Posted in EuroTrip, Vacation, Weekend Trip

#1664 – A Weekend in Belfast

ENGLISH

So I went on another weekend trip at the end of November to Northern Ireland. I already started the story with a trip report on how to get there. And now it is time for the city of Belfast itself.

***

Christmas in Belfast

It was still November when I was there but the Christmas atmosphere was already very strong in Belfast! Right after putting my stuffs at my hotel, I walked towards the City Hall where there was a Christmas Market. I did not buy anything there though as I felt like I wanted non-street-food meal for my dinner tonight; but nevertheless it was still such a festive Christmas atmosphere!

And it was not only the Christmas Market. Everywhere I went to in the city centre, there were signs or boards basically saying “Merry Christmas”. Even in Victoria Square, there was a group of men performing Christmas carols, like this:

Christmas in Belfast
Performing Christmas carols in Belfast

Haha😆 .

It was around 5°C that day with thick cloud and a lot of strong cold wind. I wore four layers of clothing including a jacket, a long-sleeve t-shirt, and a sweater and I still felt the coldness on my skin to some degree. And there they were, in their bare skins, haha😆

Anyway, yeah, this Christmas-y feeling was definitely the thing that stood out the most from this trip to Belfast to me!

Titanic

Belfast is where Harland and Wolff, a shipbuilder who built the RMS Titanic, is located. The company has actually manufactured hundreds of ships but, somehow, the one that becomes their icon is the one with bad fate: The RMS Titanic. She is so famous that the area where the Titanic was built about 100 years ago is now called the “Titanic Quarter” with museum and exhibition centre. Even there is a plan to build Titanic City there by the year 2030!

A statue just outside the Titanic Quarter
A statue just outside the Titanic Quarter. Quite sure that is not Rose

So of course I decided to go there on the last day of my stay in Belfast (my returning KLM flight to Amsterdam was only scheduled in the late afternoon). Belfast was not such a big city so to get around I just walked. Near the Titanic Quarter, there was SS Nomadic, the only surviving White Star Line ship, and the same line as the Titanic, today. But the weather was really horrible today that after walking around, I decided to enter the Titanic Quarter building and had a pot of warm tea at the cafe there, haha😆 . There was actually a six stories Titanic museum in the building. However, I found the entrance fee to be too high to me that it was just not worth it, so I skipped it.

Belfast

Aside from the Christmas-y feeling and the relatively small-size of the city so that it was convenient to walk everywhere, another impression of mine is the amount of sculptures around. One of them is this 19.5 meter Beacon of Hope sculpture in the Thanksgiving Square:

A sculpture in Belfast
The Beacon of Hope in Belfast

which turned out to cost £300k in 2007, haha. It was quite cool though I must say!

The Food

Irish Cider

First of all, let me introduce you to my new love:

Irish Cider
My new love

haha😆 .

It was an Irish cider, btw. If you like cider and Guiness beer, you would love this Irish cider as it is basically both in one drink!😆

Chicken Feast in Belfast

Anyway, it turned out that I ate a lot of chicken during my short stay in Belfast. On my first evening there, I decided to dine at a restaurant by the River Lagan where I ordered a seven-spices chicken with crispy polenta. It was really good!

Then, on my second evening, I decided to dine at a Nando’s restaurant! Yay, finally I was dining at Nando’s! I have been wanting to dine there for soo long, and it was great that I finally had the opportunity! Okay, it is true that I went to a Nando’s restaurant in Kuala Lumpur this August; but that was in Malaysia while my wish was to dine at a Nando’s in the UK! Haha😆 .

Dinner at Nando's
A dinner at Nando’s

Obviously I ordered their famous peri-peri chicken alongside with peri chips and coleslaw as the sides. I went with the medium-level spiciness this time though, which turned out to be perfect!

Northern Irish Breakfast

On my last morning there, I decided to go to a cafe which served Northern Irish breakfast. What I really like about this breakfast is that it was much more substantial than the standard continental breakfast; the exact same reason why I love English breakfast!! It turned out to be good, even though I kinda missed the gravy/sauce that also comes with an English breakfast.

BAHASA INDONESIA

Jadi ceritanya aku pergi dalam sebuah perjalanan akhir pekan lagi di akhir November lalu ke Irlandia Utara. Aku sudah memulai ceritanya dengan sebuah trip report tentang perjalananku ke negara itu. Dan berikut adalah ceritaku akan kota Belfast-nya sendiri.

***

Natal di Belfast

Masih bulan November ketika aku berada disana tetapi atmosfer Natal sudah sungguh terasa lho di Belfast! Begitu meletakkan barang-barangku di hotel, aku berjalan ke arah gedung Balai Kota dimana ada Christmas Market (Pasar Malam Natal) yang sudah dibuka. Aku tidak membeli apa-apa sih disana karena aku merasa ingin makan makan malam yang “benar” gitu malam ini; tetapi biarpun begitu toh atmosfernya sungguh menyenangkan sekali lho!

Dan bukan hanya Christmas Marketnya saja loh. Di seluruh penjuru kota, ada penanda atau papan bertuliskan “Selamat Natal”. Bahkan di Victoria Square, ada satu grup laki-laki yang menyanyikan lagu-lagu Natal loh, kayak gini:

Christmas in Belfast
Penampilan lagu-lagu Natal di Belfast

Huahaha😆 .

Waktu itu temperaturnya sekitar 5°C gitu deh dengan cuaca berawan tebal dan angin dingin bertiup kencang. Aku yang mengenakan empat lapis pakaian termasuk jaket, kaus lengan panjang, dan sweater aja masih merasakan dinginnya di kulit sedikit loh. Lah ini mereka malah kaga pakai apa-apa gitu, haha😆

Anyway, ya, atmosfer Natal ini jelas adalah suatu hal yang menonjol dari perjalanan ke Belfast-ku kali ini!

