Posted in Aviation, My Interest, Trip Report, Zilko's Life

#1645 – Flying Premium Economy with Air France

ENGLISH

We were lucky enough that our long-haul 9 hours flight back from Mumbai to Paris last week was upgraded (for free, of course😛 ) to Premium Economy. And because this certainly is something that does not happen very often (it was the first time ever this kind of upgrade happened to me😛 ), a dedicated post for this is certainly a must.

Anyway, before we start, it is a good idea to explain what a Premium Economy class is. In short, Premium Economy is a relatively new travelling class that is between the regular Economy class and the Business class. This means that while it is certainly not as fancy as the “real” Business class, it is still better than the regular Economy class. None of the Indonesian airlines offers this class of service. Some airlines that are based near to Indonesia which do are, for instance, Singapore Airlines, Cathay Pacific, and Eva Air.

I think we are ready now, so here we go.

AF 217 (Mumbai – Paris Charles De Gaulle)

AF Logo

Flight: Air France AF 217
Equipment: Airbus A330-200 reg F-GZCI
ATD: 02:38 IST (Runway 27 of BOM)
ATA: 07:13 CET (Runway 26L of CDG)

When our boarding passes were checked at our gate while boarding in Mumbai, instead of the normal beep, we got an error message stating “Seat Problem”. After such a long day (we started the day in our Indian friend’s village, travelled by car for 2 hours to Coimbatore, spent a day there, went to the airport, and flew for 2 hours to Mumbai), we were certainly very tired while boarding at 01:30 AM and a drama-free flight would have been the best. Luckily though Air France’s agents there were professional and arranged us a solution right away without really bothering us with anything: FREE upgrade to Premium Economy!!

Hurray!!!😀

The Seat

What I like about Air France’s Premium Economy class is that the seats are different than the seats on regular economy class. And they certainly are more comfortable (and fancier as well for selfies😛 ):

Upgraded to premium economy!
On a premium economy seat

And you can see that I had two windows for myself!! As a window seat lover, this was like heaven. Muahahaha😆 . Though my friend then joked that the other one was actually hers😛 . The seat pitch was very generous and the seat had some extra functionalities than the regular Economy seat, for instance more space to put stuffs, a reading light just by our side, and a retractable functionality. However, seat recline was rather poor and this was the one area which my friend did not enjoy about because this affected a lot in a redeye flight when one wanted to have a good sleep. To me though, I was able to make myself comfortable and sleep quite decently; mostly thanks to the generous seat pitch.

The Service

The meal option in Premium Economy was the same as in the regular Economy; except for the guarantee that we would be served first so with almost certainty we would get our meal option😛 . The other two main differences in this area were (1) the much bigger tray at our seat so there was more freedom of movement in enjoying my meal, you can see the spaciousness in this photo of the breakfast service:

The breakfast service
The breakfast service

and (2) the real glass dishware for drink (you can see the glass in the above picture as well)!😛 But too bad the cutleries were plastic though.

The flight attendants’ service was perfect and as of Air France’s standard, friendly and professional. One in particular was very attentive to me and even greeted me and asked if I enjoyed my flight when she saw me later on at Charles de Gaulle Airport waiting for my immigration check!

The IFE

Unfortunately, the IFE itself was very disappointing. I think F-GZCI was still fit with Air France’s older generation IFE so the quality was poor. It was pretty much the same IFE as in my AF 192 flight from Paris to Bangalore last year. The screen looked old, the contents were limited, and the worst was that the non-functioning map feature!😦

The Amenity Kits

Amenity kit on Air France's Premium Economy
Amenity kit on Air France’s Premium Economy

Let me start with the headphone. It was the best headphone I had ever got when flying. Okay, it was not the fancy Bose headphone which some airlines used in Business Class or above. But this headphone was actually a noise cancellation headphone which made it very comfortable!!😀

The other amenity kits were also good. We got socks, ear plugs, an eye pad, and a pack of toothbrush and toothpaste. Okay, it was not that much different from the amenity kits I got from other airlines while flying Economy though (except probably for the toothbrush and toothpaste). Oh, and I really liked the amenity kit bag!🙂

Conclusion

An Air France's AIrbus A330-200 reg F-GZCI
My first ever Premium Economy flight was on this Air France’s Airbus A330-200 reg F-GZCI

So, in conclusion, indeed the Premium Economy class is better than the regular Economy class. The biggest difference came from the seat itself which was way better than regular Economy seat; even though for some these seats are rather uncomfortable to sleep on. The biggest letdown from this trip was the IFE but this had more to do with the airplane itself rather than the class of service. The other services were pretty much equal to regular Economy.

