Life in Holland · Zilko's Life

#1851 – NS’ New Timetable and Disruptions

ENGLISH

New Timetable

Last week, the Netherlands Railway (Nederlandse Spoorwegen/NS) released theirΒ new timetable. Actually, they do this in December every year. However, this year is special because the change was the biggest one in recent years.

Station Den Haag Holland Spoor
An NS train at Den Haag HS

And as a commuter between Delft and Amsterdam, this change has a significant impact on me. Now, there are only two per hour direct services between Delft and Amsterdam (previously four per hour). The other two services now require a one-minute transfer in Leiden Centraal Station. This is actually not a big deal, if the services are on time, as the two connecting trains stop at adjacent platforms, making transfer really convenient (we just need to walk like 10 meter).

Nonetheless, direct service is still, overall, more comfortable and actually more reliable. Last week was the first week of implementation for the timetables, so unsurprisingly there were a lot of small disturbances (delays due to variance in service length) here and there. And quite a few times I missed my connection in Leiden or I had to run a lot because the two connecting trains could not stop at adjacent platforms because the platforms were being used by other trains.

An Intercity train entering platform 1 of Delft station.
An Intercity train.

Well, I guess for my convenience, it is better to adjust my schedule with the direct services now πŸ˜› .

Train Disruptions

Speaking of train operation, it is unavoidable that unexpected incidents would occur, causing train disruptions. When this happens, this causes a lot of inconvenience to everyone involved.

Last week was quite an unfortunate week for me, where I encountered two quite big disruptions in the same week!!

Disruption #1

On Monday, I was travelling back to Delft with a direct service going Amsterdam – Haarlem – Leiden – Delft. But then, as I was travelling between Amsterdam and Haarlem, a person decided to commit a suicide on the track between Haarlem and Leiden (suicide by jumping into a moving train is quite a common problem in the Netherlands, btw).

A train disruption due to suicide between Haarlem and Leiden
A train disruption due to suicide between Haarlem and Leiden

Consequently, the track between Haarlem and Leiden needs to be closed for operation. So my train had to end its service in Haarlem and could not continue towards Leiden.

So there I was, stuck in Haarlem, lol. The solution to this was that I needed to go BACK to Amsterdam, changed trains at Amsterdam Sloterdijk and took a Sprinter train to Leiden. Then, changed trains at Leiden to an Intercity to Delft.

I had no other option. So there I was, going back and forth between Amsterdam and Haarlem for nothing, lol πŸ˜† . Consequently? The 1.5 hour one-way commute became 2.5 hours that evening. And I was so hungry along the way too as it was passing my dinner time. Lol πŸ˜† .

Disruption #2

On Thursday, I was travelling to Amsterdam in the morning with a direct Delft – Leiden – Haarlem – Amsterdam service. Upon approaching Haarlem, a viaduct between Haarlem and Amsterdam got defect, forcing all train operation to stop between the two cities.

A train disruption due to defect viaduct between Haarlem and Amsterdam Sloterdijk
A train disruption due to defect viaduct between Haarlem and Amsterdam Sloterdijk

Again, for the second time in a week, there I was, stuck in Haarlem, lol πŸ˜† . The alternative, though, was to go BACK to Leiden and transferred there to aΒ service travelling to Amsterdam via Schiphol.

Thinking I had no other option (Actually I did, I just didn’t realize it, which was to wait in Haarlem. But this would have been a gamble, though), I took this alternative. When I reached Leiden, it turned out that the viaduct had been repaired; and the first possible service to Amsterdam was to take a Leiden – Haarlem – Amsterdam service.

Lol πŸ˜† .

So there I was, taking this service, which meant I was going BACK to Haarlem. The caveat, though, I had to stand all the way to Amsterdam because the train was overloaded with affected passengers.

Yep, that morning, I travelled Delft – Leiden – Haarlem – Leiden – Haarlem – Amsterdam. Total one-way travel time door to door: 2.5 hours. As a result, I was late forΒ a meeting at my office, lol πŸ˜† .

