#1684 – Flying Business Class with Aeromexico


I decided to fly on business class on two of the eight flights I took in my recent year end trip to North America. One was on a short-haul flight from Oaxaca to Mexico City and the other was its next 4.5 hours flight from Mexico City to New York – JFK.

And this post is a trip report of the latter 🙂 .

First of all, though, it is important to mention that these two business class flights were my first two ever business class flights I have ever taken in my life. This means that I am, at the moment, unable to make any comparison with other business class flights provided by other airlines 🙂 . However, though, these flights (especially the latter) will serve as a benchmark in my upcoming flights on business class in the future (well, not that I have any planned at the moment 😛 ).


AM 404 (Mexico City – New York JFK)

AM Logo
Flight: Aeromexico AM404
Equipment: Boeing 737-800 reg N845AM
ATD: 17:12 CST (Runway 05R of MEX)
ATA: 22:34 EST (Runway 31R of JFK)


As a business class passenger, obviously I got the priority to board the airplane first. Upon boarding though, there was a commoner passenger in economy who wanted to cut the line and board before me (he was not even an elite frequent-flyer). But of course the boarding agent denied him the boarding and let me board first, muahaha 😆 .

Obviously a business class selfie

Obviously a business class selfie

Anyway, all 16 business class seats were filled today. After all passengers boarded and before take-off commenced, we were given welcome drinks in the form of orange juice or mineral water (though served only in plastic glasses). I chose the orange juice obviously.

The Cabin and the Seat

I was originally assigned on seat 2F. However, the lady on 2D asked me if I was willing to exchange seat with her husband who was on 4A so they could sit together. Well, 4A was also a window seat so I agreed.[1]

Anyway, the seat was amazing! It was better than Air France’s premium economy’s (obviously, as the class was different, lol 😆 ), and so much better than a regular economy class seat, lol 😆 . The recline was great (though not flat) and there was a front flap as well.

Aeromexico's Boeing 737-800's business class seat

Aeromexico’s Boeing 737-800’s business class seat

N845AM was a Boeing 737-800 (I wish I got a business class ticket on flight AM408 which was on a Boeing 787-8 Dreamliner; which would have probably made my experience better) and the business cabin was arranged in the 2-2 seat configuration. Moreover, N845AM was one of Aeromexico’s newer Boeing 737-800 which was equipped with Sky Interior (and split scimitar winglets!). All of these meant that the cabin ambience was very nice and comfortable 🙂 .

The Dinner Service

Not long after take-off, the dinner service was served. First, a menu book was handed out (yes, there was a menu book on board), which doubled as a welcome greeting; like this:

A menu card and the amuse bouche

A menu book and the amuse bouche

Along with it, we were served the amuse-bouche in the form of a platter of cheese, olives, and crackers along with a selection of drinks as well. It was really good!

The choice for the main course was either a chicken breast with rice or penne pasta with cheese. Well, obviously I chose the chicken, haha 😆 . Both choices came with smoked salmon and a bowl of green salad as the appetizer and side dish. To accompany my meal, I asked for a glass of champagne 😎 .

After telling the flight attendant my preference, she dressed my tray with white linen table cloth! She placed my preferred meal on the table and then poured a glass of champagne for me. Btw, the meal was all served in real plates, glasses, and cutleries, lol 😆 .

The dinner service and a champagne

The dinner service and a champagne

And all were goood! The salmon was cooked to perfection. The green salad, which came with a small bottle of olive oil, was super great. And the chicken was tender and, well, plenty! It was awesome! Well, the meal was designed by chef Enrique Polvera of Pujol restaurant, apparently ranked 16th according to the “World Top 50 Restaurants” current list.

The flight attendant was very attentive as well. I decided to take my time and enjoyed my meal. In other words, I ate my meal rather slowly. However, the flight attendant did not rush me to finish my meal while it was actually already time for dessert. She let me finish my meal with my pace and when I was done, she came to my seat, took my empty tray, and asked what I wanted for dessert.

The dessert and a glass of warm tea

The dessert and a glass of warm tea

Yes, there were two options for dessert as well: vanilla pound cake or a Haagen-Dazs ice cream. Damn, tough choice (I wanted both, lol 😆 ). But in the end I chose to go with the ice cream, which was in lychee flavour. To accompany the ice cream, I asked for a glass of warm tea.


