Posted in EuroTrip, Vacation, Weekend Trip

#1575 – 2015 French Open Trip (Part I: Paris)

ENGLISH

So one and a half week ago I went to Paris for a weekend trip to watch the French Open final. I have decided to split the story from this weekend trip into two posts. And this post is the first one which covers the non-tennis related part of the trip.

***

Two Dramas

It turned out that the trip was preceded with two dramas…

Knee Injury

The evening before the trip, I had my weekly tennis lesson in which, unfortunately, I injured my right knee. I think it was the muscle and it was annoying because even just moving my knee hurt. And this, would have an effect on the trip later on.

Passport Limbo

Because I was applying for a UK visa in early May, I had to submit my passport to the UK Visa Application Centre and in the meantime I was pretty much passport-less. And I was so lucky that my passport, with a UK visa stamped in it😛, was returned to me just literally 30 minutes before my departure to Schiphol! Wow! Hahaha😆

Okay, technically travelling within the Schengen Area is like a domestic trip in Indonesia where there is no passport control in between countries. But still, as a foreigner, our passport is our identity proof so it is important to have it with us whenever we go.

Getting To/From Paris

Anyway, to go to/back from Paris, I flew with Air France. And guess what? I was so happy that with this trip, finally my Airbus A320 family logbook is complete. This is because both flights were operated with an Airbus A318, the only missing member in the family in my logbook! You know, I was supposed to fly with an Airbus A318 earlier this year in February but a delay due to the cold weather made me miss my connecting Airbus A318 flight. So it was very nice to finally fly with an Airbus A318 and I could tick this type off my list!🙂

My departure AF1741 flight was with the 10.5 year old F-GUGI and my returning AF1260 flight was with the 8 year old F-GUGM. And I just adored the shape of this Baby Airbus! Seriously, look at how cute this type is!!

An Air France's Airbus A318-100 reg F-GUGI
An Air France’s Airbus A318-100 reg F-GUGI

But anyway, one note here is that Air France fitted their Airbus A318 with the slim and light seats which could not be reclined. But nevertheless, I still found it comfortable enough for the less than one hour flight between Amsterdam and Paris.

Here are the landing videos btw (at runway 26L of Paris-Charles de Gaulle Airport and runway 06 of Amsterdam-Schiphol):

Landing at Paris-Charles de Gaulle:

Landing at Amsterdam Schiphol:

Paris

Due to my knee injury, I did not feel like going around the city of Paris. Well, I have been to Paris many times before anyway so there was actually no landmark or stuffs which I really wanted to see. If you want to read my previous touristing trips to Paris, you can read the series from 2011 or from 2012. So what I did this time was just wandering around my hotel area for food and my commute to Roland Garros🙂 .

But I still managed to go to the (front of) Sacré-Cœur in Paris though
But I still managed to go to the (front of) Sacré-Cœur in Paris though. I was so tanned after one full sunny day at Roland Garros! Lol

The Food

And obviously, when in Paris of course I must eat some French food, as I love it!!

Dinner #1

My first dinner was at a restaurant nearby the hotel which I chose because they served my must-eat dish when in Paris: confit de canard. I decided to go with their three course dish option with, obviously, confit de canard as the main course. For appetizer, I chose a salmon carpaccio and for dessert, I ordered a crème brûlée.

My must eat dish when in Paris: confit de canard
My must eat dish when in Paris: confit de canard

The appetizer was borderline good unfortunately. The salmon cut was good but they put too much lemon on it so that the sour lemon flavor overpowered the texture of the salmon. The confit de canard was good. And the crème brûlée was okay but it was so small, haha😆 .

Dinner #2

Escalope de veau
Escalope de veau

For my second dinner, I went to the same restaurant as last year near the site of Roland Garros because my memory told me I had a good escalope de veau dish there. And I ordered another one. This time, however, somehow it was not that great. I found the veal to be overcooked to my liking, and the pasta was just okay. So I don’t know, either my memory was wrong or I was just unlucky this time. But don’t get me wrong, it was still good though, but just not as good as I expected.

