Posted in General Life, Movie Review, Review, Zilko's Life

#1489 – IKEA and The Hobbit

ENGLISH

Here are a couple of stories from this weekend🙂

IKEA

On Saturday evening, I decided to go to IKEA to look for some cutleries. But I did not find any that I felt like buying. So in the end I found myself in their restaurant where I ordered their legendary Swedish meatballs with lingonberry jam, haha. I also had a portion of chocolate butterscotch cake which was really delicious.🙂

The Hobbit: The Battle of The Five Armies

After watching the second The Hobbit movie, The Desolation of Smaug, earlier this year in Liverpool, I became intrigued in its third and final installment of The Hobbit. And earlier this week, the third movie, The Battle of The Five Armies, was released. So on Sunday afternoon I decided to watch the movie.

At first I planned to watch it in Delft (in Delft it was the normal 3D version) but then my housemate suggested why not try the IMAX one in Den Haag since it would have been cooler, haha😆 . Fair enough, I thought. But then I saw that the good screening time for the IMAX version in Den Haag had basically been fully booked. The remaining seats only existed in the first two rows. Okay, no IMAX for me this time, it seemed. So I went to my plan B, which was the normal 3D screening in Delft. But then, it turned out that for the schedule that I wanted, there was only one seat left and it was in the first row! Damnit!😦 I guess this was the reality of watching a big popular movie in the cinema in the first weekend, haha😆 . So in the end I found one in Den Haag where I still could get a good seat in the back with a good screening time; even though it was just the normal 3D version, haha.

So I went to Den Haag in the afternoon, and arrived at the cinema about 5 minutes before the movie started. But first I should get my ticket first from the machine (I already bought the ticket online and just needed to enter the code they gave me to get the ticket). There was a small drama where out of the four machines, three were broken down. Lol😆 . Nonetheless, in the end I got my ticket 2 minutes after the printed scheduled time. But it was fine because in a Dutch cinema, they always started with really long sequence of advertisements (which took around 15-20 minutes) before the movie actually started, haha😆 .

Anyway, how was the movie? Well, it was GREAT! If I was slightly disappointed with The Hunger Games two weeks ago, this time, I was really satisfied. They really wrapped up the movie very well, IMO. Nothing needed to be said about the special effect as it, unsurprisingly, was very good. But I particularly really liked the pace of the story arc and how much they could cover with it. I am trying not to write any spoilers here, but because at the moment I want to write what I thought about the movie; so the following paragraph may contain some spoilers for some people. So, please beware.

What I think the movie was able to capture very well was how all those abundant treasure and wealth of Smaug triggered the battle of the five armies to occur after Smaug was killed (which occurred in the first ten minutes of the movie which meant the movie started pretty much with a blast right away). How obsession and greed about possessions could be very harmful to ones and could turn them into somebody they were not. Another thing which also worthed mentioning was the love story between Kili and Tauriel which did not end with a happy ending.

So, in summary, since basically I liked every aspect of the movie, I give it a score of 9 out of 10!🙂 Yeah, what a closure to The Hobbit trilogy!

BAHASA INDONESIA

Berikut ini dua cerita dari akhir pekan terakhir ini🙂

IKEA

Di hari Sabtu sore, aku memutuskan untuk pergi ke IKEA untuk melihat-lihat peralatan makan. Tetapi aku tidak menemukan yang menarik untuk dibeli sih. Jadilah pada akhirnya aku malah mampir di restorannya dimana aku memesan Swedish meatballs-nya mereka dengan selai lingonberry yang legendaris itu. Aku juga mengambil satu porsi kue butterscotch cokelat yang mana rasanya enak loh.🙂

The Hobbit: The Battle of The Five Armies

Setelah menonton film keduanya The Hobbit, The Desolation of Smaug, awal tahun ini di Liverpool, aku merasa penasaran dengan film ketiga dan terakhir dari trilogi The Hobbit ini. Dan awal minggu ini, film ketiganya, The Battle of The Five Armies, dirilis. Jadilah di hari Minggu siang aku menonton filmnya.

