Posted in Aviation, My Interest, Travelling

#1486 – Silver

ENGLISH

I am going to share a “secret” of my own this year with you. A “secret” about one of my new year’s resolutions this year which I only kept to myself (but which I have probably told to a handful of my friends, lol😆 ). And I am sharing this now because I have officially achieved the resolution this year, so I am not jinxing it in any sense, haha😛 .

So what is this resolution? Well, it is:

to be a Silver member of the Flying Blue frequent flyer program

Lol😆 . Btw, Flying Blue is the frequent flyer program of Air France/KLM.

I joined Flying Blue in 2011 but since then I have always been in the Ivory level, or the lowest tier in the frequent flyer program. I never flew frequent or far enough with Air France/KLM or their SkyTeam partners, even though I did accumulate some (but not many) points along the way.

So what changed this year?

Well, I don’t know. I only knew I would travel quite frequently, and so I was thinking why not getting something out of it anyway? Plus, with Garuda Indonesia joining the SkyTeam alliance earlier this year, it just made so much sense for me. I mean, the national airline of Indonesia (GA) and the national airline of the country I am currently living in, the Netherlands (KLM), are both members of the same airlines alliance. So it seems to me now that I am an ideal customer for SkyTeam, haha. And so, earlier this year, reflecting on my travelling plan for the year, it seemed like a reasonable resolution😛 .

Btw, I also have a Garuda Frequent Flyer (GFF) account (or known as the Garuda Miles nowadays) which I have owned since 2006. But since now I live in the Netherlands, I find my Flying Blue account to be more useful for me now than my Garuda Miles’.

In Flying Blue, Silver is the tier just above the Ivory level. To get upgraged from Ivory to Silver (as of 2014), within one full year from January to December, one must fly at least 15 times (with Air France/KLM or their SkyTeam partners (terms and conditions applied😆 ); and a return flights counts as 2 flights) or acquire 25,000 miles. To me, flying 15 times was a more reasonable “target” this year than acquiring 25,000 miles since most of the time I always bought the cheapest tickets which only rewarded minimum miles too, lol😆 . Well, except my Garuda Indonesia’s Amsterdam – Yogyakarta (via Jakarta) return ticket during my one month Indonesia trip this July-August. I earned quite a lot of miles (but still much less than 25,000 though) because I got quite a pricey ticket due to the trip being during the high-season in Europe, haha. But even this price was the lowest price offerred at the time I bought the tickets btw.

***

In 2010, I traveled quite a lot with Garuda Indonesia. I flew a return Yogyakarta – Guangzhou (via Jakarta) flight and I flew one way Yogyakarta –  Amsterdam (via Jakarta and Dubai) with them. The point is, this year, I already accumulated enough miles to reach the Silver membership of GFF for the following year, 2011.

However, the problem was, I was not in Indonesia for the entire 2011 (and 2012 btw). So I literally did not enjoy the benefit of being a Silver GFF member at all, like, at all. Well, my parents did get a free return Yogyakarta – Jakarta ticket with Garuda Indonesia with my miles though. But that was not because I was a Silver member, it was because I had enough miles for that,😆 . So my Silver GFF membership went by just like that, unused, untouched, but actually not unwanted😆 . And because in 2011 I was not in Indonesia for the entire year, consequently I did not fly even once with Garuda Indonesia (they had not become a SkyTeam member at that time), my account was downgraded back to Blue in 2012.

***

Being an aviation enthusiast, sometimes being too loyal to one airlines alliance brings some disadvantages too actually. The loyalty usually creates the tendency to stick with one group of airlines – this is why sometimes a frequent flyer program is referred to as a loyalty program too😆 . While coming to think about it, some other groups of airlines do actually look very interesting to try too!

