Posted in Asia Trip, South Asia, Vacation

#1510 – 2014 Year End Trip (Part VI: Rajasthan)

ENGLISH

Previous posts on the 2014 Year End Trip series to India:
1. Part I: Getting to India
2. Part II: Karnataka
3. Part III: Tamil Nadu (1)
4. Part IV: Tamil Nadu (2)
5. Part V: Goa

Previously on 2014 Year End Trip: Zilko and his friends went to India for the year end trip of 2014. After celebrating new year in Goa and enjoying the beaches there, they were ready to continue their trip to the northern part of the country.

***

Getting to Jaipur

In Rajasthan, we stayed in the capital city, Jaipur. From Goa, the only option for us to get to Jaipur was flying. And per January 2015, there was no direct flight from Goa to Jaipur so we had to transfer once in Bangalore. Here is the flying route map today:

The flying route map today: Goa (GOI) - Bangalore (BLR) - Jaiur (JAI). Map created with gcmap.com
The flying route map today: Goa (GOI) – Bangalore (BLR) – Jaiur (JAI). Map created with gcmap.com

And the two flights we were taking today were operated by two different airlines: AirAsia India and Air Costa. And since it would be my first time flying with both airlines (Well, I count AirAsia India as a separate entity from the other members in the AirAsia group😉 ), obviously I was so excited too😀 .

My first flight og 2015 was with this AirAsia India's Airbus A320-200 reg VT-ATB
My first flight of 2015 was with this AirAsia India’s Airbus A320-200 reg VT-ATB

To get from Goa to Bangalore, we flew with AirAsia India. And today, our flight was operated with a brand new (9 months old) Airbus A320-200 reg VT-ATB with sharklets! Only the second time ever I flew with an Airbus A320-200 with sharklets after the first one in November 2013 with AirAsia’s 9M-AQU from Kuala Lumpur to Yogyakarta!😀 Anyway, as usual, flying with AirAsia was very efficient (and rather uneventful). Our I5 1323 flight took off from runway 26 of Goa International Airport at around 8 AM and about one hour later we landed at runway 09 of Kempegowda International Airport in Bangalore. Here is the landing video:

Once we arrived in Bangalore, however, we had to take our luggage and checked-in for our Air Costa flight even though both tickets were actually in the same document (but apparently they were booked separatedly (we bought them from an online travel agency)). Anyway, at 11:10, we boarded our Air Costa flight LB 611 which was with an Embraer E190 with reg VT-LBR. We took off from runway 09 of Kempegowda International Airport and then headed north. About 2 hours and 15 minutes later, we landed at runway 27 of Jaipur International Airport. Here is the landing video:

Chokhi Dhani

In our first evening in Jaipur, we went to Chokhi Dhani, a small “theme-park” mocking a traditional Rajasthani village. To get in, we had to buy one of two tickets with the difference being in the dinner service. We went with the cheaper one which was Rs 700 (around €10.14) per person.

To me, the theme park was a little bit underwhelming in general. Even though admittedly I was feeling excited in the beginning where at one point, somehow, I was “tricked” into dancing on the stage with some dancers (and a few other “victims” from the audience too) to some old village music. And I was not even drunk at that point, lol😆 .

Somehow I was "tricked" into dancing on the stage
Somehow I was “tricked” into dancing on the stage

However, since then, it went downhill, with the lowest point being the dinner which was very horrible. It was the worst meal I had during this trip to India. It was so bad that I did not finish even half of my meal because I just could not torture my taste bud anymore.

The City of Jaipur

Jaipur was known as the pink city of India because the color in the old city was, apparently, predominently pink. Here are some pictures I took in the allegedly pink city:

A corner in Jaipur
A corner in Jaipur
Hawa Mahal in Jaipur
Hawa Mahal in Jaipur

Jaipur
Jaipur
The City Palace in Jaipur
The City Palace

To me it was more like orange or light brown than pink. What do you think? Haha😆 .

In Jaipur, we visited Jantar Mantar (an ancient observatory built in the 18th century) and the City Palace. Jantar Mantar was an impressive site btw where there were many geometric devices used to measure different aspect of time and space objects. The City Palace was also very beautiful with all of the smaller buildings inside the palace complex.

