Posted in My Interest, Tennis, Zilko's Life

#1570 – 2015 French Open

ENGLISH

Unlike my usual grand slam tennis posts, this post will be very short-ish because I went to Paris this weekend to watch the women’s singles final of this year’s French Open!😀

Women’s Singles

One conclusion that one can make from this year’s women’s singles event is just how “scary” Serena Williams’ level is. I think pretty much everyone agrees that when Serena Williams is playing her best tennis, noone can challenge her, let alone beat her. An example for this form is her performance at the 2012 Summer Olympics in London where she destroyed everyone in the field including the, then, world no.1, Victoria Azarenka, and no.3, Maria Sharapova.

But this also means that there are three situations where another player may have a chance to beat her: (1) when she is injured badly; (2) when she is extremely ill; or (3) when she is having a day off and plays like crap (hey, a bad day happens to anyone!). And guess what, all these three situations occurred to her in the fortnight of this year’s French Open. She injured her right elbow in Madrid and forced her to skip Rome, the last warm-up tournament before the French Open. She was still nurturing the injury in the first week of the tournament. Then, in the second week she caught a super bad flu. You know, the bad annoying flu which makes people not being able to get out of bed. And these two factors lead to the third factor to happen: she was not at her best level and played badly.

And so how did she fare at the tournament this year? Well:

Serena Williams won her 20th grandslam singles title at the French Open. Photo credit: Clive Brunskill/Getty Images Europe
Serena Williams won her 20th grandslam singles title at the French Open. Photo credit: Clive Brunskill/Getty Images Europe

Yes, even when those three situations occurred, somehow, she was still able to win the entire tournament! Her 20th grandslam singles title!😯

How could it be possible? Well, IMO, there is always one quality that is never missing a presence inside a Serena Williams: her champion mentality and her willingness to win (for hating more to lose). We have learned that noone can underestimate her even when she is down three match points (ask Victoria Azarenka at Madrid this year for that). When she unleashes this quality, she will fight so hard and try to win, even though everything does not seem to be working for her. She showed this multiple times in this tournament. She was able to overcome poor play and still won the matches.

Wow, Serena Williams is, indeed, a legend. She did not even to show up with her best form to win a grandslam. “Scary”, isn’t it?

Men’s Singles

To me, this year was the most interesting men’s singles field in the past many years. The 9-time champion, Rafael Nadal, was in the worst form of his past 11 visits to Paris where he did not win any clay title in the main European clay season this Spring where he lost to Novak Djokovic, Andy Murray, Fabio Fognini, and Stan Wawrinka. As a result, the draw was (much) more open with the higher probability of other players to win. But still, the men’s singles tournament in a grandslam is with the best-of-five system so this, IMO, could help Rafa bit to slowly regain his form.

It did, but it was not enough. Even though Rafa managed to reach the quarterfinals, he faced an in-form world no. 1, Novak Djokovic, there and lost in straight sets, his only second loss in the tournament in 11 years! With the loss of Roger Federer in the quarterfinals, this year the French Open would see a new champion. For this, Novak Djokovic saw a golden opportunity to achieve something extremely rare: a career grandslam (to win each of the grandslams at least one). The French Open is the one that he hasn’t won and with Nadal dominating the tournament for the past, literally, a decade, this year was clearly a golden opportunity for him.

He did reach the final, where he would face Stan Wawrinka, the man who knocked out Federer in the quarterfinals. Being the heavy favorite to win the title now, somehow Wawrinka surprised him by playing unbelievable final. Wawrinka’s game level was so high and he hardly made any mistake. As a result, the Swiss won the match in four sets; thus making Djokovic’s dream of a career grandslam on a halt.

Yeah, so, for the second time that Nadal lost early in the French Open, a Swiss guy took the opportunity and won the title, haha🙂

Serena Williams won her third Roland Garros title in 2015. Photo credit: Julian Finney/Getty Images Europe
Serena Williams won her third Roland Garros title in 2015. Photo credit: Julian Finney/Getty Images Europe
Stan Wawrinka won his first Roland Garros title in 2015. Photo Credit: Dan Istitene/Getty Images Europe
Stan Wawrinka won his first Roland Garros title in 2015. Photo Credit: Dan Istitene/Getty Images Europe

BAHASA INDONESIA

Tidak seperti posting-posting report grandslam-ku biasanya, posting kali ini akan pendek deh karena aku baru saja kembali dari Paris akhir pekan ini untuk menonton final tunggal putrinya French Open tahun ini!😀

Tunggal Putri

Sebuah kesimpulan yang bisa diambil dari tunggal putrinya French Open tahun ini adalah sebagaimana “menakutkannya” level permainan tenisnya Serena Williams. Aku rasa semua orang sekarang setuju bahwa ketika Serena Williams memainkan performa tenis terbaiknya, tidak ada satupun yang bisa menantangnya, apalagi mengalahkannya. Contoh nyata dari performa ini adalah di Olimpiade Musim Panas tahun 2012 di London dimana ia menghancurkan semua pemain yang berpartisipasi, termasuk pemain peringkat 1 dunia waktu itu, Victoria Azarenka, dan peringkat 3, Maria Sharapova.

