#2221 – A Delayed Flight Story

ENGLISH

So I went on a weekend trip to Barcelona at the end of November, and for this trip I took the following routing:

My routing this weekend. From gcmap.com

I took KLM’s direct Amsterdam-Barcelona late afternoon flight to Barcelona; and the Joon/Air France Barcelona-Paris-Amsterdam combo to get back to Amsterdam with a scheduled 1 hour and 20 minutes of transfer time in Paris.

The KLM flight KL1675 from Amsterdam to Barcelona was a regular short-haul flight with a KLM’s Boeing 737-800 reg PH-BGB, so there is not much I would like to share here 😀 .

Barcelona at night

I waited for my Joon AF1649 flight to Paris at the Sala VIP Pau Casals at Barcelona El Prat Airport’s Schengen-part Terminal 1. The lounge was spacious and decent food and drink selections, it was good!

Sala VIP Pau Casals at Barcelona Airport

Anyway, I still felt a little bit “anxious” for my Joon flight after what happened the last time, especially when I saw that the incoming Joon plane departed late from Paris! Consequently, my flight was announced to be delayed by 35 minutes. So I was really glad when boarding started and I officially boarded the flight, because finally I would fly Joon this time around!

Finally flying Joon!

But once all passengers boarded, the pilot announced that Barcelona Airport only operated one runway today which resulted in congested traffic at the airport. At this moment, the latest information that he got was that we would have to wait for about 1.5 hours before we got our “turn” to depart 😦 . Darn!

The cabin crew went around distributing mineral water while we were waiting for departure clearance from the ATC

This meant I would likely miss my connecting flight. However, I was not that worried because I already thought of this scenario when buying the ticket. I knew there were two more Air France/KLM flights to Amsterdam scheduled to depart after my original flight. So even if I would miss my connection, it would be likely for me to be automatically rebooked to one of these two flights, given seat availability, of course. If not, well, que sera, sera, haha 😛 . From my experience, I have overall been satisfied with how Air France/KLM handled IRROPS (irregular operations) situations (my status with them might help, though), so I trusted the airline would take care of me.

The captain kept updating us on the current status every about 30 minutes or so. After waiting for about an hour, the captain announced that we just got the clearance to depart. And so we departed! 😀 I have written my experience of flying Joon on a separate post, though, so I won’t get to that here.

Joon’s left winglet

But still, this meant that we departed more than two hours behind schedule, meaning we also arrived at Paris-CDG waay delayed. To top it off, our plane parked at a remote stand at CDG too where we would have to be taken by a bus to the terminal building.

When I turned on my phone, though, I got the following sms from Air France:

An SMS from Air France about my missing connection

Yep, they already acknowledged, and actually solved, my situation while I was flying from Barcelona to Paris! Indeed I missed my connecting flight so they automatically rebooked me to KLM’s last flight of the day (KL1246) to Amsterdam! When I opened my KLM app, I got my new boarding pass! I was also glad that they assigned me a seat I liked on the KLM flight (a window seat in the Economy Comfort section), haha 😛 .

I think this was amazing! 😍 I did not even have to go to the Air France counter at the airport to solve my problem; heck I did not even have to talk to anyone! Haha 😀 . As I still had some time, I went to the Air France Lounge for some quick bites, as I was feeling quite hungry (there was no complimentary snack service on board the Joon flight).

Air France Lounge at Paris-CDG Terminal 2F (old picture).

I then boarded the KLM flight to Amsterdam with their Boeing 737-800 reg PH-BXA. The last time I flew PH-BXA was three and a half years ago when it was still wearing KLM’s beautiful retro livery. Too bad since then it has been repainted to KLM’s “standard” dolphin livery.

The last time I flew PH-BXA, it was still sporting KLM’s retro livery. This was in March 2015.

Anyway, it was another regular short-haul flight with KLM which I would not write too much about here. The flight was on-time and I arrived at Schiphol about two hours behind my original schedule.

Just like before, btw, since then Air France/KLM has given me some compensation for this delay 🙂

BAHASA INDONESIA

Aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan ke Barcelona di akhir bulan November kemarin, dan untuk perjalanan ini aku mengambil rute sebagai berikut:

My routing this weekend. From gcmap.com

Aku terbang dengan penerbangan Amsterdam-Barcelona langsung sore harinya KLM; sementara untuk pulangnya aku menaiki kombo Joon/Air France Barcelona-Paris-Amsterdam dengan lama waktu transit 1 jam 20 menit di Paris.

