Posted in Life in Holland, Zilko's Life

#1478 – Vaccination and Bike

ENGLISH

Yay, finally it is the weekend already!! Finally I can get some rest!! Yeah, even though technically last week I did not work in the weekend as I went to Lyon for a weekend trip (which story coming soon, I promise🙂 ), my body obviously did not rest physically as in a trip, well, I did a lot. I came back to the Netherlands on Sunday evening, then my Monday started early, and I have been constantly working until this Friday. I am glad though that I finished what I needed to finish this week by Friday so I do not have to force myself to work this weekend, haha.

Anyway, so here are a couple of stories from this week…

Vaccination

So you know, I am going to India at this end of the year. Earlier this week, my friend brought the topic of taking some vaccinations prior to the trip; something that I had never thought about before, haha. And apparently, taking some vaccinations is recommended by the Dutch government for people travelling to India, as can be read here in GGD’s website. Btw, GGD is the public health service provided by the municipality in the Netherlands. Three vaccinations were recommended: the DTP (diphteria, tetanus, and polio), the typhus, and the hepatitis A vaccination; and there were several others which were optional. And so I decided why not, it is better to be safe than sorry, isn’t it? Well, obviously I have got vaccinated (several time) before, but those were when I was a kid, haha.

So I made an appointment with GGD on Thursday afternoon. Since this was the first time I got vaccinated in the Netherlands, obviously I did not have the vaccination book. And so GGD made a new one for me, which honestly looked super cool as it looked like a passport, haha😆 . And yeah, ladies and gentlemen, on Thursday I got injected (three times since it was three different vaccinations) for vaccination for the first time this century (if I am not mistaken), haha😛 .

The not so nice thing about getting this vaccination was that this vaccination was not covered by my health insurance, damn it!😦 So I had to pay the €110 cost myself😦 . Which was, obviously, fine since it was for my health being; but had it been covered by the insurance, who wouldn’t have loved it, haha.

Btw, the nurse who did the vaccination on me also briefed me how to be safe (healthwise) in India. Like she stressed out not to drink tap water. Well, that is easy, I assume; since we can’t drink tap water in Indonesia as well, haha. Even though the challenge will probably be the street food since sometimes the hygiene there is questionable.

Bike

This week was another busy week for me because a deadline was (and is) looming. And the last thing that I needed was obviously to have my bike tire flat. Which, obviously since I am writing this topic here now, happened. Damn. So on Friday morning I brought my bike to the bike workshop to get a new tire and got it fixed. Haha😆 .

Three vaccinations = three shots
Three vaccinations = three shots
A vaccination book
A vaccination book

BAHASA INDONESIA

Hore, akhirnya sekarang adalah akhir pekan!! Akhirnya bisa beristirahat juga!! Ya, walaupun secara teknis minggu lalu aku nggak kerja di akhir pekan karena aku jalan-jalan akhir pekan ke Lyon (yang mana ceritanya akan aku posting segera, janji deh🙂 ), badanku tidaklah beristirahat lah ya secara fisik di perjalanan itu karena kan aku banyak beraktivitas. Aku tiba kembali di Belanda Minggu malam dan hari Seninku juga dimulai di pagi hari banget, dan aku telah terus bekerja sampai Jumat ini. Untungnya pekerjaan yang harus aku selesaikan minggu ini berhasil aku selesaikan di hari Jumat sih jadinya aku tidak harus memaksakan diri untuk bekerja di akhir pekan ini, haha.

Ngomong-ngomong, berikut beberapa cerita dari minggu ini…

Vaksinasi

Sudah pada tahu kan, aku akan pergi ke India di penghujung tahun ini. Awal minggu ini, salah seorang temanku mengangkat topik tentang vaksinasi sebelum perjalanan dimulai; sesuatu yang sama sekali tidak terpikirkan di pikiranku sebelumnya, haha. Dan ternyata, mendapatkan vaksinasi sebelum perjalanan ke India itu direkomendasikan pemerintah Belanda loh, seperti yang bisa dibaca di website-nya GGD disini. Btw, GGD adalah semacam layanan kesehatan masyarakat yang disediakan oleh balai pemerintahan daerah di Belanda. Ada tiga jenis vaksinasi yang direkomendasikan: DTP (difteri, tetanus, dan polio), tipus, dan hepatitis A; dan ada beberapa lain tetapi merupakan pilihan saja. Dan aku memutuskan untuk mengambil vaksinasinya, karena lebih baik aman daripada nantinya menyesal kan? Eh, tentu saja sebelumnya aku sudah pernah divaksinasi juga (beberapa kali), tetapi itu kan duluu banget sewaktu masih kecil, haha.

