GKXU (which I have flown once last year) and an Air France’s Airbus A380-800 reg F-HPJA.

Initially, I was actually eyeing on the A320-200 model only. But then upon placing my order, I decided to add the (much more expensive) A380-800 model as well, haha 😆 . I am happy with both products 🙂 .

BAHASA INDONESIA

Tema posting Photo Tales kali ini adalah barang-barang baru yang belum lama ini aku beli.

Foto #102

Sebuah mp3 player baru

Di perjalananku ke Munich untuk sebuah perjalanan akhir pekan April kemarin, aku mendapatkan masalah dengan mp3 playerku yang, waktu itu, aku kira adalah masalah earphone seperti biasanya (dimana salah satu speaker-nya tiba-tiba mati); karena memang sudah lumayan lama earphone ini aku beli. Jadilah di Schiphol aku membeli earphone baru yang, awalnya, nampak memecahkan masalah ini. Jadilah perjalanan dan hidupku move on seperti biasanya…

Tapi kemudian di Munich, masalah yang sama muncul kembali dong! Aku merasa aneh dan sepertinya nyaris mustahil bahwa earphone yang baru saja aku beli itu produk yang cacat, yang mana ini berarti kemungkinan besar masalahnya justru berada di mp3 player-nya itu sendiri, bukan di earphone-nya. Jadilah sekembalinya aku di Belanda, aku memutuskan untuk membeli online mp3 player yang baru, yang diantarkan sehari kemudian. Kali ini, untungnya diagnosaku benar karena masalahnya terpecahkan.

Sebagai catatan samping nih, agak sedikit sebal juga aku membuang earphone yang sebenarnya masih bagus (dan juga biaya yang kukeluarkan untuk yang baru itu sih, yang mana sebenarnya belum kubutuhkan waktu itu). Tapi ya sudah lah ya, haha…

Foto #103

Dua model pesawat baru, A320-200 F-GKXU dan A380-800 F-HPJAnya Air France

Di bulan Mei kemarin, aku memutuskan untuk membeli dua model pesawat baru untuk koleksiku. Kali ini, aku membeli Airbus A320-200 rego F-GKXU (yang sudah pernah kuterbangi satu kali tahun lalu) dan Airbus A380-800 rego F-HPJA. Keduanya milik Air France.

Awalnya, sebenarnya aku hanya berencana membeli model A320-200nya saja. Tapi ketika sedang memesan, aku memutuskan untuk menambahkan model A380-800nya (yang mana jauh lebih mahal) karena sudah sekalian, haha 😆 . Aku suka dengan kedua produknya kok 🙂 .

Advertisements

#2096 – Thirteen Years of Blogging

ENGLISH

As of today, I have been blogging for thirteen years!

Yep, thirteen years!! Though, this is unsurprising because clearly, as I have mentioned several times before, I enjoy blogging. In fact, I was able to pretty much maintain my activity metrics here as in the previous years, with 185 posts published since last year, thus, again, averaging at 3.6 posts per week.

Having said that, I have to say the past one year has been quite “interesting”, in some sense. I witnessed and experienced (and I am sure many of you too) perhaps the biggest “shift” in the blogosphere in recent years. While it is true that the blogosphere has never been “static” in the last thirteen years, I felt like this recent “shift” was the biggest one of all. Was this surprising? Well, not really to be honest. This just highlighted that as pretty much with everything else, nothing remained static! To a lesser extent, this blog has also changed a lot since its earlier years a decade ago. Anyway, I am going to stop here and perhaps keep this topic for another post as I don’t want to drag this one off track.

Though, I think it fair to say that the next coming year (and thereafter) will actually be very interesting in the blogosphere, because I don’t know what to expect! Haha 😀 Let’s see how it will roll!! 😀

BAHASA INDONESIA

Per hari ini, aku sudah nge-blog selama tiga belas tahun!

Iya loh, tiga belas tahun!! Walaupun ini tidak mengherankan sih karena jelas sekali, seperti yang pernah kusebutkan sebelumnya juga, aku menikmati yang namanya nge-blog. Bahkan selama setahun belakangan ini aku juga berhasil mempertahankan metrics aktivitasku di sini seperti di tahun-tahun sebelumnya, dengan 185 posting yang aku publikasikan sejak tahun lalu; dengan kata lain rata-rata 3,6 posting per minggu.

