Asia Trip · South Asia · Vacation

#1504 – 2014 Year End Trip (Part IV: Tamil Nadu (2))


Previous posts on the 2014 Year End Trip series to India:
1. Part I: Getting to India
2. Part II: Karnataka
3. Part III: Tamil Nadu (1)

Previously on 2014 Year End Trip: Zilko and his friends went to India for the year end trip of 2014. After spending three nights in the state of Karnataka, currently they were in the state of Tamil Nadu, the state where their Indian friend came from. During their stay there, they did two one-day trips to two destinations in the state.

The one day trips map
The one day trips map



On the Friday of December 26th, we went on a one day trip to the town of Yercaud, some 103 kilometers from Erode and was located on the top of the Shevaroy hill. Yercaud was a quite popular local tourist attraction due to its location, probably more or less like Puncak in West Java. And another reason for us to get there was because our Indian friend did her middle school there for like eight years. Originally we planned to stay for one night in Yercaud though but probably because it was the high-season, we did not find any good available hotel. So we shortened our visit there as a one day trip.

It was a busy day at Yercaud today. We started with stopping by at a local shop for some rest and toilet break, haha 😆 . Then we went to our friend’s former middle school, a middle school run by Sisters. After our friend had her nostalgic moments there (where she also met some of her former teachers too btw), we had a picnic for lunch! Then we stopped by at a house to take our friend’s order of 2 kg of chocolate cake. Yes people, two kilograms of chocolate cake! Lol 😆 . Our last destination in Yercaud was our friend’s brother’s former middle school.

Tennis courts
Tennis courts
Horses ranch
Horses ranch

And this school was literally the coolest middle school I had ever seen; as it basically had everything! You named it, football field, cricket field (of course, this was India!), tennis courts, basketball fields, swimming pool, horse ranch (seriously), etc. Even they had their own horses stables and dairy farm! 😯 Our friend’s mom said that the tuition fee was super expensive. Well, I guess I could clearly see why, lol 😆 . However, it turned out that since it was a dormitory-based school, all the students were basically “quarantined” inside this super cool school complex. There was no internet access, and the only way students could communicate with the outside world was with normal handwritten letters which was sent via normal post. Wow, what a contrast!

So the question is: would you want to go to this school for your middle school time? 😉

Thanjavur (or Tanjore)

Two days later, we went on a second one-day trip. This time the destination was much further away than Yercaud, the town of Thanjavur (or Tanjore), some 225 km from Erode. Because of the distance, we left at 6:30 in the morning.

As we passed the city of Tiruchirappalli, we decided to stop by to go to the main temple there. However, the temple was very crowded today and some parts were still under renovation so we did not stay there that long.

We arrived at Tanjore at around 11:30. The main attraction in Tanjore was its big temple, so to the temple we went to first! 🙂 Btw, we, the guys in the group I mean, decided to do something fun today. In the temple, we decided to wear dhoti, haha. It was quite fun btw, even though it did limit my movement a lot! 😆 .

Anyway, in the temple, we hired a guide to explain the temple to us, which was quite nice. Btw, the temple was also super busy today, probably because of the combination of today being a Sunday and it was in the middle of the holiday season. Speaking of the temple, shape-wise, it kinda reminded me a little bit of the Prambanan Temple in Yogyakarta. I mean, look at the shape of this main temple:

The Tanjore Temple
The Tanjore Temple

Don’t you think so?

Well, both were Hindu temples so it was not that surprising actually.

In the afternoon, after lunch, we went to a palace which was also located in Tanjore. The same guide had waited for us there too. Even though it was a “palace”, to me, it felt more like a museum btw; which was also nice of course in its own way. But I certainly did not expect that from a palace 😀 . Anyway, the best experience in this museum to me was to see original scripts of the book of Mahabharata and Ramayana!! Seriously! 😯

From the palace, it was already around 5 PM. We decided to go back to the big temple because we heard they would open the temple for public at around this time (earlier today when we were there, it was closed for non-Hindus). We were lucky that this information was true and we could, indeed, enter the temple! But no wonder though, it was so crowded with people wanting to enter too. For them, they actually had stronger reason as they really wanted to get blessed by the monk inside the holy temple. We also got blessed again though, hehe 🙂 .

The Food

For a lot of the time during these two days, we went full vegetarian. In fact, on the day of our Tanjore trip, we went full vegetarian the entire day; to our friend’s dad’s delight as he was a vegetarian, haha 😆 . And the food was soo good too!

An Indian vegetarian lunch
An Indian vegetarian lunch

However, even though those food was technically vegetarian, to me I still felt like I did not go full vegetarian that day. Most of the vegetables dish was fried or deep fried. There was no green vegetables provided. But basically, apparently, Indian food was like this. So after about one week in India, my body did feel the lack of fiber in what I had been consuming so, well, I hope you know what I mean, lol 😆 .