For example, I would love to try Singapore Airlines (I have never up to this point); but they are a member of another airlines alliance, the Star Alliance. I would love to fly with Blue1’s Boeing 717 too (yes, Boeing 717 does exist!), but Blue1 is a subsidiary of SAS which is also a member of Star Alliance. Emirates’ Airbus A380-800s are amazing airplanes but Emirates is not a member of SkyTeam, nor the other alliances. At least I have flown with those beauty though; and Air France does operate 10 Airbus A380-800s as of November 2014 too btw so technically I can stick to SkyTeam and still fly with the A380s.😛 .

***

My flying count for the year was at 14 when I finished my one month Indonesia trip. Therefore, my weekend trip to Lyon in November with KLM Cityhopper sealed the deal. That is why now I am officially a Silver member of Flying Blue! And last week, they delivered my new card to my address! Hahaha😛 .

Since the Silver membership actually takes into full effect immediately, it means I should already be able to enjoy the extra privilege for Silver card holder when I am flying to India at the end of this year, where I am flying with KLM’s SkyTeam partners to and from there😛 . Well, I already have my Silver card anyway. So I should be able to use the special designated check-in line at Schiphol, a special immigration desk line at Schiphol, and be amongst the first to board the flight without having to queue😛 . And I will also collect 50% extra miles. Not bad…

My new Flying Blue Silver card
My new Flying Blue Silver card

BAHASA INDONESIA

Aku akan membagikan sebuah “rahasia”-ku sekarang ini. Sebuah “rahasia” mengenai salah satu resolusi tahun baruku tahun ini yang aku simpan untuk diriku sendiri saja (tetapi mungkin sudah aku ceritakan ke sedikit temanku sih, huahaha😆 ). Dan ceritanya sekarang aku membagikan cerita ini karena resolusinya sudah kesampaian tahun ini, jadi artinya aku tidak menge-jinx-nya dong ya, haha😛 .

Nah, memang resolusi apaan sih? Ya, resolusinya adalah:

naik ke level Silver di program frequent flyer Flying Blue

Huahahaha😆 . Btw, Flying Blue adalah program frequent flyer-nya Air France/KLM.

Aku bergabung dengan Flying Blue di tahun 2011 tetapi semenjak waktu itu aku hanya selalu berada di level Ivory saja, level terendah dari program frequent flyer ini. Aku tidak pernah terbang sesering itu atau sejauh itu dengan Air France/KLM atau mitra SkyTeam mereka, walaupun memang sih aku mengumpulkan poin (tetapi nggak banyak-banyak amat) sepanjang waktu itu.

Nah, apakah yang berubah tahun ini?

Nggak tahu juga sih. Aku hanya tahu bahwa aku akan cukup banyak bepergian tahun ini, jadilah aku berpikir mengapa kok tidak sekalian mendapatkan sesuatu ekstra darinya? Ditambah lagi, dengan bergabungnya Garuda Indonesia ke aliansi SkyTeam awal tahun ini juga membuat ini semakin masuk akal untukku. Maksudku, maskapai nasionalnya Indonesia (GA) dan maskapai nasionalnya negara tempatku tinggal sekarang, Belanda (KLM), adalah anggota dari aliansi maskapai yang sama. Jadilah logis banget untukku sebagai salah satu customer-nya SkyTeam kan ya, haha. Oleh karenanya, awal tahun ini, dengan melihat rencana perjalananku, aku membuat resolusi yang nampak layak dan masuk akal ini😛 .

Btw, aku juga memiliki akun Garuda Frequent Flyer (GFF) loh (atau dikenal sebagai Garuda Miles sih sekarang-sekarang ini) yang sudah aku miliki semenjak 2006. Tetapi karena aku tinggal di Belanda, aku rasa akun Flying Blue-ku lebih berguna untukku saat ini daripada Garuda Miles kan ya.

