Posted in My Interest, Tennis, Zilko's Life

#1517 – 2015 ABN Amro WTT

ENGLISH

So what did I do this weekend? Well, the title pretty much gives it all. I went to this year’s edition of the ABN Amro World Tennis Tournament in Rotterdam.

Btw, I arranged this plan for this weekend literally one year ago, haha😆 . At around this time last year (just a day after my visit to the same tournament last year), I decided to buy a first ring ticket for the tournament’s final stage this year. Why extremely early? Well, at that time I really wanted to make sure that I would get a good first ring seat for the final this year. I knew the demand for good seats, especially for the final stage, was really high. This is a very popular tennis tournament amongst fans in the Netherlands after all. The tournament itself is in a quite high category in the ATP Tour (ATP 500) so it also offers quite big ranking points and prize money. For instance, the singles champion this year would pocket €358,540 in prize money alone[1]. So it always attracts some top players to participate.

Anyway, because I went there on Sunday, this meant that I was there for the finals, in both disciplines: singles and doubles. Speaking of which, it means that it has literally been four years since the day I watched my first ever professional tennis tournament, which was also here in Rotterdam for the same tournament and the same stage, in 2011.

Because I bought my ticket very early, obviously I did not know whom I would watch. Hell I did not even know who would participate back then, haha. But then, as it turned out, my favorite male tennis player, Andy Murray, decided to come! Yes Andy!!:mrgreen: But then, he lost in the quarterfinals to Gilles Simon😦 [2].

Nevertheless, I still got good match-ups for my ticket:

Doubles final: Jamie Murray (GBR)/John Peers (AUS) [LL] vs Jean-Julien Rojer (NED)/Horia Tecau (ROU) [3]
Singles final: Tomáš Berdych (CZE) [3] vs Stan Wawrinka (SUI) [4]

You see, even though I could not watch Andy Murray in the singles final, I still got a Murray in the final in the form of his older brother, Jamie Murray, haha😆 .

***

Ahoy Rotterdam, the venue of the tournament
Ahoy Rotterdam, the venue of the tournament

I arrived at Ahoy Rotterdam, the venue of the tournament, at around 12 PM on Sunday. The session would start at 1 PM but I decided to arrive a little bit early because I sensed there was a small problem with my ticket. A few months back they said they would change my seat but then I did not receive any new ticket as a follow-up.

There was, indeed, a small problem but it did not matter; as they moved my seat again this time but it was to an even much better seat. So I was like “Sure, and thanks!“, haha:mrgreen: .

The Doubles Final

Anyway, at 1 PM, the doubles final started with both teams entering the court. For this final, I had mixed feeling because I really liked both teams. Couldn’t they both win? Damn, one of them had to lose! Haha😆 .

The two teams went pretty even in most of the match, except for a small blip during Rojer’s serve earlier in the match, which caused them lost the first set 3–6. In the second set, during Murray’s serve down 3–4 30–30, however, I think he got a little bit tight due to the pressure and he got broken in that game. So Rojer/Tecau went away with the second set 6–3. As it was a regular doubles tournament, a third set super-tiebreak was played to determine the winner. Again, Murray/Peers made a few nervous errors early in the super-tiebreak. And even though they were able to hang in later on, it was a little too late for them. The third seed, Jean-Julien Rojer and Horia Tecau won 3–6, 6–3, [10–8] for their first title of 2015.

Jean Julien Rojer and Horia Tecau's reaction on their newest title
Jean Julien Rojer and Horia Tecau’s reaction on their newest title

Jamie Murray was so funny during his trophy ceremony though. So he apologized to his wife for not being able to spend the Valentine’s Day together the day before so, in his own words, “We would make up tonight“. Lol, seriously (if you know what I mean), like, in public, where everyone in the 15,818 seaters stadium could hear😆 .

The Singles Final

There was about one hour in between the doubles and singles final. So I had to chance to fill my stomach with an overpriced hotdog, haha😆 .

