#2341 – “Awkward” Comebacks in Tennis Recently

ENGLISH

Earlier this year, it was reported that Andy Murray was retiring this year because of the bad hip injury which he had been suffering for many years. I was naturally quite sad with the decision, as he was my favorite active male tennis player, but also fully understood it.

Andy Murray in Rotterdam in 2014.

After the announcement, Bob Bryan, who had also suffered from a similar injury, urged him to take a specific type of operation procedure. Murray did, and the procedure went really well! He then decided that he would like to continue to play tennis, but would not want to rush. He started by playing doubles only, winning his first tournament in Queen’s Club in London; and slowly playing more and more singles matches.

He started to get some results during the Asian Swing and last week, he won his first title since February 2017 in Antwerp, Belgium; defeating Stan Wawrinka 3–6, 6–4, 6–4 in a fantastic final match. It was such a classic Andy Murray match, where he was refusing to lose (he was down a break in both the second and third set), a mental quality which made me like him in the first place! He has closed his season this year with this title (such a sweet way to end a season!); and I cannot wait for 2020! πŸ˜€

In a way I kind of “blamed” the media, though, for making it such a big deal that he was “retiring” earlier this year, haha. The Australian Open even made a montage video of other players wishing him all the best, which they showed after his first round loss there. Technically he said he would not want to play through the (hip) pain anymore, which of course was not the same as “retiring”.

This makes it a little bit awkward now that he is “back”, and starts to get good results again, no? Haha πŸ˜›

But this is not the only “comeback awkwardness” in tennis nowadays, btw. This September, Kim Clijsters announced that she is coming back to the WTA Tour in 2020. What makes this comeback awkward? Well, she has retired from professional tennis twice before, lol.

The second one was even quite a big deal where a big farewell event was organized in Antwerp, Belgium; which I attended in 2012 (because she invited my favorite player, Venus Williams, to participate in the event, haha). The event was even named “Kim’s Thank You Games” as she would like to express her gratitude to everyone who had played a role in her success on the tennis court.

Kim Clijsters’ “Thank You” in Antwerp 2012

So this comeback feels like “nullifying” those that happened years ago. And it’s kind of “strange” too given that it has been seven years since she last played professionally. Heck I have even watched her participate in several legends events in Roland Garros since then, haha. Granted perhaps the recent relative success of Venus and Serena Williams inspired her that she too, who was around the same age, had a chance. But still …

Nonetheless, it seems that 2020 will be an interesting year in tennis! Haha πŸ˜›

BAHASA INDONESIA

Awal tahun ini, diberitakan bahwa Andy Murray akan pensiun tahun ini karena cidera pinggul parah yang telah ia derita selama beberapa tahun belakangan. Jelas aku merasa sedih dengan keputusan ini karena ia adalah petenis pria favoritku, tapi di sisi lain tentu aku juga mengerti sih.

Andy Murray di Rotterdam di tahun 2014.

Setelah pengumuman itu, Bob Bryan, yang juga mengalami cedera serupa, merekomendasikan sebuah prosedur operasi spesifik kepadanya. Murray memutuskan untuk mengikuti rekomendasi ini, dan prosedurnya berjalan dengan sukses! Ia memutuskan bahwa ia masih tetap ingin lanjut bermain tenis, tapi juga tidak ingin terburu-buru. Ia mulai dengan bermain ganda saja, yang mana ia langsung juara di turnamen pertamanya di Queen’s Club di London; dan perlahan-lahan mulai bermain tunggal juga.

Hasil baik mulai dituai di Asian Swing dan minggu lalu, ia menjuarai titel tunggal pertamanya semenjak Februari 2017 di Antwerp, Belgia; mengalahkan Stan Wawrinka 3–6, 6–4, 6–4 di sebuah pertandingan final yang seru banget. Benar-benar Andy Murray klasik lah, dimana ia menolak untuk kalah (padahal ia tertinggal satu break dan satu set di set kedua dan ketiga), sebuah kualitas mental yang membuatku suka kepadanya dulu! Ia telah memutuskan untuk menutup musim tenisnya tahun ini dengan gelar juara ini (sebuah cara yang manis untuk mengakhiri suatu musim ya!); dan kini aku jadi nggak sabar untuk tahun 2020! πŸ˜€

Di satu sisi aku kok “menyalahkan” media ya, yang mana benar-benar membuat berita “pensiun”-nya heboh banget awal tahun ini, haha. Bahkan Australian Open juga membuat montage video berisi ucapan-ucapan dari petenis-petenis lain, yang ditayangkan setelah pertandingan babak pertamanya dimana ia kalah. Sebenarnya waktu itu dia bilang dia tidak ingin memaksa bermain lagi dengan rasa sakit luar biasa di pinggulnya, yang mana tidak sama dengan “pensiun” kan ya.

Kehebohan ini membuat situasi menjadi agak canggung kan ya dimana sekarang ia “kembali”, dan mulai mendapatkan hasil yang baik? Haha πŸ˜›

Tapi ini bukan lah satu-satunya “comeback canggung” di dunia tenis akhir-akhir ini loh, btw. September ini, Kim Clijsters mengumumkan bahwa ia akan bermain lagi di Tur WTA mulai tahun 2020. Yang membuat comeback ini canggung? Yah, ia sudah pensiun dari tenis profesional dua kali sebelumnya, huahaha.

Yang kedua bahkan lumayan besar-besaran waktu itu dimana sebuah acara perpisahan besar diadakan di Antwerp, Belgia; yang aku kunjungi di tahun 2012 (karena ia mengundang petenis favoritku, Venus Williams, untuk turut berpartisipasi di acaranya, haha). Acaranya diberi nama “Kim’s Thank You Games” karena ia ingin berterima-kasih ke semua pihak yang telah berperan dalam kesuksesannya di lapangan tenis.

“Terima Kasih”-nya Kim Clijsters di Antwerp 2012

Jadilah comeback kali ini kok agak terasa “menetralkan” apa yang terjadi bertahun-tahun lalu itu ya. Dan rasanya “aneh” aja gitu karena sudah tujuh tahun lebih kan semenjak terakhir ia bermain di level profesional. Bahkan aku sudah menontonnya beberapa kali loh di event Legenda di Roland Garros semenjak waktu itu, haha. Iya sih mungkin cukup suksesnya Venus dan Serena Williams, yang mana seumuran dengannya, menginspirasinya bahwa ia masih memiliki kesempatan. Tapi tetap aja kan …

Ah bagaimana pun juga, tahun 2020 akan menjadi tahun yang menarik nih di tenis! Haha πŸ˜›

2 Comments Add yours

  1. niee says:

    Wah, emang agak aneh ya kalau udah mengumumkan pensiun gitu tapi gak jadi. Hahaha

    1. zilko says:

      Iya kan Niee, aneh banget rasanya! Apalagi waktu itu Kim Clijsters pensiunnya dibikin “meriah” gitu. Eh ini akhirnya nggak jadi, hahaha πŸ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s