Di Flying Blue, Silver adalah satu level di atasnya level Ivory. Untuk naik kelas dari Ivory ke Silver (per tahun 2014), dalam satu tahun dimulai dari bulan Januari sampai Desember, seseorang harus terbang minimal 15 kali (dengan Air France/KLM atau mitra SkyTeam mereka (syarat dan kondisi berlaku😆 ); dan penerbangan pp dihitung 2 kali terbang) atau mengumpulkan 25.000 miles. Untukku, terbang 15 kali adalah “target” yang amat masuk akal tahun ini daripada mengumpulkan 25.000 miles karena kan aku selalu membeli tiket yang paling murah yang mana miles-nya juga minimal, huahaha😆 . Eh, kecuali tiket penerbangan Garuda Indonesia pp dari Amsterdam ke Yogyakarta (via Jakarta) sih untuk liburan satu bulanku di Indonesia bulan Juli-Agustus tahun ini. Waktu itu aku mengumpulkan cukup banyak miles (tetapi masih jauh di bawah 25.000, haha) karena aku mendapatkan tiket yang harganya lumayan mahal karena waktu terbangku adalah ketika high-season liburan di Eropa. Eh, tetapi harga segini pun waktu itu juga sudah harga terendah yang ditawarkan loh ketika aku membeli tiketnya.

***

Di tahun 2010, aku cukup banyak terbang dengan Garuda Indonesia. Aku terbang bolak-balik Yogyakarta – Guangzhou (via Jakarta) dan terbang satu arah Yogyakarta –  Amsterdam (via Jakarta dan Dubai) bersama mereka. Intinya adalah, di tahun ini, aku mengumpulkan cukup poin untuk mencapai level Silver dari keanggotaan GFF-ku untuk setahun berikutnya, 2011.

Nah, masalahnya adalah, aku tidak berada di Indonesia sepanjang tahun 2011 (dan tahun 2012 btw). Jadinya aku sama sekali tidak menikmati keuntungan menjadi anggota Silver-nya GFF, iya, sama sekali loh. Eh, orangtuaku mendapatkan satu tiket pp Yogyakarta – Jakarta gratis sih dengan Garuda Indonesia dengan miles-ku. Eh, tetapi itu bukan karena aku merupakan anggota Silver sih, tetapi karena memang aku memiliki cukup miles untuk itu😆 . Jadilah keanggotaan GFF Silver-ku itu berlalu begitu saja, tak tergunakan, tak tersentuh, tetapi bukannya tak diinginkan yah, haha😆 . Dan karena di tahun 2011 itu aku tidak berada di Indonesia sepanjang tahun, artinya aku tidak terbang sekali pun dengan Garuda Indonesia (sewaktu itu mereka belum menjadi anggota SkyTeam) sehingga keanggotaanku diturunkan levelnya kembali ke Blue di tahun 2012.

***

Sebagai seorang aviation enthusiast, terkadang terlalu loyal dengan satu aliansi maskapai itu ada kerugiannya juga lho. Kesetiaan ini biasanya membentuk sebuah kecenderungan untuk terbang dengan satu grup maskapai saja – inilah mengapa kadang sebuah program frequent flyer disebut sebagai sebuah loyalty program juga😆 . Yang mana kalau dipikir-pikir, beberapa grup maskapai lainnya kan nampak menarik untuk dicobain juga!

Misalnya, jelas dong aku ingin juga sekali-sekali mencoba terbang dengan Singapore Airlines (aku belum pernah dong sampai saat ini); tetapi mereka adalah anggota aliansi maskapai lainnya, Star Alliance. Aku juga ingin mencoba terbang dengan pesawat Boeing 717-nya Blue1 (iya loh, pesawat Boeing 717 itu ada!), tetapi Blue1 adalah anak perusahaannya SAS yang merupakan anggota Star Alliance juga. Pesawat Airbus A380-800nya Emirates adalah pesawat yang super keren banget tetapi Emirates bukanlah anggota SkyTeam, maupun aliansi maskapai mana pun. Untuk ini, setidaknya aku sudah pernah terbang dengannya sih; dan juga toh Air France mengoperasikan 10 pesawat Airbus A380-800 per November 2014 sehingga secara teknis bisa saja aku loyal dengan SkyTeam dan tetap bisa terbang dengan pesawat A380.😛 .