BAHASA INDONESIA

Kami cukup beruntung dimana penerbangan jarak jauh 9 jam kami kembali dari Mumbai ke Paris minggu lalu di-upgrade (gratis, tentunya😛 ) ke kelas Ekonomi Premium. Dan karena ini jelas bukanlah hal yang sering terjadi (ini adalah kali pertama seumur hidup upgrade begini terjadi kepadaku😛 ), sebuah posting tersendiri jelas harus aku tulis dong ya.

Anyway, sebelum kita mulai, aku rasa adalah ide yang baik untuk menjelaskan terlebih dahulu apa itu kelas Ekonomi Premium. Secara singkat, kelas Ekonomi Premium adalah sebuah kelas yang relatif baru yang berada di antara kelas Ekonomi reguler dan kelas Bisnis. Ini artinya, walaupun jelas kelas ini tidaklah se-wah kelas Bisnis yang “asli”, kelas ini jelas lebih baik daripada kelas Ekonomi reguler. Saat ini tidak ada maskapai penerbangan Indonesia yang menawarkan layanan kelas ini. Beberapa maskapai lain yang bermarkas di dekat Indonesia dengan layanan ini adalah, misalnya, Singapore Airlines, Cathay Pacific, dan Eva Air.

Yak, sekarang bisa kita mulai deh review-nya.

AF 217 (Mumbai – Paris Charles De Gaulle)

AF Logo

Penerbangan: Air France AF 217
Pesawat: Airbus A330-200 reg F-GZCI
ATD: 02:38 IST (Runway 27 of BOM)
ATA: 07:13 CET (Runway 26L of CDG)

Ketika boarding pass kami di-scan ketika boarding di Mumbai, bukannya berbunyi “bip” seperti biasanya, kami malah mendapatkan kode error yang bertuliskan “Seating Problem“. Duh, setelah hari yang panjang (kami memulai hari ini di desanya teman India kami, perjalanan darat dengan mobil selama 2 jam ke kota Coimbatore, menghabiskan seharian disana, pergi ke bandara, dan lalu terbang selama 2 jam ke Mumbai), jelas kami merasa lelah ketika boarding jam 1:30 subuh itu dan penerbangan tanpa drama adalah apa yang kami inginkan. Untungnya, staf Air France disana sangat tanggap dan langsung memberikan solusi untuk masalah kami tanpa menyulitkan kami sama sekali: upgrade GRATIS ke kelas Ekonomi Premium!!

Horeee!!!😀

Kursinya

Yang paling aku suka dengan kursi Ekonomi Premium-nya Air France adalah kursinya itu sendiri yang mana berbeda dari kursi kelas Ekonomi reguler. Dan memang kursinya lebih nyaman loh (dan jelas lebih keren juga buat foto-foto gitu😛 ):

Upgraded to premium economy!
Di kursi ekonomi premium

Bisa dilihat pula bahwa dua jendelanya untuk aku sendiri loh!! Sebagai seorang pecinta kursi jendela, ini jelas kayak surga ya untukku. Muahahaha😆 . Walaupun temanku kemudian bercanda sih bahwa sebenarnya jendelanya yang satu itu untuk dia😛 . Seat pitch-nya amat lapang dan kursinya memiliki beberapa fungsionalitas yang lebih dari kursi kelas Ekonomi reguler, misalnya lebih banyak tempat untuk menaruh barang-barang, lampu baca di sampingku, dan bagian bawah kursinya bisa dibuka ke depan sehingga kita bisa tidur lebih miring. Namun, seat recline ke belakangnya terbatas sekali dan ini adalah satu area yang temanku tidak suka karena ini berpengaruh banyak di penerbangan malam ketika seseorang ingin tidur. Aku sendiri sih untungnya bisa membuat diriku merasa cukup nyaman sehingga bisa tidur dengan cukup lumayan; terutama karena seat pitch-nya itu sih.

