My Interest · TV Show

#1934 – The Amazing Race 29

ENGLISH

One of the current TV shows (well, if not the “only” show 😛 ) I have been following lately is The Amazing Race 29. And last week, this season was concluded with its final leg in Chicago!

This has been another amazing season of The Amazing Race. Its unique concept of pairing 22 strangers turned out to be a nice one, where some teams got in fights (unsurprisingly) because of their “unfamiliarity” between partners and the personality difference between them. However, this did not really change the overall dynamic in the show, in my opinion, because even teams with pre-existing relationship could still get into fights just because of the stressful environment of the race.

Acropolis was the pitstop of the Athens leg
I also really liked it that the teams were not shy of using the three double u-turns throughout the race! Surely this would make the show more interesting where some teams got pressed because they were being u-turned, or that another team u-turned their “ally” team so to help them they u-turned another team, lol 😆 .

The “design” of the tasks and race, however, felt a little bit clumsy especially in the first half of the season, though this improved a lot towards the end. For instance, it was a no brainer at the Lake Como leg that whoever got u-turned would get eliminated due to the five minutes interval between the one team per ferry ride they had to take. However, the Ninh Binh leg was an extremely brutal leg physically, and so “fun” to watch (but not fun for the racers to race, obviously; and I felt bad for Floyd). It was followed up with the awesome Seoul leg where all of the tasks were “so Korean”, even including playing a video game match against professional!

The racers had to go to Gangnam in the Seoul leg.
*** Spoilers alert, but it has been more than a week anyway so perhaps nothing are “spoilers” anymore 😛 ***

My favorite team of this season was: Brooke and Scott, haha 😆 . This might come as a “surprise” given the “villain” stamp the editors appeared to give them; and that Brooke was a total drama panicky queen. But I did find the dynamic between the two interesting because Scott tried to calm Brooke down and they strategized really well throughout the race, clearly “students” of the show! And in the end, Brooke and Scott ended up winning the 29th season!!

I am glad that The Amazing Race has been renewed to, at least, one more season!! The drop in TV ratings and the more than one year distance between the premiere of season 28 and 29 had “worried” me a little bit, to be honest. Well, now I just can’t wait for the next season!! 🙂

BAHASA INDONESIA

Satu dari acara TV baru (eh, kalau bukan “satu-satunya” sih 😛 ) yang aku ikuti baru-baru ini adalah The Amazing Race 29. Dan minggu lalu, musim ini berakhir dengan babak terakhirnya di Chicago!

Musim ini adalah musim yang seru lagi dari The Amazing Race. Konsep uniknya dimana mereka memasangkan 22 orang yang tidak mengenal satu sama lain ternyata oke juga, dimana beberapa tim jadi bertengkar (nggak heran) karena “ketidak-kenalan” mereka satu sama lain. Namun, menurutku ini tidak terlalu mengubah dinamik acaranya sih, karena toh walaupun sudah mengenal rekan satu tim sebelumnya pun mereka masih bisa bertengkar kok, ya karena suasana yang stressful dari race-nya kan.

Acropolis adalah pitstop di babak Athena
Aku juga suka banget tim-timnya nggak malu-malu untuk menggunakan tiga double u-turn di sepanjang musim ini! Jelas ini membuat acaranya semakin menarik ya dimana beberapa tim sebel banget dan kemudian marah-marah dong kena u-turn, atau satu tim me-u-turn satu tim “teman”-nya mereka sehingga untuk menolong tim “teman” ini, mereka me-u-turn tim yang lain, haha 😆 .

“Disain” dan tugas-tugas di musim ini nampak cukup ceroboh terutama di setengah pertama musim ini, walaupun ini menjadi jauh lebih baik di akhir-akhir. Misalnya saja, jelas banget di babak Danau Como, siapa yang di-u-turn sudah hampir pasti tereliminasi akibat interval lima menit di antara kapal ferry yang dinaiki masing-masing tim. Namun, babak Ninh Binh adalah babak yang sangat brutal dalam hal fisik, sehingga “seru” untuk ditonton (walaupun jelas tentunya nggak seru untuk racers-nya sih, aku merasa iba terhadap Floyd). Babak ini diikuti dengan babak Seoul yang mana semua tugas-tugasnya “Korea banget”, bahkan termasuk main video game melawan profesional!

