#2433 – Hello December

on

ENGLISH

Yeay it’s December, the last month of 2020! I am quite sure that many of us couldn’t wait for 2020 to end and for 2021 to be a much brighter year, haha.

Speaking of December, as of today in the Netherlands masks are mandatory to be worn in indoor spaces (there are exceptions, of course) in an attempt to curb the COVID-19 second wave here. By this, it means that there is a €95 fine if you are caught violating this rule. I think it is good to have this rule formally in place, even though in practice almost everyone already wears masks indoor anyway from my own experience, haha. 

Anyway, December is normally associated with the festive Christmas vibe. Actually for a couple of weeks now some Christmas decorations have been installed, like giant Christmas trees on some squares and decorative lights here and there. Nonetheless, it will be interesting to see how this goes this year, though. As for me, I haven’t yet had an oliebollen that is typical to this time of the year, haha.

Some time ago, I mentioned that understandably I hadn’t had a (travel) plan for the upcoming Christmas and New Year’s holiday season. Well, the situation has remained like this today, haha. So it appears that I will stay in Amsterdam this year, which actually will be my first time ever since I moved here.

Now, usually staying in Amsterdam for the New Year’s Eve is actually exciting and fun; mainly because of the fireworks. I mean, the fireworks in Delft nine years ago was so cool so imagine how awesome it should be in the capital!? However, it has been announced that there is a ban on all fireworks for the New Year’s Eve because of the pandemic. Darn! Oh, well…

BAHASA INDONESIA

Hore sudah bulan Desember, bulan terakhir di tahun 2020! Aku yakin banyak yang sudah tidak sabar untuk mengakhiri tahun 2020 dan berharap 2021 akan menjadi tahun yang lebih menggembirakan ya, haha. 

Ngomongin Desember, per hari ini di Belanda masker diwajibkan untuk dikenakan di dalam ruangan (ada pengecualian-pengecualian juga, tentunya) dalam upaya untuk memerangi gelombang kedua COVID-19 di sini. Ini berarti jika tertangkap tidak memakai masker dan melanggar aturan ini, seseorang akan dikenai denda sebesar €95 (sekitar Rp 1,6 juta). Menurutku ini bagus sih ya, walaupun pada kenyataannya sih praktis hampir semua orang juga sudah memakai masker sih di dalam ruangan sekarang ini dari pengamatanku. 

Ngomong-ngomong, Desember biasanya berasosiasi dengan suasana Natal yang meriah. Nah sudah dua mingguan juga nih beberapa dekorasi Natal sudah mulai muncul, seperti pohon Natal besar di lapangan-lapangan umum dan juga lampu dekorasi di sana-sini. Walaupun begitu, menarik juga untuk melihat bagaimana situasinya di tahun ini nanti. Untukku sendiri, sejauh ini aku masih belum makan oliebollen nih yang merupakan makanan khas waktu-waktu ini kan, haha. 

Beberapa waktu lalu, aku sebutkan bahwa, tak mengherankan, aku belum memiliki rencana (jalan-jalan) apapun untuk musim liburan Natal dan Tahun Baru yang akan datang ini. Situasinya masih sama sih sekarang, haha. Jadi sepertinya aku akan berada di Amsterdam aja deh tahun ini, yang mana adalah kali pertama loh semenjak aku pindah ke sini.

Nah, biasanya Amsterdam di Malam Tahun Baru itu seru banget; terutama karena kembang apinya. Lha bagaimana, kembang apinya di Delft sembilan tahun yang lalu saja sudah membuatku terkesima, apalagi di ibukota kan!? Namun, sudah diumumkan ada larangan untuk menyalakan kembang api di Malam Tahun Baru yang akan datang ini karena pandemi. Ah sial! Tapi ya sudah lah ya…

 

 

8 Comments Add yours

  1. Arman says:

    bagus tuh kalo ada denda. gak kayak disini gak ada hukumannya. jadi ya gitu banyak yang melanggar.

    1. zilko says:

      Iya dengan adanya denda jadi lebih “nyata” ya aturannya, jadi mudah-mudahan yang melanggar juga semakin sedikit.

  2. Yance says:

    wah mahal banget denda nya ya…biar orang kapok…hehheehe. Emang nih wabah Covid19 ini gak jelas kapan selesainya…bikin gak bisa jalan2 deh

    1. zilko says:

      Iyaa, nominal dendanya ditentukan segitu supaya bikin jera ya. Kalau cuma sedikit mah nanti jadi percuma juga, hahaha 😆 .

  3. kutubuku says:

    Oliebollen ini penampilannya sepertinya mirip æbleskiver disini ya, cuman karena belum pernah ngerasain (I guess it’s like roti goreng?) belum bisa membandingkan

    1. zilko says:

      Ah iya kayaknya mirip! Aku amati oliebollen ini sepertinya bukan cuma “punya” Belanda aja kok. Pas jalan-jalan di Poland juga aku lihat ada roti yang serupa gitu, tapi waktu itu nggak aku cobain sih, hahaha 😆 . Iyaa, basically mirip seperti roti goreng yang ditaburi gula bubuk. Omaku sering bikin dulu sewaktu kecil, hahaha 😆

  4. niee says:

    iyaa, harusnya di Indonesia juga ada denda neh. Tapi di kantor aku aja pas pelayanan aku suruh pake masker orangnya marah dong! Hahaha. Ya sudah deh yak.

    Semoga cepet berlalu aja tahun 2020 ini, aku lelah! Hahahaha

    1. zilko says:

      Iya kalau ada denda kan jadi jelas ya Niee karena ada aturannya, plus bikin jera yang bandel-bandel itu. Eh tapi di sini juga banyak lho yang gitu Niee. Sewaktu di Porto kemarin juga ada orang yang marah pas diingatkan sopir busnya untuk pakai masker.

      Iyaa mudah-mudahan vaksinnya berhasil dan segera didistribusikan ya Niee.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s