Jadilah aku membuat janji dengan GGD di hari Kamis siang. Karena ini adalah kali pertama aku divaksin di Belanda, jelas dong aku tidak memiliki buku vaksinasinya. Jadilah GGD membuatkan satu untukku yang baru, yang mana bentuknya keren banget loh karena nampak seperti paspor gitu, haha😆 . Dan ya, saudara dan saudari sekalian, di hari Kamis kemarin aku dicuntik looh *sok cute* (tiga kali pula disuntiknya soalnya kan vaksinnya ada tiga macam) untuk pertama kalinya di abad ke-21 ini (kalau nggak salah), haha😛 .

Hal yang buruk dari vaksinasi ini adalah vaksinasinya nggak di-cover asuransi kesehatanku dong, sial! :( Jadilah aku harus membayar biayanya yang €110 itu sendiri😦 . Ya nggak masalah juga sih karena namanya kan demi kesehatan ya, cuma kalo ternyata bisa dibayarin asuransi juga nggak nolak dong yaa, huahaha😆 .

Btw, susternya yang memvaksinasi aku juga mewanti-wanti bagaimana caranya supaya aman (sehat maksudnya) di India. Dia benar-benar menekankan untuk tidak meminum yang namanya air kran disana. Ah, ini mah gampang ya, di Indonesia juga kan nggak mungkin dong minum air kran, haha. Menurutku, tantangannya justru street food-nya nih karena disana tingkat kehigienisannya kan dipertanyakan.

Sepeda

Minggu ini adalah minggu yang menyibukkan lagi untukku karena ada satu deadline yang akan segera tiba. Nah, di minggu sibuk-sibuknya begini jelas dong ya aku tidak membutuhkan insiden dimana ban sepedaku kempes. Dan, karena aku mengangkat topik ini sekarang, jelas ini terjadi dong. Sial. Jadilah di Jumat pagi aku harus membawa sepedaku ke bengkel sepeda untuk mendapatkan ban baru dan memperbaikinya. Haha😆 .

41 thoughts on “#1478 – Vaccination and Bike

  1. Auch, biaya vaksinasinya mahal juga ya ternyata Ko. Kalo dicover asuransi mah lumayan banget itu. Huehehehe. Yang penting sehat deh ya. Kayaknya kalo soal streetfood sama aja kayak di sini gak sih, kehigienisannya diragukan. Tapi dirimu dah lama di tempat yang makanannya higienis sih ya. Hati-hati aja.
    Ouch lagi buat sepedanya. Semoga gak lagi-lagi flat tire ya..

    1. Iya, biayanya lumayan banget kan ya segitu kalau bisa dicover asuransi, hahaha🙂 . Iya, kesehatan memang lebih penting lah ya, hehehe🙂 . Iya, bahkan temanku yang orang India itu mewanti-wanti banget lho nanti kalau disana jangan deh makan street food. We will see bakal beneran bisa atau engga, hahaha😀 . Iya sih, tapi terakhir di Indonesia kemarin aku juga jadinya jarang beli street food😛 . Iya, males banget ban sepeda kempes kemarin, mana pas lagi sibuk pula di kantor, hahaha😆 .

  2. Aku juga barusan di vaksinasi karena keperluan kantor. Well, not exactly “barusan” tapi dibandingkan dengan jaman masa kecil dulu. Karena pekerjaan yang berhubungan dengan air kotor, maka aku harus vaksinasi Hepatitis, Tetanus, Difteri dan Polio. Yang terakhir jadi booster (barusan dapat minggu lalu justru), karena dulu waktu di Indonesia nggak punya kartu vaksinasi yang bisa jadi bukti, akhirnya terpaksa vaksinasi lagi.