Brunch

In my last morning in Paris (my flight was in the afternoon), I decided to have brunch at a cafe nearby Gare du Nord. And for brunch, I decided to order a lamb chop, hahaha😆 . And it was good!!🙂

Brunch with a lamb chops
Brunch with a lamb chops

TO BE CONTINUED…

Next on 2015 French Open Trip:
– Back to Roland Garros
– Best ever experience as a fan
– More about tennis

BAHASA INDONESIA

Jadi satu setengah minggu yang lalu aku pergi ke Paris untuk sebuah perjalanan akhir pekan untuk menonton finaknya French Open. Aku memutuskan untuk memecah cerita dari perjalanan ini ke dalam dua posting. Dan ini adalah posting yang pertama dimana aku menceritakan bagian yang tidak berhubungan dengan tenis.

***

Dua Drama

Ternyata, perjalanan ini harus dimulai dengan dua drama…

Cedera Lutut

Semalam sebelum keberangkatan, aku mengikuti les tenis mingguan dimana, sialnya, aku mencederai lutut kananku. Sepertinya sih ototnya sih yang cedera dan rasanya menyebalkan sekali karena menggerakkan lututku aja sakit loh rasanya. Dan ini, nantinya juga akan berefek ke perjalanannya.

Galau Paspor

Karena aku meng-apply visa UK awal Mei lalu, aku harus menyerahkan pasporku ke UK Visa Application Centre dan akibatnya untuk sementara itu aku tidak memiliki paspor. Dan untung banget pasporku, dengan sebuah visa UK yang tertempel di dalamnya, aku terima kembali 30 menit sebelum keberangkatanku ke Schiphol loh! Wow! Hahaha😆

Oke, memang sih secara teknis bepergian di dalam Area Schengen itu seperti perjalanan domestik di Indonesia dimana tidak ada pemeriksaan paspor di antara negara. Tetapi tetap aja lah ya, paspor kan identitas resmi kita sehingga penting untuk kita bawa setiap saat.

Pergi ke/dari Paris

Anyway, untuk pergi ke/dari Paris, aku terbang dengan Air France. Dan apa yang terjadi? Senang banget aku dengan perjalanan ini karena akhirnya logbook-ku lengkap sudah untuk keluarga pesawat Airbus A320. Ini dikarenakan kedua penerbangan ini dioperasikan dengan pesawat Airbus A318 loh, satu-satunya seri yang masih di keluarga ini yang masih terlewatkan di logbook-ku! Tahu kan, aku seharusnya terbang dengan pesawat Airbus A318 awal tahun ini di bulan Februari tetapi keterlambatan penerbangan pertama akibat cuaca dingin membuatku ketinggalkan penerbangan lanjutanku dengan Airbus A318. Jadi senang rasanya akhirnya kesampaian juga terbang dengan si Airbus A318 ini dan aku bisa mencentang tipe ini di daftarku! :-)

Penerbangan keberangkatanku dengan nomor penerbangan AF1741 adalah dengan F-GUGI yang berumur 10,5 tahun sementara penerbangan pulangku dengan nomor penerbangan AF1260 adalah dengan F-GUGM yang berumur 8 tahun. Dan aku suka banget deh sama bentuk si Baby Airbus ini! Beneran deh, imut banget kaan!!

An Air France's Airbus A318-100 reg F-GUGI
Sebuah Airbus A318-100 milik Air France dengan registrasi F-GUGI

Anyway, satu catatan disini adalah di dalam pesawat Airbus A318-nya, Air France memasang kursi generasi baru yang ramping dan ringan yang tidak bisa dibaringkan (di-recline maksudnya). Toh walaupun begitu, aku masih merasa cukup nyaman untuk penerbangan berdurasi singkat ini (di bawah satu jam) antara Amsterdam dan Paris.

