Posted in Movie Review, Review

#1579 – Jurassic World

ENGLISH

Ever since seeing the promotional trailer during the commercial screening while watching The Hobbit in December last year, I have been wanting to watch Jurassic World this year. The reason is simple, in the 1990s[1], I watched Jurassic Park and, well, just like any other kids boys at that time, I loved it! The dinosaurs and the park that were portrayed in the movie was super cool and was the ultimate imagination of little Zilko.

Back to present time, I actually did not know when exactly the movie was going to be released, haha😆 . All I knew was that it would be this summer. But then my recent weekend trip to London reminded me of that because the movie was released just a few days prior and there were a lot of promotional stuffs around, like these four velociraptors models in Waterloo station:

Velociraptors at Waterloo Station
Velociraptors at Waterloo Station

I actually have a couple pictures of myself with these raptors but both do not pass my “uploadable” standard hence those pictures are, unfortunately, not available for public, lol😆 .

Anyway,

IMAX

To end my misery of never having watched a movie in an IMAX theatre before, I decided to watch Jurassic World in IMAX, haha😆 . For this though, I had to go to Den Haag because the cinema in Delft only offered the normal 3D screening. For this obviously I could not bring my 3D glasses so I had to buy the IMAX 3D glasses for another €1, haha😆 .

IMAX 3D and 3D glasses
IMAX 3D and 3D glasses

The Movie

Warning: The following paragraph contains a little bit of spoilers.

To be honest, overall the movie was just okay to me. The main story arc was predictable (well, it was a survival movie in the first place) and the “dramas” (Zach and Gray’s parents divorce, the romance between Owen and Claire, for instance) did not really come through. It felt so bland and unattached to the storyline so, to me, it was a bit awkward. It would have been better if they had scrapped it off at all, IMO. And the conclusion of the final battle between the T-Rex and velociraptor versus the Indominus-Rex was a bit strange too with the Mosasaurus, out of the blue, came out of the lagoon and dragged the Indominus to death.

Spoiler ends here.

The special effect, however, was really cool! I do wish the Jurassic World park was real as I would have planned a trip to go there! I knew I would want to ride those super cute baby Triceratops (in the movie it seemed like it was only for small children, but whatever! I wanted to ride them too! Lol😆 ). The show at the lagoon with the Mosasaurus looked very cool too. Btw, this reminded me of a pesut[2] show I watched when I was a kid in Ancol in Jakarta. I still remember that time one pesut jumped and splashed water to all the audiences (including myself).

It was so good that at one point I questioned my decision to watch the movie in an IMAX 3D theatre because the (thriller) scenes looked so real, lol😆 . And to have those scary dinosaurs faces right in front of your eyes in 3D effect with all the sound and noise; well, it made it so suspenseful!!

What I also like from this movie is that they used the same music as in Jurassic Park! So it was like a nostalgia too for me🙂 .

Speaking of the “villain” of the movie, the Indominus-Rex. It was explained in the beginning that this creature, which was a genetically-modified hybrid between T-Rex and several other undisclosed creatures (IMO this was ridiculous btw. And no, I am not ridiculing the characters in the movie who “created” this “dinosaur”; but the movie writer(s) who came up with this idea), was the fruition of the corporate demand to keep attracting people to the theme park. This, with the dinosaurs’ name, somehow made me think that Indomie was the main sponsor behind this project, lol😆 .

Anyway, all in all, I score this movie 7 out of 10. I would have scored it a bit lower though but thanks to my fascination to the original movie, I come up with 7.

Watching Jurassic World in IMAX 3D
Watching Jurassic World in IMAX 3D

BAHASA INDONESIA

Semenjak melihat iklannya ketika menonton The Hobbit Desember akhir tahun lalu, aku sudah pengen banget nonton Jurassic World tahun ini. Alasannya sih sederhana saja, di tahun 1990an[1], aku menonton Jurassic Park dan, yah, seperti layaknya anak-anak cowok waktu itu lah, aku suka banget! Dinosaurus dan taman yang digambarkan di filmnya itu keren banget dan menjadi sebuah imajinasi yang top banget bagi Zilko kecil.

Kembali ke masa kini, sebenarnya aku tidak ingat kapan pastinya film ini akan dirilis, haha😆 . Yang aku tahu adalah akan dirilis musim panas ini. Nah, perjalanan akhir pekanku ke London baru-baru ini mengingatkanku akan ini dimana waktu itu filmnya baru saja dirilis beberapa hari sebelumnya dan ada banyak iklan-iklan promosi disana gitu, seperti empat model velociraptor di Stasiun Waterloo berikut ini:

Velociraptors at Waterloo Station
Velociraptors di Stasiun Waterloo

Sebenarnya aku memiliki dua foto diriku dengan raptors di atas itu tetapi kedua fotonya tidak lolos standar “untuk diunggah” sehingga keduanya, sayangnya, tidak untuk konsumsi umum deh ya, huahaha😆 .

Ngomong-ngomong,

IMAX

Sekalian untuk mengakhiri kesedihanku belum pernah nonton di bioskop yang IMAX sebelumnya, kali ini aku memutuskan untuk nonton Jurassic World di IMAX deh, haha😆 . Oleh karenanya, aku harus pergi ke Den Haag untuk ini karena bioskop di Delft hanya memiliki penayangan 3D yang biasa. Nah, jelas aku tidak bisa membawa kacamata 3D-ku juga sehingga aku harus membeli kacamata IMAX 3D seharga €1, haha😆 .

