Miscellaneous · Random Things

#1936 – Some Random Stories

ENGLISH

Struck By A Crow

The other day I was doing an evening jog for my cardio day in a park nearby my apartment when, all of a sudden, something struck the back of my head. And it was quite hard. Naturally, I screamed and tried to get rid of whatever that was (haha 😆 ); and then looked back to see what on earth was going on and who did that to me.

But I found nobody. There was noone behind me. But there was something alive there standing on the ground: an adult crow, haha 😆 . Yes, apparently I had just been struck by a crow! Lol 😆 .

Yeah, it was so weird and random how could happen. Obviously I had no idea why the crow hit me as I was not a crow whisperer. But thankfully I was fine and did not even get a single scratch out of it, haha 😆 .

Well, too bad I did not take a picture of the damn crow which I could have posted here, haha 😆

Candy Crush

Another totally random thought, here. An annoying mistake one could make while playing Candy Crush is to accidentally use the hard-earned gold bars for some purchases we do not intend to make. Unfortunately I have made this mistake multiple times 😣.

Speaking of Candy Crush, I am often annoyed lately by its loading problem. It frequently happens that my screen freezes while loading the game! Sometimes, it even gets stuck there and so I have to restart the game all over!

BAHASA INDONESIA

Diterjang burung gagak

Beberapa waktu yang lalu aku sedang jogging malam di hari cardio di sebuah taman di dekat apartemenku ketika, tiba-tiba, sesuatu menerjang kepala bagian belakangku. Terjangannya keras juga. Jadilah spontan aku berteriak dan berusaha menyingkirkan apa pun yang menerjangku (haha 😆 ); lalu kemudian aku membalikkan-badan untuk melihat apa sih yang baru saja terjadi dan siapa pelakunya.

Tetapi aku tidak melihat siapa-siapa. Tidak ada orang yang berdiri di belakangku. Hanya ada satu makhluk hidup (non-tanaman) yang berdiri di atas tanah di sana: seekor burung gagak dewasa, haha 😆 . Iya loh, ternyata aku baru saja diterjang seekor burung gagak! Haha 😆 .

Iya, memang sungguh aneh dan random banget kok ini bisa terjadi. Jelas aku tidak tahu mengapa burung gagaknya menerjangku karena aku kan bukan pawang burung gagak ya. Tetapi untungnya aku baik-baik saja dan tidak terluka sama sekali kok karenanya 😆 .

Yah, sayang sih aku lupa mengambil foto burung gagaknya. Padahal lumayan ya bisa dijadikan kenang-kenangan, haha 😆 .

Candy Crush

Satu pemikiran random lainnya nih. Sebuah kesalahan menyebalkan yang bisa dibuat seseorang ketika bermain Candy Crush adalah tidak-sengaja menggunakan batangan emas yang susah didapatkan itu untuk melakukan transaksi yang sebenarnya tidak ingin kita lakukan. Dan sayangnya, aku sudah membuat kesalahan ini beberapa kali dong 😣.

Ngomongin Candy Crush, sekarang ini aku sering merasa sebal dengan masalah loading-nya nih. Cukup sering terjadi dimana layar smartphone-ku frozen (bahasa Indonesianya apa sih?) ketika sedang membuka game-nya gitu! Terkadang, bahkan layarnya terjebak di sana dan aku harus mematikan dan menyalakan ulang game-nya loh!

Miscellaneous · Photo Tales

#1933 – Photo Tales (41)

ENGLISH

Photo #91

Perusahaan Ketjap Kudus in Den Haag

Some time ago when I was grocery shopping, I spotted the following sweet soysauce at one of the racks. Okay, you probably need to speak Indonesian to understand why I bothered to take the photo (because it was quite funny in some ways 😛 ).

You see, it was soysauce by “Perusahaan Ketjap Kudus” (translated as “Kudus Soysauce Factory”), implying the factory’s location in Kudus, Central Java. However, it was stated at the bottom of the label that the production was actually in Den Haag, the Netherlands. Yeah, so a factory of an Indonesian product with an Indonesian name but with production in the Netherlands, haha.