The singles final started at 3:30 PM where both players entered the court. I knew for sure it should be a very exciting final between the number 7 and the number 8 of the world based on their current world ranking. Stan Wawrinka won the toss and chose to serve first.

The first set went neck to neck almost the entire set, except at one game where Wawrinka had a bit of a blip and his serve there was broken. That was the only difference in the first set but it was enough to make Berdych sealed it 6–4.

Tomáš Berdych reaction upon taking the first set
Tomáš Berdych reaction upon taking the first set

The second set went similarly as the first where it was also very tight and there were a lot of aggressive battles between the two players. However, now it was Berdych’s turn to get some lapse in concentration (and a bit of bad luck too) that he was broken while serving down 3–4. Wawrinka then closed the second set 6–3.

Stan Wawrinka reaction upon taking the second set
Stan Wawrinka reaction upon taking the second set

Maybe because of the combination of frustration and (bad) luck, Berdych easily lost the momentum early in the third set, down by two breaks and 1–4. He fought back though after that and was able to get one of the breaks back. But being down two breaks turned out to be very costly as in the end, despite his fight, he could not recover from it. The Swiss won the match, and the tournament, 4–6, 6–3, 6–4.

Stan Wawrinka won his ninth single title in Rotterdam
Stan Wawrinka won his ninth single title in Rotterdam

***

So, in the end, it was such a fun Sunday for me. Both matches that I got went to the distance (so time-wise, my ticket was maximally worthed too), and both matches actually provided very good quality tennis between world class players!

I was a satisfied fans when I left Ahoy that evening:mrgreen: .

BAHASA INDONESIA

Aku ngapain aja akhir pekan kemarin? Yaa, dari judulnya sudah jelas sih ya. Aku pergi nonton edisi tahun ini dari ABN Amro World Tennis Tournament di Rotterdam.

Btw, rencana untuk nonton ini sudah aku susun semenjak satu tahun yang lalu loh, haha😆 . Sekitar waktu-waktu sekarang tahun lalu (keesokan harinya setelah kunjunganku ke turnamen yang sama tahun lalu), aku memutuskan untuk membeli tiket first ring untuk babak final turnamen ini tahun ini. Lah, kok awal banget belinya? Yaa, habisnya waktu itu aku ingin memastikan bahwa aku akan mendapatkan tiket first ring yang kursinya oke untuk finalnya tahun ini. Aku tahu bahwa permintaan untuk tiket yang view-nya oke, apalagi di babak final, jelas tinggi banget dong ya. Ini adalah turnamen tenis yang amat populer di Belanda gitu loh. Turnamennya sendiri dikategorikan lumayan tinggi di tur ATP (ATP 500) jadi turnamennya menawarkan poin untuk perhitungan peringkat dunia dan hadiah uang yang lumayan besar. Misalnya saja, juara kategori tunggal tahun ini akan mengantongi hadiah senilai €358.540 (sekitar Rp 5,21 milyar)[1]. Jadilah turnamennya selalu menarik perhatiannya beberapa pemain papan atas juga.

Ngomong-ngomong, karena aku perginya hari Minggu, ini artinya aku akan disana untuk babak final turnamennya, di kedua event: tunggal dan ganda. Nah, ini artinya sudah tepat empat tahun loh semenjak hari dimana untuk pertama kalinya aku menonton turnamen tenis profesional, yang mana di Rotterdam ini juga, di turnamen yang sama, di babak yang sama, di tahun 2011.

Karena aku beli tiketnya awal banget, jelas aku nggak tahu siapa yang akan aku tonton. Bahkan aku juga nggak tahu loh siapa aja yang akan berpartisipasi di turnamen tahun ini, haha. Tetapi kemudian, ternyata petenis favoritku, Andy Murray, memutuskan untuk ikutan main! Hore!!:mrgreen: Eh, tetapi dia kemudian kalah di perempat-final dari Gilles Simon :( [2].

