#2229 – Some “Luck” with Flights

ENGLISH

In recent months I have shared several bad luck I had with some of my flights. It happened that in my weekend trip to Lyon in early December for the Fête des Lumières, I actually felt like, for once, I got “lucky” with the flights that I took to get to/back from there. So I figure it is just fair to also share the good luck that I got, right? Haha 😛 . Here is how…

A cancelled flight

Because of very bad weather affecting Schiphol on my departure day to Lyon, KLM had to cancel 144 of their flights since the day before. It just so happened that my KLM Cityhopper flight to Lyon was one of them. Wait, but then why do I say I was lucky when my flight was cancelled?

I was supposed to fly a KLM Cityhopper’s Embraer 175 to Lyon, but the flight got cancelled.

When I bought the ticket in the Summer, the flight’s departure was scheduled at 09:30 AM. I liked this schedule because it was a “good” morning flight, as in I would not have to get up super early for it, haha 😛 . But then a few weeks later, I noticed that KLM rescheduled the flight earlier by … 100 minutes, as in to a 07:50 AM departure. Now this was not okay because this departure would mean I would have to get up super early for it! (I mean, I generally don’t like having to get up super early for a weekend, haha 😛 ).

I called KLM trying to ask for a change in itinerary (perhaps to their next flight scheduled at 11:50 AM) using this 100 minutes flight change as an argument. But there was nothing that could be done because I bought the ticket via a third-party travel agent, meaning this ticket was constrained by even more policies from the contracts involving the travel agent. Oh well, okay, having to get up super early in a weekend wouldn’t be the end of the world anyway so I let it go.

I ended up flight KLM’s 11:50 AM with this Boeing 737-700 reg PH-BGK named “Noordse Stormvogel”

And so the flight being cancelled was actually a good thing because … now KLM allowed me to rebook this flight to another one! And amazingly I could do this myself via the app where I was presented with all the many available flights and routings options! I was tempted to rebook to a combo with a transit in Paris (which would have given me extra XPs for “free” 😛 ), but then realized that the bad weather forecast would perhaps result in delays so a direct flight would actually be the better option. And so I rebooked myself to the 11:50 AM departure! 😛

When I checked-in at the airport, I was also given a €10 food and beverage voucher to be used at any restaurants/cafes at Schiphol as a compensation for the flight cancellation. As a Platinum flyer I actually had access to the KLM Crown Lounge where I already got complimentary food and drinks anyway. But I thought it was a nice change of scenery to eat different menu somewhere else, so I decided to still use the voucher. And because I didn’t want to spend any money (stingy 🤑) while still maximizing the voucher value, I was looking for a combination of food and drink which would cost exactly €10. And guess what? I found a chicken sandwich for €6.10 and a small orange juice for €3.90! YEAY! 🤑

A breakfast for exactly €10

Runway 27!!

Last year I mentioned that Schiphol’s runway 27 was my most favorite runway of the airport for landing! 😛 When writing that post, I remembered being a little bit frustrated for not having a landing video at this runway when I was sitting at the right side of the plane. And so since then, I have always tried to choose a window seat on the right side of the plane everytime I was flying to Schiphol, whenever possible.

And on this trip, FINALLY, it happened!! (Btw, runway 27 isn’t the most popular runway for landing at Schiphol it seems, based on my observation). My Air France flight AF1140 from Paris with an Airbus A319 landed on this runway that evening, meaning I got this amazing view of Amsterdam upon approach!

BAHASA INDONESIA

Beberapa bulan belakangan ini sudah beberapa kali kan aku bercerita mengenai beberapa “kesialan” yang aku dapatkan di beberapa penerbangan yang aku naiki. Nah, di perjalanan akhir pekanku ke Lyon di awal Desember untuk Fête des Lumières, akhirnya, aku “beruntung” juga dengan beberapa aspek dari penerbangan-penerbangan yang aku naiki untuk pergi ke/pulang dari sana. Jadi agar adil “keberuntungan” ini mesti aku ceritakan juga dong ya? Haha 😛 . Berikut ini ceritanya…

Penerbangan yang dibatalkan

Karena cuaca buruk yang menerjang bandara Schiphol di hari keberangkatanku ke Lyon, KLM membatalkan 144 penerbangan mereka hari itu dari satu hari sebelumnya. Kebetulan penerbangan KLM Cityhopper-ku ke Lyon adalah salah satunya. Loh loh, terus mengapa kok di atas aku tulis bahwa aku beruntung penerbanganku ini dibatalkan?

Seharusnya aku terbang dengan Embraer 175nya KLM Cityhopper ke Lyon, tapi penerbangannya dibatalkan.