Tetapi ini juga berarti ada tiga situasi dimana seorang pemain lain memiliki kesempatan untuk mengalahkannya: (1) ketika ia sedang cedera parah; (2) ketika ia sedang sakit parah; atau (3) ketika ia sedang mengalami bad day dimana ia bermain buruk (hey, siapa pun pasti pernah mengalami bad day kan). Dan apa yan terjadi? Ketiga situasi ini terjadi beneran di French Open tahun ini. Siku kanannya terkena cedera di Madrid yang memaksanya untuk mundur dari Roma, turnamen pemanasan terakhir sebelum French Open. Dan di minggu pertama turnamen ini ia masih harus memulihkan cedera ini. Lalu, di minggu kedua, ia terkena penyakit flu yang amat parah. Tahu kan, flu yang parah banget yang membuat kita merasa tidak bisa meninggalkan tempat tidur. Dan kedua faktor ini menyebabkan situasi ketiga terjadi: ia tidak bermain dengan baik, bahkan bermain amat buruk.

Dan trus gimana dong performanya di turnamen ini tahun ini? Yah:

Serena Williams won her 20th grandslam singles title at the French Open. Photo credit: Clive Brunskill/Getty Images Europe
Serena Williams menjuarai gelar tunggal grandslam ke-20nya di French Open. Photo credit: Clive Brunskill/Getty Images Europe

Iya, walaupun ketiga situasi itu terjadi beneran, entah bagaimana ia masih bisa berhasil memenangi turnamennya! Gelar grandslam tunggal ke-20-nya!😯

Kok bisa sih? Ya, menurutku nih ya, ada satu faktor yang tidak pernah absen di dalam diri seorang Serena Williams: mental juaranya dan keinginannya yang kuat untuk menang (dan amat benci dengan yang namanya kekalahan). Semua orang sudah belajar bahwa Serena Williams itu tidak bisa dipandang sebelah mata, termasuk ketika ia menghadapi tiga match point untuk lawan (coba deh tanya Victoria Azarenka di Madrid tahun ini untuk itu). Ketika kualitas ini ia tunjukkan di lapangan, ia akan bertarung dengan amat gigih dan mencoba untuk menang, walaupun segala faktor tidak mendukungnya. Ia sudah menunjukkan kualitas ini berkali-kali di turnamen ini. Ia berhasil membuat permain tenis yang buruk menjadi kemenangan.

Wow, Serena Williams memang adalah seorang legenda. Ia bahkan tidak perlu bermain dengan level baiknya untuk menjuarai sebuah turnamen grandslam. “Menakutkan” bukan?

Tunggal Putra

Untukku, tahun ini adalah tahun terseru untuk tunggal putra di banyak tahun belakangan ini. Juara 9-kali, Rafael Nadal, berada dalam performa terburuknya dari 11 kunjungan terakhirnya ke Paris dimana tahun ini ia sama sekali tidak menjuarai turnamen tanah liat di musim tanah liat di Eropa musim semi ini. Ia kalah terhadap Novak Djokovic, Andy Murray, Fabio Fognini, dan Stan Wawrinka. Sebagai akibatnya, undiannya menjadi (jauh) lebih terbuka dengan peluang yang lebih tinggi bagi pemain lain untuk menang. Tetapi tetap saja sih, karena turnamen tunggal putra di grandslam itu adalah dengan sistem best-of-five-sets, menurutku ini bisa membantu Rafa untuk secara perlahan-lahan meningkatkan performanya.

Kenyataannya memang begitu, sayangnya itu tidak cukup. Walaupun Rafa berhasil mencapai perempat-final, ia harus menghadapi peringkat 1 dunia yang sedang bermain bagus sekarang ini, Novak Djokovic, dan kalah dalam tiga set langsung, hanya kekalahannya yang kedua dalam 11 tahun! Dengan kalahnya Roger Federer di perempat final, artinya tahun ini French Open akan melihat seorang juara baru. Untuk ini, Novak Djokovic mengendus sebuah kesempatan emas untuk mencapai suatu raihan langka: karir grandslam (memenangi setiap turnamen grandslam minimal satu kali). French Open adalah satu-satunya grandslam yang belum pernah ia menangi dan dengan Nadal yang memonopoli turnamen ini selama satu dekade belakangan, tahun ini jelas adalah kesempatan emas untuknya dong ya.

Ia masuk final, dimana ia menghadapi Stan Wawrinka, pemain yang mengalahkan Federer di perempat-inal. Difavoritkan untuk juara, entah bagaimana Wawrinka mampu mengagetkan Djokovic dan bermain dengan amat ciamik di final. Level permainannya Wawrinka sungguh tinggi dan ia nyaris tidak membuat kesalahan sama sekali. Sebagai akibatnya, si pemain Swiss ini menang dalam empat set; sehingga mimpinya Djokovic untuk karir grandslam harus ditunda dulu dari kenyataan.

Yeah, jadi, untuk kali kedua dimana Nadal kalah awal di French Open, seorang Swiss yang memanfaatkan kesempatan ini dan meraih gelar juaranya, haha🙂

14 thoughts on “#1570 – 2015 French Open

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s