Jantar Mantar
Jantar Mantar

Amber Fort

A visit to Jaipur meant that we had to go to the Amber Fort. Amber Fort was actually a palace on a hill surrounded by fort located around 11 km from the city of Jaipur built by Raja Man Singh I. And this place was, indeed, very beautiful (and crowded too)! The fort was surrounded by walls which, to me, resembled the Great Wall of China quite a lot. Too bad that these walls surrounding the palace were closed to public.

A view at the Amber Fort
A view at the Amber Fort

Btw, apparently one could opt to take elephants to get to the palace (which was on top of the hill) if (s)he arrived early enough but we were too late for that today.

The Food

Spending only two nights in Jaipur with only one full day to explore the city, we did not really taste a lot of food in the city. Aside from the horrible dinner we had at Chokhi Dhani and a buffet dinner at the hotel (which provided salty ice cream btw. Yes, you read it correctly, salty ice cream! And no I don’t think it was supposed to be salty), we had lunch at a restaurant in Jaipur. It was a nice lunch, even though unfortunately I cannot remember the name of the meals that we ordered, haha😆 .

TO BE CONTINUED…

Next on 2014 Year-End Trip:
– Road trip to New Delhi
– The Majestic Taj Mahal
– Getting cheated by our hotel in New Delhi
– Old Delhi
– New Delhi

BAHASA INDONESIA

Posting-posting sebelumnya di dalam seri 2014 Year End Trip ke India:
1. Part I: Getting to India
2. Part II: Karnataka
3. Part III: Tamil Nadu (1)
4. Part IV: Tamil Nadu (2)
5. Part V: Goa

Sebelumnya dalam 2014 Year End Trip: Zilko dan teman-temannya pergi ke India untuk perjalanan akhir tahun 2014. Setelah merayakan malam tahun baru di Goa dan menikmati pantai-pantainya disana, kini mereka siap untuk melanjutkan perjalanan mereka ke bagian utara dari negeri ini.

***

Perjalanan ke Jaipur

Di Rajasthan, kami tinggal di ibukotanya, Jaipur. Dari Goa, satu-satunya pilihan bagi kami untuk pergi ke Jaipur adalah dengan naik pesawat. Dan per Januari 2015, tidak ada penerbangan langsung dari Goa ke Jaipur sehingga kami harus transit satu kali di Bangalore. Berikut ini peta rute penerbangan kami hari ini:

The flying route map today: Goa (GOI) - Bangalore (BLR) - Jaiur (JAI). Map created with gcmap.com
Peta rute penerbangan hari ini: Goa (GOI) – Bangalore (BLR) – Jaiur (JAI). Peta dibuat dengan gcmap.com

Dan dua penerbangan yang kami ambil hari ini dioperasikan oleh dua maskapai penerbangan yang berbeda: AirAsia India dan Air Costa. Dan karena ini adalah kali pertama aku terbang dengan kedua maskapai ini (Eh, aku hitung AirAsia India itu sebuah maskapai tersendiri ya, yang berbeda dari maskapai-maskapai lain di bawah naungan AirAsia group😉 ), jelas aku merasa bersemangat juga😀 .

My first flight og 2015 was with this AirAsia India's Airbus A320-200 reg VT-ATB
Penerbangan pertamaku di tahun 2015 adalah dengan pesawat Airbus A320-200nya AirAsia India dengan registrasi VT-ATB ini.

Untuk pergi dari Goa ke Bangalore, kami terbang dengan AirAsia India. Dan hari ini, penerbangan kami dioperasikan dengan pesawat Airbus A320-200 yang baru banget (usianya 9 bulan) yang beregistrasi VT-ATB yang dilengkapi dengan sharklets! Ini adalah kali kedua aku terbang dengan sebuah Airbus A320-200 yang dilengkapi dengan sharklets loh setelah yang pertama adalah di bulan November 2013 dengan pesawat 9M-AQUnya AirAsia dari Kuala Lumpur ke Yogyakarta!😀 Ngomong-ngomong, seperti biasa, terbang dengan AirAsia itu sangat efisien (dan cenderung lempeng aja). Penerbangan I5 1323 kami lepas landas dari landasan paci 26 Bandar Udara Internasional Goa sekitar jam 8 pagi dan sekitar satu jam kemudian mendarat di landasan pacu 09 Bandar Udara Internasional Kempegowda di Bangalore. Berikut ini video pendaratannya:

Begitu tiba di Bangalore, kami harus mengambil bagasi dan check-in untuk penerbangan Air Costa kami walaupun tiket kedua penerbangan berada di dalam dokumen yang sama (ternyata keduanya di-booking terpisah (kami membelinya melalui sebuah agen travel online)). Jam 11:10, kami menaiki penerbangan LB 611 dengan Air Costa kami yang dioperasikan dengan sebuah Embraer E190 dengan registrasi VT-LBR. Kami lepas landas dari landasan pacu 09 Bandar Udara Internasional Kempegowda dan kemudian terbang ke arah utara. Sekitar 2 jam 15 menit kemudian, kami mendarat di landasan pacu 27 Bandar Udara Interansional Jaipur. Berikut ini video pendaratannya:

Chokhi Dhani

Di malam pertama kami di Jaipur, kami pergi ke Chokhi Dhani, sebuah “theme-park” kecil yang bertemakan desa tradisional Rajasthan. Untuk masuk, kami harus membeli satu dari dua tiket dimana perbedaannya berada di layanan makan malamnya. Kami memilih yang lebih murah yang mana seharga Rs 700 (sekitar €10.14 atau Rp 140.000,-) per orang.

Untukku, theme-park-nya agak mengecewakan deh secara umum. Walaupun memang harus aku akui awalnya aku merasa excited juga sih dimana di satu poin, entah bagaimana, aku bisa-bisanya “terjebak” disuruh ikutan menari di atas panggung dengan beberapa penarinya loh (dan bersama beberapa “korban” lain dari penonton sih) dengan antunan lagu-lagu pedesaan India kuno. And I was not even drunk at that point, lol😆 .

Somehow I was "tricked" into dancing on the stage
Entah bagaimana bisa-bisanya aku “terjebak” untuk menari di atas panggung

Namun, setelah itu, keasyikannya rasanya menurun deh, dengan titik terendahnya adalah pada saat makan malam yang mana rasanya parah banget. Ini adalah makanan paling tidak enak yang harus aku makan di sepanjang perjalanan di India ini. Saking tidak enaknya, aku sampai-sampai tidak bisa menghabiskan yang ada di piringku karena aku tidak mampu untuk terus-terusan menyiksa indra perasaku lagi.

Kota Jaipur

Jaipur dikenal sebagai kota merah muda (pink) di India karena warna di kota tuanya, ternyata, dominan merah muda. Berikut ini beberapa foto yang aku ambil di dalam kota yang, katanya, merah muda:

A corner in Jaipur
Sebuah sudut di Jaipur
Hawa Mahal in Jaipur
Hawa Mahal di Jaipur

Jaipur
Jaipur
The City Palace in Jaipur
Istana

Untukku kok warnanya lebih mendekati ke oranye atau cokelat muda gitu ya daripada merah muda. Iya nggak sih? Haha😆 .

Di Jaipur, kami mengunjungi Jantar Mantar (sebuah observatorium kuno yang dibangun di abad ke-18) dan Istana Kota. Jantar Mantar adalah sebuah lokasi yang impresif btw dimana disana terdapat banyak sekali alat-alat geometri yang dulunya digunakan untuk mengukur banyak aspek dari waktu dan juga benda-benda angkasa. Istana Kotanya juga indah banget dimana di dalamnya banyak terdapat bangunan-bangunan kecil.

Jantar Mantar
Jantar Mantar

Amber Fort

Kunjungan ke Jaipur berarti kami harus pergi ke Amber Fort juga. Amber Fort sebenarnya adalah sebuah istana yang berada di atas bukit yang dikelilingi oleh benteng (fort) yang berlokasi sekitar 11 km dari kota Jaipur dan dulunya dibangun oleh Raja Man Singh I. Dan istana ini memang beneran indah banget (dan rame banget juga) loh! Lokasinya dikelilingi oleh tembok benteng gitu yang mana, untukku, nampak mirip seperti Tembok Besar China. Sayangnya tembok yang mengelilingi ini ditutup untuk umum.

A view at the Amber Fort
Sebuah pemandangan di Amber Fort

Btw, ternyata seseorang bisa loh memilih untuk naik gajah untuk naik ke istananya (yang berlokasi di atas bukit) apabila ia datangnya pagi. Sayangnya kami sampai disana sudah kesiangan hari ini.