Walaupun begitu, harus aku bilang bahwa satu tahun terakhir adalah satu tahun yang “menarik”, dalam beberapa sudut. Aku menyaksikan dan mengalami sendiri (dan aku yakin pasti banyak yang menyaksikan dan mengalami hal yang sama) apa yang mungkin merupakan “pergeseran” terbesar di dunia blogosphere dalam beberapa tahun terakhir. Walaupun memang sih blogosphere itu tidak pernah “statis” selama tiga belas tahun belakangan, tapi rasanya “pergeseran” terbaru ini adalah yang paling besar deh. Apakah ini mengejutkan? Enggak juga sih sebenarnya. Ini hanya menunjukkan bahwa tidak ada apa pun yang selalu statis kan! Dalam kadar yang lebih rendah, bahkan blog ini pun sudah berubah sekali dari rupanya di awal-awal tahunku nge-blog satu dekade yang lalu. Anyway, sudah deh segini dulu aja untuk topik ini, mungkin akan kulanjutkan di posting lain nanti-nanti karena aku tidak ingin membuat yang ini jadi OOT.

Walaupun, rasanya wajar sih kalau kubilang bahwa setahun ke depan (dan setelahnya) bakal menjadi tahun yang menarik di blogosphere, karena aku tidak tahu apa yang bisa aku jangka! Haha 😀 . Jadi kita lihat saja deh ya bakalan bagaimana 😀

#2077 – Photo Tales (45)

ENGLISH

It has really been awhile since my last Photo Tales post! And so I figure it is time for another one with three photos coming from the two trips I did within a week at the end of January/early of February.

Photo #100

Still deboarding while I was boarding my connecting flight

On my way back from Copenhagen to Amsterdam, I had quite a tight connection in Paris. My first flight from Copenhagen was slightly delayed while my connecting flight was scheduled to depart only 50 minutes after the arrival of my Copenhagen flight in the schedule. It was good that I sat in the front section so I was amongst the first passengers to get off the plane. I rushed and boarding had already started by the time I reached the gate.

It turned out that the gate of my connecting flight was the gate next to my first flight’s. And so I got the unique view in the photo above, where passengers were still deboarding my flight AF1851 from Copenhagen when I boarded my connecting flight AF1440 to Amsterdam! Lol 😆 .

Photo #101a and #101b

A bag on the tarmac

While waiting for the bus which would take me to the plane at Bologna Airport, a lorry of luggage bags passed and when it made a turn, a bag literally fell off of it! Unfortunately, the driver did not see this and so he kept driving to the plane. A few passengers and I who witnessed the incident looked into each other and were like:

Oops! I mean, it appeared that whoever had that bag would have a bad day… .

But then, thankfully an airport worker saw the bag and not long after, someone came and took the bag; presumably (and hopefully) to the flight where it belonged…

Baggage handling

Haha…

BAHASA INDONESIA

Sudah lumayan lama ya semenjak posting Photo Tales terakhirku! Dan jadilah aku rasa sekarang adalah waktunya untuk edisi baru dengan tiga foto dari dua perjalanan yang aku jalani dalam satu minggu di akhir Januari/awal Februari yang lalu.

Foto #100

Penumpang masih turun dari pesawat ketika aku sudah boarding penerbangan lanjutanku

Di perjalanan kembaliku dari Kopenhagen ke Amsterdam, aku memiliki waktu transit yang singkat banget di Paris. Kebetulan pula penerbangan pertamaku dari Kopenhagen sedikit terlambat padahal penerbangan lanjutanku dijadwalkan berangkat hanya 50 menit setelah jadwal ketibaan penerbangan pertamaku. Untungnya aku memilih untuk duduk di bagian depan pesawat sehingga aku bisa turun duluan. Aku kemudian buru-buru dan boarding penerbangan lanjutanku sudah dimulai ketika aku tiba di gate.

Ternyata gate penerbangan lanjutanku berada tepat di sebelah gate penerbangan pertamaku. Jadilah aku mendapatkan pemandangan unik seperti di foto di atas, dimana proses penurunan penumpang masih berlangsung di penerbangan AF1851ku dari Kopenhagen ketika aku sudah boarding penerbangan lanjutan AF1440ku ke Amsterdam! Haha 😆 .

