#2183 – AvGeek Weekend Trip #15 (AMS – CDG – CFE – AMS)

ENGLISH

As my Instagram followers (@azilko) have known, I went on a weekend trip this weekend. And it was an AvGeek Weekend Trip!! 😀 Yeah, I figured it had been awhile since my last AvGeek Weekend Trip in January and it happened that I found a great deal with interesting routing as well. So, there I was sold! 😛

Anyway speaking of the routing, I was actually inspired while preparing for my Roland Garros weekend trip this Summer. At the time, I learned that Air France leased a Trade Air’s Fokker 100 this Summer and operated it in the fun Clermont Ferrand-Amsterdam routing. While this wasn’t the best option for that weekend trip, it certainly made a good one for an AvGeek Weekend Trip. And fortunately I found a really good deal so I thought, why not 😛 .

My routing this weekend. From gcmap.com

I took a KLM flight to Paris-CDG on Saturday afternoon, and “funnily” this flight was operated with the same Boeing 737-800 (reg PH-BGC) which only five weeks prior I flew with to start my Big Three Oh Trip. At least this time around the weather in Amsterdam was much nicer so the flight was drama-free 😛 .

PH-BGC again. At least the weather was much nicer this time around.

I spent a night at Paris-CDG, and the next morning I caught a HOP! Regional domestic flight to Clermont-Ferrand with their Embraer 170 reg F-HBXC. Again, this flight went smoothly and arrived on-time at Clermont-Ferrand.

A HOP! Regional’s Embraer ERJ170 reg F-HBXC at Paris-Charles De Gaulle

Though, the airport turned out to be very small with no lounge available. In fact, my connecting flight to Amsterdam which scheduled departure time was about four hours later was literally the next commercial flight out of the airport! 😅 (Erm, I mean the next one after F-HBXC’s return flight to CDG). Lol 😆 . Nonetheless, thankfully it wasn’t difficult to kill time as the airport provided free wifi connection with descent speed 😛 . Though, to be honest at one point it felt “weird” because there was almost noone else in the airport!

Clermont Ferrand Auvergne Airport

Long story short, it was finally time for the main “attraction” of this trip, which definitely was the Trade Air’s Fokker 100 flight. While (I think) I have flown a Fokker 100 about more than twenty years ago with Sempati Air in Indonesia, this would definitely be my first time in the 21st century! Exciting! 😀

A Trade Air’s Fokker 100 reg 9A-BTE at Clermont-Ferrand

I also assigned myself a window seat (in the “2” side of the 2-3 configuration, of course) at the back of the plane. This turned out to be a great decision because the rear cabin was literally empty and I had like 14 seats only for myself, lol 😆 . Plus, this seat allowed me this amazing, but rare nowadays, view:

A Fokker 100 window view

Overall it was a very pleasant flight, operated by Trade Air crews but with Air France’s HOP! service. Umm, it was actually slightly better than that because the cabin crew distributed both snack options to all passengers (In a regular HOP! flight, passengers could choose one of the two options). The crews were also nice and efficient. But … it was obvious that 9A-BTE had had its glory days behind as quite visible from the cabin interior and old (but quite comfortable nonetheless) seats.

My seat 21A on board Trade Air’s Fokker 100

Nonetheless, it was nice to still be able to fly a Fokker 100 (or any Fokkers for that matter) these days. And especially in Amsterdam after the retirement of all KLM Cityhopper’s Fokker 70s last year. Though, I felt this Fokker 100’s “vibration”; and it was “stronger” than in any of my Fokker 70 flights that I could remember. But this was perhaps not surprising given Fokker 70 was developed from Fokker 100. So this means that if you are prone to air-sickness, perhaps it is a good idea to avoid this type 😛 .

So yeah, it was certainly a very fun weekend! Plus, I got a new airline and a new airport for my logbook too. Triple yay!! Anyway, here are some photos from this short getaway this weekend.

BAHASA INDONESIA

Seperti yang followers Instagramku (@azilko) ketahui, aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan akhir pekan kemarin ini. Dan kali ini, perjalanannya adalah sebuah AvGeek Weekend Trip!! 😀 Iya, ternyata sudah lama semenjak AvGeek Weekend Trip terakhirku Januari lalu dan kebetulan pula aku menemukan tiket promo yang oke dengan rute menarik. Jadi kupikir mengapa tidak ya? Haha 😛

Anyway ngomongin masalah rutenya, aku sebenarnya terinspirasi ketika mempersiapkan perjalanan akhir pekanku ke Roland Garros awal musim panas kemarin. Waktu itu, aku baru tahu bahwa Air France menyewa sebuah Fokker 100nya Trade Air musim panas ini dan mengoperasikannya di rute Clermont Ferrand-Amsterdam. Walaupun waktu itu rute ini bukan lah pilihan terbaik untuk perjalanan itu, tetapi untuk perjalanan AvGeek Weekend Trip mah rute ini malah justru seru ya. Dan beruntung aku menemukan tiket promo yang pas, jadilah aku ambil 😛 .

Ruteku akhir pekan ini. Dari gcmap.com

Aku naik penerbangannya KLM ke Paris-CDG di hari Sabtu sore. “Lucunya”, penerbangan ini dioperasikan dengan Boeing 737-800 yang sama (PH-BGC) dengan yang aku terbangi hanya lima minggu sebelumnya untuk memulai Perjalanan Besar Tiga Nolku. Seenggaknya kali ini cuaca di Amsterdam lagi oke deh jadi penerbangannya bebas drama, haha 😛 .

