Posted in Miscellaneous, Random Things

#1802 – Online Shopping Delivery

ENGLISH

In recent years, everything has become easier online, including buying stuffs. While there are products which I still have some doubt in purchasing online (mostly fashion-related products; link to “Globe and Bag” in Bahasa Indonesia only), in general I do enjoy the practicality of online-shopping. Especially here in the Netherlands where most stores close at 5 or 6 PM (I still find this stupid, btw), online shopping becomes even more attractive.

One important aspect of online shopping is, of course, the delivery method. As of late, though, there are two delivery methods that have become my preferred options:

  1. To deliver the products to my office address. Often, the delivery takes place during the weekday and the shop only states: “The package will be delivered between 9 AM and 5 PM on this date“. To me this is really annoying because (most of the time, as there might be a few exceptions, of course) I can’t afford allocating my entire working day just for waiting for the package. So, in this case, one solution would be to set the delivery address to my office. In this case, the postman could just drop the package at the logistic center (TU Delft has one) and the logistic center would inform me about the delivery; or in the case the postman needed my address, they could call me down to sign it.
  2. Some delivery services in the Netherlands (PostNL, for instance) have a lot of pick up points in the country. I also like this option because I can choose where I would want to pick up my package.

I think either option is a much better one than having your package delivered to you at home but you are not at home so the postman decides to leave it at your neighbour’s or at specific places they choose (a random pick up point nearby, for instance). While the latter possibility might still be okay, the former is the worst, imo. Why? Well, because then when you can pick up the delivery depends a lot on your neighbour too! Once I had a package left at a small shop near where I lived (the shop owner was very nice, btw). The problem was, the shop only opened in the weekend and the owner did not live there. Consequently I had to wait a few days before I could get it!

Haha.

So, what is your favorite delivery method/address?

A delivery to my office this summer
A delivery to my office this summer

BAHASA INDONESIA

Beberapa tahun belakangan ini, semua sudah semakin mudah dengan internet, termasuk dalam urusan pembelian barang. Walaupun masih ada produk-produk yang aku masih merasa kurang sreg untuk kubeli di internet (kebanyakan sih produk-produk pakaian), secara umum aku suka banget kepraktisan belanja online. Apalagi di Belanda ini dimana kebanyakan toko tutup jam 5 atau jam 6 sore (aku masih berpendapat bahwa ini bodoh, btw) sehingga membeli barang online menjadi semakin menarik kan ya.

Satu aspek penting dari belanja di internet, tentu, adalah metode pengiriman barangnya. Akhir-akhir ini, ada dua metode pengiriman yang aku sukai:

  1. Untuk mengirimkan barang ke alamat kantorku. Sering, pengiriman berlangsung di hari kerja dan tokonya cuma menyebutkan: “Paket akan tiba di antara jam 9 pagi dan jam 5 sore di tanggal sekian“. Ih, untukku ini menyebalkan banget karena (seringnya sih, karena tentu ada beberapa kasus perkecualian) aku nggak bisa dong ya mengalokasikan keseluruhan waktu bekerjaku hanya untuk menunggu paket aja. Jadi, untuk ini salah satu solusinya adalah dengan mengisi alamat pengiriman dengan alamat kantor. Dengan begini, pengantar paketnya bisa meninggalkan pengirimannya di pusat logistik (TU Delft memilikinya) dan kemudian pusat logistiknya memberi-tahuku mengenai ini; atau jika pengantar paketnya membutuhkan tanda-tanganku, mereka bisa memanggilku ke bawah untuk tanda-tangan.
  2. Beberapa layanan pengiriman barang di Belanda (PostNL misalnya) memiliki banyak pick up points di seluruh negeri. Ini juga aku suka banget karena aku bisa memilih barangnya ingin kuambil dimana.

Kedua pilihan di atas aku rasa adalah pilihan yang lebih baik daripada situasi paket diantarkan ke rumah tetapi aku sedang tidak ada di rumah sehingga pengirim paketnya memutuskan untuk menitipkannya di tetangga atau di tempat spesifik yang mereka pilih (misalnya di sebuah pick up point random). Oke, kemungkinan yang kedua tidak lah buruk sih, tetapi pilihan yang pertama itu menyebalkan banget, menurutku. Mengapa? Yah, karena dengan begini kapan kita bisa mengambil barangnya tergantung si tetangga itu juga kan ya! Pernah sekali waktu aku mendapatkan paket yang dititipkan di sebuah toko kecil di dekat rumah (pemilik tokonya baik banget dah, btw). Masalahnya, tokonya cuma buka di akhir pekan aja dan pemiliknya tidak tinggal di situ. Jadilah aku harus menunggu beberapa hari sebelum aku bisa mendapatkan barangnya!

Haha.

Nah, apakah metode/alamat pengiriman favoritmu?

26 thoughts on “#1802 – Online Shopping Delivery

  1. kita selalu kirim ke rumah. kalo kita gak di rumah biasa ya ditinggal di depan pintu aja. kecuali kalo emang ada request harus dikirim ke kita in person biasa mereka coba 1-2 kali lagi untuk dateng dengan ngasih tau dulu jam berapa bakal dateng. kalo gak ya bakal kita kudu ambil di pick up point terdekat.

    1. Kalo di Belanda kyknya ga mungkin ditinggal di depan pintu. Otomatis mereka nitip ke tetangga dan klo tetangganya juga ga ada, baru dikirim ke pick up points, hahaha.

  2. I would prefer to office delivery which now here in Indonesia other than the courier services there are also online ojek companies that also serve delivery from online shopping.

  3. di sini juga banyak yang pakai alamat kantor. tapi kadang ya telat juga sampe di tangan. sebab disimpan dulu di tempat penerimaan surat dan barang. kalau nggak ngecek ya bisa jadi menginap di situ terus barangnya

  4. Kirim ke kantor Ai😀 Hahhaa.. Mumpung bekpeknya gede, jadi kiriman dari olshop masuk. Ya paling dikepoin frontliner knp si Ai katanya belanja mulu..hahaha.. Padahal yg transaksi bininya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s