Berikut adalah video pendaratannya btw (di landasan pacu 26L Bandara Paris-Charles de Gaulle dan landasan pacu 06 Bandara Amsterdam-Schiphol):

Mendarat di Paris-Charles de Gaulle:

Mendarat di Amsterdam Schiphol:

Paris

Karena cedera lututku itu, aku merasa tidak ingin kemana-mana ketika di Paris. Ya, toh aku sudah berkali-kali ke Paris sebelumnya jadi memang tidak ada tempat wisata apa gitu yang ingin aku kunjungi. Jika ingin membaca ceritaku bertamasya keliling Paris sebelumnya, bisa dibaca di seri dari tahun 2011 atau dari tahun 2012. Jadilah yang aku lakukan adalah berjalan-jalan di sekitar area hotelnya saja untuk makanan dan pergi ke Roland Garros🙂 .

But I still managed to go to the (front of) Sacré-Cœur in Paris though
Tetapi aku masih sempat mampir di (depannya) Sacré-Cœur di Paris sih. Dan memang aku agak tanned sedikit setelah seharian di Roland Garros ini! Lol

Makanannya

Dan jelas, ketika di Paris tentu aku harus makan makanan Prancis dong ya karena kan aku suka banget!!

Makan Malam #1

Makan malam pertamaku adalah di sebuah restoran di dekat hotel yang aku pilih karena mereka menyajikan menu makanan yang harus aku makan setiap kali aku pergi ke Paris: confit de canard. Aku memutuskan untuk memilih menu tiga set mereka dengan, jelas, confit de canard sebagai makanan utama. Untuk makanan pembuka aku memilih carpaccio salmon dan untuk makanan penutup aku memesan crème brûlée.

My must eat dish when in Paris: confit de canard
Makanan yang wajib aku makan di Paris: confit de canard

Makanan pembukanya kurang begitu enak sayangnya. Daging salmonnya sih enak tetapi mereka memeras terlalu banyak lemon sehingga keasaman lemonnya mendominasi dan mengalahkan rasa dan tekstur salmonnya. Confit de canard-nya enak-enak saja. Dan crème brûlée-nya lumayan tetapi porsinya kekecilan, haha😆 .

Makan Malam #2

Escalope de veau
Escalope de veau

Untuk makan malam keduaku, aku pergi ke restoran yang sama seperti setahun sebelumnya di dekat Roland Garros karena seingatku aku makan escalope de veau yang enak disana. Kali ini aku memesannya lagi. Namun, sayangnya, ternyata kali ini tidak seenak bayanganku deh. Potongan daging sapi mudanya terasa terlalu matang untuk seleraku, dan pastanya juga biasa saja. Nggak tahu yah, antara memoriku yang salah atau memang kali ini kebetulan ketika mereka masaknya kurang begitu enak atau gimana. Secara keseluruhan masih lumayan sih, tetapi tidak seenak bayanganku saja.

Brunch

Di pagi terakhirku di Paris (penerbanganku dijadwalkan siang harinya), aku memutuskan untuk brunch di sebuah kafe di dekatnya Gare du Nord. Untuk brunch ini, aku memutuskan untuk memesan sebuah lamb chop, hahaha😆 . Dan rasanya enak!!🙂

Brunch with a lamb chops
Brunch dengan seporsi lamb chops

BERSAMBUNG…

Selanjutnya dalam 2015 French Open Trip:
– Kembali ke Roland Garros
– Pengalaman terseru sebagai seorang fan tenis
– Lebih banyak tentang tenis

48 thoughts on “#1575 – 2015 French Open Trip (Part I: Paris)

    1. Sudah mendingan Niee sekarang, hehehe😀 . Tapi seminggu lalu sewaktu main tenis masih terasa. Mudah-mudahan sekarang sudah lebih oke deh😀 .

