Posted in EuroTrip, Vacation, Weekend Trip

#1545 – My Annual Trip to Paris (This Year)

ENGLISH

Since 2012, I have always had an annual trip to Paris every year. Well, ok, indeed I went to Paris in 2011 too so I could have said “since 2011” instead. But what I consider “annual” trips here in this post are patterned with the same purpose, for the same annual event in the city, and, thus, take place at around the same time of the year. Yes, I am talking about my trip to Paris for the second grandslam tournament of the year, the French Open (or Roland Garros).

And you guess it right. This year, I am going to Paris for the French Open, again🙂 .

***

Last month, I marked the date the French Tennis Federation would start selling the tickets to the general public. I thought I was experienced enough already; having booked the tickets three years in a row in 2012, 2013, and 2014. However, I noticed something was tweaked a little bit this year. Instead of opening the ticket sales at 7 AM in the morning, this year the ticket sales was opened at 10 AM.

Somehow I felt a little bit uneasy about this because it could mean that my experience became (much) less relevant due to this change. I mean, think about it: 10 AM is much better time than 7 AM to sell something, isn’t it? Intuitively, I felt that the competition to get the tickets would become fiercer.

Especially that this year I also thought about going there for a different stage of the tournament. If in the previous three visits I went there during the first week of the tournament, this year I wanted to go for the finals.😀 You know, probably the most important match in each event of the tournament, where the winner of that match will be crowned the 2015 French Open champion. I think the atmosphere must be very different! Plus, the fact that the finals will be held in a weekend helps too.

However, this obviously narrowed down my flexibility (a lot) and with fiercer competition, I might not get good news.

And partially, this happened😦 .

I was upset that even though they said they would not sell the tickets before 10 AM, apparently the system was already opened since like a few minutes to 10 AM. I did check the website already before 10 AM but I thought it was just a glitch or something because I was redirected to a virtual queue page which did not indicate how far back I was in the queue and how many minutes could I expect to wait (the page should indicate this btw as there were two boxes for it). When I knew that I was apparently already in the right track, it was a little bit too late. I was already like the 50,000 person in the queue and I had to wait for, approximately, 3.5 hours before I got my turn to the tickets😦 .

Luckily though the queue went faster than they expected so I got my turn after 105 minutes or so. And by then, all tickets for the men’s singles final on Sunday had been sold out. Luckily I still got a ticket for the women’s singles final on Saturday; even though the first ring ticket had all been sold out too. So I bought one in the second ring with a very good seat there (lucky!). I checked the tickets for the men’s semifinals on Friday but everything had been sold out as well.

Okay, at least I got one ticket. And I am happy about it. A little bit disappointed though that I cannot get anything for the men’s final on Sunday; but well, lesson learned!

***

One pro about only getting a Saturday ticket is that I can make this trip a short weekend trip where I come back to the Netherlands on Sunday! Haha😆 .

I have finalized this trip as well where I have booked a hotel there (where I found one with good price with good review IMO, especially for Paris) and my tickets to get to/from Paris. To get there, at first I was torn between flying or taking the high-speed train. Both would have cost almost the same time in total. However, flying was €46 more expensive than the high-speed train at that time so most people would probably have gone with trains.

But I am not most people and I love flying. So because I was feeling a bit disappointed for not getting a ticket for the Sunday final, I decided to fly, haha😆 (yes, this was just a  justification indeed😛 ).

So, Paris, here I come (again)!🙂 And I hope my favorite player(s) makes it to the final this year!

BAHASA INDONESIA

Semenjak 2012, aku selalu pergi ke Paris untuk perjalanan tahunan setiap tahun loh. Eh, oke, memang sih aku juga pergi ke Paris tahun 2011 jadi sebenarnya bisa saja aku bilang “semenjak 2011”. Tetapi yang aku maksud dengan perjalanan “tahunan” disini adalah perjalanan berpola dengan tujuan yang sama, untuk sebuah acara tahunan yang sama di kotanya, dan, akibatnya, perjalanannya di kurang lebih waktu yang sama. Ya, memang yang aku maksud adalah perjalananku ke Paris untuk turnamen grandslam kedua setiap tahun, French Open (atau Roland Garros).

Dan ya, benar kok tebakannya. Tahun ini, aku akan pergi ke Paris lagi loh untuk nonton French Open🙂 .

***

Bulan Maret yang lalu, aku sudah menandai tanggal dimana Federasi Tenis Prancis akan mulai menjual tiketnya untuk khayalak umum. Aku merasa bahwa aku sudah cukup berpengalaman; karena aku sudah membeli tiketnya tiga tahun berturut-turut kan di tahun 2012, 2013, dan 2014. Namun, tahun ini aku melihat bahwa ada sedikit perubahan. Tiket bukannya mulai dijual jam 7 pagi seperti sebelumnya, melainkan mulai dijual jam 10 pagi.

Entah mengapa aku sedikit merasa tidak tenang dengan ini karena artinya pengalamanku sebelumnya bisa menjadi (jauh) tidak relevan akibat perubahan ini. Maksudku, coba dipikir saja deh: jam 10 pagi jelas adalah waktu yang lebih baik untuk jualan tiket daripada jam 7 pagi kan ya? Jelas aku menduga bahwa kompetisi untuk mendapatkan tiket tahun ini bakal lebih ketat.

Apalagi tahun ini aku berencana untuk pergi ke tahapan yang berbeda dari turnamennya. Jika di kunjungan-kunjunganku sebelumnya aku pergi kesana di minggu pertama, kali ini aku pengen pergi untuk finalnya.😀 Tahu dong, pertandingan paling penting di setiap event dari turnamennya, dimana pemenangnya akan dinobatkan sebagai juara French Open tahun 2015. Aku rasa atmosfernya bakal berbeda banget! Ditambah lagi, kondisi bahwa finalnya akan diadakan di akhir pekan jelas enak banget dong ya.