Ketika aku membeli tiket pesawatnya di musim panas yang lalu, penerbangannya dijadwalkan berangkat jam 9:30 pagi. Jam keberangkatan segini bagiku adalah jadwal penerbangan pagi yang “enak”, karena artinya aku tidak harus bangun subuh-subuh untuknya, haha 😛 . Tapi beberapa minggu kemudian, aku lihat KLM mengubah jadwal penerbanganku ini, yang dimajukan sebanyak … 100 menit dong, sehingga waktu keberangkatannya jadi jadi 07:50 pagi. Nah, kalau jam segini nggak enak nih karena artinya aku jadi harus bangun subuh untuknya! (Iya, aku memang anaknya nggak suka bangun pagi pas weekend, haha 😛 ).

Aku menelepon KLM untuk mencoba siapa tahu itinerary-ku bisa aku ubah (misalnya pindah ke penerbangan mereka berikutnya yang mana adalah jam 11:50 pagi) dengan menggunakan perubahan jadwal sebanyak 100 menit ini sebagai dasar argumenku. Tapi ini ternyata tidak bisa karena tiketnya aku beli melalui agen travel pihak ketiga, artinya tiketku juga terkena batasan-batasan dengan aturan-aturan yang melibatkan agen ini. Ah ya sudah deh, toh sebenarnya harus bangun subuh itu bukannya akhir dunia juga kan ya, haha. Jadilah ini aku biarkan berlalu…

Akhirnya aku terbang dengan penerbangan KLM jam 11:50 dengan Boeing 737-700 reg PH-BGK bernama “Noordse Stormvogel” ini.

Dan jadilah penerbangan itu dibatalkan adalah hal yang baik karena … artinya sekarang aku jadi bisa untuk memilih penerbangan lain! Dan asyiknya ini bisa aku lakukan sendiri melalui app-nya darimana aku diberikan semua pilihan penerbangan dan rute yang ada banyak banget! Awalnya aku hampir tergoda memilih kombo yang melibatkan transit di Paris (yang mana artinya aku akan mendapatkan XP extra “gratis” kan 😛 ), tapi kemudian untungnya terpikir bahwa ramalan yang buruk berarti kemungkinan delay-nya besar sehingga penerbangan non-stop lebih baik dah. Dan jadilah aku memilih penerbangan jam 11:50! 😛

Ketika aku check-in di bandara, aku juga diberikan voucher senilai €10 untuk makan dan minum yang bisa digunakan di restoran/kafe mana pun di Bandara Schiphol sebagai kompensasi dari pembatalan penerbangan ini. Sebagai penumpang Platinum sebenarnya aku mendapatkan akses ke KLM Crown Lounge sih dimana toh aku sudah (selalu) mendapatkan layanan makanan dan minuman kan. Tapi aku pikir-pikir sesekali mengganti suasana dan menu juga seru lah, jadilah voucher-nya aku pakai.  Dan karena aku ogah untuk keluar duit (lagi pelit ceritanya 🤑) sementara maunya tetap memaksimalkan nilai voucher-nya, aku mencari kombinasi makanan dan minuman yang totalnya pas €10. Dan bagaimana? Aku beneran menemukan sandwich ayam seharga €6,10 dan segelas jus jeruk seharga €3,90! HORE! 🤑 *bangga nggak bikin malu ijazah 😛 *

Sarapan seharga tepat €10

Landasan pacu 27!!

Tahun lalu aku sebutkan bahwa landasan pacu 27nya Schiphol adalah landasan pacu favoritku untuk mendarat di sana! 😛 Ketika menulis posting-nya, aku ingat merasa sebal karena tidak memiliki stok video pendaratan di landasan pacu ini ketika aku duduk di sisi kanan pesawat. Jadilah semenjak itu aku selalu berusaha memilih kursi jendela di sisi kana pesawat setiap kali terbang ke Schiphol, jika memungkinkan.

Dan di perjalanan ini, AKHIRNYA ini terjadi juga!! (Btw, landasan pacu 27 bukan lah landasan pacu populer untuk mendarat di Schiphol sepertinya, setidaknya berdasarkan observasiku). Penerbangan Air France AF1140 dari Paris dengan Airbus A319 mendarat di landasan pacu ini malam itu, yang berarti aku mendapatkan pemandangan keren Amsterdam ini ketika approach!approach!

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. akhirnya punya kesempatan duduk di sisi kanan menuju landas pacu 27…
    sesuatu yg sangat diinginkan dan tercapai itu memang layak dicatat di sini

  2. pinkuonna says:

    Bisa menggunakan voucher makan dgn harga yang pas bgt nilainya dgn nilai voucher tanpa ada kurang atau lebih emang bikin bangga bgt ya, Ko 😁😁😁😁👍👍👍👍

    1. zilko says:

      Iya, rasanya memuaskan banget! Hahahaha 😆

  3. niee says:

    wakakakak. paling gak jurusan matematikanya bisa pas dengan perhitungan gak mau ruginya ya ko 🤣

    1. zilko says:

      Iya Niee, udah dilirik ijazah kan ya ini kemarin, hahahaha 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s