Posted in Asia Trip, South Asia, Vacation

#1648 – 2015 Fall Trip to India (Part III: An Indian Train Trip)

ENGLISH

Previous post on the 2015 Fall Trip to India series:
1. Part I: Getting to India.
2. Part II: Chennai.

Previously on 2015 Fall Trip to India: Zilko and his friends went to India to attend a wedding. After arriving in Chennai and spending two full days there, they were ready to go to their friend’s village for the wedding.

***

Prologue

One experience which I missed from my previous trip to India was the train experience (Delhi’s metro doesn’t count of course). So for this reason we chose Chennai as a destination since it was possible to take a train (with reasonable amount of trip time) from Chennai to our Indian friend’s village in the heart of Tamil Nadu.

Indian train selfie
Took the train in India so obviously a selfie (and got laughed at by the woman behind me)

Since weeks before the trip, we had tried to book the tickets online but we could not as apparently we needed a local Indian number for that. We contacted our hotel in Chennai to book them for us but they asked us to transfer some money manually to a local Indian bank which had no IBAN code hence (1) it was unsecure, (2) the transfer process would take too long anyway, and on top of those (3) the processing fee would be so high that it doubled the train tickets’ price😆 . So we decided to wing it and see how it would go once we were in India. Long story short, finally we were able to secure the tickets through our hotel, even with lower price than what we agreed in our email exchange weeks before, lol😆 .

While we wanted to experience an Indian train ride, at the same time we were also looking for some comfort, lol😆 . For this reason we booked the Shatabdi Express, which was the top-tier tain service in India (they branded it the superfast train even though it did not travel nearly as fast as the high-speed train in Europe or Japan, lol😆 ). The train consisted of 1 first class AC coach and 8 second class AC coaches. We were looking for tickets for the first class AC coach but everything was sold out already. So we went with the second class which should still be okay as it was equipped with AC, haha.

The Trip

The Shatabdi Express
The Shatabdi Express

The Shatabdi Express was scheduled to leave Chennai Central Station at 07:15. So we got up early, checked out from our hotel at 06:30, and took our pre-arranged taxi to the station. Luckily it was not difficult to find our train where, funnily (at least it was quite funny to me), they printed the name of all the passengers and put it by every coach’s door. We found our seat in the 3-2 configured second class AC coach. The AC turned out to be really chilly, btw, and it was like this for the entire 5 hours trip to Erode Junction.

The train departed a little bit late (10 minutes); but the service on board was beyond my expectation! Yes, there WAS service even in second class! First, they started by handing out a 1.5 liter bottled water to everyone. Then, a light snack service which consisted of hot tea and Marie biscuits was served. Not long after, the breakfast service was provided. Technically there was supposed to be two options: vegetarian or non-vegetarian. Our hotel guy got us the vegetarian dish but he said we could switch to non-vegetarian while being served. However, it did not seem like the opportunity came during service as the only server looked extremely busy distributing all the meals to the 70+ passengers in the coach. Nevertheless, the breakfast was okay which consisted of some Indian breakfast dishes and a pair of white bread.

Breakfast service
Breakfast service
A Tamil view
A Tamil view

Many said a train trip in India would offer beautiful scenery. While I agreed that the scenery was great and was definitely nothing like Europe, to me it also did not strike as special as it was basically similar to what ones would see while taking a train during the day in Java! Haha😆 . There were rice fields, some palm/coconut trees, some hills came and went once in awhile, and some local villages. Beautiful though? Yes. Wow to me? No. But of course this is not to say that this is the same everywhere in India.

Erode Junction

Our friend’s village was located close to Erode and Erode was the closest town where the Shatabdi Express stopped; so we got off here. Surprisingly (?) though, the train arrived on time in Erode Junction Station!! Kudos to Indian Railways!

We got off the train station, looked for a taxi, and went to the hotel which our friend had arranged for us.

TO BE CONTINUED…

Next on 2015 Fall Trip to India:
– Komarapalayan and Bhavani
– Getting blessed by THE holy elephant
– The Indian Wedding
– Coimbatore
– Back to Europe

BAHASA INDONESIA

Posting-posting sebelumnya dalam seri 2015 Fall Trip to India:
1. Part I: Getting to India.
2. Part II: Chennai.

Sebelumnya dalam 2015 Fall Trip to India: Zilko dan teman-temannya pergi ke India untuk menghadiri acara pernikahan teman mereka. Setelah tiba di Chennai dan menhabiskan dua hari penuh disana, kini mereka siap untuk pergi ke desa temannya dimana pernikahannya akan berlangsung.

***

Prolog

Satu pengalaman yang terlewatkan di perjalananku sebelumnya ke India adalah pengalaman naik kereta (jelas metronya Delhi nggak dihitung lah ya). Oleh karena alasan lah kami memilih Chennai sebagai destinasi kami karena dari kota ini kami bisa naik kereta (dengan waktu tempuh yang masuk akal) untuk mencapai desa teman kami di tengah Tamil Nadu.

