Posted in General Life, Zilko's Life

#1483 – A Weekend, The Hunger Games, and KFC

ENGLISH

After successfully beating a deadline at work last week (there was a deadline which was on Sunday but I finished everything I needed to for this work on Friday😀 ), I decided to give myself a reward in the form a relaxing weekend🙂 . Yeah, this deadline was one of the major priority of my work in the past a couple of months; so to finally finish it was such a relief!🙂 What work was that all about? Well, I can’t really say anything at the moment but probably I will when the time comes in the future, so stay tuned😛 .

Anyway, on Saturday I decided to just relax at home. Even though in the end I decided to do a weekend exercise too by biking to the orientalmarkt to stock up some stuffs. Btw, it did count as an exercise as biking there took me like 25 minutes one way. So a return trip would already equate to a 50 minutes of cardio exercise, haha😆 . The orientalmarkt was super busy btw. I think it was the busiest I had ever seen this place.

The Hunger Games

On Sunday afternoon I decided to go to the cinema (for my only second time in the Netherlands btw; and yes, I know it is so sad considering I have been here for more than four years now😳 ) to watch the third installment of The Hunger Games: Mockingjay – Part I. I knew I was so going to watch this movie after I watched the second installment, The Hunger Games: Catching Fire, last year when I was transitting in Singapore for 9 hours.

So how was it? Well, I won’t write a long review here nor any spoilers (so those who haven’t watched can relax😀 ). But I have to say that I did not find it as good as the second movie. The pace of the story felt rather slow and there was less action scene in it. So at some points during the show I felt bored a little bit. Well, maybe it was also due to the story arc and keeping the climax for the fourth and final installment next year. Having said that, I think the director, Francis Lawrence, has done a good job overall. The acting was solid. The editing and effect were on the mark. The film portrayed the political war between the Capitol and the Rebels very well; which, probably, came at the cost that this installment felt rather bland. I guess this was the risk for splitting the last part of the trilogy, the Mockingjay, into two. So in total, I score this film 6 out of 10.

I am going to give the benefit of the doubt at this point and I am looking forward for the final installment next year, hoping that this final movie will bring the climax that we are all (I think) waiting for.🙂

Btw, I decided to watch the movie in Den Haag, even though Delft is not that sad since a cinema does exist in the city centre,😆 . And one reason for that was the:

KFC

😆

If Delft is not that sad for having a cinema in the city centre, on the other hand Delft is sad for not having a single KFC restaurant in the vicinity of the town, haha. The closest KFC branches that I can find are either in Den Haag or Rotterdam.

Since the theme of the weekend was a treat to myself and the movie ended at around 19:15, I did not feel like going back home and still had to cook something for dinner. So I decided to have a take-away KFC dinner, haha😆 .

Watching the Hunger Games on Sunday
Watching The Hunger Games on Sunday
KFC for dinner on Sunday
KFC chicken for dinner on Sunday evening

BAHASA INDONESIA

Setelah sukses menaklukan sebuah tenggat waktu untuk sebuah pekerjaanku minggu lalu (ceritanya ada deadline di hari Minggu kemarin tetapi aku sudah berhasil menyelesaikan semua yang kuperlukan untuknya di hari Jumat😀 ), aku memutuskan untuk memberiku sebuah hadiah kecil dalam rupa akhir pekan yang merilekskan🙂 . Ya, deadline ini telah menjadi salah satu prioritas utamaku di kantor selama sekitar dua bulan terakhir; jadi untuk akhirnya berhasil melaluinya jelas melegakan banget dong ya!🙂 Memang deadline tentang apaan sih? Yah, tidak bisa aku ceritakan sih untuk sekarang, tetapi mungkin jika memang sudah waktunya akan aku ceritakan deh, jadi ditunggu saja😛 .

Ngomong-ngomong, di hari Sabtu aku memutuskan untuk santai-santai aja d rumah. Walaupun pada akhirnya aku juga berolahraga sedikit sih dengan cara bersepeda ke orientalmarkt untuk sekalian nyetok beberapa barang. Btw, bersepeda kesana itu termasuk sebuah olahraga lho karena memakan waktu sekitar 25 menit sekali jalan. Jadi perjalanan bolak-balik sudah sama dengan latihan kardio selama 50 menit kan, haha😆 . Btw, orientalmarkt-nya rame banget dah kemarin itu. Mungkin ini adalah kali pertama aku melihat tempat ini seramai itu.

The Hunger Games

Di hari Minggu sore, aku memutuskan untuk pergi ke bioskop (untuk hanya yang kedua kalinya di Belanda btw; dan iya, memang menyedihkan banget ini dengan mempertimbangkan bahwa aku sudah disini selama lebih dari empat tahun kan sekarang, haha😳 ) untuk menonton film ketiga dari The Hunger Games: Mockingjay – Part I. Ceritanya aku tahu bahwa pasti aku akan menonton film ini setelah menonton film keduanya, The Hunger Games: Catching Fire, tahun lalu ketika aku sedang transit di Singapura selama 9 jam.