      Iyaa, makanan Prancis memang enak-enak Niee!😀

  1. waduh gak enak banget itu jalan2 dengan lutut yang cedera, mudah-mudahan udah sembuh ya sekarang. itu beruntung banget passport nya di ambil 30 menit sbelum berangkat🙂

  2. Perjalanan yang menyenangkan, dan rasanya, dengan kegiatan yang membuat hati bahagia ini, tampaknya rasa sakit di lutut itu tidak terlalu terasa, ya (meski kadang tentu agak mengganggu :hehe).
    Makanannya tampak enak :hehe, tapi kalau bagi saya kayaknya porsinya kurang besar :hihi *memang saya tukang makan :wkwk*. Dan… weekend ke Paris, kapan ya saya bisa? Semoga suatu hari nanti :amin :hihi.

    1. Hahaha, lumayan terasa lho Gara waktu itu. Jalan sedikit langsung terasa senut-senut sedikit gitu, hehehe🙂 .

      Iya, makanan Prancis memang enak-enak banget. Wah, berarti kamu makannya banyak ya. Bagiku ini porsinya sudah besar banget, hehehe🙂 .

      1. Wow, lumayan juga, semoga tidak terlalu mengganggu dan semoga sekarang sudah sembuh :)).
        Yap, saya memang terkenal pemakan segala! :hoho.

  3. Semoga dengkulnya cepat sembuh. Nggak enak cedera dengkul terutama pas jalan naik atau turun.

    Lihat makan-makannya mantap mas. Pilih-pilih makanan perlu budgeting tersendiri ya?

    1. Trims🙂 . Betul banget. Sewaktu itu ketika baru aja cederanya, menggerakkan dengkul sedikit aja sudah sakit, hehehe🙂 .

      Iya, makanan Prancis memang enak-enak. Begitulah, dan bagiku budget untuk makanan itu cukup penting ketika jalan-jalan, hehehe😀 .

  4. Ooo gitu ya Ko, kalo buat yang tinggal di sana enak ya keliling Eropa gak perlu repot ini itu. Ngiri baca sering ke parisnya. hahaha…

    1. Iya, kalau di mainland Eropa (UK gak termasuk😛 ), kemana-mananya (selama masih dalam area Schengen, jadi UK juga ga termasuk😛 ) enak. Sama seperti kalau bepergian domestik di Indonesia, hehehe🙂 . Yaaaa, dari sini Paris kan deket, hehehe😀

    1. Trims Win🙂 . Visa Inggris biasa aja menurutku Win, asal kita ikuti prosedurnya aja dengan teliti. Tapi memang keluarnya relatif butuh waktu sih, hehehe🙂 . Tapi selama ini aku lancar-lancar aja kok. Ini visa UK-ku yang ketiga yang pernah aku apply, hehehe🙂

        1. Sepertinya sih engga ada jumlah minimalnya kok Win. Yang penting nominalnya cukup untuk membiayai tripnya. Soalnya di formulir aplikasinya kita ditanya mau ke UK berapa lama dan berapa budget kita, dll. Nah, budget-nya mesti masuk akal dan kita mesti nunjukin kita punya budget sebesar itu.

            1. Iya Win, mahal memang di London. Tapi kemarin kebetulan banget nemu hostel yang nggak mahal (untuk standar London yah, haha😛 )

  5. Cepat sembuh ya Zil.. lututnya. btw kaca matanya keren deh hahahaha.. salahfokus :p btw.. selama ini aku selalu bayangi pesawat di luar negeri selalu gede2 ternyata ada jg yg imut ya.. itu salmon asem bgt, mgkn chef nya lupa, td udh kasih lemon blm ya? jadi bolak balik deh di kasih lemon lagi hahaha..

    1. Hahaha, trims😀 .

      Haha, pesawatnya sama kayak yang banyak ada di Indonesia kok. Pesawat besar biasanya cuma dipakai di penerbangan jarak jauh aja, hehehe🙂 . Hahaha, iya kali ya. Tapi jadinya salmonnya jadi keasaman banget. Sayang banget padahal daging salmonnya dipotong dengan baik sehingga teksturnya bagus😦 .

    1. Begitulah, makanan Prancis memang enak-enak banget. Iya, enaknya bepergian dalam area Schengen adalah lintas negaranya seperti bepergian domestik di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s