Posted in Mexico, North America Trip, Vacation

#1682 – 2015 Year End Trip (Part IV: Oaxaca)

ENGLISH

Previous posts on the 2015 Year End Trip series:
1. Part I: Getting to North America
2. Part II: Boston
3. Part III: Getting to Mexico

Previously on 2015 Year End Trip: Zilko spent the first three days of his amazing 2015 year end trip in North America in the city of Boston, Massachusetts. Now, after spending a full day travelling to Mexico, the Mexican part of this trip began🙂 .

***

Mexican Christmas Dinner 

A Christmas tree at the airport of Mexico City
A Christmas tree at the airport of Mexico City

My flights from Boston to Oaxaca were on 24 December 2015. This means that my evening arrival at Oaxaca was on Christmas Eve. This further means that it was time for a: Christmas dinner!:mrgreen: And being a country where most of the people celebrate Christmas, a Christmas dinner was also organized at my friends’ place in Oaxaca. So I can say that I arrived there at the exactly right time!😛

We drove through the city of Oaxaca to get to my friend’s place. The traffic was, obviously, not as orderly as in Europe but it was much more civilized than the Indian road traffic, haha😆 . Anyway, long story short we arrived at the house, where I would stay for the next four days also, where we were greeted by the soon-to-be bride who had just finished her beautiful make-up😛 .

I went in the house, and my group of friends from the Netherlands (we went to Mexico our own way, I went to the States first and they directly went to Mexico) waved to me and I quickly joined them. I was quickly introduced to my Mexican friends’ family as well. They were all very very nice (the older generation generally did not speak any English while the younger ones, obviously, did).

The cake had "Feliz Navidad" on it!!
The cake had “Feliz Navidad” on it!!

Long story short, at around 9 PM, the dinner started. It was a buffet dinner with some choices of Mexican dishes. It was nice, and festive! There were some speeches (in Spanish which obviously I did not understand unfortunately) and in the end everyone had to hug each other (which was kinda tedious in a way because there were a lot of people😛 ).

A Piñata

After the dinner ended, my friends and I went upstairs where the guest rooms were; planning to take some rest. But then, our friend came to us saying that a piñata was going to take place. I immediately got boost of power because I have been wanting to witness a piñata tradition for so long! And now the opportunity came just within hours of my arrival in Mexico! Wow, surely I would not miss it!

We went downstairs and saw how a piñata was being prepared. Basically they put a lot of stuffs (candies, chips, snacks, etc) into the piñata, then hung it with a rope (which someone above controlled), then the participant would try to break it with a stick.

A Piñata
A Piñata

Unfortunately, apparently it was mostly for kids (and there were a lot of kids that evening). I actually wanted to participate but being a responsible and mannered adult, obviously I had to let the kids do it first. Damn being adult sucks sometimes!

Nevertheless, it was really fun that, finally, I witnessed a real piñata!:mrgreen:

Oaxaca

We had one day to visit some interesting sites around Oaxaca. The bride family came not from Oaxaca and they rented a couch to go around for the entire family. As there were seats available, we hopped in as well😛 .

Árbol del Tule

Our first destination of the day was the Árbol del Tule, a 2000 year old tree in the ground of a church in the town of Santa María del Tule 11 km southeast of Oaxaca.

The trunk of a 2000 year old tree. It was so big.
The trunk of a 2000 year old tree. It was so big.

Well, being a 2000 year old tree, it was huge! By huge, I mean it was really impressively huge that the diameter was around 12 meter! :shock: Located in the garden of the church and we were there in the morning of a Christmas day, it was quite busy (and warm) today. We went around a little bit and spent about an hour there.

Monte Alban

To me, this was the destination highlight of this visit to Oaxaca. Months before the trip, I asked my Mexican friend if there was a way to visit a “Mayan” ruins near Oaxaca. She then replied that there was NO Mayan ruins near Oaxaca. But I insisted saying there was as I found it just by googling it. Then, she found what I meant, and she was right. There was no Mayan ruins as what I found was “Zapotec” (and apparently the Mayans and the Zapotec were two different group of people. Ooops😳 #ignoranttourist ).

And the ruins of discussion was the Monte Alban ruins🙂 .

From Árbol del Tule, our bus took us directly to the ruins, which was pretty much on the other side of Oaxaca City. Long story short, we arrived there and bought our tickets in. The family decided to hire a tour guide in Spanish so some of them helped us explaining what the tour guide said during the visit.

Monte Alban, a Zapotec ruins in Oaxaca
Monte Alban, a Zapotec ruins in Oaxaca

The site was impressive.

To me, I felt it to be “so Mexican”, the atmosphere which I had expected and imagine I would feel when I visited a ruins in Mexico (be it Mayan or Zapotec). There were a lot of ruins from the ancient city where most of them had some sort of stairs-like design, pretty much like a pyramid in a way.

It was super cool!!

The Food

An integral part of an Oaxacan cuisine was, apparently, the mole sauce as there were a lot of dishes incorporating this sauce. One, for example, is the following Tasajo Oaxaqueño dish:

Tasajo Oaxaqueños with mole sauce
Tasajo Oaxaqueños with mole sauce

which was really good! To me, though, the mole sauce tasted a little bit similarly to the petis sauce you can find in East Java😛 .