***

Hitungan terbangku berada di angka 14 ketika aku pulang dari liburan satu bulanku di Indonesia. Oleh karenanya, acara perjalanan akhir pekanku ke Lyon di bulan November dengan KLM Cityhopper membuatku memenuhi persyaratannya dong ya. Jadilah sekarang secara resmi adalah anggota dengan level Silver di Flying Blue! Dan minggu lalu aku menerima kartu baruku loh! Hahaha😛 .

Karena keanggotaan Silver ini langsung berlaku begitu dicapai, artinya seharusnya aku sudah langsung bisa menikmati fasilitas ekstra untuk pemegang kartu level Silver ketika terbang ke India di akhir tahun ini, dimana aku akan terbang dengan mitranya KLM ke dan dari sana😛 . Yaa, toh aku sudah punya kartu Silvernya juga kan ini. Artinya aku sudah bisa menggunakan antrean check-in khusus di Schiphol, antrian imigrasi khusus di Schiphol, dan bisa menjadi yang pertama untuk naik ke pesawat tanpa harus ngantri, haha😛 . Dan juga aku akan mendapatkan tambahan miles ekstra sebanyak 50% loh. Ya, lumayan lah ya…

36 thoughts on “#1486 – Silver

  1. Buat traveler emang penting banget jadi ikutan frequent flyer, tapi ya itu… trus jadinya milih2 airline klo pergi.

    Aku dulu sempet jadi silvernya KLM yang flying blue, tapi udah lama banget waktu itu sempet dua atau tiga kali ke Indonesia pp gitu naik KLM jadi langsung melonjak, tapi habis gitu udah ga kepake lagi.

    Gara2 sekarang tinggal di Scandinavia ya mau ga mau ikutan Star Alliance😉 karena tugas kantor ke Oslo pun biasa naik SAS.

    1. Iya, kalau ada frequent flyer memang jatuhnya jadi pilih-pilih airline ya. Makanya ada yang bilang solusi optimalnya mungkin adalah menjadi member di 3 airlines utama dari 3 aliansi maskapai itu. Jadi setidaknya pilihannya lebih banyak, hahaha😆 .

      Iya, kalau di Copenhagen memang lebih efektif menjadi membernya Star Alliance ya; karena pasti lebih sering terbang dengan SAS. Apalagi SQ yang terbang langsung ke Asia juga anggotanya Star, plus Lufthansa juga anggotanya Star😀 .

    1. Hahaha, iya, tapi disini seringnya selisih harga tiket antara maskapai LCC dengan maskapai full service bedanya nggak banyak Jo. Jadi mending terbang dengan full service kan karena dapat poin juga yang bisa dikumpulin, hehehe🙂 .

      Iya, ke US pasti miles-nya lumayan ya😀 .

    1. Trims Dev🙂 .

      Haha, iya, ini aku ikutan program loyalty ini juga masih dengan memperhatikan harganya kok. Asal harganya masih masuk akal (dan gak beda terlalu banyak dengan beberapa maskapai lain), oke deh.😀 Soalnya disini kadang beda harganya nggak banyak Dev antara maskapai full-service dan LCC.

      Eh, kecuali kalo perginya untuk urusan kerjaan ya. Kalo ini mah enak deh, nggak usah melihat harga. Tinggal cek di internet jadwal penerbangannya, pilih yang enak, trus request ke kantor minta penerbangan yang itu, hahaha😛 .

    1. Hahaha, iya Non, aku juga nyarinya tiket yang murah aja, apalagi kalo pergi dalam rangka acara pribadi, haha😛 . Kalo untuk urusan kantor mah nggak usah pusing, hahaha😛 . Tapi disini kadang beda harganya antara maskapai full service dan LCC nggak banyak Non, hehe🙂 . Jadi ada untungnya juga punya member karena kemungkinan terbang dengan maskapai full service yang ada membership-nya lumayan gede. Lumayan kan sekalian ngumpulin poin, hehe🙂 .