Makanannya

Karena hanya menghabiskan dua malam saja di Jaipur dimana hanya ada satu hari saja untuk menjelajah kotanya, kami tidak mencoba banyak makanan di kotanya. Di samping makan malam nggak enak banget di Chokhi Dhani dan makan malam ala buffet di hotel (yang menyediakan es krim asin loh btw. Iya, benar kok, es krim yang asin! Dan enggak, aku kira es krimnya tidak seharusnya berasa asin), kami makan siang di sebuah restoran di kota Jaipur. Makan siangnya sendiri enak, hanya saja sayangnya aku tidak ingat nama makanannya apa, haha😆 .

BERSAMBUNG…

Selanjutnya dalam 2014 Year-End Trip:
– Perjalanan darat ke New Delhi
– Taj Mahal yang agung
– Ditipu oleh hotel kami di New Delhi
– Old Delhi
– New Delhi

33 thoughts on “#1510 – 2014 Year End Trip (Part VI: Rajasthan)

    1. Hahaha, lagunya sih lagu tradisional ala India dan penarinya ya joget2 gitu. Jadilah kita ngikutin aja, walaupun jatuhnya tetap joget gak jelas gitu sih, huahaha😆

    1. Hahaha, iya. Ini juga makan es krim berhubung udah satu paket sama buffet-nya jadi gak mau rugi kan. Semua dicobain dah, huahaha😆 .

      Sudah. Aku terbang ini kira-kira satu minggu setelah kejadian tragedinya itu.😦 Drama banget deh terbang domestik di India kemarin. Selain yang AirAsia ini, kita juga terbang naik SpiceJet. Dan beberapa hari sebelum terbang dibilang SpiceJet sedang kesulitan keuangan jadi sempat nggak terbang selama satu hari dong soalnya nyaris bangkrut. Memang sih ada berita ada investor yang bersedia menyuntikkan dana kontan waktu itu. Tapi kan masih tetap was-was juga ini bakal terbang atau engga. Untungnya masih terbang sih, hehehe😀 .

        1. Begitulah. Iya, kalau pramugari/a-nya ramah pengalaman terbang jadi lebih menyenangkan ya. Tetapi kalau masalah keramah-tamahan pramugari/a ini, maskapai Asia umumnya lebih unggul daripada maskapai Barat loh😉 .

  1. Wah eskrimnya kenapa asin ya? Terus aku ga kebayang makanan india yg ga enak itu. Aku ga terlalu suka makanan india kecuali samosa..hehehe

    Penasaran nungu cerita selanjutnya yg ditipu hotel

    1. Itu dia Jo. Aku nggak tahu apakah memang resepnya harusnya begitu (asin) atau si kokinya salah masukin gula dan malah masukin garam. Tapi masa sih kesalahan rookie gitu bisa kejadian di level restoran hotel? Aneh kan ya, hahahaha😆 .

      Iyaa, ini makanan Indianya beneran nggak enak banget. Nggak habis deh aku, haha🙂 .

      Yup, ditunggu aja. Sudah disiapkan kok posting-nya😉 .

    1. Hahaha, masih ada sedikit pink-nya ya. Tapi menurutku masih lebih kayak oranye ah daripada pink, haha😆 .

      Iya, namanya lucu-lucu. “Mahal” ini artinya “istana” dan “hawa” artinya “breeze” (angin sepoi-sepoi). Jadi itu maksudnya istana yang anginnya sepoi-sepoi😛

    1. Hehehe, untuk budget agak enggan Dev buat ditulis disini😛 . Soalnya gaya travelling tiap orang beda-beda kan😀 . Yang jelas sih trip kemarin ini sebagian besar biayanya habis di tiket pesawat sih (Eropa – India pp plus 4 penerbangan domestik), hehe😀 .

    1. Jaipur bagus untuk wisata sejarahnya Ri. Kompleks Istana, observatorium (Jantar Mantar), dan Amber Fort ini, hehehe😀 .

      Hahaha, soalnya aku nonton gitu trus sama penarinya diminta naik ke atas panggung gitu Ri. Dan aku mau-maunya naik. Eh di atas panggung disuruh nari, huahaha😆 .

    1. Gak ada videonya Py (Untung ga ada videonya deh. Aib itu aku narinya geje banget gitu, huahaha😆 ). Iya, sayang banget makanannya nggak enak😛 .

      Iya kan, warnanya lebih ke cokelat/oranye daripada pink😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s