Racers harus pergi ke area Gangnam di babak Seoul.
*** Spoilers alert, eh tetapi sudah seminggu lebih ya jadi mungkin sudah nggak ada yang namanya “spoilers” lagi 😛 ***

Tim favoritku musim ini adalah: Brooke dan Scott, haha 😆 . Ini mungkin cukup “mengagetkan” karena label “tokoh jahat” yang ditempelkan editor-nya kepada mereka; dan juga Brooke nampak seperti seorang drama queen yang gampang panik. Tetapi aku merasa dinamik di antara keduanya sangat menarik karena Scott selalu berusaha menenangkan Brooke dan mereka juga berstrategi amat baik di sepanjang musim, jelas deh mereka “mempelajari” acara ini! Dan pada akhirnya, Brooke dan Scott juara!!

Aku merasa lega bahwa The Amazing Race sudah diperpanjang, minimal, satu musim lagi!! Turunnya rating di TV dan adanya jarak setahun lebih di antara mulai ditayangkannya musim 28 dan musim 29 sempat membuatku sedikit “khawatir”, sejujurnya. Dan sekarang, aku sudah nggak sabar nih menunggu musim selanjutnya!! 🙂

Advertisements

25 thoughts on “#1934 – The Amazing Race 29

  1. kemaren awal awal sempat nonton neh. tapi karena kalo si K bangun gak bakalan mgasih nonton ke emaknya jadi kelupaan terus 😣

    cari downloadannya ah 😆

  2. udah lama nggak nonton Amazing Race, sekarang ngikutin suami suka nonton acara yang judulnya aku lupa ..
    yang kayak survival ditinggal sendiri di gunung atau di hutan gitu tanpa dikasih alat apa2

  3. Iya euy, ngerasa di awal-awal challengenya emang agak berantakan dikit tapi jadi lebih seru di akhir-akhir. Daaaaaan, gak nyangka mereka berdua bisa menang loh. Dari awal suka ama mereka berdua karena berantem mulu. Eh menang. Hahahaha.

    1. Iya kan! Awalnya aku heran kok The Amazing Race bisa seberantakan itu susunan challenge-challenge-nya. Nggak biasanya nih (biasanya yang berantakan kan versi adaptasinya, versi aslinya selalu rapi). Untungnya makin ke belakang makin rapi ya, hehehe 😀 . Iyaa, gak nyangka mereka bisa menang!! 😀

  4. Kayanya pernah nonton deh tp sekelibat ga serius. Hahaha. Aku suka nonton tema mencari ortu kandung. Asal ortunya banyak dr Indonesia. Suka mewek nontonnya. oalaaa mak mak banget yak😂😂

  5. Aku penggemar Tara and Joey…Dan ikut senang karena mereka menang walaupun gak juara pertama 🙂 Tadinya pendukung “Fun Team”, dan gak nyangka ternyata kalah dengan cara seperti itu 😦 Dan aku paling gregetan pas yang di Korea Selatan dan adu game yang kayak PS itu…Buatku kok kayaknya pertandingannya gak “menantang” banget sih…Kalo misalnya gak bisa main game dan kalah gara gara game tersebut, wih kebayang pasti gondok banget deh…Untungnya si Tara walaupun katanya gak bisa main game, berhasil menang juga, dan jadi juara kedua pas di final 🙂

    1. Iya, kasihan juga ya sama Fun Team keluarnya dengan cara begitu.

      Huahaha, ya nggak begitu juga sih kalau menurutku. Main game itu kan juga bisa jadi tantangan bagi sebagian yang nggak bisa main game (kayak Tara), mungkin mirip seperti yang gak suka ketinggian tapi harus 3x ambil task yang berhubungan dengan ketinggian (Scott). Pasti ada tim yang “diuntungkan” di setiap task kan, kayak misalnya kalau task-task fisik, yang diuntungin ya Matt & Redmond. Tara juga, misalnya, diuntungkan banget ketika di Athena dengan task baris-berbaris itu.

  6. hahaha gua tadinya sebel lho ama si brooke tapi lama2 juga jadi rooting mereka juga! 🙂
    awalnya gua suka ama the boys karena mereka kayaknya calon kuat buat menang. sejak mereka kalah gua jadi rooting buat brooke sama scott. walaupun keliatannya nyebelin tapi kayaknya itu akal2an producernya aja dah. hahaha.

    1. Iyaa, awalnya aku juga sebel sama Brooke. Apaan itu segala hal didramain, hahaha. Tapi iya lama-lama kok jadi rooting for mereka juga 😛 . Iya, aku juga duga itu mah hasil editingnya ya. Masa iya gitu segitunya? Hahaha 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s