Foto #101a dan #101b

Koper di tarmac bandara

Ketika menunggu bus yang akan mengantarkanku ke pesawat di Bandara Bologna dijalankan, sebuah lori yang membawa tas-tas bagasi penumpang lewat. Ketika lorinya berbelok, sebuah koper tidak sengaja terjatuh dong! Sialnya, sopir lori tidak melihat kejadian ini sehingga ia terus berjalan ke pesawatnya. Beberapa penumpang lain dan aku yang menyaksikan insiden ini saling bertatap-mata satu sama lain dan ekspresi kami kurang lebih kayak gini:

Oops! Waktu itu sepertinya siapa pun pemilik tas itu akan menghadapi hari yang buruk ya…

Tetapi kemudian, untungnya ada seorang petugas bandara yang melihat koper ini. Tidak lama kemudian, ada seorang petugas yang mengambil kopernya. Aku asumsikan (mudah-mudahan benar demikian), kopernya kemudian diantarkan ke penerbangan yang seharusnya…

Penanganan tas

Haha…

#2039 – Happy New Year From LA!

ENGLISH

I would like to say: HAPPY NEW YEAR from Los Angeles!! :mrgreen: Let us wish 2018 to be a great year for all of us!! 🙂

The year 2017 has been a big year for me, where I officially got my PhD degree and I also bought my own apartment. So yeah, I am grateful for 2017 and cannot wait for 2018 which hopefully is going to be even better!

Anyway, I started 2017 in Yogyakarta, Indonesia and now ended it in Los Angeles, California. The two places being fifteen time zones apart, this means officially 2017 beat 2015 in terms of my longest non-leap year ever, at 365 days and 15 hours!

This is all I have for now! Ciao! 😀

BAHASA INDONESIA

Aku ingin mengucapkan: SELAMAT TAHUN BARU dari Los Angeles!! :mrgreen: Mudah-mudahan tahun 2018 ini menjadi tahun yang baik bagi kita semua ya!! 🙂

Tahun 2017 kemarin adalah tahun yang besar bagiku, dimana resmi aku mendapatkan gelar doktoral (PhD)-ku dan juga aku membeli apartemenku sendiri. Jadi ya, aku merasa bersyukur dengan tahun 2017ku dan berharap mudah-mudahan tahun 2018 akan menjadi lebih seru lagi!

Anyway, tahun 2017 aku mulai di Yogyakarta dan kini aku akhiri di Los Angeles, California. Karena kedua tempat ini terpaut jarak lima belas zona waktu, artinya resmi sudah 2017 mengalahkan 2015 dalam hal tahun non-kabisat terpanjangku, yang mana adalah 365 hari dan 15 jam!

Haha, ya sudah deh, segini dulu yang bisa aku tulis sekarang! Ciao! 😀

#2035 – Some Side Star Trek Stories

ENGLISH

So you know this Fall I was following the new Star Trek: Discovery and remarathoning Star Trek: Voyager. Of course I use Netflix for both series; and you know Netflix comes with the cool language options feature. Here are a couple about this feature which I found … amusing!

Star Trek in … Klingon and … Indonesian!!

So as you see in the photo above, using the feature we can watch Star Trek: Discovery dubbed in: Indonesian with subtitles in … Klingon! Lol 😆 .

I think this is a very nice touch of this new series! Though, speaking of the Klingon, this language is widely spoken in the series in the first place anyway (as the Klingons are portrayed as the antagonist). So somehow this feature choice, to me, becomes “less comical” and is actually more in line with the story line. I am not sure what is the original intention, though…

Speaking of the language, while Klingon is not available as a subtitle in the Star Trek: Voyager in Netflix, the Indonesian sub still is! I tried it once to see how the result would be. And here is a short clip of one of my most favorite quotes from Captain Kathryn Janeway from season 1:

To me, it sounds … very strange! Haha 😛 Somehow, perhaps I have associated the characters with their (original) voices so hearing them “speak” in another language does not make it feel “right” to me, haha.

What do you think?

BAHSA INDONESIA

Jadi ceritanya musim gugur kali ini aku mengikuti serial baru Star Trek: Discovery dan menonton ulang Star Trek: Voyager. Tentu saja aku menggunakan Netflix untuk keduanya; dan tahu kan Netflix itu dilengkap dengan fitur pilihan bahasa yang keren. Berikut ini dua hal tentang fitur ini yang aku rasa … menarik dan lucu!

Star Trek dalam … bahasa Klingon dan … bahasa Indonesia!!