PH-BGC lagi deh. Tapi seenggaknya cuaca hari ini jauh lebih oke.

Aku menginap semalam di Paris-CDG, dan keesokan paginya naik penerbangan domestiknya HOP! Regional ke Clermont-Ferrand dengan pesawat Embraer 170 rego F-HBXC. Lagi, penerbangan ini berlangsung mulus dan aku tiba Clermont-Ferrand tepat waktu.

Sebuah Embraer ERJ170 rego F-HBXCnya HOP! Regional di Paris-Charles De Gaulle

Tapii, ternyata bandaranya Clermont-Ferrand itu kecil banget dan tidak memiliki lounge. Bahkan ya, penerbangan lanjutanku ke Amsterdam yang dijadwalkan berangkat sekitar empat jam kemudian adalah penerbangan komersial selanjutnya dong dari bandaranya 😅 (Eh, maksudnya setelah penerbangannya F-HBXC kembali ke Paris-CDG)! Haha 😆 . Walaupun begitu, untungnya nggak susah-susah amat sih untuk membuang waktu di sana soalnya bandaranya memberikan fasilitas wifi gratis yang berkecepatan lumayan 😛 . Walaupun, sejujurnya sempat aku merasa “aneh” juga karena saking sepi bandaranya, rasanya seperti sendirian di sana!

Bandara Clermont Ferrand Auvergne

Singkat cerita, tiba juga waktunya untuk “atraksi” utama dari perjalanan ini, yang mana jelas adalah penerbangan dengan Fokker 100nya Trade Air. Walaupun (kayaknya) aku sudah pernah terbang dengan Fokker 100 lebih dari dua puluh tahun yang lalu dengan Sempati Air di Indonesia, sudah pasti ini akan menjadi yang kali pertama di abad ke-21! Seruu! 😀

Sebuah Fokker 100 rego 9A-BTEnya Trade Air di Clermont-Ferrand

Aku juga memilih kursi jendela (di sisi “2” dari konfigurasi 2-3nya Fokker 100) di bagian belakang pesawat. Ternyata ini adalah keputusan yang jenius karena kabin belakang pesawatnya kosong melompong dong, dan jadilah aku memiliki sekitar 14 kursi untuk diriku sendiri, ahahah 😆 . Ditambah lagi, kursi di bagian belakang ini memiliki pemandangan yang keren banget, tapi sudah jarang ada sekarang ini:

Pandangan dari sebuah Fokker 100

Secara umum, penerbangannya nyaman, yang dioperasikan oleh krunya Trade Air tetapi dengan standar layanan HOP!nya Air France. Umm, sebenarnya layanannya bahkan lebih oke sih karena awak kabinnya memberikan kedua pilihan snack kepada semua penumpang (Di penerbangan reguler dengan HOP!, biasanya penumpang dipersilakan memilih satu dari dua pilihannya). Krunya juga cukup ramah dan efisien. Walaupun begitu … jelas banget pesawat 9A-BTE  ini sudah sepuh yang mana nampak dari interior kabin dan kursi-kursinya yang tua (tapi masih lumayan nyaman sih).

Kursi 21A di Fokker 100nya Trade Air

Toh, senang rasanya masih bisa terbang dengan pesawat Fokker 100 (dan pesawat Fokker apa pun sih sebenarnya) sekarang-sekarang ini. Apalagi di Amsterdam, setelah KLM Cityhopper mempensiunkan semua Fokker 70nya tahun lalu. Eh, tapi “getarannya” Fokker 100 ini terasa loh, yang mana lebih terasa daripada di semua penerbangan dengan Fokker 70ku seingatku. Tapi mungkin ini nggak mengherankan juga sih ya mengingat Fokker 70 merupakan versi pengembangan dari Fokker 100. Jadi ini artinya kalau kamu gampang mabuk udara, mungkin ide yang baik untuk menghindari tipe pesawat ini 😛 .

Jadi, ya, akhir pekan kemarin ini seru banget! Ditambah lagi, aku mendapatkan satu maskapai dan bandara baru untuk logbook-ku pula. Horenya jadi berlipat tiga!! Anyway, di atas aku juga unggah beberapa foto dari perjalanan singkat tapi seru di akhir pekan ini.

Advertisements

7 Comments Add yours

  1. nyonyasepatu says:

    Zi, kamu suka duduk di dekat jendela atau lorong?

    1. zilko says:

      Pastinya jendela Non! Hahaha 😀 Tapi paling suka kursi yang jendela dan lorong sekaligus!! 😛

  2. fahrizinfa says:

    Berasa kaya pesawat pribadi yaa kak Zilko saking sepinyaa XD

    1. zilko says:

      Huahaha, yang sepi bagian belakangnya doang sih. Tapi iyaa! Berasa kayak pesawat pribadi memang, dimana aku memakai nampak/tray di kursi sebelah buat snack dan minumannya sehingga space di kursiku tetap lapang, hahaha 😛 .

  3. niee says:

    Aduh. aku perlu antimo dua biji kayaknya. hahaha

    1. zilko says:

      Huahaha, atau kursinya pilih yang depan Niee jadi jauhan dikit dari mesinnya. Sumber getarannya kan ya mesinnya itu, hahahaha 😆 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s