IMAX 3D and 3D glasses
Kacamata IMAX 3D dan 3D

Filmnya

Perhatian: Paragraf berikut ini mengandung sedikit spoilers

Sejujurnya, film ini biasa saja untukku. Jalan cerita utamanya mudah ditebak (yaa, namanya aja film survival lah ya) dan “drama”-nya (orantuanya Zach dan Gray yang bercerai, kisah cinta antara Owen dan Claire, misalnya) tanggung banget. Rasanya hambar dan nggak ada kaitannya dengan jalan cerita utamanya sehingga, untukku, malah jadi terasa aneh gitu deh. Malah menurutku mendingan sekalian dibuat nggak ada deh itu. Dan akhir dari perkelahian antara T-Rex dan Velociraptor melawan Indominus-Rex-nya juga agak aneh dimana si Mosasaurus, secara tiba-tiba out of the blue gitu, muncul dari lagunanya dan menggeret Indominus ke kematian.

Spoiler berakhir disini.

Efek spesialnya, tapinya, keren bener! Aku berandai-andai taman Jurassic World ini nyata deh karena aku sudah akan merencanakan perjalanan kesana! Aku tahu aku ingin menaiki bayi Triceratops yang unyu-unyu banget itu (di filmnya kayaknya ini cuma untuk anak-anak kecil aja sih ya. Tapi nggak peduli deh, aku kan ingin naik juga! Haha😆 ). Pertunjukannya Mosasaurus di lagunanya juga keren banget. Btw, ini mengingatkanku akan pertunjukan pesut[2] yang aku tonton sewaktu kecil dulu di Ancol di Jakarta. Aku masih ingat banget bahwa ada satu pesut yang loncat dong trus airnya jadi menciprat ke semua penontonnya (termasuk aku).

Efeknya bagus banget sampai-sampai di satu waktu aku sedikit menyesali keputusanku untuk nonton filmn ini di bioskop IMAX 3D soalnya adegan (seram)-nya kan nampak nyata gitu ya, haha😆 . Bayangkan aja muka seremnya dinosaurus-dinosaurus itu tepat di depan mata lengkap denan efek 3D-nya dan dilengkapi dengan suara-suara dan bunyi-bunyiannya gitu; menegangkan bener!!

Yang juga aku suka dari film ini adalah mereka menggunakan musik yang sama dengan musik di Jurassic Park. Jadi rasanya kayak nostalgia gitu untukku🙂 .

Oh iya, ngomongin “penjahat”-nya di filmny ini nih, si Indominus-Rex. Di awal film dijelaskan bahwa makhluk ini, yang mana merupakan hybrid genetik buatan antara T-Rex dan beberapa makhluk lainnya yang dirahasiakan (Menurutku ini konyol banget ya btw. Dan bukan, aku bukannya menertawakan karakter di filmnya yang “menciptakan” “dinosaurus” ini; tetapi penulis naskah filmnya yang mendapatkan ide ini), adalah buah dari permintaan korporasi bisnis untuk membuat theme park ini terus menarik bagi pengunjung. Ini, lengkap dengan nama dinosaurusnya, entah bagaimana membuatku berpikir bahwa jangan-jangan Indomie adalah sponsor utama di balik proyek ini loh, huahahaha😆 .

Anyway, all in all, film ini aku beri skor 7 dari 10 deh. Sebenarnya aku bisa memberikan skor yang lebih rendah sih tetapi karena aku suka banget dengan film originalnya, aku beri 7 deh ya.

43 thoughts on “#1579 – Jurassic World

  1. Semua orang kayaknya penasaran dengan foto tidak lolos sensor itu… dan sepertinya saya juga, Kak :haha. Dan saya belum menonton Jurassic World ini… sebenarnya tadinya agak kepengen sih, tapi cerita teman-teman tidak terlalu menggugah saya untuk menonton, jadi agaknya saya membaca review-reviewnya saja :hihi.

    1. Hahaha, apa-apa kalau dilabeli tidak lulus sensor malah bikin orang jadi penasaran ya, hahaha😆 .

      Hahaha, filmnya sih sebenarnya oke lah. Tapi ceritanya begitu aja menurutku

  2. yang saya acungi jempol film jurassic seh efeknya yang canggih. kalau ceritanya kurang menarik…. e tapi saya belum nonton yang jurassic world😀

    1. Iya, mesti beli. Tapi cuma sekali aja kok. Selanjutnya kalau nonton lagi bisa bawa kacamatanya sendiri jadi gak perlu beli lagi, hehe😀 .

  3. Aku juga kurang sreg sama ending nya si Mosasaurus tau2 muncul.. Tapi overall aku suka sih filmnya, seruuu banget! If only park nya beneran ada, tapi ngga usah pake ada si indominus ya hehehehe

    1. Iya kan Chris. Out of the blue banget gitu. Mana karena si Mosasaurus langsung mati juga kan si Indominus-Rex-nya. Aneh dah, haha😆 .

      Iya! Kalo park-nya beneran ada seru banget pastinya ya!!

  4. Totally agree with you for every aspect of this movei. And something was nagging at the behind of my brain about Indominus Rex and now you clear it! LMAO. X))))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s