Though, I might actually misunderstand its name, though. Instead of “Kudus” as a noun (thus, referring to the Central Javan region), it might actually be the adjective “kudus” (translation: “holy”). This would actually explain the phrase “selalu terpudji” (translation: “always commendable”) put below its name, haha 😆 .

Photo #92

Lamb shank at Mata Hari

Anyway, in the last week of May, a friend and I caught up in Amsterdam. And we decided to have dinner at a restaurant called “Mata Hari”, that was actually not an Indonesian restaurant, haha (“matahari” means “the sun” in Indonesian). It was actually a Mediterranean restaurant.

Thanks to Yelp, we chose this restaurant, because the food was really good! Plus, I found it to be quite fairly priced, especially considering its location (near the touristic area of Amsterdam, i.e. the infamous Red Light, haha 😛 ). Anyway, I decided to order a lamb shank and some french fries. The lamb shank and its salad was really good; though I regretted the french fries because I actually did not really need it as I got too full afterwards, haha 😆 .

BAHASA INDONESIA

Foto #91

Perusahaan Ketjap Kudus di Den Haag

Beberapa waktu lalu ketika sedang belanja, aku melihat kecap manis ini di salah satu rak.

Nah lucu kan, kecap manis ini buatan “Perusahaan Ketjap Kudus”, yang menyiratkan lokasi pabriknya ada di Kudus, Jawa Tengah. Namun, di bagian bawah labelnya dituliskan bahwa produksinya di Den Haag, Belanda. Iya, pabrik sebuah komoditi Indonesia dengan nama Indonesia tetapi produksinya di Belanda, haha.

Eh, sebenarnya bisa saja aku salah mengerti sih. Bukannya “Kudus” yang merupakan kata benda (sehingga menunjukkan daerah di Jawa Tengah itu), bisa saja yang benar adalah kata sifat “kudus”. Ini justru menjelaskan frase “selalu terpudji” yang dicetak di bawah namanya itu kan, haha 😆 .

Foto #92

Lamb shank di Mata Hari

Anyway, di akhir bulan Mei, seorang teman dan aku catch up di Amsterdam. Dan kami memutuskan untuk makan di sebuah restoran yang namanya “Mata Hari”, yang mana bukan lah restoran Indonesia loh. Ternyata ini adalah restoran Mediterania, haha.

Berkat Yelp nih kami memilih restoran ini, dan untung soalnya makanannya enak! Plus, menurutku harganya juga oke lah terutama dengan mempertimbangkan lokasinya (di dekat area turistiknya Amsterdam, yaitu area Red Light yang “terkenal” itu, haha 😛 ). Anyway, aku memutuskan untuk memesan sebuah lamb shank dan french friesLamb shank berserta saladnya enak loh; walaupun aku sedikit menyesal memesan french fries-nya sih karena kebanyakan! Akibatnya aku kekenyangan deh setelahnya, haha 😆 .

Aviation · Miscellaneous · Photo Tales

#1921 – Photo Tales (40)

ENGLISH

This edition of Photo Tales is aviation related, haha 😛 .

Photo #88

easyJet and RyanAir at Rome – Fiumicino

While flying from Rome to Amsterdam for my Post-PhD Trip, I spotted these two birds side by side at Rome – Fiumicino Airport. Yep, the two airlines that, for better or for worse, revolutionized the (European) airlines industry, RyanAir and easyJet (And, to some degree, Southeast Asia too because easyJet inspired Tony Fernandes to make AirAsia as it is today).

While, arguably, they targetted different “market” from more traditional full-service airlines, their impact was so big that it forced those more established airlines to adjust. As one consequence, now, the ticket price of those so-called full service airlines also has become more affordable, in general. However, there is more to that, which brings us to the next photo…

Photo #89

A British Airways’ Boeing 767 at Schiphol

One flight I am super interested to try is British Airways’ Boeing 767 daily service between London and Amsterdam (especially after Garuda Indonesia stopped its Amsterdam – London Gatwick route last year), haha 😛 . I always find it fascinating to fly wide-body on a short-haul flight! Haha 😛 .

Anyway, but there are two things which make me hesitate to book a return trip with them (well, three if you consider the visa requirement 😛 ). First of all, British Airways is a member of OneWorld, while as you know I am more of a SkyTeam fans nowadays.