BAHASA INDONESIA

Jadwal kereta baru

Minggu lalu, Kereta Api BelandaΒ (Nederlandse Spoorwegen/NS) merilisΒ jadwal kereta api baru mereka. Sebenarnya, ini mereka lakukan bulan Desember setiap tahun sih. Hanya saja, tahun ini cukup spesial karena perubahan di jadwalnya adalah yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Station Den Haag Holland Spoor
Sebuah keretanya NS di Den Haag HS

Dan sebagaiΒ penglaju antara Delft dan Amsterdam, perubahan ini memiliki dampak besar juga bagiku. Sekarang, hanya ada dua layanan kereta per jam yang langsung menghubungkan Delft dan Amsterdam (sebelumnya ada empat per jam). Dua layanan lainnya kini membutuhkan transit selama satu menit di Stasiun Leiden Centraal. Ini nggak masalah sih sebenarnya, dengan catatan keretanya tepat waktu, karena dua kereta yang dihubungkan berhenti di jalur yang bersebelahan sehingga pindah keretanya sungguh nyaman (kita hanya perlu berjalan sejauh 10an meter saja).

Toh walaupun begitu, layanan yang langsung, secara umum, masih jauh lebih nyaman dan lebih dapat diandalkan sih sebenarnya. Minggu lalu adalah minggu pertama implementasi jadwal baru ini sehingga tidak mengherankan ada banyak gangguan kecil di sana-sini (keterlambatan akibat variansi dari lama waktu layanan kereta). Dan beberapa kali lho aku ketinggalan koneksiku di Leiden atau aku harus berlari-lari menyeberangi peron karena dua keretanya tidak bisa berhenti di jalur bersebelahan akibat jalurnya dipakai kereta lain.

An Intercity train entering platform 1 of Delft station.
Sebuah kereta Intercity.

Yah, kayaknya sih untuk kenyamananku, sebaiknya aku menyesuaikan jadwalku dengan layanan yang langsung sih ya πŸ˜› .

Gangguan Layanan Kereta Api

Yang namanya operasi kereta api, jelas gangguan yang tidak terduga tidak dapat dihindari dan ini menyebabkan terganggunya jadwal layanan kereta. Ketika ini terjadi, ini menyebabkan ketidak-nyamanan ke semua pihak yang terlibat, tidak hanya penumpang saja.

Kebetulan minggu lalu adalah minggu yang cukup sial untukku, dimana aku harus menghadapi dua gangguan cukup besar di minggu yang sama!!

GangguanΒ #1

Di hari Senin, aku sedang kembali ke Delft dengan layanan langsung di rute Amsterdam – Haarlem – Leiden – Delft. Tetapi kemudian, ketika aku sedang bergerak dari Amsterdam ke Haarlem, seseorang memutuskan untuk bunuh diri di rel kereta di antara Haarlem dan Leiden (kasus bunuh diri dengan melompat ke kereta yang sedang berjalan itu cukup sering terjadi di Belanda).

A train disruption due to suicide between Haarlem and Leiden
Gangguan kereta akibat bunuh diri di antara Haarlem dan Leiden.

Sebagai akibatnya, jalur kereta di antara Haarlem dan Leiden harus ditutup. Jadilah keretaku harus mengakhiri layanannya di Haarlem dan tidak bisa lanjut ke Leiden.

Yup, jadilah aku terjebak di Haarlem kan, haha. Solusinya adalah aku harus KEMBALI ke Amsterdam, transit di Stasiun Amsterdam Sloterdijk dan menaiki layanan Sprinter ke Leiden. Di sana, aku harus transit lagi ke kereta Intercity tujuan Delft.

