#2217 – Staying Platinum

ENGLISH

Last year, I qualified for the Platinum status on Flying Blue, Air France/KLM’s frequent flyer programme, for the first time ever. Right after my KLM flight KL964 from Newcastle to Amsterdam, which sealed my Platinum deal, was registered, I was able to start enjoying the Platinum benefit (namely, assigning myself a complimentary Economy Comfort seat on my KLM flight KL605 from Amsterdam to San Francisco that December, which normally would have cost €160 extra). This was made “official” when I received my Platinum card in December.

Flying Blue Platinum

And so for this year, I set a (fun) target for myself that was to requalify for Platinum! Haha 🙈.

To make matters more “interesting”, last year Air France/KLM announced that the program would undergo a huge change starting from this year. I am not going to summarize what the change(s) were; but the bottomline is that the change was really “fundamental” that my “strategy” for my 2018 flying plan would need to be significantly adjusted accordingly. For once, the status qualification is now no longer based on level miles or number of qualifying flights, but on what is called “Experience Point” (XP). Yeah, this current system reminds me a lot of “games” with this kind of branding which, to think about it, is not an inaccurate description, haha. Btw, to requalify for Platinum, this year I would need to collect 300 XPs before December 31st.

A KLM’s Boeing 747-400 Combi reg PH-BFH

I am not going to write what would be the new best “strategy”, btw; as there are tons of those analyses out there. And also in my opinion there is no “one” best strategy as it really depends on each person’s situation. But overall, I guess I can say that not every aspect of the change was “bad”, especially if one was already Platinum at the start of this year 😛 . Indeed in a way, I was lucky to set becoming Platinum as my target last year, haha 😆 .

I sealed my Platinum requalification with a flight with this Air France’s Boeing 777-200ER reg F-GSPG

Anyway long story short, I was sitting at 296 XPs after arriving in Washington D.C. on my Big Three Oh Trip this September. This meant that my Air France flight AF27 from Washington D.C. to Paris-CDG on my way back to Europe, which worth 10 XPs, sealed my requalification for Platinum next year! 😀 . Yeay!

I requalified for Platinum in 2019!

And since this requalification occurred in September and Platinum is already the highest level in Flying Blue, this means I would still gain some XPs this year before December 31st (As, I mean, obviously I still have plans for the rest of the year! Lol 😆 ). The good thing about this new system is that whatever XP excess I gain this year will be rolled over to next year, i.e. they don’t go to “waste”! :mrgreen:

Anyway, so, cheers to another year of Platinum!! 😀

Cheers

BAHASA INDONESIA

Tahun lalu, untuk pertama-kalinya aku mendapatkan status Platinum di Flying Blue, program frequent-flyer-nya Air France/KLM. Setelah penerbangan KLM KL964 dari Newcastle ke Amsterdam, yang mengesahkan status Platinum ini, resmi tercatat, aku mulai bisa langsung menikmati fasilitas dan keuntungan dari Platinum (misalnya, memilih kursi Economy Comfort dengan cuma-cuma di penerbangan KLM KL605 dari Amsterdam ke San Francisco Desember tahun kemarin, yang mana normalnya ada biaya ekstra €160 untuk duduk di situ (Sekitar Rp 2,6 juta waktu itu)). Status ini juga dibuat “resmi” ketika aku mendapatkan kartu Platinumku di bulan Desember.

Flying Blue Platinum

Dan jadilah untuk tahun ini, aku menetapkan target (seru) untuk mempertahankan status Platinumku! Haha 🙈.

Yang membuat situasinya “menarik”, tahun lalu Air France/KLM mengumumkan bahwa program ini akan dirombak besar-besaran mulai tahun ini. Aku tidak akan merangkum apa saja perubahan-perubahannya; tapi intinya sih perubahannya “fundamental” sekali sehingga “strategi”-ku untuk rencana penerbanganku di tahun 2018 ini harus aku sesuaikan secara signifikan. Misalnya, kualifikasi statusnya tidak lagi berdasarkan banyak miles atau jumlah penerbangan, melainkan melalui apa yang disebut “Experience Point” (XP). Iya, sistemnya sekarang mengingatkanku akan “games” gitu deh dengan branding ini, yang mana sebenarnya kalau dipikir-pikir lagi nggak salah juga ya, haha. Btw, untuk mempertahankan level Platinumku, tahun ini aku perlu mengumpulkan 300 XP sebelum 31 Desember.

Sebuah Boeing 747-400 Combi rego PH-BFH-nya KLM.

Aku tidak akan menuliskan “strategi” apa yang terbaik, btw; karena banyak analisa untuk itu di luar sana. Juga menurutku sebenarnya tidak ada yang namanya “satu” strategi terbaik karena semuanya tergantung kepada situasi masing-masing. Tapi secara umum, sepertinya aku bisa bilang bahwa tidak semua perubahannya itu “negatif” kok, terutama apabila kita sudah berada di level Platinum di awal tahun ini 😛 . Memang di satu sisi, aku beruntung untuk menetapkan target untuk mencapai Platinum tahun lalu, haha 😆 .

Rekualifikasiku ke Platinum tahun depan aku lakukan dengan Boeing 777-200ER rego F-GSPGnya Air France ini.

Anyway singkat cerita, setelah mendarat di Washington D.C. di Perjalanan Besar Tiga Nol-ku September kemarin ini, aku berada di posisi telah mengumpulkan 296 XP. Yang mana memang artinya penerbangan Air France AF27 dari Washington D.C. ke Paris-CDG dalam perjalananku kembali ke Eropa, yang bernilai 10 XP, mengesahkan rekualifikasiku untuk Platinum tahun depan! 😀 Yeay!