Secondly, as per earlier this year, British Airways stopped providing complimentary snack and drink in any of its short-haul flights. Instead, it now offers buy-on-board (BoB) stuffs, just a la an LCC. You see, clearly this is an (negative) effect of LCC on the full service airline. Well, given that British Airways’ CEO used to be the CEO of Vueling (a Spanish LCC), this was, somewhat, not really “out of nowhere”. But still, you see another “effect” of LCCs to mainline airlines?

Photo #90

An American Airlines’ Boeing 757 at Schiphol

Anyway, on a separate note, I spotted an American Airlines’ Boeing 757 at Schiphol this March. Yes, American Airlines, meaning the plane was used to fly North Atlantic; and, yes, a 757, a.k.a. a (long-ish) narrow-body plane! 😱

I don’t know about you. But to me, I much prefer to fly wide-body when flying medium to long-haul. My longest narrow-body flight was AeroMexico’s Boeing 737-700 flight from Boston to Mexico City (3,663 km). And it was in economy class without personal IFE! Lol 😆 . Anyway, so I certainly will avoid crossing the Atlantic from/to Amsterdam with American Airlines, then 😛 (Beside, they are OneWorld too 😛 ).

BAHASA INDONESIA

Edisi Photo Tales kali ini akan berkaitan dengan pesawat, haha 😛 .

Foto #88

easyJet dan RyanAir di Rome – Fiumicino

Ketika terbang dari Roma ke Amsterdam dalam perjalanan Pasca-Phdku, aku melihat dua burung besi ini parkir bersebelahan di Bandara Roma – Fiumicino. Iya, dua maskapai yang, baik secara positif maupun negatif, merevolusionsasi dunia penerbangan (Eropa), RyanAir dan easyJet (Dan, sedikit-banyak, Asia Tenggara juga karena easyJet menginspirasi Tony Fernandes untuk membuat AirAsia seperti sekarang ini).

Walaupun, di satu sisi, mereka menarget pasar yang berbeda dari maskapai-maskapai full service yang lebih tradisional, efeknya cukup terasa juga sehingga maskapai-maskapai yang sudah lebih lama ada tersebut harus menyesuaikan diri. Salah satu konsekuensinya, sekarang, harga tiket dari maskapai-maskapai full service tersebut juga menjadi relatif lebih murah secara umum. Namun, efeknya tidak hanya sebatas itu saja, yang membawa kita ke foto selanjutnya…

Foto #89

Sebuah Boeing 767nya British Airways di Schiphol

Satu rute penerbangan yang sangat ingin aku cobain adalah penerbangan hariannya British Airways dengan pesawat Boeing 767 di rute London – Amsterdam (terutama setelah Garuda Indonesia menutup rute Amsterdam – London Gatwick tahun lalu (masih belum bisa move on)), haha 😛 . Seru aja kan terbang dengan pesawat berbadan lebar di penerbangan jarak dekat! Haha 😛 .

Anyway, tetapi ada dua hal yang masih membuatku ragu untuk membeli tiket pp dengan mereka (eh, tiga ding kalau persyaratan visa diikut-sertakan 😛 ). Pertama-tama, British Airways adalah anggota OneWorld sementara sekarang ini kan aku lebih suka SkyTeam.

Yang kedua, per awal tahun ini, British Airways tidak lagi memberikan layanan snack dan minuman gratis di penerbangan jarak dekat mereka. Dan sekarang, yang ditawarkan adalah produk-produk buy-on-board (BoB) gitu deh, a la penerbangan LCC lah. Nah kan, jelas ini adalah efek (negatif) dari LCC ke maskapai full service. Eh, tapi dengan mempertimbangkan CEOnya British Airways yang mana dulunya adalah CEOnya Vueling (sebuah maskapai LCCnya Spanyol), ini mungkin tidak terlalu mengherankan yah. Tetapi tetap aja lah, terlihat kan “efek”nya LCC di maskapai-maskapai besar lainnya?