Berhubung nggak ada pilihan lain, ya sudah deh hari itu aku bolak-balik antara Amsterdam dan Haarlem, haha πŸ˜† . Sebagai akibatnya? Waktu tempuh yang biasanya 1,5 jam satu jalan molor menjadi 2,5 jam malam itu. Dan aku juga kelaparan sepanjang jalan karena melewati jam makan malamku, haha πŸ˜† . w

Gangguan #2

Di hari Kamis, aku berangkat kerja menuju Amsterdam di pagi hari dengan rute langsung Delft – Leiden – Haarlem – Amsterdam. Ketika sedang mendekati Haarlem, sebuah viaduct di antara Haarlem dan Amsterdam rusak, sehingga semua kereta di antara dua kota ini harus dihentikan.

A train disruption due to defect viaduct between Haarlem and Amsterdam Sloterdijk
Gangguan kereta akibat viaduct yang rusak di antara Haarlem dan Amsterdam Sloterdijk

Lagi, untuk kali kedua minggu itu, aku terjebak lagi di Haarlem, haha πŸ˜† . Alternatifnya, aku harus KEMBALI ke Leiden dan di sana transit ke kereta tujuan Amsterdam via Schiphol.

Karena aku pikir tidak ada pilihan lain (Ada sih sebenarnya, hanya saja aku tidak kepikiran waktu itu, yaitu dengan menunggu saja di Haarlem. Tapi ini sedikit ada pertaruhannya sih), aku mengikuti alternatif ini. Ketika aku sampai di leiden, ternyata viaduct-nya telah selesai diperbaiki; dan layanan pertama ke Amsterdam adalah kereta dengan rute Leiden – Haarlem – Amsterdam.

HuahahaΒ πŸ˜† .

Yup, jadilah aku menaiki layanan ini, yang mana artinya aku KEMBALI lagi ke Haarlem. Ditambah lagi,Β kondisinya aku harus berdiri di sepanjang perjalanan karena keretanya kepenuhan oleh penumpang yang terimbas gangguan ini.

Yep, pagi itu, aku bepergian dengan rute Delft – Leiden – Haarlem – Leiden – Haarlem – Amsterdam. Total waktu tempuh satu arahnya: 2,5 jam. Akibatnya, aku terlambat di sebuah meeting dehΒ di kantor, haha πŸ˜† .

Advertisements

18 thoughts on “#1851 – NS’ New Timetable and Disruptions

  1. Wiih serem banget ya kalo sampe sering ada orang bunuh diri di rel. Kalo timetablenya diubah jd 2x lebih susah ya, mesti siap2 kalo ada kejadian kayak di atas lg.

    1. Haha, overall sih frekuensinya gak berubah, cuma sebagian jadi mesti transit aja πŸ˜„. Jadi kalo ada disruption juga efek perubahan timetable-nya gak terlalu besar sih menurutku πŸ˜„.

        1. Cukup banget Win. Deket dari Amsterdam itu. Kincirnya ada di Zaanse Schaans, itu bisa kamu jadiin satu sama Volendam soalnya searah. Iyaa, museumnya mahal, ahahah πŸ˜‚.

          Tulip di Kinderdijk Win di deket Leiden, tapi ini gak searah sama Volendam/Zaanse Schaans jadi kamu plan utk hari lain aja. Tapi mereka cuma buka musim semi doang. Jadi kamu cek dulu tanggal bukanya mereka.

  2. gara-gara ada gangguan jadi lama banget ya perjalanan ke pergi sama pulang ke kantor nya XD semoga nanti bisa lancar lagi ya tampa ada gangguan supaya ga harus bolak-balik lagii

  3. Waaah kereen blognya dua bahasaaa..
    *maap baru pertama mampir wkkk*
    kirain teh kalo diluar negeri kendaraan umumnya bebas hambatan, eh ternyata suka ada gangguan juga ya 😦

  4. Harus banget ya bunuh diri terus lemparin diri ke kereta yg lagi melaju gitu.. Ishhh.. Mo bunuh diri aja ngerepotin orang.. *lahh salah fokus*..

    Owh tiap tahun berubah jadwal gitu ya Ko, berarti tiap tahun penyesuaian lagi dong ya.. Haha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s