#2428 – Hello November

on

ENGLISH

So it’s only two months left before the end of 2020! But at this point it seems that these are going to be two tough months here in Europe.

It is apparent that the COVID-19 second wave has hit pretty much all of Europe. The Netherlands has been in partial lockdown since mid-October, a policy which originally was stated would last at least four weeks; but this has been extended to at least the end of the year. This doesn’t rule out the possibility of a stricter lockdown during this time, though, if the partial lockdown doesn’t yield the desired effect.

And the timing couldn’t be worse, because it is fall! Those who have followed this blog for a while would know that fall is my least favorite season. Mainly because it is dark and gloomy, especially with the weather here in the Netherlands where it rains a lot with very little of sunshine. And this whole October this year has been like this…

Fall in Amsterdam

And with this situation, the option of going for a trip to somewhere sunny to escape the gloominess is a difficult and complicated one. Earlier this year B.C. (before COVID, haha), I envisioned one or a couple of weekend trips to Spain in November, maybe somewhere in the south like Seville or Malaga. This is because I have always had great weather everytime I go to Spain in the fall or winter. But that can’t take place this year obviously.

This brings me to my decision this summer to not really fully take advantage of the reasonably priced flight tickets I found for some trips during that season, as I found it would have been cheaper to go after the peak summer holiday season.

On the one hand I regret that decision because it turned out what followed the peak summer season was a second wave, so the cheaper tickets were useless anyway while in hindsight I missed the small window where travel was more possible. On the other hand I don’t because this means I didn’t really “contribute” to the second wave, haha. Even though my daily life now has pretty much been in quarantine anyway since mid-March, where I have been working on home and only leave my apartment for essentials (which includes exercises, which I consider essentials as well 😀 ).

Ah well, so let’s hope by this season next year we have more control of the virus and the disease already, so next year’s fall wouldn’t be as depressing as it is this year!

BAHASA INDONESIA

Tahun 2020 tinggal dua bulan lagi nih! Tapi sekarang ini sepertinya sih dua bulan ini akan menjadi dua bulan yang berat di Eropa.

Jelas gelombang kedua COVID-19 telah menghantam, bisa dibilang, keseluruhan Eropa. Belanda sendiri sudah berada dalam status lockdown parsial semenjak pertengahan Oktober kemarin, sebuah kebijakan yang awalnya dibilang akan bertahan minimal empat minggu tetapi kini sudah diperpanjang hingga akhir tahun. Tapi ini bukan berarti lockdown yang lebih ketat telah dikesampingkan sih, terutama apabila lockdown parsial ini tidak memberikan hasil yang diinginkan kan.

Masalahnya timing-nya ini buruk sekali deh, karena sekarang kan musim gugur! Dan yang sudah mengikuti blog ini lama pasti tahun bahwa musim gugur adalah musim yang paling tidak aku sukai. Ini terutama karena hari-hari yang gelap dan muram sekali, terutama dengan cuaca di Belanda dimana hampir selalu hujan dengan sinar matahari yang amat sedikit. Dan satu bulan Oktober kemarin ini ya kayak gini cuacanya…

Amsterdam di musim gugur

Dan dengan situasi begini, pilihan untuk pergi ke suatu tempat tujuan yang cerah untuk kabur dari kemuraman musim gugur jelas sulit dan rumit yah. Awal tahun ini B.C. (before COVID, haha), aku membayangkan akan pergi dalam satu atau dua perjalanan akhir pekan ke Spanyol di bulan November, mungkin destinasi di selatan seperti Seville atau Malaga gitu. Ini karena setiap kali aku ke Spanyol di musim gugur atau musim dingin, cuacanya selalu enak. Tapi jelas ini nggak bisa kulakukan tahun ini.

Ini membawaku ke keputusanku musim panas tahun ini dimana aku tidak memanfaatkan secara penuh harga tiket pesawat yang sebenarnya masuk akal untuk bepergian di musim panas kemarin, karena aku menemukan tiket yang lebih murah untuk pergi setelah puncak musim liburan musim panas.

Di satu sisi aku menyesal karena ternyata yang mengikuti puncak liburan musim panas adalah gelombang kedua, jadi tiket yang lebih murahnya juga sebenarnya percuma kan ya sementara aku jadi melewatkan jendela singkat kesempatan dimana jalan-jalan masih lebih mungkin gitu. Tapi di sisi lain aku tidak menyesal juga sih karena ini artinya aku tidak begitu “berkontribusi” terhadap gelombang kedua ini, haha. Walaupun sebenarnya kalau dipikir-pikir dalam kehidupan sehari-hariku di sini aku sudah dikarantina non-stop semenjak pertengahan Maret sih, dimana aku bekerja dari rumah dan hanya keluar rumah untuk urusan-urusan esensial saja (yang mana termasuk olahraga, yang aku pandang termasuk sesuatu yang esensial 😀 ).

Ah ya gitu deh, mudah-mudahan di musim ini tahun depan kita sudah bisa mengontrol virus dan penyakitnya ya, jadi musim gugur tahun depan tidak akan semuram tahun ini!

16 Comments Add yours

  1. Ira says:

    stay warm and stay healthy Zilko!!

    1. zilko says:

      Thank you! 😀

  2. kutubuku says:

    Hang on Ko! disini untung engga lockdown, but right it’s going to be a long winter! Semoga thn depan semuanya lebih membaik situasinya

    1. zilko says:

      Iya, di sini juga seenggaknya lockdown-nya nggak “penuh”. Iyaa, mudah-mudahan tahun depan membaik banget ya! Agak suram membayangkan winter ini, hahaha 😆

  3. Arman says:

    udah dingin ya ko disana?
    disini juga udah jadi cepet gelap nya karena DST nya udah berakhir kemaren. jadinya pas sore2 ke park udah tiba2 gelap aja. hahaha.

    1. zilko says:

      Iya sudah dingin dan gelap, plus cuacanya jelek pula (tipikal musim gugur di sini), jadi tambah malesin deh, hahaha 😆 .

  4. Yance says:

    wahh gloomy2 gitu cuacanya ya…mau foto2 juga jelek ya. Yang penting stay safe n healthy ko, disini juga yang terpapar kagak turun2 angkanya, malah makin melonjak, tapi udah kayak balik normal aja , jalan2 macet, rame, tempat wisata apalagi…membludak. Sighhh!

    1. zilko says:

      Di Indo memang pada bandel-bandel ya. Di sini sekarang ini sepi semenjak lockdown parsial ini, hahaha. Nggak sesepi Maret/April kemarin sih tapi ya terasa nggak seperti biasa gitu.

  5. Christa says:

    Ngga berasa ya Ko, tau2 udah November aja. Semua gara2 corona nih kayaknya hahaha.. anyway semoga tetap sehat yah! aku juga nggak sabar banget nih 2021 hopefully semua back to normal..

    1. zilko says:

      Iya Chris, tiba-tiba udah November aja ya! Sama Chris, semoga tetap sehat terus yaa!! Iya, mudah-mudahan 2021 lebih baik!

  6. Ko, we are only 41 days to the shortest day of the year. The day will be bright again and hopefully we are all can travel again.

    1. zilko says:

      Hahaha, indeed! At least in one and a half month we will enter the better half of the year! 😀

  7. niee says:

    berdoa semoga 2021 lebih baik tahun ini terasa lebih dalem ya ko. Karena kita semua berharap emang semoga lebih baik dan balik ke hodip normal lagi kan yak

    1. zilko says:

      Iya, semoga 2021 situasinya lebih kondusif ya Niee, jadi bisa beraktivitas dengan lebih bebas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s