  2. Hampir saja saya melewatkan postingan ini jika tidak sampai bagian akhir, harap maklum bahasa inggris saya masih tertatih-tatih, rupanya ada versi Indonesianya juga.
    Syukur alhamdulillah kalau target tercapai lebih awal dari waktu yang diperkirakan, tinggal menyusun lagi target untuk masa depan.

  3. Wuih udah jadi Silver Member, selamat ya Zi🙂 quite an achievement for aviation enthusiast like you. Btw aku belum pernah jalan2 jauh so far masih cinta AirAsia nih, postinganmu menginspirasi aku buat upgrade member juga😆 Singapore Airlines juga tertarik, btw Zi Tiger Airways juga bagus tp belum expand ke Eropa kyanya. Aku naik itu service nya puji Tuhan bagus.

    1. Iya, AirAsia memang top ya Grace, apalagi kalau dapat harga yang 0 rupiah itu, hehehe🙂 . Sudah gitu rekor safety-nya bagus juga. AirAsia memang ada membership juga tetapi sepertinya fasilitasnya minim banget Grace😀 . Ya maklum lah ya, LCC gitu nggak mungkin memberikan banyak fasilitas ekstra kalau nggak harus bayar lagi, hehe🙂 .

      Aku juga pernah naik Tiger Airways dulu. Lumayan juga memang; tetapi kalau nggak salah ingat sih harga ancillary service-nya masih lebih tinggi daripada AirAsia ya?😀 .

      Yaaa, kalau maskapai LCC untuk expand jarak jauh ke Eropa (dari Asia) persaingannya super berat Grace, hehe. Maklum lah, harga tiket mereka berapa tanpa fasilitas sama sekali untuk penerbangan 10 jam lebih; dan harus bersaing dengan maskapai full service yang fasilitasnya top yang harganya juga kadang nggak mahal.🙂 .

  4. congrats! meskipun jarang terbang, tp aku pernah merasakan manfaat GFF Abi krn dia, once, bought me a ticket with his point😀 eh ya nambah pake rupiah sih. tp kan lumayan jadi dapet diskon, cm nambah 200rb thok.

    1. Iya, lumayan banget kan ya Bu. Apalagi kalau tahu pasti bakal terbang lumayan banyak, harus dimaksimalkan deh, hehehe😀 . Temanku juga waktu itu ada yang beli tiket Amsterdam – Bangkok pp gratis pake poin papanya. Jadi dia tinggal bayar pajaknya aja, harga dasar tiketnya sih 0, hehehe😀 . Apalagi kalau levelnya naik gitu sudah dapat fasilitas dan penambahan poinnya juga jadi makin cepet, hehehe.

  5. Aku dulu juga ngumpulin jumlah terbang buat naek gff jadi silver.. Tapi ya itu, kadang masih pake pesawat laen seh yak, jadi gak bisa naek ding.. Sekarang udah nyerah.. Hahahaha.. Mungkin klo aktif naek pesawat lagi baru target baru lagi..

    1. Hehehe, iya Niee. Ada keuntungannya memang kalau level membership-nya naik ya. Apalagi kalau ada tugas dinas tuh; enak kan naik Garuda aja, hehe. Cuma kalau pergi sendiri memang kadang jatuhnya naik maskapai lain yang harga tiketnya lebih murah ya, haha😀 .

  6. Wihiii.. Seru yah Ko kalo cerita soal target yg dah tercapai gini😀 Dan gw sama kayak Noni, gak pernah punya member krn nyarinya tiket termurah..haha :p Selamat menikmati benefit nya yah nanti pas ngetrip ke India..hehehe

    1. Iya Py, seru kalau target tercapai memang, hehehe🙂 .

      Hahaha, aku juga biasanya nyari yang murah-murah aja kok Py. Cuma disini kadang maskapai LCC sama maskapai full service harganya nggak banyak bedanya Py😀 . Jadilah kalo gitu mending naik full service dong ya, mana dapat poin segala, hehe🙂 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s