Penerbangan KLM KL1675 dari Amsterdam ke Barcelona berlangsung seperti biasa dengan pesawat Boeing 737-800 rego PH-BGBnya KLM, jadi nggak banyak yang ingin kuceritakan di sini 😀 .

Barcelona di malam hari.

Aku menunggu penerbangan Joon AF1649 ke Parisku di Lounge Sala VIP Pau Casals di sisi Schengen Terminal 1 Barcelona El Prat Airport. Lounge-nya luas dengan pilihan makanan dan minuman yang cukup oke, lumayan dah!

Sala VIP Pau Casals di Bandara Barcelona

Anyway, aku masih agak merasa “was-was” dengan penerbangan Joon-ku akibat apa yang menjadi pengalamanku sebelumnya, terutama setelah aku melihat pesawat Joon-nya berangkat dari Paris telat dong! Sebagai akibatnya, penerbanganku juga diumumkan bakal kena delay 35 menit. Jadilah aku lega juga ketika waktu boarding tiba dan resmi aku naik penerbangannya, karena akhirnya aku akan terbang dengan Joon juga!

Akhirnya aku terbang dengan Joon juga!

Tapi begitu semua penumpang naik pesawat, pilot mengumumkan bahwa Bandara Barcelona hanya membuka satu landasan pacu saja hari ini yang berakibat pada kemacetan lalu -lintas pesawat di bandara. Waktu itu, informasi terakhirnya adalah kami harus menunggu 1,5 jam-an sampai mendapatkan giliran untuk berangkat 😦 . Sial!

Awak kabinnya berkeliling membagikan air mineral ketika kami menunggu izin keberangkatan dari ATC.

Ini berarti kemungkinan besar aku akan ketinggalan penerbangan lanjutanku. Namun, aku tidak begitu khawatir sih karena skenario ini sudah kupikirkan ketika aku membeli tiketnya. Aku tahu masih ada dua penerbangan Air France/KLM ke Amsterdam yang dijadwalkan berangkat setelah penerbangan lanjutan asliku. Jadi jika aku beneran ketinggalan, kemungkinan besar aku akan otomatis dipindahkan ke salah satu dari dua penerbangan ini, dengan catatan jika masih ada kursi yang tersedia, tentu saja. Jika tidak, que sera, sera aja dah, haha 😛 . Dari pengalamanku, secara umum sejauh ini aku puas dengan bagaimana Air France/KLM meng-handle situasi IRROPS (irregular operations/operasi tidak biasa) sih (walaupun mungkin statusku dengan mereka juga sangat membantu dalam situasi ini), jadi aku percaya maskapainya akan mengurusku dengan baik.

Pilotnya terus meng-update kami dengan status terkini setiap sekitar setengah jam-an. Setelah menunggu selama sekitar satu jam, ia mengumumkan baru saja kami diberikan izin berangkat. Jadilah kami berangkat! 😀 Pengalamanku terbang dengan Joon sudah kutuliskan di posting terpisah, jadi ini tidak akan kutuliskan lagi.

Winglet kiri-nya Joon

Tapi tetap saja, ini artinya kami berangkat lebih dari dua jam terlambat, artinya kami tiba di Paris juga terlambat banget. Ditambah lagi, pesawatnya parkir di tempat parkir remote dong di CDG dimana kami harus diantar dengan bus ke gedung terminal.

Ketika smartphone-ku aku nyalakan, aku mendapatkan SMS berikut dari Air France:

Sebuah SMS dari Air France mengenai situasi dimana aku tertinggal penerbangan lanjutanku.

Yep, mereka telah mengakui, dan bahkan menyelesaikan, situasiku ketika aku sedang terbang dari Barcelona ke Paris! Aku beneran ketinggalan penerbangan lanjutanku sehingga otomatis aku dipindahkan ke penerbangan terakhir KLM ke Amsterdam hari itu (KL1246)! Ketika aku membuka app-nya KLM, aku mendapatkan boarding pass baruku juga! Dan aku juga lega aku diberikan kursi yang kusuka di penerbangan KLMku (kursi jendela di bagian Economy Comfort), haha 😛 .

Ahh ini kan keren banget yaaa! 😍 Aku bahkan sama sekali tidak perlu pergi ke konternya Air France di bandaranya lho untuk menyelesaikan permasalahanku ini; bahkan pun aku tidak perlu berbicara dengan siapa pun untuk itu! Haha 😀 . Karena masih ada waktu, aku mampir di lounge-nya Air France untuk mengganjal perutku, karena aku merasa cukup lapar (tidak ada layanan snack komplimen di penerbangan Joon).