Next on 2014 Year-End Trip:
– The beaches of Goa
– New Year Eve’s celebration in Goa
– The pink city of Jaipur
– The majestic Taj Mahal
– Delhi


Posting-posting sebelumnya dalam seri 2014 Year End Trip ke India:
1. Part I: Getting to India
2. Part II: Karnataka
3. Part III: Tamil Nadu (1)

Sebelumnya dalam 2014 Year End Trip: Zilko dan teman-temannya pergi ke India dalam rangka perjalanan akhir tahun 2014. Setelah menghabiskan tiga malam di negara bagian Karnataka, sekarang mereka berada di negara bagian Tamil Nadu, negara bagian tempat asalnya teman mereka yang orang India. Selama disana, mereka pergi dalam dua perjalanan satu hari ke dua destinasi di negara bagian ini.

The one day trips map
Peta dua perjalanan satu hari



Di hari Jumat tanggal 26 Desember, kami pergi dalam perjalanan satu hari ke kota Yercaud, sekiar 103 km dari Erode dan berlokasi di puncak bukit Shevaroy. Yercaud adalah sebuah destinasi favorit bagi pelancong lokal karena lokasinya, mungkin sama seperti Puncak di Jawa Barat kali yah. Dan satu alasan lagi bagi kami untuk kesana adalah karena teman kami yang orang India hidup selama delapan tahun disana untuk bersekolah di sebuah Sekolah Menengah. Awalnya kami berencana untuk menginap satu malam disana tetapi mungkin karena sedang musim liburan, kami tidak mendapatkan hotel yang oke. Ya udah, akhirnya perjalanannya dipersingkat menjadi perjalanan satu hari saja.

Hari ini Yercaud ramai banget. Tempat tujuan kami pertama disana adalah sebuah toko kecil untuk beristirahat dan numpang ke toilet, haha 😆 . Lalu, kami pergi ke sekolahnya teman kami dulu, sebuah Sekolah Menengah (SMP dan SMA) yang dikelola oleh suster. Setelah teman kami puas bernostalgia disana (ia juga sempat bertemu beberapa mantan gurunya dulu loh btw), kami makan siang secara piknik! Lalu, setelahnya kami mampir di sebuah rumah untuk mengambil pesanan teman kami yaitu kue cokelat sebanyak 2 kg. Iya dong, kue cokelatnya dua kilogram aja gitu yang ia pesan! Hahaha 😆 . Tujuan terakhir kami di Yercaud adalah sekolah menengahnya adik laki-lakinya teman kami.

Tennis courts
Lapangan tenis di dalam sekolah
Horses ranch
Ada peternakan kudanya juga

Dan sekolah ini adalah sekolah terkeren yang pernah aku masuki; karena pada dasarnya semuanya ada! Sebutkan aja deh, lapangan sepakbola, lapangan cricket (ya iyalah secara ini di India!), lapangan tenis, lapangan basket, kolam renang, peternakan kuda (serius ini), dll ada disana. Bahkan mereka memiliki peternakan sapi sendiri juga loh! 😯 Mamanya teman kami bilang sih bahwa uang sekolahnya juga mahal bangetttt. Yaaa, kayaknya jelas sih ya kalau itu mah, huahaha 😆 . Namun, ternyata karena sekolah ini adalah sekolah asrama, pada dasarnya semua siswanya juga “dikarantina” di dalam kompleks sekolah yang keren banget ini. Nggak ada akses internet loh, dan satu-satunya cara berkomunikasi dengan dunia luar adalah dengan surat tradisional yang ditulis dengan tangan dan dikirim lewat pos biasa. Ya, kontrasnya kok agak-agak ekstrim ya!

Nah, pertanyaannya adalah: apakah kamu mau pergi ke sekolah ini untuk masa-masa SMP dan SMAmu? 😉

Thanjavur (atau Tanjore)

Dua hari kemudian, perjalanan satu hari kedua kami dimulai. Kali ini tujuannya lebih jauh daripada Yercaud, yaitu kota Thanjavur (atau Tanjore), sekitar 225 km dari Erode. Karena jarak yang jauh ini, kami berangkat jam 6:30 pagi.

Ketika kami melewati kota Tiruchirappalli, kami memutuskan untuk mampir di kuil utamanya disana. Namun, kuilnya rame banget hari ini dan beberapa bagian juga sedang direnovasi sehingga kami tidak berlama-lama disana.

