#1546 – One Full Week in Delft

ENGLISH

So it has been ten days now since the day I was back in the Netherlands from my amazing spring trip to Japan. It means that now I have had a full working week here in Delft, haha. So how was it? Well:

Jetlagged

So apparently I have been jetlagged from the trip, haha πŸ˜† . Even though it has been ten days now, the jetlag effect is still lingering a little bit. But I am not complaining because it isΒ actually the better jetlag as I was flying westward. This makes me wake up earlier easier, which of course is very nice, haha πŸ˜† .

But at one pointΒ last week it was quite rough. On the following day after coming back to the Netherlands, I felt so tired so I decided to nap at 4 PM, thinking I would take like 2 hours max. But then I ended up sleeping for 5 hours straight and got up at 9 PM. Not even feeling fresh btw and I was actually feeling horrible, haha πŸ˜† .

Busy at Work

Anyway, this week has been a super busy week at work. Well, as usual in my office since last year actually so it is not surprising, haha πŸ˜† . My supervisor and I sort of decide to set a deadline for a journal paper I am currently writing and the deadline is coming really soon! So I am feeling the pressure right now.

Speaking of work, my prayer has been answered.Β Some months ago I was feeling very unhappy that I was alone in my office after my previous officemate graduated. So finally after sitting alone for five months, this April I got new officemates! And the number jumped from the minimum (zero) to maximum (three, because there are only three other desks in my office) immediately! Yay! Haha πŸ˜† .

Friends Visiting

Let’s move on to a topic that is more fun and less depressing, lol πŸ˜† . My friends who now live in Copenhagen (whom I visited last month for a weekend trip) visited the Netherlands this week. So a group of friends and I decided to throw a dinner party at my friend’s place in Rotterdam to meet up. And it was so much fun!

Since we had it during the weekday, we decided to just order something from an Indian restaurant. But then there was a drama that the food took like forever (not literally, but two hours, which felt like forever) to come since we ordered at 7 PM. We did call three times but did not receive any satisfying answer. The problem was, we already paid when we ordered so it would be complicated to cancel the order, we thought. We were so hungry that when we saw someone down there (the apartment was in the 16th floor) looking like a delivery guy, we opened the window and shouted. And the guy actually heard us, lol πŸ˜† . And when the delivery guy eventually arrived at the apartment’s door, all of us went to the door and his face was like “WTF“, haha.Β At least the food arrived warm and quite nice. And we got three cans of cola and salad as a compliment.

Anyway, it was still a very fun night!

Oh, and the cherryblossom trees in Delft also peaked this week in term of the flowers, thanks to the fantastic spring weather!

Oh, and the cherryblossom trees in Delft also peaked this week in term of the flowers, thanks to the fantastic spring weather!

BAHASA INDONESIA

Sudah sepuluh hari semenjakΒ aku kembali di BelandaΒ dariΒ perjalanan musim semi super seruku ke Jepang. Ini artinya aku juga baru saja menyelesaikan satu minggu penuh di kantor di Delft sini, haha. Bagaimanakah seminggu terakhir ini? Yah:

Jetlag

Jadi aku terkena jetlag lagi deh dari perjalanan pulang kemarin, haha πŸ˜† . Walaupun sudah sepuluh hari, efek jetlag-nya masih tersisa loh. Tetapi aku tidak komplain sih karena ini adalah jetlag yang lebih baik karena aku terbang ke arah barat. Ini artinya aku jadi otomatis bangun lebih pagi lebih gampang gitu deh, yang mana artinya bagus dong ya, haha πŸ˜† .

Tetapi di satu waktu minggu lalu jetlag-nya sempat menyebalkan juga sih. Sehari setelah pulang itu, aku merasa lelah sekali sehingga aku memutuskan untuk tidur siang jam 4 sore. Aku kira bakal paling lama tidur 2 jam lah. Eh ternyata aku malah ketiduran selama 5 jam dong dan baru bangun jam 9 malam. Itu pun tidak merasa segar dan malah merasa nggak enak banget dah, haha πŸ˜† .

Sibuk di Kantor

Ngomong-ngomong, minggu ini adalah minggu yang amat menyibukkan juga di kantor. Eh, ya seperti biasa sih di kantor semenjak tahun lalu. Sudah kayak begini terus deh sibuknya nggak berhenti-berhenti, haha πŸ˜† . Juga, pembimbingku dan aku memutuskan untuk menetapkan sebuah tanggal deadline untuk sebuah journal paper yang sedang aku persiapkan. Dan deadline-nya sudah dekat ini! Aduh, jadi berasa banget deh tekanannya.

Ngomongin masalah kerjaan, doaku terjawab loh. Beberapa bulan yang lalu aku merasa amat galauΒ bahwa aku sendirian di ruang kantorku setelah kolegaku yang sebelumnya lulus. Nah, akhirnya setelah duduk sendirian di kantor selama lima bulan, di bulan April ini aku mendapatkan beberapa rekan kerja baru! Dan nggak tanggung-tanggung loh, jumlahnya langsung loncat dari minimum (nol) ke maksimum (tiga, soalnya di dalam kantorku hanya ada empat meja kerja)! Hore! Haha πŸ˜† .

