#1765 – A Math Day Out

ENGLISH

This Wednesday, my department organized the annual SummerΒ Day Out and invited all employees to join in (for free). So between the option of going on a free Day Out and working normally in Delft, obviously I chose the former, lol πŸ˜† .

Btw, even though I mentioned above that the Day Out is “annual”, actually last year no Day Out was organized for some reasons (even though I guess the main reason had something to do with, well, budget, haha πŸ˜† ). So the last Day Out was actually two years ago when we went to the Muiderslot Castle andΒ Hazerswoude. I did not join the Day Out three years ago because I was watching Wimbledon in London, btw πŸ˜› .

Anyway, upon receiving the invitation about a month ago, to be honest I wasn’t reallyΒ excited with this year’s Day Out because the destinations were, well, just Den Haag and Scheveningen. πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…I mean, Den Haag and Scheveningen are “just there”; you know, like Den Haag is only 15 minutes train ride from Delft, lol πŸ˜† . But well, I thought it was still better than nothing. Plus, it would be my last Day Out as a PhD candidate anyway so I signed myself in πŸ˜› .

***

Fast forward to the D-Day.Β We departed from Delft with a bus at 09:30. Upon arriving in Den Haag, we stopped at a cafe to have a breakfast (which consisted of an apple pie and coffee/tea).Β After that, we joined the Constitution Tour around Den Haag. The tour was very nice especially we got an access to the Ridderzaal (Hall of Knight).

Ridderzaal

Ridderzaal

As an Indonesian, this hall is very important (and, thus, cool to be in) because the Dutch – Indonesian Round Table Conference in 1949 took place here. Indonesians should remember this from the History class in Elementary School. In this room, the Kingdom of the Netherlands acknowledged the independence and sovereignity of the United States of Indonesia at the end ofΒ 1949.

After the tour, we had lunch at a restaurant by Het Plein. Well it was just a standard Dutch lunch (read: sandwiches and kroket) accompanied with soup as a starter and some fruit. After the lunch, we took the bus to go to Scheveningen.

In Scheveningen, two activities were prepared for us which we were asked to choose one when signing in: beach volleyball or power kiting. IΒ did not know what the hell power kiting was at the time, I signed myself in for it, hahaha πŸ˜† . It turned out it was basically like playing a kite but the kite was extremely strong (especially today it was very windy in Scheveningen), hence the name, that you actually had to use power to control it, haha πŸ˜† . A few of my colleagues actually got dragged by the kite, seriously! Lol πŸ˜† . Of course I tried it as well for a few minutes πŸ˜› .

Power kiting in Scheveningen

Power kiting in Scheveningen

Then it was dinner time which we had a barbeque buffet. It was a really nice dinner, where surprisingly they also provided some tempe dish, haha πŸ˜† . After dinner, at around 8 PM we went back to Delft.

***

Yeah, it was such a fun Wednesday at work!! πŸ™‚

BAHASA INDONESIA

Rabu ini, departemenku mengadakan acara Day Out Musim Panas tahunan dimana semua karyawan diundang untuk ikutan (jelas tanpa biaya lah ya). Jadilah di antara pilihan pergi ikutan Day Out gratisan atau bekerja seperti biasa di Delft, aku memilih yang pertama lah ya, hahaha πŸ˜† .

Btw, walaupun di atas kusebutkan acara ini adalah acara “tahunan”, sebenarnya tahun lalu acara serupa tidak diadakan sih entah karena apa (aku duga alasan utamanya adalah ketiadaan anggaran, haha πŸ˜† ). Jadilah acara Day Out yang terakhir sebenarnya adalah dua tahun yang laluΒ dimana kami pergi ke Kastil Muiderslot dan Hazerswoude. Aku tidak mengikuti Day Out tiga tahun yang lalu karena waktu itu kebetulan aku sedang menonton Wimbledon di LondonΒ πŸ˜› .

Anyway, ketika menerima undangannya kira-kira sebulan yang lalu, sejujurnya aku nggak seberapa excited dengan Day Out tahun ini karena tempat tujuannya adalah, yah, cuma Den Haag dan Scheveningen. πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…Β Maksudku, Den Haag dan Scheveningen kan cuma “disitu doang”; tahu lah, Den Haag itu cuma 15 menit aja naik kereta dari Delft, hahaha πŸ˜† . Ah, tapi tetap mendingan lah ya ada acara ini daripada tidak adaΒ acaraΒ apa-apa sama sekali. Plus, toh ini adalahΒ Day Out terakhirku sebagai mahasiswa PhD/S3Β sehingga aku tetap mendaftarkan diri πŸ˜› .

***

Fast forward ke hari-H. Kami berangkat dari Delft dengan bus sekitar jam 9:30 pagi. Begitu tiba di Den Haag, kami diturunkan di depan sebuah kafe untuk sarapan (yang terdiri atas apple pie dan kopi/teh). Setelahnya, kami mengikuti Tur Konstitusi di Den Haag. Turnya cukup menarik dimana kami mendapatkan akses untuk masuk ke dalam Ridderzaal (Hall of Knight).

Ridderzaal

Ridderzaal

Sebagai orang Indonesia, ruangan Ridderzaal ini penting banget (yang mana artinya keren banget untuk bisa masuk di dalamnya) karena di ruangan ini lah Konferensi Meja Bundar antara Indonesia dan Belanda di tahun 1949 berlangsung. Pastinya pada ingat pelajaran IPS (Sejarah) di SD dulu kan? Di ruangan ini lah Kerajaan Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat di akhir tahun 1949.

Setelah turnya, kami makan siang di sebuah restoran di Het Plein. Makan siangnya adalah makan siang standar ala Belanda (baca: sandwich dan kroket) yang ditemani dengan sup sebagai makanan pembuka dan buah-buahan. Setelah makan siang, kami menaiki bus untuk menuju ke Scheveningen.

DiΒ Scheveningen, dua aktivitas telah dipersiapkan untuk kami dimana ketika mendaftarkan diri, kami diminta untuk memilih mau yang mana: voli pantai atau power kiting. Ketika itu aku nggak tahu power kiting itu apaan, jadilah aku mendaftarkan diri untuknya, hahaha πŸ˜† . Ternyata pada dasarnya ini adalah bermain layang-layang tetapi disain layang-layangnya unik sehingga kuat banget (terutama hari ini angin di Scheveningen sedangΒ kencang banget). Ya memang nama aktivitasnya juga begitu sih ya, dimana kita harus benar-benar menggunakan tenaga lho untuk mengendalikan layang-layangnya, haha πŸ˜† . Beberapa kolegaku sampai ada yang terseret layang-layangnya, beneran! Hahaha πŸ˜† . Tentu saja aku mencobanya selama beberapa menit πŸ˜› .

Power kiting in Scheveningen

Power kitingΒ diΒ Scheveningen

Kemudian adalah saatnya makan malam dimana menunya adalah buffet barbeque. Makan malamnya enak dimana, secara mengejutkan, ternyata ada menu tempe juga, haha πŸ˜† . Setelah makan malam, kami kembali ke Delft sekitar jam 8 malam.

***

Ya, Rabu kemarin adalah satu hari Rabu yang seru di kantor!! πŸ™‚

Advertisements

15 thoughts on “#1765 – A Math Day Out

    1. Iya, kite-nya gede trus modelnya semacam parasut gitu, jadi “menangkap” banyak angin. Apalagi anginnya pas gede pula, hahaha πŸ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s