Lounge-nya Air France di Paris-CDG Terminal 2F (stok foto lama)

Aku kemudian menaiki penerbangan KLMku ke Amsterdam dengan pesawat Boeing 737-800 rego PH-BXA. Terakhir kali aku terbang dengan PH-BXA adalah tiga setengah tahun lalu ketika pesawatnya masih ber-livery retronya KLM yang sebenarnya kece banget. Sayang semenjak itu pesawatnya sudah dicat-ulang dengan livery lumba-lumba “standar”-nya KLM sekarang.

Terakhir kali aku terbang dengan PH-BXA, pesawatnya masih ber-livery retro-nya KLM. Ini di bulan Maret 2015

Anyway, ini adalah penerbangan jarak pendek reguler dengan KLM sehingga tak banyak yang ingin kuceritakan di sini. Penerbangannya berlangsung tepat waktu dimana aku tiba di Schiphol sekitar dua jam terlambat dari jadwal asliku.

Seperti yang lalu, btw, semenjak kejadian ini Air France/KLM juga telah memberiku kompensasi untuk delay ini 🙂 .

12 Comments Add yours

  1. Eky says:

    Dapet EU261 gak, Ko? Lumayan 250EUR haha. Kalo nggak, dikasih apa sama Air France/KLM-nya? Apakah voluntary atau mesti dikejar baru kasih?

    1. zilko says:

      Hahaha, sayangnya engga Ky soalnya technically delay-nya nggak melebihi 3 jam (EU261 untuk intra-Eropa jarak dekat batasannya 3 jam). Tapi sebagai gesture of will ini dikasih miles kemarin, hahaha 😛 . Di kasus ini kemarin aku memang aktif memasukkan “komplain” sih (soalnya awalnya aku nggak ngeh batasannya 3 jam, aku kira 2 jam), tapi response-nya tanggap kok 😀 .

  2. Grant Gloria says:

    KLM selalu kasih kompensasi ya kalo delay. Tahun lalu pas aku berangkat ke Belanda malah sempat delay lama. Transit di Malay sekitar jam 11 malam. Trus berangkat dari Malay ke Amsterdamnya jam 6 sore.

    1. zilko says:

      Wuah, gila itu delay-nya hampir seharian!! Tapi “enak”-nya kompensasinya untuk yang kasus ini gede banget kan? Menurut EU261 kamu berhak dapat €600 itu, plus KLM diharuskan arrange akomodasi dan menanggung biaya lainnya di KL! Lumayan banget! Waktu itu kompensasinya otomatis diberikan atau kamu harus aktif minta kalau boleh tahu? 😀 *penasaran bener*

      1. Grant Gloria says:

        Dapat €600 dong. Trus malam itu dikasih menginap di Dorsett Hotel, dapat sarapan, makan siang dan makan sore. Transportasi dr bandara ke hotel dan hotel ke bandara jg ditanggung KLM, hahahah

        1. zilko says:

          Hahaha, asyik kan ya kompensasinya itu 😀 . Memang EU261 ini aturan Uni Eropa yang dermawan banget bagi customers 😀 . Btw yang €600 itu KLM proaktif memberikan atau mesti diminta dulu kah? 😀

          1. Grant Gloria says:

            Harus proaktif mengejar, mengirim email, bertanya-tanya, dan kirim pesan-pesan 😂

            1. zilko says:

              Ah, I see!! Hahaha 😀 Trims infonya.

  3. fahrizinfa says:

    Delay itu memang paling malesin ya kak zilko apalagi kalau lama banget 😆 tapi pelayanan air france nya bagus jugaa ya bisa auto book ke flights selanjutnya 😃

    1. zilko says:

      Iya! Delay memang nyebelin, tapi memang kadang nggak mungkin dihindari kan. Jadi oke banget ketika maskapai bisa bikin pengalaman delay ini se-“mulus” mungkin 😀 .

  4. niee says:

    wah. mantap banget ya pengurusan keterlambatan penerbangannya ko. Databasenya update banget sehingga kita gak perlu repot lagi urus administrasi segala. keren deh

    1. zilko says:

      Mantap banget Niee. Aku sukaaa, semuanya otomatis gitu jadi kita tinggal terima beres di smartphone!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s