About Myself · Thoughts

#1898 – Human and Adaptation

ENGLISH

Adaptation is a trait of living organism (and, thus, also of human). Yes, that is a cheesy and geeky opening sentence of a post, lol ๐Ÿ˜† . Anyway, in the last a few weekends or so, I have noticed how my body has adapted to the “new” routine I must develop since I started working in Amsterdam while still living in Delft.

Commuting is part of my current life

After six years of living and working (and studying) in Delft, obviously I had developed my own daily rhythm. Most of the time I did not have to worry to oversleep.ย I also had two big (warm) meals everyday, and for this I chose breakfast and dinner; arguing that a breakfast would be crucialย to start the day while I would still be full anyway for lunch. Btw, two big meals a day is a habit I have developed since moving to Bandung in 2006, though.

The contrast change from working in Delft to working in Amsterdam while still living in Delft meant that I would need to adapt. First of all, I would need to get up much earlier, given the on average three hours of commute I would have to do everyday, haha ๐Ÿ˜† . Secondly, while still maintaining my two big meals a day habit, I had to shiftย my first big meal to lunch and had lighter meal (mostly smoothie bowls) for breakfast.

I like to have smoothie bowls for breakfast nowadays

While itย was difficult at first, now I have started to get used to getting up early in the morning. Even in most cases I amย already able to beat the alarm clock! Though, just to be safe, I still set my alarm clock every night, haha ๐Ÿ˜› .

And it is quite “funny” how human brain works. It appears to have adapted this daily weekday rhythm that quite often in weekends, I get up at approximately the same time! (Obviously I don’t set my alarm clock for weekends). Once I felt like this was ridiculous and I thought my body had not got enough sleep. So I forced myself to go back to sleep. And guess what? When I woke up eventually, I did not feel good at all and actually had a headache from, I think, too much sleep! Haha ๐Ÿ˜† .

Apparently too much sleep is not good as well ๐Ÿ˜› .

To be honest I wondered how I would perform at work in the morning given that now I consumed much smaller breakfastย than before. It turned out to be fine, actually, which surprised me a lot! ๐Ÿ˜ฎย I just needed to make sure that I would not have late lunch, though. Once, it happened that I started to “see stars” when I had late lunch (though it was right when I just started, soย that might also play a big role).

So, yeah, human and adaptation. I guess we should never underestimate what our brain and body can adapt to, because it might surprise us!

BAHASA INDONESIA

Adaptasiย adalah salah satu sifat dari organisme (yang mana artinya juga termasuk manusia). Iya, kalimat sebelum ini adalah kalimat yang norak dan geeky banget untuk membuka suatu posting ya, haha ๐Ÿ˜† . Anyway, beberapa akhir pekan belakangan ini, aku mulai mengamati bahwa badanku juga mulai beradaptasi terhadap rutinitas “baru”-ku loh semenjak aku bekerja di Amsterdam sementara masih tinggal di Delft.

Nglaju adalah bagian kehidupanku saat ini

Setelah enam tahun tinggal dan bekerja (dan belajar) di Delft, jelas sebuah ritme harianku telah terbentuk. Kebanyakan sih aku tidak perlu takut akan bangun kesiangan. Aku juga hanya makan besar dua kali sehari, dan untuk ini aku memilih sarapan dan makan malam; dengan alasan sarapan itu penting untuk memulai suatu hari dan akibatnya aku masih akan kenyang di waktu makan siang, haha. Btw, makan besar dua kali sehari ini adalah kebiasaan yang sudah aku lakukan semenjak akuย pindah ke Bandung di tahun 2006.

Nah, perubahan kontras dari bekerja di Delft ke bekerja di Amsterdam sementara masih tinggal di Delft berarti aku harus menyesuaikan diri. Pertama-tama, aku harus bangun lebih pagi, berkatย nglaju selama sekitar, rata-rata, tiga jamย setiap hari, haha ๐Ÿ˜† . Yang kedua, walaupun aku masih mempertahankan kebiasaanku makan besar dua kali sehari, aku harus menggeser makan besar pertamaku ke makan siang dan sarapan lebih ringan (seringnya sih smoothie bowls).

Sekarang-sekarang ini aku suka makan smoothie bowls untuk sarapan.

Walaupun awalnya memang sulit, sekarang aku sudah mulai terbiasa untuk bangun lebih pagi di pagi hari. Bahkan cukup sering aku berhasil bangun sebelum alarmku berbunyiย loh! Walaupun, untuk amannya sih, aku masih mengeset jam alarm-ku setiap malam, haha ๐Ÿ˜› .

Dan “lucu” juga bagaimana otak manusia bekerja. Nampaknya aku sudah beradaptasi dengan ritme hari kerja harian ini sampai-sampai sering di akhir pekan, aku juga bangun di waktu yang kurang lebih sama loh! (Jelas di akhir pekan alarm tidak aku nyalakan). Sekali waktu aku merasa ini bodoh sekali karena aku kira badanku pasti masih kekurangan tidur sehingga akuย memaksa diriku untuk tidur lagi. Dan apa yang terjadi? Ketika aku akhirnya bangun, aku malah merasa tidak enak sama sekali dong dan bahkan sampai sakit kepala juga akibat, aku duga, kelamaan tidur! Haha ๐Ÿ˜† .

Ternyata kelamaan tidur itu juga kurang baik ๐Ÿ˜› .

Sejujurnya aku sedikit khawatir performaku di kantor di pagi hari akan terimbas sarapanku yang lebih kecil ini. Tetapi ternyata baik-baik saja kok, yang mana sungguh mengagetkanku! ๐Ÿ˜ฎย Aku hanya perlu memastikan aku tidak terlambat makan siang sih. Sekali waktu, ini pernah kejadian dan mataku mulai “berkunang-kunang” gitu deh (walaupun kejadiannya adalah sewaktu aku baru mulai sih, jadi mungkin aku masih belum terbiasa aja).