Seperti yang bisa dilihat di foto di atas, dengan fitur ini kita bisa menonton Star Trek: Discovery yang di-dubbing dalam: bahasa Indonesia dan dengan teks dalam … bahasa Klingon! Huahaha 😆 .

Aku merasa ini adalah sentuhan yang oke untuk seri ini! Walaupu, ngomongin bahasa Klingonnya, bahasa ini kan toh ceritanya banyak digunakan di serinya itu sendiri ya (karena bangsa Klingon ditampilkan sebagai antagonis di seri ini). Jadi entah bagaimana pemilihan fitur ini, bagiku, terasa “tidak begitu untuk lucu-lucuan” dan malah menjadi cukup nyambung dengan jalan ceritanya. Tapi aku nggak tahu apakah ini hanya kebetulan belaka sih.

Ngomongin bahasa, walaupun bahasa Klingon tidak tersedia di fitur teks untuk Star Trek: Voyager di Netflix, dubbing bahasa Indonesianya masih ada lho! Sekali aku iseng mengaktifkannya untuk melihat produk akhirnya seperti apa. Dan berikut ini klip singkat dari salah satu quote favoritku dari Kapten Katrhyn Janeway di musim 1:

Untukku malah jadi terdengar … aneh banget! Haha 😛 . Entah bagaimana, sepertinya aku sudah mengasosiasikan karakternya dengan suara-suara aslinya sehingga mendengar mereka “berbicara” dalam bahasa lain justru membuatnya terasa “janggal” untukku, haha.

Bagaimana menurut kalian?

#2003 – Photo Tales (44)

ENGLISH

This edition of Photo Tales contains two side stories from my weekend trip to Cardiff last month.

Photo #98

Ticket fare: £0.00

I was very lucky on this trip. Apparently starting from July this year, as a way to encourage people to take public transportation in Wales for long-distance road travel, the Wales government provided 100% discount on eight routes in the weekend. Yep, 100% discount as in the bus ticket on those routes were made free! And the T9 service between Cardiff Airport and Cardiff city centre was one of them!!

This T9 service was certainly going to be my main mode of transportation to get to/from the airport anyway. And somehow the 100% discount was also applied on Saturday and Sunday, the two days I was going to use this service! Lol 😆 .

So yeay for me saving at least £10 with this! Not bad, haha 😆 . Btw, the airport was located quite far away from the city centre, though, where one way trip took around 30 minutes.

Photo #99

KLM Cityhopper’s Fokker 70 reg PH-KZU in Anthony Fokker special livery.

I was generally happy that I got to fly a Fokker 70 on this trip and I actually got PH-KZB for that, a Fokker 70 I had never flown before so I could add a new registration to my Flying log, haha.

However, deep down actually I was a little bit disappointed that it was not PH-KZU. You see, I had actually flown PH-KZU before, on my way back to Amsterdam from Belfast almost two years ago. However, this summer KLM decided to apply a special livery on PH-KZU to commemorate Anthony Fokker, a Blitar-born Dutchman who basically founded Fokker, a Dutch airplane manufacturer; as KLM was retiring all of their remaining Fokker 70s this October. So it would actually have been cool if I got the chance to fly it one more time with the special livery!

Too bad I didn’t. I wasn’t that disappointed though because I knew the chance was quite slim anyway at only 1/8 with 8 Fokker 70s still remained in service for KLM Cityhopper at the time.

However on my flight back to Amsterdam, my plane (an Embraer 175 reg PH-EXN) actually parked next to PH-KZU so at least I got the chance to snap a photo of it! Haha 😛 .

BAHASA INDONESIA

Tema dari Photo Tales kali ini adalah dua cerita sampingan dari perjalanan akhir pekanku ke Cardiff bulan lalu.

Foto #98

Harga tiket: £0.00

Aku beruntung sekali di perjalanan kali ini. Ternyata semenjak Juli tahun ini, untuk memacu masyarakat untuk menaiki kendaraan umum di Wales ketika bepergian jarak jauh dengan jalur darat, pemerintah Wales memberikan diskon 100% di delapan rute di akhir pekan. Iya, diskon 100% alias tiket bus di rute-rute itu digratiskan! Nah, ternyata rute T9 antara Bandara Cardiff dan pusat kota Cardiff adalah salah satunya!!

Rute T9 ini toh akan menjadi mode transportasi utamaku untuk bepergian dari/ke bandara kan ya.Dan entah bagaimana kok bisa-bisanya diskon 100% ini berlakunya juga di hari Sabtu dan Minggu, dua hari dimana aku akan menaiki layanan ini! Hahaha 😆 .

