Posted in EuroTrip, Vacation, Weekend Trip

#1479 – A Weekend Trip to the Capital of French Gastronomy (Part I)

ENGLISH

Even though this is just a weekend trip, I have decided to split the story into two posts because currently I feel like writing in more details😛 .

Day 1 (Saturday, 15 November 2014)

I got up at 05:00 today because my flight from Schiphol was scheduled to leave at 09:30. Long story short, I left my apartment at 06:30. I found out that there was still no tram running to the direction to the train station since it was still too early, which meant I had to walk for 30 minutes. Which was fine, except that it was raining this morning! 9gagFU Damn! Finally after walking through the rain and the morning temperature of under 10°C, I arrived at Delft train station at 07:00, just in time to catch the 07:04 train to Schiphol! Yay! Lol😆 .

I arrived at Schiphol at around 07:45 and I immediately went to Schiphol’s super cool baggage drop-off area (I already checked-in online). Funnily, there I met an acquintance of mine from a tennis lesson I took several periods ago, haha. He was going to Germany for a study exchange for a week. There was a problem with my baggage drop-off machine so one staff suggested me to go to the normal baggage drop-off counter. Yeah, cool machines are not immune to problems😀 .

Long story short, after that I went through the security check (which has now used the newer machines) and walked to the B-gates area because my KLM flight would be operated by KLM Cityhopper. Btw, it was still so early that the cafe there still had not opened yet!😆 But luckily at one point they did since I really needed a boost today.

I was very excited when I got the final confirmation that my flight to Lyon would be operated with an Embraer E190 today where one of them, PH-EZP, arrived from Basel and parked at my designated gate.

Finally flying with an Embraer E190 again!
A KLM Cityhopper Embraer E190 reg PH-EZP was being prepared for my KL 1413 flight from AMS to LYS.

At 09:10, the boarding process started. The boarding process went efficiently, just as usual, and at 09:30 the flight departed. We took off from runway 09 of Schiphol Airport and started the 90 minutes flight to Lyon Saint Exupéry Airport.

The actual flight path of flight KL1413 from AMS to LYS today. Source: flightradar24
The actual flight path of flight KL1413 from AMS to LYS today. Source: flightradar24

The flight was a normal routine flight, so there is not so much to share here. At 11:05, we landed at runway 18R of Saint Exupéry Airport. Here is the landing video:

Then, it was the normal stuff. The baggage handling process was quite efficient where I got my bag at 11:20.

From the survey that I did the evening before, I found out that the express tram service to the city centre would cost a fortune. And since today I decided to be cheap with transportation, I went for the cheaper option, which was to take the bus 46 service to the village of Meyzieu. Meyzieu was also the termination point of the Lyon’s tramline 3 where I could use the daily pass transportation ticket (which I knew I would buy today). The bus ticket cost €2 one way to Meyzieu while the express tram would cost €14.50 one way (to downtown Lyon) for adults. I could ignore the €5.20 daily pass price since I would have bought it for the day too anyway had I decided to go with the express tram. Not a bad amount to save, is it?😀

The bus 46 at Meyzieu
The bus 46 at Meyzieu

However, the price for going with this cheaper option was the time. The next bus 46 departed at 12:12 from Saint Exupéry Airport. It arrived at Meyzieu at 12:34 and with the first departing tram service, I arrived at Part-Dieu railway station in downtown Lyon at around 13:15. Two hours plus to go the city centre, while the express tram service would have consumed less than 50 minutes.

Anyway, after arriving at Part-Dieu station, I walked to my hotel nearby and checked-in. I put my luggage in my room and changed my jacket to a nicer-looking one. Then I left the hotel and walked north to start my culinary adventure in the capital city of French gastronomy🙂 . And the timing was quite good too, as it was the lunch time!

For lunch, I decided to go to a restaurant which I has been awarded with a one Michelin star. This experience deserves its own separate post btw, so I will keep the story for a later post🙂 . But I must say that it was definitely one of the best food I have ever had in my entire life!! Even though possible it was the most I have ever splurged for a lunch, it was definitely worth it!