Foto #90

Sebuah Boeing 757nya American Airlines di Schiphol

Anyway, mari kita berganti topik, aku melihat Boeing 757nya American Airlines di Schiphol bulan Maret ini. Iya loh, American Airlines, artinya pesawatnya dipakai untuk terbang menyebrangi Samudra Atlantik; dan, iya, Boeing 757, alias pesawat berbadan kecil (tapi agak panjangan)! 😱

Aku nggak tahu dengan kalian yah, tetapi untukku sih aku lebih suka terbang dengan pesawat berbadan lebar ketika terbang jarak menengah dan jauh. Penerbangan terjauhku dengan pesawat berbadan kecil adalah dengan Boeing 737-700nya AeroMexico dari Boston ke Mexico City (jaraknya 3.663 km). Dan penerbangan itu di kelas ekonomi dan tanpa IFE personal pula! Haha 😆 . Anyway, jelas deh aku akan menghindari terbang menyebrangi Samudra Atlantik dari/ke Amsterdam dengan American Airlines kalau begitu 😛 (Di samping itu, mereka juga anggota OneWorld sih 😛 ).

Celebration · Miscellaneous

#1911 – Blogging for A Dozen Years

ENGLISH

As of today, I have been blogging for twelve years!! Yes, twelve years ago today, I posted my first post in my Blogspot blog (which I “closed” in 2011 and “moved” here that year), and it has been going on until now since then 🙂 .

Source: http://www.flingerspartyshop.co.uk/party-accessories/birthday-badges/age-12-birthday-badge.fps007640

As I said last year, it becomes less and less surprising that I blog for this long. Clearly, I enjoy blogging a lot and so the longevity and consistency that follow.

Just like in the past a few years, I managed to write, on average, 3.5 posts per week this past one year and thus clocking in 182 posts. This brought the yearly average up to 159.25 posts, haha. I also achieved a blogging milestone this year. About a month ago, I posted my 1000th post here in WordPress!!

Unlike six years ago, where I decided to close my Blogspot blog after six years and moved to WordPress, this year (after six years in WordPress) I have no plan to do a similar action. I really enjoy and like WordPress as my blogging platform so I am sticking with it. So don’t worry, I am not going anywhere else! 🙂

Anyway, yeah, that is it for now. And cheers for the beginning of my 13th year of blogging!!

Source: http://giphy.com/gifs/leonardo-dicaprio-drinking-fireworks-GCLlQnV7wzKLu

BAHASA INDONESIA

Per hari ini, aku sudah ngeblog selama dua belas tahun!! Ya, dua belas tahun yang lalu, aku mem-posting posting pertamaku di blog Blogspotku (yang kemudian aku “tutup” di tahun 2011 dan aku “pindah” ke sini enam tahun yang lalu), dan semenjak waktu itu aku ngeblog sampai sekarang 🙂 .

Source: http://www.flingerspartyshop.co.uk/party-accessories/birthday-badges/age-12-birthday-badge.fps007640

Seperti yang kubilang tahun lalu, sekarang sih menjadi semakin tidak mengejutkan bahwa aku ngeblog sedemikian lamanya. Jelas, aku amat menikmati blogging dan ini menjelaskan kelamaan dan kekonsistenanku.

Seperti beberapa tahun belakangan ini, aku menulis, rata-rata, 3,5 posting per minggu selama satu tahun ini dengan total 182 posting. Ini membuat rata-rata jumlah posting tahunanku naik menjadi 159,25, haha. Aku juga mencapai sebuah pencapaian ngeblog tahun ini. Sekitar satu bulan yang lalu, aku mem-posting posting ke-1000 di WordPress loh!!

Tidak seperti enam tahun yang lalu, dimana aku memutuskan untuk menutup blog Blogspotku setelah enam tahun dan pindah ke WordPress, tahun ini (setelah enam tahun di WordPress) aku tidak memiliki rencana seperti itu kok. Aku benar-benar menikmati dan suka WordPress sebagai platform ngeblogku sehingga untuk saat ini aku akan tetap di sini. Jadi, tenang aja, aku tidak akan kemana-mana kok! 🙂

Anyway, ya, segini dulu ya untuk sekarang. Dan mari kita tos untuk permulaan tahun ke-13ku ngeblog!!

