#2422 – This Last Weekend

ENGLISH

With my generally “slow” travelling season this summer for me, I was longing for a beach destination for a short weekend getaway somewhere. I then found a cheap return ticket to Nice, France for mid-September and bought it after confirming with the official Dutch travel advice which categorized the entirety of France as “yellow” at the time.

But then there was a resurgence of COVID-19 cases in France and gradually the status of more and more areas in France was raised from “yellow” to “orange”. And at one point, so was the region of Nice! Darn!

The Dutch official travel advice for France at the beginning of September. Source

After a lengthy consideration, I then decided to cancel the trip as (1) it felt like the more responsible thing to do and (2) I felt like the atmosphere in Nice would be negatively impacted by the COVID-19 resurgence anyway and I was not sure if that would be enjoyable.

In this case, I was quite lucky that Air France happened to cancel one of my flights already (and rebooked me to another one), which entitled me for a refund on this basis! (Though in general, the good thing about flight tickets in the era of COVID-19 pandemic is that they come with certain degrees of flexibility anyway (with the case of Air France/KLM, the (date/flights) modification fee is waived)! This makes me doubt much less when deciding to buy a ticket, to be honest).

But for this one, I actually opted for a voucher instead of a full refund because I would receive an extra 15% value of the full ticket price if certain conditions would be met (which I was confident I would!). It sounded like a great deal to me! Haha πŸ˜› .

So yeah, I was supposed to spend this last weekend enjoying the super beautiful Cote d’Azur in Nice, France with great Mediterranean weather. But COVID-19 had other ideas, haha…

The beautiful Nice Cote D’Azur

BAHASA INDONESIA

Dengan musim jalan-jalan yang “slow di musim panas tahun ini untukku, aku merasa ingin jalan-jalan ke pantai gitu untuk sebuah akhir pekan. Dan kemudian aku menemukan tiket pp promo ke Nice, Prancis untuk perjalanan di pertengahan September. Tiketnya aku beli setelah memastikan bahwa travel advice resminya Belanda untuk keseluruhan Prancis waktu itu adalah di level “kuning”.

Tapi kemudian ada peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Prancis dan perlahan-lahan status dari daerah-daerah di Prancis pada dinaikkan dari level “kuning” ke “oranye” dong. Dan di satu waktu, areanya Nice masuk ke dalamnya! Sial!

Travel advice resminya Belanda untuk Prancis di awal September. Sumber

Setelah pertimbangan panjang, aku memutuskan untuk membatalkan perjalanan ini karena (1) rasanya ini adalah keputusan yang paling bertanggung-jawab ya dengan mempertimbangkan perkembangan situasi pandemi ini dan (2) toh aku duga atmosfer di Nice-nya juga akan terpengaruh secara negatif akibat kenaikan kasus COVID-19 ini, yang mana jelas kurang asyik lah ya.

Dalam kasus ini, beruntungnya aku Air France kebetulan telah membatalkan salah satu penerbanganku (dan aku sudah dipindahkan juga ke penerbangan lain), yang mana jadi membuatku bisa mengklaim tiket untuk di-refund penuh! (Walaupun secara umum, asyiknya tiket pesawat di era COVID-19 ini adalah fleksibilitas tiketnya sih (Untuk Air France/KLM, biaya pengubahan tiket (baik itu untuk tanggal/penerbangan) dihapuskan)! Dan ini lah yang mengurangi banyak keraguanku ketika memutuskan untuk membeli sebuah tiket, sejujurnya).

Tapi untuk kasus ini, aku pada akhirnya memilih untuk mendapatkan voucher saja daripada full refund karena dengan voucher aku bisa mendapatkan nominal ekstra 15% dari total harga yang aku bayarkan kemarin apabila kondisi-kondisi tertentu terpenuhi (yang mana aku cukup yakin bakal bisa aku penuhi!). Makanya bagiku ini deal yang oke banget lah ya, lumayan kan dapat 15% ekstra! Haha πŸ˜› .

Jadi ya begitu deh, seharusnya aku menikmati akhir pekan kemarin ini di Cote d’Azur yang cakep banget itu di Nice, Prancis dengan cuaca Laut Tengah yang enak. Eh tapi kok COVID-19 berkata lain, haha…

Nice Cote D’Azur yang kece banget

7 Comments Add yours

  1. Arman says:

    gara2 covid emang rencana jadi pada berantakan ya…

    1. zilko says:

      Iyaa, mau bikin rencana juga jadi susah! Dan kalau bikin rencana juga mesti lebih aware risiko bakal berantakan juga sih, hahaha πŸ˜†

  2. Ira says:

    Sekarag jadi ribet ya kalo mau bikin rencana bepergian. Bisa aja saat direncanaan lagi aman, tapi kemudian berubah karena peningkatan kasus atau yang awalnya ga mau pergi ke tempat A ternyata di sana kasusnya turun.

    1. zilko says:

      Betul banget! Bikin ragu-ragu banget kalau mau bikin perencanaan jauh-jauh hari (definisi: di atas 1 atau 1,5 bulan ke depan), hahaha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s