Aku lolos rekualifikasi untuk mempertahankan status Platinumku tahun depan!

Dan karena rekualifikasi ini terjadi di bulan September dan Platinum adalah level tertinggi di Flying Blue, artinya aku masih akan tetap mengumpulkan XP hingga 31 Desember (Karena, jelas dong ya aku masih ada beberapa rencana lain tahun ini! Haha 😆 ). Nah, satu fitur oke dari sistem yang baru ini adalah kelebihan XP yang aku dapatkan tahun ini masih tetap akan berlaku tahun depan, alias XP-XP ini tidak akan “terbuang sia-sia” gitu deh! :mrgreen:

Anyway, jadi, cheers untuk satu tahun di level Platinum lagi!! 😀

Cheers
Advertisements

17 Comments Add yours

  1. niee says:

    wah seru banget ko. Pasti dapat untung banyak dengan level platinum ini ya

    1. zilko says:

      Iya! Perjalanannya jadi lebih nyaman Niee 😀

  2. zilko kalau sering terbang gitu dirmu tidak jetlagkah?

    1. zilko says:

      Kalau cuma jarak dekat di dalam Eropa nggak jetlag sih Win, hahaha 😛 .

  3. kutubuku says:

    Luar biasa. Sekali2nya gw dapet gold itu jaman dulu waktu masih sering pp ke Norway 🙂

  4. ndu.t.yke says:

    Congratulation on your Platinum!

  5. nyonyasepatu says:

    wah asik nih Zi, mkn rajin jalan2 deh

    1. zilko says:

      Huahaha, iya Non. Makin nyaman sih sekarang jalan-jalannya pakai status ini 😀

  6. pinkuonna says:

    Pasti jadi makin sering bikin flying and travelling schedule nih dgn status platinumnya ya, Ko ☺

    1. zilko says:

      Iya, soalnya bepergiannya jadi lebih nyaman! Hahaha 😀

  7. Eky says:

    Congratulation on the re-qualification! FB nggak jadi revenue-based ya btw, malah pakai XP ini? Jadi mirip Qpoints-nya Qatar Airways.

    Enak banget bisa rollover! Berapa tahun bisa rollover tuh? Misal 1 tahun dapet 700 XP, apakah berarti 2 tahun tetep Platinum dan tahun ketiga ada tabungan 100 XP?

    Aku tahun ini nggak banyak travel jauh dan belum banyak plan untuk travel jadinya memutuskan untuk nggak re-qualify Qatar Gold 😦

    1. zilko says:

      Ah iya, kalau dipikir-pikir jadi mirip kayak Qpoints-nya QR ya! Aku baru sadar lho, hahaha 😛 . Iya, lega banget kemarin perubahannya nggak jadi revenue-based (sudah deg-degan mengingat hubungannya AF/KL dengan DL yang kuat banget kan).

      Nah, aku juga sempat kepikiran pertanyaan yang sama kayak kamu gitu Ky. Kalau excess-nya lebih dari 300 XP artinya tahun berikutnya otomatis requalified lagi gitu ya? Sejauh ini dari info-info yang kucari, aku belum menemukan jawabannya sih. Tapiii, kalau dipikir-pikir lagi kayaknya kemungkinannya kecil Ky sampai member punya excess lebih dari 300 XP gitu. Gempor ngumpulinnya karena artinya memang beneran harus sering banget terbang!! Biarpun misalnya terbangnya naik F terus (yang mana rutenya terbatas untuk SkyTeam), tetap harus berkali-kali kan dalam setahun untuk jadi excess XP sebanyak itu? Hahaha 😛 .

      Iya Ky memang begini ini mesti melihat rencana ke depan ya. Kalau memang nggak banyak travel ya sayang juga ngejar status gini. Tapi FB ini pintar nih untuk “memotivasi” situasi begitu, soalnya mereka ada level “Platinum For Life” yang mana jika Platinum 10 tahun berturut-turut, member-nya otomatis bakal keep this status seumur hidup. Nah loh, hahaha…

      1. Eky says:

        Wah lega banget gajadi revenue-based 😀

        Nah, salah satu yang bikin aku males kejar status di QR karena nggak ada incentive lifetime gitu sih. Jadinya liat-liat BA dan QF yang punya program ini tapi kok pas diliat susah banget ngejarnya hahaha. BA lifetime gold butuh 35.000 point sementara per tahun untuk dapet gold butuh 1.500 point. Butuh 24 tahun berarti kalo dengan pace “normal” :))

        Berdoanya semua dapet kerjaan yang sering terbang internasional long haul, sukur-sukur boleh business class supaya bisa kejar status lebih gampang dan gak dari kantong sendiri hahaha 😛

        1. zilko says:

          Gila banget 24 tahun Ky! Hahaha 😀 . Iya ya, dipikir-pikir cerdik juga mereka kasih insentif lifetime status gitu ya 😀 , bikin orang lebih “termotivasi” sekaligus mengurangi kecenderungan untuk “pindah haluan” ke program lain.

          Huahaha, iya nih kadang suka sirik sama kolegaku yang sering terbang-terbang untuk urusan kerjaan 😛 . Eh tapi katanya kebanyakan kantor sekarang punya policy economy-travel only lho Ky, atau semaksimalnya Premium Economy lah. Biasanya cuma posisi yang tinggi banget baru dikasi pengecualian untuk “dibolehin” business class, hahaha 😛 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s