The best pigeon dish I have ever had in my entire life!!
The best pigeon dish I have ever had in my entire life!!

After the amazing lunch, I walked westward towards the Le Vieux Lyon, or the old town of Lyon. The old town of the city was well-preserved with all the old buildings with classic architecture. You know, a “standard” view you will see if you visit European cities🙂 .

Then I decided to take the funicular ride (which ticket was covered by the daily pass as well) up to the Fourvière hill to the west of the old town. On top of the hill, the Notre Dame basilica stood strong. But first, I went to the small park just by the basilica to enjoy the view of the city of Lyon from the top of the hill. After that, I went inside the basilica, and inside, I also went to the basement, which was quite cool.

From the basilica, I decided to go back down to the Vieux Lyon station in the old town riding the same funicular down. There was actually a second funicular, also departing from Vieux Lyon, to another interesting site on the other side of the hill. However, it was already around 17:30 and so the day had become quite dark. So I decided to put this site in my agenda for tomorrow.

So for now, I exited the station and walked back towards the old town…

TO BE CONTINUED…

Next on A Weekend Trip to the Capital of French Gastronomy:
– Dinner at Lyon
– Lyon in the evening
– The Théâtres Gallo-Romains
– A Sunday in Lyon

BAHASA INDONESIA

Walaupun ini hanyalah perjalanan akhir pekan saja, tetapi aku telah memutuskan untuk membagi ceritanya ke dalam dua buah posting karena sekarang ini aku sedang mood untuk banyak menceritakan detailnya nih😛 .

Hari 1 (Sabtu, 15 November 2014)

Aku bangun jam 5 pagi hari ini karena penerbanganku dari Schiphol dijadwalkan berangkat jam 9:30. Singkat cerita, aku berangkat dari apartemen jam 6:30. Ternyata jam segitu masih belum ada tram yang jalan ke arah stasiun kereta karena masih kepagian, yang mana artinya aku harus jalan kaki selama setengah jam. Nggak masalah juga sih, kecuali bahwa pagi itu lagi hujan dong! 9gagFU Siaal! Akhirnya setelah berjalan menembus guyuran hujan dan udara pagi yang bersuhu di bawah 10°C, tiba juga aku di stasiun Delft tepat jam 7 pagi, pas banget untuk naik kereta jam 7:04 tujuan bandara Schiphol! Hore! Haha😆 .

Aku tiba di bandara Schiphol sekitar jam 7:45 dan langsung deh berjalan ke area baggage drop-off-nya Schiphol yang super amat keren sekali itu (ceritanya aku sudah check-in online sebelumnya). Lucunya, disitu aku bertemu dengan seorang kenalanku dari les tenis yang aku ambil beberapa waktu yang lalu, haha. Ternyata ia sedang akan pergi ke Jerman untuk pertukaran pelajar selama seminggu gitu deh. Kemudian ada masalah dengan mesin baggage drop-off yang aku gunakan, sehingga petugasnya mengarahkanku ke konter baggage drop-off manual. Ya, mesin yang keren ternyata tidak lepas dari permasalahan juga😀 .

Singkat cerita, setelahnya aku melewati pemeriksaan sekuriti (yang sudah menggunakan mesin yang baru loh) dan berjalan ke area gerbang B karena penerbangan KLM-ku akan dioperasikan oleh KLM Cityhopper. Btw, saat itu masih pagi banget sampai-sampai kafenya belum buka dong!😆 Tetapi untungnya akhirnya mereka buka sih sebelum aku berangkat karena pagi itu rasanya masih ngantuk, haha.

Aku amat bersemangat ketika akhirnya mendapatkan kepastian bahwa penerbanganku ke Lyon pasti akan dioperasikan dengan sebuah pesawat Embraer E190 ketika salah satunya, PH-EZP, tiba dari Basel dan parkir di gerbang keberangkatanku.

