#2135 – In Paris for RG18

ENGLISH

Posts in the Tennis Weekend in Roland Garros 2018 series:
1. Introduction
2. Part I: Roland Garros 2018
3. Part II: Paris

The Transport

As I shared in the Introduction post, my transport (read: flights 😛 ) routing for this trip looks like the following:

My routing this weekend. From gcmap.com

I was desperately looking for a non-direct return option and this was the best option (price-wise, schedule-wise, and routing-wise) which I could find at the time, haha 😀 .

Anyway, in this trip I found out that the food section Schengen KLM Crown Lounge had gone through some mini “renovations” with the introduction of some kitchenary which, to me, looked refreshing and better than before! I also felt like the warm food quality was better than usual; though for this I am not sure if this was due to the seasonal menu change or it was a real improvent.

It was perhaps minor but this rack was certainly a nice addition to the lounge!

My flight to Toulouse would leave from Paris-Orly Airport. I took the OrlyBus to get there, which would only be my second time since December 2012! Haha 🙂 . Btw, I also realized that it was better (location-wise) to go via Orly Airport when visiting Paris as it was closer to the city than Charles De Gaulle. Also, I felt like the OrlyBus was much more convenient than the RER B train; though, perhaps the next time I should try a Le Bus Direct service to the city center from Paris-CDG. I have used this bus service a couple of times already actually but both trips were between Paris-CDG and Paris-ORY while transferring between the two airports (this “airports shuttle” route was free with my Flying Blue status 😀 ) and I found the bus ride comfortable, hmm.

An OrlyBus at Denfert-Rochereau in Paris

My transfer time in Toulouse was only 50 minutes, which was quite tight. As I arrived quite early at Orly, I asked a check-in agent if it was possible for me to move to one of the two earlier Air France flights to Toulouse which would give me more of a leeway during transfer. She said my ticket allowed free change of flight BUT both flights were full already. Oh well…

And then, as with pretty much all other airports in France (with the exception of Charles De Gaulle), transferring experience at Toulouse Airport was horrible because I had to exit the airport and reentered it again meaning I would need to clear security again. It was such a hassle, especially with such a short connection time! It also happened that I was behind a young couple with a baby at security who brought a lot of stuffs which weren’t packed correctly! Lol 😆 .

A KLM Cityhopper’s Embraer E175 reg PH-EXW at Toulouse-Blagnac Airport

But nonetheless, in the end I made the connection. KLM Cityhopper’s brand new Embraer ERJ175 reg PH-EXW was just arriving in Amsterdam when I cleared security so I knew I was safe. Though, even if I missed it, I knew KLM still had two flights to Amsterdam later on today, haha. Having said that, this experience reminded me to book an option with longer transfer time while connecting in a French airport other than Paris-CDG! Haha 😆

Paris

Anyway because I arrived on Friday afternoon, I spent the entire Saturday at Roland Garros (see Part I), and Sunday was my flying day, I did not have a lot of time to explore Paris itself. But I didn’t mind as I have been there a few times already.

This year I went to Notre Dame in Paris

Though, I still managed to go to Notre Dame for my annual selfie with a Paris landmark on my Roland Garros trip, haha 😆 (I took a selfie with the Eiffel Tower four years ago, the Sacré-Cœur three years ago, the Arc De Triomphe two years ago, and the Louvre last year 😛 ). Btw, so actually I am wondering what should be the landmark for this selfie next year? Haha 😆 .

A delicious confit de canard in Paris!

Speaking Paris, it means French, and it also means French Food, one of my most favorite food in the world! And as usual, the French food did not disappoint! This time I also followed my “tradition” though as in the previous years. I had a confit de canard as my first dinner at a restaurant near Notre Dame, and an escalope de veau at a restaurant I knew nearby Roland Garros after visiting the tournament! And btw, the confit de canard was one of the better ones which I have ever had in Paris! The restaurant name was Le Lutece, and I should definitely write this name down somewhere (like here in this blog 😛 ).

