General Life, Zilko's Life

#2066 – Some Random Stuffs

ENGLISH

Longer days

I am happy the day has since been getting longer and longer since the Winter Solstice in December, haha (I like longer days much more than shorter days). This means that, nowadays, it is still bright when I leave my office after work! Hahaha πŸ˜† .

Speaking of the last Winter Solstice, the last one was a unique one for me. In theory, we in the Northern Hemisphere were supposed to have the least amount of daylight that day. However, I was flying from Amsterdam to San Francisco that day and so actually I had a lot of daylight! In fact, my Winter Solstice day was actually 33 hours long thanks to the time difference between the Netherlands and California. And I spent most of that day during the day because my flight left Schiphol in the morning! Hahaha πŸ˜€

I was flying over Greenland during the last Winter Solstice πŸ˜› .

Shift in passengers distribution

Anyway, last year I shared my observation about the passengers distribution and load on the tram ride during my morning commute. At the time I noticed that going to work earlier than my usual time was not a good idea because the tram was usually really full thanks to the rush hour. However, since then it appears that there has been a shift in the distribution and load.

A few times recently I actually got up a little bit “too early” and I decided to go to work also a little bit earlier, of course expecting a busy tram each time. However, it turned out that the tram ride was fine. It was quite full, but not that full as most of the time I still got a seat. On the other hand, a few other times when I actually left for work at my usual time, the tram was actually really full and I had to stand all the way!

A full tram in Amsterdam.

I am actually wondering if there really is a shift or this is just merely a seasonality effect. You see, I haven’t lived in Amsterdam for a year now so I can’t tell from experience whether this “shift” that I observe is a real shift (for whatever reason) or because of the winter where people behave differently in their morning commute from the summer. So we will see, I guess πŸ˜› .

BAHASA INDONESIA

Siang yang lebih panjang

Aku senang siang hari sekarang bertambah panjang setiap harinya semenjak Winter Solstice Desember kemarin, haha (Aku lebih suka siang yang lama daripada malam yang lama). Ini berarti, sekarang-sekarang ini, masih terang loh ketika aku pulang kerja! Hahaha πŸ˜† .

Ngomongin Winter Solstice, yang terakhir kemarin cukup unik bagiku. Secara teori, kami di belahan Bumi utara seharusnya mendapatkan sinar matahari paling sedikit dalam satu tahun hari itu. Namun, aku terbang dari Amsterdam ke San FranciscoΒ hari itu sehingga aku malah mendapatkan banyak sinar matahari! Malahan, hari Winter Solstice-ku memiliki panjang 33 jam loh karena perbedaan waktu antara Belanda dan California. Dan siang di hariku itu lama dan panjang banget karena penerbanganku berangkat dari Schiphol di pagi hari! Hahaha πŸ˜€

Aku terbang di atas Greenland ketika Winter Solstice yang lalu :P.

Pergeseran distribusi penumpang

Anyway, tahun lalu aku membagikanΒ observasiku akan distribusi penumpang dan tingkat kepenuhanΒ tram yang kunaiki untuk berangkat kerja di pagi hari. Waktu itu, aku perhatikan bahwa berangkat kerja lebih pagi dari jadwalku biasanya bukan lah ide yang baik karena tramnya penuh gara-garaΒ rush hour. Namun, semenjak waktu itu sepertinya ada pergeseran di distribusi dan tingkat kepenuhannya deh.

Beberapa kali baru-baru ini aku bangun “kepagian” sehingga aku juga memutuskan untuk berangkat kerja lebih awal, tentu saja aku juga bersiap-siap akan menaiki tram yang penuh. Namun, ternyata tramnya oke-oke saja kok. Memang sih penuh, tapi nggak sepenuh itu karena seringnya aku masih dapat tempat duduk. Di sisi lain, beberapa kali di kesempatan lain ketika aku berangkat di jadwalku yang biasanya, tramnya justru penuh banget sehingga aku harus berdiri di sepanjang jalan!

Tram yang penuh di Amsterdam.

Nah aku jadi penasaran apakah memang ada pergeseran distribusi penumpang atau ini hanya efek musiman saja. Maksudku, aku kan tinggal di Amsterdam belum ada satu tahun ya sekarang sehingga aku tidak bisa menggunakan observasi dan pengalamanku untuk menyimpulkan apakah “pergeseran” ini nyata atau semata-mata karena pola orang-orang untuk berangkat kerja di musim dingin berbeda dari musim panas. Jadi kita lihat saja deh, hahaha πŸ˜› .

Advertisements

11 thoughts on “#2066 – Some Random Stuffs”

  1. Dulu sering nya Aku Naik bis, krn jika ke stad Rotterdam kendaraan paling mudah selain pake sepeda ya naik bis. Dan jam berapapun kok bis nya ga pernah penuh banget. Sekarang setelah pindah rumah jadi sering naik metro, ternyata metro seeing penuh, apalagi di jam pergi kantor/sekolah😊

    1. Iyaa, kalau bus relatif lebih sepi memang ya, apalagi dibandingkan metro. Tapi memang ini adalah efek dari disain jaringan transportasi umumnya sih. Metro memang didisain untuk jalur/rute yang ramai/padat penduduk, sementara bus untuk jalur yang relatif sepi atau untuk feeder metro/kereta. Hitung-hitungan cost-nya juga “pas” untuk disain begini soalnya bus kan relatif murah (kalau metro harus bikin infrastrukturnya kan πŸ˜€ ).

    1. Hmmm, kalau rush hour biasa sih untungnya biasanya nggak sampai segitunya sih, soalnya frekuensi tram-nya juga jadi sering banget (Kadang sampai per 3 menit sekali! Hahaha πŸ˜† ). Yang aku suka di sini mereka punya data lho yang digunakan untuk mengevaluasi rute dan frekuensi, yang mana kemudian digunakan untuk meng-update jadwal/frekuensi di periode selanjutnya (jadwal/frekuensi transportasi umum biasanya ada periodenya gitu, yang mana setiap sekian waktu tertentu bakal diganti/disesuaikan πŸ˜€ ).

      Tapi bukan berarti situasi berdempetan parah itu tidak mungkin terjadi juga sih. Situasi begini pernah beberapa kali aku alami tetapi ini cuma kalau ada gangguan operasi/disruption sehingga penumpangnya “menumpuk” gitu.

  2. Ko, jadi tiap hari ke kantor pake tram berapa lama? Lupa deh, keknya waktu itu dah pernah ditulis kan? Keren ya kalo 3 menit sekali.. Disini masih 5 sampai 10 menit di jam sibuk. Makin malam makin jauh jaraknya.

    1. Door to door sih sekitar 30-40 menit one way Py. Not bad at all lah, hehehe πŸ˜€ . Iya, asyik banget kalau 3 menit sekali gitu. Jadi berangkatnya santai-santai dan suka-suka aja gak perlu mikirin jadwal tram, hahaha πŸ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s