#2078 – A Nice Weekend in Nice

ENGLISH

In mid-February, I went on a weekend trip to Cote D’Azur. Here is the story of this short nice trip to Nice 😀 .

Getting There

I had a very interesting routing on this trip, as shown in the following map:

The routing this weekend. Created with gcmap.com

Haha 😆 . The first three flights were operated by Air France while the last one to Amsterdam was by HOP! Brit Air. All flights were regular pleasant flights with Air France so there was not much to say about the flights themselves specifically.

Taking this Air France’s Airbus A319-100 from Nice to Nantes.

Maybe just that I was excited for the HOP! Brit Air’s flight because it was operated with a Bombardier CRJ1000 which was relatively uncommon! Haha 😛 . Speaking of CRJ1000, it was my first flight with this type at Schiphol. And I just realized that apparently a CRJ1000 was too long for the Fokker Farm and so we had to park at the antimainstream D apron remote stand area at Schiphol! It was my first time there! Haha 😛 .

Parking at Schiphol’s antimainstream D apron remote stand!

Also, my first flight to Paris was delayed for 80 minutes. This delay was unusual because all of us (including the crews) only knew about this delay once all passengers boarded. Apparently there was a cargo handling problem where the ground staffs needed to unload all cargo from the plane, check those, and load them back in. This was all for safety reason, btw. Even though this did not affect me that much (as I assigned myself a 3 hours transit at Paris-CDG just in case something like this would happen) other than having to sit for an extra hour on board F-GTAY, this wasn’t the case for many other passengers who had much tighter, even intercontinental, connection at Paris! I felt for the crews, though, because some passengers expressed their frustration at them. But the crews remained calm and professional in this situation, which was nice to see.

And also, the always beautiful Nice Cote D’Azur. You can easily see the airport 😀 .

Nice

Anyway, Nice was as how I remembered it, it was nice, haha 😆 . This trip actually made me ask myself why I have not visited this Cote D’Azur city more often! I mean, this was only my second time there, the previous and only other time was 5.5 years ago!

The dark side of the Mediterranean Sea

The weather turned out to be “mixed” on this trip, because it was horrible on Saturday (because it rained, haha) while it was really perfect on Sunday! Actually I realized that I wore too much clothes (so it became quite uncomfortable) but I had no other option as I was on my way to the airport, haha. Also, I forgot to bring my sunglasses so at times I had to squint! Lol 😆

Promenade Des Anglais with the perfect Cote D’Azur weather on Sunday.

You could call this both lucky and unlucky. It happened that this weekend was the opening weekend of Carnaval De Nice; and I had no idea about this until I was in town. This meant that I did not plan my trip around this event at all, where I did not have a ticket nor prepared myself for it (The event was in the evening and I was already tired by then! Lol 😆 ). The better side of this was that there were some unusual carnaval-related stuffs around the city which made it look “unique” and more festive than normal, though, haha…

Carnaval De Nice

Speaking of food, with only a short time there, I only had time for a dinner. I decided to stop by at a restaurant near my hotel in the city centre. Upon looking at the menu book, I recognized a dish that was called “Niçois dish”. Yep, a dish literally with that name, which sort of challenged us by saying that “You don’t get any more local than this dish!“. Lol. So obviously I ordered one.

A delicious “Niçois Dish”

And indeed it was really good! As typical in the region, this dish was clearly a fusion (sort of say) between French and Italian cuisine, where beef stew was served with tagliatelle and several vegetarian side dishes!

This trip was indeed a nice getaway to Nice; but it was just too short. So in conclusion, I think I need to visit Nice more often, and stay longer! Lol 😆 .

BAHASA INDONESIA

Di pertengahan Februari yang lalu, aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan ke Cote D’Azur. Dan berikut ini cerita perjalanan singkat ke Nice yang nice ini 😀 .

Penerbangan-penerbangannya

Ruteku di perjalanan ini cukup menarik, seperti yang ditunjukkan di peta berikut ini:

Rute di akhir pekan ini. Dibuat dengan gcmap.com

Haha 😆 . Tiga penerbangan pertama adalah dengan Air France sementara yang terakhir adalah dengan HOP! Brit Air. Semuanya adalah penerbangan reguler yang nyaman dengan Air France sehingga tidak banyak yang bisa kutuliskan di sini dari penerbangan-penerbangannya.

Aku naik Airbus A319-100 milik Air France ini dari Nice ke Nantes.