Finally flying with an Embraer E190 again!
Sebuah Embraer E190 milik KLM Cityhopper dengan registrasi PH-EZP sedang dipersiapkan untuk penerbangan KL 1413 dari AMS ke LYS.

Jam 9:10, proses naik pesawat dimulai. Seperti biasa lah kalau di Eropa, yang namanya boarding itu efisien banget, jadilah jam 9:30 penerbangannya berangkat. Kami lepas landas dari landasan pacu 09 Bandara Schiphol dan memulai penerbangan 90 menit ke Bandara Saint Exupéry di Lyon.

The actual flight path of flight KL1413 from AMS to LYS today. Source: flightradar24
Jejak rute penerbangan KL 1413 dari AMS ke LYS hari ini. Sumber: flightradar24

Penerbangannya sendiri adalah penerbangan rutin yang biasa-biasa aja, jadi nggak banyak yang bisa dituliskan darinya. Jam 11:05, kami mendarat di landasan pacu 18R Bandara Saint Exupéry. Berikut ini video pendaratannya:

Lalu seperti biasa deh. Proses pengambilan bagasinya cukup cepat dan mulus dimana aku sudah mendapatkan tasku jam 11:20.

Dari survey yang aku lakukan semalam sebelumnya, aku mendapatkan informasi bahwa ongkos servis tram ekspres ke kota amatlah mahal. Dan karena hari ini aku memutuskan untuk menjadi pelit dalam urusan biaya transportasi, aku memilih pilihan yang lebih murah aja, yaitu dengan naik bus umum nomor 46 tujuan Meyzieu. Meyzieu adalah titik akhir layanan tram jalur 3-nya Lyon sehingga untuk ini aku bisa menggunakan tiket transportasi terusan harian (yang aku tahu toh akan aku beli juga hari ini). Harga tiket busnya adalah €2 sekali jalan ke Meyzieu sementara harga tiket tram ekspresnya €14,50 sekali jalan (langsung ke pusat kota Lyon) untuk dewasa. Aku bisa mengesampingkan ongkos tiket terusan hariannya seharga €5,20 karena aku toh juga akan membeli tiket ini juga andaikata aku memilih tram ekspres. Lumayan banget kan ya jumlah yang diirit itu? :D

The bus 46 at Meyzieu
Bus nomor 46 di Meyzieu

Namun, harga yang harus dibayar dengan pilihan yang lebih murah ini memang adalah waktu. Keberangkatan bus 46 selanjutnya adalah jam 12:12 dari Bandara Saint Exupéry. Layanan ini tiba di Meyzieu jam 12:34 dan dengan tram pertama yang berangkat setelah itu, aku tiba di stasiun kereta api Part-Dieu di pusat kota Lyon sekitar jam 13:15. Ya, dua jam lebih untuk mencapai pusat kota, dimana jika menggunakan layanan tram ekspres, aku akan menghabiskan waktu kurang dari 50 menit saja.

Setelah tiba di stasiun Part-Dieu, aku berjalan ke hotelku di dekat sana dan check-in. Aku meninggalkan tasku di kamar dan mengganti jaket yang aku kenakan ke yang lebih bagus. Lalu, aku langsung memulai acara jalan-jalan dengan berjalan ke arah utara untuk memulai petualangan kulinerku di ibukota kulinernya Prancis🙂 . Dan timing-nya pas banget kan, waktu makan siang gitu!

Untuk makan siang, aku memutuskan untuk makan siang di sebuah restoran yang telah dianugerahi satu bintang Michelin loh. Pengalaman ini berhak mendapatkan posting-nya tersendiri deh, jadi ceritanya aku simpan untuk yang akan datang🙂 . Tetapi harus kubilang bahwa ini adalah salah satu makanan paling enaaaak yang pernah aku makan seumur hidup!! Walaupun kali itu mungkin adalah makan siang termahal yang pernah aku bayar, tetapi semuanya setimpal!😀

The best pigeon dish I have ever had in my entire life!!
Masakan burung dara paling enak yang pernah aku makan seumur hidup!!