Walaupun begitu, toh aku mendapatkan pertandingan yang menarik juga untuk tiketku:

Final Ganda: Jamie Murray (GBR)/John Peers (AUS) [LL] vs Jean-Julien Rojer (NED)/Horia Tecau (ROU) [3]
Final Tunggal: Tomáš Berdych (CZE) [3] vs Stan Wawrinka (SUI) [4]

Nah kan, walaupun aku tidak bisa menonton Andy Murray di final, toh aku masih mendapatkan seorang Murray di final, yaitu kakaknya, Jamie Murray, haha😆 .

***

Ahoy Rotterdam, the venue of the tournament
Ahoy Rotterdam, tempat diadakannya turnamen ini

Aku tiba di Ahoy Rotterdam, tempat diadakannya turnamen ini, sekitar jam 12 siang di hari Minggu. Pertandingannya dijadwalkan mulai jam 1 siang sih tetapi aku memutuskan untuk memang datang agak awal karena aku merasa ada sedikit masalah dengan pemesanan tiketku. Beberapa bulan yang lalu aku dibilangi bahwa kursiku diubah tetapi setelahnya aku tidak mendapatkan tiket yang baru.

Ternyata memang beneran ada masalah kecil tetapi ini tidak apa-apa; dimana mereka memang harus memindahkan kursiku lagi kali ini tetapi kali ini aku dipindahkan ke kursi yang bahkan view-nya jauh lebih kuereen. Jadi jelas aku mengucapkan “Silakan saja, dan trims!” dong ya ke petugas tiketnya, haha:mrgreen: .

Final Ganda

Jam 1 siang, babak final turnamen gandanya dimulai dengan kedua tim memasuki arena. Untuk final ini, aku galau banget soalnya aku suka dengan kedua tim. Dua-duanya nggak bisa menang aja ya? Sial, kok salah satu harus kalah sih! Haha😆 .

Kedua tim bermain dengan amat imbang di keseluruhan pertandingan, kecuali satu waktu sebentar di servisnya Rojer di awal pertandingan dimana servisnya terpatahkan sehingga timnya kalah 3–6 di set pertama. Di set kedua, di saat servisnya Murray ketika posisinya tertinggal 3–4 30–30, sepertinya ia merasa sedikit grogi dan servisnya terpatahkan di game itu. Jadilah giliran Rojer/Tecau yang kemudian mengambil set kedua 6–3. Karena ini adalah turnamen ganda reguler, set ketiga dimainkan dengan format super-tiebreak. Lagi, Murray/Peers membuat beberapa kesalahan sendiri akibat grogi di awal-awal super-tiebreak-nya. Dan walaupun pada akhirnya mereka berhasil menenangkan rasa grogi itu dan memberikan perlawanan maksimal, semuanya sudah agak terlambat untuk mereka. Tim unggulan ketiga, Jean-Julien Rojer dan Horia Tecau, pada akhirnya menang 3–6, 6–3, [10–8] untuk gelar pertama mereka di tahun 2015.

Jean Julien Rojer and Horia Tecau's reaction on their newest title
Reaksi Jean Julien Rojer dan Horia Tecau setelah mereka memenangi gelar terbaru mereka

Btw, Jamie Murray lucu banget loh ketika memberikan speech setelah mendapatkan piala. Masak ya dia meminta maaf ke istrinya karena tidak bisa melewatkan Hari Valentine berdua sehari sebelumnya sehingga, ini kata-katanya sendiri loh ya (yang aku terjemahin ke bahasa Indonesia), “Akan kita tebus malam ini yah“. Lol, serius loh (if you know what I mean), di depan umum, dimana semua orang di dalam stadion yang muat 15.818 orang bisa dengar😆 .

Final Tunggal

Ada jeda waktu sekitar satu jam antara final ganda dan tunggalnya. Jadilah aku berkesempatan untuk mengisi perutku dengan sebuah hotdog yang harganya overpriced, haha😆 .

Final tunggalnya dimulai jam 3:30 sore dimana kedua pemain memasuki lapangan. Aku tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang seru antara pemain nomor 7 dan nomor 8 berdasarkan daftar peringkat dunia minggu lalu. Stan Wawrinka memenangi coin toss dan memilih untuk servis duluan.