First of all, the IFE screen was huge! And it was certainly one of the latest IFE generation as well so it was very fancy and modern. The seat pitch, however, was so big that I had to lean forward to touch the screen, lol 😆 #firstworldbusinessclassproblem

A new generation IFE

A new generation IFE

The content, however, was average. In all fairness, it was actually enough for a 4.5 hours flight; but it was far from beating Emirates’ ICE program (which, to me, is still the best one which I have ever got, btw).


N845AM which brought me from Mexico City to New York on business class

N845AM which brought me from Mexico City to New York on business class

So, in conclusion, I LOVED my first ever experience flying a medium-haul flight on business class!! I loved pretty much every aspect of this flight!

Flying had never been so good before!! 🙂

Well, now I want to fly on business class more often, but my bank account has something to say about that of course, lol 😆 .


Aku memutuskan untuk terbang di kelas bisnis di dua dari delapan penerbangan yang aku ambil di perjalanan akhir tahunku ke Amerika Utara baru-baru ini. Yang pertama adalah penerbangan jarak pendek dari Oaxaca ke Mexico City dan yang satunya adalah penerbangan setelahnya sepanjang 4,5 jam dari Mexico City ke New York – JFK.

Dan posting ini adalah trip report penerbangan yang kedua 🙂 .

Pertama-tama, penting untuk disebutkan bahwa dua penerbangan di kelas bisnis ini adalah dua penerbangan di kelas bisnis pertamaku seumur hidup, haha. Ini artinya, untuk saat ini, aku tidak bisa membuat perbandingan dengan layanan di kelas bisnis yang disediakan maskapai lainnya 🙂 . Di sisi lain, kedua penerbangan ini (terutama yang kedua) akan menjadi patokan (benchmark) untuk penerbangan-penerbangan kelas bisnisku di masa depan (gaya, padahal mah sekarang ini belum ada rencana untuk terbang di kelas bisnis lagi sih 😛 ).


AM 404 (Mexico City – New York JFK)

AM Logo
Penerbangan: Aeromexico AM404
Pesawat: Boeing 737-800 reg N845AM
ATD: 17:12 CST (Runway 05R of MEX)
ATA: 22:34 EST (Runway 31R of JFK)

Sebelum Terbang

Sebagai penumpang kelas bisnis, jelas aku mendapatkan prioritas untuk boarding duluan. Namun ketika boarding, ada penumpang kelas jelata kelas ekonomi yang mau memotong antrian dan boarding di depanku dong (padahal ia pun bukanlah frequent flyer level elit). Jelas saja petugas boarding-nya menolaknya untuk boarding dan memintaku untuk boarding duluan sebelum dia, muahaha 😆 .

Obviously a business class selfie

Jelas harus selfie di business class lah ya

Anyway, semua 16 kursi di kelas bisnis terisi semua hari ini. Setelah semua penumpang naik dan sebelum pesawat lepas landas, kami diberikan welcome drink dalam bentuk jus jeruk atau air putih (sayangnya cuma disajikan dengan gelas plastik saja). Aku memilih jus jeruknya.

Kabin dan Kursi

Awalnya aku diberikan kursi 2F. Namun, ibu-ibu di kursi 2D bertanya apakah aku bersedia bertukar kursi dengan suaminya yang diberikan kursi 4A sehingga mereka bisa duduk bersama. Yah, karena 4A juga kursi jendela, aku setuju-setuju aja.[1]

Ngomong-ngomong, kursinya keren banget loh! Jelas lebih oke daripada kursi ekonomi premiumnya Air France (ya iya lah, kelasnya aja beda, haha 😆 ), dan jauuh lebih oke daripada kursi kelas ekonomi biasa, haha 😆 . Recline kursinya juga oke banget (walaupun nggak sampai rata datar sih) dan bagian depannya bisa dibuka dan dimajukan juga.