Jadi bagaimanakah filmnya? Ya, tenang aja, aku tidak akan menulis sebuah review panjang-panjang apalagi spoilers disini (jadi yang belum nonton bisa tenang deh😀 ). Tetapi harus aku bilang bahwa aku tidak merasa film ini sebagus film keduanya. Laju jalan ceritanya terasa pelan dan ada sedikit adegan action di dalamnya. Jadilah di beberapa bagian aku merasa sedikit bosan. Ya, memang mungkin ini akibat jalan ceritanya yang memang begitu ya dan keinginan untuk menyimpan klimaksnya untuk film keempat dan yang terakhir tahun depan. Walaupun begitu, toh menurut sutradaranya, Francis Lawrence, telah membuat sebuah film yang oke lah. Akting para pemerannya solid. Editing dan efek spesialnya ditata dengan bagus. Filmnya juga menangkap drama perang politik antara the Capitol dan the Rebels dengan baik; yang, mungkin, mengakibatkan film ini terasa agak datar. Aku rasa memang ini adalah harga yang harus dibayar akibat memecah bagian terakhir dari trilogi ini, Mockingjay, menjadi dua. Jadi secara keseluruhan filmnya aku kasih nilai 6 dari 10 deh.

Sekarang sih aku masih memberikan kepercayaan bahwa film yang terakhir nanti beneran akan membawa klimaks yang kita semua (kayaknya kan) inginkan.🙂

Btw, aku memutuskan untuk menonton film ini di Den Haag, walaupun sebenarnya Delft tidak semenyedihkan itu karena di pusat kotanya ada bioskop juga loh, haha😆 . Nah, satu alasan aku memilih Den Haag adalah karena:

KFC

😆

Jika Delft tidak semenyedihkan itu karena memiliki sebuah bioskop di pusat kota, tetapi di sisi lain Delft itu menyedihkan karena tidak ada satupun gerai KFC di kotanya loh, haha. Cabang KFC terdekat berada di Den Haag atau Rotterdam.

Karena tema akhir pekan ini adalah hadiah untuk diriku sendiri dan kebetulan filmnya sendiri selesai sekitar jam 19:15, aku nggak mau dong ya untuk langsung pulang dan masih harus memasak makan malam sendiri gitu. Jadilah untuk makan malam aku membawa pulang satu paket KFC deh, haha😆 .

58 thoughts on “#1483 – A Weekend, The Hunger Games, and KFC

  1. aku belum nonton. ragu mau nontonya hehe takut kejadianya sama dengan harry potter. yang ke dua malah nonton lewat dvd. 6 kan nilainya nanggung haha

        1. Hahaha, kebetulan aja Delft dan Den Haag dekat. Tapi memang Belanda itu kecil sih negaranya. Tapi kalau dari ujung tenggara ke Delft gitu lumayan jauh juga, sekitar 3 jam naik kereta, hehe😀 .

  2. ahhhh KFC di Belgie jg gak ada Ko, kl ke Belanda pasti gw sempetin cari dan seperti kayak kemarin ke Lille, pasti bawa pulang chicken in the bucket nya hahaha padahal mah biasa aja ya KFC itu, entah kenapa gw kok obsessed banget :))

    1. Hahaha, iya. Sebenarnya cuma ayam goreng biasa aja ya. Yang lebih enak juga sebenarnya banyak. Tapi ngangenin!😀 Wah, baru tau di Belgie nggak ada KFC lho!!

  3. wah aku nie baru pulang nonton hunger game ko, tetap suka walau kurang seru tapi aku nanti part 2nya. Rencana mau minggu tp suami sibuk jadi bisanya sekarang.

    sekarang tinggal ttg info dari arman kapan part 2nya.

    1. Iya, aku juga nunggu banget part 2-nya Ri, mudah-mudahan lebih seru ya, hehehe😀 .

      Part 2-nya di bulan November tahun depan Ri🙂 . Dirilis tanggal 20 di US kalau nggak salah.

  4. Sounds like fun. Disini KFC ada tiga, dulu pas masih makan ayam (I quit poultry this year) suka banget pesen, tapi terus menyesal karena rasanya nggak seenak yang dibayangkan. Hahaha

        1. Hahaha, kalau aku lebih suka yang crispy. Makanya sewaktu ke Copenhagen kecewa kok adanya cuma yang original aja, hahaha😀 . Berhubung jarang makan yang original jadi nggak tahu deh yang di Copenhagen itu enak atau engga untuk standarnya KFC😛 . Tapi memang sih, standarnya KFC di tiap negara berbeda-beda ya.

          1. Aku masih inget dulu pas pulang ke Indonesia, pas ke Jakarta, belum keluar airport udah nongkrong di KFC airport duluan soalnya saking beda rasanya sama disini.