Jadi, ya, manusia dan adaptasi. Aku kira jangan pernah kita meremehkan kemampuan otak dan badan kita untuk menyesuaikan diri, karena ini mungkin akan mengagetkan kita!

Advertisements

26 thoughts on “#1898 – Human and Adaptation

  1. specialnya manusia dari pada mahluk hidup lainya ya kemapuan adaptasinya :D, anugerah tuhan itu. kebayang kayak ikan dari air tawar pindah ke air laut langsung mati ๐Ÿ˜€ haha.

        1. Bagi definisiku sih bukan. Alat digunakan supaya manusia bisa “bertahan” selama waktu yang “terbatas” untuk bisa melakukan suatu aktivitas di tempat yang bukan habitatnya itu. Menurutku, dalam definisi adaptasi juga ada unsur “jangka panjang”-nya ๐Ÿ™‚ .

  2. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ body clock and digestion had adjusted to your daily routine now Zi haha. Gabisa pindah rumah aja gitu jd lebih deket?
    Well anyway smoothies udah bagus kok as your light breakfast ๐Ÿ‘

  3. I can’t stay sleep over 7am now in the weekends, but that’s probably got to do with age, as you get older, you stay awake earlier haha. I used to not to do breakfast, but get real hungry during lunch time, so I do mรผsli bowl at work now because I’m at work already at 7am

    1. Lol, then I am less sure if this was my body adapting or age then ๐Ÿ˜›. Haha I don’t think I can survive with zero breakfast though…

  4. Aku juga sama kak zilko saking seringnya kebangun sama alarm sekarang udah bangun duluan sebelum alarmnya nyala XD tapi kalau lagi capek banget malah kadang ga kedengeran alarmnya hahaha, Kalau tidur lagi setelah bangun emang ga enak banget yaa kak zilko.. aku kalau tidur lagi pasti kepalanya pusing banget jadi ga konsen ngapa ngapain XD

    1. Hahaha jadi terbiasa memang ya ๐Ÿ˜„. Iya kalau bangun dan merasa segar, jangan dipaksaun tidur lagi memang ya. Nanti jadi sakit kepala, haha

    1. Hahaha, soalnya dulu setiap jam makan siang rasanya masih kenyang setelah makan pagi yang agak berat. Makannya kupikir-pikir sebenarnya makan besar dua kali cukup lah. Tapi memang mesti ada yang ketiga sih, tapi yang ketiga ini nggak perlu besar. Snack atau buah-buahan gitu juga nggak masalah, haha ๐Ÿ˜† .

  5. Wow! 3 jam? Tapi tetap kembali lagi dengan kata “adaptasi” ya Mas.

    Omong-omong masalah adaptasi jam tidur, dari saya SMA sampai sekarang, kalau sudah 5 jam tidur pasti akan bangun sendiri, termasuk akhir pekan. Oh ya, kecuali sakit ya, udah makan obat biasa bablas. Makanya waktu sekolah, di asrama ditanyain kapan saya tidur nya, orang bangun tengah malam saya kelihatan, yang bangun lebih pagi saya nya juga ada… haha…

    Selamat menikmati proses, itu yang paling enak dari adaptasi. Selama kita jaga makan dan olahraga, semoga baik-baik.

    1. Iya, tiga jam! Hahaha ๐Ÿ˜†

      Kalau namanya sudah menjadi kebiasaan memang seperti itu ya! Tubuh seperti sudah ada jadwalnya sendiri, haha ๐Ÿ˜† .

      Betul, asalkan asupan makan baik, olahraga teratur, dan istirahat cukup sih tidak masalah ya, hehehe ๐Ÿ™‚ .

  6. Body clock gw setelah melahirkan jadi super ngaco, dan belum beradaptasi dgn baik. Mungkin juga karena bayi ska berubah2 jam tidurnya ya. Kadang bablas sampai pagi, tapi sering juga subuh2 nangis minta susu..haha.. Alarm (berlapis malah) perlu banget deh..hihi.. Kalo dipikir2 gw juga makan besar 2x sih, tapi kecil2nya banyak..wkwkwkw.. Kece dirimu Ko ๐Ÿ˜€

    1. Hahaha, kalau ada baby memang berubah semua ya Py. Kemarin di kantor ngomongin DST yang bikin susah bangun atau tidurnya jadi cuma sebentar. Nah, yang punya baby ngomong kalau mereka DST atau engga mah nggak ngefek, mereka bangunnya ya menyesuaikan sama ritme baby-nya mereka, ahahahah ๐Ÿ˜† .

      Huaa, yang kecil-kecil itu yang bahaya Py, hahaha ๐Ÿ˜› .

  7. Aku juga rata rata makan dua kali sehari. Tapi karena kadang males makan pagi atau makan malam. Aku lebih memilih tidur soalnya ๐Ÿ˜†

    Dan sebenarnya kebiasaan itu udah hilang waktu hamil dan menyusui. Eh pas udah berenti menyusui datang lagi kebiasaannya ๐Ÿ˜“

    1. Hahaha, kalau aku tidur nggak bisa cepet-cepet nih Niee. Misalkan sore sudah capek gitu, malamnya jam 7 – 8an biasanya segar lagi, huahaha. Baru setelah jam 10 ngantuknya datang lagi ๐Ÿ˜› .

  8. Ngomong-ngomong makan, aku cita cita mau makan dua kali sehari dengan alasan diet, ujung-ujungnya tetap aja jadi 3 kali nih walau perut gak berasa lapar, tapi mulut pengen ngunyah ๐Ÿ˜ฆ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s