TO BE CONTINUED…

Next on 2015 Year End Trip:
– A Mexican Wedding
– A Mexican road trip
– The beaches of Huatulco
– New Year celebration in Huatulco
– New York

BAHASA INDONESIA

Posting-posting sebelumnya dalam seri 2015 Year End Trip:
1. Part I: Getting to North America
2. Part II: Boston
3. Part III: Getting to Mexico

Sebelumnya dalam 2015 Year End Trip: Zilko menghabiskan tiga hari pertama di perjalanan akhir tahun 2015 menakjubkannya ke Amerika Utara di kota Boston, Massachusetts. Sekarang, setelah menghabiskan satu hari bepergian ke Meksiko, bagian Meksiko dari perjalanan ini dimulai juga🙂 .

***

Christmas Dinner ala Meksiko

A Christmas tree at the airport of Mexico City
Pohon Natal di bandara Mexico City

Kedua penerbanganku dari Boston ke Oaxaca berlangsung di tanggal 24 Desember 2015. Ini artinya ketibaanku di malam hari di Oaxaca bertepatan dengan Malam Natal. Ini artinya saat itu adalah waktu untuk sebuah: Christmas dinner!:mrgreen: Dan di negara dimana Natal dirayakan dengan amat luas, Christmas dinner juga sudah dipersiapkan di tempatnya temanku di Oaxaca. Jadilah bisa dibilang aku tiba disana di waktu yang tepat banget!😛

Kami menyetir di kota Oaxaca untuk mencapai rumah teman kami. Lalu-lintasnya, jelas, nggak serapi di Eropa tetapi masih jauh lebih beradab daripada lalu-lintas di India kok, haha😆 . Anyway, singkat cerita kami tiba di rumahnya, dimana aku akan menginap selama empat hari ke depan juga, dimana kami disambut oleh calon pengantin wanita yang kebetulan waktu itu baru saja kelar dari acara make-up-nya😛 .

Kami masuk ke rumahnya, dan grup temanku dari Belanda (kami berangkat ke Meksiko sendiri-sendiri btw, aku pergi ke Amerika dulu sementara mereka langsung ke Meksiko) memanggilku dan aku langsung bergabung dengan mereka. Aku juga dikenalkan dengan keluarga teman Meksikoku. Mereka ramah-ramah semua loh (generasi tuanya pada nggak terlalu bisa bahasa Inggris tetapi generasi mudanya sih lancar).

The cake had "Feliz Navidad" on it!!
Kuenya bertuliskan “Feliz Navidad”!!

Singkat cerita, sekitar jam 9 malam, makan malam dimulai. Makan malamnya berupa sebuah buffet dengan beberapa pilihan masakan ala Meksiko. Enaak, dan ramai dah! Ada beberapa ucapan-ucapan juga (dalam bahasa Spanyol yang mana jelas aku nggak paham ya) dan di akhir acara semuanya saling memeluk satu sama lain (yang mana agak repot juga karena orangnya ada banyak banget nih😛 ).

Piñata

Setelah makan malam selesai, teman-temanku dan aku naik ke atas dimana kamar tamu berada; berencana untuk beristirahat. Namun, teman kami naik juga dan bilang bahwa di bawah akan dimulai acara piñata loh. Ih, jelas aku langsung mendapat suntikan semangat ya karena aku kan sudah pengen banget menyaksikan tradisi piñata itu! Lah ini kesempatannya kok langsung datang hanya beberapa jam setelah ketibaanku di Meksiko! Jelas aku tidak akan melewatkannya!

Kami turun dan melihat bagaimana sebuah piñata dipersiapkan. Singkatnya mereka memasukkan banyak barang (permen, chips, snack, dll) ke dalam piñata-nya, lalu menggantungnya dengan tali (yang dikontrol oleh seseorang di atas), dan peserta akan mencoba memecahkannya dengan tongkat.

A Piñata
Piñata

Sayangnya, ternyata ini adalah tradisi untuk anak-anak dong (dan malam itu kok banyak sih anak-anaknya). Sebenarnya aku pengen ikutan juga (nggak ingat umur) tetapi sebagai orang yang sudah dewasa yang berperilaku oke, jelas aku harus mengalah dong ya terhadap anak-anak kecil itu. Ih, menjadi orang dewasa itu nyebelin ya kadang-kadang!

Eh, tetapi acaranya seru banget loh dan tetap pada akhirnya aku bisa menyaksikan yang namanya piñata yang asli!:mrgreen:

Oaxaca

Kami memiliki waktu satu hari untuk mengunjungi tempat-tempat menarik di Oaxaca. Keluarga pengantin wanitanya bukan berasal dari Oaxaca dan mereka menyewa sebuah bus pariwisata untuk berkeliling. Karena masih ada kursi kosong, mereka mengundang kami untuk ikut dengan mereka sehingga kami nebeng deh, hehe😛 .