Indian train selfie
Naik kereta di India jadi jelas harus selfie dong ya (trus diketawain ibu-ibu di belakangku)

Semenjak beberapa minggu sebelum perjalanan dimulai, kami sudah mencoba memesan tiket keretanya melalui internet tetapi kami gagal karena ternyata dibutuhkan sebuah nomor telepon lokal India untuk itu. Jadilah kami mengontak hotel kami di Chennai untuk memesankannya untuk kami. Tetapi kemudian mereka meminta kami untuk mentransfer pembayarannya secara manual ke sebuah bank lokal India yang tidak memiliki kode IBAN sehingga (1) transaksinya nggak aman dong ya, (2) toh proses transfernya bakal memakan waktu terlalu lama juga, dan di samping kedua poin itu (3) biaya transfernya besar banget sehingga yang harus kami bayarkan adalah dua kali lipat harga tiket keretanya, haha😆 . Jadilah kami memutuskan untuk “lihat ntar aja” dan mengurusnya begitu kami tiba di India. Singkat cerita, kami berhasil mendapatkan tiket keretanya melalui hotel kami, dan bahkan dengan harga tiket yang lebih murah daripada yang sebelumnya kami setujui melalui email, haha😆 .

Walaupun kami ingin merasakan yang namanya naik kereta di India, di waktu yang sama kami juga maunya naik kereta yang enakan, haha😆 . Oleh karena itu, kami memilih kereta Shatabdi Express, yang mana merupakan layanan kereta kelas atas di India, mungkin semacam kereta api kelas Argo gitu kalau di Indonesia (dan kereta ini mereka pasarkan sebagai kereta super cepat, walaupun keretanya sama sekali tidak bergerak secepat kereta super cepat di Eropa atau Jepang sih, haha😆 ). Keretanya terdiri dari satu gerbong kelas 1 AC dan delapan gerbong kelas 2 AC. Awalnya kami mencari tiket gerbong kelas 1 tetapi ternyata tiketnya sudah habis. Ya sudah deh kami naik yang kelas 2 saja yang mana sebenarnya masih enak-enak aja sih karena toh ada ACnya, haha.

Naik Kereta Api…

The Shatabdi Express
Shatabdi Express

Shatabdi Express dijadwalkan berangkat dari Stasiun Chennai Central jam 7:15 pagi. Jadilah kami bangun pagi, check-out dari hotel jam 06:30 pagi, dan kemudian menaiki taksi yang sudah kami pesan sebelumnya untuk ke stasiun. Untungnya, tidak sulit untuk mencari kereta kami dimana, lucunya (setidaknya lucu untukku sih), nama semua penumpang keretanya dicetak di kertas dan kertasnya ditempelkan di sebelah pintu masuk keretanya lho. Kami menemukan kursi kami di gerbong kelas 2 AC yang dikonfigurasi 3-2. ACnya sendiri ternyata dingin banget btw, dan sepanjang perjalanan selama 5 jam ke Erode Junction ya begini terus dinginnya.

Kereta berangkat sedikit terlambat (10 menit); tetapi servis di dalam keretanya melebihi perkiraanku! Iya loh, ADA servis gitu di kelas 2! Pertama-tama, setiap penumpang dibagikan 1 botol air mineral sebesar 1,5 liter, haha. Lalu, layanan snack ringan dibagikan yang terdiri dari teh hangat dan biskuit Marie. Tidak lama setelahnya, layanan makan pagi diberikan. Secara teknis ada pilihannya sih: menu vegetarian atau non-vegetarian. Orang hotel kami memesankan menu vegetarian untuk kami tetapi ia berkata bahwa jika kami ingin menu non-vegetarian, kami bisa meminta untuk mengganti menunya ketika layanan makanan dibagikan. Namun, kami tidak melihat kemungkinan untuk itu karena satu-satunya petugas servis di gerbong kami nampak riweuh nan sibuk banget membagikan menunya satu per satu ke 70+ penumpang di gerbon kami. Toh, sarapannya sendiri masih oke-oke saja sih yang terdiri dari beberapa menu sarapan ala India dan setangkup roti tawar putih.

Breakfast service
Layanan Sarapan
A Tamil view
Pemandangan Tamil

Banyak yang bilang bahwa naik kereta di India itu menawarkan pemandangan yang indah. Walaupun aku setuju bahwa pemandangannya memang oke dan sama sekali berbeda dari pemandangan di Eropa, untukku pemandangannya tidak spektakuler sekali karena mirip dengan pemandangan ketika naik kereta di siang hari di pulau Jawa! Haha😆 . Ada banyak sawah, beberapa pepohonan dan pohon kelapa, kadang-kadang ada bukit-bukit, dan beberapa pedesaan. Indah? Iya sih. Wow banget untukku? Tidak. Eh, ini aku tidak bilang bahwa semua pemandangan naik kereta di India seperti ini ya.

Erode Junction

Desa teman kami berada dekat dengan Erode dan Erode adalah kota terdekat dimana Shatabdi Express berhenti; jadilah kami turun disana. Yang mengejutkanku (?), keretanya tiba di Stasiun Erode Junction tepat waktu loh!! Kudos untuk Indian Railways!

Kami turun di stasiunnya, mencari taksi, dan pergi ke hotel yang telah disiapkan teman kami.