Aeromexico's Boeing 737-800's business class seat

Kursi kelas bisnis di pesawat Boeing 737-800nya Aeromexico

N845AM adalah sebuah Boeing 737-800 (sayangnya aku tidak mendapatkan tiket kelas bisnis di penerbangan AM408 yang dioperasikan dengan pesawat Boeing 787-8 Dreamliner; yang mana mungkin akan membuat pengalamanku lebih wah lagi) dan kelas bisnis di pesawat ini disusun dengan konfigurasi kursi 2-2. Lebih jauh lagi, N845AM adalah salah satu Boeing 737-800nya Aeromexico terbaru yang dilengkapi dengan Sky Interior (dan winglets split scimitar!!). Semua ini berarti nuansa kabinnya oke dan nyaman banget 🙂 .

Layanan Makan Malam

Tak lama setelah lepas landas, layanan makan malam dimulai. Pertama-tama, kami diberi sebuah buku menu (iya dong menunya dalam bentuk buku), yang juga berisi ucapan selamat datang; kayak gini:

A menu card and the amuse bouche

Sebuah buku menu dan amuse bouche

Bersamaan dengannya, amuse-bouche yang berupa sepiring kecil keju, buah zaitun, dan biskuit dibagikan dan ditemani dengan beberapa pilihan minuman. Enak!

Pilihan menu utamanya adalah dada ayam dengan nasi atau pasta penne dengan keju. Ya jelas aku memilih dada ayamnya lah ya, haha 😆 . Kedua pilihan disajikan dengan ikan salmon asap dan satu mangkok salad hijau sebagai makanan pembuka dan makanan sampingan. Untuk menemani makan malamku, aku meminta segelas champagne 😎 .

Setelah menyebutkan pilihan makan-malamku ke pramugari, ia menata mejaku dengan taplak meja putih dari kain linen! Kemudian ia meletakkan menu pilihanku di atas meja dan menuangkan segelas champagne untukku. Btw, makanan dan minumannya disajikan dengan piring, gelas, mangkok, dan peralatan makan yang “beneran” loh, hahaha 😆 .

The dinner service and a champagne

Layanan makan malam dan champagne

Dan semuanya enaak! Salmonnya dimasak dengan sempurna. Salad hijaunya, yang disajikan dengan sebotol kecil minyak zaitun, juga enak. Dan daging ayamnya lembut dan, yah, banyaak! Asyik banget deh! Yaa, menunya ternyata didisain oleh chef Enrique Polvera dari restoran Pujol, yang mana berperingkat 16 sedunia tahun ini berdasarkan daftar “World Top 50 Restaurants”. Pantesan enak ya, haha 😆 .

Pramugarinya juga perhatian banget loh. Aku memutuskan untuk makan dengan santai agar aku bisa menikmatinya. Dengan kata lain, aku makan dengan pelan-pelan aja, haha. Biarpun begitu, pramugarinya tidak memburu-buruku untuk menyelesaikan makananku padahal sudah tiba waktunya untuk layanan makanan pencuci mulut. Ia membiarkanku menyelesaikan makananku dulu dan ketika aku sudah selesai, ia menyambangi kursiku, mengambil nampan yang sudah kosong, dan bertanya untuk pencuci mulut aku mau apa.

The dessert and a glass of warm tea

Pencuci mulut dan segelas teh hangat

Iya, ada pilihan juga loh untuk pencuci mulut: kue vanilla pound atau es krim Haagen-Dazs. Ah, sial, pilihannya kok susah begini (pengen dua-duanya, haha 😆 ). Akhirnya aku memilih es krim, yang mana merupakan es krim rasa buah leci. Untuk menemani es krim ini, aku meminta satu gelas teh hangat.


Pertama-tama, layar IFEnya gede banget looh! Dan IFEnya adalah salah satu IFE generasi terbaru sehingga nampak keren dan modern gitu deh. Seat pitch kursinya yang luas banget, tapinya, membuatku harus agak memajukan badan untuk menyentuh layarnya, huahaha 😆 #firstworldbusinessclassproblem

A new generation IFE

IFE generasi baru

Namun harus aku bilang bahwa isi IFEnya standar. Sebenarnya cukup sih untuk penerbangan 4,5 jam; tetapi masih jauh lah dari level isi IFE ICE-nya Emirates (yang mana, untukku, masih merupakan IFE berkualitas terbaik yang pernah aku dapatkan).


N845AM which brought me from Mexico City to New York on business class

N845AM yang membawaku dari Mexico City ke New York di kelas bisnis

Jadi kesimpulannya, aku SUKA BANGET dengan pengalaman pertamaku terbang di kelas bisnis di sebuah penerbangan jarak menengah! Aku suka dengan segala aspek dari penerbangan ini.

