#2332 – On Travel “Worries”

ENGLISH

As I grow “more mature” (somehow I don’t like the association coming with the word “older”, haha 😛 ), I have noticed that I tend to … “worry” a little bit more than before.

This especially feels obvious to me when I am at the stage of planning a trip (which I have been doing quite a lot recently, haha 😛 ). Nowadays I tend to consider many aspects before finalizing a purchase or a booking. Not that I did not before, but these days I like tend to consider “more” things. On flights, I also consider the possibility of a delayed flight, missing a connection when connecting somewhere, or even the remote possibility that my checked-in luggage would go missing, haha. On (choosing a) destination, I consider the safety status (this is important, though), potential language barrier, convenience of getting around, etc.

A travel inconvenience during transit at Shanghai this summer, that is the topic of a future post here.

I used to be less like this when I was young(er), haha. It feels like I was more of a “happy-go-lucky” person and actually had more self-belief that if push would come to shove, I would be able to face and handle whatever situation that would be. Actually, the latter is still true. I have had to face a few “inconveniences” which I “worried” about during the planning stage, and nonetheless in the end I was able to get through these, haha. The inconveniences added spices to my travel stories and experience anyway, right? 😛

I actually think this has something to do with experience. Getting more “mature” also means getting more experience clocking in. This means that nowadays I know better that things can go wrong, which would result in inconveniences. And inconveniences are … inconvenient, haha; and this perhaps makes me very much want to minimize the probability of that occurring. And the planning stage of a trip is where I have full control of this, which would explain my “worries”, haha.

My luggage got lost on two consecutive flights last year, an experience which taught me that this thing could happen.

In a way, this feels like understanding the value of insurance a little bit more as I get older, haha. “Paying” some extra (not restricted to monetary meaning here) to get the peace of mind that the plan would be likely to go smoothly, haha.

I am wondering though, do you also feel the same?

BAHASA INDONESIA

Seiring dengan bertambah “matang”-nya aku (entah mengapa aku kurang suka dengan asosiasi dari kata “tua” dah, haha 😛 ), aku perhatikan aku cenderung untuk lebih … “khawatir” daripada dulu.

Ini terasa banget bagiku terutama ketika dalam tahap merencanakan sebuah perjalanan (yang akhir-akhir ini sering kulakukan, haha 😛 ). Akhir-akhir ini aku cenderung mempertimbangkan banyak aspek sebelum memfinalisasi pembelian tiket atau booking. Bukannya aku tidak melakukan ini sebelumnya, tetapi rasanya sekarang ini ada “lebih banyak” hal yang aku pertimbangkan daripada dulu. Misalnya dalam penerbangan, aku mempertimbangkan kemungkinan penerbangan delay, atau ketinggalan penerbangan lanjutan ketika harus transit, atau bahkan kemungkinan kecil dimana bagasiku hilang, haha. Dalam (memilih) tempat tujuan, aku memperhatikan faktor keamanan (penting sih ini), potensi kesulitan komunikasi dalam hal bahasa, kemudahan untuk bepergian di tempat tujuannya, dll.

Sebuah kekurang-nyamanan ketika transit di Shanghai musim panas ini, yang mana menjadi satu topik posting mendatang.

Rasanya aku nggak sebegininya deh ketika masih (lebih) muda dulu (eh?), haha. Rasanya dulu aku lebih “happy-go-lucky” dan memiliki kepercayaan-diri dimana andaikata memang situasinya mendesak, aku akan mampu menghadapi dan menyelesaikan masalahnya apa pun itu. Sebenarnya faktor yang kedua ini sekarang pun masih benar sih. Beberapa kali aku harus menghadapi beberapa “ketidak-nyamanan” yang aku “khawatirkan” ketika perjalanannya aku rencanakan, dan toh nyatanya aku masih bisa menghadapi dan melewatinya kok, haha. Dan sebenarnya ketidak-nyamanan ini justru yang menambah bumbu ke cerita dan pengalaman jalan-jalanku kan ya? 😛

Aku merasa ini justru ada hubungannya dengan pengalaman. Jelas menjadi semakin “matang” juga berarti jam terbang dan pengalaman yang semakin tinggi dan banyak. Ini berarti sekarang aku lebih tahu daripada dulu bahwa yang namanya masalah-masalah itu beneran bisa terjadi di lapangan, yang akan berakhir pada suatu ketidak-nyamanan. Dan ketidak-nyamanan itu kan … tidak nyaman ya, haha; dan mungkin ini yang membuatku ingin untuk meminimalisir peluang masalah itu untuk terjadi. Tentu saja tahap perencanaan perjalanan adalah waktu dimana aku memiliki kontrol penuh akan ini. Ini menjelaskan “kekhawatiranku”, haha.

Bagasiku hilang di dua penerbangan berturutan tahun lalu, sebuah pengalaman yang mengajarkanku bahwa masalah kayak gini bisa terjadi beneran loh.

Di satu sisi, rasanya kok seperti memahami manfaat dari asuransi ya, haha. “Membayar” ekstra (tidak terbatas pada arti moneter di sini) untuk mendapatkan ketenangan batin bahwa rencana kita memiliki peluang tinggi untuk berjalan dengan mulus, haha.

Aku jadi penasaran, apakah ada yang merasa demikian juga?

17 Comments Add yours

  1. Christa says:

    Aku setuju, kayaknya makin kesini kita makin mempertimbangkan faktor kenyamanan, dulu aku setiap travel gak perduli hotel, yang penting ada atep dan tempat tidurnya, nah sekarang aku kalau cari hotel bener2 diliatin banget review 1-1, karena maunya setelah seharian travel, balik hotel tidurnya nyaman gitu… hahaha..

