#1916 – A Weekend Story

ENGLISH

Decorating

The grand theme of my weekend was still “decorating” my new apartment in Amsterdam.

I did not estimate everything accurately during the planning stage, because I was just using the floormap at the time, so I ended up with two extra roll curtains that were too long for two of my windows and so these two windows were “curtainless”, haha.

And so I ordered two more roll curtains, with the correct size which I measured during the execution, along with some other extra furnitures: a shoe rack and a carpet (because those apparently did not add to the delivery cost so why not, haha). They got delivered this weekend. I assembled and put them in the right place.

IKEA shoe rack: before

IKEA shoe rack: after

One thing confused me, though. I am sure some weeks ago I saw a few different models of wall clothes hanger in a shop that I visited. Well, this weekend I could not find them anymore. It was weird because I went to all the shops that I had visited in the last a few weeks to make sure. Was it possible, though, that all of them had been sold? Haha 😆

A Catch Up

About two weeks ago, an old friend of mine messaged me that she was going on a short tour to Europe, including a stop in Amsterdam. So she asked if possible maybe we could catch up. Her schedule was quite convenient as she would be in Amsterdam on Sunday. So I said yes.

We knew each other from Junior High School and I think the last time we met was actually in Senior High School, so that was like 12 years ago or so (#feelingold). Anyway, so we met at the Rijksmuseum and went around the park. Then we sat down at cafe, where unexpectedly the waiter was a Balinese, haha 😆 . We parted away just before her dinner at an Indonesian restaurant with her tour group.

A catch up with an old friend in Amsterdam

It was always very nice to catch up with an old friend!! 😀

BAHASA INDONESIA

Mendekorasi

Tema utama akhir pekan kemarin masih lah “mendekorasi” apartemen baruku di Amsterdam.

Aku tidak mengestimasi segalanya dengan akurat di waktu perencanaan, karena waktu itu aku hanya lah menggunakan sebuah denah. Jadilah aku kelebihan dua gorden rol yang ukurannya terlalu panjang untuk dua jendelaku dan dua jendela ini “tanpa korden” deh selama beberapa waktu, haha.

Jadilah aku memesan dua gorden rol lagi, kali ini dengan ukuran yang benar yang aku ukur ketika aku memasang yang lain, sekalian beberapa furnitur lainnya: rak sepatu dan karpet (soalnya ongkos kirimnya masih sama sih, jadi sekalian dong ya, haha). Barang-barang itu diantar akhir pekan kemarin dan langsung aku pasang dan letakkan di tempat yang tepat.

Rak sepatu IKEA: sebelum

Rak sepatu IKEA: sesudah

Yang membuatku heran, aku yakin beberapa minggu yang lalu aku melihat beberapa model gantungan baju dinding dijual di salah satu toko yang aku kunjungi. Nah, sekarang kok gantungan bajunya nggak bisa aku temukan ya? Padahal aku sudah kembali ke semua toko yang aku kunjungi selama beberapa minggu belakangan ini loh. Masa sih semuanya sudah laku? Hahaha 😆 .

Catch Up

Sekitar dua minggu yang lalu, seorang teman lamaku mengabariku bahwa ia akan ikutan tur singkat ke Eropa, kebetulan dengan satu perhentian di Amsterdam. Jadi kalau sempat, siapa tahu bisa catch up gitu. Jadwal turnya cukup enak dimana ia akan berada di Amsterdam di hari Minggu. Jadilah aku iyakan.

Kami sudah mengenal satu sama lain semenjak SMP dan kalau nggak salah terakhir kali bertemu adalah sewaktu SMA, yang mana artinya sekitar 12 tahunan yang lalu tuh ya (#merasatua). Anyway, kami bertemu di Rijksmuseum dan berkeliling tamannya. Lalu kami duduk-duduk di sebuah kafe di sana, dimana tidak disangka-sangka waiter-nya ternyata orang Bali loh, haha 😆 . Kami berpisah sebelum ia makan malam di sebuah restoran Indonesia bersama dengan grup turnya.

Catch up dengan seorang teman lama di Amsterdam

Seru rasanya bisa catch up dengan seorang teman lama!! 😀

Advertisements

13 thoughts on “#1916 – A Weekend Story

    1. Huahaha, sejauh ini masih nyesek ama ongkos kirimnya 😛 . Plus aku mau lihat dulu cara “menempelkan” ke tembok/pintunya gimana. Apakah pake yang kertas lem atau mesti pakai paku, haha 😛 . Kadang kalau online nggak begitu jelas nih ininya.

        1. Tergantung toko, ukuran dan ekspedisinya. Nah yang IKEA punya ini agak aneh. Minggu lalu murah ongkirnya (makanya aku pesan). Nah minggu ini ganti ekspedisi jadi mahal banget. Masa beli gantungan baju yang bagusan paling €8-10, ongkirnya €45 coba. Kan males, hahaha 😆 .

  1. Sering banget kaya gitu kak Zilko… Udah survey beberapa kali, tapi giliran pas mau beli barang nya malah ga ada 😂
    Ketemu sama temen sekolah memang menyenangkan ya kak Zilko, jadi bisa nostalgia cerita jaman sekolah dulu😄

    1. Iya, nyebelin banget ya! Pas belum membuat keputusan barangnya ada, pas keputusan sudah dibuat eh barangnya habis. Apa-apaan, hahahaha 😆 .

      Iya, seru banget apalagi udah lama banget ngga ketemu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s