BERSAMBUNG…

Selanjutnya dalam 2015 Fall Trip to India:
– Komarapalayan dan Bhavani
– Diberkati oleh gajah suci
– Pernikahan India
– Coimbatore
– Kembali ke Eropa

25 thoughts on “#1648 – 2015 Fall Trip to India (Part III: An Indian Train Trip)

  1. Beneran seru tuh zil dapet servis gitu. Aku gak pernah dapat makan di kereta api. Padahal beberapa kali naeknya yg kelas bisnis.

    Btw. Gimana rasanya diketawain sama ibu2? Mereka gak terbiasa lihat anak muda jaman sekarang selpi kali yak. Hahahahaha

    1. Duluuu banget Niee di kelas eksekutif di kereta Indonesia dikasih makan lho. Sewaktu awal-awal kuliah di Bandung dulu sewaktu bolak-balik Bandung – Jogja selalu dapat soalnya😛 . Tapi kira-kira tahun 2009an gitu servis makannya dihapuskan memang.

      Hahaha, waktu selfie itu aku nggak tahu kalau di belakangku ternyata mereka ketawa Niee. Baru tahunya setelah fotonya mau aku upload ke Instagram, hahaha😆 .

      Edit: Kayak gini Niee dulu layanan makanan komplimennya di kereta: http://armandoz.blogspot.nl/2009/01/650-back-to-jogja.html

      Tapi mie bakso yang di foto nomor 1 itu mesti beli, hahaha😆 .

  2. Wah, makanan dikereta melimpah ruah ya. Dulu aku masih kedapetan di era eksekutif dikasih makan, jalurku Jkt-Sby. Trus lama ga naik kereta, aku pikir masih sama dong fasilitas makannya. Begitu ada yang bagi kotak makan, aku langsung makan. Ternyata setelahnya disuruh bayar. Eww!! Bete. Mana rasa makanan dikereta kan ga banget 😆

    1. Iya. Dan sebenarnya ada gerbong restorannya juga di Shatabdi Express ini tapi kemarin kita dapat makanan cukup jadi nggak mampir deh, hahaha😀 .

      Hahahaha, iya banget! Aku juga kaget sewaktu nggak ada layanan makanan komplimennya lagi di kereta waktu itu. Untungnya sebelumnya sudah baca di koran atau majalah bahwa layanan makan memang dihilangkan😛 . Hahaha, iya! Makanan di kereta memang nggak banget. Dulu yang rada mendingan mie bakso. Baksonya sih yang enak (bakso urat), soalnya mie-nya cuma mie instan biasa, haha😛 . Seporsi Rp 15000 waktu itu kalo nggak salah, hahaha😆 .

      Edit: Barusan aku cek di posting lamaku. Ternyata harga mie baksonya Rp 10000😛 . http://armandoz.blogspot.nl/2009/01/650-back-to-jogja.html

  3. Waah naik keretanya yang bagusan niih. Sama sih kayak saya waktu itu, naik Shatabdi Express juga dari Delhi ke Agra dan baliknya. Nyobain kereta India “beneran” nggak, Ko?

    Beli tiket kereta India secara online emang pain in the a** banget. Tapi waktu itu saya berhasil loh jadi nggak perlu minta tolong dan bayar fee tambahan haha.

    1. Hahaha, enggak nyobain yang “beneran” Ky. Agak serem soalnya untuk jarak jauh😛 . Sewaktu tahun lalu kesana sempat naik satu gerbongnya yang berhenti di stasiun sih😛 .

      Haha, belinya di India kah Ky? Kemarin waktu kita rada mepet jadi daripada pusing-pusing cari tiket sendiri, kita minta tolong orang hotel aja deh, haha.

      1. Hahaha sama saya juga rada takut naik yang beneran :p Pengen sih waktu itu sebenernya dari Mumbai ke Agra, tapi akhirnya naik pesawat aja karena cuma 1,5 jam sementara kalo naik kereta bisa 20 jam.

        Nope, beli pas masih di Jakarta. Katanya tiekt kereta India laris banget makanya harus pesen sebelom berangkat. Ahh enak sih tapi kalo ada yang ngurusin, jadi nggak perlu ribet tinggal sebut rute dan tanggal.

        1. Hahaha, tahun lalu temanku yang orang India sempat shock sewaktu melihat harga tiket pesawat Goa – Jaipur di atas €150 per orang Ky. Trus dia mengusulkan naik kereta aja soalnya cuma 6 jam. Tetapi kemudian aku lihat jadwalnya dengan teliti, ternyata keretanya 30 jam!! Hahaha😆 . Kalau tidak teliti dan melihat jamnya doang, memang sih sekilas nampak seperti 6 jam; padahal harinya juga berubah😛 .

          Wah, berarti waktu itu mungkin masih belum pakai persyaratan nomor lokal ya? Kemarin ini kita harus bikin account dulu di website perusahaan keretanya India, dan untuk itu kita bakal dikirimi kode yang hanya bisa dikirimkan ke nomor India. Iya, enaknya kemarin kita cukup praktis, walaupun tentu harganya jadi harga calo sih, haha😛 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s