Posted in PhD Life, Thoughts

#1476 – The (Very High) Value of Knowledge

ENGLISH

Currently being in academia, it is no surprise that I have got many invitation emails to join some courses, workshops, or conferences about many different topics in many different places in the world (a few times there were actually some in Indonesia too!). Well, of course they are still (somehow) related to my current field as otherwise how would they know my email address? Haha😆 . Anyway, back to the topic, the thought that I want to share here now is just how valuable knowledge is; if we want to quantify it with euro (or dollar) sign.

All these courses, workshops, or conferences are obviously offering something, and usually they are offering the access to some knowledge. Whether the knowledge is immediately useful or relevant to you obviously depends on your current field or interest; but they must be very useful to some people. If they find it useful and relevant, they will pay for it. Now, I understand that it is super difficult to actually quantify how valuable specific knowledge is to someone. As someone may find the knowledge (s)he can gain from a workshop is super valuable because possibly (s)he can harness it to come up with something new which will be the biggest breakthrough in the history of mankind; which in that case the value would be infinity, lol😆 .

So what I am doing here now is a super simplified observation, by looking from the perspective of the host of the courses/workshops/conferences. And it is easy, just look at the price they offer to participate at the events. The higher the price, the higher the value, it is that simple. Btw, I also pretend to be such a newbie who doesn’t know that special services may be provided in the events, like formal lunches or dinners, stay in a luxurious resort with a private beach, visits to some super cool places, a party in a super cool place like the Natural History Museum of London where you can dance literally in front of the skeleton of a diplodocus, etc. And I don’t apply any penalty term for disregarding the special service which, obviously, is included in the participation fee (which I should add if I want to make a fair quantification model, but since this is just a blog article and I am not writing a scientific research, I am fine with this :P ).

Anyway, so here is the thought. Looking from a common perspective of an individual, the participation fee, sometimes, appears to be really hefty. Even if you are presenting in a workshop or a conference, most of the time you still have to pay the registration fee. Yes, even if technically you are also giving something in the conference, you still have to pay (Well, to be fair, this is because you are expected to gain something too from the event since it provides a platform for people working on a field from different institutes/organizations to meet up and discuss).

For example, some time ago I got an invitation to join a three day course somewhere in one of the Scandinavian countries (I will not put any more detail than this since the detail is irrelevant), and the participation fee was around €2,000. And that’s excluding the accommodation and a return plane ticket. As usual, students (including PhDs) got a special price with 40% discount. But even after discount, that was still €1,200.

I don’t know if I can generalize this or not, but from an individual’s point of view, this number, at least to me, appears to be like a very big number. If an individual really pays for the course him/herself, then (s)he must have thought (s)he will get something big out of it. It is a different story if someone goes on behalf of an organization or a company, where the organization/company pays for it. In this case, the individual point of view is invalid here, since the organization/company certainly sees from a totally different perspective and they, obviously, are on different financial scale from an average individual.

See?

So, in my opinion, we should be thankful if we have the opportunity to attend this kind of events! I mean, knowledge is very, very, very valuable. It is a very expensive commodity! And if you work in an organization/company that is willing to send you to this kind of events on their behalf, you are lucky! Of course the organization/company wants to benefit from it too, but they send you to the event so this does not erase the fact that you, yourself, are also enriched with knowledge from this event!

One of the 16 (oral) conference rooms.
Once I had to present my work here in this conference room.

BAHASA INDONESIA

Karena sekarang ini aku berada di dunia akademia, tidak mengherankan bahwa aku mendapatkan banyak email undangan untuk mengikuti beberapa kursus, workshop, atau konferensi mengenai banyak topik dari seluruh penjuru dunia (bahkan beberapa kali ada undangan dari acara di Indonesia juga loh!). Yah, tentu saja topiknya masih lumayan nyambung sama bidangku saat ini sih soalnya kalau tidak, bagaimana bisa mereka mendapatkan emailku kan? Haha😆 . Oke, kembali ke topik, pemikiranku yang ingin aku tuliskan disini sekarang adalah betapa berharganya yang namanya pengetahuan itu; jika kita ingin menguantifikasinya dengan tanda euro (atau dollar, atau rupiah deh).