Hore, lumayan lah ya bisa menghemat setidaknya £10 dengan ini, haha 😆 . Btw, bandaranya berlokasi cukup jauh dari pusat kotanya, dimana perjalanan satu arah memakan waktu sekitar 30 menit.

Foto #99

Sebuah Fokker 70 milik KLM Cityhopper rego PH-KZU dengan livery spesial Anthony Fokker.

Secara umum aku senang sekali aku berkesempatan terbang dengan sebuah Fokker 70 di perjalanan ini dan malahan aku mendapat PH-KZB, sebuah Fokker 70 yang belum pernah aku terbangi sebelumnya sehingga aku bisa menambakan registrasi baru ke Flying logku, haha.

Namun, di dalam lubuk hati paling dalam sebenarnya aku sedikit kecewa pesawatnya bukan PH-KZU! Hmm, jadi sebenarnya aku sudah pernah terbang dengan PH-KZU sebelumnya, yaitu di perjalanan kembaliku ke Amsterdam dari Belfast hampir dua tahun yang lalu. Namun, musim panas ini KLM memutuskan untuk mengecat PH-KZU dengan livery spesial untuk menghormati Anthony Fokker, seorang Belanda kelahiran Blitar yang mendirikan cikal bakal pabrik pesawat Fokker; karena KLM akan memensiunkan semua Fokker 70nya bulan Oktober ini. Jadi kan bakalan keren ya kalau aku bisa terbang dengannya sekali lagi ketika pesawatnya bercat livery spesial ini!

Sayangnya ini tidak kejadian. Aku nggak kecewa-kecewa banget sih sebenarnya karena aku tahu toh kemungkinannya kecil sekali, hanya 1/8 kan karena waktu itu tersisa 8 Fokker 70 saja yang masih aktif digunakan KLM Cityhopper.

Namun di penerbanganku kembali ke Amsterdam, pesawatku (sebuah Embraer 175 rego PH-EXN) ternyata parkir di sebelah PH-KZU loh. Jadi lumayan lah ya setidaknya aku masih bisa memfotonya! Haha 😛 .

#2000 – Two Thousand

ENGLISH

The title is self-explanatory, this is my 2000th post here in this blog!! Yes people, two thousand!!

Certainly this is an achievement, a milestone at the very least, though not really a surprising one to be honest. I mean, I have been blogging for so long so it was just about time for me to reach this number, haha. Though, it is still quite amazing to think that I have twice written one thousand posts! Because that sounds like a lot of writing!

This is actually the second blogging milestones I achieved this year, btw, after earlier this year I posted my 1000th posts in WordPress (Until April 2011, I was using Blogspot as my blogging platform). I still remember the post I posted almost six years ago when I hit 1000 posts. Interestingly, it took me faster (by eight months!) to get to 2000 from 1000 than to get to 1000 from 0, haha 😛 .

Yeah, this is all for now. This post is merely meant to commemorate this achievement. So, cheers for 2000!!

BAHASA INDONESIA

Judul posting ini jelas lah ya, posting ini adalah posting ke-2000-ku di blog ini!! Iya dong, dua ribu!!

Jelas ini adalah sebuah pencapaian, ya setidaknya adalah sebuah milestone lah, walaupun nggak mengherankan juga sih sejujurnya. Maksudku, aku sudah nge-blog sekian lama sehingga sebenarnya tinggal menunggu waktu aja lah ya sampai angka ini aku capai, haha. Walaupun, masih cukup menakjubkan juga sih kalau dipikir-pikir bahwa aku sudah dua kali menulis seribu posting! Terdengar banyak banget kan ya!

Ini adalah milestone nge-blog kedua yang kucapai tahun ini, btw, setelah awal tahun ini aku mem-posting posting ke-1000-ku di WordPress (Sampai April 2011, aku menggunakan Blogspot sebagai platform nge-blog). Aku masih ingat posting yang kupublikasikan hampir enam tahun yang lalu ketika aku mencapai 1000 posting. Menariknya, aku lebih cepat (delapan bulan!) untuk mencapai 2000 dari 1000 daripada untuk mencapai 1000 dari 0 loh, haha 😛 .

Ya, segini aja deh untuk saat ini. Posting ini dimaksudkan untuk merekam pencapaian ini sih. Jadi, cheers untuk 2000!!