EuroTrip, Tennis, Vacation, Weekend Trip

#2121 – A Tennis Weekend Story

ENGLISH

Posts in the Tennis Weekend in Roland Garros 2018 series:
1. Introduction
2. Part I: Roland Garros 2018
3. Part II: Paris

So the main draw of this year’s French Open started about two weeks ago, which means this weekend was, finally, the time for my annual trip to Paris for the tournament this year. Yeay!! πŸ˜€

At Court Philippe Chatrier again this year

As my ticket this year was for Philippe Chatrier on Saturday, I would get the women’s singles final and men’s doubles final. The “fun” thing was that these two events were, perhaps, the most “unpredictable” ones of all based on the current dynamic of professional tennis. In other words, when the tournament started it was very difficult to predict which players I would watch in both finals! Haha πŸ˜† .

At last Simona Halep won a grandslam title!

In the end, it turned out the current world no.1, Simona Halep, and the reigning US Open champion, Sloane Stephens, made the women’s singles final. And the teams of Pierre-Hugues Herbet/Nicolas Mahut and Oliver Marach/Mate Pavic made the men’s doubles final. So it turned out both matches would be very interesting, and I was excited for these! πŸ˜€

Anyway, how was Paris? Well, I didn’t have a lot of time to spend in the city itself, but it was beautiful as always! Haha.

This year I visited Notre Dame in Paris

Btw, as I mentioned before, since the beginning I already knew that I would like to fly for this year’s trip to Paris. And of course I would like to, as much as possible, avoid direct return flights! Haha πŸ˜† . And so I made myself the following routing:

My routing this weekend. From gcmap.com

Haha πŸ˜› . Yep, I was back in Toulouse (Airport) for the first time since 2012! πŸ˜› There was actually another routing with cheaper fare which also was more interesting as it (1) involved an airport I had never used before (Clermont-Ferrand); (2) involved a flight with an airline I had never flown before (Trade Air, which wasΒ leased by Air France this summer); and (3) involved a Fokker 100, which would have been my first time flying this type in the 21st century (As a kid, I had flown this type with Sempati Air, haha). But this routing only spared a 25 minutes of transfer tim at Clermont-Ferrand, which was really tight and I was not comfortable with. And so I decided to set aside this otherwise fun routing.

Anyway, so yeah, my weekend was fun! πŸ˜€ As usual, here are some teasers from the trip:

BAHASA INDONESIA

Posting-posting dalam seri Tennis Weekend in Roland Garros 2018:
1. Introduction
2. Part I: Roland Garros 2018
3. Part II: Paris

Jadi babak utama turnamen tenis French Open tahun ini dimulai sekitar dua minggu yang lalu, yang mana berarti, akhirnya, akhir pekan kemarin adalah waktunya untuk perjalanan tahunanku ke Paris untuk turnamen ini tahun ini. Hore!! πŸ˜€

Di Lapangan Philippe Chatrier lagi tahun ini.

Karena tiketku tahun ini adalah Philippe Chatrier di hari Sabtu, aku akan mendapatkan pertandingan final tunggal putri dan final ganda putra. “Keseruan” dari dua pertandingan ini adalah dua events ini adalah yang paling “sulit diprediksi” dari semua events yang dimainkan berdasarkan dinamika dunia tenis profesional saat ini. Dengan kata lain, sebelum turnamen ini dimulai, sulit sekali untuk memprediksikan siapa yang akan aku tonton di kedua final! Haha πŸ˜† .

Akhirnya Simona Halep menjuarai gelar grandslam juga!

Pada akhirnya, petenis yang saat ini menduduki peringkat 1 dunia, Simona Halep, dan juara bertahan US Open tahun lalu, Sloane Stephens, masuk final tunggal putri. Dan Pierre-Hugues Herbert/Nicolas Mahut dan Oliver Marach/Mate Pavic memasuki final ganda putra. Jadi ternyata kedua pertandingannya akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, dan aku merasa sangat excited untuk menonton keduanya!

Anyway, Parisnya sendiri bagaimana? Ya, nggak banyak sih waktu yang bisa aku habiskan di kotanya ini sendiri, tetapi kotanya masih indah kok seperti biasanya! Haha.

Tahun ini aku mengunjungi Notre Dame di Paris

Btw, seperti yang aku sebutkan sebelumnya, sejak awal untuk tahun ini aku sudah tahu aku akan naik pesawat untuk pergi ke Paris. Dan tentu saja sedapat mungkin aku menhindari penerbangan pp kan ya! Haha πŸ˜† . Dan jadilah pada akhirnya aku memilih rute berikut ini:

Ruteku akhir pekan ini. Dari gcmap.com

Haha πŸ˜› . Iya, akhirnya aku kembali juga di (Bandara) Toulouse untuk pertama kalinya semenjak 2012! πŸ˜› Sebenarnya ada rute lain dengan harga tiket yang lebih murah dan lebih menarik sih karena (1) melibatkan bandara baru yang belum pernah aku lalui sebelumnya (Clermont-Ferrand); (2) melibatkan satu penerbangan dengan maskapai baru yang belum pernah aku terbangi sebelumnya (Trade Air, yang mana disewaΒ oleh Air France musim panas ini); dan (3) melibatkan pesawat Fokker 100, yang mana akan menjadi kali pertama aku terbang dengan pesawat ini lagi di abad ke-21 (Sewaktu kecil aku pernah terbang dengan pesawat ini dengan maskapai Sempati Air, haha). Namun dengan rute ini, waktu transitku di Clermont-Ferrand hanya lah 25 menit, yang mana mepet banget dan membuatku tidak merasa sreg dengannya. Jadilah rute yang sebenarnya menarik ini aku kesampingkan.

Anyway, jadi ya gitu deh, akhir pekanku kemarin ini seru banget! Seperti biasa, di atas aku unggah beberapa foto sebagai teasers dari perjalanan ini.

Advertisements

19 thoughts on “#2121 – A Tennis Weekend Story”

    1. Indeed! Untuk tunggal putra memang “kurang seru” dalam artian hasilnya mudah diprediksi dari awal, haha πŸ˜† . Untuk yang lainnya (tunggal putri, ganda putra, ganda putri) lebih seru soalnya lebih sulit diprediksi.

      Thanks! πŸ™‚

  1. Aku lihat suamiku nonton Simona Halep dari tv aja seru banget, apalagi Zilko yg nonton langsung, pastinya menarik dong ya, gak nyangka kalo simona bisa menang πŸ™‚

    1. Ah iya! Kebayang deh pergolakan emosi suaminya soalnya Simona dari Romania kan! Hahaha πŸ˜€ . Ah, seru banget kemarin. Apalagi ada banyak banget orang Romania (dan fans-nya Simona) yang datang loh. Trus mereka pada heboh banget pakai kostum bernada warna bendera Romania dan punya yel-yel segala! Hahaha πŸ˜† .

      Iya, pertandingannya seru banget memang. Sloane Stephens mulai langsung “on” banget dengan performa puncak. Tapi kegigihan, keuletan, dan kesabaran Simona membuahkan hasil dimana akhirnya dia mendapatkan momentum mulai dari set kedua ketika level performanya Stephens tidak lagi di “puncak” sementara Simona bermain konsisten.

      1. Iya aku kemaren pas nonton awal2 pertandingan langsung mikir jangan2 Simona kalah lagi nih, soalnya dia selalu masuk final tapi jarang menang *sok tau* (dikeplak fans-nya Simona), eh pas set kedua mulai on, seru lah pokoknya walaupun hanya nonton dari tv :-).
        Wah para fans-nya simona niat banget sampe pake kostum warna bendera Romania dan nyanyi yel2 juga,tapi kalah heboh kayaknya kalo di bandingkan supporter indonesia pas main badminton,hehe

        1. Iya tapi di tiga final grandslam yang dia kalah itu dia kan kalahnya tiga set, lumayan ketat sebenarnya kan, haha πŸ˜€ . Di set pertama sulit karena Sloane bermain di level puncaknya dengan sempurna padahal Simona juga bermain dengan baik sebenarnya, jadi ya mau gimana lagi πŸ˜€ . Tapi levelnya Sloane mulai turun di set kedua sementara Simona bermain dengan konsisten sehingga ia mendapatkan momentum! πŸ˜€

          Huahaha, kalau di tenis nggak bisa seheboh di badminton. Ada peraturan dan tata krama yang wajib diikuti ketika menonton soalnya yang menghambat “kehebohannya” πŸ˜› . Tenis ketat banget untuk urusan tata krama ini πŸ˜€ .

          1. Bukan hanya harinya jam ama detiknya pun sampe dihitung si Luc, dia bikin program di komputernya buat teasing me, klo aku ngambek ama dia, dia bilang sabar sabar sambil nunjukin berapa hari lg liburan bakal datang πŸ˜‚, dasar

    1. Iya! hehehe πŸ™‚ . Ah pasti levelnya sudah hebat ya kalau jadi atlet begitu! Tekniknya masih ada lah pasti biarpun sudah lama nggak main πŸ˜€ .

  2. Tau nggak Ko disini aku punya temen yg passionate juga sama tennis kayak kamu, hehehe. Waktu itu pernah diajak nonton, tapi aku sepanjang game nanya mulu πŸ˜‚

    1. Huahaha, tapi seru kan nonton tenis Chris? Ya wajar kok kalau nanya mulu kalau belum biasa sama aturan poin dan permainannya gimana soalnya memang rada ribet πŸ˜€ . Sebenarnya dulu di LA setiap Juli ada turnamen putra level ATP (level tur utama) Chris, tapi turnamennya cuma sampai tahun 2012 aja. Sekarang yang level utama yang deket-deket daerah sana adalah turnamen putri (WTA) di San Jose.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s