Kami tiba di Tanjore sekitar jam 11:30. Atraksi utama di Tanjori adalah kuil besarnya, jadilah kuil ini tujuan pertama kami! 🙂 Btw, kami, yang cowok dari grup kami maksudnya, memutuskan untuk melakukan sesuatu yang seru dan lucu hari ini. Jadi di dalam kuilnya, kami memutuskan untuk memakai dhoti, haha. Seru dan lucu lho rasanya, walaupun memang sih pergerakanku jadi amat terbatas rasanya! Huahaha 😆 .

Ngomong-ngomong, di kuilnya, kami menyewa jasa seorang pemandu untuk menjelaskan kuilnya ke kami, jadi asyik kan ya. Btw, kuil ini juga ramai banget hari ini, mungkin akibat kombinasi antara hari ini adalah hari Minggu dan juga saat ini sedang musim liburan. Ngomongin kuilnya, secara bentuk, bentuknya mengingatkanku akan Candi Prambanan di Yogyakarta deh. Maksudku, coba deh perhatikan bentuknya seperti di fotonya berikut ini:

The Tanjore Temple
Kuil Tanjore

Iya kan?

Yaa, keduanya adalah tempat ibadah umat Hindu sih jadi sebenarnya ini tidak mengejutkan sih ya.

Siangnya, setelah makan siang, kami pergi ke sebuah istana yang juga berlokasi di Tanjore. Pemandu kami juga sudah menunggu kami disana. Btw, walaupun disebutnya “istana”, untukku tempat ini lebih seperti museum deh; yang mana asyik juga sih. Hanya saja jelas aku tidak menjangka sebuah istana akan seperti itu 😀 . Ngomong-ngomong, bagian terseru dari museum ini untukku adalah dimana aku melihat dua naskah super kuno dari kitab Mahabharata dan Ramayana!! Beneran loh! 😯

Dari istananya, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 5 sore. Kami memutuskan untuk kembali ke kuil besar karena dengar-dengar di sore hari, bangunan kuil utamanya akan dibuka untuk umum (tadinya ketika kami disana, bagian ini ditutup untuk pengunjung non-Hindu). Kami beruntung karena informasi ini ternyata benar dan kami beneran bisa masuk ke kuilnya loh! Tetapi nggak heran sih bahwa hari ini kuilnya rame banget dimana banyak banget yang mau masuk juga. Yaa, untuk mereka sih wajar lah ya karena mereka kan ingin beneran diberkati oleh biksunya di dalam sebuah kuil suci. Kami juga diberkati lagi loh btw, hehe 🙂 .


DI kebanyakan waktu di dua hari ini, kami seringnya makan vegetarian loh. Malahan, di hari dimana kami pergi ke Tanjore, selama seharian kami hanya makan makanan vegetarian saja; yang mana papanya teman kami senang sih karena beliau vegetarian, haha 😆 . Dan makanannya sih enak-enak!

An Indian vegetarian lunch
Sebuah makan siang vegetarian ala India

Namun ya, walaupun makanan-makanan tersebut secara teknis memang vegetarian, untukku aku tidak terlalu merasa aku beneran makan sesuatu yang vegetarian deh. Kebanyakan menu sayuran disana itu digoreng, bahkan digoreng kering. Jarang banget menemukan sayuran hijau yang disediakan. Tetapi ya ternyata memang makanan India itu seperti ini sih. Jadilah setelah selama hampir satu minggu di India, badanku mulai merasakan efek dari sedikitnya serat yang aku konsumsi sehingga, ya, mudah-mudahan pada ngerti lah ya kelanjutannya apa, hahaha 😆 .


Selanjutnya dalam 2014 Year-End Trip:
– Pantai-pantai di Goa
– Malam tahun baru di Goa
– Jaipur kota merah muda
– Taj Mahal yang megah
– Delhi


44 thoughts on “#1504 – 2014 Year End Trip (Part IV: Tamil Nadu (2))

        1. Hehe, enakan yang di Indo karena krupuk di Indo lebih bermacam-macam. (Atau hanya di India kemarin aja ya yang kebetulan nggak makan berbagai macam krupuk? 😛 )

    1. Enakan dalam artian apanya dulu? Hehehe 🙂 . Secara umum impresiku akan India ini seperti Indonesia zaman dahulu, hehehe.

      Hehe, kebetulan aja yang di foto pas di bagian yang bersih-bersihnya 😛 . Banyak sampah berserakan dimana-mana kok 😛 .

  1. hahahaha makan buah ko disana ngak ada pepaya ya kalau ngak pisang juga bisa.

    candinya emang mirip prambanan tadi gedean prambanan ya ko, ditanya soal sekolah itu aku mau buanget walau ngak ada internet mungkin tujuanya agar murid muridnya saling bersosialisasi dengan sesama, lingkungan dan alam sekitar.