Set pertama berlangsung amat ketat di hampir keseluruhan set, kecuali di satu game dimana Wawrinka sedikit kehilangan konsentrasi dan servisnya patah. Hanya ini saja perbedaan di set pertama tetapi sudah cukup bagi Berdych untuk memenanginya 6–4.

Tomáš Berdych reaction upon taking the first set
Reaksi Tomáš Berdych setelah memenangi set pertama

Set kedua berlangsung mirip seperti set pertama dimana pertandingan berlangsung amat ketat dan ada banyak sekali pertarungan tenis agresif di antara kedua pemain ini. Namun, kini giliran Berdych yang sedikit kehilangan konsentrasi (dan sedikit kesialan sih) dimana servisnya patah ketika posisinya 3–4. Wawrinka lalu mengantongi set kedua 6–3.

Stan Wawrinka reaction upon taking the second set
Reaksi Stan Wawrinka ketika memenangi set kedua

Mungkin akibat kombinasi dari rasa frustrasi dan nasih sial, Berdych langsung kehilangan momentumnya di awal babak ketiga, dimana dua servisnya terpatahkan dan ia langsung tertinggal 1–4. Ia masih terus memberikan perlawanan semaksimal mungkin sih dan berhasil mematahkan satu servisnya Wawrinka setelah itu. Tetapi sudah terlanjur dua servisnya yang terpatahkan ternyata merupakan situasi yang sudah terlalu buruk dimana, walaupun perlawanan keras yang ia berikan, ia tidak bisa memulihkan keadaan lagi. Si petenis dari Swiss memenangi pertandingannya, dan turnamen ini, 4–6, 6–3, 6–4.

Stan Wawrinka won his ninth single title in Rotterdam
Stan Wawrinka memenangi gelar tunggal kesembilannya di Rotterdam

***

Jadi, akhirnya, hari Minggu lalu adalah hari Minggu yang seru deh. Kedua pertandingannya berlangsung panjang (jadi dari segi waktu, tiketku termaksimalkan dong ya), dan kedua pertandingan juga menunjukkan pertandingan tenis dengan kualitas tinggi di antara pemain-pemain level dunia! !

Aku adalah seorang fans yang terpuaskan deh ketika meninggalkan Ahoy malam itu:mrgreen: .

16 thoughts on “#1517 – 2015 ABN Amro WTT

  1. belinya tiketnya udah dari jauh2 hari ya dan ternyata emang pertandinga yg menarik,aku malah belom pernah nonton turnamen2 kayak gini secara langsung, kurang suka juga,sukanya malah nonton bulutangkis😀

    1. Begitulah😀 . Wah, padahal di Roma setiap bulan Mei ada satu turnamen tenis kelas tinggi yang amat bergengsi loh, Roma Masters🙂 . Pengen sih sebenarnya kesana untuk nonton turnamen ini (kompleks turnamennya indah banget juga soalnya, banyak patung-patung ala Romanya, hehe😀 ), tapi kalau dari segi waktu dan lokasi kok mendingan nonton French Open di Paris kalau dari Belanda, hehe😛 .

    1. Hahaha, begitulah😀 . Walaupun bakal lebih bersemangat lagi kalau kebetulan yang main juga aku dukung banget sih, hehe. Kemarin ini aku suka dua-duanya tetapi ya sukanya level yang biasa gitu, nggak sampai yang nge-fans banget. Jadi nontonnya juga agak lempeng juga, haha😛 . Kurang emosi gitu😛 .

    1. Hahaha, aku booking tiket pesawat rekor terlamanya 10 bulan kayaknya Grace, gak sampe setahun, hihihi😀 .

      Itu sih lebih ke pronunciation-nya aja. Kayak misalnya huruf “e” bisa dilafalkan berbeda-beda kan, misalnya kalau a kan dilafalkan berbeda di kata “apple” dan “arm”. Kurang lebih begitu deh, hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s