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri Tennis Weekend in Roland Garros 2018:
1. Introduction
2. Part I: Roland Garros 2018
3. Part II: Paris

Transportasi

Seperti yang kusebutkan di posting Introduction, rute transportasiku (baca: penerbangan-penerbangan 😛 ) kali ini adalah kayak begini:

Ruteku di akhir pekan ini. Dari gcmap.com

Jelas dong aku maunya penerbangan pp yang tidak non-stop dan ini adalah opsi yang terbaik (dari segi harga tiket, jadwal, dan rute) yang bisa kutemukan waktu itu, haha 😀 .

Anyway, di perjalanan ini aku lihat bagian makanan di Crown Lounge Schengen-nya KLM sudah “direnovasi” sedikit loh dengan beberapa perabotan yang, bagiku, nampak menyegarkan dan lebih oke daripada sebelumnya! Juga, aku merasa kualitas makanan hangatnya lebih oke daripada biasanya; walaupun untuk yang ini aku tidak yakin apakah hanya dikarenakan perubahan menu musiman saja atau beneran kemajuan sih.

Mungkin sepele sih tapi rak roti ini adalah tambahan perabot yang oke untuk lounge-nya!

Penerbanganku ke Toulouse akan diberangkatkan dari Bandara Paris-Orly. Aku menaiki OrlyBus untuk pergi ke sana, yang mana adalah kali kedua aku menaikinya setelah yang pertama kali adalah di bulan Desember 2012! Haha 🙂 . Btw, aku juga baru benar-benar sadar bahwa dari segi lokasi, Bandara Orly ini lebih oke daripada Charles De Gaulle jika kita berniat mengunjungi Paris. Juga, aku merasa OrlyBus ini lebih nyaman daripada kereta regional RER B; walaupun mungkin lain kali aku akan mencoba layanan bus Le Bus Direct sih ke pusat kota dari Paris-CDG. Sebenarnya sih aku sudah pernah dua kali naik bus ini tapi di keduanya aku bepergian dari Paris-CDG ke Paris-ORY ketika transit di antara dua bandara ini (“Layanan antar bandara” ini gratis untukku karena status Flying Blue-ku 😀 ) dan perjalanan dengan busnya menurutku nyaman, hmm.

Sebuah OrlyBus di Denfert-Rochereau di Paris

Waktu transitku di Toulouse hanyalah 50 menit, yang mana lumayan mepet kan ya. Karena aku tiba agak kepagian di Orly, aku bertanya ke agen check-in-nya apakah bisa aku pindah ke salah satu dari dua penerbangan Air France ke Toulouse yang berangkat lebih awal sehingga waktu transitku agak panjangan gitu. Petugasnya berkata sebenarnya tiketku adalah tiket fleksibel yang membebaskanku untuk berpindah penerbangan tanpa dikenakan biaya TAPI masalahnya hari ini kedua penerbangan ini sudah full banget dong. Ya sudah lah ya…

Dan kemudian, seperti selayaknya bandara-bandara lain di Prancis (kecuali Charles De Gaulle sih), pengalaman transit di Bandara Toulouse itu parah nggak enak banget dah, haha. Aku harus keluar bandaranya dan kemudian memasukinya lagi yang mana artinya aku harus melewati pemeriksaan sekuriti lagi. Kan repot banget ya jadinya, apalagi dengan waktu transit yang mepet! Mana kebetulan pula di pemeriksaan sekuriti aku berada di belakangnya sepasang suami-istri muda dengan bayi mereka yang bawaannya ke kabin segambreng banget dan itu pun tidak di-pack dengan benar! Haha 😆