Awalnya aku berencana menonton di Delft (di Delft yang ditayangkan adalah versi 3D yang biasa) tetapi housemate-ku bertanya kok aku nggak menonton versi IMAX-nya sekalian di Den Haag yang mana lebih keren kan, haha😆 . Benar juga ya, aku pikir. Tetapi kemudian ketika aku cek jadwal penayangan IMAX-nya yang jamnya enak, semua kursinya sudah hampir terisi dong. Kursi-kursi yang tersisa hanyalah kursi-kursi di dua baris terdepan. Oke, nggak akan nonton IMAX deh sekarang ini. Jadilah aku menjalankan Rencana B-ku, yaitu nonton di Delft dengan penayangan 3D yang biasa. Tetapi kemudian, ternyata di jadwal yang jamnya enak, tinggal tersisa satu kursi aja dong dan itu pun di baris pertama. Ih, males banget kan! Sial!😦 Yaa, mungkin memang beginilah ya realita mau nonton film yang besar dan populer di akhir pekan pertamanya, haha😆 . Jadilah pada akhirnya aku menemukan satu di Den Haag dimana aku masih bisa mendapatkan kursi yang enak di belakang dengan jam penayangan yang enak juga; walaupun hanya versi 3D yang biasa.

Jadilah aku pergi ke Den Haag di sore harinya, dan tiba di bioskopnya 5 menit sebelum filmnya dimulai. Pertama-tama aku harus mengambil tiketku dulu (aku sudah membelinya di internet dan kini aku hanya perlu memasukkan kode yang mereka kirimkan untuk mendapatkan tiketnya). Ada drama mini waktu itu dimana dari empat mesin yang tersedia, tiga sedang rusak dong. Hahaha😆 . Yaa, singkat cerita, akhirnya aku mendapatkan tiketku 2 menit setelah jadwal mulainya film yang tercetak. Yang mana nggak masalah sih karena di bioskop Belanda, mereka selalu memulai penayangan film dengan rangkaian iklan yang panjang banget deh (sekitar 15-20an menit) sebelum filmnya beneran dimulai, haha😆 .

Jadi, bagaimanakah filmnya? Filmnya KEREN! Jika aku agak sedikit kecewa dengan The Hunger Games dua minggu lalu, kali ini aku merasa amat puas. Filmnya dibungkus dengan apik, menurutku. Efek spesialnya tidak perlu dibahas lah ya karena sudah pasti bagus. Yang paling aku suka dari film ini adalah kecepatan jalan ceritanya dan banyaknya cerita yang berhasil mereka tangkap. Aku berusaha untuk tidak menulis bocoran cerita (spoilers) disini, tetapi karena sekarang ini aku ingin untuk sedikit menuliskan pendapatku tentang film ini; jadi satu paragraf selanjutnya mungkin mengandung spoilers bagi beberapa orang.

Satu hal yang menurutku tergambarkan dengan amat baik adalah bagaimana harta dan kekayaannya Smaug yang banyak banget itu memancing terjadinya perang lima laskar (armies maksudnya, bahasa Indonesianya yang pas apa yah?) tersebut setelah Smaug terbunuh (yang mana terjadi di sepuluh menit pertama film ini yang mana artinya filmnya dimulai langsung dengan adegan yang seru dan menegangkan). Bagaimana obsesi dan keserakahan tentang harta materi bisa menjadi amat berbahaya bagi seseorang dan mengubah mereka menjadi seseorang yang sebenarnya bukan diri mereka sendiri. Hal lain yang juga mengena adalah kisah cintanya Kili dan Tauriel yang tidak berakhir dengan happy ending.

Ya, jadi kesimpulannya, karena pada dasarnya aku menyukai semua aspek dari film ini, filmnya aku beri nilai 9 dari skala maksimum 10 deh!🙂 Ya, benar-benar film penutup yang bagus untuk trilogi The Hobbit!

45 thoughts on “#1489 – IKEA and The Hobbit

  1. Well, dont know whether the taste of the meatball here is the same but love the meatball.😀
    Belom nonton satupun filmnya the Hobbit karena oh karena bukunya kan paling ringan dan paling menyenangkan ya buat dibaca, jadi ngerasa belom tertarik gitu lihat filmnya. Mihihihi. Kalo yang trilogi LOTR pan emang panjang dan berat bener ya bukunya, jadi bacanya setelah nonton filmnya. :))

    1. Katanya sih dagingnya beda buat bakso-baksonya itu, hehehe🙂 . Tapi katanya di Indo belum ada selai lingonberry-nya yah? Padahal selai ini yang unik banget rasanya, hehe🙂 .