Ah, terbang belum pernah senyaman ini deh sebelumnya!!  🙂

Sekarang sih maunya aku terbang lebih sering di kelas bisnis, tetapi masalahnya rekening bank-ku sekarang jelas memiliki pendapat sendiri akan itu ya, hahaha 😆 .


35 thoughts on “#1684 – Flying Business Class with Aeromexico

  1. winnymarlina says:

    emang beda bgt ya pelayanan di bisnis dengan ekonomi hahaha perbandingan apel ke apa ya 😀

  2. jampang says:

    petugasnya cukup tegas yah:D

  3. I flew business class few times, thanks to my previous jobs, and I love the service and the experience. Real plate, real cutlery and a real napkin.

  4. Yance says:

    Bagus yaa kursinya bisnis class…emang bedaaa. Mantap deh ko

  5. Ria Angelina says:

    Hahhahha boleh ah sesekali coba Yogya Jakarta kan coba coba aja yang dekat..

  6. Ira says:

    emang beda ya kalau naik bisnis!! apalagi dalam hal penyajian makanan yang pakai piring pecah belah 😀

  7. Christa says:

    Asik yaa naik business class hehehe. Duh aku naik premium economy aja seneng bgt, abis itu lgsg mikir musti kerja keras biar bisa travel in luxury more often.. Apalagi kalo naik business class ya hahaha *apa kabar dompet*

  8. niee says:

    Gaya banget yak. Hahahahah. Itu yang ekonomi tolong antri dibelakang 😝

  9. suriyatifang says:

    Wah seru ya duduk di kelas bisnis, berasa jadi raja gitu dilayanin 😛
    Tapi lebih asyik dan menikmati kalo buat perjalanan jauh ya 😀

    • zilko says:

      Iya, pelayanan di kelas bisnis jauh banget dari pelayanan di kelas ekonomi, hahaha 😆 . Iya, kalau jarak dekat rasanya agak nanggung naik kelas bisnis 😛 . Semakin jauh penerbangannya, semakin terasa perbedaannya :mrgreen:

  10. […] on 2015 Year End Trip: – The beaches of Huatulco – Flying on business class all the way back to USA – Manhattan – A Broadway show – More of New […]

  11. Pypy says:

    Pernah naik bisnis class waktu dikerjain garuda..wkwkwk.. Setelah itu tentu saja belum lagi.. Tapi yg penting dah pernah dicoba ya 😀 Enak bgt dong ya Syahrini kmn2 naik yg ok bgini :p

    • zilko says:

      Wuiiih, lumayan banget itu Py naik business class-nya Garuda. Di rute mana? 😀

      Iya, asyik banget ya, dan yang penting emang udah pernah nyoba, haha 😆

      • Pypy says:

        Makassar – Jakarta, Jakarta – Manado Ko waktu itu 😀

        • zilko says:

          Huahahaha, dikerjain bener itu Py harus muter ke Jakarta dulu 😆 . Eh tapi mendingan sih ya dikasih kursinya business class. Memang waktu itu penerbangan Makassar – Manadonya penuh kah? 😀

          • Pypy says:

            Overbooking gitu, Ko.. Jadi kursi kami dikasih ke penumpang yg ga kebagian hari sblumnya..ckckc.. Kalo ga pas Natal mau2 aja sih dikerjain lagi..wwkwk

            • zilko says:

              Ooo, I see, I see. Pas Natal sih ya Py jadi memang semua kursinya keisi semua. Iya, kalau nggak pas terburu-buru gitu asyik-asyik aja ya dikerjain begitu 😛 .

  12. […] on 2015 Year End Trip: – Back to USA in business class – Manhattan – Fifth Avenue – A Broadway show – More of New […]

  13. […] also, about two weeks ago in my Aeromexico’s business class trip report, I mentioned that I had no idea when my next business class flight would be. Well, ladies and […]

  14. […] self-standing business class trip report of this flight has been published some time ago 🙂 . So here I will write about the more general experience of […]

  15. […] using my KLM’s Flying Blue points🙂 . And, as you know, two of those three flights were in business class😉 […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s