#2319 – A Short Summer Trip to Indonesia (Introduction)

ENGLISH

Posts in the Short Summer Trip to Indonesia series:
1. Introduction
2. Part I: KLM Business Class B777-200ER Amsterdam to Hong Kong
3. Part II: Garuda Indonesia Business Class B737-800 Hong Kong to Jakarta
4. Part III: Surabaya
5. Part IV: Yogyakarta
6. Part V: Garuda Indonesia Business Class A330-200 Jakarta to Shanghai
7. Part VI: Transiting at Shanghai Pudong Airport
8. Part VII: KLM Business Class B777-300ER Shanghai to Amsterdam

I decided to go on a short(-ish) trip to Indonesia this Summer. While the original main agenda of the trip was to go to the wedding of a good friend of mine, I saw this as an opportunity to spend more time with my friends and family as well.

The most famous street sign in Yogyakarta

But boy oh boy, life could be full of surprise, good or bad. While transiting at Hong Kong International Airport on my way to Indonesia, I got the news that, all of a sudden, one of my aunts passed. It was really shocking, and for a moment it felt like my heart dropped. I just met her earlier this year when my dad passed; yeah, just a few months back!

I then quickly discussed our plan with my mom and brother as my aunt lived in Surabaya. There was no pressure for me to go to Surabaya, especially because I would just arrive in Yogyakarta on Thursday afternoon after such a long trip while my friend’s wedding would be on Saturday. And of course the jetlag too. But I decided I would like to go. I mean, it “felt” like I needed to, given the timing which was super coincidental.

The amazing TransJava Tollroad

But this meant that we would need to get creative with the Surabaya plan. In the end, we decided we would depart to Surabaya on Friday afternoon with a car; and I would go back to Yogyakarta on my own on Saturday morning by taking a train (Argo Wilis, my first time since January 2010!). It was a hectic trip, and quite tiring too especially on top of the bad eastward jetlag; but to be honest I feel quite glad I was able to make it. Also, it had been ten years since the last time I went to Surabaya!

Taking Argo Wilis again after 9.5 years!

The wedding itself was nice, even though unfortunately I couldn’t stay for too long because … I felt really tired and sleepy! Haha 😛 . Yogyakarta was also really nice as I got to spend a lot of quality time with my family and close friends.

Anyway, another big part of this trip was definitely the international flights! Because … all four were in business class! Haha 😛 . I took KLM’s Boeing 777-200ER flight to Hongkong which connected to Garuda Indonesia’s Boeing 737-800 flight to Jakarta (which was downgraded from Airbus A330-200, btw).

Omnomnom…

And on the way back, I took Garuda Indonesia’s Airbus A330-200 flight to Shanghai which connected to KLM’s Boeing 777-300ER flight back to Amsterdam. Despite the detour routing, it was fun and fine, because all were in business class! Haha 😛 .

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri perjalanan singkat musim panas ke Indonesia:
1. Introduction
2. Part I: KLM Business Class B777-200ER Amsterdam to Hong Kong
3. Part II: Garuda Indonesia Business Class B737-800 Hong Kong to Jakarta
4. Part III: Surabaya
5. Part IV: Yogyakarta
6. Part V: Garuda Indonesia Business Class A330-200 Jakarta to Shanghai
7. Part VI: Transiting at Shanghai Pudong Airport
8. Part VII: KLM Business Class B777-300ER Shanghai to Amsterdam

Aku memutuskan untuk pergi dalam perjalanan (agak) singkat ke Indonesia musim panas ini. Walaupun agenda utama aslinya adalah untuk datang ke pesta pernikahannya teman baikku, aku memandang ini sebagai sebuah kesempatan untuk sekalian menghabiskan waktu bersama teman-teman dan keluargaku.

Tanda nama jalan paling terkenal di Yogyakarta

Tapinya, aduh aduh, yang namanya hidup itu penuh kejutan ya, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Ketika transit di Bandara Internasional Hong Kong di perjalananku ke Indonesia, aku mendapatkan kabar dimana, tiba-tiba, salah seorang tanteku meninggal dunia. Sungguh mengagetkan sekali, dan selama seketika rasanya hampa gitu. Aku baru saja bertemu dengannya lho awal tahun ini ketika papaku tiba-tiba meninggal; iya, baru beberapa bulan yang lalu!

Aku kemudian mendiskusikan rencana kami bersama mama dan adikku karena tanteku tinggalnya di Surabaya. Tidak ada keharusan bagiku untuk pergi ke Surabaya memang, kan aku baru sampai di Yogyakarta Kamis siang setelah sebuah perjalanan panjang sementara pernikahannya temanku di hari Sabtunya kan. Apalagi jetlag-nya pula tuh. Tapi aku ingin datang. Maksudku, kok “rasanya” aku harus datang begitu ya, soalnya timing-nya kok bisa pas banget begini, kebetulan banget gitu sewaktu aku sedang ke Indonesia!

Jalan tol TransJawa yang keren sangat

Tapi ini juga berarti kami harus kreatif dengan rencana Surabaya ini. Pada akhirnya, kami putuskan untuk berangkat ke Surabaya di hari Jumat siang dengan mobil; dan aku akan pulang ke Yogyakarta sendirian di hari Sabtu pagi naik kereta (Argo Wilis, pertama kalinya nih semenjak Januari 2010!). Perjalanan ini beneran hectic banget deh, dan memang melelahkan karena jetlag arah timur yang parah itu kan; tapi sejujurnya aku merasa lega aku bisa datang. Juga, ternyata sudah sepuluh tahun loh semenjak terakhir kali aku ke Surabaya!

Naik Argo Wilis lagi setelah 9,5 tahun!

Pesta pernikahannya sendiri asyik dah, walaupun sayangnya aku tidak bisa berlama-lama karena … aku merasa capek dan ngantuk banget! Haha 😛 . Yogyakarta sendiri seru karena aku bisa menghabiskan banyak quality time bersama keluarga dan teman-teman dekatku.

Anyway, satu bagian besar seru lain dari perjalanan ini adalah penerbangan-penerbangan internasionalnya! Karena … keempatnya adalah di kelas bisnis! Haha 😛 . Aku naik penerbangan Boeing 777-200nya KLM ke Hong Kong yang kemudian tersambung dengan penerbangan Boeing 737-800nya Garuda Indonesia ke Jakarta (yang telah di-downgrade dari Airbus A330-200 btw).

Omnomnom…

Dan di perjalanan pulang, aku naik penerbangan Airbus A330-200nya Garuda Indonesia ke Shanghai yang tersambung dengan penerbangan Boeing 777-300nya KLM ke Amsterdam. Walaupun rutenya memutar gini, tetap seru dan asyik-asyik aja kok, ya karena memang semuanya di kelas bisnis sih ya! Haha 😛

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. Turut berduka cita atas kehilangan your tante.
    Dan ikut happy kamu bisa menghadiri pernikahan seorang sahabat dan business class tentunya 😊, wow aku berharap suatu hari nanti bisa dapat kesempatan duduk di business class juga😍

    1. zilko says:

      Trims! 😀

      Iya, naik business class memang enaak, beda banget rasanya, hahaha 😛 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s