    1. Iya Ri, disana kemarin sebisa mungkin juga makan buah sih jadi mungkin ini sedikit membantu, hihihi 😀 .

      Iya, candinya bentuknya mirip Prambanan dan memang gedean Prambanan. Tetapi bagian dalam untuk sembahyangnya lebih besar yang candi ini Ri 😀 .

      Yaaa, tapi nggak ada internet dan alat komunikasi lainnya selama SMP dan SMA lho itu Ri. Lama kan itu, hahaha 😛 .

    1. Hahaha, rasanya sih enak-enak aja kok walaupun nggak begitu berasa sayurnya karena cara memasaknya ya gitu deh. Banyak digorengnya, hehehe 😛 . Iya, bentuknya mirip banget dengan Candi Prambanan kan ya itu 😛 .

    1. Hmm, tergantung jenis makanannya sih, hehe. Ada beberapa makanan vegetarian yang disajikan tanpa karinya itu. Hanya saja memang ada rempah yang digunakan yang “India banget” sehingga masih terasa Indianya, hehehe 😀 .

    1. Iya, hehehe. Ini aja sebenarnya diajakin pergi ke beberapa destinasi lain juga di Tamil Nadu tetapi kita nggak pergi karena mau santai-santai, hehe 😛 .

  2. Oh lu pergi nya ama temen yg emang dari India ya ko…

    Wah sekolah asrama tp gak ada internet? Kalo lg ada tugas atau project trus research nya gimana? Parah bgt dong ya kalo gak ada internet hahaha

    1. Iya, satu temanku orang India jadi dia yang nunjukin kemana-kemananya, hehehe 😀 .

      Iya, itu dia. Sekolahnya fasilitasnya super keren banget tapi nggak ada internet dan benar-benar dikurung dari dunia luar, hehe 😀 .

  3. nanya dong koo.. pas km jalan2.. menurut kamu, di india tuh aman ga sih? hahaha.. tahun lalu yahh, singapore tuh di ‘bombardir’ dngn berita2 rape cases yg aneh2 yg di alamin turis2 di indiaa.. jadi skrng kesannya kyk horror gt untuk visit india. huahua.. maaf yahh.. agak melenceng dari topik jalan2.nya.. hehe

    1. Kalau perginya rame-rame sih relatif aman kok Jen. Apalagi kalau di grupnya ada cowoknya rasanya jadi lebih aman lagi ya (bagi ceweknya maksudnya). Trus kalau kita pergi juga pasti kita mikir dong ya untuk tidak mengundang bahaya. Maksudku jelas jangan kita sengaja pergi ke tempat-tempat yang (nampak) nggak aman (misalnya lorong kecil gelap malam-malam pula) sendirian gitu.

      1. iya sihh.. kalo hal2 yg ngundang bahaya pasti di hindarii.. soalnya berita2.nya tuh kyk, bule.nya di ikutin gt pas pulang ke homestay.. trus di tungguin gt.. dll.. huahua.. maybe itu dia pilih homestay di tempat aneh2 juga kali yah? huahua..

        1. Iya, itu juga mungkin karena dia perginya sendirian kali ya Jen. Kalau pergi rame-rame sih seharusnya lebih aman kok. Yaa, walaupun tetap harus hati-hati juga sih ya, hehe 🙂 .

  4. Ah bagus Zilko candinya. Itu warnanya merah bahannya dari apa ya? Tanah liat atau batu bata? Wow! Lihat manuskrip asli Mahabharata & Ramayana? Apakah naskahnya dari daun lontar atau kertas?

    Nice trip. Aku musti rapel bacanya, ketinggalan bagian sebelumnya.

    1. Sepertinya candinya dibuat dari tanah (batu bata) dan yang aku amati, tanah disana memang berwarna cenderung lebih kemerahan gitu (mirip seperti warna candinya). 😀

      Iya, ada manuskrip kuno Mahabharata dan Ramayana! Kedua naskah ditulis di semacam kitab kecil gitu, dan ditulis di dalam aksara Sanskrit. Di museumnya ditunjukkan pula beberapa daun yang tertulis beberapa tulisan kuno. Tetapi aku lupa apakah tulisan di daun-daun ini dari cerita Mahabharata/Ramayana atau bukan 😛 .

    1. Iya, sekolahnya fasilitasnya keren banget tapi kalau terputus dari dunia luar kan gimana gitu ya, hahaha 😀 . Iya, ini kemarin memang kita lucu-lucuan pake dhoti, hahaha 😛 .

  5. Itu sekolahan ibarat burung di sangkar emas yah Ko?hihi.. Daku sih ga mau Ko..hihih :p Seru nya pergi sama orang lokal gini yah Ko, kalo pergi sndiri mana kepikiran mo main2 disekolahan yg ternyata keren bgt isinya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in: Logo

You are commenting using your account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s