Layanannya

Layanan makanan di Ekonomi Premium sebenarnya sama seperti di kelas Ekonomi reguler; kecuali bahwa kami pasti dilayani duluan sehingga ada kepastian kami akan mendapatkan pilihan menu makanan kami😛 . Dua perbedaan utama lainnya dalam hal ini adalah (1) nampan yang jauh lebih besar sehingga ada banyak sekali kebebasan untuk bergerak ketika makan. Kelapangannya bisa dilihat di foto layanan sarapan ini:

The breakfast service
Layanan sarapan

dan (2) untuk minum kami diberi gelas beneran loh dan bukan plastik (gelasnya bisa dilihat di foto di atas juga)!😛 Tetapi sayangnya peralatan makan lainnya terbuat dari plastik sih.

Layanan pramugarinya sendiri sempurna dan memang sesuai standarnya Air France: ramah dan profesional. Salah seorangnya sangat perhatian banget denganku dan bahkan menyapaku lho dan bertanya jika aku menikmati penerbangannya ketika ia melihatku sedang mengantri di Bandara Charles de Gaulle untuk pemeriksaan imigrasi!

IFE

Sayangnya, IFEnya sungguh mengecewakan. Sepertinya F-GZCI masih dilengkapi dengan IFE model lamanya Air France sehingga kualitasnya kurang baik. Kurang lebih sama lah seperti IFE di penerbangan AF 192ku dari Paris ke Bangalore tahun lalu. Layarnya nampak tua, isinya amat terbatas, dan yang terburuk bagiku adalah fitur petanya tidak berfungsi sama sekali!😦

Amenity Kits

Amenity kit on Air France's Premium Economy
Amenity kit di kelas Ekonomi Premiumnya Air France

Aku mulai dengan headphone-nya. Ini adalah headphone terkeren yang pernah aku dapatkan ketika terbang. Oke, memang sih bukan headphone mewah bermerk Bose seperti yang diberikan oleh beberapa maskapai penerbangan di kelas Bisnis atau di atasnya. Tetapi headphone ini memiliki fitur noise cancellation lho sehingga nyaman banget dipakai!!😀

Amenity kits-nya sendiri juga oke. Kami mendapatkan kaus kaki, ear plugs, penutup mata, dan satu set sikat gigi dan odol. Oke, memang sih tidak terlalu berbeda dari amenity kits yang bisa didapatkan di kelas Ekonomi reguler maskapai-maskapai lain (kecuali mungkin sikat gigi dan odolnya). Oh, tetapi aku suka banget dengan tas amenity kits-nya!

Kesimpulan

An Air France's AIrbus A330-200 reg F-GZCI
Penerbangan Ekonomi Premium pertamaku adalah dengan pesawat Airbus A330-200nya Air France registrasi F-GZCI ini

Jadi, kesimpulannya, kelas Ekonomi Premium memang lebih baik daripada kelas Ekonomi reguler. Perbedaan terbesarnya berada di kursinya yang jauh lebih nyaman daripada kursi kelas Ekonomi reguler, walaupun untuk beberapa orang kursi ini kurang nyaman untuk tidur. Kekurangan terbesar dari perjalanan ini adalah IFEnya tetapi ini lebih berkaitan dengan pesawatnya daripada kelas layanannya. Servis lainnya kurang lebih hampir sama seperti kelas Ekonomi reguler.

35 thoughts on “#1645 – Flying Premium Economy with Air France

  1. Aha! Nice! I am not too sure if Singapore Airlines premium economy differ THAT much from regular economy though.

    Plastic cutlery sucks! This is also one of the reasons I love flying with SQ. They provide real cutlery.