Titanic

Belfast adalah kota dimana kantor utamanya Harland and Wolff berada, sebuah perusahaan pembuat kapal yang membuat kapal RMS Titanic itu. Perusahaannya sendiri sih telah memproduksi ratusan kapal ya tetapi, entah kenapa, yang menjadi paling tersohor malah kapal yang nasibnya kurang baik: RMS Titanic. Saking terkenalnya Titanic, area dimana kapal Titanic dibuat sekitar 100 tahun yang lalu itu kini dinamai “Titanic Quarter” dengan sebuah museum dan pusat ekshibisi loh. Bahkan ada rencana untuk membangun Titanic City sebelum tahun 2030!

A statue just outside the Titanic Quarter
Sebuah patung di luar Titanic Quarter. Aku yakin itu bukan Rose

Jelas dong aku memutuskan untuk kesana di hari terakhirku di Belfast (penerbangan KLMku kembali ke Belanda dijadwalkan berangkat petang harinya). Belfast bukanlah kota yang besar sehingga untuk berkeliling kota, aku berjalan kaki saja. Di dekat Titanic Quarter, terdapat kapal SS Nomadic, satu-satunya kapal White Line Star yang masih ada sekarang yang sejenis dengan Titanic. Namun, cuaca hari ini sungguh kurang menyenangkan sehingga aku memutuskan untuk masuk ke gedung Titanic Quarter dan minum teh hangat saja disana, haha😆 . Di dalam Titanic Quarter sebenarnya terdapat museumnya Titanic sebanyak enam lantai. Namun, aku merasa harga tiket masuknya kemahalan sehingga aku ogah masuk deh.

Belfast

Di samping atmosfer Natal yang kental dan ukuran kota yang relatif kecil sehingga enak untuk berjalan-kaki kemana pun, kesan lainku akan kota ini adalah banyaknya patung disana. Salah satunya adalah patung Beacon of Hope setinggi 19,5 meter ini di Thanksgiving Square:

A sculpture in Belfast
The Beacon of Hope in Belfast

yang konon katanya menghabiskan biaya £300k (sekitar Rp 6,3 milyar) di tahun 2007, haha. Menurutku patungnya keren juga sih!

Makanannya

Irish Cider

Pertama-tama, aku perkenalkan nih cinta baruku:

Irish Cider
Cinta baruku

haha😆 .

Ini adalah sebuah cider Irlandia btw. Jika suka cider dan bir-nya Guiness, pasti suka deh cider Irlandia ini karena pada dasarnya ini adalah keduanya di dalam satu minuman!😆

Pesta ayam di Belfast

Anyway, ternyata ya aku makan banyak ayam lho di Belfast. Di malam pertamaku disana, aku makan malam di sebuah restoran di tepi Sungai Lagan. Aku memesan ayam tujuh bumbu dengan crispy polenta waktu itu. Enaaak!

Lalu, di malam kedua, aku memutuskan untuk makan di sebuah restorannya Nando’s! Hore, akhirnya kesampaian juga aku makan di Nando’s! Jadi ceritanya kan aku sudah pengen banget makan disana sejak lama sehingga aku merasa senang ketika kesempatannya akhirnya tiba! Oke, memang sih aku sudah makan di Nando’s di Kuala Lumpur Agustus lalu; tetapi kan itu di Malaysia sementara keinginanku adalah makan di Nando’s yang di UK! Haha😆 .

Dinner at Nando's
Makan malam di Nando’s

Jelas dong aku memesan ayam peri-perinya yang terkenal itu, beserta kentang peri dan coleslaw sebagai makanan pendamping. Kali ini untuk tingkat kepedasannya aku memilih yang level medium, yang mana ternyata pas!

Sarapan Irlandia Utara

Di pagi hari terakhirku disana, aku memutuskan untuk sarapan di sebuah kafe yang menyediakan sarapan ala Irlandia Utara. Yang aku suka dari sarapan ini adalah banyaknya menu yang disajikan yang lebih banyak daripada sarapan ala continental. Yup, alasan yang sama mengapa aku suka sarapan ala Inggris!! Ternyata enak juga lho, walaupun aku merasa agak kekurangan kuah/sausnya sih yang biasanya hadir juga di sarapan ala Inggris.

53 thoughts on “#1664 – A Weekend in Belfast

  1. Kesengsem dengan makan malam dan pemandangan kota yang lampu-lampunya bagus banget itu Kak :hehe. Meski masih November, hawa Natal sudah kerasa… tapi memangnya bapak-bapak penyanyi itu tidak kedinginan, apa? Itu memang sedang ada event begitu ya?

  2. Ko, langitnya benar2 ga beda jauh dengan Belanda ya. Abu2 haha. Patung The Beacon of Hope keren juga ya. Itu perempuan lagi pegang lingkaran atau apa? Suasana menjelang natal memang menyenangkan ya di Eropa ini. Terasa sekali. Aku ke Köln juga terasa meriahnya.

    1. Iya, langit dan cuacanya mah sebelas dua belas dengan Belanda lah, hahaha😆 . Menurut Wikipedia lingkarannya itu adalah “the ring of thanksgiving” gitu😀 .

      Iya, di Eropa memang suasana Natal jauh lebih terasa, terutama di beberapa negara selain Belanda, haha😛. Di Belanda cenderung relatif agak adem-adem aja kalau dibandingkan dengan beberapa negara tetangga😛 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s