Semua kursus, workshop, atau konferensi ini jelas menawarkan sesuatu, dan biasanya yang mereka tawarkan adalah akses ke sebuah pengetahuan. Apakah pengetahuannya langsung berguna atau relevan tentu tergantung dari bidang dan minat seseorang, yang berbeda satu sama lain; tetapi yang pasti ini amat berguna untuk sebagian orang. Gampangnya, jika mereka merasa ilmunya berguna, tentu mereka bersedia membayar untuknya. Nah, aku paham sekali bahwa amat sulit untuk menguantifikasi seberapa berharganya pengetahuan itu. Karena misalnya, bisa saja seseorang merasa ilmu yang akan ia dapatkan dari sebuah workshop itu berguna banget karena dari situ ia yakin bisa menggunakannya untuk memformulasikan suatu ide yang akan menjadi ide terdahsyat di sepanjang sejarah peradaban manusia; yang mana dalam kasus ini nilainya tentu saja tak terhingga, huahaha😆 .

Nah, jadi yang akan aku lakukan disini adalah observasi yang sangat sederhana, dengan melihat dari sudut pandang penyelenggara kursus/workshop/konferensi ini. Gampang aja, nilainya dilihat dari biaya partisipasi untuk acara tersebut. Semakin tinggi biayanya, semakin berharga pula pengetahuannya. Btw, disini aku juga berpura-pura sebagai seorang yang newbie banget dalam bidang ini, yang tidak tahu bahwa kadang ada beberapa servis spesial yang termasuk di dalam acaranya. Misalnya, makan siang dan makan malam formal, menginap di resort mewah dengan pantai pribadi, kunjungan ke beberapa tempat super keren, sebuah party di venue yang super keren seperti the Natural History Museum di London dimana kita bisa loh berjoget mengikuti permainan DJ di depan kerangka fosilnya seekor diplodocus, dll. Dan aku tidak memasukkan penalti karena tidak memperhitungkan faktor ini yang mana, jelas, sebenarnya termasuk di dalam biaya partisipasinya dong ya (yang mana penalti seharusnya aku masukkan jika aku ingin membuat model yang fair, tetapi karena ini hanyalah sebuah posting di blog pribadi aja dimana aku bukan sedang menulis sebuah riset ilmiah, nggak apa-apa deh ya😛 ).

Nah, berikut ini pemikirannya. Melihat dari perspektif seorang awam sebagai seorang pribadi, biaya partisipasi ini, kadang, nampak besar sekali loh. Bahkan ketika kita sebenarnya mempresentasikan sesuatu di sebuah konferensi, seringnya kita masih tetap harus membayar biaya partisipasi juga. Ya, bahkan ketika kita sebenarnya membagikan sesuatu, kita juga masih harus membayar (Yah, fair-nya sih sebenarnya ini karena kita juga bisa berharap untuk mendapatkan sesuatu dari konferensinya karena acara ini merupakan sebuah platform yang mempertemukan orang-orang yang bekerja di bidang yang serupa tetapi berasal dari organisasi/perusahaan yang berbeda).

Nah, misalnya aja ya, beberapa waktu lalu aku mendapatkan undangan untuk mengikuti sebuah kursus sepanjang tiga hari di salah satu negara Skandinavia (aku tidak akan menuliskan detail lebih jauh dari ini karena detailnya tidak relevan), dan biaya partisipasinya sekitar €2.000 loh, alias sekitar Rp 30.500.000,- dengan kurs €1 = Rp 15.250,- . Dan ini masih belum termasuk biaya akomodasi dan tiket pesawat pp loh. Seperti biasa sih, mahasiswa (termasuk mahasiswa S3) bisa mendapatkan harga spesial dengan diskon 40%. Tetapi tetap aja lah ya, setelah diskon kan biayanya masih sekitar Rp. 18.300.000,-.

Nggak tahu sih apakah aku bisa menggeneralisasi ini atau tidak, tetapi dari perspektif individu awam, jumlah segini, setidaknya untukku yah, adalah jumlah yang nampak besar. Jika seseorang membayar sendiri biaya segini untuk ikut kursus ini, artinya ia benar-benar merasa bahwa ia akan mendapatkan sesuatu yang amat berguna darinya kan. Lain cerita lho ya kalau seseorang berpartisipasi sebagai perwakilan dari sebuah organisasi/perusahaan, dimana organisasi/perusahaannya menanggung biaya partisipasinya. Dalam kasus ini, sudut pandang individu jadi tidak valid karena organisasi/perusahaan tentu melihatnya dari perspektif yang berbeda dan mereka jelas berada dalam skala finansial yang berbeda dari seorang biasa kan.

Nah kan?