    By the way disini juga nggak dicover sama health insurance, jadi bayar sendiri, untungnya karena urusan kantor di cover sama kantor. Aku lupa sih berapa, tapi yang jelas hepatitis itu agak mahal, jatuh2nya juga paling sekitar diatas 100 eur untuk semua kayaknya.

    1. Hahaha, lumayan ya kalau masih dicover kantor. Ini pergi berhubung keperluan pribadi jadi ya harus bayar sendiri deh, haha. Iya, ini katanya nanti setahun lagi kalau bisa disuruh balik buat booster hepatitis A-nya lagi. Katanya kalau sudah di-booster lagi, efek vaksinnya bakal seumur hidup😀 . Haha, aku juga nggak ada kartu vaksinasi ini kemarin jadi dibikinin buku baru deh😀 .

      Disini ada tipe health insurance yang mengcover vaksinasi juga lho. Tapi jelas preminya jatuhnya per bulan lebih mahal, hahaha😛 . Dua temanku yg juga akan pergi ini vaksinasinya di-cover asuransi mereka dong.

      1. Iya Niee, sama seperti India ternyata yang direkomendasikan, hehe. Eh, berarti jangan-jangan aku sebenarnya nggak perlu vaksin juga ya soalnya dulu pas kecil seharusnya sudah diimunisasi juga? Hahaha😛 . Ah, tapi mending aman lah ya🙂 .

    1. Hahaha, aku jadi ikut penasaran dan barusan aku cek, ternyata sama seperti India. Yang disarankan ya memang ketiga vaksinasi ini, DTP, tyfus, dan hepatitis A.😀

    1. Justru sepertinya disarankan untuk vaksinasi ulang😀 , apalagi kalau ada “risiko” lebih tinggi seperti jalan-jalan ke tempat yang risiko terkena penyakitnya lebih tinggi🙂 .

    1. Iya, ada; tetapi risikonya juga ternyata bervariasi tergantung area di Indianya dimana gitu. Kemarin susternya nunjukin peta India dimana-mana aja yang risikonya tinggi (jadi lebih disarankan minum pil malaria itu) dan lebih rendah. Area yang aku kunjungi, menurut peta itu, untungnya yang risiko lebih rendah, hehehe. Tapi ya susternya mewanti-wanti juga sih. Biar aman disuruh pake lengan panjang atau pake minyak penolak nyamuk itu, hahaha😀 .

  3. Mahal juga vaksinnya, di indo mungkin harga satu vaksin nya cuma 1/4 atau 1/3 dari €110 tapi belum termasuk biaya konsultasi dokter😛 tapi kalo buat vaksin yg penyakit ganas2 mahal lho kaya kanker serviks sekali vaksin 600.000 dan harus di vaksin 3x. Gw pasti uda membatu itu kalo dalam sehari di suntik 3x😀

    1. Iya, itu harga €110 juga termasuk biaya konsultasinya kok, hehe🙂 . Haha, vaksin memang rasanya mahal tetapi sebenarnya untuk kesehatan sih ya, hitungannya lebih murah daripada (amit-amit) kalau sakit…

    1. Yaa, jangankan pilih salah satu. Nggak mau semuanya juga boleh lah Grace, haha. Kan suka-suka kita mau yang mana aja karena kan pada akhirnya kita juga mesti bayar sendiri, hehehe🙂 . Iya, mendingan aman lah ya daripada nantinya malah kenapa-kenapa🙂 .

  4. Wow mahalnya..
    Aku penasaran apakah orang kesana juga musti di vaksin juga kalau mau ke indo kaya pergi ke india .

    Wah aku jadi ngak sabar dengan cerita kamu tentang india.

    1. Wah, iya ya, sikat gigi memang amannya pakai air botol terus. Ini nih yg belum menjadi kebiasaan…😦 . Btw, kalau yang sepatu gitu memangnya kenapa?

      1. kl pake sepatu otomatis kaki mu bersih, kebayang lah kotoran sapi dan orang ada di mana2 di jalan, gw gak ngebayangin gampangnya bakteri masuk lewat kuku2 kaki…gitu aja sih teori gw :))

  5. Owh.. Bisa ya Ko sehari 3x vaksin gitu? Gw pikir kek anak bayi yg bolak balik.. Eh apa anak bayi juga sekaligus yah? *dibahas*.. Itu lengannya dah jadi yah Ko..hihih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s