Source: http://giphy.com/gifs/leonardo-dicaprio-drinking-fireworks-GCLlQnV7wzKLu
Photo Tales

#1899 – Photo Tales (39)

ENGLISH

Photo #86

A delicious Southern Italian dinner

Some weeks ago a friend of mine told me about this Italian restaurant ran by an Italian family in Rotterdam that was so good but only opened during the weekday. Quite strange, indeed. We joked that they had enough customers already that they did not feel the need to open their restaurants in the most popular time for people to go out and dine: the weekend, haha.

Finally, last Tuesday I got the chance to try it. And indeed it was good!! My friend and I decided to share a carpaccio as an appetizer to share, while for the main course I ordered a very delicious beef steak that was served with salad and, well, pasta!

Photo #87

Yeay it is Spring finally!

Finally, the past two weeks or so, Spring has come to full effect in the Netherlands!! Yeay for less layers of clothes to wear!! 😛

BAHASA INDONESIA

Foto #86

Makan malam ala Italia Selatan yang enak banget!

Beberapa minggu yang lalu seorang temanku memberi-tahuku mengenai restoran Italia yang dikelola oleh satu keluarga asal Italia di Rotterdam yang enak banget tetapi cuma buka di hari biasa (hari kerja/weekday) saja. Aneh ya. Kami sih bercanda sepertinya mereka sudah memiliki cukup pengunjung saking ramainya sehingga mereka merasa tidak perlu membuka restoran mereka di waktu populer orang-orang untuk keluar makan: akhir pekan, haha.

Nah, akhirnya hari Selasa minggu lalu aku berkesempatan mencobanya. Dan ternyata memang enak lho!! Aku dan temanku memesan carpaccio sebagai menu pembuka untuk dibagi dua. Untuk makanan utama, aku memesan steak yang memang enak dan disajikan dengan salad dan, tentu saja, pasta!

Foto #87

Hore akhirnya musim semi!

Akhirnya, dua minggu terakhir ini, musim semi sudah mulai menunjukkan tanda-tandanya di Belanda!! Horee nggak harus memakai berlapis-lapis pakaian lagi!! 😛

 

Celebration · Miscellaneous

#1895 – My 1000th WordPress Post

ENGLISH

A few weeks ago, I saw that I was already getting close to publishing 1000 posts here in this WordPress blog. I think this is quite an achievement so I would want to write a dedicated post for it, haha. And what post would be more appropriate than the actual 1000th post itself for this topic? Nothing, right? Haha 😛 . And this is the post.

Btw, the number you see in the title of every post here represents the post’s number in chronological order. This 1000th post is number 1895 because I wrote the first 895 posts in my Blogspot blog which has been closed since 2011. Almost six years ago, when I moved to this WordPress domain (notice that that post, which was my first post here, was number 896), I decided that I would keep the numbering.

These numbers mean that I have been way more active in this WordPress blog than I ever was in my Blogspot blog. It took me exactly six years to write 895 posts there, while in just under six years here, I have written 1000!

But this is not surprising, though. To be honest, I enjoy blogging even more now than I was during my time in Blogspot. This, obviously, manifests itself in the “outcome”, i.e. the posts.

Yeah, at this point, we will see when I will reach my 2000th post here! Haha 😆

BAHASA INDONESIA

Beberapa minggu yang lalu, kulihat bahwa aku semakin mendekati angka 1000 posting terpublikasi di blog WordPress ini. Aku rasa ini adalah sebuah bentuk pencapaian sehingga aku ingin menuliskan sesuatu tentangnya, haha. Dan posting apa yang lebih sesuai untuk topik ini daripada posting ke-1000 itu sendiri? Nggak ada kan? Haha 😛 . Dan posting ini adalah posting itu.

Btw, angka yang menjadi bagian dari setiap judul posting di blog ini menunjukkan nomor urut posting tersebut. Posting ke-1000 ini bernomor 1895 karena aku menulis 895 posting pertama di blog Blogspotku yang sudah kututup di tahun 2011. Hampir enam tahun yang lalu, ketika aku pindahan ke WordPress (perhatikan bahwa posting itu, yang merupakan posting pertama di sini, bernomor 896), aku memutuskan untuk meneruskan penomorannya.

Angka-angka ini berarti aku lebih aktif di WordPress ini daripada dulu ketika di Blogspot. Aku membutuhkan tepat enam tahun untuk menulis 895 posting di sana, sementara dalam kurang dari enam tahun di sini, aku sudah menulis 1000!