      Hahaha, aku juga sebenarnya ngikutin film The Hobbit ini hitungannya telat bener lho😀 . Tapi memang bagus ceritanya🙂

        1. Iya, perjalanannya aja sudah setengah dunia sendiri, hahaha😆 . Huaa, kereen pergi ke Fiji!🙂 Aku juga pengen kesanaa! Btw, kalo ke Fiji terbangnya gimana tuh? Mesti transit dimana aja?😀 Kalo NZ sih mungkin relatif gampang ya, tinggal nyari pesawat ke Auckland rasanya relatif lebih gampang dan transitnya bisa diminimalin jadi 1 ato maksimal 2 kali transit aja? Hahaha😀 .

          1. dari sini transit di Darwin terus transit lagi di Brisbane baru deh nyampe ke Fiji….eh satu lagi deng, transit Dubai kalau gak salah atau Abu Dhabi aku lupa hahaha
            Nyampe sana udah nambah 2 hari usiaku :-))

            1. Hahahahaha😆 . Kebayang deh terbang ke Fiji kayaknya memang ribet yah😛 . Btw, kalau transit di Oz gitu kita butuh visa juga nggak sih?😀 .

    1. Iya, aku juga jadi penasaran soalnya katanya lebih keren gitu. Tapi harus beli kacamatanya lagi nih soalnya kacamatanya beda dari kacamata 3D yang biasa, hahaha😆 .

  2. AWAS..
    Kalau kasih bocoran masalahnya aku blm nonton. Filmnya belum masuk di indo.😥
    apa yogya telat ya…?
    Wah untuk ya ke cetaknya 2 menit sebem tayang btw iklanya lama amat sampai 20 menit kaya iklan sinetron..

    Wah next time kalau aku ke Ikea jakarta mau coba juga, tp ada ngak ya..?

    1. Hahaha, tenang aja Ri, kayaknya aku nggak menulis banyak tentang ceritanya kan, hihi😀 . Iya, katanya sih memang di Indo belum dirilis kok Ri. Baru hari Rabu minggu ini katanya, hehehe🙂 .

      Yup, disini iklan sebelum filmnya dimulai itu banyak dan lama bener, hahaha😆 .

      Katanya di IKEA Jakarta ada dan menunya sudah dimodifikasi Ri jadi dagingnya halal, hehehe🙂 . Cuma katanya selai lingonberry-nya nggak (atau belum) ada tuh; padahal yang unik menurutku selainya ini, hehe🙂 .

  3. lama bener iklan 20 menitnya haha
    di indo the hobbit rabu besok baru masuk kayanya, tambah penasaran stlh baca review disini😀
    kayanya nonton versi IMAX nya oke juga utk film ini, belom pernah IMAX soalnya haha

    1. Iya, lama banget kan Mey. Kalo masuknya tepat waktu bawa popcorn harus nahan2 deh itu buat nggak makan popcorn-nya di waktu iklan. Kalo engga ntar popcorn-nya sudah keburu (hampir) habis waktu filmnya beneran dimulai, hahaha😆 .

      The Hobbit ini seru banget, penutupan yang keren deh, hehehe🙂 . Iya, aku juga jadi penasaran nih sama IMAX😀 .

    1. Hahaha, betul banget tuh. Berhubung aku masih nyewa ini apartemennya jadi nggak terlalu ingin beli ini-itu sih, haha. Cuma kalau sudah punya apartemen sendiri memang godaannya jadi lebih besar ya, hahaha😆 .

    1. Hahaha, nggak tahu disini ada bioskop yang bisa 4D ato engga.😀 Aku pernah sih nonton 4D gitu. Tetapi bukan film sih, cuma atraksi aja di Singapore, hehe🙂 .

      1. Sebenarnya 11-12 kaya nonton atraksi gt tp ini lebih lama durasi nya plus kita dicipratin air kalo film nya ada hujan atau kalo di film nya ada unsur air2 nya dan ada bau nya juga😛 . Kalo nonton film yg semacam transformer pasti seru😀

  4. Belum kesampean nonton IMAX ataupun ke IKEA..uhukkk :((

    Dan belum juga nonton Hobbit nya, karena mo nonton yg 2 dulu. Dah lupa jalan ceritanya..haha :p Jadi gw skip yg bagian ada spoilernya yah Ko😀

    1. Aku juga belum pernah kalo IMAX Py, hehehe😀 .

      The Hobbit bagus tuh Py! Buruan gih ditonton. Seru kalau nontonya di bioskop soalnya karena special effect-nya jadi lebih terasa kan, hehehe🙂 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s