    1. Indeed. According to this trip report: http://milelion.com/2015/09/06/trip-report-sin-hkg-premium-y/, SQ’s premium economy is almost the same as their regular economy, except for the seat. Just pretty much like Air France then it seems, haha😆 .

      Indeed! I don’t like plastic cutlery as well. They look and feel cheap!! But I guess some airlines decide to go with it to reduce their costing, haha🙂 . Yeah, Etihad, Emirates, and Garuda also provide real cutleries😀 .

    1. Iya. Di Singapore kemarin aku lihat mereka banyak pasang iklan premium economy ini Niee termasuk di stasiun subway-nya juga.

      Harga kayaknya sih tergantung pas lagi promo ato engga sih ya, hahaha😆 . Tapi rata-rata kayaknya lumayan banyak bedanya Niee. Barusan iseng cek rutenya Air France Paris – Singapore pp, beda harganya antara regular economy and premium economy sekitar €1200 dong pp, hahaha😆 .

  2. Zilko, temenku beberapa bulan yg lalu dapet upgrade class juga, sewaktu check in petugas nya nanya basa basi, mau liburan? Temen ku jawab di pulang ke Indonesia krn kakaknya meninggal, eh selain bilang gecondoleerd si petugas nya langsung kasih kelas bisnis, ga tau tuh bisnis yg real atau premium economy, dia naik etihad.

    1. Iya, kelas nanggung banget, hahaha. Kursinya bagusan dikit dari kursi ekonomi biasa tapi nggak sekeren kursi bisnis. Pelayanan juga sedikit lebih baik daripada ekonomi, hahaha😀 . Iya, tapi memang cocok buat buat yang super tinggi atau badan gede soalnya lebih roomy😀 .

      Huahahaha, memang dibutuhkan luck banget ya biar dapat upgrade gratis begini😀 . Ini juga aku baru kali pertama nih😀.

  3. Beberapa bulan lalu byk blogger di Jakarta diundang sama Sing AL promoin ini Ko. Ternyata gitu ya. Hihihi. Pas mereka update sih males baca soalnya mereka cuma ngerasain tempat duduk dummy bukan flight experience sebenernya.😛

    1. Hahaha, Singapore Airlines memang baru-baru ini memperkenalkan kelas premium economy ini. Tapi mereka cukup niat juga ya promonya, minimal berinisiatif mengundang blogger gitu. Di Singapore juga mereka promoin ini kenceng banget.

      Tapi memang kalau cuma dummy mah nggak seru ya. Harusnya (atau maunya? :P) seenggaknya diundang buat ngerasain pp ke Singapore lah ya, gak usah jauh-jauh dulu, hahaha😛 .

  4. ooo.. ekonomi premium jadi kelas sedang2 saja ya.. hahaha.. iyalah.. dapat kesempatan ini sayang klo ga diabadikan di foto dan postingan di blog hihihihi…

    1. Begitulah, kelas “tanggung” di antara ekonomi dan bisnis, hahaha😆 .

      Iya, suatu kejadian yang langka banget jadi layak dijadikan satu posting pastinya ya😛

  5. Ahh beruntungnyaaa. Udah beberapa kali baca cerita orang yang boarding pass-nya error pas di scan terus dapet free upgrade terus jadi kepengen sekali-kali (atau berkali-kali :p) dapet error beep dan upgrade hahaha.

    Wah sayang masih kebagian AF long haul aircraft yang jadul. Pasti perfect banget kalo udah dapet free upgrade, dapet aircraft yang config-nya baru juga. Ah tapi mau lama, mau baru, namanya upgrade gratisan tetep enak sih…

    1. Hahaha, asyik ya kalau sering-sering begitu Ky. Eh, tapi kayaknya mesti tergantung airline-nya juga sih. Kalau LCC (apalagi kayak yang *uhuk* di Indonesia yang paling besar itu *uhuk*) mungkin cuma bakal dipindah pesawat kali ya, hahaha😆 .

      Iya, sayang juga kebagian pesawatnya pas yang interiornya masih jadul. Padahal yang interiornya baru lumayan lho isi IFEnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s