Jadi menurutku, kita harus bersyukur apabila kita mendapatkan kesempatan untuk menghadiri acara semacam ini! Maksudku, yang namaya pengetahuan itu adalah sesuatu yang amat, amat, amat berharga. Ini adalah sebuah komoditas yang amat mahal! Dan jika kita bekerja di sebuah organisasi/perusahaan yang bersedia mengirim kita untuk menghadiri acara-acara semacam ini untuk mewakili mereka, kita beruntung! Tentu saja organisasi/perusahaan juga ingin mendapatkan keuntungan darinya, tetapi karena mereka mengirim kita, diri kita sebagai individu juga menjadi semakin kaya kan melalui acara-acara ini!

38 thoughts on “#1476 – The (Very High) Value of Knowledge

  1. Last year I got double jackpots — doing freelance in a workshop related to my education background. So i guess the luck was on my side, not only gained money I also gained another knowledge for free! Such interesting topics I got so I would not deliver any complaint on the floor.

  2. Wahhh mahal juga ya ampe 18 jutaan even setelah di diskon. Aku dah lama ga di kirim ke workship2 berbayar gitu (hikss boss nya pelit) di sekolah yg dulu ada workshop2 tertentu kalo harganya di atas 1jt, kita wajib ttd surat perjanjian utk ga pindah dr perusahaan itu dalam jangka minimum 1th dst..

    1. Sama nih kaya kantorku yg dulu, kalo udah jutaan harus tandatangan surat pernyataan tidak akan resign dlm masa satu tahun dari tanggal seminar. Kalo melanggar maka disuruh bayar seharga seminar tersebut.

  3. Setuju ko!! Gue juga sering diikutin training2 gitu dari Kantor dan harganya bikin kepala geleng2… Kadang kok mening duitnya buat liburan ya… Hehe… Tapi karena semuanya (biaya training + akomodasi) dibayarin Kantor dan buat nambah ilmu pengetahuan juga, ya gue sih asik2 aja😀😀

    1. Iya, kadang mikir ini kan duit banyak banget gitu😀 . Bener, mumpung ada kesempatan untuk memperkaya diri, dibayarin pula, asyik-asyik aja ya, hahaha😀 .

  4. Shock gw liat angka kursus nya setelah diskon pun masi mahal, ilmu itu emang berharga tinggi. Gw dl pernah krj di perusahaan yg suka ngadain training2 gt tp karyawannya ga pernah dikasi training,ironi hehehe😛

  5. Dan tidak ngak orang mau ikut workshop walaupun di biayain kantor. Padahal kan enak ya udah gratis dpt ilmu dapat kenalan baru dll.

      1. Beneran ada haha. Mereka sering mikir capek di jalan dan apa lagi yang di kirim dari perusahaan merasa bukan untuk mereka jd males mau ikut. Sering lempar2an klo pas ada workshop apa lagi kalau kegiatanya di luar kota. Hasil yang di dapat biasanya di sruh presentasiin nah bagian ini yang ngerasa pada ngak sangup.

    1. Iya, ikutan konferensi memang mahal ya. Apalagi kalau datangnya mewakili perusahaan gitu, ada konferensi yang biayanya lebih mahal daripada kalau datangnya mewakili universitas… . Iya, ada harga ada rupa ya, hehe😀 .

  6. Di indonesia biaya pelatihan atau workshop gitu juga mahal seh zil.. Pernah temen satu ruangan aku biayanya same 5juta.. Dibayarin sama kantor seh.. Nah klo sampe 30juta gitu gak tahu mau apa gak kantornya.. Hehehehe

    1. Iya, dimana-mana memang mahal-mahal ya Niee biaya pelatihan atau workshop gitu, haha. Iya, kalau 30 juta sih bakal dipikir-pikir banget dulu ya, hahaha. Disini aja nggak tahu deh gimana kalo sampe 30 juta gitu. Selama ini kalau aku ikutan paling mahal 10 jutaan aja (dibayarin kantor tentunya, walaupun awalnya mesti nombokin dulu, tapi nantinya bisa di-reimburse, haha😀 ).

  7. Totally agree with this –>> We should always be thankful for any opportunities which enrich us, especially if we can get it easily or “cheaply” or probably even freely

  8. Makanya gw seneng bgt kalo kantor ikutin training gitu😀 Sayangnya kmren proposal training 7 habits ditolak sama bagian personalia.. Huhuhu.. Rasanya training2 gini bikin otak tetep aktif yah..haha😀 Btw, 18 juta (setelah diskon 40%) tetep berasa lumayan mahal yah Ko..haha.. Mesti diserap banyak tuh ilmunya :p

    1. Iya Py, bikin otak aktif dan makin kaya juga dengan informasi baru kan🙂 . Yaa, mudah-mudahan ntar ada training lain yang di-approve ya Py😀 . Iya kan, 18 juta aja setelah diskon itu, hahaha😆 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s