Namun, ini jelas mengerucutkan fleksibilitasku dan ditambah dengan kompetisi yang lebih ketat, aku mungkin tidak akan mendapatkan kabar baik.

Dan setengahnya, ini terjadi😦 .

Aku kecewa bahwa biarpun mereka berkata tiket tidak akan dijual sebelum jam 10 pagi, ternyata sistemnya sudah dibuka semenjak beberapa menit sebelum jam 10 pagi dong. Aku mengecek website-nya juga sih sebelum jam 10 pagi itu tetapi aku kira ada glitch atau apaan gitu karena aku diarahkan ke halaman antrian virtual yang tidak menampilkan aku berada di urutan ke-berapa ataupun berapa menit kira-kira waktu antriannya (halaman ini seharusnya menampilkan dua informasi ini karena ada dua kotak disana untuk itu). Ketika aku sadar bahwa sebenarnya aku sudah berada di halaman yang benar, sudah agak sedikit terlambat deh. Aku adalah orang ke 50.000an di antrian dan aku harus menunggu selama, kira-kira, 3,5  jam sebelum mendapatkan giliranku untuk membeli tiket😦 .

Untungnya antriannya berlangsung lebih cepat daripada yang mereka perkirakan sehingga aku mendapatkan giliranku setelah mengantri sekitar 105 menit. Dan ketika itu, semua tiket untuk final tunggal putra di hari Minggu sudah habis terjual. Untungnya aku masih mendapatkan satu tiket untuk final tunggal putri di hari Sabtu sih; walaupun semua tiket first ring-nya sudah habis juga. Aku membeli sebuah tiket second ring dengan kursi yang lumayan oke juga (hoki!). Kemudian aku mengecek tiket untuk babak semifinal tunggal putra di hari Jumat tetapi semuanya sudah habis juga.

Oke deh, setidaknya aku masih dapat satu tiket lah ya. Dan aku masih senang sih dengan ini. Sedikit kesal juga karena aku tidak mendapatkan tiket final tunggal putra di hari Minggu; tetapi, yah, lesson learned deh!

***

Satu keuntungan dari hanya mendapatkan tiket di hari Sabtu adalah aku bisa membuat perjalanan ini sebagai perjalanan akhir pekan yang singkat dimana aku bisa pulang ke Belanda di hari Minggu! Haha😆 .

Aku juga sudah memfinalisasi perjalanan ini dimana aku sudah memesan hotel disana (dimana aku menemukan satu dengan harga dan review yang oke menurutku, apalagi untuk ukuran Paris) dan tiket untuk pergi ke/dari Paris. Untuk tiket transportasi ini, awalnya aku galau antara memilih naik pesawat atau naik kereta api super cepat. Secara waktu keduanya akan memakan waktu yang kurang lebih hampir sama. Namun, waktu itu tiket pesawatnya lebih mahal €46 daripada tiket kereta api super cepat jadi kebanyakan orang di posisiku mungkin akan membeli tiket keretanya ya.

Tetapi aku kan bukan kebanyakan orang dan aku suka terbang. Nah, karena aku merasa sedikit kecewa tidak mendapatkan tiket final tunggal putra di hari Minggu, aku memutuskan untuk terbang aja deh, haha😆 (iya, ini memang justifikasiku😛 ).

Jadi, Paris, aku datang (lagi)!🙂 Dan aku harus pemain favoritku masuk ke final tahun ini!

29 thoughts on “#1545 – My Annual Trip to Paris (This Year)

    1. Hahaha, semangat banget tahun ini soalnya memang sudah diniatin mau nonton finalnya itu, hihi😀 . French Open di minggu terakhir Mei dan di minggu pertama Juni (turnamennya dua minggu😀 ).

    1. Iyaa, untung masih kebagian satu Ge, hehe😀 . Hahaha, ini juga tiketnya langsung habis ludes kok. Cuma memang ada antriannya biar website-nya nggak jebol karena traffic, hahaha😆 .

  1. Nah kan mau liburan akhir prkan ke luar negeri lagiiii. Hihihi.

    Hebat kamu zil. Totalitas banget. Baik dalam tenis maupun keaviant annya itu. Hihihi

    1. Hihihi, tahun ini memang lagi banyak rencana untuk jalan-jalan Niee. Maklum, stress berat di kantor jadi pikiran senantiasa butuh refreshing juga ini, hahaha😆 .

      Thanks!😀

    1. Hehehe, iya diniatin soalnya tiap tahun pengen nonton, hihihi😀 . Haha, nggak tahu deh ada calo ato engga. Dengar-dengar sih ada kalau gelap gitu, tapi nggak tahu harganya berapa😛 .

    1. Hahaha, sepertinya sih sudah rahasia umum kalau petenis putri favoritku adalah Venus dan Serena Williams, hehe😛 . Thanks.

      Iya banget!!! Mudah-mudahan hari itu nggak hujan😀 .

    1. Maunya sih begitu juga untuk Wimbledon😀 . Sayangnya sistem penjualan tiketnya Wimbledon masih agak terlalu tradisional (mereka masih memakai sistem dari tahun 1920an) sehingga agak sulit untuk mengatur perjalanan kesana. Plus, yang membuat lebih sulit lagi kan kalau mau ke Inggris harus bikin visa dulu, haha.

      Hehe, masih sempat latihan dong. Kan ikut les jadi kalau hari-hari biasa masih sempat main😀 .

  2. Zi.. andaikan ada kopdar pecinta tennis trus ada tiket gratisnya, pasti langsung lompat duluan ikutan ya? :p Zi asik bener bolak balik paris.. aku jg mau dong hahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s