Ini nggak mengejutkan sih. Sejujurnya, aku lebih menikmati ngeblog sekarang ini loh daripada dulu ketika di Blogspot. Ini, jelas, kemudian nampak di “hasil”-nya, yaitu posting-posting tersebut.

Ya, sekarang sih, kita lihat saja deh kapan aku akan mencapai posting ke-2000ku di sini! Haha 😆

Miscellaneous · Photo Tales

#1888 – Photo Tales (38)

ENGLISH

Photo #84

Two movies
Two movies

Lastweek, within five days I went to the cinema twice!! Haha 😆 . I don’t recall if this had ever happened before since I moved to Europe, though 😛 .

Anyway, I watched John Wick: Chapter 2 and the recently-involved-in-an-Oscar-blunder Moonlight. As this is a Photo Tales post, I am not going to go to any details about these two. But I would just say that my low-ish expectation on John Wick 2 made me enjoyed the movie more while my rather high expectation on Moonlight made me feel a little bit underwhelmed, haha. A case of the right dose of expectation, eh? 😛

Photo #85

A four course Saturday dinner
A four course Saturday dinner

On Saturday, two friends and I decided to catch up and had dinner at Rotterdam! Haha 😀 . Earlier this week we found a good deal at Hangar 85 so we went there.

And it was really good! We had their four course meal package and the wine pairing to accompany it. It started with an amuse bite followed by a very delicious tataki beef appetizer accompanied by two glasses of rosé (I especially loved the tataki that nowadays I am a little bit obsessed with it in the kitchen!). The first main course was a delicious pork belly paired with a light red wine. The second main course was cod paired with white wine. A dessert closed out the dinner paired with red wine which I regretfully forgot the name because it was really tasty!). Haha 😛

Anyway, and of course, it was always nice to be able to catch up with some friends (but I have said this a lot here, I know 😛 ).

BAHASA INDONESIA

Foto #84

Two movies
Dua film

Minggu lalu, dalam lima hari aku nonton di bioskop dua kali loh!! Haha 😆 . Sejauh yang aku ingat, ini belum pernah terjadi deh semenjak aku pindah ke Eropa 😛 .

Anyway, aku menonton John Wick: Chapter 2 dan film yang baru-baru ini terlibat di blunder-nya Oscar Moonlight. Karena posting ini adalah posting Photo Tales, aku tidak akan menuliskan banyak detail mengenai dua film ini. Tetapi aku hanya ingin merangkum bahwa ekspektasiku yang nggak tinggi-tinggi amat untuk John Wick 2 malah membuatku menikmati film ini dengan lebih sementara ekspektasiku yang agak tinggi untuk Moonligh justru membuatku sedikit kecewa. Kasus klasik penetapan ekspektasi yang tepat ini ya? Haha 😛

Foto #85

A four course Saturday dinner
Makan malam four course di hari Sabtu

Sabtu kemarin, dua teman dan aku memutuskan untuk catch up dan makan malam bareng di Rotterdam! haha 😀 . Awal minggu ini kami kebetulan menemukan promo yang lumayan di Hangar 85 sehingga jadilah kami kesana.

Dan masakannya enak-enak banget! Kami memesan paket menu four course dan paket wine pairing untuk menemaninya. Makan malam dimulai dengan amuse satu suapan dan diikuti dengan menu pembuka daging sapi tataki yang enak banget yang ditemani dengan dua gelas rosé (Aku suka banget tatakinya sampai-sampai sekarang aku cukup terobsesi (di dapur) dengannya nih!). Menu utama pertama adalah pork belly enak banget yang ditemani dengan anggur merah yang tidak terlalu berat. Menu utama kedua adalah ikan cod yang ditemani dengan anggur putih. Seporsi makanan penutup menutup makan malam ini yang ditemani dengan anggur merah yang enak banget yang mana aku menyesal banget lupa namanya apa (soalnya anggurnya enak banget!). Haha 😛 .

Dan, tentu saja, senang rasanya bertemu teman-teman lama (dan kalimat ini kayaknya sudah sering banget aku tuliskan di sini yah, haha 😛 ).