Eh, mungkin cuma aku merasa excited dengan penerbangannya HOP! Brit Air sih karena penerbangannya dioperasikan dengan pesawat Bombardier CRJ1000 yang tergolong langka kan ya! Haha 😛 . Ngomongin CRJ1000, aku baru sadar bahwa ternyata pesawat tipe ini tuh terlalu panjang loh untuk Fokker Farm-nya Schiphol sehingga pesawat harus diparkir di tempat parkir remote apron D! Huaa, kali pertama nih aku berada di apron antimainstream ini! Haha 😛 .

Parkir di apron D-nya Schiphol yang antimainstream!

Juga, penerbangan pertamaku ke Paris terlambat 80 menit. Keterlambatan ini cukup unik karena kami semua (termasuk kru penerbangan) baru tahu akan keterlambatan ini ketika semua penumpang sudah naik pesawat. Ternyata ada masalah dengan cargo handling-nya dimana petugas darat harus mengeluarkan semua kargo dari pesawat, mengeceknya, dan kemudian memasukkan semuanya kembali. Ini semua demi alasan keselamatan penerbangan, btw. Walaupun keterlambatan ini tidak terlalu menggangguku (aku sengaja memilih penerbangan dengan waktu transit 3 jam di Paris-CDG untuk jaga-jaga andai kejadian semacam ini terjadi) selain harus duduk satu jam lebih lama di dalam F-GTAY, tetapi tidak demikian bagi banyak penumpang lain yang memiliki waktu koneksi yang jauh lebih singkat, bahkan koneksi ke penerbangan antar-benua, di Paris! Aku bersimpati terhadap pramugara/i-nya btw, karena beberapa penumpang melampiaskan kekesalannya kepada mereka. Tetapi pramugara/i-nya tetap kalem dan profesional dalam situasi ini, yang mana membuat senang deh melihatnya.

Dan juga, Nice Cote D’Azur yang selalu kece nan indah banget. Bandaranya bisa dilihat dengan jelas kan 😀 .

Nice

Anyway, Nice memang sebagaimana yang kuingat, kotanya asyik, haha 😆 . Perjalanan ini membuatku bertanya kepada diri sendiri mengapa aku tidak mengunjungi kota di Cote D’Azur ini lebih sering! Maksudku, ini baru kali keduaku loh di sana, dan yang sebelumnya dan kali pertama adalah 5,5 tahun yang lalu!

Sisi gelap dari Laut Tengah

Cuacanya sendiri “gado-gado” banget di perjalanan ini, dimana cuacanya menjengkelkan di hari Sabtu (soalnya hujan, haha) tetapi sempurna banget di hari Minggu! Bahkan, aku merasa aku memakai terlalu banyak pakaian hari itu (sehingga agak terasa kurang nyaman) tetapi nggak ada pilihan lain soalnya aku sudah otw ke bandara, haha. Dan juga aku kelupaan membawa kacamata hitamku sehingga aku harus memicingkan mata! Haha 😆 .

Promenade Des Anglais dengan cuaca Cote D’Azur yang sempurna di hari Minggu.

Yang berikut ini bisa dibilang beruntung maupun sial. Kebetulan akhir pekan ini adalah akhir pekan pembukaan dari Carnaval De Nice; dan aku sama sekali tidak tahu akan hal ini sampai ketika aku tiba di sana. Ini artinya rencanaku di perjalanan ini tidak aku sesuaikan dengan jadwal acara ini, dimana aku tidak memiliki tiket maupun tidak siap secara fisik untuknya (Acaranya berlangsung di lama hari dan aku sudah kecapaian waktu itu! Haha 😆 ). Sisi baiknya adalah ada beberapa hiasan yang berkaitan dengan karnaval di kotanya sehingga nampak “unik” dan lebih meriah daripada biasanya, haha…

Carnaval De Nice

Ngomongin makanan, karena waktuku hanya sebentar di sana, aku hanya memiliki waktu untuk satu kali makan malam saja. Aku memutuskan untuk mampir di sebuah restoran di dekat hotel. Ketika melihat menunya, aku melihat sebuah menu yang namanya adalah “Masakan Niçois”. Iya, masakan yang namanya seperti menantang kita dengan berkata “Nggak mungkin deh lebih lokal/khas daripada masakan ini!“. Haha. Jadi jelas dong ya aku memesannya.

“Masakan Niçois” yang enak banget.

Dan ternyata memang enak! Seperti tipikal di daerah ini, masakannya nampak seperti fusion (kurang lebih begitu) antara makanan Prancis dan Italia, dimana beef stew disajikan dengan tagliatelle dan beberapa masakan sampingan vegetarian!

Perjalanan ini memang adalah perjalanan yang seru ke Nice; tetapi memang terlalu singkat. Jadi kesimpulannya, sepertinya aku harus mempertimbangkan untuk mengunjungi Nice lebih sering, dan menginap agak lamaan dikit gitu di sana! Haha 😆 .

Advertisements