Kunjungan Teman

Sudah ah, mari ngomongin topik yang lebih menyenangkan saja, haha πŸ˜† . Jadi ceritanya temanku yang sekarang tinggal di Kopenhagen (yang aku kunjungi Β bulan lalu untuk sebuah perjalanan akhir pekan) lagi berkunjung ke Belanda gitu deh minggu ini. Jadilah beberapa teman dan aku memutuskan untuk mengadakan sebuah party makan malam di tempatnya temanku di Rotterdam untuk ketemuan. Seru banget dah!

Nah karena diadakannya di hari biasa, kami memutuskan untuk memesan makanan aja dari sebuah restoran India. Tetapi kemudian ini malah menyebabkan drama karena delivery makanannya lama banget dong. Kami memesan makanannya jam 7 malam dan makanannya baru datang jam 9 malam coba. Restorannya sudah kami telepon juga sampai tiga kali dan kami tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Masalahnya, sewaktu memesan itu makanannya sudah kami bayar jadi ribet dong ya kalau mau dibatalkan. Saking laparnya, ketika kami melihat di bawah (apartemennya ada di lantai 16) dan ada seseorang yang nampak seperti tukang antar makanan, kami membuka jendelanya dan teriak loh. Dan bahkan si tukang pengantarnya dengar, hahaha πŸ˜† . Dan ketika ia beneran sampai di pintu apartemennya, kami semua pergi ke pintu dan raut mukanya itu kaget dan takut gimana gitu, haha. Yaa, setidaknya makanannya masih hangat deh ketika sampai dan lumayan enak juga. Dan kami juga mendapatkan tiga kaleng cola dan salad sebagai ucapan minta maaf.

Yaa, toh malam itu seru banget!

Advertisements

26 thoughts on “#1546 – One Full Week in Delft

    1. Iya, sejauh ini sepertinya mereka asyik-asyik orangnya, hehe πŸ˜€ . Iya kan, dua jam keterlaluan kan. Mana pas jam makan malam lagi jadi pada kelaparan semua deh, haha.

      Iya sih, lumayan jadinya ada satu bahan untuk ditulis di blog, haha πŸ˜†

    1. Iya kaan. Ketika ditanya jawabannya sungguh tidak profesional, seperti hanya ada satu koki di dapur, dsb 😦 . Dan karena kejadiannya ketika jam makan malam, jadi pada kelaparan semua deh, haha πŸ˜†

    1. Hahaha, iya, ada juga yang nganternya ngaret juga disini 😦 . Ini baru kejadian pertama kalinya begini lho, haha. Biasanya pada on time semua πŸ˜€ .

      Hahaha, untungnya mereka nggak pakai alasan karena macet πŸ˜›

  1. tidur kelamaan emang gak enak ya Ko, badan malah jadi sakit semua. Btw efek jetlagnya berapa lama tuh? Enak kalo bisa selamanya. Hihihi.
    Telat dua jam ya? Kalo di sini sudah bakalan bikin Indomie itu Ko. Hahaha.

    1. Iya, tidur kelamaan justru bukannya bikin badan segar, tapi malah bikin lemas, haha πŸ˜† .

      Hahaha, biasanya efeknya bertahan maksimal dua minggu aja deh. Ini juga sudah mau hilang efeknya sepertinya, haha πŸ˜€ .

      Haha, kemarin karena diadainnya mendadak dan nggak pas weekend jadi nggak persiapan makanan atau cemilan gitu deh 😦 .

    1. Hehe, iya, jadi seperti hibernasi padahal maunya nggak hibernasi πŸ˜› .

      Haha, tukang antarnya mukanya nampak ketakutan dan kaget gitu ketika pintunya dibuka πŸ˜› .

  2. Kalau belum dibayar sudah dibatalin itu makanan ya,
    Sungguh teeerlalu, terlambat sampai dua jam. Tapi untung juga tukang jual makanan kasih konpensasi, minta maaf dan makanannya enak.

    1. Itu dia. “Kesalahan” kita kemarin adalah membayar di muka dengan transfer bank. Seharusnya membayarnya kontan saja ya. Jadi kalau mereka lelet kan bisa kita batalkan, hehe πŸ˜€ . Iya, tapi walaupun begitu kita ogah kalau harus pesan lagi disana, haha πŸ˜†

  3. Makanan Jepang itu selalu mengganggu konsentrasiku, langsung lapaarr kruyuuk kruyuuukk perut hehe. Kereen ihh cerita perjalananmu ke Jepang. Aku penggemar series Jepang, jadi dari dulu pengeenn kesana. Mudah2an suatu hari nanti kesampaian *kebanyakan pengennya ya aku hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s