    1. zilko says:

      Iya banget Chris! Sekarang nggak “bisa” deh kalau menginap di hostel atau hotel yang kualitasnya nggak oke! Hahaha 😆 . Penting ya, ketika jalan-jalan yang dimaksudkan untuk liburan kalau nggak bisa beristirahat dengan nyaman mah percuma ya rasanya 😀

  2. Ira says:

    aku pun sama Zilko, semakin bertambah usia, semakin memperhatikan faktor kenyamanan terutama untuk hotel 😀

    1. zilko says:

      Betul banget!! Sama banget masalah penginapan ini!!

  3. inlycampbell says:

    Samaaa.. Aku pun mau mudik tahun depan, beli asuransi. Dulu mah boro2, kalau bisa gak usah beli bagasi, tidur ngemper di airport. Sekarang kok rasanya udah gak sanggup.. haha.. Mana yah, mudik tahun lalu, “berkesan banget ” koper ketinggalan, terus rodanya rusak, beneran trauma lho..

    1. zilko says:

      Iya banget!! Semenjak koper hilang tahun lalu itu, aku jadi lebih paham gunanya asuransi, haha. Tahun lalu aku beli asuransi untuk 1 trip besar, dan trus kemudian aku hitung-hitung lagi lebih worth it untuk upgrade credit card ke yang lebih premium, tapi dapat free travel insurance, hahaha 😛 . Sama banget, nggak bisa banget deh sekarang ngebayangin ngemper di airport. Mendingan pesen hotel semalam, atau hotel airport ada yang sistem jam-jaman kan ya, hahaha 😛

      1. inlycampbell says:

        Wah mayan banget tuh ya.. dapat free travel insurance..
        Ho oh, yang jam2-an tuh ngebantu banget kok.. Apalagi kalau cuma didalam airport..

        1. zilko says:

          Iya, travel insurance-nya itu yang bikin annual fee kartunya terasa worth it banget! Aku bandingin dengan beli asuransi independen setiap kali jalan-jalan soalnya. Jadi worth it soalnya aku sering pergi! Hahaha 😛

  4. fahrizinfa says:

    membayar lebih untuk keamanan perjalanan worth it pasti ya kak zilko, setidaknya jadi lebih bisa merasa tenang selama perjalanan. Btw, aku mau nanya kak zilko.. biasanya kak zilko untuk melakukan perencanaan perjalanan dilakukan berapa minggu/bulan sebelum trip yaa? dan kira-kira apa saja yang perlu diperhatikan? aku lagi memikirkan untuk solo traveling juga soalnya hahaha XD

    1. zilko says:

      Worth it banget! Betul, yang juga “dibeli” adalah ketenangannya itu, nggak perlu was-was kalau ada delay, dsb.

      Kalau untuk aku biasanya sekian bulan sebelum perjalannya Fahri, soalnya aku nggak suka perencanaan yang dadakan banget (walau terkadang mau nggak mau dadakan sih, haha). Selain itu, enaknya jauh-jauh hari adalah kita lebih punya “kontrol” akan harga-harga tiket/penginapan, dan ada banyak waktu untuk menentukan detail perjalanannya bakal seperti apa. Nah kalau berapa lamanya tergantung kapan promo tiketnya keluar, hahaha 😆 .

      Sipp, semoga perencanaan solo travelling-nya lancar ya! Solo travelling juga seru loh!! 🙂

      1. fahrizinfa says:

        Wahh thank you kak zilko, nanti akan aku coba bikin perencanaannya terbelih dahulu supaya lebih efektif perjalanan nyaa 😀

        1. zilko says:

          Sippp!!! Enjoy the trip Fahri! 😀

  5. kutubuku says:

    Sama Zi. Aku lebih milih direct flight daripada transit2 karna cape (ini tentu beda motivasi sama kamu yang suka naik pswt ya), mending bayar lebih tapi direct, daripada pilih murah. Juga dengan hotel dan fasilitas lainnya. Semakin tua umur, dan luckily jg diiringin semakin mapan ekonomi, bikin makin “malas” ambil risiko yang lain2

    1. zilko says:

      Iyaa! Kalau pesawat aku muter-muter dikit masih nggak papa deh soalnya memang suka, hahaha 😛 . Tapi untuk penginapan aku memperhatikan fasilitas banget. Nggak harus yang mewah-mewah banget sih, tapi seenggaknya sufficient untuk stay dengan nyaman gitu. Iya, aku kira faktor utamanya memang ekonomi juga ya. Semakin lebih mapan, lebih mampu afford things, jadi lebih memilih pilihan yang lebih nyaman dengan risiko lebih kecil.

  6. niee says:

    Bener ko, karena pengalaman kali ya. Kayak aku pernah ketinggalan pesawat karena telat cek in. Pernah juga hampir telat tapi mohon-mohon sampai dibolehkan, hahaha. Jadi sekarang bener bener memerhatikan transit deh, jaraknya waktunya dan apa yang mau dilakukan antara waktu transit itu. Belum lagi hotel harus dekat dengan pusat kota dan dekat dengan makan. kalau bisa ada fasilitas ini itunya. Makin tua makin manjain badan, hahaha

    1. zilko says:

      Iya Niee makin banyak pengalaman jadi makin tahu bahwa nggak semua rencana itu bakal selalu mulus 100%, ada kalanya ketidak-nyamanan terjadi. Makanya makin “tua” jadi makin pilih yang nyaman dan risiko ketidak-nyamanannya kecil ya, hahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s