            Temenku penggemar KFC (orang Indonesia) juga pas pindah ke US, dia bilang KFC di US nggak enak hahaha

            1. Hahaha, KFC-nya Indo memang yang paling top kok!😀

              Ini juga beberapa kali kalau travelling di Eropa aku iseng nyobain KFC-nya sambil membanding-bandingkan rasanya loh, hahaha *niaat*. Dan menurutku KFC yang paling enak di Eropa (yang pernah aku coba) adalah yang di Belanda dan Prancis (Paris)😀 . Di UK sama kayak di Denmark, KFC-nya nggak menyediakan ayam crispy, cuma original aja.

  5. Pasti sangat sibuk sekali dengan kerjaan dan kuliahnya jadi selama 4 tahun baru nonton di bioskop untuk yang ke-2 kalinya. Great.
    Alasanya kenapa di Delft kok gak ada KFC?

    1. Hahaha, setengahnya memang itu, setengahnya lagi karena pelit soalnya nonton disini mahall, hahaha😆 . Hahaha, nggak tahu deh kenapa di Delft nggaka da KFC. Padahal Subway aja ada loh, 2 gerai lagi.

  6. ternyata bagusan kedua film sebelumnya yah?
    tapi kalau ada yang ngasih filenya downloadannya, mungkin saya akan nonton juga😀

    di sini KFC banyak banget gerainya. bahkan yang serupa juga banyak

    1. Iya, aku sih lebih suka dengan dua film pertamanya, hehehe🙂 .

      Iya, di Indonesia mah KFC memang ada dimana-mana ya. Kalau disini lebih banyak McD daripada KFC. McD-nya ada dimana-mana. Di Delft aja ada dua, hehehe🙂 .

  7. Kelihatan nya saya termasuk orang yang akan telat nonton Mockingjay nya nih mas, karna beberapa minggu ini ada UTS soalnya.. Plus, Doraemon stand by me juga mau keluar. Jadi, harus mikir-mikir kalau mau nonton. hehe

  8. Buset Zi itu ayamnya 3 dimakan sendiri ga eneg apa yah😆 makan 1,5 aja kadang aku suka ga habis~
    Tenang aja Zi aku uda 5 thn di Bali jg ga sering nonton bioskop kok, ga tau kenapa ngerasa ga worth the money aja. Bisa diitung pake jari, kali. And oh, untunglah aku ga nonton Mockingjay itu krn emang ga ngikutin serialnya Hunger Games. Takut ga ngerti sm jalan ceritanya. Kmrn aku malah nonton Interstellar.

    1. Disini KFC ayamnya kecil-kecil Grace, gak kayak di Indo yang ayamnya gemuk-gemuk, hehe. Jadi 3 potong ayam ini sebenarnya dari segi daging lebih sedikit daripada 2 potong ayam di Indo, hehehe😀 . Tapi memang sih, begitu selesai langsung rasanya kenyang bener, hehehe😀 .

      Iya, apalagi disini nonton itu mahal, hahaha😛 . Sutradaranya The Hunger Games bagus kok. Aku mulai nonton dari film kedua tetapi waktu itu toh aku masih bisa mengikuti jalan ceritanya, hehehe🙂 . Iya, disini Interstellar juga masih ditayangin nih.

        1. Iya, disini ayamnya kecil-kecil, nggak kayak ayamnya di Indo yang gede-gede, hehehe😀 . Iya, disini ayamnya sepertinya memang lebih sehat ya, hehe.

          Huaa, jangan gitu dong Grace, jadi pengen nonton nih kan aku, hahaha😀 .

            1. Tergantung definisi science apaan Grace. Yang jelas sih bidangku sekarang adalah matematika terapan🙂 . Hahaha, fisika juga aku ngerti cuma dasar-dasarnya aja.😀

      1. Iyaaa.. Ink semenjak harry potter yg endingnya dibuat 2 film yang laen pada ngikut seh ya zil.. Padahal gak perlu juga kan yak.. Kayak hungergames ini.. Kalau dia dijadikan satu film buku ketiganya ini pasti jatohnya keren banget.. Klimaksnya dapet.. Walopun dibukunya emang gak terlalu bagus seh zil endingnya..

        1. Setuju banget Niee. Dari segi film, memang pemecahan menjadi 2 film ini kurang oke ya. Jatuhnya bagian 1 ini jadi kurang greget gitu filmnya. Cuma memang dari segi bisnis mungkin ini adalah strategi yang bagus karena artinya bakal ada pemasukan dari 2 film kan? Dan dua film pertama The Hunger Games juga sukses. Jadilah kalau buku terakhir dijadiin 2 film, profitnya secara total bakal lebih banyak daripada kalau cuma 1 film aja. Hahaha. Mungkin lhoo😛 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s