Setelah makan siang yang enak banget itu, aku berjalan ke arah barat menuju Le Vieux Lyon, alias kota tuanya Lyon. Kota tuanya sendiri terawat dengan baik dengan gedung-gedung tua dan arsitektur kerennya. Ya tahu lah, pemandangan “standar” yang ditemui dimana-mana kalau mengunjungi kota-kota di Eropa gitu deh🙂 .

Lalu aku memutuskan untuk naik funicular (yang mana tiketnya juga termasuk tiket terusan harian itu loh) untuk naik ke puncak bukit Fourvière di sebelah baratnya kota tua. Di puncak bukit, Basilika Notre Dame berdiri dengan kokoh. Sebelum masuk kesana, aku pergi dulu ke taman di sebelah basilikanya untuk menikmati pemandangan kota Lyon dari atas bukit. Setelah itu, aku masuk ke dalam basilikanya dan di dalamnya masuk ke basement-nya juga loh, yang mana di dalamnya lumayan keren juga.

Dari basilika, aku memutuskan untuk turun kembali ke stasiun Vieux Lyon di kota tua menaiki funicular yang sama. Sebenarnya ada funicular lain, yang juga berangkat dari Vieux Lyon, ke arah tempat menarik lainnya di sisi lain bukit. Tetapi saat ini waktu sudah menunjukkan jam 17:30 sehingga suasana di luar juga sudah cukup gelap. Jadilah aku memutuskan untuk memasukkan tujuan ini di agendaku untuk keesokan harinya.

Jadi untuk sekarang, aku keluar dari stasiunnya dan kembali ke kota tua…

BERSAMBUNG…

Selanjutnya dalam A Weekend Trip to the Capital of French Gastronomy:
– Makan malam di Lyon
– Lyon di malam hari
– Théâtres Gallo-Romains
– Hari Minggu di Lyon

40 thoughts on “#1479 – A Weekend Trip to the Capital of French Gastronomy (Part I)

    1. Hehe, liburannya minggu lalu aja kok. Sekarang sih sudah balik kerja lagi, hehehe. Trims🙂 . Iya, makanannya jelas enak-enak karena Lyon adalah ibukota kulinernya makanan Prancis🙂 .

    1. Wah harga tiketnya bervariasi banget Ri tergantung tujuannya kemana (jadi jarak) dan kita belinya kapan, hehehe🙂 . Soalnya disini tiketnya (termasuk tiket kereta, bus) juga ada level harganya gitu seperti tiket pesawat😀 .

  1. Semua terorganisir dengan baik ya pelayanan umum di eropa. Lingkunganya juga bersih. jadi kepengen ke Eropa.

    BTW…emang berapa harganya Mas masakan burung dara terenak yang pernah di makan Mas Zilko? Penasaran tingkat dewa.

    1. Tergantung juga sih Eropanya di Eropa sebelah mana😛 . Tetapi memang di Eropa barat, selatan, dan utara (😛 ) rata-rata pelayanan umumnya memang baik🙂 . Kalau bersih atau tidaknya rasanya tergantung kotanya juga. Semakin kecil kotanya, semakin bersih biasanya, hehehe🙂 .

      Hahaha, nanti di posting selanjutnya aku ceritain lebih lanjut tentang makan burung dara itu😛 . Harganya sih hitungannya masih wajar kok untuk ukuran harga di Eropa, hehe🙂 . Menurutku lho yaa.

    1. Yoi Niee. Sama aja lah. Orang Indonesia mah kalo mau ke Bali tiap weekend juga gampang ya. Bagi orang sini, ke Bali itu “keren” banget soalnya kan jauh banget gitu, hehehe🙂 .

      1. Klo orang yg tinggal di jawa seh gampang zil.. Tapi klo dari kalimantan itu mahaaaaaallll.. Hiks..

        Tapi klo di pontianak tertutupi ke malaysianya yg murah seh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s