Sebuah Embraer E175 rego PH-EXW-nya KLM Cityhopper di Bandara Toulouse-Blagnac

Ah tapi pada akhirnya ternyata waktu transitnya cukup kok dimana aku tidak ketinggalan penerbangan lanjutanku, haha. Pesawat baru Embraer ERJ175 rego PH-EXWnya KLM Cityhopper baru saja tiba dari Amsterdam ketika aku selesai melewati pemeriksaan sekuritinya jadi aku tahu aku aman. Walaupun sebenarnya andaikata ketinggalan pun aku tahu KLM masih ada dua penerbangan ke Amsterdam sih sore harinya nanti, jadi aman banget lah ya, haha. Walaupun begitu, pengalaman ini mengingatkanku untuk sebaiknya membeli tiket dengan waktu transit yang agak panjangan jika transitnya di sebuah bandara Prancis selain di CDG! Haha 😆

Paris

Anyway karena aku tiba di Jumat sore, Sabtuku seharian aku habiskan di Roland Garros (baca Bagian I), dan di hari Minggu aku sudah pulang, aku tidak memiliki banyak waktu untuk jalan-jalan di Parisnya sendiri. Tapi nggak masalah sih karena toh aku sudah pernah beberapa kali kesana.

Tahun ini aku pergi ke Notre Dame di Paris

Walapun begitu, aku masih sempat pergi ke Notre Dame untuk selfie tahunanku di perjalanan Roland Garros ini dengan sebuah landmark-nya Paris, haha 😆 (Aku selfie dengan Menara Eiffel empat tahun yang lalu, dengan Sacré-Cœur tiga tahun lalu, dengan Arc De Triomphe dua tahun lalu, dan dengan Louvre tahun lalu  😛 ). Btw, jadi sebenarnya sekarang aku jadi bertanya-tanya nih enaknya tahun depan selfienya dengan landmark apa lagi ya? Haha 😆

Confit de canard yang enak banget di Paris!

Ngomongin Paris, artinya Prancis, artinya makanan Prancis, salah satu makanan favoritku! Dan seperti biasa, masakan Prancis itu tidak pernah mengecewakan! Kali ini aku juga mengikuti “tradisiku” seperti tahun-tahun yang lalu. Aku makan confit de canard di hari pertama dan escalope de veau di restoran langgananku di dekatnya Roland Garros setelah mengunjungi turnamennya! Dan btw, confit de canard yang ini adalah salah satu yang terenak yang pernah aku makan di Paris loh! Nama restorannya adalah Le Lutece, dan aku sepertinya harus menuliskannya nih supaya nggak lupa (seperti misalnya di blog ini 😛 ).

Advertisements

17 Comments Add yours

  1. deadyrizky says:

    sekarang lagi musim wimbledon mas
    gak ke sana?

    1. zilko says:

      Iya nih. Tahun ini engga, ngga sempet ngurus visanya, hehehe 😀 .

  2. Yos Adya says:

    Makanannya enak banget nih, Ko!

  3. pinkuonna says:

    BTW, kok di foto deretan pesawatnya, captionnya ada Batik Air ya 🙂 Ini Batik Air dari Indonesia?

    1. zilko says:

      Iya! Lokasi pabrik utamanya Airbus memang di Toulouse sehingga banyak pesawat-pesawat baru “mejeng” di sana sebelum dikirim ke maskapai-maskapainya nanti. Nah, di foto itu jika diamati ada satu pesawat dengan warna Batik Air kan. Pesawat itu memang nantinya akan dikirim ke Batik Air 😀 .

      1. pinkuonna says:

        Oh begitu…Thank you penjelasannya, Ko 🙂

  4. Arman says:

    confit nya bikin ngiler! 😀

    1. zilko says:

      Duck confit yang ini memang enak banget!!

  5. mamie funky says:

    Ahh ngilerr liat confit ituhhh…

    1. zilko says:

      Iya, confitnya memang enak!! 😀

  6. Pypy says:

    Wah iya ada Batik Air.. 😀

    1. zilko says:

      Pesawat barunya Py 😀 .

  7. niee says:

    udah kehabisan tempat selfie ya ko 😆

    1. zilko says:

      Hahaha, ini baru kepikiran landmark selanjutnya untuk tahun depan Niee 😉 . Tahun depannya masih belum tahu sih tapinya, hahaha 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s