Árbol del Tule

Tujuan pertama kami adalah Árbol del Tule, sebuah pohon berusia 2000 tahun di halaman sebuah gereja di kota Santa María del Tule 11 km tenggara Oaxaca.

The trunk of a 2000 year old tree. It was so big.
Batang sebuah pohon yang usianya 2000 tahun. Besaaar.

Yah, pohon yang umurnya 2000 tahun mah jelas besar banget ya! Dengan besar, maksudku besar banget yang banget loh karena diameternya aja 12an meter!😯 Berlokasi di halaman sebuah gereja dan kami pergi kesana d pagi hari Natal, lokasinya ramai banget waktu itu. Kami berada disana sekitar satu jam.

Monte Alban

Untukku, ini lah tujuan utama dari kunjungan ke Oaxaca ini. Beberapa bulan sebelumnya, aku bertanya ke teman Meksikoku apakah mungkin bagi kami untuk mengunjungi sebuah reruntuhan bangsa “Maya” di dekatnya Oaxaca. Temanku menjawab bahwa TIDAK ADA reruntuhan Maya di dekat Oaxaca. Tetapi kemudian aku tetap bersikeras bahwa reruntuhannya ada karena aku bisa meng-google-nya. Lalu, ia menemukan apa yang kumaksud, dan ternyata ia benar. Memang tidak ada reruntuhan bangsa Maya di dekat sana dan yang aku temukan itu adalah reruntuhannya bangsa “Zapotec” (dan ternyata bangsa Maya dan Zapotec itu berbeda dong. Ooops😳 . Ya meneketehe ya, huahaha #turisignorant ).

Dan reruntuhan yang kami maksud adalah reruntuhan Monte Alban ini🙂 .

Dari Árbol del Tule, bus kami membawa kami ke reruntuhannya, yang berada di sisi lain kota Oaxaca. Singkat cerita, kami tiba disana dan membeli tiket masuk. Keluarga mereka memutuskan untuk menyewa jasa seorang pemandu wisata dalam bahasa Spanyol sehingga beberapa di antara mereka membantu kami dengan menerjemahkan apa yang dijelaskan.

Monte Alban, a Zapotec ruins in Oaxaca
Monte Alban, reruntuhan Zapotec di Oaxaca.

Tempatnya sendiri sungguh keren banget lho.

Untukku, rasanya “Meksiko banget” lah, atmosfernya memang seperti yang aku bayangkan akan aku rasakan ketika mengunjungi sebuah reruntuhan di Meksiko (Maya ataupun Zapotec deh). Ada banyak sekali reruntuhan dari kota kuno yang mana sebagian besar memiliki disain seperti tangga, mirip-mirip lah seperti piramida.

Kereen!!

Makanannya

Satu bagian penting dari masakan ala Oaxaca adalah, ternyata, saus mole dimana banyak sekali masakan lokal yang menggunakan saus ini. Salah satunya, misalnya, adalah Tasajo Oaxaqueño berikut ini:

Tasajo Oaxaqueños with mole sauce
Tasajo Oaxaqueños dengan saus mole

yang mana rasanya enaak! Untukku, saus molenya sedikit terasa seperti saus petis di Jawa Timur😛 .

BERSAMBUNG…

Selanjutnya dalam 2015 Year End Trip:
– Pernikahan ala Meksiko
– Perjalanan darat di Meksiko
– Pantai-pantai di Huatulco
– Tahun baruan di Huatulco
– New York

39 thoughts on “#1682 – 2015 Year End Trip (Part IV: Oaxaca)

    1. Untuk ke Meksiko butuh visa. Hanya saja, jika kita memiliki visa Amerika yang masih valid, kita bisa masuk Meksiko dengan menggunakan visa Amerika ini🙂 .

  1. PInata lucu ya Ko, belum pernah liat selama ini *ndeso* haha
    Kalo pecah trus nanti isinya diambil sama siapa?
    Monte alban keren ya ko, di sana ada tour guide ga yang jelasin sejarahnya gitu?

    1. Iya, ini juga pertama kalinya aku lihat pinata langsung. Sebelumnya paling liat di TV ato internet doang, hahaha😆 . Kalau pecah isinya jadi rebutan anak-anak biasanya😀 .

      Ada kok tour guide-nya. Hanya saja kemarin kita menyewa tour guide dengan bahasa Spanyol😀 .

  2. spicy manggo rasanya kek apa tu? asem2 pedes gitu ya? btw orang dewasa sebenarnya bisa gak sih ikutan maen pinata itu? apa memang khusus untuk anak2 doang?*pertanyaan kepo*

    1. Rasanya manis-manis pedes, haha (yang aku amati mah orang Meksiko itu sukaaa banget sama rasa manis. Apa-apanya manis banget! Haha😆 ). Tapi pedesnya nggak terlalu pedes untungnya, hehe🙂 .

      Haha, bisa-bisa aja sih orang dewasa main sebenarnya. Dan kalo orang dewasa yang main, pinatanya dibikin lebih susah juga (digerak-gerakin lebih cepat dan mata pesertanya ditutup😀 ). Tapi kemarin ini karena banyak anak-anak, jadilah yang dikasih giliran duluan anak-anaknya😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s